Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Senin, 13 September 2010

JM TELKOM Jombang :”Cukup Berat Bersaing Dengan Star-One”


TAHUN 2006

JM TELKOM Jombang :”Cukup Berat Bersaing Dengan Star-One”

Semula pesaing terberat di kawasan Jombang ini adalah Star One, tapi dengan akan diresmikannya Flexi Center di Jln. KH. Wachid Hasyim, Jombang hari ini oleh GM TELKOM SBT, maka kami optimis mampu bersaing di jalur CDMA dengan pesaing terberat manapun, termasuk GSM. Demikian antara komentar JM TELKOM Jombang, Nunu Nugroho kepada Reporter sesaat sebelum dilakukan peresmian, Rabu (19/7) di ruang kerjanya.

Kami sudah melakukan analisa terhadap sejumlah pesaing disini. Senjata kami adalah TELKOMGROUP yang ada di Flexi Center. Didalam TelkomGroup ini tentu kami akan saling bersinergi untuk mengalahkan lawan tanding secara sehat, lanjutnya. Dan kami yakin Flexi Center yang lokasinya berdekatan dengan alun-alun dan tak jauh dari lokasi Counter Pesaing ini lebih kompetitif dan memiliki Brand Image yang kuat. Gedung Flexi Center cukup gagah dan sepertinya termegah diantara Counter Pesaing di kota Jombang ini.

Flexi Center ini merupakan Sentra Layanan Flexi Terpadu yang dilakukan lelang nomor cantik, bursa terminal murah yang dikemas dalam BAZAAR Grand Opening Flexi Center. Selain itu juga melayani penjualan perdana trendy, voucher trendy, e-voucher trendy, kartu bebas, voucher simpati, kartu hoki dan kartu jitu. Flexi Center ini sangat lengkap, sebab selain sebagaimana biasanya ada counter TelkomGroup, maka ada juga 4 mitra outlet penyedia terminal CDMA.

Kemudian dalam Grand Opening ini ada pelayanan gratis, yaitu jasa service pesawat Flexi dan ringtone untuk periode 18-22 Juli 2006 hanya di lokasi FLEXI CENTER Jln. Jaksa Agung Suprapto 3, Jombang depan alun-alun atau Kebun Rojo. Saya dapat pastikan, bahwa Grand Opening nanti pasti sangat atraktif dan menjadi pusat perhatian warga kota Jombang. Jadi saya ulangi lagi, bahwa Flexi Center ini merupakan salah satu senjata kami dalam menyerang lawan tanding, yang semula kami anggap cukup berat, kini kami optimis menang. Pokoknya kami sekarang berani unjuk gigi, deh !

Pergerakan Kompetitor disini memang sangat cepat dan sangat jauh, BTS nya competitor saja sudah banyak disini. Kemudian untuk Star One dengan Surabaya taripnya local, Fren lumayan perkembangannya juga cepat sekali. Tapi ada 300 outlet milik kita tersebar di berbagai penjuru dan sudah diidentifrikasi diprediksi mampu bermain cantik, dan tentu persaingan disini akan semakin menarik




 NURSIDIK

GM SBT : “Dalam Berkompetisi Perlu Keseimbangan Jiwa dan Raga”


TAHUN 2006

GM SBT : “Dalam Berkompetisi Perlu Keseimbangan Jiwa dan Raga”

Hari itu, Rabu (19/7) memang adalah hari yang padat dan melelahkan bagi GM SBT, Badriyanto mulai dari Surabaya, Jombang dan Mojokerto. Usai melakukan Grand Opening Flexi Center, maka masih di kota yang sama harus meresmikan Gedung Olah-Raga (GOR) “War Room HANOMAN” yang berlokasi di Jln. KH. Wachid Hasyim 186, Jombang. Peresmian selain dihadiri oleh para Senior Leaders SBT Area, juga oleh mantan JM KANCATEL Jombang, Sutimin.

GOR yang selesai dibangun ini adalah menindaklanjuti persetujuan EGM DIVRE-V Jatim saat EIT-B di KANCATEL Jombang 5 bulan yang lalu. Diharapkan GOR ini selain untuk forum IBO bagi karyawan dan Forsikatel, juga dapat dipakai sebagai sarana strategis dan sinergis dengan Corporate Customer, mitra kerja, TelkomGroup melalui media olahraga dan seni. Jadi boleh dibilang sebagi gedung serba guna.

Usai menandatangani prasasti peresmian, Badri mengatakan, bahwa olahraga memang penting agar ada keseimbangan melatih fisik, sehingga tercipta kebugaran. Seringkali dikatakan bahwa dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Apakah anda percaya bahwa sebaliknya dalam jiwa yang sehat juga terdapat badan yang sehat? Otak yang bekerja keras setiap hari harus diimbangi dengan kerja fisik, agar lebih enerjik.

Kompetisi dalam bentuk apapun, maka antara jasmani dan rokhani harus seimbang tidak boleh jomplang. Untuk itu saya minta manfaatkanlah fasilitas gedung olahraga ini sebaik-baiknya. Dan yang penting tolong diperhatikan pula perawatan dan kebersihan GOR ini. Sekali-kali undanglah corporate customer kita untuk melakukan pertandingan persahatan, agar secara tidak langsung akan mempererat silaturahmi, menambah citra dan sekaligus meretain customer.

Sekali lagi Badri mengingatkan, bahwa MENS SANA IN CORPORE SANO harus menjadi perhatian kita semua, agar Always The Best dan Winning Competition. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara puncak, yaitu pertandingan bulu tangkis antara para Senior Leaders KANDATEL Metro, KANCATEL Sidoarjo, Mojokerto, Jombang dan mantan JM CATEL Jombang yang lama, Sutimin, kemudian diteruskan hingga sesaat setelah lepas Maghrib.

NURSIDIK

SBT : Banjir Lumpur Porong Belum Tuntas, Telkom SDA Bantu Lagi


TAHUN 2006

SBT : Banjir Lumpur Porong Belum Tuntas, Telkom SDA Bantu Lagi

Setelah 3 minggu yang lalu TELKOM Sidoarjo dan SBT Metro memberikan bantuan SEMBAKO, yaitu makanan, minuman dan obat-obatan, computer serta pesawat Flexihome untuk koneksi internet monitoring / komunikasi POSKO Sarkolak PEMDA, kini pada hari Rabu (19/7) kembali terpanggil untuk tugas kemanusiaan dan memberikan bantuan kemanusiaan lagi. Telkom selalu COMMITTED terhadap program GCC.

Bantuan tersebut berasal dari TELKOM Sidoarjo kepada Pengungsi Banjir Lumpur Panas Lapindo Porong. Melalui Unit Public Phone, maka diserahkan satu unit Telepon Umum Flexi beserta satu buah kartu Trendy diperuntukkan kegiatan Posko. Dari evaluasi Telkom Sidoarjo, ternyata alat komunikasi yang dijumpai dilapangan perlu ditambah.

Petugas sangat antusias sekali apalagi baru pertama kali Telum Flexi dikenal di CATEL Sidoarjo. Alhamdullilah petugas mencoba Produk baru Telum Flexi langsung tersambung dan tak lupa petugas mengucapkan terimakasih kepada Telkom Sidoarjo atas kepeduliannya terhadap musibah Lapindo Brantas Incorporated. Dengan terpasangnya Telepon Umum Flexi di lokasi POSKO Banjir Lumpur, maka diharapkan koordinasi semakin cepat, baik dari kalangan petugas POSKO, maupun dari masyarakat korban tertimpa musibah.

NURSIDIK

Kompetisi Ganas, Terjadi Revolusi Marketing, SBT Siap !


TAHUN 2006

Kompetisi Ganas, Terjadi Revolusi Marketing, SBT Siap !

Telah kita rasakan bersama, bahwa udara kompetisi dibidang jasa “halo-halo” semakin panas, permainannya juga semakin ganas dan brutal. Hal ini membuat kita mesti merubah haluan dari sisi Marketing yang semula bersifat konvensional, kini mesti merombaknya. Kalau situasi terus seperti ini, boleh jadi akan terjadi suatu revolusi marketing, yang mana hal ini sudah nampak.

Penampakan itu bahkan sudah ditunjukkan di TELKOM SBT, ketika para competitor mengepung pasar-pasar potensial, maka jurus yang dilakukan oleh jajaran SBT adalah menggenjot Sales habis-habisan dengan mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk mengerahkan seluruh Sales Force yang masih “Fresh From The Oven” (karena memang baru direkrut) ke pasar potensial tersebut.

Kesiapan dari sisi Marketer boleh dibilang sudah oke, kemudian ditunjang pula dengan kesiapan ALPRO yang sudah ditambah untuk “menggempur” pangsa pasar dari seluruh segment. Para Marketer Muda yang setiap pagi mangkal di ruang Marketing Gedung OPMC SBT sudah selalu siap dengan peta dan bidikannya. Pokoknya jual-jual-jual !Bukankah setiap perusahaan jasa selalu menginginkan sukses dalam penjualannya.

Hal tersebut ditambah dengan menggencarkan promo advertising dalam bentuk spanduk yang dipampang di beberapa sudut strategis kota. Ada sebuah spanduk di depan STO Injoko SBT yang berbunyi :”Makin gilaa…Kasih Gratisan. FREE Aktivasi dan Voucher Modem. Makanya cepet daftar sebelum keabisan. Mulai 1 a/d 31 Juli 2006. Free 4 You !”. Kemudian disampingnya dipampang pula “Discount up to 50 % Biaya Pasang Baru dan Abonemen Telepon Rumah”.

Advertising dalam bentuk spanduk dengan penawaran sensasional (sensational offers) ini menunjukkan betapa kuatnya keinginan untuk mampu menguasai market share kita, untuk mampu menjual produk atau jasa kita dalam waktu yang cepat sesuai dengan motto ‘siapa yang cepat akan memakan yang lambat’. Revolusi marketing ini dapat dimaklumi dan memang terjadi setelah menjamurnya para pemain di bidang telekomunikasi. Terjadi perang harga, terjadi pula perang services !

Seluruh jajaran selalu berpacu dengan target dan semuanya seolah dihipnotis atau diba’iat untuk mencintai produknya sendiri ketimbang produk competitor. Namun demikian tak dapat dipungkiri konon masih ada saja beberapa gelintir orang yang menggunakan produk competitor. Tak jelas apakah hanya sekedar untuk pembanding agar dapat atau mampu menjelaskan kepada konsumen atau kastemer, bahwa produk kita lebih bagus dengan produk pesaing, atau bagaimana ?

NURSIDIK

DIVRE-V & UNESA MoU Internet Multimedia


TAHUN 2006

DIVRE-V & UNESA MoU Internet Multimedia

TELKOM DIVRE-V dan UNESA (Universitas Surabaya) telah melakukan MoU Pelatihan Internet Multi Media di Balirung Gedung Telkom DIVRE-V Lantai-I Jln. Ketintang 156, Surabaya. Deputy EGM DIVRE-V, Husni Thamrin (HT) didampingi SM Marketing & Sales, M. Firdaus mewakili EGM DIVRE-V sebagai Pihak Pertama menandatangani MOU tersebut, sedangkan penandatangan dari Pihak Kedua, yaitu UNESA adalah REKTOR UNESA, Prof. DR. Hari Supratno didampingi Dekan Fakultas Ekonomi, Setyo Budhiadi.

HT dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa setiap tahun TELKOM selalu melaksanakan kegiatan dalam program Internet Goes To School dan Goes To Campus dengan materi konten training dibidang internet. Tentu harapannya adalah agar para siswa tidak GAPTEK atau gagap teknologi yang bersentuhan erat dengan bidang IT.

Hari ini manajemen berterimakasih kepada pihak UNESA yang bersedia menghadirkan mahasiswa Fakultas Ekonomi mengikuti pelatihan internet yang akan dilakukan secara bertahap, sehingga para peserta akan mencapai 3.000 mahasiswa. Ini semua adalah demi kemajuan anak bangsa. Kini Telkom telah melakukan Direct Sales yang tentu merupakan peluang bagi para mahasiswa. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan sebab Free Registrasi dengan sejumlah Gimmick menarik.

Disisi lain Sang Rektor mengakui, bahwa Telkom selaku ISP terbesar memang sangat komit terhadap pada dunia pendidikan. Respon Telkom pada dunia pendidikan tidak hanya kali ini saja, tapi yang kesekian kali. Tidak hanya komit, tetapi selalu direalisasikan dan sudah implemented. Ini saya rasakan sendiri, sebab sudah beberapa tahun lalu sudah Goes To Campus.

Kerjasama Telkom dan UNESA selama ini sudah bagus dan akan dipertahankan. Saya harap para mahasiswa serius menerima pelajaran dan praktek internet hari ini, agar mampu diimplementasikan, sebab IT saat ini merupakan kebutuhan pokok di era yang serba global ini, pintanya kepada para mahasiswa yang hadir. Kami memang telah merencanakan sistem pendidikan berbasis IT, tapi nunggu budgetnya saja, dan INDOSAT sudah mau bekerja sama dengan kami, ungkapnya mengakhiri.

NURSIDIK

Audit SMK3 Di TELKOM SBT


TAHUN 2006

Audit SMK3 Di TELKOM SBT

Setelah sempat ditunda pekan kemarin, maka pelaksanaan audit Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) di Telkom Surabaya Timur benar-benar dilakukan di TELKOM Surabaya Timur, Senin (17/7). Tim Auditor terdiri dari Saukat Ali Zainuddin (Team Leader), Cosmas Surono (Anggota), dan Lilik Subagyo (Anggota). Sebelum melakukan audit, Tim terlebih dahulu memaparkan audit plan di Ruang Deputy GM TELKOM SBT, Sujito yang dihadiri oleh seluruh Senior Leaders.

Tim menggambarkan secara umum bagaimana SMK3 diterapkan dalam ruang lingkup aktivitas yang ada di TELKOM DIVRE V Jawa Timur berdasarkan standar yang dipersyaratkan SMK3 sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.05/MEN/1996. SMK3 berlaku untuk semua aktivitas yang dilakukan di lingkungan TELKOM DIVRE V Jawa Timur, tidak hanya meliputi kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan unit namun juga fungsi-fungsi lain yang turut mempengaruhi kinerja K3 perusahaan secara keseluruhan, kata Saukat.
Setelah menerima penghargaan dari Presiden RI, maka diharapkan seluruh jajaran TELKOM DIVRE V mempunyai komitmen yang kuat untuk menerapkan secara konsisten dan terus menerus melakukan improvement terhadap Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Kalau komitment tentu semua kuat, tetapi yang penting adalah implementasinya.

Harapan Tim ialah agar TELKOM SBT selalu konsisten dan ini akan dicek pada hari ini, sebab SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

NURSIDIK

Mitra Out Sourcing SBT Dapat Peluang Bisnis Lebih Banyak

TAHUN 2006

Mitra Out Sourcing SBT Dapat Peluang Bisnis Lebih Banyak

Kewirausahaan dimanapun di dunia ini agar kuat dan terus tumbuh tentunya butuh kemitraan (partnership), dan boleh jadi ini merupakan bagian dari strategi bisnis. Seperti halnya TELKOM SBT yang memiliki beberapa mitra out sourcing (OS) terus memelihara kerja sama dan bahkan akan selalu memberi peluang bisnis, agar hubungan kemitraan ini langgeng dan mampu menghasilkan yang terbaik.

Pakar manajemen mengatakan, bahwa kewirausahaan tidak dapat berjalan sendiri pada era sekarang ini. Namun, dibutuhkan kemitraan, mulai dari hulu skala usaha sampai hilir dalam sebuah cluster industry community. Semula one man show, tetapi kini pendekatannya harus lebih pada partnership (kemitraan) dan penguatan networking (jaringan usaha).

Pada hari Senin (17/7) bertempat di lantai-4 Gedung OPMC SBT sebanyak 12 (dua belas) mitra OS bidang pekerjaan PSB / IKR melakukan penandatanganan amandemen ke-2 PKS IKR/Penanggal 2006. Amandemen ini dilakukan demi tuntutan keadaan dan kebutuhan terkini yang semakin meningkat dengan harapan lebih mampu kompetitif. Harga kenaikan tiang telepon dan drop wire merupakan justifikasi yang kuat untuk melakukan amandemen, sehingga mitra mampu survive ditengah badai kompetisi.

Keduabelas Direktur mitra OS yang melakukan amandemen ke-2 tersebut adalah : CV. Mitra Jasa Utama, CV. Sinar Elektron, CV. Gading Indah, CV, Limantara, CV. Usaha Pensiunan Postel, CV. Norited, CV. Alam Bumi Utama, CV. Gunung Mas, CV. Seruling Sentosa, CV. Abadi Daya, PT. Cakrawala Ujo Mandiri dan CV. Dwi Barat Tangguh Setia.

DGM TELKOM SBT, Sujito dalam sambutan sebelum penandatanganan antara lain mengatakan, bahwa Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik selama ini, maka kinerja TELKOM SBT menunjukkan hasil yang bagus, kendati ada yang masih perlu ditingkatkan, seperti kinerja Sales POTS yang decline dan perlu didongkrak lagi, sedangkan kinerja Revenue menunjukkan Growth sebesar 9,6 %.

Dalam suasana bisnis yang penuh persaingan ini, menurut Sujito perlu mempererat barisan dalam bentuk kerjasama yang lebih baik. Target SBT pada semester-II ini semakin menantang, diharapkan menjadi tantangan dan peluang tersendiri pula bagi mitra untuk memberi dukungan sepenuhnya, agar target dan peluang tersebut dapat diraih.

Selanjutnya, Sujito dalam kesempatan tersebut membuka peluang bisnis yang lebih besar kepada para Direktur yang hadir dalam amandemen ke-2 ini. Kalau ingin membantu dalam bidang Sales Speedy, maka monggo saja (silahkan saja :Red), termasuk POTS, apalagi kita ada tambahan ALPRO yang lumayan, pinta Sujito.

Pasarkan, mari kita bekerjasama ! Segmen pasar kita masih luas, penduduk potensial masih sangat besar. Kalau ini tidak kita anggap sebagai peluang, maka tentu akan didahului oleh pesaing kita, apalagi pemain semakin banyak dan kompetisi semakin menarik, lanjutnya. Semoga dengan revisi harga PKS dalam amandemen ke-2 ini kita semua lebih bergairah dan TELKOM SBT menjadi semakin ALWAYS THE BEST, tambahnya mengakhiri yang disambut applause para Direktur.



NURSIDIK

SBT Peduli Pendidikan, Sumbang 12 PC & MODEM


TAHUN 2006

SBT Peduli Pendidikan, Sumbang 12 PC & MODEM

Kegiatan gelar promo tanpa dibarengi dengan kegiatan social, maka kelihatannya kurang menarik, sebab yang hadir dalam setiap event promo siapa lagi kalau bukan warga kota. Disini TELKOM SBT berusaha membuat kemasan menarik dalam setiap event promo berkolaborasi dengan TELKOM CDC, seperti pada event SPEEDY di Surabaya dan di Sidoarjo (15/7), yaitu memberikan bantuan satu set PC dan MODEM kepada dunia pendidikan, sehingga ada misi GCC selalu terbawa kemanapun berada.

Sebanyak 12 PC & MODEM telah disumbangkan, yaitu 8 Sekolah di Surabaya dan 4 sekolah di Sidoarjo. Adapun sekolah yang menerima sumbangan sehubungan dengan promo SPEEDY tersebut adalah : SMAN-1 Sidoarjo, SMAN-3 Sidoarjo, SMPN-1 Sidoarjo, SMPN-3 Sidoarjo.

Delapan sekolah di Surabaya yang menerima bantuan satu set PC & MODEM saat gelar promo SPEEDY adalah : SMAN-15 Surabaya, SMAN-16 Surabaya, SMAN-17 Surabaya, SMKN-1 Surabaya, SMKN-5 Surabaya, SMKN-6 Surabaya, SMPN-13 Surabaya dan SMPN-19 Surabaya. GCC ini merupakan salah satu wujud social responsibility TELKOM DIVRE-V.

Untuk menjadi good corporate citizen, memang banyak cara yang harus dan mesti dilakukan. Tanpa kepedulian social, maka rasanya sangat sulit untuk menjadi perusahaan yang good corporate citizen, apalagi di era kompetisi dan era reformasi sekarang ini, dimana para konsumen selalu bersikap sangat kritis dan bebas mengemukakan pendapatnya dihadapan public. Melalui GCC, maka sekali lagi reputasi perusahaan di mata masyarakat dan konsumen sangat dipertaruhkan.

NURSIDIK

Gelar IBO USI DIVRE-V 2006 & Outbound Untuk Perkuat Team


TAHUN 2006

Gelar IBO USI DIVRE-V 2006 & Outbound Untuk Perkuat Team

Team Work merupakan kata kunci dalam meraih sukses. Ada yang mengatakan, bahwa Good understanding of team work and team building are critical for your business success or corporate office career. Tepat sekali kalau USI DIVRE-V melakukan Outwardbound dan gelar IBO mulai 11 hingga 15 Juli 2006 di Probolinggo.
Gelar IBO meliputi Futsal, Karaoke, Volly Ball dan Tarik Tambang
pada tanggal 11-12 Juli 2006, kemudian ditutup dengan acara outbound pada
tanggal 14-15 Juli 2006 dengan kegiatan Rafting menyusuri jeram sungai Pekalen di Probolinggo. Rafting merupakan River Trips yang membutuhkan kerja team, sekaligus fisik yang kuat, penuh dengan irama serta riak gelombang, dan mengasyikkan sebab ada unsur rekreasinya.
Kegiatan diikuti oleh segenap jajaran USI Regional 5 termasuk didalamnya
tenaga mitra (TKM). Acara cukup mengesankan dalam rangka meningkatkan jiwa korsa “.....dalam pertandingan bukan kemenangan yang kita utamakan dan tidak perlu harus saling jegal atau saling sikut...yang lebih kita utamakan
adalah unsur FUN-nya........”, demikian GM USI RE-5, Abdi Mulyanta Ginting
dalam sambutan pembukaan Gelar IBO sesaat sebelum dilanjutkan dengan pertandingan Futsal.
Mengingat kegiatan Teamwork juga merupakan sebuah sistem manajemen proses bisnis, seperti dalam orkestra, maka kemenangan disini harulah berupa keharmonisan musik orkestra itu sendiri yang nota bene dimainkan oleh seluruh SDM yang saling memiliki keterkaitan. Disini Team USI (Unit Sistem Informasi) yang memiliki SDM dari latar belakang yang berbeda harus tetap harmonis seperti orkestra, tambahnya.

NURSIDIK

Grand Sales SPEEDY Di Sidoarjo Dibanjiri Pengunjung


TAHUN 2006

Grand Sales SPEEDY Di Sidoarjo Dibanjiri Pengunjung

Kembali SPEEDY melakukan Grand Sales di Sun City Mall, Sidoarjo, Sabtu (15/7) setelah sehari sebelumnya melakukan hal yang sama di Plaza Tunjungan Surabaya. Warga kota Sidoarjo menyambutnya dengan sangat antusias kehadiran SPEEDY berkecepatan tinggi sampai 384 kbps ini, terbukti membludaknya mereka saat Grand Sales mereka membanjiri Mall yang baru berumur lebih kurang satu tahun ini. Acara ini juga diselingi penyerahan bantuan PC dan MODEM kepada sejumlah sekolah yang disaksikan oleh GM SBB dan Deputy GM SBT.

Masyarakat Sidoarjo memang ingin membuktikan sendiri dan ingin menikmati sensasi internet kecepatan tinggi tersebut, apalagi dengan harga yang sangat kompetitif. Ada Counter Penjualan Speedy, ada acara serba serbi info, yaitu : Fungsi Tersembunyi Search Engine, Game, Quiz, Mengelola E-mail, Anti Virus, Talk show dipandu Tri Jaya FM, serta acara ini dimeriahkan oleh Band Anak Muda dengan menampilkan lagu-lagu terbarunya.

Iskriono mewakili manajemen DIVRE-V dalam sambutannya, antara lain mengatakan, bahwa SPEEDY kini hadir beberapa kota besar di Indonesia termasuk di Surabaya dan sekitarnya, yaitu Gresik dan Sidoarjo. Dibandingkan dengan Provider lain, maka SPEEDY masih lebih unggul, harga bersaing dan yang penting memiliki akses internet lebih cepat, juga memberi kecepatan Down Load lebih cepat, saat berinternet tetap dapat bertelepon. Dengan akses internet yang tetap (dedicated), Speedy menjami koneksi 24 jam selama modem terhubung.

Sementara itu KADIKNAS Sidoarjo, Hadi Sutjipto dalam sambutannya mengatakan, bahwa di era globalisasi ini, maka internet sudah menjadi kebutuhan bagi semua kalangan, termasuk dunia pendidikan. Ada ratusan sekolah SD, SMP dan SMA di Sidoarjo ini, tetapi yang menggunakan fasilitas dunia maya ini masih dapat dihitung dengan jari, katanya. Padahal banyak ilmu yang mesti bisa digali dari internet ini dalam bentuk referensi. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada PT. TELKOM atas bantuan memberikan sejumlah komputer lengkap dengan modem kepada dua sekolah SMP dan dua sekolah SMA di Sidoarjo ini. Kadiknas Sidoarjo dalam kesempatan tersebut membuka secara resmi dengan meng KLIK web site SPEEDY.

NURSIDIK

Membangun Penetrasi, Digelar ”Grand Sales Speedy” di Mall Sun City Sidoarjo


TAHUN 2006

Membangun Penetrasi, Digelar ”Grand Sales Speedy” di Mall Sun City Sidoarjo


Rekan Marketing Sidoarjo rasanya pantas di acungi jempol, sebab hanya dengan beberapa gelintir manusia sukses menggelar mega promo Grand Speedy. Mr. Yans bagaikan kutu loncat yang lincah menerobos berbagai tantangan dengan keyakinan yang penting sukses dalam promo, semangatnya yang membara didukung sepenuhnya oleh rekan Teknik dan Manager Telkom yang akrab dengan sapaan TA alias Tri Agung.

Diawal promonya Speedy gelar ”Grand Sales Speedy” di Mall Sun City Sidoarjo dengan penuh sensasi speedy yang posisioningnya akses cepat saat ini waktunya. TA buktikan rasa penasaran masyarakat benarkah Speedy memiliki speed download up to 384 kbps dan speed upload 64 kbps baik penggunaan limited home maupun profesional sesuai brosur yang tersebar hingga pelosok desa, ternyata Grand Promo di hari pertama wong Sidoarjo ngantri ingin coba speednya speedy, selain ingin buktikan kepada masyarakat Tri Agung juga ingin membangun ”Awareness” atau kesadaran pengguna dan masyarakat pada umumnya, bahwa Speedy adalah new product sebagai solution produk terkini.

Tampaknya pameran yang digelar mendapat respon positif dari 1200 undangan setiap harinya membanjiri lobby Sun City Mall. Grand Sales Speedy yang digelar sejak tanggal 11 – 16 Juli 2006 banyak mengundang sensasi dari berbagai segmen ada ABG, Mahasiswa dan penghuni kantoran Instansi maupun swasta selain penasaran dengan janji Telkom pameran ini dikemas sangat profesiaonal hasil merger dari berbagai pihak misalnya para Vendor Modem dan supporting Datel, sehingga event ini memiliki daya tarik yang tinggi diantaranya ” Free Registrasi & Free Modem ” bagi yang transaksi di pameran.***by onslem

SBT : Mitra Berperan Dongkrak Kinerja TELKOM


TAHUN 2006

SBT : Mitra Berperan Dongkrak Kinerja TELKOM

Pertemuan dengan para Mitra Kerja Jaringan Akses sudah sering dilakukan, hal ini menunjukkan, bahwa komunikasi dengan para Mitra berjalan baik serta memang penting dan perlu, hal ini disadari benar oleh Manajemen SBT, bahwa Mitra, Vendor, adalah merupakan bagian dari Strategy Partnership untuk bekerjasama mendongkrak kinerja. Kali ini PT. CUM (Cakrawala Ujo Mandiri) diajak sharing untuk meningkatkan OKPI (Operational Key Performance Indicator).
Sharing Meeting dilakukan pada hari Jum’at (14/7) di Lantai-2 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya. Mengingat Partnership atau kemitraan itu merupakan salah satu Tim, maka sharing dilakukan secara transparan. Setiap peluang dan kendala dipaparkan mitra CUM secara transparan pula. Dari sisi manajemen juga memaparkan dukungan semaksimal dan optimal mungkin yang juga secara transparan. Dalam sharing ini dari manajemen diwakili oleh ASMAN PCAN, Jumli Holidi.
Lazimnya ”Sang Juara” diminta menularkan ilmunya, namun apa yang dialami PT. CUM (Cakrawala Ujo Mandiri) STO Waru justru sebaliknya. Kalau tidak tampil beda, bukan ”Mr. Jumli” namanya, panggilan kecil M. Jumli Holidi. Ilmu memang harus ditularkan dalam bentuk sharing kepada mitra kerja, dengan harapan kinerja mitra yang satu untuk semakin melejit saja.
Sejak seluruh Dinas DATEL SBT diminta management untuk membuat 15 program unggulan, maka dari jajaran PCAN mengeluarkan program ”Internal Competition Regu”, yang intinya diadakan kompetisi regu gangguan dan PSB. Internal Competition ini diikuti oleh 47 regu se SBT Metro, sasarannya adalah meningkatkan performansi OKPI.
Kemudian sejak diadakan Bulan April 2006 , STO Waru yang dikelola oleh Mitra PT. CUM belum pernah beranjak dari juru kunci atau terbaiknya hanya pendamping juru kunci. Pada awal Juni 2006 Mr. Jumli didampingi para supervisor PCAN telah mendatangi markas PT. CUM Waru. Waktu itu semua sudah tersolusikan.
Karena terjadi decline, maka sharing kali ini akan berupaya menghasilkan solusi yang implemented (tidak on-mind) saja. Di sharing meeting ini, contents sudah menyentuh pokok permasalahan dan sudah mengupas tata cara pengelolaan STO Waru, karena pembahasan belum begitu memuaskan, maka manajemen PT. CUM diminta untuk mempresentasikan pengelolaan OKPI di STO Waru secara sistematis.
NURSIDIK

Petrus, Juri Lomba Jarakses Tembaga Dari TTC Surabaya Adakan Forum Feedback Dengan Para Peserta


TAHUN 2006

Petrus, Juri Lomba Jarakses Tembaga Dari TTC Surabaya Adakan Forum Feedback Dengan Para Peserta

Seperti halnya akses radio, akses fibre optic, maka Juri Lomba Kedinasan Jaringan Akses Tembaga dari TTC Surabaya, Petrus juga melakukan Forum Feedback dengan para peserta lomba sesaat sebelum dilakukan penutupan, Jum’at (14/7) di lantai-2 Telkom Training Center, Jln. Gayungan PTT, Surabaya.

Tujuan dilakukannya Forum Feedback ini ialah untuk sharing hasil pertandingan dan evaluasi terhadap kendala yang ada, termasuk open discusiion tentang tingkat kesulitan yang telah ‘dilakoni’ dalam perlombaan yang baru saja selesai, dimana para pemenangnya bakal maju ke tingkat nasional.

Petrus, salah seorang Juri secara moril memang harus memberikan sharing knowledge nya pasca lomba, agar bila maju ke tingkat nasional nanti sudah tidak akan mengalami kesalahan yang sama. Apalagi tujuan Lomba Kedinasan ini adalah untuk meningkatkan skill, knowledge dan attitude di bidang pengelolaan jaringan akses melalui komitment implementasi standard prosedur yang berlaku.

Prosedur instalasi speedy broadband access dalam kesempatan tersebut dijelaskan oleh Petrus meliputi : CPE (about customer premises equipment), Componen must be checking, Installation CEP Componen Right True, What to do with computer, Modem set-up (mandatory and optional parameter), Test Connection dan Try Browsing.

Urutan dari Customer Edge Troubleshoot juga dipaparkannya agar ke depan para peserta lebih teliti lagi, yang meliputi : Grasp LOGICAL TROUBLE, CPE (about Customer Premises Equipment), Componen must be checking, Broadband Line also must be check, Installation CPE component (Right True), Checking and correction (Connectivity, Component, Computer, Modem, Parameter modem), Test Connection dan terakhir ulangi lagi Try Browsing.

NURSIDIK

Seminar Sehari SPEEDY Bersama SBT & Mahasiswa PIKMI


TAHUN 2006

Seminar Sehari SPEEDY Bersama SBT & Mahasiswa PIKMI

Sebanyak 66 (enam puluh enam) Mahasiswa & Mahasiswi PIKMI ((Pusat Ilmu Komputer & Manajemen Indonesia) mengikuti Seminar Sehari New Engine Driver SPEEDY pada hari Kamis (13/7) di Ruang Jawara Competent Center (JCC) SBT – STO Manyar, Jln. Manyar Kertoaji No 1, Surabaya. Beberapa Dosen PIKMI tak ketinggalan turun mengikuti Seminar Sehari ini hingga sesi pamungkas diujung acara, yaitu sesi Tanya jawab.

Presenter Tunggal adalah Hendriesjaf Arief, rekan TELKOM SBT sendiri. Rekan yang pernah menekuni IP (internet protocol) selama 3 bulan ini keseharian sebagai Supervisor Corporate Access Network (CCAN) Gubeng TELKOM Surabaya Timur. Hendrie demikian panggilan akrabnya sangat mumpuni di bidang Broadband Access ini, dan bahkan selama ini sering mengisi Built In Training (BIT) di kalangan internal. Terakhir mengisi BIT SPEEDY sebanyak 13 Angkatan dan tuntas. Jadi tak dapat diagukan lagi kompetensinya dalam mendeliver dan mengupas tuntas materi Seminar Sehari tersebut.

Hendrie memulai membuka materi dari hal yang sangat basic sekali, yaitu soal latar belakang SPEEDY dengan harapan mampu menggiring MINDSET para mahasiswa, paling tidak mampu mempersepsinya dan akhirnya terjadi BUILDING IMAGE yang kuat terhadap BRAND IMAGE, yaitu mesin baru yang pekan kemarin telah di LAUNCHING secara Nasional oleh MENSRISTEK di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri sesekali memuji para peserta dari PIKMI yang merupakan Mahasiswa School Of Computer And Business, bahwa sangat tepat menghadiri Seminar ini, sebab mereka memang memiliki keahlian di bidang komputer, apalagi dikemas dalam dunia bisnis secara komersial yang sangat kompetitif. Sisi-sisi keunggulan SPEEDY juga dikupas tuntas oleh Hendrie, termasuk persoalan yang bersifat paling teknis sekali.

Deskripsi Produk SPEEDY adalah produk Layanan internet access end to end dari PT TELKOM dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan maksimal 384 kbps yang dijaminkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server). Kemudian yang paling membuat para Mahasiswa tercengang dan tertegun adalah ketika beberapa keunggulan ditampilkan, termasuk soal Segmenting, Targeting, Positioning Produk Speedy yang terus tumbuh dan berkembang.

• NURSIDIK

WARKOM TELKOM SBT Dukung National Best Datel Awards


TAHUN 2006

WARKOM TELKOM SBT Dukung National Best Datel Awards

Dalam rangka penilaian WARKOM (Warung Telkom) terbaik untuk mendukung Best DATEL Nasional, maka jajaran Customer Care DIVRE V yang terdiri dari : Bambang Rudjito, Aan Sudiana telah melaksanakan penilaian / assessment WARKOM di wilayah DATEL SBT selama 2 hari hingga, Kamis (13/7) telah melakukan penilaian di beberapa lokasi.

Datel SBT untuk urusan yang satu ini mengunggulkan 3 WARKOM, yaitu WARKOM PONPES Tebu Ireng Jombang, WARKOM PUSDIK Brimob, Mojokerto dan WARKOM Amanda, Sidoarjo. Ketiga WARKOM yang rata-rata jumlah KBUnya lebih dari 10 tersebut berpendapatan tinggi dan berada di lingkungan pendidikan.

Beberapa catalog dan referensi penilaian, maupun dalam bentuk ceklist yang selalu ditenteng oleh Tim Assessor berisi criteria penilaian akan dikompulir secara DIVRE-V yang kemudian akan direkomendasikan untuk lomba penilaian tingkat nasional. Warkom sebagai salah satu media atau boleh disebut sebagai saluran distribusi memang mesti di manajemeni dengan baik yang ujungnya selain mampu menampilkan citra terbaik, juga akan menghasilkan Revenue secara komersial.

Dengan penilain WARKOM ini, maka akan menjadi tantangan tersendiri bagi unit terkait untuk selalu memaintain beberapa WARKOP tergolong produktif di wilayah kerjanya. Mereka adalah Pelanggan kita, dan Pelanggan itu sendiri dalam sebuah tataran bisnis adalah Raja yang harus mendapatkan perhatian tersendiri secara baik, agar tidak merasa kecewa yang kemudian tidak puas, apalagi tuntutan pelanggan saat ini semakin tinggi.

Market telekomunikasi yang saat ini banyak menghadapi tantangan (Market Challenger), tentu dengan hadir competitor yang cukup menjamur, maka hal ini tidak dapat kita biarkan begitu saja. Melalui salah satu saluran distribusi, yaitu WARKOM inilah diharapkan akan mampu semakin meningkatkan Market Share kita. Pembinaan terhadap pengelolaan WARKOM juga diharapkan akan mampu mendongkrak kinerja Market Size itu sendiri.

NURSIDIK

Satu Peserta Lomba JARAKSES Cewek Jadi “Momok” DATEL Lain


TAHUN 2006

Satu Peserta Lomba JARAKSES Cewek Jadi “Momok” DATEL Lain

Lomba Kedinasan JARAKSES Tingkat DIVRE-V hari ini, Rabu (12/7) memasuki hari kedua, dimana hari pertama dilaksanakan di Balairung DIVRE-V dan kini dilaksanakan di halaman TTC (Telkom Training Center) samping STO Injoko, Surabaya. Lomba hari kedua ini dimulai seejak jam 8 pagi dan selain dihadiri oleh seluruh peserta, juga oleh para Panitia dan para Senior Leaders TTC Surabaya.

Yang paling unik dari Lomba Jarakses kali ini adalah adanya salah seorang peserta cewek dari KANDATEL Madiun bernama Evy Angkat Linarsih yang masih “frash graduate” alumni STM Purwokerto. Ketika Reporter melakukan liputan di lapangan, ia sedangkan asyik berlomba di bidang jaringan akses tembaga.

Beberapa rekan mengatakan, bahwa ia merupakan “momok” bagi Regu atau DATEL lain, sebab ia memang cukup genius. Dihari pertama saja saat Lomba Tahap Pertama berupa Cerdas Cermat ia termasuk peringkat pertama. Bukan ia saja yang jadi “momok”, tapi juga DATELnya sendiri, yaitu DATEL Madiun juga jadi “momok”, sebab untuk Lomba Cerdas Cermat Bidang Fiber Optik juga peringkat pertama.

Kalau pada hari pertama adalah babak teori dan cerdas cermat, maka pada hari kedua ini adalah memasuki babak Praktek & Trouble Shooting. Materi contents Lomba Kedinasan tahun 2006 ini memang berkembang disbanding tahun-tahun sebelumnya, sebab ada praktek Instalasi SPEEDY sampai dengan Pelanggan / CPE (Customer Permission Equipment).

Jaringan akses tembaga sudah mengarah ke Broadband Access, Voice dan Data, serta melakukan Setting Modem. Sedangkan Jaringan Akses Radio mengarah ke WiFi (Wide Fidelity) atau Wire LAN. Para Panitia dan Juri nampak pada hari kedua ini bekerja lebih keras lagi di alam terbuka. Walau dipasang tenda untuk para peserta lomba, namun mereka nampak mencucurkan keringat dihembus udara panas kota Surabaya. Mampukah DATEL Madiun maju ke Tingkat Nasional ? Wah,… masih terlalu dini berspekulasi di hari kedua ini. Kita tunggu saja nanti, kata beberapa rekan yang menyaksikan lomba yang cukup seru ini.

• NURSIDIK

Jombang BIT SATPAM & CSR Untuk Raih Anugerah “SEA”


TAHUN 2006

Jombang BIT SATPAM & CSR Untuk Raih Anugerah “SEA”

TELKOM SBT terobsesi untuk mampu meraih Service Exellent Awards 2006 (SEA-2006), sedangkan milestone awal yang dilakukan adalah dengan cara memberikan BIT Etika Pelayanan kepada para ujung tombak, yaitu SATPAM dan CSR (Customer Service Representative). BIT hari pertama dilakukan di TELKOM Jombang pada hari Rabu (12/7), hari kedua di Surabaya Metro, sedangkan selanjutnya yaitu di 2 Catel lainnya.

Materi BIT disampaikan oleh ASMAN Customer Care, Kawit Waluyo didampingi oleh ASMAN Sacurity And Safety (SAS), Warsito. Selain sebagai upaya Refreshing, maka BIT Etika Pelayanan ini juga sebagai upaya sharing update knowledge. Hal-hal yang sangat mendasar dalam hal cara melayani dengan baik dan benar sesuai dengan standard Pedoman Plasa TELKOM (KD NO 15/HK220/JAS-53/2004) untuk mencapai tingkat Exellent Service disampaikan dalam BIT ini.

Kawit mengatakan, bahwa program SEA sangat mendukung pencapaian visi perusahaan sebagai Dominan Market Player dalam bisnis Infokom, sehingga untuk mencapainya diperlukan upaya dari sisi pelayanan. Ujung-ujungnya adalah untuk kepuasan pelanggan dan memenangkan kompetisi. Kita harus meraihnya dengan memperkuat strategi dari berbagai aspek, diantaranya dalam melaksanakan strategi saluran distribusi, yaitu Plasa TELKOM.

Pelayanan para ujung tombak di Plasa TELKOM harus standard, sehingga dapat mencerminkan citra dan brand yang kuat. Para ujung tombak di Plasa TELKOM tak lain adalah para Security (SATPAM) dan para Customer Service Representative (CSR). Kita harus melayani pelanggan kita dengan konsep MDC (Melayani Dengan Cinta). Untuk SATPAM sendiri harus memberikan Moment Of Truth (MOT) yang bagus mulai dari tempat parkir, hingga pelanggan memasuki ruangan Plasa TELKOM.

Kunci sukses program ”Melayani Dengan Cinta” adalah : “5-S : SENYUM, SAPA, SANTUN, SOLUSI, SUKSES” yang mempunyai makna sebagai berikut : SENYUM : tulus dari dasar hati yang paling dalam, bukan senyum yang dibuat-buat, wajah cerah dan akrab. SAPA : mengucapkan salam/greeting, menyebutkan nama pelanggan/rekan/mitra kerja dalam berkomunikasi. SANTUN : tingkah laku sopan sesuai dengan tata krama. SOLUSI : menggali permasalahan dan membe-rikan solusi penyelesaian masalah. SUKSES : kepuasan pelanggan merupakan tujuan dan sukses bagi kita semua.

NURSIDIK

Minggu, 12 September 2010

Lomba Dinas JARAKSES DIVRE-V Menuju Tingkat Nasional 2006


TAHUN 2006

Lomba Dinas JARAKSES DIVRE-V Menuju Tingkat Nasional 2006

SM Marketing & Sales DIVRE-V, M. Firdaus selaku yang mewakili manajemen telah membuka secara resmi Lomba Dinas JARAKSES (Jaringan Akses) Tingkat DIVRE-V di Balairung DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya. Lomba yang akan berlangsung selama 4 hari ini, mengusung tema :”Transformasi Jaringan Akses Menuju Layanan Broadband”.

Firdaus mengatakan dalam sambutan pembukaan yang dihadiri oleh para Senior Leaders dan para JAWARA se Jawa Timur selaku peserta Lomba, bahwa jaringan akses merupakan basis telekomunikasi, barang siapa yang menguasai jaringan akses, maka ia akan memenangkan kompetisi. Apabila jaringan akses handal, maka akan mampu mendeliver pelayanan dengan baik.

Manakala produk POTS menurun atau decline, maka disini diperlukan adanya inovasi dan turn around dalam bentuk Second Curve yang lebih dari sekedar POTS. Jaringan akses harus terus ditingkatkan, diimprove dan diupgrade menuju layanan yang lain, yaitu Broadband. Sejalan dengan tuntutan customer, maka content lomba dinas kini melebar, tak hanya sekedar cerdas cermat, jointing, dan penanganan gangguan, tetapi sudah ke bidang IT dan koneksi.

Dengan berkumpulnya para JAWARA disini hari ini sebagai peserta lomba, maka bagi manajemen merupakan suatu hal yang memiliki value tersendiri. Manajemen melihatnya sebagai salah satu kekuatan untuk menjadi The Winner dan Always The Best di era yang semakin kompetitif dan tak terbendung lagi. Kondisi persaingan di lapangan akan mampu dijawab oleh para JAWARA terbaik ALL DATEL se DIVRE-V yang akan berlomba, lanjutnya.

Tunjukkanlah High Performance dalam Lomba Dinas ini untuk menyongsong ke Tingkat Nasional, targetnya ialah TERBAIK. Untuk meraih target ini, maka semangat ALWAYS THE BEST harus ada. Pokoknya , apapun lombanya, maka DIVRE-V adalah juaranya. Selama ini Kinerja DIVRE-V selalu nomor satu, dimana hal ini merupakan tantangan untuk harus lebih baik. Pertahankan predikat terbaik DIVRE-V selama ini hingga menjadi BENCHMARKS JAWARA NASIONAL, pinta Firdaus yang kemudian memukul GONG sebagai tanda pembukaan peresmian Lomba.

NURSIDIK

EGM DIVRE-V Jumpa Pers Pasarkan Speedy


TAHUN 2006

EGM DIVRE-V Jumpa Pers Pasarkan Speedy

Setelah pekan kemarin SPEEDY dilaunching secara komersial tingkat Nasional oleh Menristek RI, kini secara cepat EGM DIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) mengadakan jumpa pers dengan tujuan agar New Engine Driver ini secara cepat pula dijual dipasaran termasuk penetrasinya. Jumpa Pers ini dilakukan di Pasar Raya “AJBS”, Jl. Ratna no. 14 Surabaya dalam kemasan khusus dalam bentuk Apresiasi Media Triwulan I/2006, Press Conference “Penetrasi Speedy di Jawa Timur", dan Telkom- Media Bowling Tournament.

Sekarang zamannya serba cepat, sehingga SPEEDY yang merupakan mesin baru ini diharapkan mampu diterima pasar secara baik dan cepat pula. Karena para wartawan sesuai dengan profesinya untuk mempublikasi, maka sangat tepat acara Jumpa Pers ini dilakukan. Manajemen sangat appreciate kepada seluruh wartawan yang selama ini selalu berklaborasi dengan baik dan mampu memplubikasikan di media masing-masing, baik cetak atau elektronik, kata NIK.

NIK yang didampingi SM Marketing & Sales (M. Firdaus), GM SBB (Iskriono) dan Manager Communication (Djadi Soegiarto) dalam jumpa persnya juga mengatakan, bahwa sebenarnya SPEEDY sudah dijual sejak tahun 2004, namun secara komersial baru dilaunching tingkat nasional tanggal 7 Juli 2006 kemarin di Jakarta oleh MENRISTEK RI. Untuk DIVRE-V sendiri ada 5 KANDATEL yang support produk baru ini, yaitu KANDATEL SBT, SBB, Malang, Madiun dan Jember.

Pada kesempatan tersebut, NIK minta tolong kepada para Wartawan untuk ikut memantau kualitas SPEEDY langsung kepada pelanggan yang sangat kami cintai. Hal ini adalah salah satu bentuk komunikasi manajemen dan wartawan, agar melalui media, tingkat layanan selalu meningkat demi kepuasan pelanggan. Dan selama ini wartawan cukup akomodatif dalam menyampaikan setiap keluhan pelanggan kepada PT. TELKOM, sehingga komunikasi terbangun secara sinergis.

Reward Media Triwulan I/2006 yang disampaikan NIK dalam kesempatan itu, merupakan salah satu appresiasi manajemen yang tentu setelah dilakukan penilaian sesuai dengan criteria. Usai Jumpa Pers, maka acara dilanjutkan dengan Turnamen Bowling antara TELKOM dan Wartawan, dimana lemparan pertama dilakukan oleh NIK dengan tepat alias STRAIGHT HITS BALL.

NURSIDIK

Sabtu, 11 September 2010

EGM DIVRE-V Jumpa Pers Pasarkan Speedy


TAHUN 2006

EGM DIVRE-V Jumpa Pers Pasarkan Speedy

Setelah pekan kemarin SPEEDY dilaunching secara komersial tingkat Nasional oleh Menristek RI, kini secara cepat EGM DIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) mengadakan jumpa pers dengan tujuan agar New Engine Driver ini secara cepat pula dijual dipasaran termasuk penetrasinya. Jumpa Pers ini dilakukan di Pasar Raya “AJBS”, Jl. Ratna no. 14 Surabaya dalam kemasan khusus dalam bentuk Apresiasi Media Triwulan I/2006, Press Conference “Penetrasi Speedy di Jawa Timur", dan Telkom- Media Bowling Tournament.

Sekarang zamannya serba cepat, sehingga SPEEDY yang merupakan mesin baru ini diharapkan mampu diterima pasar secara baik dan cepat pula. Karena para wartawan sesuai dengan profesinya untuk mempublikasi, maka sangat tepat acara Jumpa Pers ini dilakukan. Manajemen sangat appreciate kepada seluruh wartawan yang selama ini selalu berklaborasi dengan baik dan mampu memplubikasikan di media masing-masing, baik cetak atau elektronik, kata NIK.

NIK yang didampingi SM Marketing & Sales (M. Firdaus), GM SBB (Iskriono) dan Manager Communication (Djadi Soegiarto) dalam jumpa persnya juga mengatakan, bahwa sebenarnya SPEEDY sudah dijual sejak tahun 2004, namun secara komersial baru dilaunching tingkat nasional tanggal 7 Juli 2006 kemarin di Jakarta oleh MENRISTEK RI. Untuk DIVRE-V sendiri ada 5 KANDATEL yang support produk baru ini, yaitu KANDATEL SBT, SBB, Malang, Madiun dan Jember.

Pada kesempatan tersebut, NIK minta tolong kepada para Wartawan untuk ikut memantau kualitas SPEEDY langsung kepada pelanggan yang sangat kami cintai. Hal ini adalah salah satu bentuk komunikasi manajemen dan wartawan, agar melalui media, tingkat layanan selalu meningkat demi kepuasan pelanggan. Dan selama ini wartawan cukup akomodatif dalam menyampaikan setiap keluhan pelanggan kepada PT. TELKOM, sehingga komunikasi terbangun secara sinergis.

Reward Media Triwulan I/2006 yang disampaikan NIK dalam kesempatan itu, merupakan salah satu appresiasi manajemen yang tentu setelah dilakukan penilaian sesuai dengan criteria. Usai Jumpa Pers, maka acara dilanjutkan dengan Turnamen Bowling antara TELKOM dan Wartawan, dimana lemparan pertama dilakukan oleh NIK dengan tepat alias STRAIGHT HITS BALL.

NURSIDIK

Jumat, 10 September 2010

EGM DIVRE-V Jumpa Pers Pasarkan Speedy


TAHUN 2006

EGM DIVRE-V Jumpa Pers Pasarkan Speedy

Setelah pekan kemarin SPEEDY dilaunching secara komersial tingkat Nasional oleh Menristek RI, kini secara cepat EGM DIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) mengadakan jumpa pers dengan tujuan agar New Engine Driver ini secara cepat pula dijual dipasaran termasuk penetrasinya. Jumpa Pers ini dilakukan di Pasar Raya “AJBS”, Jl. Ratna no. 14 Surabaya dalam kemasan khusus dalam bentuk Apresiasi Media Triwulan I/2006, Press Conference “Penetrasi Speedy di Jawa Timur", dan Telkom- Media Bowling Tournament.

Sekarang zamannya serba cepat, sehingga SPEEDY yang merupakan mesin baru ini diharapkan mampu diterima pasar secara baik dan cepat pula. Karena para wartawan sesuai dengan profesinya untuk mempublikasi, maka sangat tepat acara Jumpa Pers ini dilakukan. Manajemen sangat appreciate kepada seluruh wartawan yang selama ini selalu berklaborasi dengan baik dan mampu memplubikasikan di media masing-masing, baik cetak atau elektronik, kata NIK.

NIK yang didampingi SM Marketing & Sales (M. Firdaus), GM SBB (Iskriono) dan Manager Communication (Djadi Soegiarto) dalam jumpa persnya juga mengatakan, bahwa sebenarnya SPEEDY sudah dijual sejak tahun 2004, namun secara komersial baru dilaunching tingkat nasional tanggal 7 Juli 2006 kemarin di Jakarta oleh MENRISTEK RI. Untuk DIVRE-V sendiri ada 5 KANDATEL yang support produk baru ini, yaitu KANDATEL SBT, SBB, Malang, Madiun dan Jember.

Pada kesempatan tersebut, NIK minta tolong kepada para Wartawan untuk ikut memantau kualitas SPEEDY langsung kepada pelanggan yang sangat kami cintai. Hal ini adalah salah satu bentuk komunikasi manajemen dan wartawan, agar melalui media, tingkat layanan selalu meningkat demi kepuasan pelanggan. Dan selama ini wartawan cukup akomodatif dalam menyampaikan setiap keluhan pelanggan kepada PT. TELKOM, sehingga komunikasi terbangun secara sinergis.

Reward Media Triwulan I/2006 yang disampaikan NIK dalam kesempatan itu, merupakan salah satu appresiasi manajemen yang tentu setelah dilakukan penilaian sesuai dengan criteria. Usai Jumpa Pers, maka acara dilanjutkan dengan Turnamen Bowling antara TELKOM dan Wartawan, dimana lemparan pertama dilakukan oleh NIK dengan tepat alias STRAIGHT HITS BALL.

NURSIDIK

Jombang : Tingkatkan Layanan Dengan Lomba “BIR-RK”


TAHUN 2006

Jombang : Tingkatkan Layanan Dengan Lomba “BIR-RK”

Banyak cara yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan ke konsumen atau pelanggan yang nota bene adalah RAJA. Telkom Jombang menuju kearah itu, yaitu meningkatkan pelayanan demi kepuasan pelanggan dan citra TELKOM dengan cara membersihkan RK (Rumah Kabel) usai SKJ, Jum’at (7/7).

Bukan main-main sebab ‘kerja bhakti’ membersihkan RK demi citra Telkom ini diberi bonus uang tunai bagi Jawaranya oleh Manajemen TELKOM Jombang, dalam hal ini Sang JM, Nunu Nugroho. Kegiatan ini diberi nama Gebyar BIR RK (Bersih, Indah dan Rapi). Bonus terbaik pertama Rp. 500 ribu, terbaik kedua Rp. 350 ribu, terbaik ketiga Rp. 250 ribu, terbaik keempat Rp. 150 ribu dan terbaik kelima Rp. 100 ribu.

Kriteria bagian yang masuk kategori BIR adalah : Rumah Kabel luar/ dalam, LSA Plus, Jumper Wire, Pelabelan (Labelling), Kelengkapan dalam RK, Faktor kesulitan (berat, sedang dan ringan). JM TELKOM Jombang, Nunu Nugroho mengatakan, bahwa jajarannya memang bertekad meningkatkan layanannya dari segala penjuru termasuk penjuru pemeliharaan infrastruktur, sehingga pelayanannya benar-benar paripurna.

Antusias peserta berdatangan dari berbagai unit pelayanan, yaitu dari Jombang, Mojo Agung, Ploso dan Ngoro. Mereka para peserta ini terdiri dari karyawan organik dan tenaga mitra unit OMAN (Operation Maintenance Access Network). Mereka tak sekadar tergiur dengan bonus, tetapi yang lebih penting, bahwa mereka tetap konsisten dengan sebutan JAWARA, yaitu Jaringan Wajib Aku Pelihara.

NURSIDIK

Kamis, 09 September 2010

Telkom SBT, Sidoarjo Lulus 100 % Audit SPEEDY


TAHUN 2006

Telkom SBT, Sidoarjo Lulus 100 % Audit SPEEDY

Setelah selama dua hari dilakukan “ujian” atau assessment terhadap 8 IC & GR SPEEDY melalui observasi, klarifikasi, kajian, pengamatan, cek and recek dan pembuktian, maka TELKOM Sidoarjo dinyatakan Team Leader, Sasmito lulus 100 % dan siap ikuti Launching SPEEDY secara Nasional. Pernyataan hasil evaluasi ini disampaikan saat acara Closing Meeting di Aula Telkom Sidoarjo Ruang C2U lantai 2 yang dihadiri oleh Deputy GM TELKOM SBT, Sujito dan para Senior Leaders.

Dalam sambutannya Sujito mengemukakan, bahwa TELKOM SBT sejak tahun 2004 sebenarnya sudah jualan SPEEDY secara commercial, ini semua tak lepas dari support jajaran Multi Media. Sedangkan assessment kali ini merupakan moment penting bagi kita untuk berjualan lebih commercial lagi, apalagi “mesin penggerak baru/new engine driver” ini akan dilaunching secara Nasional.

Dalam kesempatan ini pula kami sampaikan terimakasih kepada para Assessor (TIM SUKSES SPEEDY) yang telah menguji 8 IC & GR SPEEDY TELKOM Sidoarjo selama dua hari dan Alhamdulillah berjalan baik dan lancar, serta dalam kesempatan ini pula kami teruskan salam dari Pak Badri (GM SBT) yang pada jam yang sama ada acara di tempat lain, serta mohon maaf jika selama dua hari ini ada hal-hal yang tidak berkenan, kata Sujito mengakhiri.

Sementara itu Team Leader, Sasmito memaparkan hasil observasi, evaluasi final dan mengatakan dengan nada datar, bahwa secara umum memang sudah siap launching (hadirinpun applause). InsyaAllah hasilnya berupa rekomendasi akan kami sampaikan kepada EGM DIVRE-V sehari setelah ini, tambahnya.

Kami berharap kepada para SDM/Personnel yang menangani SPEEDY baik yang langsung, maupun yang tidak langsung agar selalu mengUPDATE diri, sehingga para Customer kita merasa lebih puas terhadap layanan yang kita berikan. Yang kami maksud UPDATE diri disini adalah UPDATE wawasan dibidang PROKNOW & MARCOM (Product Knowledge & Marketing Communication : Red).

NURSIDIK

ULTAH Deputy GM TELKOM SBT, Not Just Shake Hand


TAHUN 2006

ULTAH Deputy GM TELKOM SBT, Not Just Shake Hand

Hari ini, Rabu 5 Juli 2006 adalah Hari Ultah-nya Deputy GM TELKOM SBT, Sujito. Ucapan selamat ulang tahun panjang umur, sukses dan senantiasa dalam PetunjukNYA mengalir via milis sbt-divre5@telkom.co.id yang ditujukan kepada sujito@telkom.co.id. Ada pula yang langsung berjabat tangan. Secara sederhana acara ini hanya ‘dimeriahkan’ oleh sebuah tumpeng di atas meja rapat yang kebetulan saat itu memang ada Coffee Morning terbatas dihadiri Senior Leaders.

Para Karyawan dan Senior Leaders tak hanya sekadar berjabat tangan (Not Just Shake Hand), tetapi lebih dari itu berharap agar “SBT-2” ini selain dikaruniai Allah SWT kesehatan, juga mampu menjalankan amanah dalam menjalankan roda bisnis di era kompetisi yang sangat ketat. Selain itu umur secara hitungan akan bertambah, sedangkan usia tentu akan semakin berkurang.

Banyak peristiwa penting di bulan Juli beberapa tahun lalu, antara lain : Hari Bhayangkara, Hari Anak-Anak Indonesia, Hari Bank Indonesia, Hari Satelit PALAPA, Hari Koperasi, Hari Kejaksaan, Hari KNPI dan Hari Bhakti TNI Angkatan Udara. Sedangkan yang tepat tanggal 5 Juli adalah Dekrit Presiden, yaitu 5 Juli 1959.

Karena pada intinya setiap individu adalah pemimpin, maka manusia diberi umur adalah untuk memakmurkan bumi, mengemban misi dan tugas sesuai dengan amanah. Umur juga berdimensi intelektual psikologis. Yaitu bisa saja seseorang secara kronologis sudah tua, tapi pendidikannya rendah, tidak berkembang emosinya, Hal ini dapat dikembangkan melalui pendidikan, training dan sebagainya. Sekarang banyak dikembangkan metode pengembangan umur psikologis, misalnya untuk melatih emosi diadakan training. Inilah salah satu metode mendewasakan umur secara intelektual-psikologis. Jadi tak sekadar jabat tangan !

NURSIDIK

Manajemen SBT Selalu Dekat Dengan SATPAM


TAHUN 2006

Manajemen SBT Selalu Dekat Dengan SATPAM

Komunikasi selalu dilakukan dengan para SATPAM yang bertugas di lingkungan TELKOM Surabaya Timur. Selain sebagai tali silaturahmi, juga dalam upaya saling berkomunikasi tentang kondisi terkini dan masalah disiplin yang harus tetap terjaga. Kondisi terkini ialah masalah maraknya pencurian kabel telepon adalah topic yang dikomunikasikan pada hari Senin (3/7) di halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Manager General Support, Suroso mengatakan, bahwa Tenaga Satuan Pengamanan diharuskan memiliki kualifikasi sebagai petugas pengamanan yang mampu melaksanakan tugas di lingkungan atau kawasan kerja secara profesional. Bagi petugas SATPAM, maka kata disiplin tidak boleh luntur dan harus selalu membara di dada. SATPAM harus terus memelihara kondisi lingkungan kantor agar selalu aman, agar para karyawan dapat bekerja dengan lancer.

Latihan baris berbaris, merupakan salah satu bentuk nyata dalam mengimplementasikan disiplin, lanjut Suroso. Sedangkan sebagai pelengkap disiplin lainnya adalah secara berkala melakukan pengecekan alat pemadam kebakaran, melakukan control secara rutin titik-titik rawan, serta jangan lupa selalu latihan bela diri sesuai jadwal. Kegiatan ini untuk memenuhi tuntutan kompetisi yang semakin kompleks.

Manajemen selalu menaruh perhatian terhadap ketrampilan tenaga SATPAM agar lebih professional tak sekadar jaga di posko saja, dan manajemen telah melakukan berbagai upaya pengembangan sumber daya manusia. Pelatihan bela diri, pelatihan pemadam kebakaran dan komunikasi dengan para SATPAM ini merupakan bagian dari upaya itu.

NURSIDIK

Finalisasi Audit SPEEDY Di TELKOM Sidoarjo


TAHUN 2006

Finalisasi Audit SPEEDY Di TELKOM Sidoarjo

Selama dua hari (4-5 Juli 2006) Tim Assessor SPEEDY melaksanakan tugasnya dengan jadwal yang sangat ketat, hingga di hari kedua Tim harus melakukan finalisasi hasil evaluasinya dengan cara klarifikasi kepada setiap personel yang jobnya berkaitan langsung dengan “Mesin Baru” ini.

Senjata para Assessor adalah sebuah ceklist saja, namun senjata ini berisi seluruh ‘amunisi’, yaitu beberapa requirements yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan yang harus dipatuhi menyangkut 8 IC & GR (Internal Capability & General Rehearsal). Persyaratan ini mutlak diperlukan dalam menyongsong produk Speedy secara Nasional.

Beberapa personel diwawancarai, hasilnya dicatat dalam ceklist. Kemudian cek terhadap kualifikasi & bisnis minimal, kehandalan operasional , ketersediaan produk/kapasitas, Billing and collection, Area Layanan Speedy, Kesesuaian teknologi produk, Paket layanan dan fitur Speedy dan Kesiapan Tarif, Bisro serta SDM juga didalami dan dikaji.

Cek antara fakta di lapangan dengan requirement bisnis juga akan disudahi hari ini pula, sebab memang hari ini adalah saatnya dilakukan closing meeting dengan memaparkan hasil evaluasi yang telah didapat dilapangan. Tim bekerja sangat teliti, bahkan salah seorang personel mengira assessment sudah selesai, ternyata masih dipanggil lagi dan dicecar dengan pertanyaan pamungkas tak terkecuali dua Manager Jarakses dan JM CATEL Sidoarjo dipanggil dan diklarifikasi.

• NURSIDIK

SBT Lakukan BIT SPEEDY Di Tempat Kerja


TAHUN 2006

SBT Lakukan BIT SPEEDY Di Tempat Kerja

“Mesin Penggerak Baru” yang satu ini, yaitu SPEEDY memang benar-benar menjadi primadona jajaran TELKOM SBT, sebab walau BIT (Built In Training) telah, sudah dan sedang dilakukan dalam bentuk Klasikal/Class Room dalam 13 (tiga belas) angkatan (saat ini sudah angkatan yang ke-9), ternyata dilakukan juga BIT yang sama di tempat kerja. Kali ini dilakukan di Dapur (Backroom) Plasa TELKOM Sidoarjo, Selasa (4/7). TELKOM SBT memang ingin ”membumikan” SPEEDY di Surabaya.

Sebagai Trainer adalah Mulyo Sukartono selaku ASMAN CCAN (Asisten Manajer Corporate Customer Access Netrwork) TELKOM SBT. Peserta pelatihan baik yang klasikal, maupun yang di lokasi kerja semuanya akan siap pakai. BIT ditempat kerja ini menurut Mulyo adalah untuk mengantisipasi demand, sebab sebagian pesertanya sedang mengikuti pelatihan dalam bentuk klasikal, disisi lain Plasa Telkom tidak boleh kosong alias harus tetap ada petugasnya.

Manajemen SBT ingin meningkatkan skill dan mindset SDM yang menangani Speedy, baik yang langsung maupun tidak langsung menanganinya, kendati pangsa pasar yang dikuasai untuk jalur ini masih belum banyak, namun memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan. Apalagi TELKOM Sidoarjo memiliki potensi demand dan infstruktur yang sangat support terhadap kehadiran Mesin Penggerak Baru (New Engine Driver) ini.

Training tidak harus di tempat resmi yang klasikal atau class room, ditempat kerjapun jadi. Jajaran CCAN TELKOM SBT memang selalu tidak terpaku pada suatu paradigma yang baku apalagi kaku tidak flexible. Kebutuhan dan keinginan kastemer yang maju pesat harus dapat diantisipasi dengan cara-cara yang luar biasa atau dengan cara-cara yang tidak biasa. Tentu yang diharapkan adalah hasil yang luar biasa pula. BIT mendekati tempat kerja ini terinspirasi oleh beberapa konsep marketing dan konsep customer care yang selalu mendekatkan diri dengan pasar.

NURSIDIK

Audit 8 IC & GR SPEEDY Di Telkom Sidoarjo


TAHUN 2006

Audit 8 IC & GR SPEEDY Di Telkom Sidoarjo

Selama dua hari mulai hari ini, Selasa (4/7) akan dilakukan audit 8 IC & GR (Internal Capability & General Reheasal) di CATEL terbesar se Indonesia, yaitu CATEL Sidoarjo. Auditor Team Leader adalah Sasmito dengan anggota tim adalah Deny, Edy dan Ma’ruf. Team disambut oleh GM TELKOM SBT dan para Senior Leaders saat acara Opening Meeting di Aula Committed 2 U TELKOM Sidoarjo.

GM TELKOM SBT, Badriyanto dalam opening speech memaparkan kesiapan infrastruktur termasuk SDM yang akan menjalankan bisnis tergolong New Engine Driver, yaitu SPEEDY. Dikatakan Badri, bahwa kesiapan kualifikasi & bisnis minimal sudah mencapai 100 %, kehandalan operasional 100 %, ketersediaan produk/kapasitas sudah mencapai 100 %, Billing and collection 100 %, Area Layanan Speedy 76 % (Jaringan BB), Kesesuaian teknologi produk 100%, Paket layanan dan fitur Speedy 100% dan Kesiapan Tarif, Bisro serta SDM juga sudah 100 %.

Team Leader, Sasmito dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada manajemen SBT yang sudah melakukan Self Assessment, sehingga sangat membantu pihaknya dalam melakukan assessment yang hanya tinggal melakukan pendalaman saja. Dasar pelaksanaan Evaluasi 8 IC & GR ini menurut Sasmito adalah sesuai dengan Dokumen STARPRO Pengembangan & Product Launching serta beberapa SK DIREKSI dan beberapa Nota Dinas EGM.

Sasmito juga mengemukakan Requirement Business GO or NO GO layanan Speedy di suatu area layanan STO ditentukan oleh pemenuhan criteria 8 IC, Tim Sukses Speedy akan mengeluarkan rekomendasi tentang GO or NO GO untuk Launching Speedy Nasional. Untuk persiapan event dan promosi, maka kepastian launching harus sudah diperoleh satu bulan sebelum hari pelaksanaan launching. Marketing Communication akan mengacu kepada konsep bisnis yang disetujui melalui KD SPEEDY dan Format Approval melalui Direksi.

NURSIDIK

Rabu, 08 September 2010

Manager Customer Care SBT : “Menangkan Customer Dulu”


TAHUN 2006

Manager Customer Care SBT : “Menangkan Customer Dulu”

Manager Customer Care TELKOM SBT, Gatot Indra usai menghadiri Workshop Customer Handling pekan kemarin mengatakan, bahwa “Who win customer win the game“. Ungkapan ini sebenarnya pernah disampaikan mantan KADIVRE V, Arief Yahya, dan kini ungkapan tersebut, menginspirasi jajaran TELKOM Surabaya Timur untuk selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan. Hal tersebut terwujud dengan hasil yang dicapai pada tahun 2005 dimana hasil survey pengukuran tingkat kepuasan pelanggan mencapai index CSI 74,5 dimana tahun 2004 sebelumnya indeks kepuasan pelanggan hanya mampu mencapai 62,28, artinya ada peningkatan sebesar 12,22 %. Impian Surabaya Timur Memenangkan Customer menjadi The Best KANDATEL 2006 InsyaAllah tercapai, katanya.

Disamping itu loyalitas pelanggan TELKOM Surabaya timur melalui indeks pengukuran CLI mencapai angka 94 % atau naik sebesar 10,63 %. Untuk ukuran tingkat kepuasan pelanggan di Kota besar atau sebutan kota Metropolis seperti Jakarta, Medan dan Surabaya khusunya hasil yang dicapai termasuk yang terbaik meskipun posisinya masih dibelakang DATEL Jakarta Pusat. Memenangkan pelanggan tentunya diperlukan seni tersendiri dan bagaimana menyiasatinya.

Sebagai market leader, TELKOM berupaya untuk tetap eksis dan mempertahankan posisinya dengan melakukan Turn Arround management melalui 7 butir TAM ( Turn Arround Management ) butir yang pertama adalah berikan yang terbaik untuk pelanggan atau ”Customer first”. Perubahan besar paradigma layanan kepada pelanggan pun berubah dari yang tadinya layanan bersifat ”pasif” atau menunggu kalau ada yang membutuhkan layanan sekarang menjadi ”proaktif” dengan memenuhi ”Need and Want” dari pelanggan begitulah yang sering diungkapkan Badriyanto selaku GM KANDATEL Surabaya Timur kepada jajarannya. Perubahan paradigma inilah yang melandasi struktur organisasi menuju ”Customer Centric” yang semula unit Customer service menjadi Customer Care.

Untuk memuluskan arah Turn Arround management diperlukan komitmen yang kuat dari Senior leader yang seterusnya secara ”cascading” menjalar hingga ”garis depan”petugas layanan yang langsung kontak dengan pelanggan, tak urung petugas ”Sales force ” pun sebagai repersentatif pelayanan dan penjualan produk TELKOM harus memiliki persepsi yang sama.

Saat ini seluruh jajaran Sales force KANDATEL Surabaya Timur setiap harinya diberikan sarapan tentang etika bisnis dan layanan melaui briefing sebelum berangkat ke ”medan pertempuran” seperti halnya yang dilakukan oleh Marnoto selaku komandan Sales & Promotion Fix phone ( POTS dan Flexi ), begitu pula yang dilakukan oleh Arif Setiyawan selaku komandan ”pengekringan ”kepada para mitra Outsourcing .

Salah satu kunci memenangkan pelanggan adalah ”CINTA”, tidak diragukan lagi bahwa CINTA adalah salah satu resep yang manjur untuk meraih pelanggan. ”Menanamkan benih cinta kepada pelanggan harus dihayati betul oleh setiap insan TELKOM bukan hanya kepada jajaran fronliner pelayanan saja, bahkan top leader pun harus memilikinya, hal itu yang disampaikan pada berbagai kesempatan briefing Manajer Customer Care SBT kepada jajarannya. Sejalan dengan program ”Melayani dengan CINTA ” yang telah diluncurkan DIVRE V pada bulan September 2005 menjedi salah satu komitmen Jajaran KANDATEL Surabaya Timur sebagai fundamental aspect yang wajib dimiliki disamping Etika pelayanan, Etika bisnis dan Etika kerja.

Upaya untuk memenangkan pelanggan Jajaran Surabaya Timur di tahun 2006 ini telah menyiapkan 3 ( tiga ) Inisiatif Strategi yang tertuang dalam kontrak manajemen jajaran customer care yaitu : Pertama : Customer Win back. Yaitu upaya untuk meraih kembali pelanggan cabut akibat tunggakan maupun pelanggan yang migrasi atau pindah ,melalui kemudahan dan pena3waran PK ( pasang kembali ) untuk pelanggan cabut akibat tunggakan yang masih dibawah 3 bulan. Kedua : Customer Retention. Yaitu upaya retensi kepada pelanggan loyal serta meningkatkan wallet share pelanggan melalui penawaran khusus kepada pelanggan Prime , WARKOM dan WARNET. Ketiga : Service Quality Improvement. Yaitu memaksimalkan fungsi Unit DOC ( Delivery order Control ) melalui control dan monitoring serta ”early warning” sebelum terjadinya SLG, dan melaksanakan pengendalian keluhan pelanggan melalui sistem monitoring dashboard dan ”Leveling kontrol” yaitu tingkatan kendali percepatan penyelesaian order berdasarkan SLG.

Untuk memuluskan jalan menuju kemenangan tersebut menggunakan ”Milestone” berupa program jangka pendek diantaranya program Employee Customer retention yaitu pelaksanaan ”Customer day” yang dilakukan sebulan 2 (dua ) kali oleh seluruh jajaran pegawai Surabaya Timur, dengan mengunjungi 3 jenis pelanggan yaitu ; pelangan personal, pelanggan ”prime”, dan Pengelola Wartel dan Warnet. Adapun sasaran program ini adalah : a. Peningkatan C3MR . b. meningkatan walletshare untuk Pelanggan prime dan Warkom/warnet.

Menyikapi semakin beratnya tantangan kompetitor yang semakin agresif dalam meraih pelanggan yang dihadapi TELKOM SBT terpacu untuk mencari celah peluang lain melalui inovasi yang akan memberikan value dan image yang sangat kuat bagi TELKOM, sehingga posisi TELKOM sebagai Pemimpin pasar khususnya di Surabaya Timur akan tetap eksis dan diminati oleh pelanggan.

Sebagai pamungkas, Gatot memaparkan, bahwa Strategi ”Blue Ocean” rupanya telah menginspirasi jajaran KANDATEL Surabaya Timur sebagai salah satu upaya yang akan ditempuh agar tetap eksis, yaitu mencari celah peluang dengan memanfaatkan image TELKOM yang sudah bagus dimata pelanggan, dan apa itu ? Ini merupakan salah satu ”milestone” dalam waktu dekat ini kita tunggu tanggal mainnya, kuncinya.

NURSIDIK

Telepon Umum Flexi Perdana Di TELKOM Sidoarjo


TAHUN 2006

Telepon Umum Flexi Perdana Di TELKOM Sidoarjo

Guna meningkatkan layanan kepada para konsumen, maka pada hari Jum’at (30/6) Telkom Sidoarjo memberikan layanan Perdana melalui Produk baru Telpon Umum Flexi yang masih belum dikenal di masyarakat umum khususnya kalangan pelajar.

Uji coba kemarin dilakukan setelah SKJ, dimana Unit Public Phone Telkom Sidoarjo memasang di 3 Lokasi satu unit di Plasa Telkom SDA dan dua unit di SMP Ulul Albab Islamic Full Day School Wilayah Kletek Sepanjang yang mendapat respon dari para Guru dan siswa. Mereka langsung mencoba komunikasi melalui Produk baru Telpon umum FLEXI.

Harapan Unit public phone TELKOM kedepan agar Telkom Sidoarjo bisa mendongkrak pendapatan melalui produk baru Telpon umum flexi trendi (dari evaluasi kami masih terlalu mahal harga kartu perdana flexi oleh masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya).

Pemasangan Telepon Umum Flexi ini sebenarnya tak sekedar untuk meraih target meningkatkan pendapatan, tetapi lebih jauh adalah juga untuk membangun citra (image building) tentang produk Flexi di kalangan pelajar, sehingga mereka mampu mempersepsi produk ini dengan baik dan benar.

NURSIDIK

RUPT TELKOM 2006 Sebut Perjuangan SEKAR TELKOM


TAHUN 2006

RUPT TELKOM 2006 Sebut Perjuangan SEKAR TELKOM

Perjuangan mempertahankan perusahaan, mensejahterakan karyawan, serta kepedulian lingkungan yang dilakukan SEKAR TELKOM ternyata mendapat hati tersendiri dari Direksi TELKOM pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPT) yang dihelat pada hari Jum’at (30/6) di Aula Pangeran Kuningan Gedung Grha Citra Caraka Lantai-1 Jln. Gatot Subroto 52, Jakarta.

Aktivitas SEKAR TELKOM tersebut dimuat dalam Buku Laporan RUPT pada halaman 42, 43 dan 50, dan buku tersebut dibagikan kepada seluruh undangan yang merupakan para pemegang saham. Buku tersebut juga berisi Laporan Keuangan, produk-produk TELKOM, kegiatan Peduli Lingkungan, beberapa keberhasilan TELKOM sehingga meraih Awards dan sejumlah sertifikat internasional, dan lain-lain.

Pada halaman 42 disebutkan, bahwa pada bulan Mei 2000, karyawan TELKOM membentuk serikat pekerja dengan nama Serikat Karyawan TELKOM atau SEKAR. Keanggotaan SEKAR tidak mengikat, dan saat ini terdiri dari berbagai level karyawan, termasuk manajemen dan eksekutif. Sampai akhir 2005 anggota SEKAR mencapai 21.991 orang atau 78,1 % dari seluruh jumlah karyawan TELKOM.

SEKAR memiliki visi memajukan perusahaan dan mendorong upaya meningkatkan kesejahteraan karyawan. Moto SEKAR adalah komunikasi untuk mencapai solusi terbaik. Pada tahun 2005, SEKAR melakukan beberapa kegiatan berikut : PERTAMA : Program Peduli Aceh ditujukan untuk membantu korban bencana tsunami Aceh, khususnya karyawan TELKOM dan keluargnya.

Masih dalam Buku Laporan RUPT 2006 disebutkan, bahwa SEKAR berhasil mendorong Manajemen untuk melakukan Kesepakatan Bersama untuk melakukan pemotongan gaji karyawan sesuai dengan tingkatan dan hasilnya digunakan untuk membantu korban bencana di Aceh. Bantuan ini sepenuhnya dikelola Manajemen. Kegiatan program peduli Aceh SEKAR lebih terperinci disajikan pada pembahasan Tanggung Jawab Sosial di halaman 66.

KEDUA : Perjuangan mempertahankan Kode Akses SLJJ. Dikatakan, bahwa SEKAR sebagai wadah aspirasi karyawan TELKOM tidak menolak kompetisi bisnis, namun menganggap kebijakan Pemerintah mengenai penerapan kode akses SLJJ berpotensi merugikan TELKOM dan menciptakan kompetisi yang tidak sehat. Infrastruktur dan basis pelanggan TELKOM yang telah dibangun dan dipelihara selama puluhan tahun akan dengan mudah didapat oleh operator telekom lain. Lebih jauh lagi, SEKAR meyakini bahwa kebijakan tersebut juga membuat operator lain enggan membangun basis pelanggan mereka sendiri, sehingga tidak membantu dalam peningkatkan tingkat teledensitas melalui pengembangan jaringan telepon di wilayah-wilayah baru.

NURSIDIK

RUPST, Telkom Tumbuhkan Setiap Lini Bisnisnya

TAHUN 2006

RUPST, Telkom Tumbuhkan Setiap Lini Bisnisnya
Jakarta, 30 Juni 2006 – Meski tantangan yang dihadapi PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) di tahun-tahun mendatang akan semakin berat, namun dengan mengerahkan segena potensi yang dimiliki, Telkom tetap akan mampu mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan di setiap lini bisnisnya.
Keyakinan tersebut disampaikan Direktur Utama Telkom Arwin Rasyid di depan peserta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Telkom di Jakarta (30/6). Pada tahun 2005, perseroan mencatat pertumbuhan yang mengesankan. Jumlah pelanggan layanan telepon tetap nirkabel (Flexi) meningkat 184% menjadi lebih dari 4 juta pelanggan. Sedangkan jumlah pelanggan seluler (Telkomsel) meningkat 49% menjadi lebih dari 24 juta pelanggan. "Perseroan terus menunjukkan dominasinya dalam pasar layanan telepon tetap dan seluler hingga kwartal pertama dan kwartal kedua tahun 2006," tambah Arwin. Bahkan layanan data dan Internet yang terdiri dari produk TELKOMNet Instan, SMS Telkomsel dan Flexi mampu mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan.
Dengan menerapkan teknologi ADSL pada jaringan telepon tetap kabel, sejak Juli 2004 Telkom mampu menyediakan layanan akses Internet pita lebar dengan brand TELKOMSpeedy, sebagai inisiatif untuk memperoleh arus pendapatan baru yang terus berkembang. Jumlah pelanggan TELKOMSpeedy pada akhir tahun 2005 tercatat mencapai 30.662 pelanggan yang tersebar di Jakarta, Surabaya dan Makassar.
"Pada akhir tahun 2006 jumlah pelanggan TELKOMSpeedy diharapkan akan meningkat pesat sejalan dengan rencana peluncuran layanan ini di 20 kota Indonesia sebagai bagian komitmen Telkom untuk memberikan layanan akses broadband kepada masyarakat Indonesia," ujar Arwin.
Selain itu, jasa International Call TELKOM SLI 007 juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2004, baik untuk incoming maupun outgoing international traffic. Untuk incoming international traffic tercatat sebesar 424,8 juta menit dan untuk outgoing sebesar 130,3 juta menit. Produk ini, menurut Arwin, pertama kali diluncurkan Telkom pada tahun 2004, dan pada tahun 2005 mampu menguasai pangsa pasar 44% untuk outgoing traffic dan 35% untuk incoming traffic.
Upaya Telkom memperkuat lini bisnisnya telah mendorong peningkatan pendapatan usaha konsolidasi sebesar 23,2% dari 33,9 triliun pada tahun 2004 menjadi Rp 41,8 triliun pada 2005. Peningkatan pendapatan usaha 2005 terutama dihasilkan dari meningkatnya pendapatan jasa data dan Internet, seluler, serta interkoneksi.
Dibanding tahun 2004, pendapatan data dan Internet meningkat sebesar 2,1 triliun atau 44% dibandingkan tahun 2004 menjadi Rp 6,9 triliun. Pendapatan telepon seluler meningkat Rp 4,2 triliun atau 40% menjadi 14,6 triliun. Pendapatan Interkoneksi Bersih (Net) meningkat sebesar Rp 1,6 triliun atau 25% menjadi Rp 7,7 triliun. Pendapatan Telepon Tetap meningkat Rp 146 miliar atau 1,3% menjadi Rp 10,8 triliun.
Selain peningkatan di sisi pendapatan, tercatat juga peningkatan di sisi beban yang secara konsolidasi mencapai 27% menjadi 24,6 triliun. Meski peningkatan persentase beban lebih tinggi dari pendapatan, namun menurut Arwin, Telkom masih mampu menghasilkan laba bersih usaha konsolidasi 2005 tumbuh sebesar Rp 1,4 triliun atau 21% menjadi Rp 8 triliun. Hal ini, lanjutnya, menyebabkan Telkom masih bisa mempertahankan EBITDA Margin konsolidasi di atas 60% dan termasuk yang tertinggi di kawasan Asia-Pasifik.
Sementara itu, di bagian lain dari pidatonya, Arwin Rasyid menyampaikan beberapa perubahan regulasi yang memiliki dampak langsung terhadap bisnis Telkom. Perubahan regulasi dimaksud meliputi: Pertama, Keputusan Pemerintah di bulan Agustus 2005, yang meminta Telkom untuk memindahkan spektrum frekuensi layanan Flexi dari 1900 MH di wilayah Propinsi DKI Jakarta, Propinsi Jawa Barat dan Propinsi Banten, ke frekuensi 800 MHz.
Kedua, pada Oktober 2005, Pemerintah memberlakukan kewajiban kepada semua operator untuk mencatat identitas pelanggan prabayar-nya melalui proses registrasi, dan diberi waktu sampai dengan 28 April 2006. "Sampai dengan saat ini, jumlah pelanggan prabayar Flexi dan Telkomsel yang teregistrasi masing-masing telah mencapai lebih dari 97% dan 95%," ungkap Arwin.
Ketiga, proses tender perizinan layanan 3G yang dilakukan Februari 2006 oleh Pemerintah, telah menetapkan Telkomsel sebagai salah satu pemegang lisensi 5 MHz spectrum 3G. Telkomsel diwajibkan membayar up-front fee sebesar Rp 436 miliar, dan frequency fee untuk tahun pertama sebesar Rp 32 miliar yang dibayarkan Maret 2006. Dinyatakan Arwin bahwa Telkomsel telah sukses melakukan uji coba teknologi ini dan akan segera melakukan komersialisasi guna menghadapi persaingan bisnis.
Keempat, berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Interkoneksi pada bulan Februari 2006, Menkominfo telah menetapkan skema interkoneksi berbasis biaya yang akan menggantikan skema berdasarkan pembagian pendapatan (revenue sharing). Dalam keputusan tersebut, operator dominan diminta untuk mengajukan Dokumen Penawaran Interkoneksi (DPI), yang mencakup aspek teknis, operasi dan ekonomis. Sampai dengan saat ini, menurut Arwin, Telkom masih menunggu keputusan Pemerintah mengenai waktu implementasi sistem interkoneksi berbasis biaya tersebut.
Kelima, Pemerintah telah menunda implementasi kode akses SLJJ sampai dengan 1 April 2010. Penundaan ini disebabkan oleh adanya masukan dari Telkom kepada Pemerintah tentang kesulitan secara teknis, masalah sosialisasi kepada masyarakat, dan besarnya biaya untuk mengimplementasikannya.
Terkait dengan rencana penggunaan laba bersih Telkom 2005, Arwin mengatakan bahwa dalam rangka menjamin pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, perseroan telah menetapkan anggaran investasi belanja modal secara konsolidasi (Capex) untuk tahun 2006 sebesar 19 triliun dengan komposisi Rp 6,8 triliun untuk Telkom dan Rp 12 triliun untuk Telkomsel, sedangkan sisanya untuk anak perusahaan lain yang dikonsolidasi.
Khusus untuk Anggaran Investasi Belanja Modal di Perseroan sebesar Rp 6,8 triliun, akan dipergunakan untuk infrastruktur sebesar Rp 4,1 triliun, layanan komersial Rp 2 triliun dan layanan pendukung sebesar Rp 755 miliar. Telkom menurut Arwin saat ini memiliki dana cadangan wajib perseroan mencapai Rp 1,8 triliun atau telah melebihi 20% dari modal yang ditempatkan sebagaimana disyaratkan pasal 61 UU Perseroan Terbatas, karenanya tahun ini Telkom tidak lagi mengalokasikan cadangan wajib.
Menyinggung kegiatan good corporate citizenship, Arwin Rasyid mengatakan Telkom secara konsisten terus menyelenggarakan Program Kemitraan (PK) yang dimulai sejak tahun 2005 dan Program Bina Lingkungan (BL) yang dimulai pada tahun 2003.
Besaran dana PK dan BL yang dikeluarkan selama tahun 2005 berdasarkan RUPST 2005, masing-masing sebesar 1% dan 0,5% dari Laba Bersih tahun buku 2004. Program PK merupakan penyaluran dana kepada Mitra Binaan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai pinjaman modal. Realisasi PK selama 2005 adalah sebesar Rp 119,1 miliar bagi 10.516 mitra binaan, terutama bagi industri rumah tangga sebesar Rp 21 miliar, jasa Rp 41 miliar, dan perdagangan Rp 42 miliar.
Untuk BL, selama 2005 Telkom telah menyalurkan dana sebesar Rp 20 miliar yang ditujukan untuk: bantuan bencana alam, program pendidikan dan latihan (termasuk e-learning program, smart campus dan internet goes to school), program kesehatan masyarakat, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas umum, serta bantuan bagi kegiatan keagamaan. Audit terhadap pelaksanaan pengelolaan dana PK dan BL di tahun 2005, demikian Arwin, telah dilaksanakan oleh KAP Zainal Arifin.
INREL/NURSIDIK

Roes Aryawijaya Mendominasi Pertanyaan Pada RUPST 2006


TAHUN 2006

Roes Aryawijaya Mendominasi Pertanyaan Pada RUPST 2006

Karena banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh Roes Aryawijaya, maka KOMUT TELKOM, Tanri Abeng mengatakan sambil berkelakar : “Apakah Bapak masih menguji kami lagi?”, Gerrr…..hadirinpun tertawa. Roes Aryawijaya adalah Deputi Meneg BUMN bidang pertambangan, industri strategis, enerji dan telekomunikasi yang hadir sebagai Kuasa Pemegang Saham Pemerintah terbesar pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, Jum’at (30/6) di Aula Pangeran Kuningan Gedung Grha Citra Caraka Lantai-1 Jln. Gatot Subroto 52, Jakarta.

Memang tak seperti RUPST tahun-tahun sebelumnya pria berambut dan jenggot putih ini selalu hadir dan kali ini melancarkan pertanyaan kepada KOMUT yang selain dijawab oleh KOMUT sendiri, juga dijawab oleh beberapa Direksi. Pertanyaan ada yang berat, tetapi adapula yang ringan, seperti : Apakah Buku Laporan Tahunan sudah dibaca oleh Manajemen, Kenapa CAPEX OPEX naik cukup tajam ARPU menurun, Peningkatan Biaya SDM, Keterlambatan multi listing, Berapa Biaya Implementasi COSO SOA sesudah & sebelum ?, Kompetensi SDM terhadap SOA. Progress Share Buyback, Bagaimana pendapat Auditor tentang TELKOM CDC (PUK) ?, Tantiem agar diperhitungkan ulang, dan lain-lain.

Diantara pertanyaan tersebut ada beberapa pertanyaan yang dijawab secara spontan dan ada pula yang harus memeras pikiran, seperti kesiapan SDM terhadap implementasi COSO SOA. Pertanyaan ini selain dijawab oleh DIRKUG, juga oleh DIRUT. Kemudian mengalami tarik ulur atau tawar menawar cukup memakan waktu lama saat ke pertanyaan soal Tantiem, ini menunjukkan bahwa RUPST kali ini memang transparan dan demokratis.

RUPST yang dihadiri pula oleh para mantan DIRUT PT. TELKOM ini berjalan lancar hingga pada Agenda ke-7 yang tidak ada penggantian dan penambahan anggota direksi, sehingga susunan selengkapnya Anggota Direksi tidak ada perubahan dan tetap, sebagai berikut:
a. Sdr. Arwin Rasyid sebagai Direktur Utama
b. Sdr. Garuda Sugardo sebagai Wakil Direktur Utama
c. Sdr. Abdul Haris sebagai Direktur Network & Solution
d. Sdr. Guntur Siregar sebagai Direktur Konsumer
e. Sdr. Arief Yahya sebagai Direktur Enterprise & Wholesale
f. Sdr. Rinaldi Firmansyah sebagai Direktur Keuangan
g. Sdr. John Welly sebagai Direktur Sumber Daya Manusia

NURSIDIK

Tim Pro SOA Korporat Walk Through Ke TELKOM SBT

TAHUN 2006

Tim Pro SOA Korporat Walk Through Ke TELKOM SBT
Implementasi REMEDIASI II SBT pada hari Rabu (28/6) ditinjau tim PRO SOA Korporat. Haris Bunyamin sebagi Tim Leader, beserta rombongan menyempatkan kunjungan "Walk Trough" ke DATEL SBT untruk memastikan implementasi Remediasi II SOA dilevel Transaksional pasca audit Remediasi I.

Kunjungan Tim diterima oleh GM SBT Badriyanto, DGM Sujito dan para Senior Leaders, serta para ASMAN terkait. Badriyanto dalam sambutan pembukaan,antara lain menyampaikan presentasi progress implementasi SOA yang diwujudkan berupa roadmap SBT menuju implementasi proses SOA Remediasi II, serta hasil audit oleh IAG untuk Remediasi I yang beberapa waktu lalu disampaikan langsung oleh Ka.RO IAG DIVRE V, Sahardi.

Pada kesempatan tersebut disampaikan beberapa celah proses yang masih perlu kejelasan diantaranya paska transformasi organisasi adalah Bispro Speedy yang masih belum rampung, agar segera dimasukkan dalam catatan Remediasi II.

Haris Bunyamin dalam sambutannya menyampaikan, bahwa masalah ini memang bukan di Divre V saja, tapi juga nasional dan Divre V diakui oleh Haris memang selalu mempunyai inisatif dan responsif dalam setiap proses perubahan terutama implementasi SOA ini, dan percaya dengan modal yang sudah dimilki akan dapat segera menyesuaikan.

Dengan terpilihnya DATEL 1 Trilyun SBT sebagai tujuan "walkthrough" oleh tim SOA bukan merupakan kebetulan namun melihat sisi kesiapan yang telah dimilki untuk mengimplementasikannya. Demikaian Haris mengakhiri sambutannya
Tim berlanjut melakukan walk through diantaranya Siklus pendapatan. Sdr Ardi dari Finance Center melakukan diskusi langsung dengan MAN CC, dilanjutkan keruang MAN ANO Dan ANM.

diksi