Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Selasa, 27 Juli 2010

SBU Memantau Lahan Bisnis


TAHUN 2010

Karena Speedy merupakan lahan bisnis unggulan di TELKOM CS SBU, maka keberadaan Speedy Corner selalu diperhatikan, dipantau dan dimaintain dengan baik agar mampu menghasilkan dan meningkatkan revenue. Salah satunya Speedy Corner yang ada di Tunjungan Elektronik Center (TEC) yang baru-baru ini dikunjungi ASMAN Modern Channel dan Direct Channel, Ismono Adi dan Kun Agustiyono.

Sebagai lahan bisnis maka Speedy Corner yang ada tidak hanya dipantau, sebab untuk mencari peluang pasar tentu tidak cukup dengan pemantauan saja, tapi dalam pantauan ini juga dimaintain terutama soal avaibility, usage, market potential, market watch yang pada ujung-ujungnya tentu agar berhasil dalam Win Competition yang harapan utamanya adalah tetap menjadi Market Leader.

Commercial Opportunity seperti dengan keberadaan Speedy Corner memang diharapkan adanya value added, sehingga tidak hanya berfunsi commercial saja, namun juga berfungsi sebagai media promosi yang handal. Strenghness dan weakness perlu dianalisa, sebab sebuah bisnis tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa dikawal, tapi harus dipantau, sehingga progress avaibility-nya terus terkawal, bahkan tersolusi jika terjadi decline dan sejenisnya.

Real Market Opportunity is not only in making tools for more features, akan tetapi monitoring atau pemantauan hasilnya juga tak boleh dipandang sebelah mata, sebab terkadang menjadi kebiasaan jika suatu telah dihasilkan, akan tetapi pengawalan, pemantauan jarang sekali dilakukan secara intens. Semua ini dilakukan hanya semata-mata untuk seeking profitable market opportunities di lahan bisnis Speedy. **BUKAN-DIKSI.

FOTO : Adi dan Kun saat memonitor keberadaan Speedy Corner di TEC, Surabaya.

TELKOM CS SBU Raih The Best Retention Achiever


TAHUN 2010

Apresiasi The Best Retention Achiever Regional-5 Semester-1 Tahun 2010 dri EGM DCS Timur ini merupakan implementasi dari budaya 5-C yang salah satunya adalah Caring Meritocracy, demikian antara lain dikatakan Manager CS-SBU, Soewiyarso pada session sharing SP-135 di Jln. Mergoyoso 1-3, lantai-5, Surabaya, Rabu (28/7). Customer Retention akan berhasil baik jika Quality Of Sales juga baik, dan ini terbukti kita telah melakukan dengan baik.

Untuk itu tolong dipertahankan dan ditingkatkan apresiasi ini terutama diawali dengan meningkatkan Quality Of Sales, sehingga kita harapkan kedepan yang merupakan masa End To End Broad Band dapat kita aktualisasikan dengan sebaik-baiknya. Semua ini adalah bermuara dari kondisi optimis tehadap peluang pasar yang masih cukup banyak yang harus kita explore. Bulan ini saja kita mampu menjual 89 lines dengan kualitas jual yang bagus, tandasnya.

Seperti biasa, maka acara SP-135 ada sharing session secara bergiliran, maka ketika sampai ke topik The Best Retention Achiever, maka rekan kita Ibu Ida Awal Dwi Nuraeni yang job position-nya sebagai Customer Retention & Loyalty di Plasa TELKOM Mergoyoso mendeliver pengalamannya ketika dimarahi dan diomelin para pelanggannya, yang kemudian setelah diberi penjelasan secara baik, maka para pelanggan tersebut sudah tidak marah lagi dan memahaminya. Kalau pelanggan marah dan tidak bisa dihandle oleh CSR, maka giliran saya yang menghandle-nya, tambah Bu Ida yang banyak makan garam dan memang lebih banyak dibesarkan di Plasa.

Soewiyarso-pun di akhir acara mengucapkan terimakasih atas apresiasi The Best ini kepada jajaran Plasa TELKOM Area SBU khususnya, dan kepada sel.uruh jajaran terkait yang turut mendukung suksesnya program retensi ini. Tanpa dukungan dan kontribusi semua pihak terkait maka mustahil TELKOM SBU mampu meraih sukses di Semester pertama ini. Usai acara sharing SP-135, maka Soewiyarso didaulat untuk foto bareng dengan membawa piagam apresiasi The Best Retention Achiever Semester-I 2010. **bukan-diksi.

GAMBAR : Nampak Manager CS-SBU foto bareng usai SP-135, Rabu (28/7).

SBU : Sebelum Menggebrak Pasar, Lakukan Survey Demand


TAHUN 2010

SBU : Sebelum Menggebrak Pasar, Lakukan Survey Demand

Survey menunjukkan, bahwa pasar itu bagaikan bola bundar, bahwa kondisi pasar “T-I-M-E” setiap saat berubah menggelinding seperti bola. Itulah paling tidak merupakan kesimpulan awal survey demand yang dilakukan ASMAN Direct Channel Surabaya Utara, Kun Agustiyono di STO Kandangan Manukan Kulon, Surabaya yang didampingi oleh Officer-2 Sales Event SBU , Agus Ismono, Selasa (27/7).

Survey demand ini dilakukan sehubungan dengan rencana akan memberikan gebrakan pasar menjelang Ramadhan bulan depan, sehingga area persaingan dapat dipetakan lebih awal. Potensi dan peluang pasar akan kami petakan terlebih dahulu termasuk kemampuan supply, yaitu ketersediaan alat produksi (ALPRO) di wilayah siap jual. Hasilnya akan kami propose dan sampaikan segera, demikian antara lain optimisme Senior Technician Access Network STO Kandangan, Nakis Bandi.

Pemetaan peluang demand ini menggunakan conceptual approch atau pendekatan konsep yang didasarkan kepada data-data yang akurat, sebab untuk mengerti dan mengetahui demand memang harus terlebih dahulu mengukur kekuatan internal yang kemudian akan diimplementasikan dengan kondisi permintaan pasar. Nakis Bandi akan melakukan pengetesan alat produksi termasuk kondisi jaringan infrastruktur, sehingga benar-benar ready to sale atau siap jual.

Calon pelanggan yang akan disasar yang merupakan prospektif demand akan dipilah-pilah dan diklasifikasikan sesuai dengan skala prioritas kesiapan infrastruktur. Demikian juga dengan alat produksi akan mengalami hal yang sama, yaitu dipilih dan dipilah serta diklasifikan dengan tanda warna warni, sehingga gebrakan pasar yang dilakukan efektif, powerful, tepat sasaran dan tidak mubazir. **bukan-diksi.

FOTO : Nampak Nakis Bandi menjelaskan potensi ALPRO eksisting, Selasa (27/7).

Senin, 26 Juli 2010

Soewiyarso Bangun Brothers In Sales (BIS)


TAHUN 2010

Soewiyarso Bangun Brothers In Sales (BIS)

Untuk meningkatkan komunikasi bisnis diantara Tim Sales Agency dengan jajaran internal TELKOM, maka Manager CS-SBU, Soewiyarso berinisiatif membangun pola komunikasi terintegrasi (integrated communication) yang diberi nama BIS atau Brothers In Sales. BIS ini diharapkan berfungsi menjembatani dan mensolusi case-case yang dihadapi Agency berkaitan dengan sales Speedy dengan Backroom dalam hal ini adalah DIVA. Pembentukan BIS ini dilakukan di Kantor TELKOM SBU Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya lantai-5, Jumat (4/6).

Boleh jadi BIS ini merupakan sebuah kreativitas manajemen dan pengelolaan sebuah bisnis yang dihadapkan pada persoalan teknis ataupun non teknis, sehingga diharapkan BIS ini adalah sebagai Mediator yang mampu mendorong peningkatan penjualan, mampu meraih pangsa pasar lebih banyak lagi, dan mampu memenangkan persaingan yang pada gilirannya akan menjadi Market Leader di Surabaya Utara.

Tak hanya itu sebab BIS ini diharapkan mampu menstimulasi perkembangan para Sales Agency, sebab dengan adanya komunikasi yang intens tak mustahil segala urusan yang dihadapkan kepada berbagai persoalan akan dapat diselesaikan dan disolusikan dengan baik, sehingga tidak ada Bottle Neck dalam setiap eksekusi yang berkaitan dengan penjualan Speedy. Karena komunikasi merupakan kunci utama keberhasilan suatu bisnis, maka melalui Brothers In Sales atau BIS inilah diharapkan mampu menjawab system komunikasi antar Sales Agency dan backroom.

Disisi lain, Sales Agency adalah Partner In Business, sehingga harus selalu dijaga keharmonisan dan soliditas mereka dengan kita. Ia juga merupakan mata rantai dalam bisnis Speedy yang tentunya mata rantai ini harus kuat, jika lemah dan apalagi putus, maka untuk meraih sukses bisnis Speedy adalah hal yang mustahil. Jadi mata rantai ini harus selalu kita maintain agar tetap kuat, kuncinya mengakhiri. **BUKAN-DIKSI.

FOTO : Manager CS-SBU, Soewiyarso saat membangun BIS, Jum’at (4/6).

SBU : Speedy Akan Grebeg Blue & Red Ocean


TAHUN 2010

SBU : Speedy Akan Grebeg Blue & Red Ocean

Serangan pasar Speedy dalam bentuk Grebeg Customer terus dilakukan oleh Tim Sales TELKOM CS-SBU dan dalam “war-plan” yang dibahas hari ini untuk menetapkan titik serangan, maka ditetapkan bahwa serangan untuk hari Sabtu dan Minggu besok dan lusa akan dipusatkan di dua lokasi, yaitu di Simpang Darmo Permai Selatan dan di Karangempat Kenjeran.

Karena pesaing provider internet tak sebanyak persaingan di bisnis seluler, maka serangan Speedy ini akan diarahkan kesemua wilayah, apakah itu di wilayah yang tergolong Blue Ocean atau wilayah Red Ocean. Dan tak menutup kemungkinan akan mengeksplore wilayah yang tergolong White Space. Jajaran Grebeg Customer akan melakukan serangan semua wilayah secara elegant.

Aktivitas pemasaran dan penjualan melalui Grebeg Customer yang dilakukan sejauh ini memang banyak memberikan inspirasi dalam hal memahami potensi dari beberapa lokasi, sehingga segala problema untuk mendongkrak (meleverage) pemasaran dan penjualan dapat diatasi dengan berbagai pendekatan ujung-ujungnya adalah peningkatan basis pelanggan yang valuable. Perjalanan Grebeg Customer selama ini juga merupakan pengalaman (retail experience) yang dipakai untuk evaluasi dalam menggaet new customer maupun dalam hal akuisisi.

Dampak mendapatkan pelanggan baru memang sangat berarti bagi profit, sales growth and revenue, sehingga tujuan bisnis itu sendiri akan tercapai. Perlu diingat, bahwa dalam bisnis itu yang penting adalah “UUD” (Ujung-Ujungnya Duit). Sedangkan Sales dalam Grebeg Customer ini yang selalu finding, getting dan keeping customer sebenarnya adalah untuk mengejar “UUD” itu sendiri. **bukan-diksi.

FOTO : Tim Grebeg Customer TELKOM CS-SBU saat disambangi GM CS Regional-V, Joko Raharjo.

Tim Grebeg Customer CS-SBU Terus "Bertempur"


TAHUN 2010

Tim Grebeg Customer CS-SBU Terus "Bertempur"

Semua provider pasti menginginkan penguasaan dan mendominasi pangsa pasar atau meningkatkan market share, demikian pula dengan TELKOM Speedy. Perebutan pangsa pasar inilah yang dalam istilah bisnis kerap disebut dengan persaingan atau kompetisi yang kalau didramatisir akan menjadi istilah yang cukup ngeri, yaitu perang bisnis. Istilah perang bisnis ini ternyata mampu menggugah semangat dan meningkatkan adrenalin para pelaku bisnis dalam hal melakukan persaingan pasar. Maka, jangan heran kalau di TELKOM adalah istilah battle-field, war-room, inteligence marketing, dan sebagainya. Dan memang istilah perang bisnis ini mampu mendorong Tim Grebeg Customer CS-SBU untuk tiada henti melakukan pertempuran itu, terbukti kemarin Sabtu dan Minggu tetap semangat melakukan pertempuran untuk memenangkan persaingan atau pertempuran.

Istilah Grebeg Customer dan war-room dan sejenisnya sendiri sebenarnya terinspirasi oleh strategi perang Sun Tzu, dimana dalam Grebeg Customer ini seranganya diarahkan kepada semua titik strategis tak kecuali titik ”desa mengepung kota”. Untuk memperlemah pertahanan musuh Tim Grebeg bertempur di tempat terbuka menyembunyikan maksud tersembunyi dengan aktivitas biasa setiap Sabtu dan Minggu.


Dalam strategi Sun Tzu dikatakan, bahwa ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, maka seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya, semua musuh tidak selalu kuat dalam semua hal, pasti ada celah diantara senjatanya. Kelemahan inilah yang harus diserang, dengan kata lain menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara psikologis.

Diajarkan juga agar menyerang dengan menggunakan kekuatan lain secara kolaborasi, dalam hal ini kita berkolaborasi dengan Sales Agency untuk melakukan Grebeg Customer. Kolaborasi atau perpaduan antara kekuatan internal dengan pihak ketiga dalam bentuk kemitraan inilah akan menjadi senjata yang ampuh dan powerfull. Terbukti sudah berbulan-bulan melakukan Grebeg Customer namun semangat terus membara, bahkan hampir setiap Grebeg, GM DCS Timur Regional-V, Joko Raharjo berusaha selalu hadir ditengah pasukannya. Semoga we are winning the competition ini, sehingga TELKOM tetap jaya selamanya. **bukan-diksi.

FOTO : Nampak Joko Raharjo yang setia hadir ditengah pasukannya di Jln. Simpang Darmo Permai Selatan-III, Sabtu (5/6).

SBU : GC Tak Sekedar Tawarkan Speedy, Tapi IME


TAHUN 2010

SBU : GC Tak Sekedar Tawarkan Speedy, Tapi IME

GC atau Grebeg Customer yang selalu melakukan aktivitas setiap Sabtu dan Minggu tenyata tak sekedar menawarkan Speedy For Internet saja, akan tetapi lebih dari itu yaitu menawarkan produk IME Content. Sebab dengan ditawarkannya Speedy, maka peluang untuk menjual IME cukup besar, sebab “bahan dasarnya” adalah dari Speedy itu sendiri. Dan IME, adalah terdiri dari Information IT-services, Media dan Edutainment adalah portofolio bisnis yang dikembangkan dari Internet Speedy.

Tingkat opportunitas dan probabilitas IME ketika fasilitas internet Speedy sudah terinstall di rumah pelanggan, maka kemungkinannya cukup besar. Tim Grebeg Customer yang selalu melakukan sales and promo juga yakin, bahwa probabilitas pasar masih cukup besar dan menjanjikan sebab pengguna internet sudah semakin banyak hingga ke kalangan anak muda, pelajar, mahasiswa, keluarga muda dan professional muda. Opportunitas dan probabilitas inilah yang membuat Tim Grebeg selalu semangat untuk menjual dan selalu optimis dalam mencapai target.

Apalagi dalam produk IME Content memiliki variasi produk yang memang harus segera dijual, sehingga hunting to get new customer terus dilakukan agar variasi produk tersebut terjual, antara lain Game (game.telkomspeedy.com), Music (fulltrek.com), Edutainment (kanalbola.com, siap-online.com, pesonaedu.com), Protector (speedy protector), File sharing (laciku.com) dan Net TV.

Pesona EDU online adalah aplikasi konten pendidikan online yang menawarkan multimedia pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Pendidikan Nasional, yang bertujuan untuk menghadirkan konten pendidikan yang berkualitas baik di sekolah maupun di rumah. Sudah digunakan di : Lebih dari 3500 sekolah baik Nasional maupun Internasional dan Telah diexpor ke 23 negara. Karena peluang pasar masih besar, maka Tim Grebeg Customer terus melakukan aktivitasnya. **BUKAN-DIKSI.

FOTO : Tim Grebeg Customer CS-SBU saat melakukan serangan hari Minggu (6/6).

SBU : Fantastic ! Keluarga ikut Grebeg Customer


TAHUN 2010

SBU : Fantastic ! Keluarga ikut Grebeg Customer

Diluar dugaan, dukungan keluarga untuk menyukseskan pemasaran Speedy dengan cara Grebeg Customer yang dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu sungguh patut mendapat acungan jempol. Istri dan anak atas kesadaran sendiri sesekali pingin ikut suaminya atau ayahnya berjualan produk TELKOM Speedy.

Sebagai contoh rekan kita yang bernama ``Bagong`` Ais saat melakukan Grebeg Customer di wilayah Simpang Darmo Permai Selatan III, ternyata sang istri tercintanya ingin ikut membantu suami memberikan kontribusi kepada perusahaan. Saya ikut memberikan dukungan kepada suami saya agar selalu semangat dalam mempromosikan Speedy agar mampu menguasai market share, katanya. Dan lagi kebetulan hari itu saya tidak ada kegiatan, sehingga saya harus menyemangati suami saya, tuturnya singkat.

Lain lagi dengan rekan Fais yang istrinya juga karyawati TELKOM, dimana putra-putrinya sudah dewasa dan kuliah di Bandung, sehingga sang istri sesekali jika tidak ada kegiatan di rumah atau di RT/RW, maka dengan sukarela turut berjualan. Perpaduan dukungan antara Manajemen dan Keluarga, InsyaAllah TELKOM akan memenangkan persaingan bisnis yang sangat ketat ini.

Contoh yang satu ini adalah justru sang anak yang ingin bapaknya berjualan dengan cara Grebeg Customer, yaitu putera rekan Handoko. Namanya anak, kalau ia ingin ikut ya kita turut senang. Sebab secara tidak langsung kita mendidik anak kepada hal-hal yang positif dan bermanfaat. Disisi lain kita turut mendidik anak untuk berjiwa bisnis sejak dini, sehingga anak akan tumbuh menjadi orang yang ulet dalam segala hal, jelas Handoko.**BUKAN-DIKSI.

FOTO : Rekan kita dari kanan ke kiri Fais, Handoko dan Bagong Ais

Jambore Sepeda TELKOM Di Jogjakarta


TAHUN 2010

Jambore Sepeda TELKOM Di Jogjakarta

Telkom Cycling Club (TCC) atau Bikers Telkom se-Indonesia telah berkumpul pada tanggal 24 dan 25-07-2010 untuk bersama merayakan Ultahnya yang ke-2.

Terpilihlah Yoga untuk mengadakan perayaan tersebut dengan nama Jambore Sepeda Telkom Group, yang diikuti oleh peserta dari segala penjuru.

Adapun peserta tersebut ada yang datang dari Indonesia Timur (gabungan + Papua), dari TCC-Jakarta, TCC-Bandung, TCC-Cirebon, TCC-Flexi, TCC-PIN, TCC-Kopegtel, TCC-P2Tel, TCC Mojokerto, TCC-Surabaya dan Bikers-SBU.

Selanjutnya dilaksanakan Off-Road dengan rute dari Start Pesanggrahan Kaliurang --> Lereng Puncak Merapi --> Bungker Lereng Merapi --> Finish STO-Pakem Yogyakarta.

Alhamdulillah para peserta tidak ada yang pingsan dan cidera walaupun rute Off-Road tersebut boleh dikata lika-liku, menantang, terjal, curam kanan-kiri jurang, masuk dan keluar dari desa ke desa lains via sawah, hutan karet serta kebun salak de-el-es-be.

Walau dirasa saat setelah selesai onthel kaki ini terasa kaku dan jarem plus rasa jengkel dan kesal, tetapi hal tersebut tidak akan pernah pudar menurunkan semangat para Bikers-SBU untuk menyerah tanpa syarat serta segera menanggalkan sepedanya untuk dilego...

Hal tersebut diinformasikan dan disampaikan untuk sekedar diketahui plus tetap membuka para bikers lain untuk bergabung demi untuk kebersamaan Soliditas dan Solidaritas via Onthel Sepeda Bikers-SBU...

Demikian sekilas info laporan Jambore Yogya, diucapkan terima kasih atas attensinya. (AIS).

DPW-V JATIM Laksanakan Pra-MUSWIL IV


TAHUN 2010

DPW-V JATIM Laksanakan Pra-MUSWIL IV

Tantangan perusahaan akan semakin berat, maka mari kita bulatkan tekad untuk selalu mengawal perusahaan ini seperti yang selama ini telah kita lakukan. Demikian antara lain pengantar anggota MPO, Budhi Prastyo pada rapat Pra MUSWIL-IV DPW-V JATIM di Kantor DIVRE-V Lantai-1 Ruang Lebah Biru Jln. Ketintang 156, Surabaya, Senin (26/7) yang dihadiri oleh para Pengurus DPW-V dan DPD se Jawa Timur.

Budhi dalam pengantarnya juga meminta agar para Pengurus lebih solid lagi, sebab dalam mengawal perusahaan dan mengawal PKB dibutuhkan Pengurus yang memiliki integritas, soliditas dan militansi tinggi. Diharapkan dalam MUSWIL-IV nantinya dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang akan kita sampaikan kepada Manajemen dan kepada DPP SEKAR TELKOM.

Selanjutnya Pra MUSWIL ini membahas rencana pelaksanaan MUSWIL, rekomendasi susunan organisasi DPD, TATIB MUSWIL serta agenda MUSWIL. Adapun Agenda MUSWIL-IV direncanakan sebagai berikut :
1. Pembacaan dan persetujuan TATIB.
2. Pembahasan program kerja.
3. Pembahasan rekomendasi (usulan susunan organisasi dan keanggotaan SEKAR, penetapan target-target operasional yang dijadikan acuan untuk remunerasi khususnya insentif, review transformasi TO, evaluasi rencana spin-off Flexi.

MUSWIL-IV SEKAR TELKOM DPW-V JATIM nantinya juga membahas teknis agenda utama, yaitu :
• Pemilihan Ketua DPW.
• Pemilihan Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW, 5 orang termasuk Ketua)
• DPW V JATIM SEKAR TELKOM periode 2010-2013.

MUSWIL IV SEKAR TELKOM DPW V JATIM adalah rapat yang dihadiri oleh utusan dari anggota, peserta, panitia dan peninjau dalam rangka pemilihan ketua DPW V SEKAR TELKOM JATIM. Dalam Pra-MUSWIL IV ini juga dihadiri oleh mantan Ketua DPW-V, Wibowo Soegiarto yang dalam kesempatan tersebut mengklarifikasi seputar issue-issue yang tidak benar. Berita ini diturunkan Pra MUSWIL-IV masih berlangsung.**bukan-diksi.

Minggu, 25 Juli 2010

SBU : ASMAN Support Pantau Pelatihan Internet Guru


TAHUN 2010

SBU : ASMAN Support Pantau Pelatihan Internet Guru

ASMAN Support DCS-SBU, Purwanto melihat pelaksanaan pelatihan internet bagi para Guru yang berlangsung sebagai peluang bisnis dan penetrasi pasar yang luar biasa. Untuk itulah disempatkannya untuk melihat dari dekat pelaksanaan pelatihan dimaksud yang sedang berlangsung di BLC (Broadband Learning Center) CS-SBU di Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya, Selasa (8/6).

Karena persoalan support menyuport adalah menjadi tanggung jawabnya, maka dukungan demi kelancaran pelatihan internet bagi guru ini pasti tidak diragukan lagi. Terbukti ketika mengunjungi para Guru yang sedang berlatih, maka pertama kali yang ditemui adalah Anang Prawata HS selaku Koordinator pelatihan guru dari DIKNAS Surabaya yang saat itu sedang mengawasi pelaksanaan pelatihan.

Purwanto menanyakan kepada Anang tentang kenyamanan ruangan BLC, kelengkapan fasilitas dan materi yang dijawab, bahwa ruangan sangat nyaman, fasilitas dan materi pelatihan sangat lengkap dan memadai. Tolong sampaikan kepada kami, jika ada ketidaknyamanan apakah itu soal ruangan, materi termasuk fasilitas komputer desktop jika ada yang ngadat, pinta Purwanto.

Pelatihan internet bagi guru di wilayah kerja DIKNAS dan PEMKOT Surabaya ini adalah Angkatan Pertama, dijelaskan oleh Anang, bahwa direncanakan sampai Empat Angkatan. Pihaknya dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada TELKOM dengan program CSR-nya (Corporate Social Responsibility) yang menyediakan fasilitas pelatihan internet gratis. Sementara itu, Purwanto dalam kesempatan tersebut menambahkan, bahwa pelatihan gratis ini hanya TELKOM yang mengadakan, sedangkan provider lain masih belum ada yang peduli. **BUKAN-DIKSI.

FOTO : Nampak Purwanto sedang berbincang dengan Anang, Selasa (8/6).

SBU : 2 ASMAN Berburu Peluang Sales Speedy


TAHUN 2010

SBU : 2 ASMAN Berburu Peluang Sales Speedy

ASMAN Modern Channel, Ismono Adi Jatmiko kali ini berkolaborasi dengan orang yang paling bertanggungjawab mensupport programnya, yaitu ASMAN Support CS-SBU, Purwanto. Kedua ASMAN ini berburu pelanggan mencari peluang Sales Speedy agar peningkatan sales terjadi kenaikan yang sangat tajam. Perburuan peluang bisnis ini dilakukan di Wisata Kuliner “Hallo Surabaya” Jln. Bubutan No. 93-95, Surabaya.

Hallo Surabaya tergolong rumah makan baru di tengah kota Surabaya yang didisain sedemikian rupa dan alami, sehingga karena masih baru, tentu ada peluang yang akan ditawarkan oleh TELKOM CS-SBU sebelum didahului oleh kompetitor, dan penawaran ini berhasil. Kedua ASMAN ditemui langsung oleh Ny. Amelia yang dengan segala senang hati menerima tawaran TELKOM. Yang ditawarkan adalah fasilitas HOT SPOT SPEEDY..

Ny. Amalia mengatakan, bahwa ia tidak mau difasilitasi oleh berbagai Provider. Saya hanya mau hanya satu provider saja, yaitu TELKOM. Kalau ada provider lain akan saya tolak. Tapi prinsipnya bagi saya adalah siapa yang dulu dia yang dapat. Untuk itu saya harap agar TELKOM duluan, jangan sampai provider lain. Di tempat wisata kuliner kami ini, akan kami gelar event Bazzar Puasa Ramadhan dan event HUT Kemerdekaan RI bulan Agustus bulan depan, jadi silahkan nanti TELKOM bisa pasang counter atau outlet Speedy dan Flexi.

Ternyata perburuan untuk mencari peluang bisnis ini tidak bertepuk sebelah tangan, semuanya berjalan lancar dan sukses. Tinggal kita tunggu nanti pelaksanaannya atau paling tidak PKS-nya dalam bentuk apa dan seperti apa. Yang jelas dua orang ASMAN sudah bermain cantik, sudah berkolaborasi sangat solid, semoga eksekusinya nanti juga berjalan lancar tak ada rintangan sedikitpun. **BUKAN-DIKSI.

FOTO : Nampak Ny. Amelia berpose diapit dua ASMAN TELKOM CS-SBU (8/6).

Soewiyarso Instruksikan Akselerasi Realisasi Program e-RT/RW


TAHUN 2010

Soewiyarso Instruksikan Akselerasi Realisasi Program e-RT/RW

Program internet Speedy RT/RW yang digaungkan sebulan penuh oleh Walikota Surabaya berjalan sangat sukses. Kini tinggal pihak internal TELKOM yang punya gawe mempercepat penyelesaiannya. Apalagi Walikota Surabaya Bambang DH menang dalam PILWALI minggu kemarin dan sudah ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang, maka bisnis Speedy akan semakin cerah, sebab Walikota Bambang DH sangat appreciate terhadap program CSR TELKOM yang tidak dilakukan oleh provider lain.

TELKOM yang selalu ingin memuaskan pelanggannya terlebih program Walikota, maka TELKOM tentu tak ingin mengecewakan para pelanggannya. Untuk itulah Manager CS-SBU, Soewiyarso menginstruksikan kepada jajaran terkait untuk melakukan akselerasi atau percepatan program e-RT/RW dimaksud. Walau melakukan perjalanan dinas di Bandung, namun Soewiyarso selalu memantau kepada POH-nya, yaitu Ismono Adi Jatmiko agar akselerasi terus dipacu.

Mitra kerja TELKOM SBU untuk e-RT/RW ini adalah sebuah Agency, yaitu Gaysa Karya Perdana (GKP). Maka diberlakukanlah BKO bagi GKP, yaitu sebanyak 19 karyawan/karyawati GKP “pindah sementara” lokasi kerja ke Kantor TELKOM SBU Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya mulai hari Senin (7/6). Di Kantor ini, Sang POH dan Pimpinan GKP mampu mengawasi langsung dan mengawal secara ketat seluruh proses akselerasi tersebut.

Dengan adanya BKO, maka ada semacam WASKAT atau Pengawasan Melekat sehingga akan menunjukkan hasil yang luar biasa atau paling tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh manajemen. Semua itu dilakukan demi kepuasan pelanggan. Sistem Pengendalian Manajemen dengan cara WASKAT BKO ini merupakan bentuk mekanisme yang lazim dilakukan secara profesional oleh beberapa perusahaan pada umumnya, sehingga pada saatnya nanti (sesuai time-table atau time-frame) semuanya dapat dituntaskan secara memuaskan. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak salah satu sudut kerja BKO, berdiri paling kanan adalah Pimpinan Gaysa Karya Perdana, M. Fariz, sedangkan Sang POH angkat jempol.

POH Manager CS-SBU Working Around Ke Agency


TAHUN 2010

POH Manager CS-SBU Working Around Ke Agency

Setidaknya ada 5 Sales Agency yang dikunjungi (working around) oleh POH Manager CS-SBU, Ismono Adi Jatmiko bersama ASMAN Support, Purwanto pada hari Selasa (8/6), yaitu : CMD, CTR, PLP, KOPEGTEL Tidar dan Prima Raya Agency. Dengan adanya working around ini diharapkan para Sales Agency terpacu motivasinya, sehingga kinerja sales dapat lebih ditingkatkan lagi. Walau CMD Agency memiliki kinerja paling bagus, namun tetap dikunjungi, jadi tidak hanya kinerjanya yang dibawah rata-rata saja.

Perhatian terhadap indikator pencapaian kinerja memang selalu mendapat perhatian utama manajemen, sehingga kemampuan dalam mencapainya memang dibutuhkan pendekatan khusus, dicari penyebab ketidaktercapainya kinerja dimaksud, sehingga langkah-langkah solusi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Tanpa mengetahui kondisi riil di lapangan memang terasa sulit untuk menyimpulkan kendala atau bottle-neck yang dialami para Sales Agency yang notabene adalah mitra kerja kita.

Motivasi kerja akan berpengaruh terhadap prestasi kerja yang memang sangat dipengaruhi seberapa sering kita melakukan dialog untuk mengkomunikasikan kendala yang dialami secara riil di lapangan. Memanglah tepat jika working around ini dilakukan, sebab kekuatan dan kelemahan para Agency ini dapat diukur secara riil. Tetapi secara garis besar, mereka puas setelah dikunjungi dan ditampung segala kendala termasuk keluhan kondisi lingkungan kerja yang tidak nyaman.

Kita semua berharap, bahwa pasca working around ini terjadi peningkatan motivasi, sehingga kinerja sales sesuai yang ditarget dapat tercapai dengan baik. Kemampuan dalam mencapai target para sales agency memang berbeda, sehingga bagi yang kurang atau dibawah rata-rata harus mendapat perhatian khusus dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Yang dilakukan dalam working around ini adalah mendorong, menggerakkan, mengarahkan dan menyalurkan perilaku ke arah tujuan yaitu goal atau target secara fokus. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak Ismono dan Purwanto memberikan arahan agency, Selasa (8/6).

SBU : Tim Grebeg Always Try To Do The Best


TAHUN 2010

SBU : Tim Grebeg Always Try To Do The Best

Untuk memenangkan persaingan, maka segala daya dan upaya telah kita lakukan, termasuk yang dilakukan oleh Tim Grebeg Customer TELKOM CS-SBU yang melakukan aktivitas sales Speedy disetiap hari Sabtu dan Minggu. Tim berupaya mengelilingi kota hingga merata, sehingga yang namanya pasar benar-benar disisir. Penyisiran pasar ini merupakan salah satu bukti, bahwa Tim Grebeg Always Try To Do The Best yang dipersembahkan bagi perusahaan tercinta.

Weekly sales activities inilah merupakan salah satu jawaban atas kondisi persaingan yang semakin ketat. Untuk Sabtu dan Minggu kemarin, Tim Grebeg menduduki dua titik lokasi, yaitu di Karangempat dan di Darmo Permai Selatan. Find More Customer merupakan harapan utama atau mimpi besar dari Tim Grebeg Customer. Bisa jadi kegiatan ini dikatakan sebagai The Most Unusual Activitivies sebab dilakukan di hari libur. Karena kondisi dan tantangan berbeda, maka segala upaya memang harus dilakukan, meski tergolong Unusual.

Ketika kita dihadapkan pada market yang sangat kompetitif, maka treatment kita terhadap pasar memang harus berbeda, tidak bisa sepertia biasanya atau biasa-biasa saja. Bukankah ada pepatah yang mengatakan, bahwa yang cepat akan memakan yang lambat, sehingga gerak cepat memang sangat diharuskan. Kita sekarang tidak bisa menunggu dan menunggu.

Boleh jadi pada suatu saat kegiatan ini akan berubah lagi menjadi lebih tajam, yaitu bahwa sales itu akan merupakan Primary Activities yang tentu saja dengan tidak mengenyampingkan mutu pelayanan. The Future Challenge semakin hari tidak semakin kecil atau berkurang akan tetapi terus semakin besar dan berat, sehingga mutlak membutuhkan effort yang luar biasa pula. **bukan-diksi.

FOTO : Tim Grebeg saat “menyerang” lokasi Karangempat, Minggu (6/6).

SBU : SP-135 Masih Ada


TAHUN 2010

SBU : SP-135 Masih Ada

Silaturahmi Patriot 135 merupakan media sharing informasi tentang kondisi kegiatan operasional sehari-hari. Media sharing ini masih ada di Customer Service-SBU seperti yang dilakukan pada hari ini, Rabu (9/6) di lantai-5 Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya. Selaku Unit Customer Service yang kerap berhubungan dengan customer, maka tentunya ada saja persoalan yang dihadapi sehari-harinya. Persoalan inilah yang harus disampaikan di forum SP-135 agar disolusi dan ditindaklanjuti.

Sebgai contoh persoalan e-RT/RW disalah satu RT/RW yang tidak mau memasang fasilitas Speedy dengan alasan yang tidak dapat diterima. Kenapa ? Pak RT beralasan, bahwa dengan terpilihnya “CACAK”, maka pihaknya tak mau lagi dengan program e-RT/RW. Padahal yang terjadi adalah MIS-KOMUNIKASI, yaitu yang menang atau yang terpilih adalah Bambang DH & Risma (bukan CACAK). Contoh persoalan semacam inilah yang perlu dikomunikasikan di SP-135, sehingga ada solusi terbaik.

Masalah HR juga di share di forum SP-135 ini, misalnya hari ini ada BERITA GEMBIRA, yaitu soal BONUS dan INSENTIV??. Kemudian yang berkaitan soal HR lainnya seperti soal SKI, Penyusunan Kampiun sampai kepada soal pelaksanaan SKJ. Soal mutasi dan rotasi di jajaran CS-SBU juga mewarnai SP-135 kali ini, yaitu ada 2 orang New Comer yang masing-masing memperkenalkan diri : Purwanto (ASMAN SUPPORT ) dan Delta Quartama (Performance Reporting).

Paling tidak dengan adanya sharing di forum SP-125 ini segala persoalan dan hiruk pikuk persaingan yang dihadapi para ujungtombak dan manajemen sehari-hari dapat dishare, didiskusikan, disolusikan dan tidak disimpan sendiri. Dan forum ini memang merupakan salah satu media komunikasi yang efektif, sehingga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari akan selalu terjadi improvement demi kepuasan pelanggan. **bukan-diksi.

FOTO : Suasana SP-135, Rabu (9/6).

SBU : ASMAN Support Cek Stock Modem


TAHUN 2010

SBU : ASMAN Support Cek Stock Modem

Untuk mengantisipasi lonjakan demand Speedy, maka ASMAN Support SBU, Purwanto mengundang KOPEGTEL SBU untuk melakukan rekonsiliasi jumlah persediaan (stock) modem posisi Juni 2010. POH Manager CS-SBU, Ismono Adi Jatmiko yang juga hadir dalam rekonsiliasi stock modem tersebut meminta kepada KOPEGTEL SBU untuk memanajemeni persediaan barang gudang dengan profesional, sehingga jika demand melonjak sewaktu-waktu, maka supply barang modem tidak mengalami kesulitan.

Sebelumnya dipaparkan oleh Purwanto, bahwa dari hitung-hitungan yang dilakukannya ternyata terjadi perbedaan jumlah yang mencolok antara catatan pembukuan dan fisik yang ada, sehingga pihaknya merasa perlu mengundang KOPEGTEL untuk melakukan rekonsiliasi, sehingga jumlah fisik dan pembukuan tidak ada perbedaan yang mencolok. Sedangkan perbedaan antara pembukuan dan fisik memang kerap terjadi manakala jika ada barang yang keluar tidak segera dilakukan pencatatan.

Pengelolaan fungsi gudang modem yang baik akan berpengaruh terhadap kinerja unit CS-SBU, untuk itulah Purwanto meminta kepada KOPEGTEL agar masalah persediaan gudang ini mampu dimanajemeni dengan baik, pengawasan harus dilakukan secara ketat, terutama tentang keluar masuk barang dan pembukuannya. Asal konsisten melakukan terhadap lalulintas keluar masuk barang, maka tak akan terjadi perbedaan jumlah yang mencolok antara pembukuan dan fisik, lanjut Purwanto.

Mulai penerimaan barang dari pemasok, handling barang, pengiriman barang ke user yang merupakan aktivitas utama pengelolaan stock modem diminta agar dicatat secara konsisten termasuk bukti atau evidence-nya. Gudang harus kita artikan secara luas, bukan sekedar tempat penyimpanan semata, tapi yang penting adalah pengelolaannya, agar semua keluar masuk barang dapat dipertanggungjawabkan, tidak asal-asalan. Jadi sekali lagi tolong perhatikan : administrasinya, penerimaan, penyimpanan, pengepakan dan pengeluaran barang. **bukan-diksi.

FOTO : Nampak POH Manager CS dan ASMAN CS memberikan arahan kepada 2 orang petugas gudang KOPEGTEL, Rabu (9/6).

Tim GC SBU Hadiri Indonesia Cellular & Computer Expo 2010


TAHUN 2010

Tim GC SBU Hadiri Indonesia Cellular & Computer Expo 2010

Pameran seluler dan komputer paling bergengsi, luar biasa dan spektakuler di Indonesia telah digelar di Toko Buku Gramedia, Surabaya mulai tanggal 9 sampai denagn 13 Juni 2010. Di ajang Indonesia cellular & Computer expo 2010 ini hampir semua operator turut berpartisipasi tak terkecuali TELKOM Group. Hari pertama usai pembukaan, Tim GC (Grebeg Customer) hadir menyaksikan suasana pameran, sekaligus lirik sana lirik sana, maklum ingin menjadi intelijen marketing.

Tak hanya melakukan intelijen marketing, akan tetapi Tim GC SBU juga berupaya mencari peluang yang terinspirasi dari ajang pameran ini. TELKOM Group tampil total di pameran ini dan memiliki Stand Pameran secara integrated, sehingga Stand pameran TELKOM Group adalah paling besar diantara stand pameran yang ada. Ini membuktikan kalau TELKOM Group terintegrasi, maka semakin powerfull, luar biasa.

Para peserta pameran saling membagi brosur kepada setiap pengunjung, bahkan ada yang diberi merchandise berupa tas yang berisi pulpen dan brosur produk. Di Event ini, Speedy menggelar “Speedy Sport Championship”. Penawaran khusus PC Gaming Speedy Sport Championship, terbatas hanya 45 unit PC Gaming super murah. Pengunjung juga dihibur oleh Special Performance Band “SHE” By Flexi dan “ADA-BAND” By Speedy.

Hanya di event SSC (Speedy Sport Championship) ditawarkan spesifikasi PC Gaming super murah dari semula Rp. 6.330,000,- menjadi Rp. 5.750.000,- + voucher Speedy Rp. 600.000,-. Dengan spesifikasi proccessroe intel core 13 530 - 2.93 Ghz Cache 4 MB, LGA 1156. Mainboard Intel H55H (onboard soundcard, LAN,Analog VGA, Memory : DDR3 V-Gen 2 GB PC 10600. HDD 250 GB SATA2 Seagate 7200rpm, VGA HIS 4670 1 GB DDR3 dengan monitor LCD GTC 19 Inch Wide. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak Tim GC SBU berpose di gerbang Pameran, Rabu (9/6).

Gerai TELKOMGroup Menggurita Di Gramedia Expo 2010


TAHUN 2010

Gerai TELKOMGroup Menggurita Di Gramedia Expo 2010

Ada hal yang menarik jika kita perhatikan di event “Indonesia Cellular & Computer Expo” yang digelar di Gramedia Expo Jln. Basuki Rakhmat, Surabaya mulai tanggal 9 – 13 Juni 2010, yaitu Stand atau Gerai TELKOMGroup yang didisain sangat bagus, dimana TELKOM dengan Groupnya dibawah berdiri satu atap. Ada Speedy, Flexi, Infomedia, Telkomsel, YesTV, ada Brand Indigo dan Telkom Vision.

Begitulah gambarannya, jika TELKOMGroup ini tampil tunggal dalam satu pameran, maka ternyata nampak begitu besar, gagah, kokoh dan solid yang tentu saja kalau dibandingkan dengan pesaing yang tampil di event ini nampak sangat kecil. Ternyata kolaborasi TELKOMGroup mampu menghasilkan image atau citra yang luar biasa, menunjukkan bahwa TELKOM ini adalah “raksasa” secara kasat mata sulit disaingi.

Sementara Gerai atau Stand pesaing yang mengikuti pameran ini nampak kurang bercahaya mungkin karena pengaturan atau penataan LIGHTING yang kurang profesional, space yang digunakan juga tak begitu besar. Lalu kalau kita menoleh ke Gerai TELKOMGroup, maka wouw… cerah, pencahayaan lampu yang memadai ditambah lagi kelincahan dan keramahan para SPG-nya.

Untuk memasyarakatkan IME, maka TELKOM Speedy selain membagi brosur, juga menyediakan beberapa LapTop dimana para pengunjung diperkenankan gratis browsing internet dan dipersilahkan mencoba menggunakan produk IME, seperti kanalbola.com, Pesona Edu dan fitur lainnya yang lumayan beragam. Sukses buat TELKOMGROUP !!! **bukan-diksi.

FOTO : Tampak View Gerai TELKOMGroup tampak belakang yang panjang membujur mulai kiri ke kanan di Arena Pameran Gramedia, Rabu (9/6).

Speedy Berikan Tripple Bonus di Cellular Expo Surabaya


TAHUN 2010

Speedy Berikan Tripple Bonus di Cellular Expo Surabaya

Baru seminggu lebih SSF 2010 yang berlangsung selama sebulan berakhir, kini ada event baru lagi, yaitu INDONESIA CELLULAR & COMPUTER EXPO yang dihelat selama 5 hari di GRAMEDIA EXPO Surabaya. Dengan adanya event baru ini, berarti peluang promo dan bisnis akan semakin terbuka lebar. Sedangkan dari sisi pengunjung akan semakin mendapat diskon lebih lama.

Speedy Tripple Bonus di event ini menawarkan tiga bonus, yaitu : bonus modem (khusus paket Load, Familia, Executive & Biz), Bonus discount abonemen selama 3 bulan dan bonus pasang baru (free registrasi). Ada beberapa paket baru Speedy yang ditawarkan di event ini, yaitu paket Mail, Chat, Socialia, Load, Familia, Executive dan Bisnis.

Untuk menarik pengunjung, maka serangkaian acara hiburan dan kreativitas disuguhkan oleh penyelenggara. Ada pula Grand Prize sepeda motor By Flexy dan Door Prize Harian berupa HP dan puluhan hadiah lainnya. Ada lomba angkat laptop, museum ponsel jadul, Sport Championship by Speedy, Photo Contest, Game with Giant Screen, Flexi Experiment Band Competition dan Sexy Dancer & DJ Performance By Toko BAGUS, Surabaya.

Bagi 500 pengunjung pertama, maka Panitia menyediakan Free Gift yang pastinya sangat menarik perhatian bagi warga kota Surabaya dan sekitarnya. Walau hanya berlangsung 5 hari, namun acara sangat padat dan menarik terutama bagi anak muda penggemar internet, media dan entertaintment (IME), sebab ada juga session workshop, antara lain : internet for student by AXIOO, Fotografi, Blackberry On The Stage, Symbian-PDA&Jawa Application, Music for RBT dan Clinic Music. **BUKAN-DIKSI.

FOTO : Stand Speedy pada INDONESIA CELLULAR & COMPUTER EXPO (9/6).