Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Selasa, 14 September 2010

Kancatel Mojokerto : Doa dan Dzikir


TAHUN 2006

Kancatel Mojokerto : Doa dan Dzikir
dalam rangka Pengamanan dan Penyelamatan
Asset PT. TELKOM.


Tanggal 31 Juli 2006 Kancatel Mojokerto telah melakukan kegiatan Doa dan Dzikir yang dipimpin langsung oleh DR. KH. Achmad Dimyati Rosyit. MA pendiri Pondok Pesantren RAUDLATUL ULUM serta sebagai salah satu dosen UNIM (Universitas Negeri Islam Mojopahit), lokasi doa dan dzikir pada kesempatan kali ini adalah di STO Mojosari. Suasana religius dan hening pada malam tersebut serasa menambah semangat rekan-rekan baik Pegawai, tenaga TKM, Pengamanan serta Mitra didalam mengikuti acara dimaksud. Acara Doa dan Dzikir tersebut adalah dalam rangka Pengamanan dan Penyelamatan Asset PT. Telkom umumnya dan Asset PT. Telkom Mojokerto khususnya.

Segala macam program preventif pencegahan pencurian fastel PT. Telkom Mojokerto tahun 2006 yang diantaranya adalah :

1. Pemasangan & pemeliharaan alarm KU lokasi rawan curi.
2. Pengikatan bearer KU pada setiap tiang dengan kawat di rute KU rawan curi.
3. Pengalihan rute-rute rawan pencurian ke tiang PLN (bila ada).
4. Pemasangan kawat berduri pada tiang tumpuan KU.
5. Pemasangan Overpal kunci grendel extra pada pintu kabinet DLC.
6. Pemasangan alarm Buzzer di kabinet DLC.
7. Mengadakan patroli pengamanan KU setiap malam khususnya hari Jumat, Sabtu, Minggu dan Mirya dengan koordinasi dengan Polres, Polsek dan warga setempat.
8. Pemasangan spanduk peringatan lokasi rawan pencurian KU.
9. Partisipasi kegiatan sosial warga lokasi rawan pencurian (olahraga, pengobatan murah dll).

Sudah dilaksanakan, tetapi masih juga belum bisa menurunkan kuantitas dan kualitas pencurian Fastel Telepon di lokasi Kancatel Mojokerto.

”Setelah segala daya dan upaya sudah diupayakan dan dilaksanakan dengan optimal, alangkah naif dan sombongnya manusia bila tidak memohon dan meminta perlindungan serta ampunan dari ALLAH SWT, demikian sekilas ulasan Arif Irfansah selaku JM Kancatel Mojokerto didalam sambutannya”.

Terlalu menyita waktu, fikiran, dan tenaga rekan-rekan baik Pegawai organik, TKM, Pengamanan dll didalam mengantisipasi dan menghadapi permasalahan ini, belum lagi masalah harus menghadiri sidang pencurian sebagai saksi serta masalah dan tanggung jawab pekerjaan mereka sehari-hari.
Namun kedepannya kita masih berusaha untuk menekan angka dan kualitas pencurian fastel telepon dengan melakukan FGD dengan pihak-pihak terkait diantaranya, Kepolisian, Danramil, Camat, Kepala Desa serta warga baik warga yang rumah dan pekarangannya bersedia untuk ditempati alarm serta warga biasa di lokasi yang rawan pencurian. Dalam minggu ini kita akan melakukan FGD dengan kecamatan PURI Mojokerto yang di tahun 2005 dan 2006 kuantitas pencuriannya paling tinggi.

”Hal terindah itu terlihat, ketika kita membuka hati”
@kk@-y/Mr.

Your exam results during the fasting month is already visible


TAHUN 2006

77 Marketer SBT Ditraining Agar Siap Bersaing

Sebanyak 77 orang Marketer Speedy TELKOM SBT yang baru saja sukses menjalani seleksi, kini menjalani training dalam bentuk pembekalan yang dilakukan oleh jajaran Dinas Data & Value Added Services (VAS) Sales pada hari Jum’at (28/7) di Gedung OPMC lantai-4 Ruang C2U, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Ke 77 Marketer ini memang direkrut untuk dipersiapkan menjadi pemasar yang ulung dibidangnya. Rekan Rohadiyanto dari VAS dalam materi pembekalannya, antara lain ingin mendorong para marketer untuk menunjukkan kinerja awal dengan baik. Kalian harus menapak prestasi dan kinerja dari nol, sebab memang dunia bisnis yang kalian masuki tergolong baru, katanya.

Rohadi dalam kesempatan tersebut berharap, agar pembekalan ini dijadikan ilmu baru dan dunia kerja yang baru, sekaligus sebagai Best Practice. Profesi sales membutuhkan kreatifitas dan inovasi hingga membudaya. Didalam menambah New Customer memang dibutuhkan strategi dan tidak sekedar menjual saja. Apalagi kebutuhan dan keinginan customer saat ini sangat kompleks dan kritis, tambahnya.

Seorang Sales atau Marketer harus memiliki Product Knowledge dan Competitive Spirit, yaitu semangat bersaing dan selalu menunjukkan Winning Attitude, serta fisik dan mental harus kuat. Buatlah jadwal dan buat janji dengan prospektif customer Anda, dan kalau sudah janji, maka harus ditepati, sebab kalau tidak prospektif customer akan kecewa dan tak akan mau membuat deal baru lagi. Janji adalah bagian dari attitude dan trust yang harus dipegang teguh. Beberapa Tips marketing dalam kesempatan tersebut juga disampaikan oleh Rohadiyanto.

NURSIDIK

GM SBT : Datel 1-T Siap Jadi The Best DATEL Of The Year

TAHUN 2006

GM SBT : Datel 1-T Siap Jadi The Best DATEL Of The Year

Mari kita sukeskan program penilaian The Best DATEL yang akan dilakukan minggu depan selama 2 hari. Kepada para Tim Sukses saya minta agar berpartisipasi penuh, sehingga DATEL SBT berhasil meraih The Best DATEL 2006, pinta GM SBT, Badriyanto usai Senam Kesegaran Jasmani di halaman OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Saya sudah melihat rekan-rekan mempersiapkan segala sesuatunya sejak beberapa minggu yang lalu, namun demikian perlu adanya evaluasi oleh tim sukses ini untuk memonitor cek list yang dikriteriakan. Baik sisi tangible maupun yang tangible harap rekan-rekan perhatikan secara teliti. Manakala ada cek list yang kiranya berkaitan dengan satu unit kerja, maka lakukanlah koordinasi.

Untuk sukses penilaian The Best Datel ini, maka perlu diperhatikan pula masalah kinerja karena bobotnya paling tinggi. Kemudian masalah Jaringan Akses dan Telepon Umum, Plasa Telkom dan Penghargaan. Lakukanlah persiapan yang lebih fokus kepada kriteria tersebut diatas, agar dalam pertemuan tim suskes sore ini sudah dapat diprediksi kans kemenangan kita.

Penilaian lomba The Best Datel ini menurut Badri sebenarnya adalah untuk mendukung pencapaian visi perusahaan sebagai Dominan Market Player dalam bisnis INFOKOM, dan TELKOM GOAL 3010, sehingga diperlukan strategi positioning yang tepat sesuai dengan visi tersebut. Didalam setiap kompetisi memang diperlukan strategi, salah satunya ialah lomba ini, sehingga antara Datel yang ada akan selalu menjadi dan memberikan yang terbaik.

NURSIDIK

Konsisten SMK3, TELKOM SBT Latihan Pemadam Kebakaran


TAHUN 2006

Konsisten SMK3, TELKOM SBT Latihan Pemadam Kebakaran

Golden Flag SMK3 yang diterima dari Presiden RI bukan berarti sudah beres semua dan merasa bangga, tetapi dibalik semua itu ada beban yang lebih berat, yaitu mempertahankanya, sebab kalau lengah sedikit, maka hal tersebut tak akan diraih lagi. Untuk mempertahankannya, maka jajaran TELKOM SBT tetap konsisten terhadap SMK3, dan pada hari Jum’at (28/7) telah melakukan latihan pemadam kebakaran.

Latihan pemadam kebakaran ini selain diikuti oleh SATPAM, Cleaning Service, juga para karyawan, agar bila terjadi kebakaran, maka semua pihak sudah siap untuk mengamankan dan memadamkannya. Seluruh APK (Alat Pemadam Kebakaran) yang hampir kadaluarwa dan akan diganti baru dipakai dalam latihan ini. Ada 3 jenis type APK yang dipakai dalam latihan ini, yaitu CO, AFU dan BCF.

Sebagai alat peraga adalah ban bekas dan tong sampah diisi bensin dan dibakar. Apipun dalam waktu singkat menjulang tinggi. Pemadaman api diawali dan dilakukan oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran termasuk SATPAM dan Cleaning Service. Rekan dari SAS (Security And Safety) dalam latihan ini memandu mulai mengangkat tabung SPK, menarik pin sampai cara menyemprot yang tidak boleh menerjang arah angin.

Latihan ini juga merupakan jawaban atas ditempatkannya beberapa Standing Banner di beberapa sudut Gedung OPMC yang bunyinya ialah : Pertahankan Golden Flag SMK3. Apalagi telah meraih Sertifikat OHSAS 18001 : 1999. OHSAS singkatan dari Occupational Health And Safety Assessment Series 18001 : 1999 yang merupakan sertifikat K3 bertaraf internasional. Latihan ini diakhiri dengan APK Hidrant yang memiliki daya semprot sangat kuat.

NURSIDIK

Komitmen Telkom Sidoarjo LIBAS 1000 ssl SPEEDY


TAHUN 2006

Komitmen Telkom Sidoarjo LIBAS 1000 ssl SPEEDY

GM Badriyanto dalam acara Apel LIBAS 1000 ssl Speedy pada tanggal 27 Juli 2006 di halaman Catel Sidoarjo memberikan reward kepada 3 orang rekan kita mas Yoyok, mas Agus dan mas Bambang, mereka adalah pioner Speedy Sidoarjo.

Gebyar pemasaran LIBAS 1000 ssl Speedy di bulan Agustus 2006 adalah langkah kesekian kalinya Manager Tri Agung sejak menginjakkan kakinya di bumi delta, ditengah-2 surutnya ekonomi karena bencana LAPINDO Sidoarjo tetap ingin menunjukkan menjadi leader dalam menjalankan organisasi Perusahaan.

Sekilas kita amati gaya Tri Agung memang terkesan tenang, tapi dalam bekerja beliau merupakan pemimpin yang suka berpikir loncat-loncat dan sering mengejutkan stafnya karena keberaniannya menghadapi resiko, memiliki ide-ide bisnisnya orisinal dan menerawang kedepan yang bagian dari style dalam memimpin ”doing the right things”.

Kenyakinannya menuntaskan 1000 ssl Speedy memang sangat rasional karena sebelum melangkah beliau melakukan Identifikasi dan pemetakan segmentasi Speedy antara lain : Dinkes, Diknas, Muspida, Hukum, Corporate, Perbankan, Komunitas Politik dan Warkom total demand 3427 dari total demand dilakukan short data demand potensial sebanyak 884 calang.

Dalam acara Apel LIBAS 1000 ssl Speedy juga mengundang 3 pelanggan baru untuk menerima apresiasi dari GM Surabaya Timur. Selain membacakan Ikrar komitmen membangun kerja sama, membangun team solid antar unit kerja, juga dilaksanakan penandatangan prasasti sebagai bentuk aktualisasi karyawan dan karyawati Telkom Sidoarjo untuk mengegolkan program manajemen LIBAS 1000 ssl SPEEDY

Usai apel LIBAS PEMASARAN, kemudian acara dilanjutkan dengan petemuan FORUM FEEDBACK. Dalam forum feedback Badriyanto meneropong bisnis masa lalu dan masa depan sebagai sentuhan wacana kepada karyawan Telkom.

by onslem

Para Sales Force SBT Diskusi Soal SERVICE QUALITY LEADERSHIP


TAHUN 2006

Para Sales Force SBT Diskusi Soal SERVICE QUALITY LEADERSHIP

Mempertahankan Customer, tidak cukup hanya dengan inovasi produk, membuka banyak cabang atau memberikan diskon saja, namun harus pula Meningkatkan & Mempertahankan Servis yang sudah dicapai saat ini. Servis yang Excellent dimulai dengan Excellent Service Mindset dari para Leader sampai personil yang ada di dalam satu perusahaan agar nantinya menghasilkan Excellent Process. Bagaimana para Leader dalam Servis itu dapat Memotivasi, Membimbing & Memberikan Empowerment kepada bawahannya agar Departemen Servis ini dapat berfungsi optimal? Bagaimana SQ (Service Quality) dapat diterapkan oleh para Front Liner/Customer Service kita?

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang peserta seminar “Service Quality Laedership”, Prasetya Agung (Sales Force Terbaik TW-II/2006) di Ruang Manager Fixed Phone & Sales SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya, Kamis (27/7). Menurut Agung, Pembicara Utama dalam seminar ini adalah GM of HARVEST LEARNING, Service Quality Training & Consulting, Jakarta. Para ASMAN di Dinas Fixed Phone & Sales SBT hadir dalam diskusi menarik ini.

Dari diskusi ini terkuak, bahwa add 8 sikap exellent service mindset, yaitu :
1. Intim dengan customer (kenali & pahami customer).
2. Informatif dalam berbagai hal.
3. Usaha ekstra.
4. Sentuhan pribadi.
5. Kreatif.
6. Lakukan hal yang terlihat kecil (eye for detail).
7. Perbaikan yang terus menerus (continuous improvement).
8. Memberi teladan (lead by example).

Acara dilanjutkan dengan sharing informasi dari para Sales Force (termasuk dari para Commander), evaluasi sales POTS & Flexi Classy. Kiat-kiat mencapai target dan peluang pasar untuk digarap juga diinformasikan dalam forum ini. Diskusi ini banyak memberikan inspirasi dalam hal Marketing, dan ternyata kecerdasan emosional (EQ) mampu memberikan kekuatan dalam keberhasilan sales programs.

NURSIDIK

“MANDI KEMBANG” TANDAI GEBYAR SPEEDY DI MOJOKERTO


TAHUN 2006

“MANDI KEMBANG” TANDAI GEBYAR SPEEDY DI MOJOKERTO

Speedy telah hadir di Mojokerto, kini saatnya masayarakat kota onde-onde ini dapat menikmati layanan akses internet cepat. Dan bagi Telkom Mojokerto dengan hadirnya satu lagi produk Speedy ini maka lengkaplah sudah layanan 3 engine driver , POTS, Flexi dan Speedy. Diharapkan ini akan mendongkrak revenue sesuai yang telah dicanangkan jajaran “Mojopahit” yaitu 100 M bukan maya tapi nyata.

Bicara Speedy pagi ini di Telkom Mojokerto telah dilaksanakan apel Gebyar Speedy yang akan memenangkan pangsa pasar 1700 di tahun 2006. Untuk melangkah ke target tersebut Arif Irfansah selaku “nachoda” telah membuat milestones 100 ssl sampai akhir bulan Juli ini dan 500 ssl sampai dengan 17 Agustus 2006. Dengan demikian 900 ssl lagi dalam waktu 5 bulan. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi Telkom MR mengingat deploy plan Speedy yang sedianya sejak April lalu ternyata baru dinyatakan layak pakai memalalui ujiterma (UT) kemarin 27 Juli 2006.

Sosialisasi internal telah dilakukan bekerjasama pihak terkait dari Surabaya Timur, diantaranya pengenalan produk, QOS, dan persiapan audit 8 Internal Capability (IC) dan General Rehearsal. Trial Speedypun juga telah dilaksanakan baik internal melalui Demo Speedy di Plasa Telkom juga kepada beberapa pelanggan prospek.

Untuk pencapai target tahun ini Arif mulai menyusun strategi penetrasi pasar yang meliputi Corporate Customer, Goverment, Personal dan Warnet. Ini dilakukan untuk memenuhi pelanggan yang telah beberapa waktu menunggu kehadiran Speedy dengan melaksanakan Gebyar pemasaran ke segement-segement tersebut. Dalam kegiatan apel ini Arif menandai dengan memukul 3 buah kendi yang masing-masing bertuliskan target 100 ssl, 500 ssl dan 1700 ssl sementara 3 petugas yang tergabung dalam PKM Pemasaran Speedy siap menunggu kucuran air campur kembang layaknya”mandi kembang”.

Dalam kesempatan ini Arif juga menyerahkan reward Anak Berprestasi dari putra putri karyawan dan Mitra.

Diakhir sambutannya Arif menyampaikan 3 butir perintah yaitu 1. Kunjungi dan undang Pelanggan ke Plasa untuk mencoba Speedy, 2. Pahami keinginan pelanggan dan 3. lakukan segera penetrasi pasar.

✰ Nanang Kristyo M

SBT Mengajar Training Peneraan Pulsa Wartel Di DEPERINDAG


TAHUN 2006

SBT Mengajar Training Peneraan Pulsa Wartel Di DEPERINDAG

TELKOM SBT dengan segala senang hati telah memenuhi permintaan DEPERINDAG JATIM untuk menjadi Instruktur Peneraan Pulsa Wartel yang diadakan Di Hotel Utami Juanda Surabaya (27/7), hal ini menunjukkan kepercayaan DEPERINDAG kepada TELKOM SBT, sekaligus merupakan bentuk kerjasama sinergis yang mesti dipelihara, sehingga citra TELKOM semakin harum semerbak.

Permintaan tenaga pengajar ini sesuai surat Wakil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Timur nomor : 510-3/1578/102-08/2006 tanggal 19 Juli 2006, Perihal bantuan tenaga pengajar. Pihak DEPERINDAG bermaksud untuk melakukan penyegaran dan peningkatan kemampuan kepada tenaga fungsional Penera sebanyak 30 orang dari seluruh Jawa Timur.

Manajemen SBT mengirim ASMAN Indirect Channel Management dari Dinas Customer Care, Indratmoko Susanto untuk menjadi Instruktur. Para siswa mendapat materi teori dan praktek, serta diskusi. Sang Instruktur, Indratmoko dalam kesempatan tersebut memaparkan latar belakang pelaksanaan training serta posisi Telkom dan Deperindag dalam pelaksanaan event ini.

Walau waktu yang dialokasikan hanya 4 jam, namun Indratmoko puas, karena semua materi dipaparkan sudah OVERALL, termasuk Konfigurasi perangkat Wartel, Cara peneraan, Peralatan yang dibutuhkan, Cara melihat data base Wartel, Cara operasi perangkat Wartel. Teori tentang perangkat wartel mulai konfigurasi sampai dengan aplikasi billing Wartel sebagai meter pulsa yang dijadikan dasar pengenaan harga kepada pengguna s/d cara melakukan peneraannya, dijelaskan juga.

Selain itu juga diinfokan kondisi nyata bisnis Wartel yang didera kompetisi yang hyper ketat saat ini hal mana menjadi tugas Deperindag untuk ikut berperan serta dalam pembinaan usaha kecil menengah. Setelah break dilanjutkan dengan penjelasan detail perangkat Wartel oleh Bambang Rujito dari Customer Care DIVRE V sekaligus memandu Praktek.

NURSIDIK

Mojokerto Apel Pagi Dalam Rangka Sukses Sales Speedy 2006


TAHUN 2006

Mojokerto Apel Pagi Dalam Rangka Sukses Sales Speedy 2006

Kamis 27 Juli 2006 bertempat di lapangan parkir STO Empunala, Kancatel Mojokerto diadakan apel kesiapan kerja yang pada kesempatan kali tidak seperti biasanya, apel diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Kancatel Mojokerto baik organik, TKM, Pengamanan, Mitra beserta keluarganya yang mendapat santunan tali asih dari Kopegtel Kancatel Mojokerto.

Apel diawali dengan prosesi pemukulan 3 buah kendi (simbolis target yang harus dicapai yaitu sukses sales Speedy Kancatel Mojokerto tahun 2006), pemukulan kendi pertama target 100 ssl dilakukan oleh penanggung jawabnya yaitu AJM Customer Service dengan target di posisi akhir bulan Juli 2006 harus tercapai, kendi kedua target 700 ssl harus tercapai pada posisi tanggal 17 Agustus 2006 adalah Target SPV CCAN Mojokerto, kendi ke 3 atau yang terakhir adalah target yang menjadi tanggung jawab JM Kancatel Mojokerto yaitu sebesar 1700 ssl harus tercapai di akhir bulan Desember 2006. Setelah upacara dilakukan pembagian tugas dan pengumpulan anggota PKM “Sukses Sales Speedy Kancatel Mojokerto tahun 2006”.

Yang kedua adalah penyerahan buku Mapping COSO SOA Catel Mojokerto dari JM Kancael ke masing-masing AJM, perlu diketahui bahwa pada tanggal 17 dan 18 Juli 2006 Kancatel Mojokerto telah melakukan mapping bisnis proses SOA R-02 di lokasi Kancatel Mojokerto dengan melibatkan personil dari Unit kerja OMAN, Service dan Administrasi Support. Mapping dibantu oleh rekan dari QCM Divre Regional V serta dari Performansi Kandatel Surabaya Timur.

Hasil dari Mapping adalah Business Control (113), Significant Control (40) dan Finance Control (49). Sedangkan tindak lanjut hasil dari pelaksanaan mapping :

• Masing-masing penanggung jawab Control di setiap Unit Kerja di kancatel akan melakukan sosialisasi Bisnis Proses yang menjadi tanggung jawabnya kepada staf yang berada di lingkungannya.
• Masing-masing Unit Kerja akan mengimplementasikan Proses Bisnis Remediasi-02 hasil mapping secara konsisten.

Pada kesempatan ini pula diserahkan buku hasil workshop pengamanan RKAP 2006 Kandatel Surabaya Timur diterimakan kepada AJM Support Administration Catel Mojokerto. Rangkaian acara ditutup dengan pemberian Reward prestasi atas putra dan putri baik dari pegawai Telkom maupun dari Mitra sebanyak 16 orang dengan besaran uang SMA 500 ribu rupiah, SMP 400 ribu rupiah sedangkan untuk SD 300 ribu rupiah. Ada salah satu ungkapan menarik dari JM Mojokerto selaku pembina Apel adalah : “Kesalahan terbesar kita adalah apabila kita tidak berbuat apa-apa “.

(@kk@-y/Mojokerto)

Penyerahan Rewards Sales SBT Terbaik TW-II/2006


TAHUN 2006

Penyerahan Rewards Sales SBT Terbaik TW-II/2006

Milestone telah dipancangkan, target telah dilalui, maka akhirnya meraih Rewards The Winner, seperti yang dialami oleh beberapa Sales Force TELKOM SBT. Setelah dievaluasi, maka beberapa orang berhak menerima Rewards yang disampaikan sendiri oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto didampingi Manager Fixed Phone & Sales dan beberapa Senior Leaders di rumah-makan “Nur Pasific”, Surabaya (26/7).

Target memang harus dicapai, tetapi lebih baik kalau dilampaui (stretch the goal), kata Badri saat memberikan sambutan usai menyerahkan Rewards kepada Prasetya Agung selaku The Best Marketer TW-II/2006 yang berhasil mencapai angka sales atau total pemasaran sebesar 157 sst. Agung telah bekerja keras dan akhirnya telah berhasil meraih the best marketer, untuk itu memang layak bagi anda untuk mendapat bintang, tambahnya.

Tujuan pemberian Rewards ini, masih menurut Badri adalah untuk memotivasi dan bekerja lebih giat dan lebih smart lagi. Terutama bagi marketer yang belum berhasil hal ini dapat dipakai sebagai pemicu agar lebih professional, lebih agresif, lebih fight dan lebih pro terhadap kondisi yang kompetitif. Tanpa itu, maka pasar akan mempermainkan anda semua. Lakukanlah agresif marketing sesuai dengan Selling Skill yang anda miliki, pinta Badri.

Selling Skill harus selalu di update, setiap Sales Person harus selalu membangun sikap mental yang positif, ciptakan solution selling, sampai membina hubungan dengan pelanggan (Relationship Selling) agar terjadi pembelian ulang yang berkesinambungan. Menjual adalah teknik dan seni, untuk itu tingkatkan 6-P, yaitu Prospecting (porspek), Pacing (langkah/kecepatan), Probing (selidik/periksa), Problem solving dan Performance Anda, kuncinya mengakhiri.

Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. Kemudian ada acara dengan kemasan sederhana, yaitu KUIZZ, DOOR PRIZE, ramah tamah dan sharing pengalaman. Semester-II kini seda g dijalani, target masih cukup lumayan, maka untuk mengakhiri SM-II ini dengan sukses, tentu motivasi, inovasi dan apresiasi harus selalu dimaintain dan ditingkatkan. Semoga SBT Alaways The Best.

NURSIDIK

Perang Spanduk Di Sekitar Kampus UNESA Surabaya


TAHUN 2006

Perang Spanduk Di Sekitar Kampus UNESA Surabaya

Trik-trik inovatif dalam bisnis selalu saja dikembangkan, sebab tanpa trik terutama di era yang sangat kompetitif saat ini, tentu persaingan jadi kurang atau bahkan tidak menarik. Dalam menarik perhatian pasar misalnya, maka trik yang sangat sederhana ialah cukup dengan Banner atau Spanduk ukuran super mini yang praktis memasangnya. Hal ini dilakukan oleh jajaran Indirect Channel Management SBT saat akan memasang Banner Mini di WARKOM “AE”, Jln. Ketintang 133-A, Surabaya.

Rekan kita Agus Riyantowo dan Gito Prasetyo pagi itu, Rabu (26/7) merencanakan keliling kota Surabaya Metro untuk memasang spanduk di beberapa Warung Telkom (WARKOM) yang sudah dipadati oleh spanduk competitor. Sebagai WARKOM yang menginduk ke TELKOM, maka seyogyanya SPACE Spanduk untuk TELKOM disediakan, dan ternyata tak ada masalah, sebab selama ini yang sering memasang adalah competitor, bukan kita, kata pemilik WARKOM “AE”.

Agus Riyantowo memulainya disekitar lingkungan kampus yang padat akan rumah kos para mahasiswa dan mahasiswi, agar lebih produktif, serta diharapkan mampu memicu dan memacu Revenue lebih awal, lebih banyak. Lingkungan kampus merupakan sawah ladang bagi TELKOM, sebab kebanyakan para mahasiswanya sering menggunakan jasa “halo-halo” ini, termasuk multi media, yaitu internet dan sejenisnya.

Spanduk yang dipasang rekan kita ini sangat singkat dan informatif. Yang ditonjolkan dalam spanduk ini adalah jam buka pelayanan, dimaksudkan ada kepastian bagi mahasiswa jam berapa ia akan mendapat diskon. Apalagi dalam spanduk ditulis, bahwa diskon 75 % pada jam 23.00 s/d 06.00 masih berlaku, dimana hal ini yang belum banyak diketahui oleh para mahasiswa. Situasi persaingan bisnis di dunia nyata dan dunia maya memang berbeda !

NURSIDIK

Sebelum Dicaplok Kompetitor, SBT Turun Lapangan, Cek ALPRO Yang Demanded


TAHUN 2006

Sebelum Dicaplok Kompetitor, SBT Turun Lapangan, Cek ALPRO Yang Demanded

Pada hari Rabu (26/7) Tim Pengelola Alat Produksi (ALPRO) turun ke lapangan “babat alas” untuk melakukan cek apakah ALRPO pada titik-titik lokasi tertentu siap jual dan ada pangsa pasarnya atau permintaannya (demanded). Tim terdiri dari M. Asyik dan Imam Mukminin (Catel Sidoarjo), Sujadi dan Joko Iswanto (Akses Network Maintenance), serta M. Djunaedi Fixed Phone & Sales).

Bayangkan dari hasil turun ke lapangan ini ternyata Tim mendapatkan peluang demand lumayan yang apabila tidak cepat, maka tentu competitor akan mendahuluinya. Apalagi dalam kompetisi berlaku hukum, bahwa siapa yang cepat ia yang dapat. Di lokasi Pasar Krian sendiri ditemui ada potensi demand Wire Line lebih kurang 300 sst, sedangkan untuk lokasi Perumahan Mandiri Regency potensinya bisa mencapai 758 sst.

Konsep demand dan opportunity yang saat ini dikembangkan oleh jajaran TELKOM SBT diharapkan akan mampu mendapatkan penetrasi pasar potensial. Kurva demand yang dikembangkan ini akan selalu mentracing kuantitas ALPRO yang demanded dengan harga bersaing (bila dimungkinkan ada program diskon menarik), sehingga mampu meraih pelanggan sebanyak-banyaknya.

Sesuai prinsip-prinsip permintaan dan penawaran (supply and demand principles), dan prinsip pasar, bahwa dimana demand tinggi, maka bisa dimainkan harganya seperti diskon, dsb. Namun demikian prinsip ekonomi masih tetap akan dipegang teguh oleh jajaran TELKOM SBT yang saat ini dihadapkan pada targetnya di tahun 2006 cukup menantang. Iming-iming kepada calon pelanggan di era yang sangat kompetitif memang sudah menjadi trend bisnis.

NURSIDIK

Optical Access Network (OAN) Dibangun, Siap Dipasarkan Di SBT


TAHUN 2006

Optical Access Network (OAN) Dibangun, Siap Dipasarkan Di SBT

Ditengah maraknya persaingan di jasa telekomunikasi, maka TELKOM SBT sebagai The Player tak surutkan niatnya untuk menjadi The Winner dan terus Getting ahead of the competition. Hasil pembangunan OAN di Lokasi Perumahan Sidokare-Sidoarjo adalah salah satu bukti nyata, bahwa SBT masih eksis di tengah ketat, gencar dan ganasnya persaingan. Hasil pembangunan ini pada hari Rabu (26/7) ditinjau oleh ASMAN Access Program, Harry Sujadi dan beberapa jajarannya terkait.

Beberapa insiatif bisnis tak lepas dari kalkulasi dalam memenangkan kompetisi. TELKOM SBT sendiri memang selalu ingin meraih pelanggan sebanyak-banyaknya. Hal ini sesuai dengan program yang telah dicanangkan, bahwa satu juta pelanggan dalam tahun ini harus dapat diraih. Memang hal ini sangat membutuhkan High Efforts dan dukungan dari semua pihak, agar Goal yang nge-link dengan Telkom Goal 3010 ini mampu diselesaikan dalam waktu yang tak terlalu lama.

Persyaratan menjadi The Winner adalah masalah penguasaan market share dan revenue yang selalu tumbuh dan tumbuh secara cepat (Grow Faster). Sedangkan dari hasil analisis sementara ternyata Growth Minus yang dominant terjadi pada PSB, sehingga paket diskon POTS & Add Lines yang kedepan diharapkan lebih selektif lagi. Kemudian ada juga growth minus pada pendapatan ABN, Lokal dan SLJJ disebabkan karena jumlah Net Add LIS yang minus akibat cabutan yang harus diimbangi dengan PSB dan PSK. Pendapatan Wartel juga terjadi growth minus yang kemudian solusinya ialah harus dikelola lebih focus lagi.

Hasil pembangunan OAN berdasarkan dari hasil Market Research ini diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang semakin tak terbendung. Besar kemungkinan hasil yang siap jual ini tak lama lagi akan habis, apalagi kebutuhan akan sarana telekomunikasi dalam setiap kompleks perumahan menjadi sangat penting dan utama dewasa ini. Referensi dan informasi tentang daya beli masyarakat setempat yang lumayan membuat jajaran SBT optimis mampu melibas pasar.

NURSIDIK

Sales Force SBT Terbaik Dikirim Manajemen Ikuti Seminar


TAHUN 2006

Sales Force SBT Terbaik Dikirim Manajemen Ikuti Seminar

Apa yang dilakukan manajemen SBT adalah Real Rewards atau Universal Rewards, sebab para Sales Force terbaik selain diberi Rewards dalam bentuk uang tunai, namun kali ini ditambah lagi dengan Rewards untuk mengikuti Seminar yang telah diadakan pada hari Selasa (25/7) di Tunjungan Hotel Surabaya yang diorganisasikan ole Marketing Club Surabaya dengan tajuk seminar “Service Quality Leadership”.

Jadi implementasi dari budaya Telkom Way 135 khusus soal Rewards The Winner dikembangkan selain dalam bentuk uang tunai, masih ditambah lagi dengan pengayaan wawasan dalam bentuk seminar, training, dan lainnya. Bahkan tak jarang beberapa perusahaan termasuk PT. TELKOM sampai mengirim seminar bagi yang berprestasi hingga ke luar negeri. Universal Rewards memang seperti ini, kata Manager Fixed Phone & Sales, Marnoto.

Para Sales Forces SBT terbaik yang dikirim mengikuti seminar di Tunjungan Hotel Surabaya tersebut antara lain : Faisal (Sales Force Speedy), Safa Taufik ((Sales Force Speedy), Eny (Sales Force POTS & Flexi), Sulistiyono (Sales Force POTS & Flexi), dan Prasetyo Agung (Sales Force POTS & Flexi). Pengayaan wawasan bagi seorang sales baik dalam bentuk seminar,pelatihan ataupun benchmark sangat memiliki arti tersendiri. Banyak referensi akan ia dapat yang kemudian dikolaborasikan dengan pengalaman di lapangan yang kondisinya memang hyper kompetitif.

Dengan pengayaan wawasan ini, maka diharapkan kinerja akan lebib meningkat lagi, panggung kompetisi dikuasai, panggung services disiasati, panggung sales tradiktional dan modern mampu dibedakan, Service Quality Leadership lebih focus, sisi customer experience diamati, lima bahkan enam indera customer diinspirasi, sehingga lebih percaya diri, dan lebih powerfull dalam mempengaruhi customer serta memenangkan kompetisi.

NURSIDIK

125 Pemuda Pemudi Mendaftar Sebagai Sales Force Speedy SBT


TAHUN 2006

125 Pemuda Pemudi Mendaftar Sebagai Sales Force Speedy SBT

Produk Speedy dipastikan bakal BOOMING di kawasan TELKOM Surabaya Timur, sebab tak urang 125 pemuda dan pemudi Indonesia telah mendaftar dan siap untuk menjadi Sales Force. Mereka tidak dapat begitu saja masuk, sebab harus diseleksi terlebih dahulu, seperti yang dilakukan Tim Assessor hari pertama pada hari Selasa (25/7) di ruang C2U Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Tim Assessor adalah gabungan dari unit kerja Data & Value Added Services dan unit kerja Fixed Phone Sales. Pada hari pertama ini diperkirakan sedikitnya 30 calon akan diseleksi, sedangkan pada daftar hadir baru 28 orang saja yang mengisi tanda tangan sebagai bukti kehadiran mereka. Ada sedikitnya 8 meja yang disediakan Panitia untuk menguji dalam bentuk wawancara.

Satu calon (pelamar) berhadapan dengan satu pewawancara (assessor). Bahan atau materi wawancara bersifat sederhana, hanya saja nampak bahwa Sang Assessor inign menggali talenta dan keinginan yang kuat dari para calon yang rata-rata masih muda belia penuh semangat dan enerjik. Berhadapan dengan pangsa pasar yang sangat kompetitif atau hyper kompetitif ini memang dibutuhkan tenaga muda, agar gesit dan lincah.

Apalagi target pasar untuk layanan Speedy ini akan difokuskan pada market Personal Residensial dan Business Cluster-4 (market korporasi dan komunitas), sehingga kehadiran para tenaga muda ini diharapkan mampu melibas pasar yang memiliki karakteristik pelanggan berbeda-beda. Para calon terseleksi ini nantinya akan dibekali tentang product knowledge dan teori pemasaran, cara menghadapi pasar, alias teori marketing.

NURSIDIK

TELKOM SBT Tawarkan Speedy Paket Karyawan


TAHUN 2006

TELKOM SBT Tawarkan Speedy Paket Karyawan

Mengacu pada ND dari DIRKONSUMER No. C. Tel. 57/YN 000/KNS-22/2006 tanggal 27 April 2006 tentang Program Pricing Speedy Nasional, maka manajemen TELKOM SBT mulai memasarkan kepada karyawan pekan kemarin, khususnya ASMAN sampai Manager saja. Rekan-rekan Sales dari Unit Kerja VAS (Value Added Service) Senin (24/7) menawarkannya kebeberapa ASMAN di lantai-5 Gedung OPMC, Surabaya.

Menurut ND tersebut, bahwa Speedy untuk karyawan ini Gratis Registrasi 2 bulan sejak launching, diberikan juga diskon monthly 40 % terhitung 6 bulan sejak registrasi dengan kontrak berlangganan 1 tahun. Agar diskon efektif, maka dipersyaratkan diskon tidak berlaku untuk excess usage dan tidk diperbolehkan reseller.

Karyawan sebagi salah satu target pasar dengan harga khusus dan kemudahan ini dimaksudkan agar paling tidak mereka mengetahui dan memahami produknya sendiri, sehingga apabila berhadapan dengan ”real market” atau segmen umum diharapkan mampu memberikan penjelasan tentang product knowledge, kualitas, kecepatan koneksi dan lain sebagainya. Karena masih terbatas pada bidikan ASMAN sampai Manager saja, maka tentu diharapkan dari mereka ini untuk mampu berhadapan dengan ”real market” tersebut.

Paling tidak product knowledge dimaksud adalah tentang deskripsi product, bahwa Speedy adalah produk layanan dedicated intenet access dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL) yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem pelanggan sampai BRAS (Broadband Remote Access Server).

NURSIDIK

Open Communication, GM SBT Perkenalkan BOD Dan BOC


TAHUN 2006

Open Communication, GM SBT Perkenalkan BOD Dan BOC

Forum Feedback TELKOM SBT yang merupakan salah satu wujud bentuk implementasi Open Communication yang dilakukan pada hari Senin (24/7) di lantai-4 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya kali ini agak berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, khususnya menyangkut materi konten yang lebih berkembang.

Perbedaannya ialah, bahwa kali ini GM TELKOM SBT, Badriyanto sebelum memulai event bulanan ini terlebih dahulu memperkenal profil BOD dan BOC yang baru hasil RUPS 2006. Tak semua karyawan mengetahui BOD dan BOC-nya yang baru, untuk ini tak ada salahnya kalau diperkenalkan, kendati hanya berupa foto-foto dilengkapi dengan nama-namanya. Tak dikomunikasikan, maka mustahil seluruh karyawan mengetahui, dan memang tak semua dari mereka mengikuti perkembangan informasi perusahaanya sendiri secara detil.

Kemudian apa yang dikomunikasikan GM TELKOM SBT pada event ini dikemas dalam Lay Out yang isinya terdiri dari 5 items deskripsi singkat tentang masalah terkini, yaitu : Peluang Bisnis, Performanasi SBT, Etika Bisnis, SOA 404 dan Commitment 2006 TELKOM SBT. Kelima items tersebut dijelaskan badri hanya dalam waktu satu jam yang kemudian disusul dengan acara Tanya jawab.

Kompetisi dibidang Price, Quality and Services dalam kesempatan tersebut dipaparkan Badri cukup komprehensif dengan bahasa yang mudah diserap oleh para karyawan. Nominator Best DATEL 2006 Nasional juga disinggung, bahwa SBT dinominasikan/dijagokan untuk maju. Dalam acara Tanya jawab, SEKAR juga turut bicara soal kewajiban level ASMAN keatas untuk berlangganan Speedy. Ketua SEKAR SBT sendiri dalam kesempatan tersebut mempertanyakan soal progress evaluasi transformasi organisasi yang dirasakan masih ada yang menggantung. Semua persoalan dibahas secara terbuka dalam forum ini.

Dalam kesempatan tersebut GM juga menyerahkan 2 SK Kenaikan Kelas Posisi kepada Indah Aprijantie (NIK. 700427) dan Arkan (NIK. 580689), SK MPP kepada Sumarno (NIK. 520200) dan Supeno (NIK. 521786), SK Mutasi kepada Endang Widowati (NIK. 610539), serta yang ber ULTAHpun Hariwijati (NIK. 700428) menerima hadiah sederhana.

NURSIDIK

Forum CSR And Gathering TELKOM SBT, Ada Kontes Senyum


TAHUN 2006

Forum CSR And Gathering TELKOM SBT, Ada Kontes Senyum

Forum interaktif dengan para ujung tombak sangat penting untuk sharing yang sekaligus mensolusi permasalahan strategis berkaitan dengan kepuasan pelanggan. Untuk itu jajaran Customer Service TELKOM SBT pada hari Sabtu (22/7) menggelar Customer Service Representative (CSR) Forum And Gathering semester-I 2006 di Ruang Lebah Biru Kantor DIVRE-V, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Para CSR Area SBT beserta para Supervisor Plasa Telkom berantusias menghadiri event ini, apalagi disediakan waktu untuk acara interaktif semacam acara Talk Show. Manager Customer Care, Gatot Indra dalam kesempatan tersebut menyampai persoalan actual, antara lain masalah : Kompetisi (product, price, service), Regulasi (UU Anti Monopoli, dll), Transformasi Organisasi (Customer Centric), Telkom Goal 135, dan Telkom Bangkit (Sinergy), serta HOT ISSUE yang kemudian menjadi diskusi menarik.

Tema yang diangkat pada event kali ini ini adalah “Paradigma Baru”, yang semula Customer Service berubah menjadi Customer Care, “Mengapa harus berubah..?” TELKOM berubah karena situasi lingkungan bisnis pun yang juga cepat berubah, tentunya perubahan ini segera diikuti oleh rekan-rekan di ujung pelayanan. “Yang semula rekans passif hanya melayani pelanggan yang datang ke Plasa, mulai sekarang harus menjadi proaktif , yaitu dengan adanya pengelolaan prime customer.”
Dengan terbentuknya pengawakan Customer Care yang berbasis pada “Customer Centric Organization” maka arah perubahan ini harus segera dirasakan langsung oleh pelanggan. Disampaikan pula bahwa 3 aspek utama dalam perubahan yang utama adalah People, selanjutnya diikuti bagaimana Sistem dan Proses yang harus dijalankan agar memenuhi “kebutuhan” kastamernya.
Pada sesi interaktif disampaikan pula sharing dan feedback dari pelanggan yang disampaikan oleh para CSR masing-masing Plasa Telkom, berturut Mulai dari Jombang, Mojokerto dan Sidoarjo yang rata-rata pelanggan mengeluhkan seputar “Product Quality”, sedangkan kalau masalah “Service Quality” yang terbanyak mengenai seputar tagihan.
Event yang berdurasi hanya 3 jam ini terasa padat dan semarak beberapa peserta unjuk kebolehan dalam hal kontes 5 S yang diwujudkan dalam kontes senyum diikuti oleh 7 peserta. Untuk kontes Senyum dimenangkan oleh Vindy dari Plasa Dinoyo memperoleh polling terbanyak. Pada kesempatan tersebut diserahkan pula CSR of the Month oleh MAN CC kepada para CSR yang berprestasi selama penilaian Semester I /2006.
NURSIDIK

Mahasiswa STT Telkom Magang Di SBT Berburu Pengalaman


TAHUN 2006

Mahasiswa STT Telkom Magang Di SBT Berburu Pengalaman

Antara teori yang didapat di bangku kuliah dan praktek di lapangan kerap kali ada gap / perbedaan walau tidak terlalu mencolok. Untuk mengeliminasi gap tersebut, maka peran kerja praktek maupun magang sangat penting dan bermanfaat bagi mahasiswa, seperti magang yang dilakukan oleh mahasiswa STT Telkom jurusan informatika di TELKOM SBT selama 6 bulan.

Teori yang didapat benar-benar dipraktekkan disini, bahkan ada beberapa mahasiswi yang mencoba menarik kabel LAN dan berusaha untuk melakukan instalasi LAN yang tentu didampingi oleh seorang pembimbing dari USI TELKOM SBT. Pada hari Jum’at (21/7) ketika ada perubahan lokasi “Work station” di lantai-5 Gedung OPMC, maka para mahasiswi inilah yang menginstalasinya. Mereka tentu berburu pengalaman di TELKOM SBT ini, agar nantinya benar-benar merupakan SDM handal yang siap pakai.

Karena terdapat cukup banyak “work station” yang harus diinstall, maka dikerahkan 3 orang mahasiswi untuk menginstall dan luar biasa, hari itu juga mereka mampu menyelesaikan dengan tuntas. Ketiga mahasiswi tersebut adalah : Ri Handayani (rie_kla@yahoo.com), Intan Fanani (kucing_cute@yahoo.com) dan Wika Puspitarini (11303099@students.sttelkom.ac.id). Sebagai Pembimbing adalah rekan USI, yaitu Heru Santoso.

Kerja praktek ini harus diikuti oleh setiap mahasiswa selain perkuliahan, praktikum dan tugas akhir dalam rangka pengembangan pengetahuan mahasiswa. Dengan melakukan kerja prakter diharapkan mahasiswa dan menerapkan dan memahami hal teknik dibidang elektronika, komunikasi dan informatika. Pembimbing bertanggung jawab atas keaktifan mahasiswa selama kerja praktek dan penulisan laporan secara teknis.

Semoga tamatan STT Telkom memiliki kemampuan kerja yang professional, sehingga benar-benar siap pakai sesuai dengan keahlian atau kompetensinya, dan sesuai pula dengan tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti yang selama ini telah kita rasakan bersama.

NURSIDIK

Mulai Cleaning Service Hingga Senior Leaders SBT Dapat Rewards


TAHUN 2006

Mulai Cleaning Service Hingga Senior Leaders SBT Dapat Rewards

Barang siapa yang Well Performed dan berhasil meraih target, tentu akan mendapat Rewards seperti halnya yang diterima oleh beberapa unit kerja, regu maupun perorangan jajaran TELKOM SBT pada hari Jum’at (21/7) usai senam kebugaran jasmani di halaman parkir Gedung OPMC, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Ada 8 (delapan) Rewards prestasi yang diserahkan langsung oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto, yaitu : 1. Cleaning Service Terbaik Semester-I diraih oleh rekan Suyadi. 2. SATPAM Terbaik diraih Imam Kanafi. 3. Sales Commander Flexi Classy Semester-I diraih oleh Sudjoko. 4. Kinerja Regu Terbaik diraih oleh STO Rungkut. 5. Kinerja Regu Jaringan SM-I Terbaik diraih Area Gubeng. 6. Sales Speedy Bulan Juni Terbaik diraih Surabaya Metro. 7. Sales Wireline bulan Juni Terbaik juga Surabaya Metro. dan 8. Penekanan Q gangguan terbaik masih diraih Surabaya Metro.

Badriyanto dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa Rewards The Winner ini selaras dengan budaya perusahaan The Telkom Way 135 yang selalu berkiprah untuk memenangkan kompetisi. Pemberian Rewards ini diharapkan mampu merangsang inspirasi untuk selalu berkarya, untuk memberikan yang terbaik kepada perusahaan, dan memberi kekuatan untuk meraih keunggulan bersaing.

Kalau yang menerima Rewards adalah kelompok, regu atau unit kerja, maka diharapkan dapat menjadi collective spirit, kalau perorangan, maka diharapkan akan mampu meningkatkan performance individu, sehingga mampu lebih performed lagi, mampu berinovasi, mampu berusaha membuat terobosan (breakthrough) yang pada gilirannya secara DATEL akan mampu mempertahankan working spirit “always the best”.

Untuk semester-2, Badri meminta kepada seluruh jajaran agar menggenjot Sales, apalagi pembangunan BTS dan OAN masih terus dilakukan, sehingga telah dan bakal menghasilkan alat produksi yang siap jual. Genjotlah Sales POTS, Flexi dan Speedy di semester-2 ini, pintanya. Selain ini Badri juga meminta agar tetap mengendalikan cabutan yang selama ini merupakan “momok” bagi hampir seluruh DATEL.

Berkenaan dengan system COSO SOA yang sudah implemented, Badri meminta pula agar seluruh jajaran untuk Comply (patuh/taat). Hasil Walk Through dan Test Of Control, menunjukkan, bahwa tingkat kepatuhan TELKOM SBT baru mencapai 92 %. Dengan selesainya BISPRO yang baru dalam Remediasi-2, maka diharapkan tingkat kepatuhan akan menjadi lebih baik lagi.

NURSIDIK