Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Rabu, 15 September 2010

Aliansi Telkom-Depag dan Vendor Gebrak Pasar SPEEDY


TAHUN 2006

Aliansi Telkom-Depag dan Vendor Gebrak Pasar SPEEDY

Manager Telkom Sidoarjo, Tri Agung tak mengenal kehilangan pasar, pesan beliau kepada rekan Marketing mekanisme pasar bisa kita kendalikan. Hati-hati jangan sampai pasar mengendalikan kita, tetapi dalam melayani, kita harus mengikuti kebutuhan dan keinginan pasar, sehingga customer bisa merasakan puas dengan apa yang kita lakukan, karena kita telah memberikan kepada mereka sesuai kebutuhkan.

Ungkapan beliau dibuktikan, bahwa pasar Speedy tidak didominasi oleh segmen sekolah yang berbasis umum, tetapi justru masuk pasar sekolah dibawah naungan Depag, akan lebih ideal jika Internet memasuki pasar sekolah yang berbasis spiritual untuk keseimbangan antara dunia dan akheratnya.

Agenda short seminar Speedy For School di Kota Delta sudah berjalan secara maraton dan telah menyapu bersih sekolah umum dan sekolah dibawah Depag 95 % telah berlangganan produk Speedy. Undangan short Seminar 70 sekolah, hadir 65 sekolah dari jumlah tersebut yang terlayani oleh pelayanan Speedy STO Sidoarjo area sebanyak 35 ssl, sebagian ikut Waru dan sisanya diluar pelayanan kita.

Tri Agung ternyata jeli melihat potensi pasar, dalam acara ini selain membidik pasar Speedy setelah para Kepala Sekolah sudah sepakat dengan tawaran kita Free aktivasi dan Free Modem Speedy, diluar dugaan Tri Agung menawarkan DISKON pembelian terminal Flexi sebanyak Rp.200.000,-. Ide ini betul-betul original dan makin GILA-AJA sehingga pada kesempatan yang sama para guru rame-rame serbu vendor Flexi Classy dan dalam event ini transaksi sebanyak 51 orang dan 27 inden seluruhnya menggunakan pasca bayar.

Tak selamanya gosip miring itu benar, katanya classy saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat, tetapi dengan penawaran kemasan Bundling terminal kembali menjadi pilihan utama.
By onslem

SAS Telkom SBT Akan Aktifkan TENTON DVR System


TAHUN 2006

SAS Telkom SBT Akan Aktifkan TENTON DVR System

Sistem pengawasan untuk keperluan Safety And Security (SAS) Telkom SBT sudah menggunakan peralatan canggih, yaitu dengan system Remote Control. Peralatan yang sudah terinstall masih terbatas untuk satu STO saja, yaitu STO-I Rungkut yang mampu dimonitor dari Gedung OPMC, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

ASMAN Security & Safety TELKOM SBT, Warsito saat meninjau Ruang Kontrol, Rabu (30/8) mengatakan, bahwa idealnya semua STO dapat dikontrol dari sini, tapi semua tergantung dari anggarannya saja. Tahap awal adalah mengaktifkan yang sudah ada dulu supaya tidak mubazir.

System Security Remote Control yang akan diaktifkan memakai Sistem Digital Video Recording (DVR) yang merupakan pengembangan dari teknologi CCTV Analog yang sudah banyak beredar di pasaran bebas. Melalui DVR ini, maka ruangan STO Rungkut-I akan dipantau dari jarak jauh, yaitu dari Gedung OPMC Telkom SBT. Alat ini sekarang belum connect, kita akan telusuri dulu, agar segera diaktivasi.

Pengembangan teknologi dari Korea Selatan ini menggabungkan fitur-fitur teknologi system CCTV konvensional seperti PELCO USA, Panasonic system, Philips, VICON, SERIM, beberapa sistem lainnya yang kemudian menjadikannya ke dalam satu system yang terintegrasi, yaitu TENTON DVR SYSTEM. Telkom SBT menggunakan TENTON DVR System yang baru hanya mampu memonitor satu lokasi saja, itupun masih akan diaktifkan.
DVR adalah suatu sistem yang secara digital menyimpan berbagai data video, yang dihasilkan oleh perangkat kamera CCTV . Video direkam ke dalam database yang tersimpan di Hard-Disk. DVR dibuat berdasarkan pada arsitektur komputer. Data video dapat dicari dengan cepat berdasarkan hari, jam, hingga ke menit. DVR juga dapat diakses melalui internet dan jaringan atau modem. Sehingga memungkinkan untuk melakukan pengendalian jarak jauh dan memonitoring keadaan kamera di mana saja. Salah satu keuntungan yang terbesar tentang DVR dibandingkan dengan TIME-LAPSE VCR yang baku adalah melebihi kapasitas dan kestabilan saat video direkam.. Rekaman video DVR dapat dilihat pada saat DVR sedang melakukan perekaman. Kebiasaan yang membosankan dimana harus mengganti TAPE VHS pada TIME LAPSE VCR, dapat digantikan dengan 1 HARD DISK saja.

NURSIDIK

Trik Selling Untuk Akselerasi Sales Speedy SBT


TAHUN 2006

Trik Selling Untuk Akselerasi Sales Speedy SBT

Mengingat pencapaian Sales Speedy per bulannya hanya 776 SSL, maka para Sales Force perlu mendapatkan ilmu tambahan, yaitu TRIK SELLING, agar Sales New Engine Driver ini lebih terdongkrak lagi. Hal tersebut dikatakan Manager Data & VAS Sales SBT, I Nyoman Gede Sosiadi dihadapan sejumlah Sales Force di Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Idealnya dengan bertambahnya Sales Force, maka kinerja Sales juga akan terdongkrak secara significant, tetapi kenyataannya tidak demikian, tidak cukup significant, tambahnya. Mari kita sharing info tentang kondisi riil dan kendala di lapangan, termasuk testimoni, setelah itu rekan kami, yaitu Faizal akan menyampaikan beberapa trik menjual agar performansi selling speedy kita lebih baik lagi.

Dalam kesempatan tersebut, para Sales Force juga menerima tata cara atau bisnis proses instalasi Speedy bagi Mitra dalam Program Speedy Untuk Negeriku, sehingga job antara Sales Force dan Mitra Instalasi menjadi jelas tidak tumpang tindih. Fungsi Sales Force Speedy hanya terbatas pada kegiatan selling saja, sehingga lebih focus dan lebih produktif.

Dalam rangka meningkatkan akselerasi Sales Speedy untuk membangun Customer Data Base dengan memanfaatkan moment Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 61, maka Program : Speedy Untuk Negriku diharapkan mampu mendongkrak pemasaran di berbagai segmen seluas-luasnya. Pelanggan yang dibidik ialah : Pelanggan untuk semua kelas Layanan baik Limited maupun Un-Limited, Berlaku untuk Pelanggan Umum maupun Karyawan Telkom Plus iming-iming Gimmick.

NURSIDIK

Akibat Lumpur Lapindo, 4 Rumah TKM Ditinggalkan


TAHUN 2006

Akibat Lumpur Lapindo, 4 Rumah TKM Ditinggalkan

Pada hari Rabu (30/8) adalah menginjak hari ke-92 penanganan penghentian semburan lumpur lapindo yang belum membuahkan hasil. Akibatnya, tanah yang berada di sekitar lokasi semburan liar lumpur lapindo saat ini mengalami penurunan atau ambles antara 2 cm, 5 cm hingga 25 cm yang terjadi di 3 desa, yaitu : Desa Siring, Desa Jatirejo dan Desa Kedung Bendo. Apalagi tanggul di KM 39 kemarin jebol, lumpuhkan jalan tol Surabaya–Gempol.

Terdapat 2 orang was-was dan 4 orang TKM TELKOM sudah meninggalkan rumahnya. Data yang berhasil dihimpun oleh rekan unit Support TELKOM Sidoarjo, menunjukkan bahwa ada 4 TKM yang kondisi rumah sudah tergenang Lumpur liar Lapindo Brantas yang kemudian mengungsi. Mereka adalah :

SUWANDI (TKM Jarakses Tulangan) : Rumah Sendiri di Desa Siring RT.09 RW.02 Jl. Diponegoro Porong. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak seminggu yang lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Mertuanya. WIDYA LESMANAWATI (TKM bagian SOPP Sidoarjo) : Rumah sendiri di Desa Jati Rejo (Sengan) no.26. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak seminggu yang lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Saudaranya di Griya Anggrek Mas Sidoarjo.

DWI ASTUTI (TKM bagian Simpan Pinjam) : Rumah sendiri di Tanggulangin Anggun Sejahtera Blok C.10 No.10. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak 2 bulan lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Orang Tua di Jl. Cendrawasih 15, Sidoarjo. PIUS BUDI (TKM bagian IKR) : Rumah sendiri di Desa Jatirejo RT.06 RW.02 Porong. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak 3 bulan yang lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Mertua di Tanggulangin Sidoarjo.

Ada 2 orang lagi yang kondisi rumah belum terkena Lumpur, tapi merasa was-was karena kedekatan dengan lokasi, yaitu : KHAIRUL HUDA (SATPAM) : Rumah Kontrakan, masih ada sisa waktu 20 Bulan. Alamat Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera B.4 No.5 Tanggulangin. Kondisi rumah masih ditempati bersama barang perabotan keluarga. Jarak 150 meter dari Kolam Tanggul terdekat dan 1 Km dari pusat Bencana.Kondisi masih relatif aman, hanya ada kekhawatiran yang sangat jika tanggul jebol lagi.

Kemudian M. AFIFUDIN (TKM Jaringan) : Alamat Jl. Raya Pembangunan 48 Kepatang Tanggulangin Anggun. Kondisi rumah masih ditempati bersama barang perabotan keluarga. Jarak sekitar 500 meter dari Tanggul terdekat. Kondisi masih relatif aman, hanya ada kekhawatiran yang sangat jika tanggul jebol lagi. Bulan Puasa sebentar lagi tiba, apalagi diramal akan datangnya musim hujan. Kapan Lumpur ini berakhir ?
NURSIDIK

SATPAM Telkom Mojokerto Care Customer


TAHUN 2006


SATPAM Telkom Mojokerto Care Customer

Acara Patriot 135 di Kancatel Mojokerto Rabu 30 Agustus 2006, ada nuansa baru di dalam barisan peserta apel, dimana seluruh jajaran Satuan Pengamanan (SATPAM) Kancatel Mojokerto turut serta bergabung dan bersinergi dengan seluruh jajaran Pegawai dan TKM. Terlintas senyum dan rasa bangga Arif Irfansah selaku JM Kancatel Mojokerto dalam menyambut dan menerima dengan senang hati atas inisiatif dan tantangan dari seluruh Jajaran SATPAM yang dengan kesadaran dan keikhlasannya ingin sekali membantu Managemen PT. Telkom dan Kancatel Mojokerto khususnya dalam rangka sukses ECR bulan Agustus dan bulan-bulan selanjutnya.

“Selalulah memakai 5-S didalam pelaksanaan sukses ECR, meskipun dari Satuan pengamanan tetapi usahakan bibir ditarik 1 cm ke kiri dan 1 cm ke kanan tapi jangan lupa untuk menutupnya“, ujar Arif didalam sambutannya. Pada kesempatan kali ini, tanggung jawab setiap Petugas SATPAM mendapat jatah 10 kunjungan pelanggan sesuai dengan lokasi kerjanya. Dimana sebelum melaksanakan kegiatan dimaksud, selain Surat Tugas dari JM Kancatel, ada juga pembekalan dari AJM Support Administrasi Catel Mojokerto tentang pelayanan pelanggan dengan 5-S, juga SATPAM diberi bensin 2 liter untuk setiap 10 kunjungan pelanggan, seragam kaos ada yang bercap Speedy, Flexy, 007 dll (hal ini dalam rangka optimalisasi sisa-sisa kaos yang ada).

Lebih baik melangkah selangkah untuk mencapai tujuan, dari pada seribu kali berangan-angan dan berandai-andai didalam usaha pencapaian tujuan, ungkap Rachmad salah seorang anggota SATPAM lokasi kerja Ngoro Industri. “Ada yang lebih penting, yaitu kepuasan pelanggan “
@kk@-y

SBT Rekrut Sales Force, Power Kompetisi


TAHUN 2006

SBT Rekrut Sales Force, Power Kompetisi

Assistant Manager Wireless Sales & Promotion TELKOM SBT, Sudjoko mengatakan kepada Redaksi di ruang Marketing, Selasa (29/8), bahwa salah satu kekuatan (Power) kompetisi yang semakin ganas saat ini ialah ada di Sales Force, untuk itu kami akan memperkuat dan merekrut lagi tenaga Sales Forces yang enerjik. Mereka akan kami sebar menjelajah pasar di semua segment.

Market Solution yang cukup powerfull menurut Djoko memang masih ada pada tenaga Sales Force. Para kompetitorpun juga melakukan strategi serupa, bahkan mereka lebih atraktif, terutama yang dilakukan ditempat strategis seperti Plaza, Mall, Hypermarket dan beberapa lokasi lainnya. Mungkin mereka memiliki Sales Force Management yang sudah standard dan teruji, mungkin dalam bentuk Enterprise Resource Planning yang mana perlu kita intip juga lho !

Sementara itu salah seorang Sales Force Telkom SBT yang sudah 3 bulan melanglang buana menjelajah pasar, mengatakan, bahwa dalam tempo 3 bulan yang mampu digenjotnya hanyalah pada produk Flexi dan POTS, sedangkan untuk produk SPEEDY masih belum begitu menggairahkan, sebab Speedy menjadi Life Style kalangan tertentu saja. Ditambahkan, bahwa pergerakan Sales Flexi lebih cepat disbanding POTS, sebab pangsa pasar di perkotaan sudah banyak. Hanya saja yang kami incar adalah daerah perumahan baru di pinggiran kota.
NURSIDIK

Sampai Jumpa di MAN VII

TAHUN 2006

Sampai Jumpa di MAN VII

Perhelatan akbar MAN VI TELKOM di Yogyakarta telah usai. Jumat (25/8) malam tadi, upacara penutupan telah dilakukan, pengumuman pemenang pun telah dilaksanakan. Selamat kepada Kafilah Divre VII yang berhasil menjadi juara umum pada pelaksanaan MAN kali ini, serta Divre I yang menempati peringkat 2, Divre V di peringkat 3, dan Divre II di peringkat juara harapan. Selamat juga kepada seluruh peserta yang telah tampil di ajang ini. Dengan berhasil tampil di Jogja menjadi perwakilan kafilah, itu sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

Sekali lagi, tak ada gading yang tak retak. Namun, bukan berarti panitia bermaksud lepas tangan dari berbagai kekurangan yang mungkin tampak dalam pelaksanaan kali ini. Gajah tidak pernah harus bertanggung jawab atas keretakan gadingnya, namun kita sebagai manusia harus selalu mampu mempertanggungjawabkan perbuatan kita masing-masing. Meski begitu, sesuai dengan kodratnya, manusia itu penuh dengan keterbatasan. Kami segenap panitia mohon maaf atas segala kekurangan yang terjadi akibat keterbatasan tersebut.

Tak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu TELKOM sehingga pelaksanaan MAN VI ini dapat terselenggara dengan baik. Rasa terima kasih khususnya kami ucapkan kepada masyarakat Yogyakarta serta aparat pemerintahannya yang telah dengan sepenuh hati menyediakan ruang bagi kami serta menyambut kedatangan kafilah-kafilah TELKOM Group dari seluruh Indonesia, serta panitia lokal Divre IV Jawa Tengah & DIY, juga SDM TELKOM Jogja yang telah luar biasa meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi suksesnya MAN VI.

Selamat kembali ke tempat asal, kami yakin kota Jogja yang ramah ini memang tidak mudah untuk dilupakan. Sampai jumpa pada pelaksanaan MAN VII berikutnya. *

Bersinergi Dengan Vendor WARTEL


TAHUN 2006

Bersinergi Dengan Vendor WARTEL

Pendapatan wartel yang semakin turun harus segera disikapi baik oleh pengelola WARTEL, PT. Telkom maupun oleh para Vendor perangkat WARTEL. Kita tidak bisa menghindar dari pesatnya kemajuan teknologi yang telah menggeser kebiasaan masyarakat dari menggunakan WARTEL ke telepon genggam. Kalaupun tarif di WARTEL diturunkan dan atau pola sharing dirubah sekalipun, itu tidak akan menjawab permasalahan yang ada. Hal ini dikarenakan saat ini perang tarif antar operator Telekomunikasi di Indonesia sangat sengit.

Agar Pengelola WARTEL, Telkom dan juga para Vendor perangkat bisa survive, maka harus ada inovasi dan langkah konkrit. Salah satunya adalah merubah bisnis WARTEL ke WARNET atau tetap berbisnis WARTEL namun didukung oleh bisnis tambahan lainnya sepertu penjualan pulsa, kartu perdana, kafe dan sebagainya.

Demikian isi sambutan DGM Kandatel Surabaya Timur, Sujito pada saat pembukaan acara FGD Vendor perangkat WARTEL yang dilaksanakan di Rumah Makan Biyung di kawasan Gubeng pada hari Rabu 23 Agustus 2006 kemarin.

FGD yang dihadiri 20 Vendor perangkat ini mencoba menemu kenali permasalahan dan berusaha mencari solusi agar terjadi win win solution antara PT.Telkom, Pengelola WARTEL dan para Vendor perangkat.

Indratmoko Susanto selaku penanggung jawab kegiatan ini memaparkan berbagi kiat yang disambut baik oleh para Vendor, dalam presentasinya tidak ketinggalan menyisipkan Promo WARNET Speedy sebagai salah satu solusi pengganti WARTEL. Salah satu sinergi antara Telkom dengan Mitra diwujudkan dalam suasana kegembiraan berupa nyanyi dan foto bersama. (AR)

Sayonara, Sampai Jumpa di MAN VII, Oleh TELKOMSEL !


TAHUN 2006

Sayonara, Sampai Jumpa di MAN VII, Oleh TELKOMSEL !

Perhelatan akbar MAN VI TELKOM di Yogyakarta telah usai. Jumat (25/8) malam, upacara penutupan telah dilakukan, pengumuman pemenang pun telah dilaksanakan. Selamat kepada Kafilah Divre VII yang berhasil menjadi juara umum pada pelaksanaan MAN kali ini, serta Divre I yang menempati peringkat 2, Divre V di peringkat 3, dan Divre II di peringkat juara harapan. Selamat juga kepada seluruh peserta yang telah tampil di ajang ini. Dengan berhasil tampil di Jogja menjadi perwakilan kafilah, itu sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

Foto Bareng dengan EGM-DIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) merupakan kebanggaan tersendiri walau untuk kali ini belum beruntung mempertahankan Juara Umum. Semua lari ke atas panggung utama ketika Pak NIK diundang oleh Tim Reporter untuk berkenan foto bersama Kafilah DIVRE-V, mumpung acara penutupan belum dimulai. Pak NIK adalah idola Kafilah DIVRE-V saat acara penutupan.

Reporter se Indonesia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, sehingga pelaksanaan MAN VI ini dapat terselenggara dengan baik. Rasa terima kasih khususnya kami ucapkan kepada masyarakat Yogyakarta serta aparat pemerintahannya yang telah dengan sepenuh hati menyediakan ruang bagi kami serta menyambut kedatangan kafilah-kafilah TELKOM Group dari seluruh Indonesia, serta panitia lokal Divre IV Jawa Tengah & DIY, juga SDM TELKOM Jogja yang telah luar biasa meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi suksesnya MAN VI.

Selamat kembali ke tempat asal, kami yakin kota Jogja yang ramah ini memang tidak mudah untuk dilupakan. Sampai jumpa pada pelaksanaan MAN VII berikutnya, sebagai Tuan Rumah InsyaAllah TELKOMSEL (lokasi menyusul). *DIKSI*

Yusuf Budi Mulia : Saya Tak Pernah Janji Ke Manajemen, Tapi Alhamdulillah Berhasil !


TAHUN 2006

Yusuf Budi Mulia :

Saya Tak Pernah Janji Ke Manajemen, Tapi Alhamdulillah Berhasil !

Peluk cium dan jabat tangan ucapan selamat mewarnai usainya perlombaan MFQ Karyawan di Museum Negeri Propinsi DIY Sono Budoyo Unit-II Dalem Condro Kiranan Yogyakarta, Kamis (24/8). Setelah berlaga pada dalam Lomba MFQ babak final ini Yusuf Budi Mulia (Kafilah DIVRE-V) berhasil meraih emas dengan score tertinggi 1275.

Reporter Jurnal Man lalu mengajak bincang-bincang sekitar 10 menit dengan Sang JAWARA di luar ruangan, dan waktu yang Reporter diminta tersebut dipenuhi. Saya tak pernah memberi janji muluk kepada Manajemen. Semua itu saya pasrahkan kepada “Yang Diatas”, katanya.

Dalam lomba ini, kami tak pernah memikirkan jadi juara, dan perlu dicatat, bahwa juara bukanlah tujuan akhir kami, sebab yang paling esensi adalah bagaimana kita-kita ini mampu mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, lanjutnya sambil mengangkat kopyahnya dan memasangnya kembali.

Pengertian kata pasrah kepada “Yang Diatas” apakah katanya nanti aja, gitu ? Oh, tidak dong,…yang saya maksud pasrah disini, ialah kita tetap berusaha dengan melakukan persiapan latihan secara intensif. Lalu Yang Diatas, yaitu Allah SWT adalah Yang Maha Menentukan atas segalanya. Jadi saya cenderung ke proses ketimbang hasilnya, kalau prosesnya sudah benar, maka hasilnya ya, … saya serahkan (pasrahkan) kepada Allah SWT, jawabnya. Terimakasih ya, dan sekali lagi selamat. Ok, sama-sama, Pak !***

Emas MFQ Karyawan Putra Diraih DIVRE-V


TAHUN 2006

Emas MFQ Karyawan Putra Diraih DIVRE-V

Allahu Akbar yang diucapkan oleh Peserta, Dewan Juri, Pengawas dan Supporter sebanyak tiga kali menggema ruangan lomba pada babak final MFQ Karyawan putra. Kamis (24/4). Seperti hari hari sebelumnya lomba tetap diadakan di Museum Negeri Prop. DIY Sono Budoyo Unit-II Dalem Condro Kiranan Yogyakarta.

Ketimbang hari sebelumnya, maka jumlah Supporter cukup membludak pada babak final ini, sebab masing-masing Kafilah yang saling manjagokan selalu memberi spirit jago-jagonya sendiri. Paket-paket pertanyaan yang dibagi menjadi beberapa sesi hingga sesi akhir berupa adu cepat dengan pencet lampu berjlan sangat seru !

Para peserta tidak hanya dituntut mampu meguasai kandungan isi Al-Qur’an saja, teteapi mereka juga dituntut implementasinya atau pengamalannya juga dalam kehidupan sehari-hari. Mulai persoalan Rukun Iman, Rukun Islam, Leadership (kepemimpinan) secara Islami, Bisnis secara Islami, Perbankan secara Islami sampai kepada hubunga antar ummat manusia dipertanyakan dalam soal-soal MFQ ini.

Kejar-kejaran nilai (score) setiap paket / sesi cukup ketat.Di babak final ini, peserta DIVRE-V ada dua, yaitu Yusuf Budi Mulia yang duduk di meja Regu-A dan Subchan Basori Regu-D. Sedangkan dua lainnya ada rival yang memang harus diperhitungkan, sebab sama-sama tangguhnya.

Dalam setiap sesi, Yusuf Budi Mulia (Regu-A) selalu memimpin score. Sebelum sesi rebutan saja sudah mengantongi score 1010 dibanding Regu-B, C dan D yang mengantongi nilai masing-masing 420-850-840.. Lantas terjadi fluktuasi lagi pada lomba kecepatan menulis Ayat dalam Kitab Suci Al-Qur’an serta babak rebutan, hingga berakhir dengan kemenangan Regu-A dengan komposisi score : 1275 – 450 – 1090 – 1030. ***

WISMAN Bule, Jeruk Minum Jeruk


TAHUN 2006

WISMAN Bule, Jeruk Minum Jeruk

Sedang membidik lalu dibidik, itulah yang dilakukan seorang Jurnal Man kepada dua orang Wisman bule yang rata-rata setiap hari ada disekitar panggung utama dan Pameran TELKOM CDC pada Event Nasional MAN-VI, 20-26 di kota gudeg, Yogjakarta. Bidik membidik inilah yang dijuluki rekan di Press Room sebagai jeruk minum jeruk.

Memang penyelenggaraan event besar ini ternyata mampu memberikan pencitraan positif baik kepada perusahaan, maupun kepada Pemerintah, Bangsa dan Negara, terutama dibidang pariwisata.

Event MAN yang selalu dilaksanakan 4 tahun sekali ini selain merupakan program kongkrit selaras dengan program IBO PT. TELKOM, juga merupakan media yang mampu dikemas sekaligus sebagai media promo produk Telkom, sebab umbul-umbul produk yang dipampang di beberapa lokasi akan menjadi kekuatan market penetration tersendiri.

Para Customer, para share holder, maupun para Wisman bule yang ada disekitar Arena tentu akan tahu kalau logo dan brand di setiap umbu-umbul tersebut adalah produk PT. TELKOM. Event terbuka ini tentu pula akan membawa dan membentuk opini public terhadap kepedulian Telkom terhadap karyawan dan lingkungak masyarakat luas.***

Hj. Erlina : Menerima Segala Desain Busana Muslim Dan Bordir, Market Driven !


TAHUN 2006

Hj. Erlina :

Menerima Segala Desain Busana Muslim Dan Bordir, Market Driven !

Kepedulian TELKOM terhadap lingkungan dalam bentuk pembinaan usaha kecil menengah betul-betul dapat dirasakan oleh Ibu Hj. Erlina yang diikutkan dalam pameran selama berlangsungnya MAN-VI di alun-alun Keraton Jogyakarta mulai 20 hingga 26 Agustus 2006.

Kami bersyukur diikutkan pameran ini oleh Telkom CDC DIVRE-V, sehingga kami dibantu dalam pemasarannya, termasuk promosinya. Seluruh ongkos transportasi pulang pergi ditanggung, kami hanya tinggal menempati dan menjual saja, katanya kepada Reporter Jurnal Man.

Bu Lina yang asli orang Surabaya ini membuka show room di rumahnya sendiri yaitu Jln. Simpang Darmo Permai Selatan VIII / 9-11 Surabaya. Mengingat Darmo Permai merupakan kawasan elit, maka positioning produknya pun bisa menjadi multi position segment, artinya bahwa produk dapat disegmentasikan kepada golongan menengah keatas, maupun menengah ke bawah, tergantung permintaan pasar (market driven), Pak, katanya kepada Jurnal Man.

Yang kami mainkan adalah bahannya, sedangkan desain dan kualitasnya sama, sehingga harga yang kami tawarkan juga cukup kompetitif dan variatif. Untuk segmen menengah keatas tentu harganya beda dengan klas menengah kebawah. Bagaimana apakah terjadi transaksi selama pameran, Tanya Jurnal Man. Lumayan dan Alhamdulillah hari ini sudah laku 10 stel. Ada pesan buat manajemen ?. Kami hanya berterimaksih semoga Telkom tetap jaya !

What’s On Jogja

TAHUN 2006

What’s On Jogja

Ternyata kegiatan penyelengaaraan MAN-VI TELKOM 2006 di Jogja ini masuk dalam agenda Harian Iklan Berbahasa Inggris “JOGJA AD”, atau Jogja Advertising yang berisi berbagai info bisnis. Harian setebal 48 halaman ini sarat akan iklan dan info pariwisata DIY Jogja dan sekitarnya. Jadi tak heran kalau ada Wisman yang setiap hari mondar mandir di sekitar alun-alun utara keratin Jogja. What’s On In Jogja ? is free for all non profit activities, groups, ets.

Event MAN-VI TELKOM dimuat di rubrik What’s On Jogya yang berisi Agenda kegiatan DIY Jogya selama bulan Agustus yang dikutip dari Jogjakarta Provincial Culture & Tourism Office. Jadi gaung Event Nasional Telkom ini lumayan menggema dimana-mana. Arus informasi dan komunikasi memang saat ini lebih cepat dan gampang didapat dimana-mana.

Di media berbahasa Inggris ini ditulis, bahwa tanggal 20 hingga 26 Agustus 2006 dilaksanakan kegiatan Musabaqoh Al-Qur’an Nasional ke-6 oleh PT. TELKOM. Kalimat aslinya adalah sebagai berikut : August 20 – 26, 2006, 6th TELKOM National Musabaqah Al-Qur’an. This event is National Holy Qur’an Reading Competition, with more than 1500 participants from all over Indonesia. Venue : Pagelaran Kraton & Alun-Alun Utara Jogjakarta, Sultan Palace. Selamat semoga sukses.

Reporter Jurnal MAN-VI Yogja Harus Enerjik

TAHUN 2006

Reporter Jurnal MAN-VI Yogja Harus Enerjik

Penyelenggaraan Event Nasional TELKOM, yaitu MAN-VI di kota wisata Jogyakarta 20 sampai 26 Agustus 2006 perlu dikomunikasikan secara luas, baik secara internal maupun eksternal. Untuk itulah Panitia Penyelenggara harus ‘merekrut’ Reporter Pemburu Berita dari seluruh Indonesia untuk melakukan liputan yang lokasi antara lomba yang satu dengan yang lain berjauhan.

Seluruh Reporter bersifat mobile, sehingga harus lincah, enerjik. Untuk menghasilkan kondisi prima dan enerjik, maka stamina harus senantiasa dijaga. Tapi yang jelas mobilitas para Jurnal Man ini sangat tinggi, bergerak ke seluruh lokasi agar dapat mengcover semuanya sesuai Agenda Harian Lomba, termasuk peliputan di ajang Pameran TELKOM CDC di Alun-Alun Utara Keraton Jogya (Sultan Palace).

Para Peliput ini diorganisasikan oleh Panitia dengan baik, sehingga target liputan harian dapat terpenuhi yaitu dalam hal memenuhi quota mengisi Jurnal Harian yang selalu terbit tepat waktu. Jurnal Harian edisi cetak ini meski hanya setebal 20 halaman dan Cover Color, namun cakupannya sudah representative. Rubrikasi disusun sedemikian rupa, sehingga tiap halaman selalu tampil elegan.

Kans Peluang Emas Bagi MFQ Putra DIVRE-V


TAHUN 2006

Kans Peluang Emas Bagi MFQ Putra DIVRE-V

Yusuf Budi Mulya dari DIVRE-V pada semi final MFQ putra menang telak dengan berhasil meraih score tertinggi 1365, sedangkan kedua rivalnya masing-masing hanya memperoleh 860 dan 1180. MFQ Putra Rabu (23/8) di Museum Negeri Prop. DIY Sono Budoyo Unit-II Dalem Condro Kiranan Yogyakarta ini berjalan tertib dan lancar.

Kans untuk meraih peluang emas bagi DIVRE-V di MFQ Putra ini ditentukan oleh babak final esok hari di tempat yang sama. Usai menang telak, Yusuf langsung diberi ucapan selamat oleh seluruh rekan Kafilah DIVRE-V, termasuk Ketua Kafilahnya sendiri, yaitu Darwadi. Sesaat setelah itu Redaksi Journal Man meminta untuk foto bersama. Rekan seangkatan Yusuf dari DIVRE-VII juga ikut nimbrung foto bareng, bahkan sempat menanyakan nomor Flexi Yusuf.

MFQ (Musabaqoh Fahmil Qur’an) adalah jenis musabaqoh yang melombakan penguasaan pengetahuan berbagai aspek tentang Al-Qur’an yang melipti bacaan, hafalan, terjemah, kandungan isi Al-Qur’an serta ilmu-ilmu keislaman dalam Al-Qur’an yang berhubungan dengan kehidupan seorang muslim secara individu maupun msyarakat.

Peserta yang unggul adalah peserta yang paling menguasai hafalan, terjemah dan pemahaman ayat-ayat tentang sholat, puasa, zakat, haji, sifat-sifat Allah, Malaikat, Rasul/Nabi dan Hari Akhir. Kemudian juga ayat-ayat tentang Kitab Allah, khususnya Al-Qur’an, ayat tentang akhlak dan hubungan antar manusia, dan ayat-ayat tentang eksistensi manusia, etos kerja serta pembangunan.**

MMQ Hari Perdana Di Panggung Utama Berlangsung Khidmad


TAHUN 2006

MMQ Hari Perdana Di Panggung Utama Berlangsung Khidmad

Terdengar suara Dewan Juri dengan lantang :”Peserta berikutnya adalah Peserta dengan nomor MP-042 yang akan membacakan Maqra Wajib Surah Asy Syu’araa’ ayat-181 dan Maqra Pilihan Surah Ar-Ruum ayat-51”. Ternyata peserta dengan nomor MP-042 adalah M. Sulkan berasal dari Kafilah DIVRE-V Surabaya-Jawa Timur yang dengan santunnya naik ke mimbar Tilawah.

MMQ atau Musabaqoh Murattal Al-Qur’an pada hari pertama ini berjalan tertib dan lancar. Seluruh Kafilah untuk cabang MMQ di hari perdana ini hadir lengkap termasuk para Official, tak terkecuali Sekretaris Panitia MAN-VI Yogyakarta, M. Yahya Arwiyah yang dengan khidmadnya mengikuti dan mengawal ketat jalannya lomba, bahkan melototin score setiap peserta usai membaca dan turun dari mimbar, dengan sesekali menyalami beberapa official.

Di atas mimbar Tilawah, M. Sulkan sangat berhati-hati dalam membacakan surah wajib dan pilihannya, sebab Kafilah DIVRE-V yang nota bene mantan Juara Umum mesti ia pertahankan bersama dengan rekan-rekan lainnya yang berjumlah 30 orang.

Surah Asy Syu’araa’ ayat-181 kalau kita simak, terdiri dari 227 ayat. Sebagian besar surat Asy Syu'araa' menerangkan kisah nabi-nabi dengan ummatnya masing-masing. Mereka mengalami penderitaan dan permusuhan dari kaumnya, tetapi pada akhirnya mereka mendapat kemenangan, dan lawan-lawan mereka mengalami kehancuran.

Kisah-kisah ini diceritakan oleh Allah S.W.T untuk menghibur hati Rasulullah S.A.W.. dan kaum muslimin; karena kelak mereka akan mendapat kemenangan sebagaimana para rasul zaman dahulu itu. Sedangkan kandungan arti dalam ayat 181 sendiri adalah :” Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang- orang yang merugikan”.

Kemudian Surah Ar-Ruum ayat-51 memiliki arti :” Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin (kepada tumbuh-tumbuhan) lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kuning (kering), benar-benar tetaplah mereka sesudah itu menjadi orang yang ingkar”.

Pokok-pokok isinya Surah Ar-Ruum yang terdiri atas 60 ayat ini adalah menerangkan tentang :

1. Keimanan:
Bukti-bukti atas kerasulan Nabi Muhammad s.a.w. dengan memberitahukan kepadanya hal yang ghaib seperti menangnya kembali bangsa Rumawi atas kerajaan Persia; bukti-bukti ke-Esaan Allah yang terdapat pada alam sebagai makhluk-Nya dan kejadian- kejadian pada alam itu sendiri; bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit; contoh-contoh dan perumpamaan yang menjelaskan bahwa berhala-berhala dan sembahan-sembahan itu tidak dapat menolong dan memberi manfaat kepada penyembah-penyembahnya sedikitpun.

2. Hukum-hukum:
Kewajiban menyembah Allah dan mengakui ke-EsaanNya karena hal itu sesuai dengan fitrah manusia; kewajiban berda'wah; kewajiban memberi nafkah (sedekah) kepada kaum kerabat, fakir miskin, musafir dan sebagainya; larangan mengikuti orang musyrik; hukum riba.

3. Kisah-kisah:
Pemberitaan tentang bangsa Rumawi sebagai suatu umat yang beragama walaupun dikalahkan pada mulanya oleh kerajaan Persia yang menyembah api akhirnya dapat menang kembali.

4. Dan lain-lain:
Manusia pada umumnya bersifat gembira dan bangga apabila mendapat nikmat dan berputus asa apabila ditimpa musibah, kecuali orang- orang yang beriman; kewajiban rasul hanya menyampaikan da'wah; kejadian-kejadian yang dialami oleh umat-umat yang terdahulu patut menjadi i'tibar dan pelajaran bagi ummat yang kemudian. *(BP135)*.

Ketua Panitia MAN-VI Kunjungi Press Room


TAHUN 2006

Ketua Panitia MAN-VI Kunjungi Press Room

Hari pertama dimulainya lomba semua cabang, Ketua Panitia MAN-VI, Herry Kusaery berkunjung ke Dapur Redaksi Jurnal MAN-VI (Sekretariat & Press Room) didampingi Koordinator Bidang Acara, Yul Martin. Pemimpin Redaksi Jurnal MAN-VI, Nana Suryana menjelaskan kepada Kusaery tentang fasilitas yang ada di Press Room.

Sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap kelancaran jalannya lomba disemua cabang yang mesti dipertanggungjawabkan, maka kehadiran Ketua Panitia ini disamping ingin memberikan support moral, juga ingin mengetahui kelancaran arus informasi dan komunikasi seputar MAN-VI yang merupakan event Nasional ini.

Dalam kesempatan itu, Nana menjelaskan soal Bisnis Proses (BISPRO) arus berita untuk konsumsi internal dan eksternal hasil liputan, serta Press Release. Program kerja harian liputan internal untuk jurnal harian dalam bentuk cetak juga diinformasikan, tak terkecuali juga soal fasilitas IT yang disediakan unit USI setempat. Untuk kendala sementara ini belum ada, kata Nana menjawab pertanyaan Ketua Panitia. InsyaAllah lancar sampai akhir di hari penutupan nanti.

Meski lokasi pelaksanaan lomba seluruh cabang terpencar dan jaraknya cukup berjauhan, namun Kusaery tetap melakoninya, dan mengatakan datar :”Nggak apa, nggak begitu jauh kok, paling cuma berapa menit, toh masih di seputar alun-alun sini saja !”. Gaya khasnya yang selalu ceria, membuat jajaran Redaksi Jurnal Harian MAN-VI terhibur, termotivasi, dan terinspirasi untuk melaksanakan Job, sehingga arus informasi MAN-VI mengalir jernih dan deras bak air terjun pengunungan yang dingin dan indah. (BP135).

Style Mitra Binaan TELKOMSEL Di Pameran MAN-VI


TAHUN 2006

Style Mitra Binaan TELKOMSEL Di Pameran MAN-VI

Anak perusahaan PT. TELKOM, yaitu TELKOMSEL turut pula berpartisipasi mensukseskan Pameran TELKOM CDC yang digelar ditegah-tengah penyelenggaraan MAN-VI Yogyakarta. Alun-alun Utara KratonYogya sore itu, Minggu (20/8) cukup meriah sesaat sebelum pembukaan secara resmi malam harinya. Apalagi bertepatan dengan Long Weekend atau libur panjang, sehingga wisatawan domestic banyak yang hadir, ada yang di stand pameran, ada pula yang menyaksikan gladi resik kesenian Kyai Kanjeng pimpinan sastrawan, seniman, agamawan, budayawan kondang Emha Ainun Najib atau Cak Nun.

Stand Mitra Binaan Telkomsel berdampingan dengan Stand Telkom Flexi yang berhadapan dengan Stand Mitra Binaan TELKOM DIVRE-V. Hiburan musik bernafaskan Islami yang disajikan musisi Telkomsel secara Live sempat menarik perhatian pengunjung. Ini merupakan hiburan dan tontonan gratis bagi wisatawan domestic dan para pelajar yang menjalani liburan panjang. Demikian juga dengan gladi resik Kesenian Kyai Kanjeng juga sempat dipadati pengunjung.

Diprediksi Event Akbar ini bakal menyedot ribuan pengunjung yang memang mengelu-elukan kehadiran Cak Nun. Masyarakat kota gudeg juga sudah banyak yang mengetahui event Telkom berskala Nasional ini. Mulai Tukang Becak sampai orang hotel dan penginapan juga memaklumi kalau di alun-alun bakal ada perhelatan Akbar selama seminggu. Mereka tahu dari membaca Spanduk dan Banner yang dipampang di beberapa lokasi strategis sudut kota. (BP-135).

Keterangan Gambar : Musisi Telkomsel sedang melantunkan lagu bernafaskan Islami.

Kafilah DIVRE-V Melakukan Defile


TAHUN 2006

Kafilah DIVRE-V Melakukan Defile

Acara Opening Ceremony MAN-VI Jogyakarta pada hari Minggu malam (20/8) di alun-alun Kraton diwarnai dengan pawai iring-iringan Kafilah atau Defile. Dengan disaksikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, para Pejabat PEMDA, dan beberapa Direksi, serta segenap lapisan masyarakat, Kafilah DIVRE-V yang dipimpin oleh Darwadi melakukan Defile memberi penghormatan kepada hadirin.

Kota Gudeg, kota pelajar, kota seni budaya, dan kota dagadu malam itu benar-benar meriah. Tontotan yang merupakan hiburan gratis dari Pentas Seni Kyai Kanjeng Pimpinan Cak Nun benar-benar dapat dinikmati baik oleh warga Jogya sebagai tuan rumah, maupun para pelajar yang libur panjang dari luar kota. Patut dicatat, bahwa event ini adalah event Nasional PT. TELKOM.

Lintas profil Kafilah kali ini menghadirkan Kafilah DIVRE-V yang pada MAN sebelumnya meraih Juara Umum. Saat melakukan Defile, Kafilah yang dipimpim oleh Darwadi ini mendapat applause meriah. Pada Jurnal Harian yang terbit pada hari pertama, Pemimpin Kafilah, Darwadi mengatakan kepada Jurnalis MAN-VI, bahwa DIVRE-V siap pertahankan gelar sebagai Juara Umum lagi.

Cabang Lomba yang akan diikuti adalah : Musbaqoh Tilawtil Al-Qur’an (MTQ), Mussabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqoh Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqoh Dakwah Al-Qur’an (MDQ), dan Musabaqoh Murattal Al-Qur’an (MMQ). Kafilah DIVRE-V terdiri dari 30 orang peserta dan 5 orang official. Manajemen DIVRE-V mempersiapkan para peserta dengan berbagai persiapan yang dibina oleh DEPAG dan MUI JATIM, agar mampu tampil prima dan percaya diri. Sebelum berangkat ke Jogya mereka dikarantina di kota dingin atau kota apel, Lawang. Secara fisik dan mental memang sudah dipersiapkan.

Ke 30 peserta DIVRE-V yang siap mengikuti MAN-VI ini adalah sbb : A. Mudhofir Wicaksono (MHQ), A. Satria Permana (MDQ), Arief Ardiansyah (MMQ), D. Achmad Nurdin (MHQ), Fariz (MHQ), Handy AS (MFQ), M. Syafril Suaidi (MDQ), M. Uripan (MTQ), Prawono (MTQ), M. Slamet (MHQ), Sudarsono (MMQ), Yusuf Budi Mulia (MFQ), Haryo Danurdoro Widodo (MMQ), M. Firdaus Zuhdi (MFQ), M. Sulchan (MMQ), Chandra Sari N (MDQ), Devita Prinanda (MFQ), Dewi Anggraheni (MDQ), Dewi Eva Norma Amalia (MTQ), Fatmawati (MTQ), Himatun Nafisah (MMQ), Mujila (MFQ), Nabela Zahro (MMQ), Nuraini Widodo (MHQ), Nur Hasanah (MMQ), Siti Rosyida (MMQ), Siti Aliza Farahnur (MFQ), Sri Kadarwati (MHQ), Taufiqoq Rokhmah (MHQ) dan Triana Rahmanita (MHQ). –BP-135-