Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Rabu, 08 September 2010

RUPT TELKOM 2006 Sebut Perjuangan SEKAR TELKOM


TAHUN 2006

RUPT TELKOM 2006 Sebut Perjuangan SEKAR TELKOM

Perjuangan mempertahankan perusahaan, mensejahterakan karyawan, serta kepedulian lingkungan yang dilakukan SEKAR TELKOM ternyata mendapat hati tersendiri dari Direksi TELKOM pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPT) yang dihelat pada hari Jum’at (30/6) di Aula Pangeran Kuningan Gedung Grha Citra Caraka Lantai-1 Jln. Gatot Subroto 52, Jakarta.

Aktivitas SEKAR TELKOM tersebut dimuat dalam Buku Laporan RUPT pada halaman 42, 43 dan 50, dan buku tersebut dibagikan kepada seluruh undangan yang merupakan para pemegang saham. Buku tersebut juga berisi Laporan Keuangan, produk-produk TELKOM, kegiatan Peduli Lingkungan, beberapa keberhasilan TELKOM sehingga meraih Awards dan sejumlah sertifikat internasional, dan lain-lain.

Pada halaman 42 disebutkan, bahwa pada bulan Mei 2000, karyawan TELKOM membentuk serikat pekerja dengan nama Serikat Karyawan TELKOM atau SEKAR. Keanggotaan SEKAR tidak mengikat, dan saat ini terdiri dari berbagai level karyawan, termasuk manajemen dan eksekutif. Sampai akhir 2005 anggota SEKAR mencapai 21.991 orang atau 78,1 % dari seluruh jumlah karyawan TELKOM.

SEKAR memiliki visi memajukan perusahaan dan mendorong upaya meningkatkan kesejahteraan karyawan. Moto SEKAR adalah komunikasi untuk mencapai solusi terbaik. Pada tahun 2005, SEKAR melakukan beberapa kegiatan berikut : PERTAMA : Program Peduli Aceh ditujukan untuk membantu korban bencana tsunami Aceh, khususnya karyawan TELKOM dan keluargnya.

Masih dalam Buku Laporan RUPT 2006 disebutkan, bahwa SEKAR berhasil mendorong Manajemen untuk melakukan Kesepakatan Bersama untuk melakukan pemotongan gaji karyawan sesuai dengan tingkatan dan hasilnya digunakan untuk membantu korban bencana di Aceh. Bantuan ini sepenuhnya dikelola Manajemen. Kegiatan program peduli Aceh SEKAR lebih terperinci disajikan pada pembahasan Tanggung Jawab Sosial di halaman 66.

KEDUA : Perjuangan mempertahankan Kode Akses SLJJ. Dikatakan, bahwa SEKAR sebagai wadah aspirasi karyawan TELKOM tidak menolak kompetisi bisnis, namun menganggap kebijakan Pemerintah mengenai penerapan kode akses SLJJ berpotensi merugikan TELKOM dan menciptakan kompetisi yang tidak sehat. Infrastruktur dan basis pelanggan TELKOM yang telah dibangun dan dipelihara selama puluhan tahun akan dengan mudah didapat oleh operator telekom lain. Lebih jauh lagi, SEKAR meyakini bahwa kebijakan tersebut juga membuat operator lain enggan membangun basis pelanggan mereka sendiri, sehingga tidak membantu dalam peningkatkan tingkat teledensitas melalui pengembangan jaringan telepon di wilayah-wilayah baru.

NURSIDIK

RUPST, Telkom Tumbuhkan Setiap Lini Bisnisnya

TAHUN 2006

RUPST, Telkom Tumbuhkan Setiap Lini Bisnisnya
Jakarta, 30 Juni 2006 – Meski tantangan yang dihadapi PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) di tahun-tahun mendatang akan semakin berat, namun dengan mengerahkan segena potensi yang dimiliki, Telkom tetap akan mampu mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan di setiap lini bisnisnya.
Keyakinan tersebut disampaikan Direktur Utama Telkom Arwin Rasyid di depan peserta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Telkom di Jakarta (30/6). Pada tahun 2005, perseroan mencatat pertumbuhan yang mengesankan. Jumlah pelanggan layanan telepon tetap nirkabel (Flexi) meningkat 184% menjadi lebih dari 4 juta pelanggan. Sedangkan jumlah pelanggan seluler (Telkomsel) meningkat 49% menjadi lebih dari 24 juta pelanggan. "Perseroan terus menunjukkan dominasinya dalam pasar layanan telepon tetap dan seluler hingga kwartal pertama dan kwartal kedua tahun 2006," tambah Arwin. Bahkan layanan data dan Internet yang terdiri dari produk TELKOMNet Instan, SMS Telkomsel dan Flexi mampu mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan.
Dengan menerapkan teknologi ADSL pada jaringan telepon tetap kabel, sejak Juli 2004 Telkom mampu menyediakan layanan akses Internet pita lebar dengan brand TELKOMSpeedy, sebagai inisiatif untuk memperoleh arus pendapatan baru yang terus berkembang. Jumlah pelanggan TELKOMSpeedy pada akhir tahun 2005 tercatat mencapai 30.662 pelanggan yang tersebar di Jakarta, Surabaya dan Makassar.
"Pada akhir tahun 2006 jumlah pelanggan TELKOMSpeedy diharapkan akan meningkat pesat sejalan dengan rencana peluncuran layanan ini di 20 kota Indonesia sebagai bagian komitmen Telkom untuk memberikan layanan akses broadband kepada masyarakat Indonesia," ujar Arwin.
Selain itu, jasa International Call TELKOM SLI 007 juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2004, baik untuk incoming maupun outgoing international traffic. Untuk incoming international traffic tercatat sebesar 424,8 juta menit dan untuk outgoing sebesar 130,3 juta menit. Produk ini, menurut Arwin, pertama kali diluncurkan Telkom pada tahun 2004, dan pada tahun 2005 mampu menguasai pangsa pasar 44% untuk outgoing traffic dan 35% untuk incoming traffic.
Upaya Telkom memperkuat lini bisnisnya telah mendorong peningkatan pendapatan usaha konsolidasi sebesar 23,2% dari 33,9 triliun pada tahun 2004 menjadi Rp 41,8 triliun pada 2005. Peningkatan pendapatan usaha 2005 terutama dihasilkan dari meningkatnya pendapatan jasa data dan Internet, seluler, serta interkoneksi.
Dibanding tahun 2004, pendapatan data dan Internet meningkat sebesar 2,1 triliun atau 44% dibandingkan tahun 2004 menjadi Rp 6,9 triliun. Pendapatan telepon seluler meningkat Rp 4,2 triliun atau 40% menjadi 14,6 triliun. Pendapatan Interkoneksi Bersih (Net) meningkat sebesar Rp 1,6 triliun atau 25% menjadi Rp 7,7 triliun. Pendapatan Telepon Tetap meningkat Rp 146 miliar atau 1,3% menjadi Rp 10,8 triliun.
Selain peningkatan di sisi pendapatan, tercatat juga peningkatan di sisi beban yang secara konsolidasi mencapai 27% menjadi 24,6 triliun. Meski peningkatan persentase beban lebih tinggi dari pendapatan, namun menurut Arwin, Telkom masih mampu menghasilkan laba bersih usaha konsolidasi 2005 tumbuh sebesar Rp 1,4 triliun atau 21% menjadi Rp 8 triliun. Hal ini, lanjutnya, menyebabkan Telkom masih bisa mempertahankan EBITDA Margin konsolidasi di atas 60% dan termasuk yang tertinggi di kawasan Asia-Pasifik.
Sementara itu, di bagian lain dari pidatonya, Arwin Rasyid menyampaikan beberapa perubahan regulasi yang memiliki dampak langsung terhadap bisnis Telkom. Perubahan regulasi dimaksud meliputi: Pertama, Keputusan Pemerintah di bulan Agustus 2005, yang meminta Telkom untuk memindahkan spektrum frekuensi layanan Flexi dari 1900 MH di wilayah Propinsi DKI Jakarta, Propinsi Jawa Barat dan Propinsi Banten, ke frekuensi 800 MHz.
Kedua, pada Oktober 2005, Pemerintah memberlakukan kewajiban kepada semua operator untuk mencatat identitas pelanggan prabayar-nya melalui proses registrasi, dan diberi waktu sampai dengan 28 April 2006. "Sampai dengan saat ini, jumlah pelanggan prabayar Flexi dan Telkomsel yang teregistrasi masing-masing telah mencapai lebih dari 97% dan 95%," ungkap Arwin.
Ketiga, proses tender perizinan layanan 3G yang dilakukan Februari 2006 oleh Pemerintah, telah menetapkan Telkomsel sebagai salah satu pemegang lisensi 5 MHz spectrum 3G. Telkomsel diwajibkan membayar up-front fee sebesar Rp 436 miliar, dan frequency fee untuk tahun pertama sebesar Rp 32 miliar yang dibayarkan Maret 2006. Dinyatakan Arwin bahwa Telkomsel telah sukses melakukan uji coba teknologi ini dan akan segera melakukan komersialisasi guna menghadapi persaingan bisnis.
Keempat, berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Interkoneksi pada bulan Februari 2006, Menkominfo telah menetapkan skema interkoneksi berbasis biaya yang akan menggantikan skema berdasarkan pembagian pendapatan (revenue sharing). Dalam keputusan tersebut, operator dominan diminta untuk mengajukan Dokumen Penawaran Interkoneksi (DPI), yang mencakup aspek teknis, operasi dan ekonomis. Sampai dengan saat ini, menurut Arwin, Telkom masih menunggu keputusan Pemerintah mengenai waktu implementasi sistem interkoneksi berbasis biaya tersebut.
Kelima, Pemerintah telah menunda implementasi kode akses SLJJ sampai dengan 1 April 2010. Penundaan ini disebabkan oleh adanya masukan dari Telkom kepada Pemerintah tentang kesulitan secara teknis, masalah sosialisasi kepada masyarakat, dan besarnya biaya untuk mengimplementasikannya.
Terkait dengan rencana penggunaan laba bersih Telkom 2005, Arwin mengatakan bahwa dalam rangka menjamin pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, perseroan telah menetapkan anggaran investasi belanja modal secara konsolidasi (Capex) untuk tahun 2006 sebesar 19 triliun dengan komposisi Rp 6,8 triliun untuk Telkom dan Rp 12 triliun untuk Telkomsel, sedangkan sisanya untuk anak perusahaan lain yang dikonsolidasi.
Khusus untuk Anggaran Investasi Belanja Modal di Perseroan sebesar Rp 6,8 triliun, akan dipergunakan untuk infrastruktur sebesar Rp 4,1 triliun, layanan komersial Rp 2 triliun dan layanan pendukung sebesar Rp 755 miliar. Telkom menurut Arwin saat ini memiliki dana cadangan wajib perseroan mencapai Rp 1,8 triliun atau telah melebihi 20% dari modal yang ditempatkan sebagaimana disyaratkan pasal 61 UU Perseroan Terbatas, karenanya tahun ini Telkom tidak lagi mengalokasikan cadangan wajib.
Menyinggung kegiatan good corporate citizenship, Arwin Rasyid mengatakan Telkom secara konsisten terus menyelenggarakan Program Kemitraan (PK) yang dimulai sejak tahun 2005 dan Program Bina Lingkungan (BL) yang dimulai pada tahun 2003.
Besaran dana PK dan BL yang dikeluarkan selama tahun 2005 berdasarkan RUPST 2005, masing-masing sebesar 1% dan 0,5% dari Laba Bersih tahun buku 2004. Program PK merupakan penyaluran dana kepada Mitra Binaan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai pinjaman modal. Realisasi PK selama 2005 adalah sebesar Rp 119,1 miliar bagi 10.516 mitra binaan, terutama bagi industri rumah tangga sebesar Rp 21 miliar, jasa Rp 41 miliar, dan perdagangan Rp 42 miliar.
Untuk BL, selama 2005 Telkom telah menyalurkan dana sebesar Rp 20 miliar yang ditujukan untuk: bantuan bencana alam, program pendidikan dan latihan (termasuk e-learning program, smart campus dan internet goes to school), program kesehatan masyarakat, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas umum, serta bantuan bagi kegiatan keagamaan. Audit terhadap pelaksanaan pengelolaan dana PK dan BL di tahun 2005, demikian Arwin, telah dilaksanakan oleh KAP Zainal Arifin.
INREL/NURSIDIK

Roes Aryawijaya Mendominasi Pertanyaan Pada RUPST 2006


TAHUN 2006

Roes Aryawijaya Mendominasi Pertanyaan Pada RUPST 2006

Karena banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh Roes Aryawijaya, maka KOMUT TELKOM, Tanri Abeng mengatakan sambil berkelakar : “Apakah Bapak masih menguji kami lagi?”, Gerrr…..hadirinpun tertawa. Roes Aryawijaya adalah Deputi Meneg BUMN bidang pertambangan, industri strategis, enerji dan telekomunikasi yang hadir sebagai Kuasa Pemegang Saham Pemerintah terbesar pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, Jum’at (30/6) di Aula Pangeran Kuningan Gedung Grha Citra Caraka Lantai-1 Jln. Gatot Subroto 52, Jakarta.

Memang tak seperti RUPST tahun-tahun sebelumnya pria berambut dan jenggot putih ini selalu hadir dan kali ini melancarkan pertanyaan kepada KOMUT yang selain dijawab oleh KOMUT sendiri, juga dijawab oleh beberapa Direksi. Pertanyaan ada yang berat, tetapi adapula yang ringan, seperti : Apakah Buku Laporan Tahunan sudah dibaca oleh Manajemen, Kenapa CAPEX OPEX naik cukup tajam ARPU menurun, Peningkatan Biaya SDM, Keterlambatan multi listing, Berapa Biaya Implementasi COSO SOA sesudah & sebelum ?, Kompetensi SDM terhadap SOA. Progress Share Buyback, Bagaimana pendapat Auditor tentang TELKOM CDC (PUK) ?, Tantiem agar diperhitungkan ulang, dan lain-lain.

Diantara pertanyaan tersebut ada beberapa pertanyaan yang dijawab secara spontan dan ada pula yang harus memeras pikiran, seperti kesiapan SDM terhadap implementasi COSO SOA. Pertanyaan ini selain dijawab oleh DIRKUG, juga oleh DIRUT. Kemudian mengalami tarik ulur atau tawar menawar cukup memakan waktu lama saat ke pertanyaan soal Tantiem, ini menunjukkan bahwa RUPST kali ini memang transparan dan demokratis.

RUPST yang dihadiri pula oleh para mantan DIRUT PT. TELKOM ini berjalan lancar hingga pada Agenda ke-7 yang tidak ada penggantian dan penambahan anggota direksi, sehingga susunan selengkapnya Anggota Direksi tidak ada perubahan dan tetap, sebagai berikut:
a. Sdr. Arwin Rasyid sebagai Direktur Utama
b. Sdr. Garuda Sugardo sebagai Wakil Direktur Utama
c. Sdr. Abdul Haris sebagai Direktur Network & Solution
d. Sdr. Guntur Siregar sebagai Direktur Konsumer
e. Sdr. Arief Yahya sebagai Direktur Enterprise & Wholesale
f. Sdr. Rinaldi Firmansyah sebagai Direktur Keuangan
g. Sdr. John Welly sebagai Direktur Sumber Daya Manusia

NURSIDIK

Tim Pro SOA Korporat Walk Through Ke TELKOM SBT

TAHUN 2006

Tim Pro SOA Korporat Walk Through Ke TELKOM SBT
Implementasi REMEDIASI II SBT pada hari Rabu (28/6) ditinjau tim PRO SOA Korporat. Haris Bunyamin sebagi Tim Leader, beserta rombongan menyempatkan kunjungan "Walk Trough" ke DATEL SBT untruk memastikan implementasi Remediasi II SOA dilevel Transaksional pasca audit Remediasi I.

Kunjungan Tim diterima oleh GM SBT Badriyanto, DGM Sujito dan para Senior Leaders, serta para ASMAN terkait. Badriyanto dalam sambutan pembukaan,antara lain menyampaikan presentasi progress implementasi SOA yang diwujudkan berupa roadmap SBT menuju implementasi proses SOA Remediasi II, serta hasil audit oleh IAG untuk Remediasi I yang beberapa waktu lalu disampaikan langsung oleh Ka.RO IAG DIVRE V, Sahardi.

Pada kesempatan tersebut disampaikan beberapa celah proses yang masih perlu kejelasan diantaranya paska transformasi organisasi adalah Bispro Speedy yang masih belum rampung, agar segera dimasukkan dalam catatan Remediasi II.

Haris Bunyamin dalam sambutannya menyampaikan, bahwa masalah ini memang bukan di Divre V saja, tapi juga nasional dan Divre V diakui oleh Haris memang selalu mempunyai inisatif dan responsif dalam setiap proses perubahan terutama implementasi SOA ini, dan percaya dengan modal yang sudah dimilki akan dapat segera menyesuaikan.

Dengan terpilihnya DATEL 1 Trilyun SBT sebagai tujuan "walkthrough" oleh tim SOA bukan merupakan kebetulan namun melihat sisi kesiapan yang telah dimilki untuk mengimplementasikannya. Demikaian Haris mengakhiri sambutannya
Tim berlanjut melakukan walk through diantaranya Siklus pendapatan. Sdr Ardi dari Finance Center melakukan diskusi langsung dengan MAN CC, dilanjutkan keruang MAN ANO Dan ANM.

diksi

Selasa, 07 September 2010

Kontribusi “TDC” Telkom SBT Dalam Meretain Customer


TAHUN 2006

Kontribusi “TDC” Telkom SBT Dalam Meretain Customer

Selama ini banyak kegiatan yang tercurah ke Marketing and Sales, Penetration dan Raih Market Share, sehingga masalah BACK ROOM seolah tak terjamah oleh liputan Redaksi, padahal fungsi BACK ROOM ini juga tak kalah pentingnya dalam rangka memberikan kontribusinya mempertahankan pelanggan dan mendeliver Service Exellent.

Jani Suwarto, salah seorang Technical Aceess Support SBT mengungkapkan kepada Reporter, bahwa kegiatan Backroom utamanya di TDC (Test Dispatch Clearence) sangat berperan aktif dalam menghandle masalah gangguan. Kepuasan Customer sangat dipertaruhkan di unit ini. Unit TDC ini juga berfungsi untuk melakukan Surveilance Control Execution (Aktivasi Buka Isoliran, PSB, Gangguan, Complain Handling), Pengawalan Laporan dan Evaluasi SLG.

Kenapa seluruh petugas yang menangani dan berhadapan dengan computer-computer setiap adalah cewek semua, Tanya Redaksi ? Sebenarnya tidak harus cewek, tapi kita tau, bahwa seorang perempuan selalu halus, apalagi jika berhadapan dengan customer, jawabnya singkat. Lho, kan petugas TDC tidak berhadapan langsung dengan customer, tetapi mendapat Delivery Complain dari 147 ? Tapi terkadang ada yang nyasar lho..

Namun demikian, nantinya kalau operasionalnya sudah 24 jam alias FULLDAY, maka tak menutup kemungkinan untuk menugaskan laki-laki, sebab mereka harus dinas di malam hari. Kalau memang sudah OPERATED 24 HOURS, maka akan diberlakukan SHIFTING SYSTEM dan tentu akan dibagi menjadi beberapa shift, dimana shift malam hari pasti jatahnya laki-laki, jelasnya.

Unut TDC harus mampu merespon cepat terhadap setiap ada gangguan, semacam “unit reaksi cepat” yang siap memberikan solusi dengan cepat melalui koordinasi dengan unit-unit terkait yang memiliki keuntungan kompetitif. Jadi COC ini berfungsi koordinasi dan pengendalian antara lain dalam hal keterlambatan buka isolir, penyelesaian gangguan, pengekringan dan segala keluhan lainnya.

NURSIDIK

Marketer TELKOM SBT Sabet Awards Se Jawa Bali 2006


TAHUN 2006

Marketer TELKOM SBT Sabet Awards Se Jawa Bali 2006

Cowok kelahiran tahun 1982 ber Baby Face and Cool yang kini bergabung dengan Pemasar atau Marketer dalam Sales Force Fixed Phone Telkom SBT ternyata calon peragawan yang menyabet Awards Se Jawa Bali 2006 tanggal 25 Juni 2006 kemarin. Dia adalah Arief Wibowo asli Arek Suroboyo. Putra kedua dari 6 bersaudara ini disamping bekerja sebagai Sales Force ternyata masih kuliah di Universitas Wijaya Kusuma FISIP semester-7. InsyaAllah bulan depan saya akan selesaikan skripsi, katanya kepada Reporter yang didampingi oleh ASMAN Wireleine Sales & Promotion Telkom SBT dan rekan Yoga.

Usai skripsi, maka saya akan focus bekerja, sedangkan untuk kegiatan model sifatnya tidak rutin, ada jadwalnya tertentu, sehingga saya dapat membagi waktu antara profesi yang satu dengan yang lainnya. Kalau Sales Force ini kan sifatnya harian atau rutin, jadi inilah yang jadi focus saya sementara ini, tambahnya.

Saya bergabung di TELKOM SBT selama kurang lebih 2 bulan, dan saya rasa enjoy saja. Ketika ditanya berapa hasil sales selama hampir 2 bulan ini, maka Wibowo menjawab datar, ya…lumayan…! Pangsa pasar Anda siapa saja. Oh,…saya lebih banyak membidik ke perusahaan, bukan perumahan. Saya punya teman yang punya usaha dan ada pula yang bekerja di perusahaan lumayan bonafid. Mereka inilah yang saya sasar.

Apa sih cita-cita Anda ? Saya terobsesi untuk jadi peragawan profesional, tunggu saatnya nanti, biarlah saya bekerja dulu menekuni dunia telekomunikasi di TELKOM SBT. Awards yang Anda terima kemarin untuk bidang apa ? Awards yang dianugerahkan kemarin bertajuk “Pemilihan Putra putri Ramayana Se Jawa Bali 2006” dan saya terpilih sebagai JUARA-I TOP MODEL GROUP C-CASUAL. Dua hari sebelumnya saya terpilih sebagai FINALIS PEMILIHAN MODEL INDONESIA TINGKAT JAWA TIMUR 2006. Saya dapat Trophy dan Cash Money.

Dalam waktu dua hari yang merupakan relatif singkat Anda berhasil menyabet 2 Awards sekaligus, apalagi Jurinya adalah orang papan atas di dunia model, yaitu Sang Fashion Designer, Ramli. Adakah persiapan khusus ditengah-tengah kesibukan sebagai Sales Force dan sebaggai Mahasiswa ? Saya kan punya komunitas model, jadi mempersiapkan diri dengan cara sharing dengan para model yang lain. Saya selalu diberi inputan oleh rekan-rekan komunitas model saya. Kalau sudah jadi peragawan terkenal jangan lupa dengan Telkom SBT, ya, pinta Redaksi mengakhiri pembicaraan.

NURSIDIK

Senin, 06 September 2010

DGM SBT Beri Kuliah New Technology Of INFOCOM


TAHUN 2006

DGM SBT Beri Kuliah New Technology Of INFOCOM

Deputy GM TELKOM SBT, Sujito hari ini Selasa (27/6) berkenan memberi kuliah pada klas SPEEDY ONEDAY BIT TELKOM SBT angkatan ke-5 di Speedy Broadband Centre (SBC) dan Jawara Competence Centre (JCC) STO Manyar, Surabaya. Tema yang diusung dalam ceramahnya berjudul “Perkembangan Teknologi INFOCOM”. Saya bukan Dosen atau Lecturer, sebab Lecturer is the name given to university teachers, sedangkan saya hanyalah praktisi dan tenaga pengajar ‘kagetan’ belaka, katanya sambil ngakak kepada para peserta BIT yang menyebut, bahwa yang mengisi kuliah berikutnya adalah DGM TELKOM SBT.

Peserta BIT Angkatan ke-5 ini terdiri dari para koordinator mitra outsourching d iseluruh STO Surabaya Metro dan perwakilan mitra Catel. Sujito mengatakan, bahwa kalau dulu masyakat disajikan komunikasi berupa voice, tapi saat ini sudah lebih dari hanya sekedar voice, sebab bermacam data bisa diaccess tanpa harus datang ke lokasi termasuk nonton film. Lantas kalau dulu kita harus ke bioskop, sedangkan sekarang sudah bisa diaccess dari rumah. Jangan heran kalau mobilitas customer begitu cepatnya dan tidak akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan data. Sampai dapat mengerjakan segala pekerjaan kantor sambil memimpin rapat, dimana hal ini dimungkinkan hanya dengan memanfaatkan perubahan technology terkini.

Perubahan teknologi tentu akan diikuti oleh perubahan kebutuhan customer. Dulu customer diberi pilihan dari bermacam product yang disediakan perusahaan, namun saat ini perusahaan harus menyediakan sesuai kebutuhan customer. Konsep CUSTOMER DRIVEN ataupun CUSTOMER CENTRIC COMPANY adalah yang sangat tepat untuk disajikan di era teknologi yang semakin maju dan semakin kompetitif, lanjutnya.

Menyikapi hal tersebut, maka TELKOM harus berubah, tak terkecuali Mitra yang selama ini berdampingan dalam bisnis, dalam mendongkrak kinerja dan dalam memajukan perusahaan. Kalau perusahaan ini layu, maka Mitra juga kena dampaknya. Mari kita semua sama-sama berubah, sedangkan SPEEDY merupakan salah satu product kita dalam menghadapi perubahan ini, untuk itu SPEEDY ini harus kita kelola (manajemeni) dengan baik dan profesional.

Sujito dalam kesempatan tersebut selain banyak menyinggung masalah perubahan dan perkembangan teknologi INFOCOM, juga banyak memberikan referensi tentang kondisi persaingan bisnis INFOCOM dewasa ini yang sudah pada tingkat HEAD TO HEAD, dan mengajak para peserta BIT untuk selalu mewaspadai pergerakan kompetitor.

NURSIDIK

Para AR Telkom SBT Dengarkan Pengarahan ASMAN


TAHUN 2006

Para AR Telkom SBT Dengarkan Pengarahan ASMAN

Job para Account Representative (AR) memang cukup unik, dan berbeda dengan job lainnya. Untuk itulah ASMAN Wireless Sales & Promotion, Sudjoko pada hari Selasa (27/6) mengajak rapat mereka untuk meng-update strategi sesuai dengan perkembangan kompetisi terkini. Deskripsi strategi yang akan di update menurut Sudjoko akan kita rumuskan bersama.

Diharapkan agar seluruh kegiatan para AR ini akan terfokus untuk mensupport kegiatan Sales, sehingga mampu menghasilkan kontribusi terhadap Sales Growth yang significant, apalagi Trend Sales POTS akhir-akhir ini kurang menggembirakan ketimbang Trend Sales Non POTS seperti Flexi dan Speedy yang memang semakin menguat mampu meraih Market Share dengan cukup significant.

Para AR ini secara rutin memang berkumpul setiap hari Selasa di Ruang Marketing, sehingga pertemuannya sendiri disebut dengan Pertemuan Selasaan. Mereka saling sharing dan selalu aktif untuk melakukan kegiatan penjualan dan mencapai target penjualan yang ditetapkan. Diharapkan dapat mewakili perusahaan melalui telpon, memiliki hubungan baik dengan customer, dan memelihara serta memperluas relasi customer.

Mereka para tak jarang AR juga membantu dalam kegiatan penjualan di showroom, dalam hal ini di Plasa Telkom yang tersebar di beberapa lokasi strategis. Jika memungkinkan, maka para AR juga melayani customer yang datang, membina hubungan baik dengan customer dan menjelaskan dengan baik produk yang ada di showroom Plasa TELKOM. Kami, lanjut Sudjoko akan senantiasa me retain Customer, sedangkan disisi lain mensupport kegiatan Sales.

Di era persaingan yang semakin ganas ini, maka konsep building strong customer relationship and aggressively develop akan dikembangkan fungsinya ialah untuk mensupport Marketing and Sales, sehingga sekali lagi akan memperoleh Growth yang bagus. Hanya kreativitas dan inovasi yang mampu mengantisipasi pergerakan kompetitor.

NURSIDIK

Marketing TELKOM SBT Bidik Toko Buku


TAHUN 2006

Marketing TELKOM SBT Bidik Toko Buku

Tanpa inovasi, kreatifitas dan work hard, maka seorang marketer / sales force akan dilibas dengan mudah oleh pesaingya. Demikian juga dengan fungsi marketing dan sales tak akan banyak artinya. Kegiatan memanajemeni salesforce di Dinas Marketing SBT selalu terkawal day by day dalam bentuk laporan pemasaran. Kini kami akan membidik Toko Buku untuk mendirikan outlet, kata Sudjoko Asman Wireless Sales & Promotion sambil menunjukkan lokasi-lokasi yang akan dibidiknya, Senin (26/6) di Ruang Marketing Surabaya.

Beberapa valuables reosources kami kerahkan untuk menguasai market share di Surabaya, sebab tanpa itu tentu para competitor akan merebutnya. Para Sales Force POTS dan Non POTS setiap harinya selalu melakukan kegiatan door to door, office to office, mall to mall berkeliling di penjuru kota yang telah termanajemeni dengan baik, laporanpun rutin tiap hari dilakukan (Daily Report). Sambil memaintain para Sales Force ini, maka kami akan mencari peluang di Toko Buku yang jumlahnya cukup banyak. Tujuannya adalah untuk promosi dan penjualan, serta penetrasi.

Biasanya disetiap toko buku banyak dikunjungi oleh komunitas pelajar, mahasiswa dan para intelektual. Hampir setiap toko buku selalu memiliki event-event khusus, seperti event tahun ajaran baru, serta isu-isu actual tentang dunia pendidikan pada umumnya. Disini kami mencoba mencari sisi Sales Advantages dengan menggali dalam mendapatkan peluang promo dan penetrasi produk.

Kolaborasi antara promo, sales force dan marketing itu sendiri juga memiliki daya tangkal terhadap pergerakan kompetitor. Kami selalu berusaha mengubah persepsi konsumen agar terdorong untuk selalu menggunakan produk TELKOM ketimbang kompetitor. Dukungan dunia pendidikan lebih powerfull dan cepat dalam mempersepsi sebuah produk, tambahnya.

NURSIDIK

Closing Audit SOA Semester-I TELKOM SBT


TAHUN 2006

Closing Audit SOA Semester-I TELKOM SBT

Setelah selama dua minggu melakukan audit SOA untuk Remediasi pertama di TELKOM SBT, maka pada hari ini, Senin (26/6) Tim yang dipimpin oleh Sahardi Reningtyas melakukan Closing di Lantai-4 Gedung OPMC TELKOM SBT, Jln. Ketintang 156, Surabaya. Acara ini dihadiri oleh seluruh Senior Leaders TELKOM SBT.

Acara closing diawali oleh sambutan GM TELKOM SBT, Badriyanto yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada Tim atas lancarnya pelaksanaan audit dan minta maaf jika ada hal yang kurang berkenan selama melakukan audit. Diharapkan agar hasil audit ini dapat dipakai sebagai evaluasi untuk meningkatkan control dalam transactional level.

Disisi lain, Ketua Tim, Sahardi meminta kepada seluruh jajaran, bahwa yang penting adalah tindaklanjutnya, sehingga dalam Remediasi kedua nanti akan lebih baik lagi. Hasil temuan yang sepele jangan sampai terulang lagi, apalagi sudah diverifikasi. Sahardi juga berharap agar jajaran TELKOM SBT juga mengevaluasi agar mampu menjalankan control secara efektif.

Selanjutnya Sahardi menekankan sekali lagi tentang tujuan audit dan ruang lingkupnya secara lengkap. Dikatakan, bahwa tujuan audit adalah menguji efektifitas internal control, melakukan review CSA, dan merekomendasikan perbaikan. Sedangkan ruang lingkupnya adalah Level Transaksional yang meliputi : Siklus Pendapatan, Beban, Aktiva Tetap, Persediaan, Perpajakan, Perbendaharaan dan Pelaporan Keuangan. Total Control FR TELKOM SBT menurut Sahardi berjumlah 1295 Control yang kesemuanya sudah diaudit selama 2 minggu.

NURSIDIK

DGM TELKOM SBT :”Info Anda Kami Hargai Rp. 50 Ribu”


TAHUN 2006

DGM TELKOM SBT :”Info Anda Kami Hargai Rp. 50 Ribu”

Ini baru berita, dan ini berita baru menyangkut informasi, dimana yang selama ini setiap info sales kepada manajemen hanya diterima sebagai masukan saja, tetapi kali ini info ini mirip WANTED, yaitu untuk setiap info akan dihargai oleh manajemen. Info apa ? Yang dimaksud adalah info tentang calon pelanggan Speedy. DGM TELKOM SBT, Sujito dalam keterangannya usai senam, Jum’at (23/6) menuturkan dihadapan seluruh SDM, bahwa setiap info tentang calon pelanggan Speedy akan dihargai manajemen uang tunai sebesar Rp. 50 ribu.

Penghargaan uang tunai dalam ajang “Multi Media Business War” ini adalah untuk merangsang seluruh pasukan melakukan pertempuran bisnis yang semakin kompetitif. Dengan penghargaan yang cukup menggiurkan ini diharapkan muncul informan-informan bisnis yang handal. Tentu ujung-ujungnya adalah akselerasi penjualan Speedy, sebuah produk baru yang bulan depan akan dilaunching di Denpasar, Bali, sehingga lebih menggelegar.

Menurut Sujito, penghargaan informan ini merupakan upaya-upaya inovatif TELKOM SBT sesuai dengan Nota Dinas GM TELKOM SBT Nomor : C.Tel. 65/YN 000/D05-B2051000/2006, tanggal 22 Juni 2006 Tentang : Kebijakan Employee Selling Speedy KANDATEL SBT Bulan Juni 2006. Ditegaskan, bahwa dalam upaya pencapaian sales Speedy menuju 1K SSS pada bulan Juni 2006, diminta agar seluruh Karyawan dilingkungan KANDATEL SBT ikut berkontribusi secara aktif dalam program Employee Selling.
Ditambahkan, bahwa untuk mendapatkan informasi apakah jaringan telepon milik calon pelanggan layak atau tidak, dapat dilakukan dengan cara : SMS melalui flexi (hanya flexi) ke 031-70900017 dengan format : speedy(spasi)nomortlp, contoh (speedy 0315934966) anda akan mendapatkan respon oleh sistem layak atau tidak layak, atau Call ke TDC : 116 atau 8271116.
Jadi sebenarnya kebijakan Marketing Fee Employee Selling yang sungguh sangat inovatif ini adalah sebagai berikut, pertama : Melaksanakan Transaksi PSB sendiri kepada pelanggan yang diprospek dan berhasil kring, diberikan fee sebesar Rp 100.000,- per SSS. Sedangkan yang kedua : Memberikan informasi calon pelanggan kepada Contact Person kami yang ditunjuk dan berhasil ditransaksikan serta berhasil dikringkan oleh petugas Sales kami, maka diberikan fee sebesar Rp. 50.000,- per SSS.
NURSIDIK

Pelanggan Mojokerto Merespon Positif : Customer Need & Want TIC 007


TAHUN 2006

Pelanggan Mojokerto Merespon Positif : Customer Need & Want TIC 007

Sebagai pendatang baru dalam kancah Sambungan Langsung Internasional dengan brand Telkom International Call (TIC 007) ternyata direspon positif oleh para pelanggan. Ini terbukti dari hasil kunjungan 22/6/06 (lanjutan) Kuisioner Untuk Customer Need & Want dari 10 pertanyaan optional semuanya merespon positif dan 4 pertanyaan isian program kedepan yang diharapkan pelanggan semuanya juga demikian. 8 perusahaan ini hanya menggunakan 007 untuk sambungan internasional, tidak menggunakan yang lain.

8 pelanggan yang kami kunjungi adalah di wilayah pelayanan Ngoro Industri tepatnya di Ngoro Industri Persada (NIP) yang merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang rata-rata milik pengusaha Taiwan dan bergerak dibidang industri logam. Area bisnis yang merupakan hamparan ”perumahan” industri merupakan mesin uang di Kancatel Mojokerto. Bahkan di wilayah ini sudah ada Telkom Sulution yang diharapakan merupakan pelayanan one stop service bagi ”key Customer” kita.

Kami didampingi oleh tenaga OMAN (mitra) dari NRI yang sudah cukup banyak dikenal di perusahaan tersebut sehingga tidak ada kendala menemui kontak person di masing-masing perusahaan.

Kesimpulan dari kuisioner tersebut adalah pelanggan menjawab positif dari pertanyaan ”tertutup” (baca: multiple choise) yang dibuat oleh rekans Marketing SBT. Satu hal yang merupakan harapan pelanggan secara umum adalah ”agar kualitas suara 007 lebih ditingkatkan”, pelanggan lebih menginginkan bentuk diskon pulsa progresif dari pada 2 pilihan yang lain seperti diskon pulsa flat dan potongan pulsa dalam bentuk cash back.

Demikian sekilas info dari visiting Customer Need And Want di TELKOM Mojokerto ***NKM ***

Cermin Sebagai Kiat Bisnis Untuk Meningkatkan Usage WARTEL Jombang


TAHUN 2006


Cermin Sebagai Kiat Bisnis Untuk Meningkatkan Usage WARTEL Jombang

Berita ini adalah oleh-oleh dari Customer Day WARTEL di CATEL Jombang. Ada saja inovasi dari pegelola WARTEL untuk meningkatkan pendapatannya, salah satunya adalah sebuah WARKOM yang berada di lingkungan Pondok Putri Tambak Beras Jombang. WARKOM dengan 12 KBU ini setiap KBUnya dipasang cermin.

Pada saat ditanya untuk apa setiap KBU dipasangi cermin, Gus Wahid sang pengelola WARTEL menjawab; karena WARKOM ini berada di lngkungan pondok putri, maka mayoritas yang masuk KBU untuk bertelepon adalah santri putri, sesuai kodratnya wanita itu senang bersolek dan memandangi wajahnya, cermin ini saya sediakan agar tanpa terasa si pengguna KBU ini telah menelepon lama karena sambil bersolek.

Ha ha ha,…bisa saja Gus Wahid ini. Kamudian ketika diminta untuk memberikan masukan untuk Telkom mengenai pelayanan yang berhubungan dengan WARKOM lagi-lagi Gus Wahid menjawab dengan enteng; Lho kan sudah jelas KBU saya pasang cermin artinya TELKOM juga sudah saatnya untuk bercermin (baca : introspeksi) agar pelayanan bisa terus ditingkatkan. Demikian Gus Wahid mengakhiri jawabannya sambil meninggikan gulungan sarungnya yang sedikit turun.(AR)

Minggu, 05 September 2010

Asman Security & Safety SBT Tingkatkan Performansi SATPAM


TAHUN 2006


Asman Security & Safety SBT Tingkatkan Performansi SATPAM
Dalam rangka peningkatan disiplin dan performance, maka ASMAN Security & Safety TELKOM SBT, Warsito mengumpulkan para KAPOK Security se Surabaya Metro untuk diberi pengarahan tentang masalah operasional sehari-hari. Mereka diberi pengarahan di halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya, Senin (19/6).
Personel SATPAM yagn terdiri para KAPOK tersebut berjumlah 18 orang mewakili masing-masing STO se Surabaya Metro. SATPAM sebagai salah satu bentuk pengamanan, harus selalu merefresh diri agar selalu disiplin. Warsito berharap agar disiplin dan profesionalitas dapat tetap terjaga, sehingga akan lebih memantapkan peran aktifnya selaku security.
Saya berharap, agar SATPAM selalu menciptakan suasana kondusif di lingkungannya masing-masing, sehingga dapat menjadi pelopor dalam keikutsertaannya memelihara dan meningkatkan keamanan disekitarnya. Tingkatkan terus kemampuan masing-masing individu di lingkungan tugas masing-masing, pintanya.
Kemudian etika profesi harus selalu ditanamkan oleh setiap anggota SATPAM dalam melaksanakan tugasnya. Wujudkan sikap dan perilaku melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat pengguna jasa telekomunikasi dengan senyum yang tulus dan selalu ramah, sehingga citra SATPAM TELKOM menjadi semakin meningkat.

NURSIDIK

TELKOM SBT Peduli Banjir Lumpur Porong Sidoarjo


TAHUN 2006

TELKOM SBT Peduli Banjir Lumpur Porong Sidoarjo

Untuk kesekian kalinya ujian dan musibah melanda saudara kita terakhir adalah Gempa Jogja, dan kali ini saudara kita yang ada disekitar porong mengalami musibah banjir Lumpur panas. TELKOM Surabaya Timur tak membiarkan para korban sedih dan menderita sendiri, maka manajemen hadir di sana untuk memberikan bantuan, hanya sekedar meringan beban mereka, Rabu (21/6).

GM TELKOM SBT, Badriyanto dan para Senior Leaders didampingi Ketua DPD SEKAR TELKOM SBT, Dwi Anggara hadir ke lokasi musibah dan menyerahkan bantuan secara langsung dalam bentuk SEMBAKO : 250 dos mie sedap, 100 bks biscuit, 20 dos susu cair, 6 dos ikan sarden, , 5 karung beras 25 kg, 2 dos minyak, komputer, pesawat Flexihome untuk koneksi internet monitoring / komunikasi POSKO Sarkolak PEMDA.

Banjir Lumpur ini sudah berlangsung selama 24 hari dan menyebabkan para warga terserang penyakit ISPA – Infeksi Saluran Pernafasan, rumah rusak, kegiatan ekonomi terganggu, ribuan buruh pabrik tak bisa bekerja sebab banyak pabrik tak beroperasi, bahkan ada warga yang meninggal dunia. Dampaknya memang cukup luas, bahkan jalan tol Surabaya-Gempol akhirnya pernah ditutup total. Penyebabnya, warga Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, yang menjadi korban musibah banjir lumpur tambang migas Lapindo Brantas, Inc marah.

Jika banjir lumpur belum juga berakhir beberapa hari ke depan, ada kemungkinan terjadi kekurangan gizi pada para balita (bayi di bawah lima tahun) yang mengungsi. Beberapa BUMN sangat peduli terhadap musibah ini. Bahkan untuk mengatasi kekurangan gizi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo mulai bergerak. Kemarin, Dinkes mendistribusikan bahan makanan ke sentra pemukiman di Pasar Porong.

Badri saat menyerahkan SEMBAKO ke warga dan perlengkapan IT ke POSKO Sarkolak Pemda untuk monitoring dan komunikasi, antara lain mengatakan, bahwa pihak PT. TELKOM turut prihatin atas musibah ini, dan berharap upaya untuk menyumbat sumber Lumpur panas segera dapat berhasil sukses, sehingga para warga dapat menjalankan aktivitas seperti sedia kala.

NURSIDIK

Barak Korban Gempa Sudah Rampung Dan Diserahkan SEKAR


TAHUN 2006

Barak Korban Gempa Sudah Rampung Dan Diserahkan SEKAR

Setelah 2 minggu dikerjakan nonstop, maka barak berkapasitas 7 KK (Kepala Keluarga) yang dibangun SEKAR TELKOM didesa Muntuk Banjarharjo-I Kecamatan Dlingo. kini sudah rampung dan diserahkan secara resmi oleh KETUM SEKAR TELKOM, Syinar Budhi Artha didampingi Ketua DPW-IV JATENG, Syahrul Akhyar kepada Pak Tugiman, Ketua RT setempat, Selasa (20/6).

Acara penyerahan ini disaksikan oleh seluruh warga desa mulai anak-anak usia sekolah dasar sampai para orang tua mereka, serta oleh SEKAR TELKOM DPP dan seluruh DPW kecuali DPW-I Sumatra dan DPW-VI Kalimantan. Mereka nampak ceriah sebab memiliki penampungan yang semi permanent, bahkan dapat untuk tempat tinggal permanent. Keceriahan anak-anak nampak ketika meriakkan Yel SEKAR TELKOM sambil mengepalkan tangan kanannya. Ketika diberi kaos baru oleh SEKAR DPW-IV, anak-anak ini langsung memakainya.

Sambutan KETUM SEKAR disampaikan oleh rekan Abi dalam komunikasi bahasa Jawa halus (KETUM/asli Bandung & Ketua DPW-V/ asli Padang tidak menguasai bahasa Jawa), sehingga sambutan diserahkan kepada rekan Abi selaku Ketua-I. Inti sambutan KETUM yang disampaikan rekan Abi, ialah bahwa rumah ini jangan dilihat nilainya, tetapi yang penting dapat mengobati perasaan sedih warga yang ditimpa musibah.

Mari kita bangkit menyongsong hari esok yang lebih baik dengan melakukan aktivitas sehari-hari lagi, ajak Abi kepada Pak RT serta para warga yang keseharian berpenghasilan sebagai petani, menjual hasil pertanian dan pengrajin anyaman bambu. Yang penting kita harus senantiasa berdo’a, tawakkal, mohon ampunanNYA. Kami dari SEKAR TELKOM mohon maaf bila selama 2 minggu lebih berada disini ada tindakan kami yang kurang berkenan, pinta Abi mengakhiri.

Sedangkan Pak Tugiman selaku Ketua RT atas nama warga mengucapkan terimakasih kepada SEKAR TELKOM atas uluran tangan meringankan beban warga terkena musibah gempa. Semoga uluran tangan ini diberikan ikhlas dan semoga dicatat sebagai amal sholeh oleh ALLAH SWT. Kami berdo’a pula semoga SEKAR & PT. TELKOM tetap maju dengan mendapat RidhoNYA. Acara diakhiri dengan penandatangan BA serah terima Barak SEKAR TELKOM.

NURSIDIK

How do I control who can view my blog?

How do I control who can view my blog?

TELKOM SBT Membumikan Speedy Di Surabaya


TAHUN 2006

TELKOM SBT Membumikan Speedy Di Surabaya

Guna Meningkatkan skill SDM dibidang Speedy yang merupakan salah satu New Engine Driver, maka TELKOM SBT mengadakan ONE DAY BIT SPEEDY di Speedy Competence Center, STO Manyar Surabaya Timur, Selasa (20/6). Program yang diikuti oleh 14 SDM ini dibuka secara resmi oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto.

Mengingat prospek bisnis multi media sangat bagus, maka Badri merencanakan agar program BIT ini berkelanjutan dan saat ini sudah direncanakan sebanyak 13 angkatan. Peserta angkatan pertama ini diikuti oleh Koordinator STO dan seluruh regu lapangan. Durasi One Day BIT ini adalah selama 8 jam, yaitu 4 jam teori dan 4 jam praktek install dan trouble shoting Speedy.

Badri meminta agar alumni program ini harus siap pakai, dan yang tak kalah pentingnya ialah harus mampu membumikan SPEEDY di Surabaya Timur Area, sebab awalnya konsumen hanya butuh telepon untuk bicara, tetapi saat ini sudah berkembang menjadi kirim SMS, Data dan Gambar. Ini adalah trend tekonolig ke depan yang saat ini sudah menjamur, bahkan menjadi persaingan sengit diantara para competitor/provider.

Kalau kita tidak mengikuti perkembangan ini, maka kita akan tewas. Kebutuhan konsumen/customer termasuk ekspektasinya juga sudah semakin tinggi melejit. Telkom harus mampu mengantisipasi hal ini, bahkan harus lebih pro aktif dan jemput bola mencari pangsa pasar yang diprediksi semakin BOOMING.

Besarnya pangsa pasar di jalur multi media inilah yang membuat manajemen TELKOM SBT optimis dan selalu ingin meningkatkan skill dan mindset SDM yang menangani, baik yang langsung maupun tidak langsung menanganinya, kendati pangsa pasar yang dikuasai untuk jalur ini masih belum banyak, namun memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan, kuncinya.

NURSIDIK

Prime Customer Dikunjungi, Surprise Bagi PT. Libratama Group


TAHUN 2006

Prime Customer Dikunjungi, Surprise Bagi PT. Libratama Group

Namanya juga Manager Customer Care, jangan heran kalau Manager yang satu ini selalu CARE terhadap para customernya dan selalu konsisten dengan program “Melayani Dengan Cinta”. Gatot Indra adalah orangnya, yang kemarin pada hari Jum’at (16/6) mendatangi Prime Customernya dikawasan Kompleks Ruko Rungkut Megah Raya K3, Surabaya.

Prime Customer tersebut adalah Libratama Group untuk Cabang Surabaya, Saat berkunjung ditemui oleh GM Cabang Surabaya Bapak Iwan setiadi dan Ibu Christine diruang kerjanya. PT Libratama Group bermarkas di Semarang dengan main productnya adalah Chemical and treatment diantaranya semacam cairan pelumas, pembersih untuk perlatan maupun mesin dengan merk Drathon, Prolong dan NEC untuk Thermo tracer, dll.

Bisnis ini pasarnya masih prospective ungkap P Iwan, peluang masuk ke TELKOM pun sudah dijajagi, diantaranya Telkom Pekalongan, Cirebon dan Semarang, saat ini sudah pakai untuk membersihkan peralatan/tools dan contact cleaner seperti di MDF ungkapnya. Dia juga menawarkan kalau TELKOM Surabaya Timur berminat untuk mengikuti jejak TELKOM di DIVRE II & IV yang sudah pakai produknya.

Menanggapi pertanyaan berapa belanja yang diperlukan untuk telekomunikasi, karena perlu untuk kegiatan Sales, marketing, dan Distribusi Supply, Iwan menanggapi lumayan besar karena untuk 3 line telpon eksisting sekitar diatas 2 juta, belum lagi untuk Internet yang konon masih pakai Provider lain, dan "sebagian besar sales yang berjumlah 12 orang hampir sebagian pakai Flexi, karena lumayan efisien" tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Manager Customer Cara SBT menawarkan juga produk Speedy untuk jaringan internetnya, nanti kalau mau trial kita berikan waktu 1 minggu dan paketnya tinggal pilih sesuai kebutuhan. Tawaran ini ditanggapi cukup positif, namun masih menunggu pindah kantor yang baru berjarak 50 meter dan terealisir sekitar Agustus, sehingga nanti perlu bantuan TELKOM juga untuk Pindah nomor, tambah line termasuk juga Speedy.

Apa pernah Complain atau tidak puas dengan layanan kami..? Kalau keluhan layanan hampir tidak ada karena teman-teman Telkom yang kesini (maksudnya AR TELKOM SBT) sudah gampang dikontak sewaktu-waktu kalau perlu. Yang masih ngganjel katanya flexinya masih ada gangguan call drop dibeberapa lokasi dan kadang SMS telat, untuk itu sudah kami sampaikan juga soal penambahan BTS di Surabaya dalam waktu dekat ini, sehingga ketidaknyamanan dalam berkomunikasi dapat segera dikurangi.

Kunjungan ini terus terang membawa surprise bagi Libratama group dan tentunya akan dilaporkan ke Board meeting di Semarang tentang dukungan TELKOM untuk solusi Telekomunikasi, papar Pak Iwan mengakhiri obrolan.
–nursidik-

Sabtu, 04 September 2010

Deputy EGM DIVRE-V Apresiasi Anak Karyawan Yang Ke Amerika

TAHUN 2006

Deputy EGM DIVRE-V Apresiasi Anak Karyawan Yang Ke Amerika

Siapa yang tidak senang dan bangga punya anak terseleksi ke luar negeri, yaitu ke Negara Paman Sam, Amerika. ? Rekan kita bernama Agus Riyantowo bertugas sebagai Supervisor Channel Performance TELKOM SBT anaknya bernama Sella Mushallia akan ke Amerika, terpilih menjadi peserta pertukaran pelajar di sana selama 1 tahun. Setelah mendapat restu dari keluarga, maka untuk menambah AFDHOL, tadi Selasa (18/7) bertemu dengan Deputy EGM, Husni Thamrin untuk berpamitan ke manajemen, sekalian minta dukungan do’a seluruh jajaran TELKOM DIVRE-V.

Dalam kesempatan tersebut Deputy EGM berkenan memberikan bekal berupa do'a restu serta petuah-petuah yang sangat bermanfaat untuk Sella Mushalia yang memang mahir dalam berbahasa Inggris serta cukup memiliki Knowledge, sehingga terpilih sebagai duta bangsa. Disamping itu pertukaran pelajar ini bertujuan agar siswa mampu mengembangkan dirinya dan termotivasi untuk berwawasan global. Deputy EGM mengingatkan tentang kondisi cuaca serta culture masyarakat Amerika, termasuk anak-anak muda Amerika. Yang penting jaga citra Bangsa dan Negara Indonesia.
Petuah Husni memang sangat pas, sebab program pertukaran pelajar ini khusus diperuntukkan bagi kaum muda yang berprestasi, dengan harapan dapat terjalin interaksi yang lebih cepat serta memupuk rasa persaudaran antarbudaya. Program ini tidak hanya mengirim putra-putri Indonesia, tetapi dengan menerima siswa mancanegara menjadi anggota keluarga. Dengan demikian, wawasan semua orang yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung akan lebih luas dan dapat lebih saling menghargai.
Setelah memberikan arahan dan petuah, Deputy EGM dalam kesempatan tersebut juga berkenan memberikan satu buah Laptop sebagai bekal Sella melaksanakan presentasi budaya Indonesia di sana yang penyerahannya akan dilaksanakan kemudian. Pemberian Laptop ini adalah sebagai apresiasi agar dengan bekal seperangkat IT sebagai sarana INFOCOM yang canggih Sella dapat ber e-mail ria dengan keluarga di Indonesia dan yang penting dapat meraih sukses.

NURSIDIK

TELKOM SBT Pecahkan Rekor JATIM Penjualan SPEEDY & NKU Terbaik

TAHUN 2006

TELKOM SBT Pecahkan Rekor JATIM Penjualan SPEEDY & NKU Terbaik

Kemarin kita telah memecahkan rekor dalam penjualan SPEEDY, yaitu per hari mencapai 27 sst, hal ini disebabkan penambahan alat produksi yang sudah okey. Mari kita pertahankan dan tingkatkan, kita akselerasikan sales Speedy ini semoga Always The Best, harap GM TELKOM SBT, Badriyanto usai SKJ di halaman parkir OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Keberhasilan TELKOM SBT ini menyusul dihelatnya kick off SPEEDY & CUSTOMER DAY CAMPAIGN dua hari sebelumnya dengan kegiatan Customer Visit yang meliputi Prime Personal Customer, Personal Customer, Pengelola Wartel serta Warnet. Kick off bukan sekadar seremonial, tetapi benar-benar membuahkan hasil nyata. Strategi sales TELKOM SBT terus dinamis, fleksibel dan selalu dikondisikan dengan perkembangan permintaan pasar.

Prestasi lain menurut Badri adalah, bahwa Mei 2006 kemarin ternyata TELKOM SBT berhasil meraih NKU Terbaik, sedangkan DIVRE-V sendiri berhasil pula meraih NKU terbaik tingkat Nasional. Akselerasi penetrasi dan sales terus dipicu dan dipacu oleh jajaran TELKOM SBT, sehingga diharapkan mampu mengakhiri tahun 2006 yang kurang 1 semester ini dengan sukses.

Untuk Oneday kring kemarin nampaknya semakin seru aja, kata DGM SBT, Sujito yang pagi itu duet bergantian dengan Badriyanto memberikan info kepada seluruh jajaran. ”Hari ini kita mampu tembus 200 sst kring, pokoknya makin seru aja deh..!!”, kata Sujito seraya mengajak agar dipertahankan, sehingga mampu menjadi milestone yang lebih membanggakan.

Khusus masalah Employee Get Customer, Customer Day, Customer Visit, Badri meminta agar kita lebih komunikatif dan lebih dekat lagi dengan para pelanggan, sehingga keberhasilan pencapaian hasil visiting kemarin dapat ditingkatkan. Pelanggan yang PK (Pasang Kembali) ternyata lumayan. Next proses adalah antisipasi membludaknya pelanggan di Plasa Telkom, sebab selain ada yang PK, maka ada juga yang membayar rekening dimana diperkirakan mencapai puncaknya pada tanggal 19 dan 20.

NURSIDIK

DGM SBT Serahkan Hadiah TV Kepada Pemenang Lomba Dinas

TAHUN 2006

DGM SBT Serahkan Hadiah TV Kepada Pemenang Lomba Dinas

Lomba Dinas Jarakses Tingkat KANDATEL SBT yang telah dihelat selama 2 hari di STO Manyar telah selesai pada hari Kamis (15/6) jam 10 malam dan telah ditutup secara resmi oleh DGM TELKOM SBT, Sujito dihadiri oleh beberapa Senior Leaders. Para pemenang langsung diumumkan dan hadiah berupa 6 buah TV SHARP juga langsung diserahkan oleh Sujito malam itu juga.

Sujito dalam sambutan penutupan, antara lain mengatakan, bahwa lomba dinas Jarakses ini dipicu oleh kebutuhan untuk meningkatkan daya saing SDM, yaitu para teknisi ahli Jarakses. Pada lomba ini, kompetensi kita diuji. Apalagi di era yang serba kompetitif saat ini, maka SDM mau tak mau harus selalu meningkatkan daya saingnya.

Manajemen selalu berupaya meningkatkan kompetensi SDM dari berbagai jalur aktivitas, serta menyasar dimensi SDM sebagai assets yang berpotensi luar biasa dalam menggerakkan roda organisasi yang dihadapkan pada persaingan yang maha dahsyat. Dengan lomba kedinasan semacam ini, kita akan selalu meng-update ketrampilan kita sesuai dengan perkembangan teknologi dengan segala inovasi terkininya.

Adapun para pemenangnya adalah : Juara-I KAT pasangan Adi/Yustrianto, Juara-II pasangan Sukasno/Masrum, Juara-III pasangan Harso/Mujiono. Juara-I KAF pasangan Suluh/Subiyantoro, Juara-II pasangan Abdullah/Edi Susilo (hanya Juara-I dan II saja). Juara-I KAR pasangan Eddy RS/Yoyok.W (hanya Juara-I saja). Selamat ke kompetisi berikutnya tingkat DIVRE-V dan tingkat Nasional, rebutkan hadiah tiket ke LN !

NURSIDIK

Dari Lomba Jarakses SBT, Terkuak Kekurangan Tenaga RAN

TAHUN 2006

Dari Lomba Jarakses SBT, Terkuak Kekurangan Tenaga RAN

Lomba kedinasan Jaringan Akses yang digelar oleh TELKOM SBT selama 2 hari mulai Rabu sampai Kamis (15/6) di JCC STO Manyar Surabaya, ternyata selain mampu menghasilkan tangan-tangan trampil dan ahli dibidangnya, juga mampu mengidentifikasi betapa sedikit/langka tenaga ahli dibidang KAR (Kabel Akses Radior) atau RAN (Radio Access Network), sebab peserta lomba yang berminat dibidang ini hanya 4 orang saja.

Reporter yang hadir pada lomba hari kedua atau terakhir ini melihat hanya ada 3 jenis Jarakses yang dilombakan, yaitu KAR (Radio), KAF (Fibre) dan KAT (Tembaga). Peserta KAR hanya 4 orang yang dibagi 2 group. Peserta KAF ada 6 orang yang dibagi 3 group dan peserta KAT adalah yang paling banyak, yaitu 16 orang dan dibagi kedalam 8 group.

Untuk KAR yang dilombakan adalah teori dan cerdas cermat, untuk KAF cerdas cermat dan praktek, untuk KAT sama, yaitu cerdas cermat dan praktek. Durasi waktu yang paling lama adalah lomba praktek KAT, yaitu penyambungan kabel, sebab memang paling banyak pesertanya, dimana setiap group memakan waktu 4 jam.

GM SBT, Badriyanto saat membuka secara resmi sehari sebelumnya memang sudah meminta agar untuk KAT tanpa menggunakan tenda, jadi biar saja dibawah terik matahari kota Surabaya yang menyengat. Hal ini dimaksudkan agar para peserta benar-benar seolah bekerja seperti jam kerja biasanya, sehingga mampu menghasilkan yang terbaik.

NURSIDIK

GM TELKOM SBT Menyayang Pelanggan, Kunjungi Warnet BARETTA

TAHUN 2006

GM TELKOM SBT Menyayang Pelanggan, Kunjungi Warnet BARETTA

Siapa sih yang nggak sayang sama pelanggannnya, terlebih di era persaingan yang semakin ganas saat ini ? Tentu semua menyayanginya, bahkan mempertahankan agar tidak pindah ke pesaing. Untuk menyayangi pelanggan, GM TELKOM SBT, Badriyanto pada hari Rabu (14/6) telah berkunjung sebuah Warnet ‘gemuk’ milik Pak Komara, yaitu “WARNET BARETTA” beralamat di Jln. Bratang Gede 105, Surabaya.

Dalam persaingan, maka barangsiapa yang memenangkan pelanggan, berarti dialah yang memenangkan persaingan. Hal inilah yang menjadi pemicu GM untuk selalu berusaha mendekati pelanggannya. Warnet BARETTA ini memiliki 23 unit computer dengan fasilitas internet menggunakan Speedy Broadband Access, dan memiliki 2 modem.

GM menanyakan soal keluhan selama ini yang pernah dirasakan perihal pelayanan PT. TELKOM, yang dijawabnya bahwa secara umum tidak ada keluhan yang berarti, bahwa pihak pemilik Warnet sama sekali tidak pernah mengajukan pengaduan kerusakan atau gangguan, artinya selama ini baik-baik saja. Hanya saja kalau bisa ditambah modem agar mampu meningkatkan layanan kepada pengguna internet yang setiap harinya tidak pernah sepi pengunjung.

GM juga berkesempatan dialog dengan para pengunjung soal koneksi internet yang dijawab pengunjung, bahwa koneksi dengan Speedy sangat cepat, walau ada delay time itu adalah wajar, ketimbang selain Speedy. Mas lagi browsing apa ?, Tanya Badri. Saya sedang DOWNLOAD program anti virus terbaru, dan program atau aplikasi terbaru lainnya. Untuk dijual lagi, ya ? Tanya Badri. Yang ditanyapun senyum saja, sambil membenahi Flash Disk di CPU. Syukur banget deh ada speedy, download cepat. Untuk bisnis lagi…!!! potong Badri cepat sambil mengimbangi senyum sang pengunjung.

NURSIDIK

GM SBT Buka Lomba Dinas Jarakses, Agar SDM Lebih Trampil

TAHUN 2006

GM SBT Buka Lomba Dinas Jarakses, Agar SDM Lebih Trampil

Bertempat di JCC (Jawara Competence Center) STO Manyar Surabaya, GM TELKOM SBT Badriyanto telah membuka secara resmi Lomba Dinas Jarakses, Rabu (14/6). Pembukaan Lomba yang dihadiri oleh 2 Manager Opakses dan Harakses ini dihadiri pula oleh seluruh peserta dari DATEL SBT, CATEL SDA, CATEL MR dan CATEL JG yang keseluruhan peserta lomba berjumlah 26 orang.

Badri meminta agar seluruh peserta selalu menjadi atau memiliki mental juara, sebab lomba ini merupakan seleksi awal untuk kemudian akan dilombakan di tingkat DIVRE dan tingkat nasional. Kalau ingin tiket ke luar negeri, maka jadilah mental juara, sebab para pemenangnya akan mendapat hadiah tiket ke luar negeri, katanya.

Saya yakin, bahwa para peserta adalah bermental juara semua dan dapat diandalkan seperti perlombaan tahun-tahun sebelumnya. Jadi dedikasikan keahlian kalian dalam lomba kedinasan ini ! Dalam lomba kedinasan ini ada TEORI dan PRAKTEK yang masing-masing punya bobot nilai tersendiri. Kerjakan dengan baik dan tenang, jangan grogi, pinta Badri.

Teknologi selalu berkembang sesuai dengan eranya. Era yang kita masuki sekarang adalah era broadband akses, jadi JAWARAnya adalah JAWARA BROADBAND AKSES. Kita harus selalu meningkatkan ketrampilan kita sesuai dengan perkembangan teknologi telekomunikasi setiap saat, loma kedinasa ini adalah satu medianya. Apalagi assets Akses saat ini memiliki porsi paling besar yang harus dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan kompetensi kita dan PPJT.

NURSIDIK

Manager Naik Tiang, GM SBT Ke RK Untuk Labelisasi Layanan Broadband Siap Jual !


TAHUN 2006

Manager Naik Tiang, GM SBT Ke RK Untuk Labelisasi Layanan Broadband Siap Jual !

Seluruh resources dikerahkan untuk melakukan aktivitas JUAL, JUAL dan JUAL !!! Tak terkecuali para Senior Leaders TELKOM SBT memberikan support langsung turun ke lapangan. Dua Manager naik tiang telepon ke DP, sedangkan GM mendatangi RK (Rumah Kabel), Rabu (14/6) di lokasi STO Manyar dan STO Gubeng untuk melakukan LABELISASI “BROADBAND SUPPORT”, artinya bahwa untuk lokasi sekitar DP dan RK tersebut sudah ada fasilitas broadband akses, sehingga layanan SPEEDY dikatakan AVAILABLE atau READY TO SERVE !!!

Strategi labelisasi ini dilakukan oleh manajemen TELKOM SBT, agar para konsumen tak ragu-ragu untuk mengajukan aplikasi pasang baru fasilitas SPEEDY di rumahnya. Para konsumen atau pelanggan cukup melihat laber yang informative diharapkan sudah mengerti kalau di lokasi tersebut tersedia jaringan broadband akses untuk SPEEDY.

Speedy harus dikampanyekan dan di blow-up. Kesiapan Akses Broadband dilakukan untuk mendukung percepatan penetrasi dan layanan produk Speedy. Selain kegiatan labelisasi di cabinet atau RK, juga sebelumnya dilakukan identifikasi pemetaan alat produksi. Agar data selalu akurat demi kepuasan calon pelanggan yang bakal pasang baru, maka dilakukan pula kegiatan validasi data akses broadband, serta pengukuran rutin jaringan akses broadband.

Beberapa New Ideas dalam aktivitas JUAL, JUAL dan JUAL ini selalu diakomodir oleh menajemen secara dinamis dan proporsional. Apalagi lagi new ideas tersebut sebenarnya merupakan informasi dan merupakan sebagian dari pada inspirasi untuk menetapkan strategi marketing. Setiap new ideas dan information yang mengarah ke strategi marketing selalu di develop oleh manajemen TELKOM SBT. Hasilnya adalah : Labelisasi & Customer Day !

NURSIDIK

Rohadiyanto Lakukan Customer Visit, 4 Pelanggan Ceriah & Welcome, 6 Lainnya Biasa Saja

TAHUN 2006

Rohadiyanto Lakukan Customer Visit, 4 Pelanggan Ceriah & Welcome, 6 Lainnya Biasa Saja

Hari Rabu sebagai Customer Day yang ditetapkan oleh manajemen TELKOM SBT disambut dengan tindakan nyata oleh seluruh jajaran secara serentak. Pada hari itu juga, Rabu (14/6) dengan didukung SDM mitra, seluruh SDM organik melakukan Customer Visit. Target kunjungan setiap SDM ada yang 8 pelanggan atau 8 alamat, ada pula yang 10 alamat. Hampir setiap sudut kota Surabaya Metro hari itu juga dijelajah.

Boleh dibilang, bahwa kantor SBT (termasuk CATEL-CATEL) hari itu sepi, sebab semua pada keluar mengunjungi pelanggan, termasuk para Senior Leaders semua ada di lapangan, ada di rumah pelanggan. Yang tidak sepi adalah loket-loket pelayanan, sebab para petugas harus selalu stand by dan tetap senyum memberikan layanan primanya, sehingga kepuasan pelanggan paling tidak dapat di maintain agar tetap mempercayakan untuk tetap menggunakan produk Telkom saja.

Kisah rekan Rohadiyanto (Yanto) ketika mendapat target 10 alamat, hari itu juga tuntas. Semua alamat ada di Kelurahan Dr. Sutomo, tepatnya di alamat Jln. Kupang Segunting. 10 pelanggan ini menunggak semua, tugas SDM adalah mengingatkan, merentesi agar tidak ada cabutan. Seandainya seluruh pelanggan seperti 4 orang yang saya kunjungi, maka program ECR (Employee Customer Retention) dalam Customer Day ini pasti sukses, kata Yanto di ruang kerjanya sambil menyusun laporan hasil Customer Visit !

Bapak dari TELKOM, ya...?Wah, maaf Pak..saya memang belum bayar,.....apa mau saya bayar sekarang juga, Pak, disini saja ya Pak,.....dsb.... Itulah sepenggal ucapan jawaban Customer kita saat dikunjungi rekan Yanto. Mereka yang sangat welcome sekali berjumlah 4 orang, yang 6 orang lainnya biasa saja alias dingin, kata Yanto.

NURSIDIK

TELKOM SBT Kampanye SPEEDY & Customer Day !


TAHUN 2006

TELKOM SBT Kampanye SPEEDY & Customer Day !

Genderang perang untuk mengkampanyekan produk Speedy dan meretensi pelanggan telah ditabuh oleh jajaran TELKOM SBT dalam bentuk apel pagi, Rabu (14/6) di halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya. Kampanye ini didukung oleh kekuatan penuh jajaran TELKOM SBT dan Mitra berkualitas, handal, terpercaya.

GM TELKOM SBT, Badriyanto dalam pidatonya, antara lain mengatakan, bahwa di era kompetisi sekarang ini, maka akan sering terjadi perebutan pelanggan diantara para kompetitor. Jadi mari kita pertahankan pelanggan kita jangan sampai lari. Hari ini kita Kick Off Program Kampanye Speedy dan Customer Day dengan harapan pelanggan kita terus bertambah, tidak lari.

Program “Customer Day dan Kampanye Kesiapan Akses Broadband” dilatarbelakangi dari keinginan untuk memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan, mengingat status pelanggan saat ini merupakan asset yang perlu “dirawat dan dikembangkan”, sehingga sasaran perusahaan tercapai atau terwujud.

Upaya ini memerlukan komitment dan kerjasama seluruh jajaran dalam upaya memberikan layanan terbaik kepada pelanggan yang notabene adalah RAJA. Mari kita proaktif mendukung tercapainya sasaran kinerja perusahaan yaitu C3MR melalui program ECR atau Employee Care Retention. Program Customer Day yang diikuti oleh seluruh kekuatan penuh ini akan menyasar pelanggan dengan kategori : Personal Customer, Prime Personal Customer, Pengelola Wartel dan Warnet.

NURSIDIK

Kick Off "Customer day and Campaign Speedy"


TAHUN 2006

Kick Off "Customer day and Campaign Speedy"

Kick Off "Customer day and Campaign Speedy" telah dilaksanakan Rabu (14/6) di Kancatel Mojokerto dengan menggelar apel yang diikuti seluruh komponen Catel Mojokerto. Kegiatan yang menandai pelaksanaan kunjungan berkelanjutan setiap Rabu minggu pertama dan minggu ke empat itu pagi tadi memberangkatkan 4 regu sarana roda 4. Kunjungan ini bertujuan diantaranya Customer Win back berupa penawaran Pasang Kembali (PK) , Customer Retention dan Service Quality Improvement untuk kebutuhan layanan broadband.

Dalam kata sambutannya dihadapan seluruh pasukan, Arif mengatakan bahwa ini moment yang tepat untuk meningkatkan segala bentuk layanan Telkom, karena selama kita masih bisa terus memberikan yang terbaik Insyallah pelanggan kita tidak akan lari ke kompetitor. Setelah kegiatan apel pagi dilanjutkan dengan pelepasan regu yang tergabung dalam kegiatan Customer Day.

”Tendangan Pertama” Arif

Selang beberapa saat setelah pelaksanaan apel, Arif Irfansah langsung melaksanakan “Tendangan pertama” pada 3 perusahaan besar, adalah PT. Plastindo Pratama, PT. Indo Karisma Agung Sentosa (IKASA). Keluhan berupa sulit menghubungi beberapa nomor ke Jakarta dan sulitnya menghubungi Negara Rumania yang diutarakan pelanggan Plastindo, langsung ditindaklanjuti Arif dan rekan-rekan UPNA MR dan clear saat itu juga.

Ari kunjungan ke PT. IKASA, Arif mendapat sanjungan karena selama menjadi pelanggan Telkom tidak pernah ada gangguan, dan Pak Anggi sebagai wakil perusahaan yang bergerak dalam bidang trafo lampu pijar itu juga menyampaikan terimakasih atas layanan yang telah diberikan oleh PT Telkom. Kunjungan ini disertai dengan pengisian kuisioner dan pemberian souvenir yang intinya harapan dan apa yang telah dirasakan dalam pelayanan Telkom selama ini.
***Nanang Kristyo M***

Orang Nomor “Wachid” Di TELKOM SBT Working Around Ke Plasa Telkom Demi Pelanggan

TAHUN 2006

Orang Nomor “Wachid” Di TELKOM SBT Working Around Ke Plasa Telkom Demi Pelanggan

Dengan “working around”, maka “basic information” akan didapat secara langsung dari sumbernya, yang akhirnya diketemukan “important considerations and solve the problems”, demi mempertahankan pelanggan. Hal inilah yang dilakukan GM TELKOM SBT, Badriyanto ke Plasa Telkom Dinoyo, salah satu Plasa Telkom terbesar yang berlokasi di Jln. Dinoyo 48, Surabaya, Selasa (13/6).

Baik Customer, maupun Petugas Plasa Telkom tak lepas dari wawancara orang nomor satu di TELKOM SBT ini. Bapak lagi bayar telepon, ya Pak ? Tanya Badri. Oh,…tidak, saya sedang ingin pasang kembali (PK) telepon saya, jawabnya singkat. Nah, terkuak, bahwa dengan banyak cabutan, ternyata ada yang ingin melakukan PK. Ini harus dapat kita antisipasi dengan membludaknya pembayaran rekening telepon yang biasa terjadi pada tanggal 19 dan 20 setiap bulannya.

Badri juga bertanya kepada beberapa petugas Plasa Telkom soal nomor antrian yang tersistem apakah berjalan tertib, juga soal rata-rata durasi pelayanan kepada setiap pelanggan, antisipasi jika pembayar rekening membludak. Badri juga memasuki Ruang Recovery yang didedikasikan untuk Sang Raja, yaitu Customer. Papan Informasi di Plasa Telkom juga dicek, apakah cukup informatif, apakah ada yang kadaluarsa dan sebagainya.

Banyak keuntungan yang didapat dari working around, walau terkadang hanya sekadar say hello saja, namun akan memiliki value yang positif, baik bagi pelanggan, maupun bagi petugas. Ini adalah salah satu style dari seorang Leader yang antisipatif terhadap kondisi yang semakin kompetitif. Hal yang semula tidak diketahui, maka dengan working around menjadi tahu. Hal-hal yang perlu koordinasi, maka akan dikoordinasikan dengan para Senior Leaders di forum tersendiri.

NURSIDIK

GM TELKOM SBT Lakukan TURBA, Cek Kondisi TELUM


TAHUN 2006

GM TELKOM SBT Lakukan TURBA, Cek Kondisi TELUM

Mengingat Telepon Umum merupakan sarana untuk membantu warga yang tidak memiliki fasilitas telekomunikasi, maka kehandalannya perlu senantiasa dicek, apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak, kondisinya layak atau tidak. Selain itu, TELUM juga mencerminkan wajah TELKOM, sehingga akan membawa citra bagi perusahaan. GM TELKOM SBT, Badriyanto langsung TURBA (Turun Kebawah : Red.), yaitu mengecek kondisi TELUM ke lapangan pada hari Selasa (13/6).

Masalah citra di era persaingan saat ini sangat mempengaruhi reputasi perusahaan yang akan menguntungkan kompetitor. Tiada pilihan lain bagi Badri untuk turun langsung mendatangi salah satu shelter sebagai sampling. Satu persatu diangkatnya gagang telepon yang berlokasi di Jln. Dinoyo 48, Surabaya. Sebagian berfungsi baik dan sebagian tidak. Seketika itu juga Badri langsung call ke unit kerja yang menangani TELUM untuk datang ke lokasi TELUM dimaksud. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, maka petugas datang.

Lokasi shelter TELUM yang didatangi Badri sangat strategis, sehingga diharapkan kehandalan FASTELUM ini selalu dalam kondisi prima, agar selain memberikan tambahan revenue, juga akan memberikan citra yang baik di mata masyarakat. TELUM merupakan salah satu cermin layanan TELKOM kepada pengguna jasa, yaitu masyarakat, jadi layanan umum ini harus ditingkatkan demi kepentingan KONSUMEN. Hal ini selaras dengan program GCC, Good Corporate Citizenship.

NURSIDIK

DGM TELKOM SBT Di Sidoarjo “Oneday Clear For SPEEDY”


TAHUN 2006

DGM TELKOM SBT Di Sidoarjo “Oneday Clear For SPEEDY”

Seluruh Senior Leaders TELKOM SBT selalu “membaca” gelagat competitor di era persaingan yang semakin ganas, lantas mereka berpencar ke segala penjuru Surabaya Metro Area, tak terkecuali DGM TELKOM SBT, Sudjito yang pada hari Selasa (13/6) bertandang ke TELKOM Sidoarjo mengumpulkan para SALES FORCES untuk memberi briefing tentang strategi sales TELKOM SBT.

Kehadiran Sujito di Aula Telkom Sidoarjo disambut hangat oleh Sang JM Tri Agung dan seluruh jajarannya, termasuk para pasukan marketer yang tergabung dalam SALES FORCES. Tri Agung dalam sambutannya, mengajak para tenaga SALES untuk lebih proaktif dan menyerang agar pemasaran mampu meraih pangsa pasar sebanyak-banyak. Manajemen siap mendukung dan mensolusikan segala rintangan di “medan perang”, katanya.

Sementara itu, Sujito yang lebih banyak memberikan masalah kebijakan manajemen soal pemasaran beserta kiat-kiatnya, antara lain mengatakan, bahwa New Engine Driver SPEEDY telah siap dipasarkan di kawasan “kota udang” Sidoarjo, promo telah dilakukan dengan baik, mari kita BOOMING-kan New Engine Driver ini. Pergerakan kita harus lebih cepat dari competitor, kalau tidak tentu pangsa pasar akan dikuasai terlebih dahulu.

Untuk SPEEDY kita sepakati ONEDAY CLEAR selama jaringan layak. Seluruh sumber daya harus mampu mengantisipasi setiap pergerakan competitor dan yang penting pertahankan pelanggan yang sudah ada, sebab mereka adalah assets kita membuat kita powerfull, dan terus eksis. Pelanggan adalah Raja yang memiliki power luar biasa, jadi harus kita maintain dengan sebaik-baiknya, sentuh hatinya, layani dengan penuh kasih sayang.

NURSIDIK

Ucapan Selamat GM SBT Kepada Walikota Madya Surabaya


TAHUN 2006

Ucapan Selamat GM SBT Kepada Walikota Madya Surabaya

Penghargaan Presiden Republik Indonesia berupa ANUGERAH ADIPURA 2006 kepada KOTA SURABAYA sebagai kota terbaik dalam pengelolaan lingkungan perkotaan untuk kategori kota metropolitan telah diarak keliling oleh Walikota Madya Surabaya, Bambang DH mulai dari Bandara Internasional JUANDA SURABAYA hingga ke Kantor PEMKOT Surabaya, Selasa (13/6).

Setibanya di Kantor PEMKOT, Bambang DH disambut oleh para Pimpinan Instansi Pemerintah dan swasta, ABRI, DPRD, Tokoh Masyarakat, LSM dan Pimpinan BUMN termasuk TELKOM DIVRE-V Jawa Timur. GM SBT, Badriyanto yang diminta EGM DIVRE-V untuk mewakilinya, pagi itu langsung bersalaman dengan Walikota memberi ucapan selamat.

Kontribusi BUMN atas diraihnya Anugerah Adipura 2006 ini memang cukup lumayan. TELKOM sendiri selama ini selalu bersinergi dengan Pemda untuk program Peduli Lingkungannya, antara lain Penghijauan Kota, Renovasi Taman Umum, Kebersihan FASTELUM, dan lain-lain. Tak heran kalau para Pimpinan BUMN ini diundang di Balai Kota yang berdiri gagah di jantung kota Surabaya saat tibanya Anugerah tersebut.

Walikota dalam sambutan singkatnya, antara lain mengatakan, bahwa Anugerah ini berkat kerja keras dan cerdas seluruh warga kota Surabaya termasuk Instansi Pemerintah, Swasta BUMN dan ABRI, sehingga Kota ”Pahlawan” ini dinilai oleh Dewan Juri ”GREEN & CLEAN” dan pantas mendapat Penghargaan Adipura. Mari kita sama-sama pertahankan kebersihan dan keindahan kota ini, sebab kalau tidak, maka akan dicabut kembali Anugerah ADIPURA ini.

NURSIDIK

(( M E L E D A K )) : Bisnis Pulsa HP jadi Primadona di Indonesia


TAHUN 2006

• Minggu, 11/06/2006 00:38
(( M E L E D A K )) : Bisnis Pulsa HP jadi Primadona di Indonesia
Punya HP ? Kami punya cara cerdik untuk anda. Jangan biarkan Handphone anda menguras dompet anda. Bikin handphone anda Bekerja dan menghasilkan Uang Ratusan Juta. Jalankan Bisnis Pulsa berikut ini. Anda pasti Tertawa senang.
Dapat DUIT banyak dari HP Anda
Raja Prepaid Hadir di Indonesia

Kebanyakan orang membeli pulsa hp dimana mana tempat. Padahal kalau dipikirkan dengan bijaksana. Beli pulsa hp pakai uang dan terkadang sampai menguras dompet anda. Pulsa anda habis untuk sms dan telpon saja. Kapan nabungnya kalau begini terus ?

Orang Pintar pasti ada cara pintar untuk mengisi Pulsa HP. Yaitu dengan cara menjalankan Bisnis Pulsa HP tersebut. Ada 5 alasan penting anda harus segera berbisnis Pulsa HP :
1. Berbisnis pulsa HP sangat mudah sekali, semudah anda ber sms. Anda bisa menggunakan HP anda untuk bekerja menghasilkan Uang ratusan juta rupiah.

2. Bisnis pulsa hp bisa anda jalankan kapan saja dimana saja. Dari Kantor saat anda bekerja bisa. Dari Rumah saat anda Santai bisa. Dari Mall saat anda jalan jalanpun bisa.

3. Tidak mengganggu pekerjaan atau rutinitas anda. Justru menambah semangat anda untuk beraktifitas. Makin semangat untuk sms dan bertelepon.
4. Pangsa Pasar sangat besar sekali. Sekarang harga HP makin murah, berarti makin banyak orang yang mampu membelinya dan semakin banyak pulsa hp yang dibutuhkan.

5. Modal untuk berbisnis pulsa HP cukup terjangkau. Hanya perlu modal uang Rp.300.000 sampai Rp.800.000 saja.

KABAR MENYENANGKAN
Saat ini ada Perusahaan Besar bisnis Pulsa HP dari Negeri jiran Malaysia yaitu Raja Prepaid sedang ekspansi membuka bisnis di Indonesia.

RAJA PRE PAID INDONESIA
Pada tanggal 14 Juni 2007 akan dibuka kantornya di Jakarta. Anda bisa bergabung di bisnis Pulsa Raja Prepaid di awal pembukaan bisnis ini. Pergunakan waktu dan kesempatan emas ini sebaik mungkin.

Ada 40 Juta pemakai handphone di Indonesia dan setiap tahun terus bertambah. Kami mengajak anda semua yang sekarang memiliki Handphone untuk bergabung di Bisnis Pulsa Raja Prepaid.

Ingin Sukses di awal bulan Juli 2007 ?

Bergabunglah bisnis Raja Prepaid. Gunakan HP anda bekerja dan menghasilkan Uang Puluhan Juta Rupiah.

Team Group kami berkembang sangat pesat di seluruh Indonesia. Kami akan senang membantu anda sukses cepat di bisnis ini.

Silahkan DAFTAR GRATIS melalui link dibawah ini :

Raja Prepaid Team Indonesia

Lalu baca email balasan dari kami. Kunci Posisi Anda Secepatnya. Bisnis Pulsa HP ini sangat terjangkau dan tidak mahal. Cukup modal Rp.300.000 atau Rp.810.000 saja.

Dicari Team Leader di Kota :

JAKARTA BEKASI TANGERANG BANDUNG SEMARANG JOGJAKARTA SURABAYA MALANG DENPASAR MAKASSAR SAMARINDA PONTIANAK PALANGKARAYA BANJARMASIN GORONTALO MANADO JAYAPURA JAMBI PALEMBANG PADANG PEKANBARU BANDA ACEH

Marketing Sidoarjo Gelar Promo Speedy Di GIANT Hypermarket & SUNCITY FAIR


TAHUN 2006

Marketing Sidoarjo Gelar Promo Speedy Di GIANT Hypermarket & SUNCITY FAIR

Koneksi superfantastis, super high speed, yaitu Speedy yang merupakan New Engine Driver terus merambah beberapa pasar di Area TELKOM Sidoarjo. Kini produk penembus ‘dunia maya’ ini menggelar promo di GIANT Hypermarket & SUNCITY FAIR Sidoarjo selama 10 hari, mulai 10 hingga 20 Juni 2006. Jajaran TELKOM Sidoarjo ingin melibas target secara nyata, bukan maya.

Para teknisi mempersiapkan jaringan dengan matang, sedangkankan pihak Marketing mempersiapkan materi promosi secara komplit, mulai deskripsi pengenalan produk kepada masyarakat, sampai sales counter service. Segmentasi Hypermarket dibidik secara tepat, kreatif dan inovatif yang memang merupakan salah satu strategi pemasaran.

Target market di Hypermarket oleh jajaran Marketing sengaja dipilih, sebab merupakan pusat pertokoan, entertainment dan bisnis. Target Market ini sesuai dengan market size, market growth yang diharapkan, competitive advantages, serta situasi kompetitif. Diharapkan eksistensi produk SPEEDY benar-benar memasyarakat. Daily information selama 10 hari promo diharapkan maksimal dan optimal, apalagi ada custom pricing sesuai dengan jenis Product Packages, yaitu paket limited dan paket unlimited.

10 hari adalah waktu yang cukup memadai untuk memasarkan produk di pusat-pusat keramaian tempat bertemunya penjual dan pembeli, seperti di GIANT Hypermarket dan SUNCITY Fair. Seluruh Informasi tentang Speedy digelar dalam Help Desk Information & Promo, sehingga Media Promo ini benar-benar diorganisasikan dan dimanage secara professional oleh jajaran TELKOM Sidoarjo. Sales material, promo items, promo kits dan promo contents siap untuk mengincar dan melahap pelanggan baru di kota udang, Sidoarjo,….SELAMAT BERPROMO-RIA & SUKSES SELALU …!!!!!

NURSIDIK

GM SBT :”Semoga RUPS Akhir Juni 2006 Berjalan Lancar”


TAHUN 2006

GM SBT :”Semoga RUPS Akhir Juni 2006 Berjalan Lancar”.

Rekan-rekan semua yang saya banggakan, sehubungan dengan rencana RUPS PT. TELKOM di Jakarta yang akan dilaksanakan pada akhir Juni ini, maka marilah kita senantiasa berdo’a semoga RUPS tersebut berjalan lancar. Demikian pinta GM SBT, Badriyanto pada kesempatan usai senam pagi SKJ di halaman parkir OPMC SBT, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

RUPS baru bisa dilaksanakan pada akhir Juni 2006 sebab ada keterlambatan laporan keuangan. dari laporan keuangan tersebut terlihat, bahwa revenue growt PT. TELKOM mengalami pertumbuhan yang bagus. Hal ini sesuai dengan laporan bursa efek, terutama untuk bisnis seluler sebesar 40 %, tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Badri juga menginformasikan, bahwa mulai hari selama 10 hari akan dilakukan audit COSO SOA oleh IAG untuk level transaksi, yaitu masalah bisnis proses yang berfokus pada remediasi-I perioden 1 Januari 2006 – 31 Maret 2006. Auditor akan melihat ketaatan kita terhadap aturan yang ada.

Masalah efisiensi dan efektifitas bisnis proses juga akan dilihat, apakah sudah berjalan dengan baik dan akan mengukur sejauhmana terjadi fraud. Laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu merupakan salah satu tujuan kenapa dilakukan audit ini. Internal Control sudah merupakan kebutuhan manajemen perusahaan guna mengontrol pengelolaan sumber daya yang dipercayakan oleh stake holder kepadanya sehingga dapat dipertanggung-jawabkan penggunaan dan hasilnya.

Sementara itu, Deputy GM SBT juga menginformasikan hal yang masih aktual, yaitu masalah cabutan. Seluruh efforts dari SDM dalam program ECR (Employee Care Retention) akan selalu diberi apresiasi oleh manajemen, oleh karena itu manajemen akan terus dan konsisten meluncurkan program ECR ini agar dapat mengurangi cabutan pelanggan, demi eksistensi perusahaan.

NURSIDIK

Keuangan & Marketing TELKOM SBT Diaudit Tim IAG COSO SOA


TAHUN 2006

Keuangan & Marketing TELKOM SBT Diaudit Tim IAG COSO SOA

Secara instant !, usai opening meeting, Jum’at (9/6), maka tim Auditor IAG perihal COSO SOA DIVRE-V langsung melakukan tugasnya. Sejumlah 14 orang tim menyebar ke beberapa lokasi unit kerja di lingkungan TELKOM SBT hari itu juga. Mereka mengecek ketaatan TELKOM SBT terhadap aturan sesuai dengan bisnis proses.

Efektifitas Internal Control mulai dari rancangan sampai dengan implementasi dilakukan pengujian. Tim tak hanya menguji ketaatan jajaran TELKOM SBT, tetapi mereka juga melakukan review serta direncanakan akan melakukan rekomendasi perbaikan. Hasil SELF ASESSMENT INTERNAL yang pernah dilakukan TELKOM SBT juga ditanyakan.

Dalam COSO SOA ada pasal-pasal yang penting dijelaskan oleh para Auditor, yaitu pasal 302 (mengharuskan sertifikasi/pernyataan efektivitas internal control laporan keuangan oleh DIRUT dan DIRKUG triwulanan), 404 (mengharuskan adanya pertanggung jawaban manajemen terhadap I/C yang berkaitan dengan Laporan keuangan tahunan dan opini oleh Auditor), dan 906 (sertifiaksi tidak seseuai akan didenda atau hukuman kurungan).

Ruang lingkup audit adalah : Entitas, IT-GEN CON, dan Transaksional. Periode yang diaudit adalah masa 1 Januari 2006 hingga 31 Maret 2006. Sedangkan untuk ruang lingkup audit transaksional sendiri meliputi : siklus pendapatan, beban, aktiva tetap, perbendaharaan, perpajakan, persediaan, laporan keuangan. Tim melakukan audit dengan cara interview dan klarifikasi, serta konfirmasi.

Tim juga mengevaluasi efektivitas design flowchart, identifikasi pengendalian, evaluasi efektivitas pengendalian di lapangan. Melihat sampai sejauh mana bisnis proses dilaksanakan dengan baik dan benar, dimaksudkan untuk mengetahui potensi yang dapat menimbulkan kesalahan, misalnya : resiko keuangan jika salah saji.

NURSIDIK

IAG Mengaudit COSO SOA TELKOM SBT Hari Ini


TAHUN 2006

IAG Mengaudit COSO SOA TELKOM SBT Hari Ini

Mulai hari ini, Jum’at (9/6) Auditor IAG RO-5 mulai melakukan tugasnya di TELKOM SBT hingga tanggal 20 Juni 2006. Opening meeting yang dihadiri para Senior Leaders SBT dan Auditor IAG yang Full Team telah dilakukan di Gedung OPMC Ruang C2U Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Dalam opening speech nya, GM SBT, Badriyanto tak lupa mengucapkan selamat datang kepada Tim IAG yang berjumlah 14 orang, sedangkan sebagai Team Leader Auditor COSO SOA DIVRE-V adalah Sahardi Reningtyas. Kemudian Badri mempresentasikan Business Overview TELKOM SBT dengan outline : Business Profile SBT dan Implementasi SOA 404 TELKOM SBT.

Presentasi Badri ini merupakan masukan awal bagi para Auditor sebelum melaksanakan tugasnya, sehingga dapat memperlancar aktivitas auditing. Telkom SBT yang memiliki luas area layanan 2.342 km2 dengan jumlah penduduk 4.301 juta jiwa ini, menurut Badri sangat prospektif, walau harus compete dengan new provider selaku competitor. Apalagi SDM yang dimiliki berjumlah 420 orang, dan density mencapai 23,8.

SBT yang membawahi 3 KANCATEL, yaitu Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang ini, sangat potensial untuk dikembangkan, sedangkan Total LIS POTS yang dimiliki saat ini berjumlah 445.949 sst, kemudian LIS Flexi sudah mencapai 575.472 ssf; Trendy 528.146 ssf. Posisi market and competition Flexi & Speedy diantara competitor yang ada juga ditayangkan.

Khusus mengenai SOA 404, Badri dalam kesempatan ini menjelaskan tentang persiapan dan kesiapan jajaran TELKOM SBT dalam menyukseskan program ini, termasuk ketaatan implementasi aturan yang ada, mulai dari sosialisasi sampai dengan mengadakan SELF AUDIT SOA dipaparkan. Semua ini dikemas dalam bentuk ROADMAP DEPLOY SOA 404 TELKOM SBT. Manajemen siap menjadikan SOA 404 sebagai WORKING HABIT.

Di akhir sesi, Ketua Tim, Sahardi menyatakan juga kesiapan timnya untuk melakukan audit SOA di jajaran TELKOM SBT mulai hari ini hingga tanggal 20 nanti. Hal ini menurut Sahardi didasarkan kepada Audit SOX 404 TW-I/2006. Dengan SPK Head Of Internal Audit, No. : C.Tel. 4011/PW000/IA-00/2006/RHS tanggal 19 April 2006.

NURSIDIK

Barak Penampungan Sementara Untuk Korban Gempa


TAHUN 2006

Barak Penampungan Sementara Untuk Korban Gempa
“Pasca Tanggap Darurat”


Penanganan korban bencana gempa bumi 5,9 SR di DIY & Jateng yang terjadi pada tanggal 27 mei 2006, hingga saat ini masih berlanjut di Posko Utama TELKOM PEDULI Kandatel Yogyakarta. Bantuan dari Telkom & Sekar seluruh tanah air masih berdatangan, bantuan tersebut langsung didistribusikan ke lokasi korban oleh para relawan yang dikoordinir Sekar Telkom.


Pemerintah daerah Yogyakarta mengumumkan bahwa masa “Tanggap Darurat” telah selesai H +7, kini saatnya para korban diminta untuk “bangkit” menata kembali kehidupan dalam menyongsong hari esok yang lebih baik. Pemda menyatakan akan berupaya memberikan bantuan pembangunan/perbaikan kembali rumah para korban gempa maksimal 30 juta sesuai dengan kerusakan.

Relawan SEKAR TELKOM memahami betapa berat beban yang harus dipikul oleh Pemerintah serta korban bencana gempa bumi 5,9 SR, rumah tinggal, tempat usaha, kantor dan sekolah rata dengan tanah, sanak family/keluarga meninggal, sakit/cacat seumur hidup. Belum lagi gempa susulan yang sering terjadi masih menghantui benak para korban. Beban psikislah yang paling berat, dimedia masa telah dikabarkan sudah ada sebagaian warga masyarakat yang stres serta nekat bunuh diri karena tidak kuat menanggung semua beban yang dihadapi.

Salah satu anggota terbaik yang dipunyai Sekar Telkom Jateng DIY tergugah hatinya untuk menyumbangkan sedikit pemikiran agar saudara-saudara kita yang tengah dilanda musibah gempa bumi bangkit kembali. Ide tersebut adalah mewujudkan barak penampungan sementara dengan bahan utama bambu dan kayu (sederhana) untuk beberapa keluarga yang dibuat sendiri oleh warga dengan bantuan material serta pendamping dari relawan Sekar Telkom dengan harapan para korban dapat bangkit kembali dari masa-masa sulit.

Gambaran kegiatan tersebut adalah Orangtua & remaja laki2 gotong royong membuat barak, ibu-2 & remaja putri memasak didapur umum dan anak-anaknya diberi permainan (oleh relawan Sekar), kemudian pada malam harinya diisi dengan ceramah agama atau diskusi yang bermanfaat. Gagasan ini ternyata disambut oleh ketua serta pengurus DPW dan agar segera dapat direalisasikan.

Mengawali rencana pembuatan barak penampungan sementara, selama hampir satu hari penuh keliling daerah yang dilanda gempa hingga sampai daerah terpencil dengan menggunakan sepeda motor. Akhirnya target tsb. ketemu di : Dusun : Banjar Hardjo I, RT / RW 04 / XII, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumlah KK 7.

Dengan pertimbangan lokasi korban berada di daerah terpencil (daerah perbukitan), saat ini mereka tidur dibawah tenda dengan alas seadanya. Setelah diadakan pendekatan kepada warga dan ketua RT akhirnya disetujui menggunakan lahan kosong yang bisa dibangun untuk barak penampungan sementara. Siapa relawan SEKAR tsb, bagaimana kelanjutan kiprahnya ?? ikuti terus liputan langsung dari lokasi barak penampungan sementara. (utm-06)/HARLAN_E./2006.

GM Telkom SBT : “Jangan Biarkan Pelanggan Menangis”


TAHUN 2006

GM Telkom SBT : “Jangan Biarkan Pelanggan Menangis”

Di era kompetisi ini, pelanggan adalah raja, jadi kita harus memberikan pelayanan yang prima. Jangan sampai pelangggan kita lari, jangan biarkan pelanggan kita menangis atau sedih akibat layanan yang tidak memuaskan. Demikian kata GM TELKOM SBT, Badriyanto dihadapan para karyawan dan karyawati KANCATEL Jombang dalam acara Forum Feedback dan sosialisasi pasca transformasi organisasi, Rabu (7/6) di aula TELKOM Jombang.

Sosialisasi pasca transformasi organisasi terus dilakukan oleh Badri mulai dari DATEL SBT Metro, sampai ke CATEL-CATEL, agar seluruh jajaran memahami perubahan ini, sehingga operasional tetap ‘running’, dan pelangganpun tetap terlayani dengan baik. Materi yang disampaikan Badri selain masalah struktur organisasi yang baru lengkap dengan BISPRO dan Job Description nya, juga masalah pelanggan, yaitu Customer Centrix Company.

JM TELKOM Jombang, Nunu Nugroho mengawali sambutannya, antara lain mengatakan, bahwa jajaran CATEL Jombang siap mempertahankan pelanggan serta menambah pelanggan baru, bahkan telah membentuk “Jombang Sales Competition/JSC”. Angka cabutan di Jombang bulan Mei 2006 sebanyak 253 sst, sedangkan awal Juni 2006 berpotensi cabutan lagi sekitar 665 sst. InsyaAllah JSC akan melakukan winback pelanggan-pelanggan tersebut, apalagi jumlah kunjungan program ECR (Employee Customer Retention) jajaran Telkom Jombang adalah nomor wachid, jelasnya optimis. Kemudian Nunu dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan Kontrak Manajemen untuk mengamankan RKAP 2006 kepada para manajer lini di jajarannya.

Badri dalam kesempatan tersebut salut atas effort jajaran TELKOM Jombang yang telah membentuk JSC. Ini menunjukkan, bahwa pelanggan sebagai ladang tempat panenan kita akan tetap di maintain dengn baik. Pelanggan harus selalu senang dan puas atas layanan yang kita berikan, jangan sampai menangis. Ciptakan sejuta senyuman bagi pelanggan kita. Kalau ada komplin jangan sampai kita tutup mata, tutup telinga dan tutup mulut, tapi berikanlah layanan dan solusi terbaik. Tujuannya adalah mempertahankan dan meningkatkan Sustainable Growth dan Keunggulan Kompetitif Perusahaan.

Untuk menambah pelanggan baru, maka InsyaAllah di Jombang Area ini akan ditambah 6 BTS. Tujuannya ialah agar pelanggan kita selalu tumbuh dan berkembang. Sekali lagi kita harus selalu berorientasi kepada pelangan, sebab Pelanggan adalah raja, dan harus dilayani sebaik mungkin. Tujuannya agar puas dan kembali membeli produk yang kita ditawarkan. Ditambahkan, bahwa dalam kompetisi barang siapa memenangkan pelangan, maka ia akan memenangkan persaingan. Mari kita menangkan persaingan, pelihara persatuan. Semoga TELKOM ALWAYS THE BEST and TO BE THE WINNER !.
• NURSIDIK