TAHUN 2006
Lebaran 1427-H Agak Beda, Sebab Ada Flexi Combo
Rekan-rekan TELKOM SBT yang care terhadap produk Flexi ketimbang punya competitor sepulang dari mudik lebaran 1427-H melaporkan, bahwa lebaran tahun ini agak beda, sebab kalau tahun lalu para pemudik SMS-an menggunakan Telepon Seluler, tapi sekarang sudah banyak beralih ke CDMA, sebagai pionernya adalah Flexi Combo.
FLEXI memang benar-benar mengerti saya, selama perjalanan mudik dari rute Surabaya-Semarang-Kebumen-Yogyakarta-Surabaya, Flexi selalau menemaniku berkat COMBO-nya. Setiap akan meninggalkan kota lam, Combo di aktifkan ke kota yang dituju, selanjut begitu seterusnya, hasilnya selalu ok ! Terimakasih Flexi atas segala jerih payahmu menemaniku sepanjang jalan, semoga kau selalu tetap jaya, kata rekan bernama Subiyantoro.
Lain lagi dengan rekan Totok yang mengatakan, bahwa tahun lalu, maaf-maaf-an via SMS 100% mengandalkan GSM Telkomsel. Tahun ini, SMS Lebaran gak pakai GSM lagi. Sudah pakai Flexi Combo. Koordinasi perpu juga pakai Flexi Combo. Kemudian rekan Anggara yang Ketua DPD SEKAR SBT mengatakan demikian : Info sodara2-ku di Jateng yang pake Flexi : secara kualitas cukup OK, Alhamdullilah di kalangan mereka wacana dropcall ngga ada. Apa mungkin pelanggan di sana masih dikit sehingga infrastruktur masih mampu menghandle dengan baik ? Yang jelas kurang adalah penampakan media promo Flexi di Jateng masih sangat minim & lagian para Kompetitornya belom ganas. Sy sendiri seminggu pake flexicombo Cepu ternyata bebas dropcall & bisa berinternet ria pake PDN Flexi. Info senada disampaikan oleh rekan Gito dari Indirect channel.
Pengalaman mudik pake flexi memang OK, tutur Andi. P dari Catel Sidoarjo. Tanggal 23 saya mudik ke Bondowoso ternyata combo berfungsi sangat baik. Lalu tanggal 25 balik ke Surabaya, Tgl 27 saya ke Yogyakarta ternyata juga OK, napak tilas ke keluarga di Klaten, Muntilan, kopeng sampai ke Magelang ternyata masih ON tidak ada matinya. Semoga performa ini bisa ditingkatkan di masa mendatang.
Ada khabar menarik dari Mojokerto tepatnya perumahan Canggu Mlirip.Menurut informasi beberapa masyarakat setempat sudah pada menjual GSM diganti dg CDMA, ini sebagai akibat merebaknya "wabah" combo yang dirasa sangat membantu mereka. Beberapa dari mereka adalah karyawan Tjiwi yang berada di luar kota, kata rekan Nanang dari Catel Mojokerto.//***NURSIDIK***//
Mengenai Saya
- NURSIDIK_GIPO
- SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
- Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"
Minggu, 19 September 2010
Kritik Pahit itu Obat Mujarab
TAHUN 2006
Kritik Pahit itu Obat Mujarab
Ini era keterbukaan, bukan jamannya lagi saling tertutup dan juga alergi terhadap kritik serta beda pandangan. Apalagi, pucuk pimpinan TELKOM pun telah menegaskan pentingnya open communication agar arus komunikasi di dalam perusahaan dapat berjalan baik sehingga tidak ada komunikasi tersendat yang dapat menimbulkan prasangka. Dalam pelaksanaan open communication ini, para jurnalis internal memiliki peran sangat penting.
“Tulisan saya pernah dibredel. Tulisannya memang pahit, menyentil manajemen, namun sebenarnya merupakan realitas yang faktual. Saya pikir ini akan menjadi obat mujarab, tetapi kenyataannya malah dibredel. Padahal, tulisan yang ‘manis’ terus justru bisa jadi racun yang berbahaya,” ujar Nursidik.
Nursidik, adalah salah satu jurnalis internal andal yang dimiliki TELKOM saat ini. Karyawan dengan NIK kepala 56 ini bertugas di Kator Datel Surabaya Timur yang memiliki aktivitas kehumasan cukup pada setiap harinya. Produktivitasnya yang tinggi dalam menghasilkan berita untuk portal berita internal membawanya terpilih sebagai pemenang pertama NewsAward 2006.
“Secara manusiawi, tentu saja saya senang campur bangga bahwa hasil kerja selama ini tidak sia-sia. Namun secara kedinasan, reward ini merupakan tantangan tersendiri yang harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Nursidik yang akan mendapat hadiah berupa perjalanan ke Singapura atas keberhasilannya tersebut.
Cukup banyak suka-duka yang dirasakan Nursidik dalam menjalani tugasnya ini. Selain senang saat diakui dengan penghargaan dari manajemen, Nursidik juga mengakui, perannya ini telah membuat hampir seluruh karyawan termasuk senior leaders di Datel SBT mengenal dirinya. Mereka selalu membantu Nursidik dengan menginformasikan setiap ada kegiatan di unit kerja masing-masing untuk diliput.
Salah satu keunggulan Nursidik dalam membuat berita adalah, hampir selalu mengirimkan berita itu pada hari yang sama dengan hari berlangsung kegiatan tersebut. Sepertinya, tidak ada kamus menunda pengiriman berita hingga keesokan harinya, apalagi mengingat media yang digunakan untuk publikasi berita internal adalah portal web yang pengkiniannya bersifat menit atau jam.
“Bos saya terdahulu dan saat ini memang menargetkan setiap hari harus ada satu berita, tetapi realisasinya bisa lebih dari itu. Awalnya sih sulit namun karena sudah punya framework of news semua jadi mudah. Kemana-mana saya harus menenteng laptop, kalaupun tidak bisa saja pinjam komputer teman. Yang penting, beritanya harus aktual,” papar Nursidik.
Ada saran pak untuk para jurnalis internal yang masih yunior? Nursidik yang selalu tampak serius ketika sedang membuat berita namun segera kembali berperangai ceria ketika berita itu telah selesai dibuat mengajak kita semua memahami bahwa internal communicaiton merupakan wahana untuk saling berbagi informasi. “Maka, manfaatkanlah semaksimal mungkin karena banyak wacana dan best practice yang dapat diambil dari sebuah berita di suatu unit kerja. Informasi itu memiliki value yang dapat dipakai sebagai benchmark bagi pembacanya,” jelas Nursidik.
Selamat pak, tetap semangat! (MP-135) *
TELKOM SBT Antisipasi “Sales” Akhir Tahun
TAHUN 2006
TELKOM SBT Antisipasi “Sales” Akhir Tahun
Kendati akhir tahun masih bulan depan alias sebulan lagi, namun TELKOM Surabaya Timur sudah pasang kuda-kuda untuk mengantisipasi lonjakan sales sedini mungkin. Antisipasi dituangkan dalam bentuk komitment sales untuk seluruh CATEL, yaitu Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang termasuk untuk KANDATEL Surabaya Metro sendiri. Walau persaingan sangat ketat, namun antisipisasi sales ini mutlak merupakan (roh) dari persaingan itu sendiri. Semangat ”Fighting” masih menggelora di dada arek-arek SBT saat melakukan WCR (Weekly Comes2U Report).
Bahkan usai WCR, Deputy GM TELKOM SBT, Sujito dalam email-nya yang ditujukan kepada para Sales Commander berpesan agar sales untuk bulan Nopember ini diamankan dulu, sehingga pada bulan Desember nanti tinggal menghabiskan sisanya. Email DGM meluncur sesaat setelah Finalisasi Kinerja Oktober 2006 dan Starting Action Plan Nopember 2006. Dengan memperhitungkan alat produksi yang akan mampu mensuplai pasar, maka telah dipatok target Sales Nopember 2006, yaitu :
Catel Sidoarjo : Sales POTS sebanyak 2000 sst, Sales Flexi 1000 ssf dan Speedy sebanyak 500 ssl. Catel Mojokerto : Sales POTS sebanyak 500 sst, Sales Flexi 150 ssf dan Speedy sebanyak 150 ssl. Catel Jombang : Sales POTS sebanyak 402 sst, Sales Flexi 200 ssf dan Speedy sebanyak blank ssl. Untuk Surabaya Metro adalah Sales POTS sebanyak 2500 sst, Sales Flexi 1500 ssf dan Speedy sebanyak 1000 ssl. Total untuk Telkom SBT Area adalah POTS : 5402 sst, Flexi : 2850, dan Speedy : 1650. Sedangkan untuk ECR (Employee Customer Retention) masing-masing ditargetkan 70 %.
Untuk mempertahankan pangsa pasar (market share), maka selain melakukan Sales Efforts, juga diimbangi dengan upaya ECR, kata Sujito. Untuk Flexi sendiri memang masih Market Leader khususnya di KANDATEL Surabaya Timur Area. Pertumbuhan penjualan juga masih cukup baik, bahkan sangat menjanjikan. Kita ingin tumbuh dan berkembang, sehingga hasilnya akan nampak menggembirakan saat evaluasi akhir tahun nanti. ***NURSIDIK***
Posko Telkom Peduli SBT diliput SCTV

TAHUN 2006
Posko Telkom Peduli SBT diliput SCTV
Kesibukan Posko Peduli Mudik Lebaran TELKOM SBT di Terminal antar kota dan antar provinsi Bungurasih Surabaya Timur mulai H-4, hingga H+7 memang luar biasa. Sepanjang arus mudik kesibukan tersebut melonjak, namun para petugas tetap ramah dan setia terhadap Customernya. Tak heran kalau hal ini mendapat perhatian khusus dari SCTV.
Tim berita SCTV yang terdiri dari 5 orang, datang khusus langsung dari Jakarta, meliput kegiatan di Posko tersebut tanggal 23-10-2006 pk. 10.00 - 13.00 WIB. Tampak dalam foto, cameraman SCTV sedang mengambil gambar seorang pengunjung, yang akan melakukan perjalanan ke Kediri, memanfaatkan akses internet Speedy di Posko tersebut.
Moment lain yang sempat diliput tim berita SCTV tersebut adalah : Beberapa pengunjung sedang beristirahat di ruang istirahat ber-AC sambil menerima penjelasan mengenai Flexi Combo. Kemudian Beberapa pelanggan yang sedang dipandu oleh petugas piket Posko untuk mengaktifkan Flexi Combo.
Juga kegiatan para petugas Posko yang terdiri dari petugas Telkom Group (Telkomsel, Telkom dan Infomedia Nusantara) yang sedang memberikan informasi mudik kepada para pengunjung. Selain itu untuk melengkapi materi berita, Crew SCTV juga meliput kondisi terminal dan arus mudik di lokasi tersebut.
Dalam proses peliputan berita, tim dari SCTV dibantu oleh petugas Posko Telkom Peduli SBT yang kebetulan sedang piket pada hari itu, Sdr. Adam Tutuhatunewa dari Dinas Customer Care SBT. Liputan tersebut ditayangkan pada berita Liputan 6 SCTV pada hari itu juga.
Agenda berikutnya adalah Liputan Posko Telkom Peduli SBT di Stasiun Gubeng terkait dengan liputan arus balik mudik yang diliput tanggal 26 Oktober 2006. Berita mengenai Posko Telkom Peduli SBT di Stasiun Gubeng tersebut ditayangkan di Liputan 6 SCTV Pagi pada tanggal 27-10-2006. Salah satu keunikan Posko Telkom Peduli di Gubeng adalah sinergi dengan tim musik Stasiun Gubeng yang memberikan hiburan musik kepada pengunjung stasiun dengan nuansa Flexi Combo, mulai dari seragam tim musik, backdrop sampai dengan kuis berhadiah yang disampaikan oleh MC.***NURSIDIK***
Posko Telkom Peduli SBT Jadi Press Room, TV Swasta Gunakan Speedy
TAHUN 2006
Posko Telkom Peduli SBT Jadi Press Room, TV Swasta Gunakan Speedy
Pada hari pertama cuti bersama, tanggal 23-10-2006 mulai pk. 10.00 s.d. 13.00 WIB, Posko Telkom Peduli SBT di Bungurasih mendadak berubah menjadi jadi Press Room saat tim berita SCTV datang meliput kegiatan Posko Telkom Peduli SBT yang berlokasi di Terminal Purabaya, Bungurasih. Posko Peduli TELKOM SBT benar-benar dijadikan “MABES”nya TV Swasta Nasional, SCTV.
Tim berita SCTV menggunakan ruang di Posko tersebut untuk meliput, melakukan editing dan mengirim hasil liputan via akses internet Speedy ke kantor pusat SCTV di Jakarta. Tim tersebut beranggotakan 5 orang, terdiri dari 1 orang pengarah / leader, 1 orang reporter, 1 orang cameraman, dan 2 orang editor, datang langsung dari Jakarta untuk meliput arus mudik di Surabaya.
Karena materi berita hangat harus bisa segera ditayangkan di Liputan 6 SCTV hari itu juga, maka mereka memilih menggunakan akses internet Speedy yang memang menjadi fasilitas di Posko Telkom Peduli tersebut. Menurut penuturan Dina, reporter SCTV yang bertugas saat itu, mereka sudah sering menggunakan akses Speedy dan cukup puas karena kecepatannya bisa diandalkan.
Dengan perangkat lengkap yang dibawa oleh tim tersebut, antara lain 1 set digital video camera, lap-top, dan 1 set perangkat portable video editing, setelah materi berita terkumpul, mereka langsung melakukan editing dan segera mengirim materi berita via akses internet Speedy di ruang istirahat Posko Telkom Peduli.
Kendati pada pagi harinya sebelum kedatangan tim SCTV, akses internet Speedy di lokasi tersebut mengalami gangguan, tetapi tidak berapa lama masalah segera tersolusikan berkat kerjasama petugas piket Customer Care SBT, CCAN SBT dan Divisi Multimedia Service Area Surabaya.
Selang beberapa menit setelah gangguan diinformasikan, petugas piket Divisi Multimedia Area Surabaya pada hari itu, Sdr. Made Teja, segera menginformasikan bahwa gangguan clear, sehingga proses pengiriman berita SCTV menggunakan Speedy berjalan mulus. Setelah berita terkirim, 5 anggota tim kemudian menggunakan kesempatan melepas lelah sesaat di tenda ber-AC Posko Telkom Peduli.
Malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, tim SCTV juga dibantu oleh petugas Customer Care SBT menggunakan fasilitas demo Speedy di Speedy Room Plasa Dinoyo untuk mengirimkan materi liputan arus mudik ke SCTV Jakarta. Sukses buat SBT, sukses buat SCTV, sukses buat Speedy. ***NURSIDIK***
GM TELKOM SBT Kick Off Layanan Terpadu Lebaran
TAHUN 2006
GM TELKOM SBT Kick Off Layanan Terpadu Lebaran
Antisipasi tradisi mudik lebaran, maka TELKOM SBT telah mempersiapkan program peduli pemudik yang dikemas kedalam Program Layanan Terpadu Telkom. Program ini telah di KICK OFF oleh GM TELKOM SBT dalam bentuk APEL SIAGA di lapangan Tennis “WAR-SQUARE” DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya, Senin (16/10). Kick off ini ditandai dengan penyerahan Buku Panduan Layanan Telkom peduli kepada Kordinator POSKO tiga CATEL dan coordinator yang ada di Surabaya Metro.
Program Layanan Terpadu Telkom yang terdiri dari : Posko Telkom Peduli, Posko Telkom Operasional dan Posko Keamanan dalam rangka Libur Massal menyambut Hari Raya Idul Fitri 1427-H ini ditegaskan GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono merupakan bujt, bahwa TELKOM senantiasa mengedepankan pelayanan prima.
Layanan Terpadu Telkom yang peduli pemudik lebaran ini, didukung oleh 874 personel karyawan, CSR, TKM dan SATPAM. Hal ini juga merupakan bukti, bahwa kerja kita adalah ibadah, sekaligus terus menerus memelihara Brand Image Telkom yang sudah bagus akan semakin bagus.
Waktu pelaksanaan POSKO, yaitu Posko dalam rangka hari Raya Idul Fitri akan dimulai tanggal 17 Oktober 2006 sampai dengan 1 Nopember 2006. Posko Operasional meliputi 4 titik lokasi POSKO, yaitu : KANCATEL Sidoarjo (Jln. A. Yani), KANCATEL Mojokerto (Jln. Empu Nala), KANCATEL Jombang (Jln. Wachid Hasyim) dan Surabaya Metro (Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya).
Sedangkan Posko Telkom Peduli meliputi 2 titik Posko, yaitu : di Stasiun Gubeng yang merupakan stasiun kereta api senantiasa padat setiap lebaran, serta terminal Bus Bungurasih, juga tak kalah padatnya. Kepedulian Telkom ialah membantu masyarakat pemudik dengan memberikan berbagai layanan informasi, sarana istirahat-sholat, tlp local gratis, dan fasilitas lanilla.
GM SBT terakhir meminta agar seluruh Tim selalu jaga spirit, jaga kesehatan, jaga Fastel kita, emban tugas dengan baik, sehingga ibadah kita diterima olehNYA, Jayalah Telkom Indonesia dan jangan lupa titip salam buat keluarga di rumah semoga sehat dan selalu dalam Lindungan ALLAH SWT. ***(NURSIDIK)***
Armada POSKO TELKOM PEDULI Dicek Oleh GM SBT
TAHUN 2006
Armada POSKO TELKOM PEDULI Dicek Oleh GM SBT
Seluruh armada KBM roda empat dan roda dua yang akan digunakan untuk mensupport sukses Pelaksanaan Program Layanan Terpadu Telkom untuk POSKO TELKOM PEDULI dan POSKO TELKOM OPERASIONAL hari ini, Senin (16/10) telah dicek satu persatu oleh GM TELKOM SBT di Jln. Ketintang 156, Surabaya.
Kap mobil dibuka satu persatu, kemudian mesin dihidupkan untuk mengetahui apakah kondisi KBM ini layak atau tidaknya digunakan sebagai sarana kerja yang diperuntukkan bagi masing-masing POSKO demi kepuasan pelanggan. Perlengkapan kerja atau tools kits masing-masing personel juga diperiksa. Unit Sistem Informasi (USI) juga melakukan hal yang sama, yaitu POSKO LEBARAN.
Pelanggan dan masyarakat pemudik tahun ini memang benar-benar raja, mereka dimanjakan oleh semua operator seluler dan CDMA dengan harapan dalam perjalanan pulang balik berjalan lancar dan selamat. Sarana dan prasaran jalan tahun ini juga cukup memadai dibanding tahun sebelumnya. Yang jelas jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Kesiapan Tim POSKO TERPADU TELKOM SBT sendiri sudah dilihat secara langsung oleh GM TELKOM SBT yang didampingi oleh Deputy GM serta para Senior Leaders. Kesiapan dan persiapan sudah ”sistemic” dan kondisi layak serta siaga. Warga yang mudik diharapkan tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi dari pihak TELKOM.***(NURSIDIK)***
Telkom SBT Buka Bersama Tukang Becak, Penjaga Lintasan Kereta, Panti Asuhan Dan Yatim Piatu
TAHUN 2006
Telkom SBT Buka Bersama Tukang Becak, Penjaga Lintasan Kereta, Panti Asuhan Dan Yatim Piatu
Program kepedulian social memang sangat tepat kalau diluncurkan di bulan Ramadhan Mubarok, sebab bulan penuh Maghfiroh atau ampunan ini terkenal juga dengan Malam Lailatur Qadr-nya. Jadi tak heran kalau sudah banyak program peduli yang diluncurkan SBT di bulan puasa ini, termasuk yang hari ini, Senin (16/10) di Halaman parkir Gedung OPMC SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya. Tausyiah Ramadhan diisi oleh ustadz Drs. Farid Anwar.
Kali ini jajaran Telkom SBT berbagi rasa dengan para tukang Becak, Penjaga LintasanKereta, Panti Asuhan dan Anak Yatim Piatu. Mereka diajak takjil dan berbuka bersama, serta menerima bingkisan lebaran. Kemudian mereka juga mendapatkan siraman rokhani atau Tausyiah dari penceramah di bulan Ramadhan penuh berkah ini. Sejumlah 618 parcel dibagikan secara simbolis.
GM TELKOM SBT dalam sambutannya berpesan. agar kita semua mampu melaksanakan ibadah puasa sampai tuntas dan semoga puasanya diterima Allah SWT. Ibadah puasa ini memang luar biasa, sebab memiliki nilai-nilai edukasi kepribadian, yaitu latihan disiplin. Jadi jika kita dapat tuntas melaksanakannya, InsyaAllah kita termasuk orang yang sudah terlatih.
Acara buka bersama dan Tausyiah ini memang secara rutin diadakan oleh manajemen setiap bulan puasa Ramadhan, selain sebagai media tali silaturahmi, juga sebagai media bagi rasa kepada sesama. Acara ini dihadiri oleh EGM DIVRE-V, Par Senior Leaders, seluruh karyawan dan karyawati TELKOM SBT dan Forsikatel termasuk tenaga kerja mitra, SDM Organik, TKM, CSR dan Tim Security.
Sedangkan EGM DIVRE-, Nanang Ismail Kosim (NIK) meminta agar program ini terus dimaintain. Sekarang ini berbuka dirumah EGM sudah kami hapuskan sejak 2 tahun yang lalu. Yang kami lakukan adalah langsung mengunjungi Panti Asuhan. NIK meminta agar program ini terus dimaintain dan dilanjutkan sesuai dengan tema Buka bersama, yaitu “Peduli Lingkungan & Yatim Piatu”, sebab siapa lagi yang mau memperhatikan Yatim Piatu, kalau bukan kita semua.
Dalam kesempatan tersebut NIK berkenan menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain : Penyerahan bantuan pembangunan 4 buah masjid, Bantuan kepada 5 Panti Asuhan, Santunan untuk 100 anak Yatim Piatu, 15 petugas lintasan KA, 20 Abang Becak, Bingkisan lebaran kepada CSR, Sales POTS/ Flexi, Sales Speedy, Petugas TDC/Reminding Call, Security, TKM AN Maintanence, TKM PT CUM dan CV DWI Barat. ***(NURSIDIK)***
Membangun WARNET bersama Telkom
TAHUN 2006
Membangun WARNET bersama Telkom
Speedy masih menjadi tulang punggung bagi para pebisnis WARNET di Surabaya. Hal ini dikemukakan oleh Syahrul, ST Ketua Asosiasi WARNET Indonesia KORWIL Surabaya. Namun sayangnya realibility Speedy masih memprihatinkan, sehingga para penyelenggara WARNET harus punya Back up dari provider lain. Celah ini menjadi loss opportunity bagi Telkom dan menjadi pintu masuk bagi pesaing.
Bincang-bincang penuh keakraban ini dilaksanakan di Telkom Multi Media Center Plasa Marina pada hari Jumat 13 Oktober kemarin. Dihadiri 12 anggota AWARI korwil Surabaya bertajuk ”Membangun WARNET bersama Telkom” ini juga menjadi ajang uji coba perangkat Multi Media yang ada di ruangan demo center dan Business center.
Gatot Indra Anggradi selaku Manager Customer Care Kandatel SBT yang menjadi tuan rumah acara ini mencoba menggali permasalahan seputar layanan WARNET dari PT. Telkom sekaligus mengenalkan fasilitas yang ada di Multi Media Center. Silakan kalau AWARI akan memanfaatkan ruangan ini untuk acara promosi ataupun edukasi seputar WARNET kepada masarakat, tutur Manager Customer Care SBT sembari menyerahkan kartu Ivas kepada Syahrul, ST Sang ketua AWARI yang low profile namun cerdik ini.
Acara ini sempat membuat penasaran pengunjung plasa Marina, karena Multi Media Center nampak penuh sesak dan ramai. (AR)
SBT : 4 Orang Tersangka Penadah Kabel Curian Tertangkap

TAHUN 2006
SBT : 4 Orang Tersangka Penadah Kabel Curian Tertangkap
Alhamdulillah, dengan tertangkapnya 4 orang penadah kabel curian semoga dapat berdampak berkurangnya curwatpon (pencurian kawat telepon) di lokasi lainnya. Dari tersangka 4 orang penadah yang dibekuk pada hari Rabu 11/10) di lokasi pabrik pengolahan metal Mojosari, yaitu 2 dari Krian, 1 dari Jombang dan 1 lagi dari Mojokerto. Dan sampai saat ini rekan-rekan Reskrim Polres Mojokerto masih mengembangkan kasus tersebut, agar bisa men-TO langsung Pencuri-nya. Dor..dorr...doorrr.
Dengan dibekuknya 4 orang penadah yang menjadi tersangka, maka sedikitnya ada rasa “Plong” bagi jajaran JAWARA SBT, sebab memang selama ini selalu dihantui pencurian kabel yang berujung kepada GAMAS (Gangguan Massal) yang sangat merugikan Telkom dan Pelanggan.
Keberhasilan Reskrim Polres Mojokerto membekuk 4 orang Penadah yang sedang membawa barang bukti patut diacungi jempol yang kemudian dikembangkan. Dengan dikembangkannya kasus ini, semoga aparat kepolisian dapat mengungkap modus sekaligus sindikat pencurian kabel kabel telepon di Telkom SBT pada khususnya, dan Divre-V pada umumnya.
Pihak JAWARA SBT selanjutnya berharap dukungan semua pihak termasuk manajemen untuk mensupport rekan-rekan CATEL Mojokerto yang masih aktif melakukan Ronda atau Patroli keliling sekalian makan sahur, serta memonitor proses pengungkapan sindikat maling kabel telepon dan penadahnya, sehingga berharap pula semoga layanan Telkom semakin baik kepada pelanggan tercinta, termasuk kepada share holder. ***(NURSIDIK)***
Sabtu, 18 September 2010
Hobiku Volley Ball, Puasa Libur Latihan
TAHUN 2006
Hobiku Volley Ball, Puasa Libur Latihan
Masih puasa,….??? InsyaAllah ! Hobinya apa ? Saya paling senang berolahraga Volley Ball, sedangkan anak saya tidak sama, ia lebih senang olahraga sepak bola, demikian penuturan penerima The Best Mitra Security, Slamet Hartoyo sehabis sift malam yang sudah ganti pakaian non PDH. Slamet keseharian berjaga di POSKO SAS Gedung OPMC TELKOM SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya.
Lelaki kelahiran Trenggalek kelahiran 30 September 1965 ini merupakan SATPAM Teladan 2006 yang rewards-nya telah diserahkan oleh Manajemen DIVRE-V berapa waktu yang lalu, saat upacara Hari Bhakti Postel. Ketika di SBT Slamet hanya Juara-2, tetapi peringkat tersebut naik, ketika dinilai oleh Tim Divre-V, yang tentu melalui proses seleksi ketat.
Saya hanya bersyukur kepada Allah SWT atas karunia kesehatan, sehingga saya dapat melaksanakan tugas sebagai SATPAM dengan baik, sehat jasmani dan rokhani. Saya juga berterimakasih kepada Manajemen yang telah menganugerahkan saya rewards, yang tentunya merupakan kebanggaan sekaligus tantangan untuk bekerja lebih baik lagi.
Saya pernah bertugas di Ponorogo selama 4 bulan, di KANCATEL Sidoarjo selama 1 tahun, kemudian ditarik di TELKOM SBT Metro hingga sekarang. Anak saya sebenarnya 3 orang, tetapi yang nomor 2 meninggal dunia saat baru lahir. Saya dengar anak Bapak ada yang mendapat beasiswa dari TELKOM ya...?, tanya Redaksi. Benar, yaitu cewek yang kini sudah klas 4 SD. Alhamdulillah,…….***(NURSIDIK)***
“Buka Puasa Bersama GM TELKOM SBT Dan Ketua MUI Mojokerto”
TAHUN 2006
“Buka Puasa Bersama GM TELKOM SBT Dan Ketua MUI Mojokerto”
Mojokerto : Mengawali rangkaian acara “Patroli Lailatul Qodar“ di Kancatel Mojokerto, musik Tanjidor pimpinan Gus Dimyati sesepuh, Ketua dan ustadz yang selain terpandang/disegani juga sebagai ketua MUI Mojokerto, memulai acara buka puasa bersama PT. Telkom Kancatel Mojokerto, Jumat tanggal 13 Oktober 2006.
Buka puasa bersama serasa lebih lengkap dan lebih semarak lagi dengan hadirnya Tulus Sudarsono, GM Kandatel SBT. Kedatangan GM Kandatel SBT yang baru sangatlah dinantikan rekan-rekan Kancatel Mojokerto. Tidak kurang dari 350 hadirin yang datang dari undangan sebanyak 150, baik dari jajaran pegawai Kancatel Mojokerto maupun undangan pihak luar menyambut acara buka bersama dengan antusias sekali. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Ayat suci Alqur’an dan Saritilawah yang lagi-lagi dibawakan oleh cantrik-cantrik Gus Dim (panggilan akrab Gus Dimyati).
Didalam ceramahnya, Gus Dim yang dengan gaya dan cara berceramah yang selalu mengundang perhatian dan decak kekaguman, mengajak seluruh jajaran pegawai PT. Telkom Kancatel Mojokerto “untuk selalu berdoa bagi para Pencuri Kabel Telepon supaya cepat kaya sehingga kalau sudah kaya tidak lagi berusaha untuk mencuri kabel Telkom, dan kepada seluruh jajaran manajemen PT. Telkom selalulah berikhtiar, berusaha, berdoa serta berserah diri kepada Allah SWT sehingga permasalahan dan rintangan yang dihadapi dapat diatasi dan diberikan solusinya”. Setelah Sholat Maghrib acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang pada kesempatan kali ini Manajemen PT. Telkom Kancatel Mojokerto memberikan Tali asih dan bingkisan kepada sbb :
1. 73 bingkisan parcel ke TKM Kopegtel Mojokerto.
2. 25 bingkisan parcel ke SATPAM.
3. 10 bingkisan parcel ke Cleaning Service.
4. 36 bingkisan parcel ke Mitra Telkom yaitu PT. KDD Mojosari.
5. 20 bingkisan parcel ke Sales Force.
6. 25 bingkisan parcel ke Pensiunan.
7. Uang Rp. 250.000,-- ke 25 Masjid, mushola dan yayasan di Mojokerto.
8. 20 Bingkisan ke Ustadz dan Imam Masjid yang mengisi Tarawih ”Manarul Fikri’ PT. Telkom Mojokerto lokasi STO. Empunala.
9. Uang Rp. 150.000,-- ke 20 anak yatim piatu disekitar kantor.
10. Uang Rp. 100.000,-- ke 48 warga Mojokerto yang bersedia ditempai Alarm.
11. Uang Rp. 100.000,-- ke 22 warga sekitar STO. Empunala dan STO. Mlirip serta
12. Uang Rp. 100.000,-- ke 2 anggota Kodim yang ikut patroli.
Mengakhiri acara buka puasa bersama, GM Kandatel Surabaya Timur sangat merespon dan bangga sekali dengan kiprah dan aktivitas rekan-rekan Kancatel Mojokerto. Tetapi tersirat di mimik GM Kandatel SBT rasa ketidakpuasan didalam mendengarkan ceramah Gus Dim karena singkatnya waktu. Namun hal tersebut sudah terespon oleh Arif Irfansah selaku JM. Kancatel Mojokerto yang akan mengusulkan nama Gus Dim ke jajaran Support Datel SBT apabila mempunyai acara serupa nantinya.
@kk@y Saputro / Mr.
“Patroli Lailatul Qodar” TELKOM Mojokerto
TAHUN 2006
“Patroli Lailatul Qodar” TELKOM Mojokerto
Mojokerto : Tepat pukul 23.00 WIB tanggal 13 Oktober 2006, sekitar 69 seluruh pegawai PT. Telkom Kancatel Mojokerto terinci 36 pegawai, 12 anggota Satpam, 14 TKM Kopegtel Mojokerto, 7 Mitra Telkom PT. KDD dan dibantu 2 orang anggota BABINSA Mojokerto diberangkatkan Arif Irfansah selaku JM. Kancatel Mojokerto untuk memulai aktivitas “Patroli Lailatul Qodar“ Kancatel Mojokerto.
Menjawab pertanyaan GM Kandatel Surabaya Timur di sela-sela acara buka puasa bersama “Siapa yang memimpin Patroli” ?, maka seperti biasanya Arif Irfansah dengan sigap dan tanpa canggung lagi langsung terjun ke lapangan sebagai leader bagi pasukannya.
Patroli dibagi menjadi 8 regu dimana masing-masing regu berisi antara 7-8 petugas. Ada yang menarik dari rangkaian patroli ini, dimana setiap petugas diberikan sarung layaknya patroli yang dilakukan dipedesaan, dengan aktifitas sbb :
1. Cek kelengkapan jumlah petugas patroli, surat tugas, mobil, peralatan patroli dll.
2. Sebelum berangkat setiap regu wajib untuk melapor ke Polsek terdekat tentang adanya kegiatan patroli, tujuannya, jumlah petugas, nama pegawai yg patroli dll.
3. Mencatat segala kondisi dilapangan yang ditemukan contoh Tiang miring, Kabel yang terlalu rendah, Kabel yang semrawut dll.
4. Mengunjungi baik setiap polsek, korem terdekat maupun ke 48 warga masarakat yang selama ini tempat/rumahnya bersedia untuk ditempati alarm sekedar silahturahmi.
5. Melibatkan radio “Madja Fm Mojokerto” sebagai mitra PT. Telkom Kancatel Mojokerto dalam aktifitas dan sebagai sarana komunikasi antar regu patroli .
6. Laporan singkat masing-masing ketua regu ke JM. Kancatel Mojokerto atas segala aktifitas patrolinya.
Dalam aktivitas ini AJM Oman, AJM Service, AJM Adm Support, Off. 2 UPNA, Off. 2 CCAN, Off. 2 UPMB, Off. 2 Wartel, Off. 2 USI masing-masing menjadi leader di setiap regunya. Sebagai penutup acara ”Patroli Lailatul Qodar” di Kancatel Mojokerto, maka setelah patroli dilakukan Sahur Bersama. Layaknya acara Patriot setiap hari Rabu maka Arif Irfansah didalam sambutannya mengajak seluruh insan PT. Telkom Mojokerto untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi perusahaan ini. ”Musuh utama dari suatu keberhasilan adalah Cepat Puas” demikian tuturnya dengan berapi-api yang disambut dengan yel-yel : Telkom ... Committed 2 U, 100 milyard .... bukan maya tapi nyata.
Ada hal yang lebih penting, yaitu kepuasan pelanggan.
@kk@-y Saputro / Mr.
Peletakan Batu Pertama Musholla Plasa Telkom Oleh DGM SBT
TAHUN 2006
Peletakan Batu Pertama Musholla Plasa Telkom Oleh DGM SBT
Seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan TELKOM yang berkunjung di Plasa Telkom Dinoyo, dengan tingkat kunjungan rata-rata 500 pelanggan perharinya saat ini yang diantaranya memberikan masukkan dan mengeluhkan fasilitas tempat ibadah berupa Mushola yang saat ini masih temporer disediakan di lantai dasar ataupun lantai-2. Pihak manajemen merespon positif, dan DGM TELKOM SBT, Sujito berkenan melakukan peletakan batu pertama tanda pembangunan dimulai (13/10).
Sujito mengatakan, bahwa pembangunan Mushola ini untuk memenuhi keinginan pelanggan tercinta yang dapat digunakan ummat muslim pelanggan maupun non pelanggan (umum). Lokasi Mushola adalah lahan samping belakang Plasa Telkom Dinoyo dengan luas bangunan sekitar 20 meter persegi, dilengkapi dengan tempat wudhu dan ruang toilet kecil.
Sujito dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Customer Care, sebab ditengah kesibukan mempersiapkan TELKOM PEDULI LEBARAN, TELKOM SIAGA, masih sempat pula melakukan ibadah yang lain, yaitu persiapan pembangunan Musholla yang merupakan amanah dari para Customer. Semoga ibadah kita baik, pelayanan akan jadi baik pula.
Usai Peletakan batu pertama, Manager Customer Care, Gatot Indra selaku Panitia Pembangunan Musholla dalam kesempatan tersebut mengajak DGM untuk takjil dan buka bersama dengan jajaran CSR Plasa Telkom Dinoyo, Satpam dan Cleaning Service yang dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah dan diakhiri dengan Ceramah Agama oleh Ustadz KH. Syaukanie Ong yang bermata sipit dan memang orang Cina. ***(NURSIDIK)***
Peletakan Batu Pertama Musholla Plasa Telkom Oleh DGM SBT
Seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan TELKOM yang berkunjung di Plasa Telkom Dinoyo, dengan tingkat kunjungan rata-rata 500 pelanggan perharinya saat ini yang diantaranya memberikan masukkan dan mengeluhkan fasilitas tempat ibadah berupa Mushola yang saat ini masih temporer disediakan di lantai dasar ataupun lantai-2. Pihak manajemen merespon positif, dan DGM TELKOM SBT, Sujito berkenan melakukan peletakan batu pertama tanda pembangunan dimulai (13/10).
Sujito mengatakan, bahwa pembangunan Mushola ini untuk memenuhi keinginan pelanggan tercinta yang dapat digunakan ummat muslim pelanggan maupun non pelanggan (umum). Lokasi Mushola adalah lahan samping belakang Plasa Telkom Dinoyo dengan luas bangunan sekitar 20 meter persegi, dilengkapi dengan tempat wudhu dan ruang toilet kecil.
Sujito dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Customer Care, sebab ditengah kesibukan mempersiapkan TELKOM PEDULI LEBARAN, TELKOM SIAGA, masih sempat pula melakukan ibadah yang lain, yaitu persiapan pembangunan Musholla yang merupakan amanah dari para Customer. Semoga ibadah kita baik, pelayanan akan jadi baik pula.
Usai Peletakan batu pertama, Manager Customer Care, Gatot Indra selaku Panitia Pembangunan Musholla dalam kesempatan tersebut mengajak DGM untuk takjil dan buka bersama dengan jajaran CSR Plasa Telkom Dinoyo, Satpam dan Cleaning Service yang dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah dan diakhiri dengan Ceramah Agama oleh Ustadz KH. Syaukanie Ong yang bermata sipit dan memang orang Cina. ***(NURSIDIK)***
Gudang Penadah Kabel Curian Digerebeg

TAHUN 2006
Gudang Penadah Kabel Curian Digerebeg
Ternyata gudang tempat penyiapanan kabel telepon curian ada di sebuah pabrik Mojokerto. Didalam gudang ini ditemukan tumpukan kabel curian dan berhasil digerebeg oleh aparat kepolisian Reskrim Polres Mojokerto pekan kemarin. Para JAWARApun ramai-ramai turut menggerebeg gudang tersebut ingin melihat sendiri bukti-bukti curian tersebut.
Selain barang bukti yang disimpan di gudang sebuah pabrik, para JAWARA yang tak bosan-bosannya melakukan ronda atau patroli malam meski bulan Ramadhan juga sempat melihat para Penadah tersebut. Penadah inilah yang menyebabkan para pencuri ini merasa “enjoy”, sebab dapat menjual barang curiannya dengan mudah tanpa harus mencari pembeli yang memang sangat sulit.
ASMAN CAM TELKOM SBT, Yayat Hidayat merasakan ada perubahan, sebab dengan disanggongnya para penadah lengkap dengan barang bukti memang terasa ada penurunan Gangguan Massal (GAMAS). Mudah-mudahan yang menjadi dalang pencurian adalah Penadah sendiri, sehingga dengan demikian dapat tertangkap otaknya.
GAMAS menurun hanya beberapa saat saja, sebab tiba-tiba dikejutkan lagi oleh pencuri baru, sehingga pagi ini ada GAMAS lagi. Yayat mengatakan, bahwa, Gamas pagi ini kembali terjadi akibat pencurian KU di lokasi STO MOJO AGUNG di ds Semanding Cabinet FRC kapasitas 30". Sedangkan rekan dari STO Jombang menginformasikan, bahwa kabel belum sempat dibawa oleh pencuri tapi Ku tersebut sudah terpotong satu sisi. Namun demikian, tetap saja mengakibatkan Gamas, yang cukup banyak juga Gamas Onu. Yayat selanjutnya menunggu info Rekans MFRAN tentang progress recoverynya. ***(NURSIDIK)***
GM TELKOM SBT Cek Kesiapan Layanan Lebaran
TAHUN 2006
GM TELKOM SBT Cek Kesiapan Layanan Lebaran
Memanjakan pelanggan memang sudah dilakukan TELKOM SBT pada hari biasanya, tetapi pada bulan Ramadhan 1427-H ini sepertinya merupakan puncak kecintaan TELKOM kepada pelanggan yang sedang ibadah shoum yang sebentar lagi merayakan Lebaran sebagai hari kemenangan untuk kembali ke fitroh. Untuk itu GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono pada hari Jumat (13.10) keliling ke Plasa Telkom Darmo dan Dinoyo untuk mengecek kesiapan layanan Lebaran.
Persiapan POSKO TELKOM PEDULI yang intinya ingin memanjakan para pemudik lebaran juga dicek kesiapannya oleh Tulus. Program TELKOM Peduli Pemudik Lebaran ini akan mampu memperkuat citra corporate, sebab merupakan program yang termasuk dalam kategori “kepedulian social”, dimana sangat erat dengan reputasi perusahaan tercinta ini.
Dukungan mudik lebaran oleh TELKOM SBT tak hanya berupa fasilitas telekomunikasi saja, sebab juga akan memberikan transport mudik gratis naik bus ke beberapa jurusan di Jawa Timur dan Jawa Tengah bagi Tenaga Kerja Mitra (TKM) yang selama ini telah memberikan kontribusi kepada Telkom, termasuk anak istrinya.
Saat di Plasa Telkom Darmo, Tulus memberikan arahan kepada hampir seluruh tenaga CSR (Customer Service Representative) yang keseluruhan berbaju Muslim tentang pengutamaan kualitas pelayanan menjelang lebaran tahun ini. Tulus juga sempat elihat ruang platinum yang diperuntukkan bagi pelanggan yang komplin, termasuk juga melihat ruang recovery untuk “mendinginkan” customer yang marah-marah. ***(NURSIDIK)**
Seasonal Ramadhan, Semua CSR Plasa Telkom Busana Muslim
TAHUN 2006
Seasonal Ramadhan, Semua CSR Plasa Telkom Busana Muslim
Serasi, balutan busana muslim bagi para petugas Plasa Telkom yang terdiri dari para Customer Service Representative (CSR). Paduan warna yang kalm dan variatif antara CSR yang satu dengan yang lain membuat suasana Plasa Telkom benar-benar adem alami, sesuai dengan nuansa Ramadhan, apalagi disudut Rak Koran dan Majalah ada Bedug dan Ketupan Lebaran yang menambah nyamannya ruang Plasa Telkom.
Untuk cowok juga sama, mereka mengenakan baju muslim koko yang serasi dengan warna dan cahaya interior Plasa Telkom. Stelan atasan dan bawahan, baik untuk cowok maupun ceweknya juga kelihatan serasi, tak ada yang terlalu mencolok. Busana Muslim Seasonal Ramadhan secara rutin selalu tak terlewatkan. Semua berawal dari rasa saling menghormati dan memanjakan pelanggan, ternyata memang nampak lebih anggun.
Sentuhan jilbab, sentuhan baju koko merupakan sentuhan busana muslim yang anggun dan tentu diharapkan dapat menambah kekhusukan dalam menjalankan ibadah puasa shoum. Apalagi saat ini beragam busana muslim sudah banyak beredar di pasaran, sehingga mudah didapat. Khusus untuk cewek, maka sentuhan jilbab modern akan lebih anggun lagi, sebab selalu ada variasi kombinasi pernik pernik, menjadikan warna semakin serasi, apalagi dengan menojolkan bunga dari kain sutra dan perhiasan.
Tak heran jika menampilkan gaya busana muslim di bulan suci Ramadhan di berbagai Plasa Telkom ini dengan komposisi permainan warna hidup, akan membuat Plasa Telkom lebih hidup, lebih gaya dan lebih bergairah. Warna dan model yang bervariasi memang diusahakan tetap akan memenuhi syarat berbusana muslim.***(NURSIDIK)**
DGM & Manager CC SBT Serahkan Bingkisan Lebaran Ke SAS & CS
TAHUN 2006
DGM & Manager CC SBT Serahkan Bingkisan Lebaran Ke SAS & CS
Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, DGM TELKOM SBT, Sujito menyerahkan bingkisan lebaran kepada Tim Security (SAS), sedangkan Manager Customer Care, Gatot Indra menyerahkan kepada jajaran Cleaning Service saat takjil dan buka bersama di Lantai-2 Plasa Telkom Dinoyo, Jln. Dinoyo 57, Surabaya yang dihadiri oleh SM Marketing & Sales DIVRE-V, M. Firdaus dan JM TELKOM Jombang, Nunu Nugroho, Ketua Bazizkaf, Machfud Sidik dan beberapa Senior Leaders SBT.
Sebelum menyerahkan, Sujito berpesan kepada SATPAM dan Cleaning Service, bahwa bingkisan ini jangan dinilai harganya, tetapi merupakan kepedulian manajemen kepada seluruh Tim Telkom SBT yang selama ini telah memberi kontrobusi nyata. Untuk itu pertahankan performansi TELKOM SBT ini agar semakin baik, maju dan berkembang. Soal buka bersama ini, menurut Jito sekaligus merupakan forum silaturahmi, dimana selama ini tidak mungkin dapat ketemu satu persatu.
Khusus kepada SATPAM ditegaskan, agar menjelang lebaran ini senantiasa meningkatkan kewaspadaan, sebab tindak kriminalitas justru meningkat pada saat menjelang lebaran. Tugas SATPAM memang ringan, tetapi tanggung jawabnya sangat besar, apalagi menyangkut security kantor dan gedung dengan segala assetnya.
Dengan rasa penuh kegembiraan yang terpancar diwajah-wajah para SATPAM dan Cleaning Service, maka mereka menerima dengan mengucapkan rasa syukur ALLAH SWT dan terimakasih manajemen yang selalu memberikan perhatian penuh. Sementara itu, Sujito sendiri berharap agar bingkisan ini bermanfaat bagi keluarga dan jangan lupa sampaikan salam saya kepada keluarga.
Menyinggung soal TELKOM SIAGA, Sujito menegaskan, bahwa karyawan yang menjalani cuti jumlahnya lumayan, namun demikian harap ada pengaturan cuti, sehingga kantor ini tidak kosong sama sekali. Pengamanan gangguan FASTEL selama lebaran sudah terbentuk TELKOM SIAGA LEBARAN, sehingga akan saling bersinerji dengan TELKOM PEDULI MUDIK LEBARAN. ***(NURSIDIK)***
ICM TELKOM SBT Santuni Anak Yatim
TAHUN 2006
ICM TELKOM SBT Santuni Anak Yatim
Bulan Romadhon kali ini Jajaran Indirect Channel Management (ICM) SBT tidak mau hanya mengejar target perusahaan, namun juga mengejar target Pahala yang sedang ditebar oleh Allah SWT melalui program bulan suci Romadhon.
Dengan memanggil keluarga tak mampu yang berada di sekitar kantor Telkom Gayungan serta anak-anak yatim, Indratmoko Susanto ASMAN Indirect Channel SBT, sebagai perancang kegiatan ini mengharapkan bisa mewujudkan cita-cita perusahaan menjadi Good Corporate Citizenship. Perusahaan yang peduli kepada lingkungannya dan dekat di hati masyarakat sekaligus mendapatkan Ridho Allah SWT.
Kegiatan yang dikemas dengan format pengajian dan buka puasa bersama ini dihadiri oleh seluruh keryawan di unit Indirect Channel management SBT, baik yang di Metro maupun yang di CATEL, serta 10 keluarga serta anak yatim yang tinggal di “Kampung Seng”, sebuah kawasan tertinggal disekitar Injoko.
KH.M.Musa sebagai penceramah dalam acara ini sempat mengejutkan seluruh hadirin, bahwa ternyata pada bulan suci Romadhon dan hari raya Idul Fitri keluarga di Kampung Seng ini jarang sekali tersentuh uluran tangan para Muzaki. Hal ini dikarenakan kebanyakan para Muzaki labih sering menyalurkan Zakat, Infaq dan Sodaqohnya melalui yayasan dan panti asuhan yang memiliki papan nama.
Acara diakhiri dengan berbuka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah yang kumandang adzannya dilantunkan oleh salah satu anak Yatim yang hadir.(AR)
Banyak Tawaran Mitra Untuk Multi Media Center
TAHUN 2006
Banyak Tawaran Mitra Untuk Multi Media Center
Bisnis Multi Media Center (MMC) memang sangat menjanjikan dan menggairahkan. Terbukti MMC Plasa Marina Surabaya baru belum sebulan diluncurkan, kini sudah banyak tawaran dari Mitra untuk mengisi etalase yang berfungsi sebagai “Window Shopping”.
Minggu yang lalu telah dipakai pialang saham untuk teleconference. Bisa saja MMC ini dipakai para Pebisnis sebagai tempat “Office Everywhere atau Virtual Office”, sehingga tak heran kalau akan ditambah lagi 4 buah PC sebagai antisipasi kedepan.
Memang, MMC pertama di Indonesia yang telah diluncurkan oleh Dir. Konsumer ini terus menggeliat dan bergairah lantaran prospeknya yang sangat menjanjikan. Perkembangannya cukup pesat, fasilitas Hot Spotnya untuk “memanjakan” para Customer dalam hal ini para Tenant, juga sangat men-DRIVE bisnis mereka, dengan segala aktivitas bisnisnya.
Menyikapi peluang bisnis ini, maka Manager Customer Care, Gatot Indra tak ayal lagi harus lari kencang memenuhi kebutuhan calon Mitra dan para bakal calon customernya. Calender Of Event-pun (COE) terpaksa disusun, agar tidak terjadi overlapping. Untuk minggu depan saja, yaitu tanggal 18 dan 19 Oktober akan digelar OPENHOUSE TELKOM HOTSPOT dan VENTUS dari UCC.
Tercatat COE untuk bulan Oktober dan Nopember 2006 ada 5 Event, yaitu : Gathering Asosiasi Warnet Korwil Surabaya, Pameran dan Konsultasi Bisnis oleh COMETINDO dan LIMA BENUA (Plus Pameran Komputer dan Produk IT), Customer Education oleh Microsoft, IHT Customer Care sebanyak dua kali. Proposal Pameran dan Customer Education sudah masuk. Its all okey…!!!, kata Gatot. ***(NURSIDIK)***
Banyak Tawaran Mitra Untuk Multi Media Center
Bisnis Multi Media Center (MMC) memang sangat menjanjikan dan menggairahkan. Terbukti MMC Plasa Marina Surabaya baru belum sebulan diluncurkan, kini sudah banyak tawaran dari Mitra untuk mengisi etalase yang berfungsi sebagai “Window Shopping”.
Minggu yang lalu telah dipakai pialang saham untuk teleconference. Bisa saja MMC ini dipakai para Pebisnis sebagai tempat “Office Everywhere atau Virtual Office”, sehingga tak heran kalau akan ditambah lagi 4 buah PC sebagai antisipasi kedepan.
Memang, MMC pertama di Indonesia yang telah diluncurkan oleh Dir. Konsumer ini terus menggeliat dan bergairah lantaran prospeknya yang sangat menjanjikan. Perkembangannya cukup pesat, fasilitas Hot Spotnya untuk “memanjakan” para Customer dalam hal ini para Tenant, juga sangat men-DRIVE bisnis mereka, dengan segala aktivitas bisnisnya.
Menyikapi peluang bisnis ini, maka Manager Customer Care, Gatot Indra tak ayal lagi harus lari kencang memenuhi kebutuhan calon Mitra dan para bakal calon customernya. Calender Of Event-pun (COE) terpaksa disusun, agar tidak terjadi overlapping. Untuk minggu depan saja, yaitu tanggal 18 dan 19 Oktober akan digelar OPENHOUSE TELKOM HOTSPOT dan VENTUS dari UCC.
Tercatat COE untuk bulan Oktober dan Nopember 2006 ada 5 Event, yaitu : Gathering Asosiasi Warnet Korwil Surabaya, Pameran dan Konsultasi Bisnis oleh COMETINDO dan LIMA BENUA (Plus Pameran Komputer dan Produk IT), Customer Education oleh Microsoft, IHT Customer Care sebanyak dua kali. Proposal Pameran dan Customer Education sudah masuk. Its all okey…!!!, kata Gatot. ***(NURSIDIK)***
Langganan:
Postingan (Atom)