Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Jumat, 23 Juli 2010

SBU : Pelatihan Internet RT/RW Tahap-II


TAHUN 2010

Setelah PEMKOT Surabaya bersama TELKOM sukses mengadakan pelatihan internet bagi RT/RW tahap-I, kini giliran akan dibuka untuk tahap-II bagi RT/RW di 21 Kecamatan. Untuk persiapan, maka dilakukan rapat koordinasi yang dihadiri oleh Tim POKJA 21 Kecamatan di Kantor PEMKOT Jln. Jimerto 25-27, Surabaya (23/07/2010). Pihak APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) dan PT. Adira Multifinance turut berpartisipasi dalam suksesnya penyelenggaraan pelatihan ini.

KABAG Bina Program PEMKOT Surabaya, Agus Imam Sonhaji, ST.M.MT membuka rakor dan dalam sambutan pembukaan antara lain mengatakan, bahwa program e-RT/RW mampu dipahami oleh seluruh RT dan RW di masing-masing kecamatan. Metode pelatihan adalah teori langsung praktek yang akan disampaikan oleh pihak TELKOM. Saya minta kepada pihak TELKOM agar situs-situs internet yang tidak sehat supaya diblokir terlebih dahulu.

Menanggapi permintaan tersebut, maka Purwanto selaku POH Manager CS SBU mengatakan, bahwa memang benar situs dimaksud harus diblokir agar tidak disalahgunakan selama pelatihan, sehingga pelatihan dapat berjalan lancar dan sukses. Purwanto dalam kesempatan tersebut juga menjawab pertanyaan Ketua POKJA Kecamaatan Bubutan, Pak Eko tentang penggantian modem bagi RT yang sudah memiliki Speedy. Dikatakan, bahwa asal jelas datanya, maka modem dimaksud akan diganti oleh TELKOM.

Disisi lain, Kurniawan dari APKOMINDO selaku vendor penyedia Net-Book pelatihan sekaligus menginformasikan, bahwa Net-Book tersebut bisa dibeli langsung dengan harga promo hanya sekitar 2 juta hingga 3 juta dan dapat diangsur maksimal 2 tahun melalui fasilitas kredit Adira Multifinance asalkan ada SK dari Kecamatan, yang menjelaskan bahwa benar-benar untuk mensukeskan program e-RT/RW. Jika tidak ada SK, maka kami akan dituduh merusak harga pasaran. Kami hanya ingin mensukseskan program sosial ini, tambahnya.

Hal yang menarik dari pelatihan tahap-II ini ialah, bahwa bagi siswa akan mendapatkan hadiah dari ADIRA MULTI FINANCE berupa : LCD, Kipas Angin, Sound System dan beberapa hadiah hiburan. Hartono selaku perwakilan ADIRA SURABAYA dalam penjelasannya mengatakan, bahwa ini bukan door prize, akan tetapi hadiah yang akan diundi. Senada dengan Kurniawan, maka Hartono menekankan, bahwa pihaknya ingin berpatisipasi demi suksesnya program e-RT/RW, khususnya ”Surabaya Cyber City”. **bukan-diksi.

FOTO : Suasana Rapat Koordinasi Rencana Pelatihan e-RT/RW Tahap-II di Kantor PEMKOT.

Eko : Saya Besok Pagi Pasti Sudah Ganti Flexi


TAHUN 2010

Ada hal yang cukup menarik perhatian kita pada saat dilaksanakan rapat koordinasi di PEMKOT Surabaya dalam rangka persiapan pelatihan internet tahap-II bagi RT/RW, yaitu tentang pernyataan sikap Ketua POKJA Kecamatan Bubutan, Eko Raharjo, yang mengatakan, bahwa dirinya akan beralih ke Flexi mulai besok pagi. Hal tersebut diungkapkan ketika rekan Fais dari Modern Channel TELKOM SBU menanyakan nomor telepon untuk kontak person.

Fais sambil berseloroh mengatakan : Wah, kalau nomor ini sulit bagi saya untuk menghubungi Pak ! Melihat nomor awal jelas, bahwa ini adalah milik operator lain. Lalu dengan tersipu-sipu Pak Eko menjawab : Baiklah Pak, mulai besok pagi saya akan ganti Flexi ! Maka para Ketua POKJA-pun tertawa ngakak. Dulu saya juga pernah berseloroh dengan karyawan PU, ketika sudah ganti Flexi ternyata terbukti Flexi memang lebih hemat dan murah.

Kemudian Pak Eko diminta POH Manager CS TELKOM SBU, Purwanto untuk bersedia melakukan testimoni pada saat pelaksanaan pembukaan pelatihan yang direncanakan pada hari Kamis tanggal 29 Juli 2010 yang mana telah disanggupinya. Kecamatan Bubutan yang mendapat jadwal pertama pelatihan internet akan diikuti oleh 50 peserta menyusul kemudian kecamatan Wonocolo, sedangkan sisanya sebanyak 19 kecamatan kemungkinan akan dilaksanakan usai lebaran.

Program pelatihan internet bagi RT/RW ini ternyata memberikan sinergi bisnis dan peluang bagi APKOMINDO dan ADIRA MULTI FINANCE, sehingga tentu saja keduanya akan berpartisipasi penuh dan berusaha keras untuk mensukseskan program ini. Disisi lain, warga juga mendapat keuntungan ilmu dan mendapatkan Net-Book dengan harga super murah apalagi dapat diangsur. **bukan-diksi.

FOTO : Nampak Pak Eko didampingi Purwanto yang siap ganti Flexi. (23/07).

Kamis, 22 Juli 2010

Kunjungan EGM DCS-2 Timur Ke Plasa TELKOM Dinoyo


TAHUN 2010

Hari ini EGM DCS 2 Timur, Tri Djatmiko melakukan kunjungan ke Plasa Telkom Dinoyo guna melihat langsung kesiapan Plasa tersebut, baik dari sisi fisik dan disain gedung, tempat parkir sampai Pos Satpam yang saat ini sedang direnovasi, hal tersebut dilakukan agar dalam pelaksanaan paralel running, pada tanggal 14 Juni 2010 mendatang dapat dilaksanakan dengan baik.

Selain kesiapan gedung Plasa Telkom yang memang baru direnovasi dengan new house style dan standar layanan yang baru, EGM juga melihat kesiapan sarana IT yang akan digunakan dalam melayani pelanggan, sehingga yang namanya pelayan prima dapat diwujudkan yang ujung-ujung tercipta kepuasan pelanggan.

Dalam kesempatan ini pula EGM DCS 2 Timur mencoba duduk di sofa tunggu pelanggan apakah cukup nyaman untuk dipakai sebagai sarana dalam melayani pelanggan. Ternyata dengan suasana yang sejuk, dan serba IT Concept yang akan membuat pelanggan makin betah berada di Plasa, demikian ungkap Tri Djatmiko kepada rekan rekan Plasa.

Pelayanan prima memang merupakan modal utama dalam memenangkan persaingan, sehinga memang mendapat perhatian utama oleh Divisi CS. Sebab dengan semakin berkembangnya industri telekomunikasi dan dihadapkan pada persaingan yang sangat ketat, maka hal ini menuntut kita untuk memberikan pelayanan yang lebih prima lagi. **Tim Report : Adam-Kus-bukandiksi.

FOTO : Tampak Tri Djatmiko berdialog dengan salah seorang rekan CSR Plasa Telkom Dinoyo yang baru saja mengikuti pelatihan di Learning Center Bandung.

Mulyanta : Semoga RUPS Berjalan Lancar & Sukses


TAHUN 2010

Seperti biasa usai SKJ selalu diisi sharing info oleh manajemen, maka untuk kali ini, Jumat (11/6) GM Unit DBS Reginal-II (Timur), Mulyanta menyampaikan beberapa hal yang perlu diketahui oleh seluruh karyawan, yaitu masalah pelaksanaan RUPS yang dilaksanakan hari ini di Jakarta dan masalah UKM yang merupakan CSR, Corporate Social Responsibility.

Hal yang pertama, yaitu masalah RUPS disampaikan oleh Mulyanta, bahwa kita semua berdoa dan berharap aga RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham dapat berjalan lancar lancar dan sukses, sehingga perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia tetap survive ditengah ketatnya kompetisi. Soal ada agenda dalam RUPS tentang merger dengan Esia, maka dijelaskan, bahwa kita serahkan saja kepada Pemerintah. Sekali lagi yang penting mari kita berdoa semoga TELKOM tetap jaya selamanya.

Kemudian yang kedua ialah tentang UKM, dijelaskan bahwa CSR akan mampu meningkatkan reputasi perusahaan. Kepedulian terhadap UKM ini telah dibuktikan dengan beberapa kegiatan selama ini termasuk membantu mempromosikan produk Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui internet plasa.com. Di plasa.com ada menu SME (Small Medium Enteprise) yang merupakan media promosi efektif bagi produk UKM.

DBS memang tergolong unit baru, namun kiprah sudah menampakkan hasilnyata. DBS memang bertekad memberikan pelayanan kepada pelanggan UKM secara fokus untuk mencapai pertumbuhan bisnis dari potensi sumber-sumber baru melalui pemenangan kompetisi sehingga dapat menjadi pilar yang efektif dalam membangun sustainable growth. Dalam kesempatan tersebut, Mulyanta juga menghimbau partisipasi karyawan dalam Jalan Sehat Wisata Industri Tanggulangin Fair 2010 hari Minggu 13 Juni 2010.**bukan-diksi.

FOTO : Mulyanta sedang sharing info usai SKJ, Jumat (11/6).

SBU : Anak Kecil Tertarik Konten IME


TAHUN 2010

Benar juga kalau bisnis konten IME itu memang segmen-nya atau pangsa pasarnya anak muda. Terbukti dalam SSC- Speedy Sport Championship yang dihelat di GRAMEDIA EXPO 2010 Surabaya selama 5 hari ternyata didominasi anak muda, bahkan ada juga anak kecil turut berpartisipasi dalam memeriahkan SSC. Suatu tanda bahwa bisnis konten ini memberikan harapan yang sangat besar untuk mendongkrak growth revenue dan growth customer data base.

Untuk menceburkan diri dalam bisnis konten IME ini, memang tidak boleh tanggung-tanggung untuk turut berpartisipasi didalam setiap event seperti pameran, exibition, big sale atau sejenisnya, sehingga diharapkan dapat mempercepat penetrasi pangsa pasar. Sebab, event ini memang merupakan media promo and sales yang sangat efektif.

Foto yang dijepret jurnalis pada hari Kamis (10/6) sore menunjukkan, bahwa user bisnis konten itu tidak pandang usia, sebab anak kecilpun menggemari games yang diselenggarakan olrh TELKOMSpeedy itu. Sehingga, jangan heran jika rata-rata pengunjung arena Indonesia Cellular & Computer Expo 2010 ini memang rata-rata anak muda, apalagi setiap harinya dihibur oleh LIVE MUSIC.

Rundown SSC pada hari Kamis, 10 Juni 2010 kemarin adalah : kompetisi band, klinik, games, refresh band, dewangkara, girls band, santi band, kiki band, relive band, lova band. Dengan padatnya acara hiburan atau entertainment penampilan musisi-musisi muda, menunjukkan bahwa bisnis IME, khususnya Edutainment yang harus dibidik memang 80 % anak muda. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak anak kecil turut meramaikan perhelatan SSC 2010.

SBU : Smart & Fun Bersama TELKOMGroup


TAHUN 2010

Speedy Sport Championship atau SSC merupakan ajang adu ketrampilan dan mengandung unsur hiburan, sehingga membuat konsumen terhibur. SSC ini diadakan secara matathon di kota-kota besar di Indonesia termasuk di Surabaya di event Indonesia Cellular & Computer Expo 2010.

Kalau tidak ada aral melintang, maka sesuai dengan undangan, maka acaral SSC ini akan dihadiri oleh Direktur Konsumen dan Walikota Surabaya pada hari Sabtu (12/6). Event ini memang menyerap antusias yang besar dari masyarakat, khususnya kalangan anak muda, tak terkecuali Walikota dan Dirkon.

Acara yang akan dihadiri Walikota dan Dirkon besok akan dimeriahkan oleh beberapa Band Performand, Cheerleader dan penyerahan hadiah lomba game JITEX, Lomba Game TEC, Lomba Blog, penyerahan rewards untuk sekolah kategori NEM terbaik, yang dilanjutkan dengan TELKOM Business Message.

Dan yang mungkin sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat ialah diadakannya lelang PC yang banting harga super murah hanya 3 juta rupiah. PC yang dilelang ini adalah PC Desktop spesial game. Diprediksi pada saat lelang, maka pengunjung bakal membludak, sebab sebagian masyarakat sudah bertanya-tanya soal lelang ini. **BUKAN-DIKSI.

Dir.Kon : Sport Tak Hanya Fisik, Tapi Otak


TAHUN 2010

Sport itu tidak hanya fisik saja, akan tetapi di era teknologi dan informasi sekarang ini sport berkembang menjadi sport otak. Demikian antara lain dikemukakan Dir Konsumer, Nyoman G. Wiryanata dalam sambutannya pada event SSC – Speedy Sport Championship di Gramedia Expo Jln. Basuki Rachmat 93-105 Surabaya, Sabtu (12/6). Kita harus bangga, sebab ini adalah sebuah karya Bangsa kita mengembangkan produk ke bisnis konten, tuturnya.

SSC ini merupakan bisnis konten yang mendidik, dari pada anak-anak kita mainnya tidak jelas, lebih baik mengasah otaknya melalui Speedy Sport Championship ini. Tak hanya itu, sebab produk yang bersifat mendidik lainnya masih ada, yaitu yang berisi pelajaran sekolah mulai matematika sampai ilmu pengetahuan umum yang ada pada produk PesonaEdu.

TELKOM memang mengusung konsep berbeda dengan memadukan unsur pendidikan dan kemajuan teknologi informasi. Momen ini tepat karena berbarengan dengan momen selesainya Ujian Nasional dan menjelang liburan sekolah, sehingga bagi peserta yang baru saja selesai ujian tidak ada beban, apalagi bagi mereka yang sudah lulus ujian." terangnya.

Ditambahkan, bahwa komunitas yang menggunakan sport otak ini merupakan komunitas yang mengutamakan olah otak, sehingga selain hobi olahraga fisik yang diimbangi olahraga otak, maka diharapkan kita memiliki anak didik yang unggul. Lebih jauh, Nyoman dalam sambutannya menjelaskan tentang produk konten IME kepada hadirin yang terdiri dari para Guru, Pengusaha Warnet dan para pengunjung lainnya. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak DIRKON saat memberikan sambutan.

Dirkon Hadir Di Cellular & Computer Exhibition Surabaya


TAHUN 2010

Direktur Konsumer, Nyoman G. Wiryanata hadir di Celular & Computer Exhibition 2010 yang dihelat di Gramedia Expo Jln. Basuki Rachmat 93-105, Surabaya (12/6) dalam rangka penyerahan pemenang hadiah SSC (Speedy Sport Championship) Sebelum acara penyerahan hadiah, Nyoman menyempatkan diri untuk mengunjugi Gerai TELKOM Group didampingi para Senior Leaders.

Nyoman dalam kesempatan tersebut sempat berdialog dengan calon pelanggan yang dengan putranya ingin mengajukan pasang baru Speedy. Sang calon pelanggan ditanya oleh Nyoman kenapa tertarik untuk memasang Internet Speedy. Ternyata jawabannya lumayan panjang diluar dugaan, yaitu tak hanya speed-nya yang sangat cepat, akan tetapi sangat hemat, apalagi ada Tripple Bonus seperti tercantum di brosur yang dibagikan oleh para SPG.

Semua anak perusahaan yang tergabung dalam TELKOM Group pada Cellular & Computer Exhibiton di Gramedia ini dihampiri oleh Nyoman lalu para penjaga Gerai selalu diajak dialog soal kualitas yang bersaing dan pangsa pasar yang memang sangat menjanjikan, sebab penetrasi produk-produk berbasis teknologi informasi lewat jalur pameran kian kencang.

Kunjungan Dirkon disetiap gerai anak perusahan yang tergabung dalam Gerai TELKOM Group menunjukkan betapa besar perhatian Direksi pada event yang sangat menjanjikan ini. Artinya ialah bahwa TELKOM kembali menggelar Indonesia Cellular and Computer Expo di Gramedia Expo, Surabaya, 9-13 Juni 2010 memang sangatlah tepat. Banyak benefitnya, baik secara bisnis maupun secara penetrasi pasar yang semakin kompetitif. **bukan-diksi.

FOTO : Nampak Dir. Konsumer dialog dengan calon pelanggan Speedy dan berkeliling ke Gerai TELKOMGroup. (12/6).

SBU : Grebeg Customer Serbu Jln. Bromo, Surabaya


TAHUN 2010

Selain menggerebeg calon pelanggan di kawasan Jln. Kapas Madya, Tim Grebeg TELKOM Surabaya Utara yang dibagi dua Tim juga melakukan penggerebegan di Jln. Bromo 16, Surabaya dengan pos tenda Speedy yang berdampingan dengan Toko Air Mineral, Minggu (13/6).

Mekanisme pemilihan lokasi memang sangat ketat, yaitu mulai Senin hingga Rabu melakukan survei lokasi termasuk perizinan RT tau RW setempat. Setelah oke mendapatkan izin, maka hari Kamis dan Jumat Tim menyebarkan brosur keliling ke rumah warga setempat, sehingga diharapkan mereka mengajukan aplikasi pemasangan Speedy ketika Tim melakukan Grebeg di lokasi yang sudah di survei tadi.

Kebanyakan para warga yang telah mendapatkan brosur tidak langsung melakukan aplikasi pasang baru, sebab mereka masih berfikir-fikir. Sebagian memang ada yang langsung melakukan aplikasi pasang baru dimaksuda, akan tetapi bagi mereka yang masih fikir-fikir biasanya yang benar-benar membutuhkan pasti menelpon ke Tim Sales melalui kontak person yang sudah dicantumkan di brosur yang telah dibagikan tersebut.

Objective pelaksanaan survei lokasi diarahkan secara acak sedang yang dibidik adalah segmen menengah keatas dan menengah ke bawah, Dalam mencari new customer yang biasa digunakan adalah melalui pendekatan survei Quantitative dan Qualitative berdasarkan data, survei ini mengkolaborasikan hasil data dengan persepsi, perilaku dan kebiasaan konsumen setiap harinya. **bukan-diksi.

FOTO : Tim Grebeg di Tenda Jln. Bromo 16, Surabaya, Minggu (13/6).

Joko Raharjo Layani Pengunjung GRAMEX 2010


GRAMEX atau Gramedio Expo yang menggelar Cellular & Computer Exhibiton 2010 di Jln. Basuki Rachmad 95, Surabaya tergolong sukses, karena hingga saat penutupan jumlah pengunjung diperkirakan 75 ribu orang. Di hari penutupan ini, TELKOM Speedy melakukan lelang Laptop yang memang banyak peminatnya. GM CS-II Timur Regional-V JATIM, Joko Raharjo sempat melayani pelanggan, seperti halnya Dir.Kon, Nyoman Wiryanata sehari sebelumnya.

Kasusnya hampir sama, kalau DirKon hanya menanyakan : ada yang bisa dibantu ? dan menanyakan kepada pengunjung alasan kenapa tertarik Speedy, akan tetapi kalau GM CS-I I (Timur) Regional-V Jatim melayani pembeli LapTop / Notebook HP Mini obral yang harganya “dibanting” saat hari terakhir (penutupan). Netbook HP mini Plus Speedy 6 bulan yang merupakan Best Choice dengan harga hanya Rp. 3 juta. Ada juga lelang PC Deskstop special game, Free Speedy Hot Spot, Speedy Bundling PC i1, i5 dan i7 ditambah Free abonemen 6 bulan paket socialia (unlimited 384 kbps) hanya Rp. 600 ribu.

Pemenang lelang langsung dilayani GM CS-II (Timur) Reg-V, Joko Raharjo hingga sang pembeli puas membawa pulang Notebook HP Mini. Yang gembar-gembor menawarkan pelelangan ini adalah para SPG. Layaknya penjual obat, sang SPG mengatakan : Hayoo harga dibanting, siapa cepat dia dapat. Dari Rp. 3 juta menjadi Rp. 2.7 juta. Kontan saja langsung ada 5 orang membelinya, terang saja petugas kewalahan dan dibantu oleh Sang GM.

Usai menyaksikan pelelangan Notebook HP Mini, Joko Raharjo bersama GM Commerce Telkom Flexi Regional V, Suparwiyanto diundang Event Organizer untuk menyaksikan undian kupon hadiah yang sebelumnya menyerahkan beberapa pemenang festival band, hadiah pemenang fotografi, serta sebelumnya sempat menyaksikan beberapa band performance. **bukan-diksi.

SBU : TELKOMSpeedy Adakan Workshop Wanita Wirausaha


TAHUN 2010

Upaya penetrasi pasar terus dilakukan oleh TELKOM Speedy, kali ini yang dibidik adalah Wanita Wirausaha, yaitu dengan menyelenggarakan sekaligus mensponsori Workshop Wanita Wirausaha BNI bekerjasama dengan Majalah Wanita Femina di Ballroom Hotel JW MARRIOT Jln. Embong Malang 85-89, Surabaya selama 2 hari mulai tanggal 12 hingga 13 Juni 2010.

Peserta Workshop ini adalah para wanita wirausaha yang punya kartu kredit BNI, sehingga nampak ada usaha promo dari BNI termasuk dalam mempertahankan customer BNI yang dihadapkan kepada persaingan perbankan yang semakin ketat. TELKOM Speedy selaku penyelenggara memberikan hadiah kepada peserta workshop yang beruntung berupa 10 Notebook gratis.

Penyelenggaraan workshop atau seminar semacam ini memang akan mempermudah dalam melakukan penetrasi pasar, sebab audience terdiri dari dari kalangan menengah keatas terlebih mereka itu memiliki latar belakang pendidikan berbeda yang saat ini berstatus wanita wirausaha. Tak hanya penetrasi pasar, sebab untuk peluncuran produk baru juga efektif melakukan cara ini.

Tentu saja sasaran disusun secara spesifik agar persepsi tentang Speedy sangat membekas dan mampu meyakinkan peserta akan kualitas produk. Dengan banyaknya pesaing provider, maka harus diakui berpindah-pindah provider adalah hal yang biasa dan sangat sering dilakukan. Yang dicari adalah yang termurah dan yang berkualitas. **bukan-diksi.

FOTO : SPEEDY sponsor seminar.

SBU On The Street Promo TELKOM Speedy


TAHUN 2010

Untuk mendukung pertumbuhan sales Speedy, maka dilakukan berbagai upaya yang salah satunya adalah melakukan Grebeg Customer. Memang hasilnya adalah terjadi pertumbuhan, sehingga program ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Program Grebeg ini tak hanya sekedar mendirikan tenda di suatu ujung gang, lorong, kampung, kompleks perumahan dan dipinggir jalan strategis saja, akan tetapi beberapa brosur dibagikan kepada para pengendara kendaraan bermotor di jalan raya, PROMO ON THE STREET.

Sejalan dengan terbukanya pasar bebas di bidang telekomunikasi, maka suhu persaingan semakin panas saja, sehingga masing-masing operator melakukan penetrasi pasar dengan berbagai cara. Berbekal optimisme dalam mencari peluang pasar yang kompetisinya berkembang dinamis, maka Tim Grebeg terus menyusuri jalan raya, kampung dan perumahan termasuk para pengendara kendaraan bermotor.

TELKOM Speedy berkolaborasi dalam kemitraan baru dengan semangat untuk tumbuh bersama para Sales Agency melakukan Grebeg Customer setiap hari Sabtu dan Minggu. Mutually profitable partnership dengan para Sales Agency ini memang banyak memberikan harapan akan adanya growth sekaligus meningkatkan Market Share.

Kemitraan dengan Agency ini sekaligus sebagai penambahan jalur distribusi sales and promo, sehingga pelaksanaan Agressif Sales akan terus dipacu tiada henti. Program yang selalu berupaya mendekatkan diri dengan pasar potensial ini mampu mempercepat ekspansi pasar dan mampu memacu kinerja sales yang setiap bulannya terus dipantau dan dievaluasi. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak Tim Grebeg melakukan promo on the street, di Jln. Bromo, Surabaya Minggu (13/6).

PKB-IV Macet, SEKAR Akan Keluarkan Pernyataan Sikap


TAHUN 2010

Dengan macetnya PKB-IV, maka jika pertemuan dengan Sang Pemberi Mandat, yaitu DIRUT TELKOM pada hari Selasa besok (20/07/2010) tidak memperoleh hasil, maka SEKAR akan mengeluarkan Pernyataan Sikap yang telah dirancang dan disusun dengan para Ketua DPW se Indonesia di Bandung saat putaran akhir selesai dan buntu. Tak hanya itu, sebab esok harinya akan melanjutkan perkara ini ke DEPNAKER Jakarta untuk menempuh jalur hukum.

Pada dasarnya PKB dibuat dengan motivasi yang menguntungkan semua pihak baik perusahaan maupun karyawan. Perusahaan membutuhkan komitmen karyawan untuk memberikan yang terbaik, dengan begitu perusahaan juga memberikan apa-apa yang menjadi hak karyawan. Sehingga sebenarnya perselisihan tersebut seharusnya dapat dihindari.
Pemahaman yang mendalam mengenai proses pembuatan PKB mulai dari bagaimana mendisain PKB yang sesuai dengan ketentuan hukum hingga kepiawaian dalam melakukan negosiasi dengan Karyawan yang diwakili oleh Serikat Karyawan, sangatlah penting untuk dipahami terlebih bagi perusahaan besar seperti TELKOM. Sehingga dengan demikian proses pembuatan PKB tidak memakan waktu lama dan berlarut-larut sampai terjadi kebuntuan (dead lock) yang mengakibatkan tidak adanya kepastian hukum.
Sebenarnya kepiawaian berunding ini sangat bermanfaat bagi perusahaan karena tidak akan menganggu jalannya roda bisnis perusahaan yang berujung kepada stabilitas dan produktivitas. Tapi kenapa bisa jadi berlarut-larut seperti ini? SEKAR jadi bertanya-tanya ada apa dengan Direksi kita. Padahal perusahaan ini tidak pernah rugi alias selalu laba, dan juga selalu menerima Awards dari pihak eksternal. Dengan membanjirnya External Awards, maka kinerja perusahaan selalu The Best ini adalah berkat kerja keras karyawan. Ataukah Direksi kurang memahami regulasi mengenai Perjanjian Kerja Bersama, ah tapi apa iya demikian? Tidak,.. ah!! **bukan-diksi.

Foto : Suasana perundingan PKB-IV putaran terakhir di RDC, Bandung (16/7).

SBU : Speedy Perlu Inovasi Buat Anak Kecil


TAHUN 2010

Kalau kita mau jeli saat pergelaran SSC-Speedy Sport Championship 2010 yang baru berakhir di Gramedia Expo Surabaya Minggu kemarin, maka ada pemandangn menarik dan unik, ada beberapa orang tua membiarkan anak-anaknya yang tergolong balita ingin main game. Dan Sang Ibu selaku orangtunya memberikan dukungan kepada Sang Anak dengan mengatakan, kamu mau main game yang mana?, nanti Ibu carikan!.

Sang anakpun menjawab : Aku mau main game balapan mobil, Bu ! Lalu dicarilah permainan game sesuai keinginan sang anak. Dari kejadian ini, maka boleh dong kalau kita imagine (bermimpi) untuk berinovasi dan berkreasi menciptakan permainan game khusus untuk anak balita yang bersifat edukatif. Disisi lain secara tidak langsung kita sudah mendidik anak kita untuk mengenal komputer sejak dini.

Inovasi positif menjadikan mimpi sebagai kenyataan merupakan obsesi bisnis yang harus selalu menjadi topik pembicaraan dalam setiap kesempatan. Sebab di era kompetisi yang super ketat sekarang ini perusahaan harus tetap survive, sedangkan kunci untuk survive adalah creation and innovation. Mungkin melalui sebuah produk IME yang memiliki konten beragam bisa dikembangkan lagi, utamanya diperuntukkan bagi anak kecil. Jangan lupa, bahwa pesaing kita itu juga terus dan selalu melakukan inovasi produk dan fitur dengan harga termurah.

Sebagai incumbent dan pelopor terdepan bidang telekomunikasi di Indonesia, maka wajar bila manajemen mendorong kepada seluruh jajaran terutama R & D Department untuk terus berinovasi, membuat produk terbaru, termurah dan terdahsyat bagi semua kalangan dan komunitas untuk bisnis konten IME, sebab portofolio bisnis yang baru ini merupakan “darah segar” bagi perusahaan agar tetap eksis di era kompetisi. **bukan-diksi.

FOTO : Pemandangan unik, anak kecil bermain SSC di Gramedia, Minggu (13/6).

SBU : X”Speedy”TION Untuk Grebeg Customer


TAHUN 2010

Personil DCS Surabaya Utara (SBU) secara full team terus melakukan eksplorasi pasar dan X”Speedy”TION untuk mengeksekusi The Major Of Action Plan, yaitu Grebeg Customer yang selama ini selalu dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. Tim mengumpulkan data dan informasi (data and information gathering) dari berbagai kalangan tak terkecuali dari para tenant sebuah High Tech Mall di Jln. Kusuma Bangsa, Surabaya.

Untuk melakukan Grebeg Customer, maka data dan informasi menjadi sangat penting artinya sebagai bahan untuk melanjutkan X”Speedy”TION di beberapa titik yang berbeda dan berpindah-pindah, termasuk titik atau lokasi yang cukup “gemuk”, yaitu di High Tech Mall Surabaya itu sendiri. Informasi tentang trend keinginan customer selaku pengunjung dan pembeli Note-Book di High Tech Mall sangat berharga bagi Tim X”Speedy”TION untuk merencanakan jurus-jurus terbaru dan terkini.

Betapa tidak, keinginan dan kemauan masyarakat setiap membeli Note-Book itu selalu seragam alias sama, yaitu ingin yang ada web-cam, wi-fi, ada fasilitas modem agar bisa akses internet, ingin harga yang paling miring, ingin kecepatan akses yang tinggi sehingga cepat konek, serta berbagai fitur seperti Bluetooth dan sebagainya. Dan lagi kebanyakan di High Tech Mall ini sering dikunjungi oleh pelajar dan mahasiswa.

Dari data dan informasi tersebut diatas, maka Tim X”Speedy”TION Surabaya Utara (SBU) menyusun langkah-langkah taktis dan strategis untuk mendesign jurus pemasaran yang terbaru dan terkini yang boleh dikatakan sebagai “re-design strategy” (bukan radical redesign of business strategy, tapi untuk mendevelop saja) dari sebuah produk yang merupakan “a primary driver engine”. Boleh dikatakan, bahwa Tim selalu melakukan sebuah Business Strategy Development, sehingga dalam menyerang pasar tidak terkesan lari ditempat yang ujung-ujung mampu meraih Excellent Achiement. **bukan-diksi.

FOTO : Tim X”Speedy”TION SBU di Speedy Center, High Tech Mall Surabaya.

Rabu, 21 Juli 2010

SELINGAN RINGAN : SEKAR Stress Menunggu BOD ?



TAHUN 2010

Ada hal yang menarik kalau kita mau mengamati detik-detik pertemuan antara SEKAR dengan BOD hari Selasa (20/07/2010) di Gedung GCC Jln. Gatot Subroto, Jakarta. Menurut info DPP, bahwa pertemuan memang dijadwalkan jam 11 pagi menjelang siang. Akan tetapi molor alias tidak tepat waktu yang disebabkan BOD masih melaksanakan RADIR yang selesainya juga masih belum jelas jam berapa.

Sambil menunggu ketidakpastian inilah, maka untuk mengisi kekosongan ternyata ada saja yang dilakukan oleh rekan-rekan pengurus SEKAR se Indonesia, antara lain dengan cara mengirim SMS ke ALL DPW untuk update info progres meeting dengan BOD, ada yang bercanda, ada yang main game di HP, ada yang merokok di teras balkon gedung GCC, ada yang nelfon istri, anak dan ada yang lebih spesifik dan unik lagi, yaitu menyirami bunga anggrek yang ada di teras balkon. Lumayan bisa mengurangi stress, kata Januar Setyo Widodo sambil mengepyur air, pyur, pyur ditemani Kang Nana Suryana.

Kegiatan menyiram bunga, main game konon memang merupakan tips paling mudah untuk mengurangi stress, sebab mampu menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan, dari pada diam menunggu kapan selesainya RADIR. Menurut pengalaman sudah tiga kali ini pertemuan dengan BOD selalu molor, bahkan dulu pernah usai Maghrib baru dimulai pertemuan. Dan kemarin itu masih mendingan, sebab dijadwalkan jam 11 molor hingga habis sholat Ashar.

Stress dan gejala stress bisa datang kapan saja dan kepada setiap orang. SEKAR yang mengemban amanah anggota yang dituangkan melalui hasil MUNAS tentu tak jarang dihadapkan kepada masalah yang menyangkut nasib perusahaan dan anggotanya yang notabene adalah karyawan penggerak roda perusahaan. Jika masalah yang dihadapi SEKAR tergolong ringan, maka “nothing to loose”, tapi jika persoalan sangat berat seperti macetnya PKB, maka sangat manusiawi jika terjadi stress diantara para pengurus, apalagi bagi mereka dipercaya sebagai TPS (Tim Perunding SEKAR).

Semoga aktivitas menyirami bunga tersebut mampu mengobati gejala stress, sebab jika tidak diimbangi dengan aktivitas, maka perasaan stress sebaliknya dapat membahayakan kesehatan, kestabilan emosi dan hubungan bersama orang lain. Tanda dan gejala stress bermacam-macam tergantung kepada masing-masing orang, seperti : sakit kepala, kelelahan, ketegangan pada otot, depresi, mudah marah, khawatir, hilang ingatan, tidak memiliki selera humor, gelisah, makan berlebihan, merokok, minum bahkan kecanduan obat. **bukan-diksi.

Selasa, 20 Juli 2010

Berunding Dengan BOD, Ada Hasilnya ?


TAHUN 2010

Setelah mengalami kebuntuan selama lebih kurang 18 bulan atau 1,5 tahun, maka nasib PKB-IV ini ditentukan oleh perundingan final dengan para pemberi mandat, yaitu antara Ketua Umum SEKAR dengan BOD. Bagaimana nasib PKB-IV setelah SEKAR melakukan perundingan dengan BOD di Jakarta, Selasa (20/07/2010). Ternyata progres bergerak !, walau masih satu point saja, paling tidak dalam satu hari berunding saja mampu menghasilkan satu pasal, yaitu pasal tentang bonus. Mungkin jika dapat tuntas dalam waktu singkat, maka alangkah indahnya jika perundingan PKB –PKB berikutnya tidak dilakukan oleh TPM, akan tetapi langsung oleh BOD, hemat waktu, hemat biaya dan hemat energi.

Kini yang tersisa tinggal pasal yang menyangkut tentang Angka Treshold, besaran Incentif, besaran biaya retensi dan BPK saja. Hal ini menunjukkan, bahwa langkah SEKAR untuk bertemu dengan BOD sebagai pemberi mandat adalah tepat sekali, sebab perundingan dengan TPM (Tim Perunding Manajemen) memang sudah mentok, yang jika dipaksa diteruskanpun tidak akan ada hasil, apalagi tidak ada wasitnya dan selalu blunder, sehingga sangat pas jika KETUM SEKAR mengusulkan agar dilanjutkan dengan Sang Pemberi Mandat, BOD !

Perundingan dengan pemberi mandat kemarin dimulai setelah Sholat Ashar seiring dengan usainya RADIR. Dari SEKAR dibatasi dan diwakili oleh 4 orang, yaitu KETUM (Wisnu), SEKJEN (Asep Mulyana), KETUA-I (Rusman Nadeak) dan KETUA-II (Muchlis Mustaming). Sedang dari pihak manajemen dihadiri BOD Lengkap (DIRKUG via VICON) ditambah 9 orang TPM ditambah lagi EGM DCS Barat dan EGM DTF. Memang dari pihak manajemen jumlahnya cukup berlebihan, sedangkan dari SEKAR hanya 4 orang saja. Reporter sendiri duduk manis di kursi belakang sambil sesekali mencuri gambar dengan camera digital yang telah di setting tanpa blitz atau kilatan cahaya sehingga tidak kaget dan tidak mengganggu.

Namun perlu dicatat, bahwa ketimpangan jumlah tersebut tak mempengaruhi kondusifnya jalannya perundingan, bahkan tak jarang terjadi gelak tawa lepas begitu saja dan Alhamdulillah ada hasilnya walau relatif sedikit tapi ada pergerakan. RF selaku DIRUT yang memimpin perundingan dalam kesempatan tersebut berharap agar PKB-IV ini segera tuntas, akan tetapi faktanya masih butuh beberapa hari lagi, dimana pasal yang belum tuntas akan dilanjutkan berunding lagi dengan BOD di Bandung yang dijadwalkan pada esok harinya yaitu Rabu dan/atau Kamis. Artinya semangatnya sama, ingin cepat tuntas dan tidak bertele-tele

Reporter sengaja tak menampilkan angka-angka, karena memang masih dibahas, akan tetapi paling tidak suasana jalannya perundingan dengan BOD sudah dapat ter-representasikan dan dapat difahami oleh seluruh anggota sebangsa dan setanahair. Seluruh BOD turut bicara dan berdiskusi dalam pertemuan ini termasuk 2 orang EGM dan beberapa TPM. Sesekali RF dan FS dibisiki oleh pembisiknya, yaitu salah seorang TPM, sesekali pula 4 orang SEKAR melakukan bisik-bisik juga semacam pertemuan ½ kamar. Bagaimana akhir “drama” PKB-IV ini ? Kita tunggu saja hasil pertemuan lanjutan dengan BOD di Bandung, hari ini, Rabu dan atau Kamis.**++**

Written By : bukandiksi
Edited By : Salam (DPW-4), Agusmin+Tigis (DPW-5), Karim (DPW-6).

Senin, 19 Juli 2010

SBU : TELKOM Speedy Provider Terdepan Jaringan Terluas


TAHUN 2010

Sebagai incumbent, maka TELKOM Speedy terus memacu penetrasi pasarnya melalui berbagai strategi. Sebab jika tidak dipacu maka provider pesaing akan dengan mudah melakukan peningkatan market share mereka, sehingga tak mustahil sebagai provider terdepan dan memiliki jaringan terluas akan dapat dengan mudah disaingi.

Strategi dan inisiatif bisnis yang dilakukan jajaran TELKOM Speedy memang beragam, mulai dari Speedy Sport Championship (SSC), agresif sales, exhibition, seminar, workshop, door to door, dual branding, tripple branding dan multiple branding sampai kepada penggeberegan. Hal itu dilakukan agar incumbent ini tetap eksis, sebab kalau tidak, maka yang namanya tantangan kedepan akan semakin berat, persaingan yang merupakan tantangan utama akan semakin ketat.

Karena tetap berkeinginan menjadi provider tertedepan dengan jaringan terluas, maka segala upaya, inisiatif kreativitas bisnis dan inovasi bisnis harus tetap dipelihara jangan pernah luntur. Selain itu value product harus benar-benar mampu menjadi Speedy yang terdepan. Apalagi sekarang sudah memiliki portofolio bisnis yang baru, yaitu bisnis konten IME. Peluangnya memang masih besar, apalagi berhasil menjalin kerjasama yang bagus dengan PEMKOT melalui e-RT/RW.

Optimisme tetap menjadi yang terdepan memang beralasan, sebab peluang dengan pangsa pasar e-RT/RW saja sudah mampu meningkatkan pertumbuhan yang cukup significant. Jumlah RT 9.124; Jumlah RW 1.382 dan jumlah kecamatan 31 dimana data ini didapat dari PEMKOT yang memang menginisiasi Program Kampoeng Cyber yang diimplementasikan dalam e-RT/RW. Boleh dikatakan ini adalan demand pasti (fixed demand).

Demand tidak pasti tentu harus dicapai melalui efforts lebih dari biasanya, seperti dengan cara Grebeg Customer yang mana setiap Sabtu dan Minggu Tim Sales selalu melakukan serangan dan penggerebegan. Serangan Sabtu dan Minggu ini menjadi kunci pendorong dalam pertumbuhan. Apalagi harus mampu meraih target yang menantang dalam kondisi persaingan yang sangat ketat. Grebeg Customer memang unik, terbukti rekan Marketing Communication Corporate, Teguh Herman hari Sabtu kemarin datang ke Surabaya Utara (SBU) turut gabung menggerebeg Semoga Speedy sukses memenangkan persaingan dan tetap terdepan di semua segment..**bukan-diksi.

FOTO : Rekan dari MARKOM Corporate, Teguh Herman (paling kanan) ikut gabung dalam Grebeg Customer.

SBU : Soewiyarso Me- Refresh Budaya 5C Di SP-135


TAHUN 2010

Seperti biasa setiap hari Rabu selalu diadakan sharing dalam bentuk SP-135 seperti hari ini, Rabu (16/6) yang diadakan oleh jajaran CS Surabaya Utara (SBU) di Lantai-5 Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya. Masing-masing unit kerja di forum ini menyampaikan sharing aktivitas sehari-hari dan evaluasinya termasuk kendala dan solusinya tak terkecuali Senior Leader dalam hal ini adalah Manager CS SBU, Soewiyarso.

Persoalan kerja yang dihadapi dalam operasional sehari-hari selalu saja ada, ini berarti bahwa bisnis telekomunikasi kita memang hidup, sebab seandainya tidak pernah ada persoalan, maka pertanyaannya ialah apakah betul sama sekali tidak ada persoalan?. Terutama bagi front liner yang langsung berhadapan dengan customer tentu tak lepas dari seribu satu persoalan yang Alhamdulillan bisa di-share di forum SP-135, sehingga Senior Leader dapat memberikan solusi dan keputusan yang tepat.

Oleh karena persoalan atau masalah itu selalu ada, maka dalam kesempatan SP-135 kali ini, Soewiyarso mencoba menyegarkan kembali (me-refresh) budaya 5-C dimana budaya ini sebenarnya merupakan obat mujarab dalam menjawab semua persoalan itu, sehingga customer puas atas persoalan yang dapat di-handle dengan baik. Perlu diingat, bahwa mitra kerja kita ini (agency, vendor, dll) adalah customer kita juga yang jika tidak puas dengan kita tentu akan meninggalkan kita dan beralih ke pesaing kita.

Oleh karenanya, lanjut Soewiyarso mari kita terus mengimplementasikan budaya kerja 5-C ini, yaitu Commitment to long term, Customer First, Caring Merritrocracy, Co-Creation and win-win partnership dan Collaborative innovation. Kemudian persoalan-persoalan teknis, non-teknis termasuk persoalan HR (SKI, BKP, dll) juga menjadi point of share SP-135 hari ini. **bukan-diksi.

FOTO : Soewiyarso memberikan direksional dan solusi di SP-135, Rabu (16/6).

CS SBU & DIVA SBU Bersinergi, Makin Tangguh !


TAHUN 2010

Koordinasi dan sinergi memang kata yang mudah diucapkan tetapi biasanya sulit dilaksanakan. Karena memiliki komitment yang tinggi, maka kalimat tersebut tidak berlaku bagi jajaran CS & DIVA Area Surabaya Utara, buktinya selain koordinasi per telepon, keduanya juga bertatap muka langsung yang dilakukan kemarin, Selasa (15/6) di ruang DIVA Kebalen, Surabaya. Komitmen yang tinggi yang mana ? Tak lain dan tak bukan adalah komitment untuk mengimplementasikan Corporate Culture dengan 5C-nya, antara lain : Commitment To Long Term, Customer First, Caring Merritrocracy, Co-Creation and Win-Win Partnership dan Collaborative Innovation.

Kedatangan Manager CS SBU, Soewiyarso bersama 2 ASMAN disambut hangat oleh Manager DIVA Area SBU, Budhi Prastyo. Keduanya membicarakan yang hal berkaitan dengan kepuasan pelanggan sesuai dengan C kedua dari 5-C, yaitu Customer First. Dan rupanya pembicaraan ini sangat pas dalam rangka mewujudkan kepuasan pelanggan dan tercapainya tujuan perusahaan.

Untuk mencapai kepuasan pelanggan, maka tak dapat dilepaskan dari dukungan back-room dalam hal ini adalah DIVA, termasuk dukungan mitra kerja. Dukung mendukung ini harus bersinergi, sehingga mampu menghasilkan yang terbaik bagi pelanggan. Backroom yang paling solid tentunya harus diberi rewards (sesuai dengan caring merritrocracy). Selain itu bagi mitra kerja yang the best, juga harus diapresiasi (sesuai dengan Co-Creation and Win-Win Partnership). Pembicaraan kedua Manager memang fokus dan tidak lari kemana-mana, hampir seluruh diskusi diarahkan ke kata kunci utama, yaitu 5-C.

Adalah sebuah fakta, bahwa tak semua PSB Speedy berjalan mulus, sebab ada satu atau dua yang bermasalah, apakah masalah teknis ataupun non teknis. Hal inilah yang sebenarnya menjadi topik pembicaraan kedua Manager tersebut. Akan tetapi ujung-ujungnya adalah harus merefer ke 5-C tadi. Semoga koordinasi dan sinergi ini terus dipupuk agar Area SBU tetap menjadi tim kerja yang tangguh. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak Soewiyarso sedang berdiskusi dengan Budhi Prastyo (15/6).