Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Minggu, 15 Agustus 2010

Ubis Jasnita Beri Training, Dorong SBT Lakukan “Integrated Marketing”


TAHUN 2005

Ubis Jasnita Beri Training, Dorong SBT Lakukan “Integrated Marketing”

PRODUCT CAMPAIGNS.
Usia Flexi yang tergolong muda belia memang sudah cukup membumi, namun masih harus dilakukan “campaigns” terus menerus. Untuk itu UBIS JASNITA DIVRE-V membekali jajaran Marketing TELKOM SBT skill dalam bentuk In House Training (IHT) pada hari Selasa (12/4) di ruang Marketing, Jl. Ketintang 156, Surabaya.

INTERNAL.
Dari hasil IHT ini diharapkan peserta mampu melakukan “product campaigns” secara internal dahulu dengan baik, lalu eksternalnya ialah Acquire new customers through integrated marketing campaigns across multiple media, brosur, spanduk, AR outlet Flexi, SPG, Sales Force, dan lain-lain.

KIAT ALTERNATIF.
Nugroho Budi Cahyono, presenter materi dari UBIS JASNITA mengatakan, bahwa AR (Account Representative Outlet Flexi) yang baru diluncurkan oleh jajaran TELKOM SBT merupakan hal yang baru di DIVRE-V ini, SBT adalah Pioner, katanya. Salah satu “kiat alternatif” untuk menggenjot sukses pemasaran adalah dengan membentuk AR.

MATERI.
Flexi Trendy adalah satu materi IHT nampaknya cukup menarik bagi peserta lantaran kehadiran produk ini memang kompetitif di pasaran. Accessibility, flexibility dan pricing di design dan combine untuk “acquire new customer” yang merupakan “solution structured” dalam menghadapi ganasnya pasar. Atraktif marketing memang harus ala militer, sebab suasana “war” memang sangat dominan dalam kompetisi antar provider saat ini. Program PULSA FLEXI GRATIS BERBULAN-BULAN juga dipaparkan di forum IHT.

Bonus Pulsa TOP UP VOUCHER (fisik dan elektronik) yang merupakan bonus saat pengisian ulang pulsa dengan criteria dan jangka waktu juga disampaikan. Benefit dan cara aktivasi program ini dikupas tuntas oleh pembawa materi. SDM Marketing SBT memang semangat sekali dalam memprospek pasar, maka tak heran kalau Ubis Jasnita merasa perlu membekali mereka dengan training, ini adalah respon manajemen. Sales and Marketing Degree jajaran Marketer SBT memang sudah well performed.

• NURSIDIK

OPHARSUS CCAN TELKOM SBT Juara-I Tingkat Nasional


TAHUN 2005

OPHARSUS CCAN TELKOM SBT Juara-I Tingkat Nasional

PRESTASI.
Memang dalam banyak hal prestasi Telkom Surabaya Timur mesti dipertaruhkan di Tingkat Nasional, seperti para JAWARA OPHARSUS - Corporate Customer Access Network (CCAN) Telkom SBT yang meraih prestasi Tingkat Nasional (12/4).

CCAN SBT telah mengukir sejarah, bahwa CCAN Surabaya Timur terpilih mendapatkan " Reward Juara I Tingkat Nasional " (ssi NODIN Deputy KADIV ENTERPRISE Nomor : C.Tel. 43/YN 000/TESC-52/2005). Beberapa rekans OPHARSUS CCAN ingin meyakinkan “Good News” tersebut, maka hasil konfirmasi dengan UCC untuk ternyata memamng benar. Setelah itu jajaran JAWARA CCAN SBT ini bersyukur Alhamdulillah dan mengucapkan Terima kasih yang tidak terhingga kepada segala upaya rekans JAWARA yang membuahkan hasil Gemilang seraya mengucapkan Selamat & Sukses buat CCAN SBT dan UCC Divre V, Always The best.

NOTA DINAS.
Dasar kuat kejuaraan ini adalah Nota Dinas Deputy KADIV ENTERPRISE nomor : C.Tel. 43/YN 000/TESC-52/2005, perihal : Hasil Forum Customer care & Anti Gangguan 2005 yang ditujukan kepada DEPUTI KADIV LONG DISTANCE, Deputy Kadiv Media, Para Ka.UCC, Deputy Kadivre-I Sumatra, Deputy Kadivre-II, Deputy Kadivre-III, Deputy Kadivre Reginal-IV, Deputy Kadivre-V Jawa Timur, Deputy Kadivre-VI, Deputy GM Network Operation Divre-VII dan Asdir SPUB CC dan PO.

Isi Nota Dinas tersebut adalah sebagai berikut :

1. Terlampir kami sampaikan hasil kesepakatan dari forum tersebut, untuk selanjutnya dimohon kepada unit-unit terkait dapat menindaklanjutinya secara konkret sesuai jadwal dan target waktu yang telah ditetapkan, diharapkan dari pelaksanaan kesepakatan tersebut menjadikan Telkom dapat memberikan komitmen layanan terbaik Telkom Solution secara konkret kepada Corporate Customer.

2. Pada Forum tersebut juga telah dilakukan FGD dengan materi Service Delivery, QoS dan C4, serta juga telah diberikan reward kepada unit terbaik 1,2,3 untuk CCAN (Surabaya Timur, Purwokerto, Rikep), Service Delivery (UCC7, UCC 3, UCC 6), QoS terbaik (UCC 2, UCC 7, UCC 5) dan C4 terbaik (UCC 5, UCC 2, UCC 3).

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih. Salam Patriot 135. Selamat & Sukses !!!

 NURSIDIK

Membangun Relationship dengan Polda Jatim


Membangun Relationship dengan Polda Jatim
17 January 2005, 19:28:05

Banyak cara untuk membangun hubungan dengan pihak keamanan, termasuk Polda Jatim kaitannya dengan keamanan jaringan telepon. Media penyaluran komunikasinya pun sudah ada, yaitu Radio Suara Mitra Polda Jatim. Hal itu diungkapkan kemarin lusa (14/1/2005) oleh Kabid Humas Polda Jatim Endro Wardoyo di Rumah Makan Handayani kepada Pjs. Manager Public Relations RM Gatot Indra bersama jajaran PR se Divre V.

Endro mengakui seringnya terjadinya pencurian kabel telepon (Curatpon) akan membuat pusing Telkom khususnya yang ada di Kandatel yang ada di bagian Timur. Angka statistik pencurian menunjukkan daerah tapal kuda sering terjadi pencurian berulang kali. Akibat hal tersebut membuat kinerja dan Performansi Datel menjadi menurun. Dengan dibangunnya kemitraan dengan Polda Jatim diharapkan lalu lintas berita pencurian ini dapat tercover dan pelakunya segera tertangkap. Sebab menurut Endro, petugas piket yang ada di Radio Suara Mitra segera mencatat dan membuat aksi (action) dengan menghubungi Kapolres setempat. “Jadi kami tidak saja menghujad tanpa memberikan solusi.” Ujar laki-laki supel ini.

Endro pun merasa senang jika dirinya diajak talk shor bareng-bareng di Daerah dimana sering terjadinya pencurian. “Dengan langsung ke daerah kita juga akan tahu daerah-daerha mana yang rawan pencurian jaringan telepon.” tambahnya. Setiap radio dimanapun punya jargon atau motto. Seperti halnya Radio Suara Mitra Polda Jatim yang meempunyai motto; News, Service and Action.***

Leadership Style, Perilaku “Comes 2 U” Terbangun Kuat Di TELKOM SBT


TAHUN 2005

Leadership Style, Perilaku “Comes 2 U” Terbangun Kuat Di TELKOM SBT

COMES 2U.
Membangun perilaku Comes 2 U dalam kerangka menciptakan iklim kerja yang kondusif dan produktif di era kompetisi merupakan hal yang biasa dilakukan di jajaran Senior Leader TELKOM SBT, sehingga Leadership Style yang diimplementasikan dalam bentuk Comes 2 U dan Working Around memang sudah terbangun kuat. Seperti halnya yang dilakukan oleh GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho, Rabu (12/1) dengan para Commander & Coordinator BTS di empat lokasi Battle Field, yaitu di Jombang, Krian, Sukodono, dan Sepanjang (ketiganya dibawah TELKOM Sidoarjo).

SKENARIO.
Sesuai dengan iklim persaingan yang semakin head to head dan semakin memanas, maka pada setiap kunjungan kemarin, selalu diskenariokan untuk membedah potensi all resources yang ada disetiap BTS Flexi, sehingga mampu memenangkan kompetisi di wilayahnya. Para Commander dan Koordinator diskenariokan untuk presentasi.

Format kunjungan disiapkan sedemikian rupa, hingga Comes 2 U ini tidak hanya terkesan “jalan-jalan” saja, tetapi akan memberikan dampak bisnis yang luar biasa. Contohnya saja, yang dibedah oleh GM kemarin adalah : Masalah strategi promosi, Price War, Target Market per BTS, Outlet, Sales Force, Promokit, Roadshow, Alliansi Strategis.

MEMBERI INSPIRASI.
Dari keseluruhan permasalahan yang dibahas, kesemuanya bermuara kepada Marketing Strategy, sehingga kunjungan ini banyak memberi insiprasi bagi para Commander dan Coordinator Battle Field, terutama adanya dukungan moril dan materiil. Memang dalam cakrawala yang lebih luas, esensi dari tujuan Comes 2 U adalah Building spiritual character of business leadership, maka klop dan pas sudah apa yang dilakukan GM ke beberapa empat lokasi Battle Field Commander hingga larut malam.

GM selalu mengatakan kepada setiap Commander Battle Field, bahwa diera kompetisi ini kita butuh partnership yang kuat, yaitu dengan cara membentuk Alliansi Strategis, jadi kita jangan bekerja sendirian. Dengan partner yang kuat, maka serangan kita akan lebih akurat, cepat dan mengena pada sasaran. Marketing Strategy kita tetap, yaitu All Demand Must Be Served, siapa cepat dapat, yang cepat melibas yang lambat.

 NURSIDIK

GM SBT Launching Flexi Untuk 3 Kecamatan Jombang


TAHUN 2005

GM SBT Launching Flexi Untuk 3 Kecamatan Jombang

TIGA KECAMATAN.
Pada hari Rabu (12/1) GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho melakukan Launching Flexi di tiga kecamatan, yaitu Mojowarno, Perak dan Peterongan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Mojowarno. Launching Flexi ini selain dihadiri Camat Mojowarno, Hariyono, SH, jajaran MUSPIKA juga para tokoh masyarakat dan pengusaha lokal.

APA ITU FLEXI.
Dihadapan hadirin berjumlah sekitar 100 orang, Manager TELKOM Jombang, Sutimin mensosialisasikan tentang produk Flexi. Secara runtun, Sutimin menjelaskan apa itu Flexi, kenapa muncul Flexi, apa saja keunggulannya, fitur-fiturnya, soal tarif yang sama dengan tarif telepon rumah, soal Flexi Classy, Trendy dan mobilitasnya, dan detail lainnya tentang Flexi.

Setelah paham tentang produk Flexi, apalagi setelah dilakukan ‘demo’ dalam bentuk audio conference dengan 2 kecamatan lainnya, yaitu Perak dan Peterongan, maka para hadirin menyerang outlet Flexi yang ada disamping Pendopo. Bahkan Camat sendiri menghimbau jajarannya untuk menggunakan Flexi yang lebih hemat dan memiliki fasilitas sama seperti telepon seluler.

TANPA TOLAK.
GM TELKOM SBT dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa TELKOM kini memberikan layanan tanpa tolak untuk seluruh wilayah Jombang. Kalau dulu harus menunggu sampai bertahun-tahun, karena jaringan terbatas, sekarang langsung dilayani dengan Flexi, yaitu telepon tanpa kabel sama dengan seluler yang menurut Camat, bahwa Flexi lebih “tok cer”, langsung kring.

Para pelanggan akan kami bebaskan biaya PSB selama promosi, gratis abonemen selama 6 bulan, sedangkan untuk jajaran MUSPIKA yang telah bekerjasama membantu terlaksananya acara ini sebagai tanda terimakasih, maka kami bebaskan abonemen selama 1 tahun. Bukan itu saja, silahkan warga mencoba percakapan gratis selama 3 hari di Pendopo ini, bisa lokal, SLJJ dan SLI, hadirinpun menyambutnya dengan memberikan applause.

 NURSIDIK

Access Network TELKOM SBT Lakukan IHT Lagi


TAHUN 2005

Access Network TELKOM SBT Lakukan IHT Lagi

MBCFPE.
Sebagai salah satu wujud implementasi personal-learning dan organizational-learning serta dalam rangka mensukseskan Assessment MBCFPE Divre 5, jajaran Access Network mengadakan In-House Training Malcolm Baldrige Criteria For Performance Excellence (MBCFPE).

Acara tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Januari 2005 siang hingga malam, bertempat di ruang rapat Access Network. Diikuti oleh jajaran Access Network dari Asman hingga Supervisor, dengan dibimbing langsung oleh Manager Access Network. Sementara yang bertindak sebagai pembawa materi adalah Handoyo.

Interaktif, penuh keakraban, diselingi guyonan-guyonan segar, namun tetap fokus ke materi MBCFPE, begitulah suasana IHT tersebut. Istilah-istilah Malcolm Baldrige yg masih terasa ”sulit” di telinga, dilahap satu per satu oleh para Jawara dengan penuh semangat. Kriteria demi kriteria dicoba diselami agar lebih kenal, untuk di-implementasi-kan hingga Unit Kerja Terkecil.

IMPROVE PERFORMANCE.
Winarto mengatakan, bahwa IHT ini tak sekedar rangkaian belajar dan sharing knowledge saja, tetapi lebih jauh IHT ini untuk meng improve business performance and develop organizational cultures, maintain innovation and flexibility. Kita harus menciptakan ON THE JOB REINFORCEMENT OF KNOWLEDGE AND SKILLS sesuai dengan ON GOING NEEDS OF EMPLOYEES yang ujung-ujungnya untuk Corporate Performance dan Business Results, kuncinya.

 NURSIDIK

Sungguh Indah Safari Ramadhan GM TELKOM SBT

TAHUN 2005

Sungguh Indah Safari Ramadhan GM TELKOM SBT

SAFARI.
Masih bertemakan “bulan puasa, bulan penuh berkah’, maka perjalanan atau safari Ramadhan yang dilakukan GM TELKOM SBT, Badriyanto ke seluruh Dinas/Bagian hingga ke kantor-kantor CATEL selalu disambut dengan hangat oleh karyawan dan beberapa pimpinan unit kerja terkecil, seperti yang dilakukan pada hari Selasa (11/10) di sebuah Catel yang penuh dengan religi, yaitu Catel Jombang.

Beberapa point yang yang merupakan “berkah” dari kota santri Jombang saat kunjungan GM adalah sebagai berikut :

1. Kunjungan safari GM di bulan penuh berkah ini adalah sekaligus dalam rangka persiapan Catel JG dalam rangka penyediaan fastel di saat Lebaran.
2. Promo dari operator sangat mendominasi di area Jombang, oleh karena itu disarankan agar promo produk Telkom lebih banyak lagi dipasang di tempat-tempat strategis (terminal, halte, pasar dll).
3. Sebelumnya GM bersama-sama pegawai Catel Jombang melaksanakan sholat dhuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan ceramah agama.
4. Ceramah agama ini rupanya dilakukan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis pada bulan ramadhon.
5. Setelah shalat ashar, GM langsung meninggalkan Jombang untuk langsung menuju Catel Mojokerto dengan acara yang sama.

SIAGA LEBARAN.
Diluar dugaan, ternyata layanan SIAGA LEBARAN 2005 untuk CATEL sudah Running Well. Dalam arti Ready to Serve. Hal ini diketahui ketika Badriyanto dalam arahannya menyinggung soal kesiapan Fastel Lebaran.

SBT sejak dulu memang selalu terdepan dalam masalah perFASTELan, apakah itu fastel Pemilu, Pilkada, maupun yang namanya Fastel LEBARAN 2005. Hal inilah yang membanggakan manajemen TELKOM SBT. Mungkin inilah berkahnya bulan puasa ramadhan 1426-H. Sungguh Indahnya SAFARI Ramadhan bagi manajemen kali ini. GM-pun tersenyum mendengar langsung tentang kesiapan SIAGA LEBARAN 2005 di CATEL. GM tidak kaget, sebab SBT memang ALWAYS THE BEST.

 NURSIDIK

Rangkul Flexi, Perkenalkan Produk CDMA “Saebo CWF1X 800AA” Di SBT


TAHUN 2005

Rangkul Flexi, Perkenalkan Produk CDMA “Saebo CWF1X 800AA” Di SBT

ADVANCED TECH.
Sebuah perusahaan asal Taiwan yang ber sub-area bisnis di Jakarta dibawah PT. Satria Tecnutama Nusantara bergerak di bidang telekomunikasi telah memperkenalkan produk CDMA ber merk “Saebo” ke TELKOM Surabaya Timur, Selasa (11/10) dengan cara presentasi di ruang Manager Marketing Jln. Ketintang 156, Surabaya. Produk Saebo yang diperkenalkan adalah CWF1X 800AA.

Saebo yang berarti “merangkul dunia” ini ternyata juga berusaha merangkul Telkom Flexi. Ibu Sony Farida selaku presenter yang didampingi dua rekan bisnisnya, antara lain mengatakan, bahwa perusahaannya menekankan pada kepercayaan konsumen dan memiliki jaringan luas dalam berbisnis. Pak Garuda sendiri pernah berkunjung ke kami, dan produk kami memang bagus, sehingga kenapa kami ‘roadshow’ ke PT. TELKOM hingga ke Kandatel Surabaya Timur ini.

Perusahaan ini begitu “PD” dengan PT. TELKOM, sebab produk CDMA barunya sudah dicap logo Flexi yang sempat menjadi pertanyaan audience yang terdiri dari Manager Marketing dan para Marketer Profesional. Cap logo Flexi ini menunjukkan, bahwa kami benar-benar merangkul Flexi yang terus tumbuh besar seperti sekarang ini, kami melihat peluang yang sangat besar, kata Farida.

KELEBIHAN.
Farida juga memaparkan kelebihan produknya, antara lain : Memiliki R-UIM Card, Sinyal Kuat, Bahasa Indonesia, Kualitas suara jernih, ID Caller, Kunci telepon, Nada dering monoponic. Koneksi internet. Kelebihan lainnya ialah : Mudah dibawa kemana saja, desain elegant, unik dan simple. Battery standby 72 jam, waktu bicara 3 jam. SMS, internet, pesan suara dan ada pilihan ragam bahasa. Harga yang ditawarkan adalah Rp. 900 ribu, harga inipun rupanya masih negosiable.



 NURSIDIK

Deputy GM SBT :”Pasar Flexi Membesar Terus”.


TAHUN 2005

Deputy GM SBT :”Pasar Flexi Membesar Terus”.

MEMBESAR.
“Pasar Flexi di Jawa Timur, bahkan di Indonesia membesar terus”, demikian antara lain penyampaian Deputy GM TELKOM Surabaya Timur, M. Firdaus dihadapan sejumlah Asisten Manajer dan Senior Supervisor TELKOM Surabaya Timur pada acara Sosialisasi Program Gebyar TELUM dan “Two Engine Driver”, Flexi serta Speedy di Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya, Kamis (11/8).

MINGGU DEPAN.
Walau performansi penjualan Flexi di Jawa Timur terbaik tingkat Nasional, namun kita tidak boleh puas dan berhenti sampai disini. Kita memiliki kekuatan internal yang luar biasa, mulai GM sampai ke bawah semua ikut terlibat dalam sukses penjualan Flexi. Untuk itu dengan kekuatan internal inilah, mari kita gerakkan pasar secara terus menerus, dimulai minggu depan, khususnya untuk e-voucher Flexi.

Pasar harus kita gerakkan, agar Growth penjualan Flexi tumbuh aktif. Disisi lain ada info yang bagus, yaitu Growth e-voucher Flexi di Jawa Timur saat ini juga tumbuh pesat, kata Firdaus meneruskan.

MEETING POINT.
Ketika menyinggung soal rencana Gebyar TELUM, Firdaus mengutip salah seorang Direksi, bahwa kalau di luar negeri, TELUM berfungsi juga untuk “meeting point”, tempat membuat janji. Untuk itu SBT merencanakan untuk mengkodisikan kebersihan dan kenyamanan TELUM di tempat strategis untuk “meeting point” juga, seperti di Stasiun Kereta Api Gubeng dan di Bandara Udara Juanda.

Khusus masalah produk Speedy yang merupakan “new engine driver” teknologi masa depan, Firdaus mengatakan, bahwa penetrasinya masih kurang yang disebabkan keterbatasan jaringan, maupun dari sisi pelanggan harus ada komputer. Namun demikian dengan spirit Always The Best rekan-rekan SBT sesuai dengan “actual peformance”, maka sales Speedy SBT saat ini mencapai diatas 60 %, ini perlu applause. Lalu terdengan tepukan menggema. Usai sambutan Deputy, maka acara inti dilanjutkan dengan sosialisasi dengan pembawa materi dari Dinas Marketing.

 NURSIDIK

Sambut HUT RI 60, Telkom Mojokerto Gelar Bazar Flexi Kemerdekaan

TAHUN 2005

Sambut HUT RI 60, Telkom Mojokerto Gelar Bazar Flexi Kemerdekaan

SEBULAN PENUH.
Dalam rangka memeperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 60, Telkom Mojokerto kembali menggelar Bazar Flexi selama satu bulan penuh, mulai 1 Agustus 2005, hingga 31 Agustus 2005.

Bazar kali ini digelar di dua lokasi masing-masing di Kantor Pelayanan Telkom Jl. A. Yani no. 3 Mojokerto dan di Kantor Pelayanan Telkom Mojosari yang berada di jalan Pemuda no 67. Gelar Bazar Flexi Kemerdekaan ini lain dari pada yang sebelumnya, karena produk-poduk yang disajikan lebih bervariasi sehingga para pelanggan dapat menentukan pilihan jenis pesawat telepon Flexi mulai dari yang portable sampai dengan yang hand phone (mobile). Harganyapun semakin murah dan dijamin jauh lebih murah dari harga pasaran.

PAKET LANGSUNG KRING.
Pesawat CDMA Nokia 2280 hanya Rp. 525.000,-, Nokia 2112 hanya Rp. 650.000,- , Flexi Home hanya Rp. 990.000,- sedangkan yang terbaru saat ini adalah model pesawat portable yang dapat diisi kartu (RUIM) dengan harga cuma Rp. 750.000,- semuanya dalam paket langsung kring. Disamping itu masih banyak tersedia juga type Nokia yang lain.

Pelanggan yang menghendaki Flexi Trendy maupun Flexi Classy dengan nomor-nomor cantik juga disediakan. Untuk itu bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pesawat berkualitas dengan harga murah dengan nomor-nomor pilihan silahkan kunjungi Bazar Flexi. Tandai Hari Kemerdekaan RI ke 60 ini dengan Flexi, dapatkan keuntungan-keuntungannya! Kalau lebih murah Flexi kenapa harus yang lain? Dirgahayu HUT RI 60 Merdeka!(nng-tlk)

Sabtu, 14 Agustus 2010

Komisi V DPR RI Dukung Perjuangan SEKAR TELKOM


TAHUN 2005

Komisi V DPR RI Dukung Perjuangan SEKAR TELKOM

Fraksi PPP.
Mukowam wakil rakyat dari Komisi V DPR RI Fraksi PPP, ketika diundang TVRI stasiun pusat Jakarta dalam acara “Sarapan Pagi”, Live show, Rabu (11/5) menjelaskan tentang potret pertelekomunikasian di Indonesia, ia nampak bersemangat menjelaskan kepada para pemirsa. Konon wakil rakyat ini ia sangat care dan welcome kepada rakyat yang mengadu kepadanya Selain Mukowam, juga Syahrul Akhyar, Ketua DPW IV SEKAR TELKOM yang pagi itu berbicara soal regulasi kode akses SLJJ yang merugikan TELKOM, bahkan merugikan kastemer, Bangsa dan Negara. Tayangan Live Show ini dipandu oleh selebritis Shanaz Haque.

MANDEG.
Menurut Mukowam, densitas telepon di Indonesia masih tergolong rendah. Keinginan pemerintah untuk menaikkan densitas ini ternyata mandeg alias jalan ditempat. Tunjukkan dulu realisasi target penambahan densitas sebesar 30 %, jangan mengotak-atik regulasi yang justru malah menambah dominasi asing di Indonesia, apalagi merugikan Telkom yang nota bene adalah milik Bangsa, katanya.

Sekarang posisi DIRUT Indosat kosong, kami tak berani otak-atik, sebab kan sudah dikuasai oleh Singapura. Dengan dijualnya Indosat, maka UU No. 36 tentang telekomunikasi harus dirubah, sebab pola duo poli atau multi poli sudah kabur alias tak jelas. Sekarang justru Singpura yang akan memonopoli telekomunikasi di Indonesia.

DEMO.
Ketua DPW5 SEKAR, Syahrul mengatakan, bahwa sekitar 7000 anggota SEKAR TELKOM akan melakukan aksi demo di Jakarta, jika KM 28,29, 30 dan 33 tahun 2004 tidak segera dicabut pemerintah. Komisi IV DPRpun menimpali, bahwa kalau 7000 orang yang demo, itu sangat sedikit Mas, sebaiknya sekalian 75.000 orang. Terus terang saya dulu pernah naik pagar saat RUPS Indosat, yaitu ikut demo, tambahnya. Jangan khawatir saya akan dukung SEKAR TELKOM.

Lebih jauh Syahrul mengatakan, bahwa regulasi saat ini sangat memberatkan incumbent dan menguntungkan asing, ini kan namanya kita dijajah lagi. Yang lebih parah lagi bukan saja nilai ekonomi yang hancur, tetapi benteng HANKAMNAS akan rawan, sebab kalau telekomunikasi dikuasai asing, maka semua pembicaraan rahasia Nagara akan rawan.

Disinyalir, bahwa spektrum frequensi atau wilayah udara di Indonesia sekitar 80 %nya adalah milik Indosat yang nota bene milik Singapura, artinya tak berapa lama lagi untuk pemakaian frequensi di wilayah RI harus izin ke Singapura. Ini adalah penjajahan gaya baru dengan kemasan bisnis dan kompetisi. Kalau KM “maut” tersebut tidak segera dicabut, maka kedaulatan Bangsa ini tercabik-cabik, akibat perbuatan oknum-oknum pejabat yang anti merah-putih, lanjutnya.

BISNIS BENALU.
Dalam akhir pembicaraan, Syahrul mengatakan, bahwa Singapura melakukan bisnis benalu yang hanya menggerogoti TELKOM semata. Diibaratkan ada warung kopi yang laris, tiba-tiba ada penjual baru yang tidak memiliki investasi bangunan (warung), meja, kursi, tiba-tiba dompleng didalam dan merebut pelanggan kopi ekasisting yang jumlah sangat banyak. Bukankah bisnis yang tak fair ini adalah sebuah perampokan ? Celakanya lagi, TELKOM dituduh tak berani berkompetisi ? Secara tegas SEKAR mengatakan, bahwa Kompetisi, Yes ! Kode Akses, No !

:Usai acara “Sarapan Pagi”, siang harinya SEKAR menuju ke kantor Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) di jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat dengan membawa spanduk kecil dan sempat mendapat perhatian dari seluruh media cetak dan elektronik yang siang itu ada di kantor Menkoinfo. Tuntutan SEKAR jelas, yaitu agar pemerintah mencabut KM maut yang merupakan regulasi telekomunikasi yang membunuh

• NURSIDIK

Kartini Dari TELKOM SBT Bersenjata Teknologi


TAHUN 2005


Kartini Dari TELKOM SBT Bersenjata Teknologi


Otty Sulitianie, dengan panggilan akrab Mbak Otti, Terlahir dan dibesarkan di Surabaya 30 September 1962, ibu 2 putra dan putri ini memulai dinasnya di PERUMTEL tahun. 1983 di KIN Surabaya tepatnya di Seksi Ekspedisi, dan mengawalinya dari TKK (Tenaga Kontrak Karya) yang sempat juga ikut pendidikan Juru Tata Usaha.

Ibu enerjik ceria yang juga menyukai musik dan piawai memainkan piano ini, dengan basic pendidikan umumnya di akuntansi tetapi mengalihkan langkahnya kearah tehnik, dan menemukan keasyikan di sana. Sebagai teknisi di MDF sejak Desember 1996 tidak membuatnya bosan, karena sesuai dengan keinginan hati, demikian tutur ibu yang memang tomboy ini. Tak heran kalau keseharian ia sering naik turun trap tangga berjalan ‘jumpalitan’ di ruang MDF. Posisi terkini adalah sebagai Officer 3 Corporate Customer Access N/W DATEL SURABAYA TIMUR (SBT).

Kondisinya sebagai wanita meskipun telah gagal dalam berumah tangga, berharap banyak wanita yang juga ingin menerjuni bidang teknik seperti dirinya, emansipasi katanya, jadi wanita tidak hanya berapi-rapi dan bercantik-cantik di belakang meja saja.

Keinginan untuk menikah lagi ? “ Wah..ribet, terlanjur enak sendiri “ katanya, Lagi pula anaknya sudah besar-besar, di Perguruan Tinggi, lanjut Ibu yang suka menyantap segala macam menu ini.

Hal tidak disukainya, apabila kondisi jaringan yang tidak memenuhi kriteria sentral sehingga gangguan banyak yang mengakibatkan waktu untuk pulang tertunda, bahkan dia hampir tidak pernah pulang sebelum pkl. 9 malam kadang malah tidur di kantor. Harapannya saat ini, ialah kondisi jaringan harus selalu prima ! Harap “Kartini” yang pernah yang ambil bagian dalam tanggung jawab CO STO Jagir ini

Salah satu penghargaan yang membanggakannya adalah ketika dia mendapat apresiasi sebagai Pegawai Backroom terbaik ke 3 se DIVRE pada th. 2001, dimana peserta testnya hanya dia salah satu peserta wanita. Dengan kemenangan itu, sempat mendapatkan reward jalan-jalan ke Jakarta dan nonton Telkomania di Indosiar dengan biaya dinas, tidak semua orang mendapatkan kempatan seperti itu katanya.

Adakah orang-orang atau rekan kerja yang paling anggap Mbak berperan dalam karir bidang teknik ini? Tanya Redaksi. Sambil merenung sejenak (berfikir nich ?), lalu Mbak Otty ngejawab :” Mo numpang ngucapin makasih buat Pak Iskandar yang pernah membimbing Otty pada saat mengawali karier di MDF, kemudian Pak Hartanto yang
pernah mengirim Otty untuk mengikuti apresiasi dan teman-teman yang banyak memberikan dukungan.” Tanpa beliau Otty tidak akan pernah mendapatkan kenikmatan berkarya seperti sekarang ini, hanya pengalaman secara tekhnis yang Otty punya tapi untuk akademisnya Otty merasa masih sangat-sangat belum mampu, terbukti pada saat mengikuti pelatihan “JAWARA” sempat keteter untuk mendapatkan nilai 7, ternyata semakin dipelajari, semakin susah juga kan, ya bidang jaringan itu, ayo siapa lagi kartini lain yang mau berkarya di OPHAR, biar Otty ada temennya, pulang malem. Enjoy lho di Ophar Mas Nur, hanya itu yang bisa Otty ceritain. Ok, Mbak, trims yaa,…..

 NURSIDIK

Motor Speedy SBT, “Gerak Cepat-Tuntas Instalasi”


TAHUN 2005

Motor Speedy SBT, “Gerak Cepat-Tuntas Instalasi”

NEW PRODUCT.
Sebagai New Product, maka Speedy sebagai mesin penggerak perusahaan perlu cepat ditawarkan ke pasar. Banyak upaya dilakukan, mulai training SDM, Inovasi KBM Roda-4 yang disebut dengan One Stop Service Vehicle (OSSV), kini giliran roda-2 yang menjadi garapan inovasi. Cantik sekali hasilnya ! Yaitu, sepeda motor dengan corak Speedy Style, well performed, jaga citra, good style yang secara resmi dilaunching oleh Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus, Senin (11/4) di Surabaya.

KREATIF.
Siapa lagi kalau bukan para JAWARA SBT ? Inovatif dan kreatif memang ! Setelah Cak Telkom, yaitu becak yang bernuansakan Flexi, lalu inovasi sarana kerja berupa Mobil OSSV, kini Sepeda motor Speedy lengkap dengan Helm, Ransel, Pakaian Seragam serta alat ukur yang lengkap. Motor cantik ini akan membawa Team Gerak Cepat Tuntas Instalasi Speedy keliling lapangan dengan lincahnya. Maju cepat dan lincah setiap saat dalam upaya go faster : GO-FIGHT-WIN !

Memang dampak persaingan membuat kita harus lebih proaktif, kreatif dan inovatif. Tanpa itu, maka kita akan dengan mudahnya dilibas kompetitor yang cukup banyak jumlahnya. Apalagi bisnis adalah bisnis, kill or to be killed ! Itulah yang melatarbelakangi pembentukan Team Gerak Capat Dan Tuntas Instalasi Speedy TELKOM SBT.

Selain latar belakang persaingan bisnis, ada juga masalah teknis dan non teknis yang melatarbelakanginya, yaitu :

 Adanya layanan produk baru Speedy yang harus dikelola CCAN (Corporate Customer Access Nerwork).
 Adanya penambahan kapasitas Speedy sebanyak 13.163 ssl sampai dengan akhir tahun 2005.
 Perlu diadakannya pembagian fungsi dan kerja pada unit CCAN yang menangani Speedy.
 Antisipasi PS Speedy dalam merealisasikan target 2005.
 Reenginering proses guna percepatan kring Speedy.

Manager Ophar Jarakses, Tri Agus secara khusus mengatakan, bahwa selain memancarkan well performed dan good image, maka motor ini juga memberikan cita rasa perusahaan papan atas world class, spirit, support, uniform, brainware, media promo. Mindset will be changed to be Speedy minded !


 NURSIDIK

Barisan “BUSER” Speedy SBT Siap “Gerebeg” Pasar


TAHUN 2005

Barisan “BUSER” Speedy SBT Siap “Gerebeg” Pasar

FASTER.
Terbentuklah Barisan Buru Sergap (BUSER) Speedy TELKOM SBT lengkap dengan sepeda motor “Speedy Style”, helm dan ransel yang akan bergerak lebih cepat lagi (Go Faster) dalam memburu dan menggerebeg pasar. Pelepasan Pasukan Gerak Cepat Team Adhoc “BUSER SPEEDY” ini ditandai dengan pemakaian seragam Speedy secara simbolis oleh Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus selaku Pembina apel pagi, Senin (11/4) di lapangan WAR SQUARE Jln. Ketintang 156, Surabaya.

3 POINT.
Ada 3 point strategis sambutan Firdaus, 2 diantaranya merupakan 2 New Engines Driver yang perlu dicermati dan ditindaklanjuti secara “Faster”, yaitu : 1.) Flexi Always The Best. 2.) Speedy SBT mengalami kenaikan “passing grade” yang siap “Compete” dengan Datel manapun termasuk dengan Datel Jakarta. 3.) Memicu akselerasi Sales POTS 2005.

Pemakaian seragam produk pada hari tertentu juga diwajibkan oleh manajemen SBT, hal tersebut selain sebagai media promo, juga merupakan bukti kecintaan karyawan terhadap produknya sendiri, membangun image produk, membangun kepedulian produk serta juga dalam upaya untuk menggetarkan kompetitor. Do the best business !

AR OUTLET FLEXI.
Beberapa Team Account Representative (AR) outlet Flexi dalam kesempatan apel pagi tersebut juga diberangkatkan untuk “perang” oleh Firdaus. Perintah “perang” tersebut ditandai dengan penyematan pakaian seragam AR kepada 8 orang Team AR yang akan menduduki pasar Surabaya Metro. Masa pendudukan pasar mulai bulan April 2005 sampai dengan Septemebr 2005. Ngomong kemana aja, bayar separo aja ! Flexi to Flexi, Lokal, SLJJ, dan SMS. So, what now ? Ya,… Flexi’in aja !

REWARDS.
Beberapa rewards dalam apel pagi tersebut juga diserahkan oleh Deputy GM, yaitu :
 Dinas Marketing, Unit pengumpul Risalah terbanyak, Reward Rp. 540.000,-
 Dinas Marketing, Unit kerja zero finding AMI-II TQMS, Reward Rp. 540.000,-
 Dinas Keuangan, Unit kerja zero finding AMI-II TQMS, Reward Rp. 540.000,-


 NURSIDIK

Uniknya Membangun “Awareness“ Calon Pengguna Flexi lewat FLEXI Bundling Ta’Jil


TAHUN 2005

Uniknya Membangun “Awareness“ Calon Pengguna Flexi lewat FLEXI Bundling Ta’Jil


Jombang kota beriman mengilhami rekan marketing jual FLEXI Bundling Ta’Jil, orang bilang Jombang ada-ada saja itulah bagian dari pola sales dan promo Flexi yang di kemas Bazar murah Paket Ramadhan oleh organizer kita Cak Mus yang di dukung Manager Bapak Sutimin di plaza Telkom menggelar Flexi Bundling Ta’jil

Mukminah mejeng diantrian ta’jil jam 2 siang
Antusiasnya masyarakat dan para pengguna jalan kaki yang kebetulan lewat ikut antri ta’jil. Mimpi Flexi Jombang “Ingin menjadi Gajah Besar di kandang kecil” semakin berbinar dengan manfaatkan setiap momen baik yang bersifat lokal maupun peristiwa besar seperti Ramadhan yang dapat menarik perhatian masa di berbagai segmen, sekaligus mengimbangi gerakan competitor sehingga mimpi malam ini menjadi sebuah tantangan untuk mewujudkan gajah besar dikandang kecil.

Pertanyaannya adalah apakah didunia ini hanya ada satu produk brand CDMA ? jawabnya banyak merek di pasar yang sejenis dengan CDMA mobile, bukankah semuanya hanya akan diajarkan menjadi pemimpin pasar ? padahal pemimpin pasar hanya satu FLEXI Jombang siap jadi pemimpin pasar, bukankah merupakan sebuah kehormatan jika Flexi dapat menjadi produk penantang yang terhormat, boleh saja di satu katagori ada produk pesaing yang mencoba menjadi pemimpin, misalnya produk mobile a-n-u, tapi kita tak perlu takut karena kita mampu menjadi challenger brand yang baik dan telah menguasai pasar regional dan khususnya Kabupaten Jombang.

Mari kita karyawan-karyawati, suami isteri dan anak-anaknya siaplah menjadi insan Telkom yang sadar tentang dirinya dan siapa pelanggannya, menurut mantan orang nomor satu di Telkom “Kristiono“ yang dimaksud CUSTOMER adalah orang yang diluar diri kita, berarti semua yang ada dilingkungan kita atau orang yang memberikan kita kontribusi, pertanyaannya apakah kita sadar bahwa orang yang memberi kontribusi atau pelanggan adalah orang yang selalu “BENAR“ karena mereka hanya mengenal kepuasan detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, minggu ini, bulan ini dan ingin puas selamanya.

Dengan filosofi pelanggan selalu benar maka seluruh karyawan Telkom diperlukan pengorbanan untuk menjadi pemenang karena sekarang pesaing kita sudah bergentanyangan dimana-mana saling adu kepala istilah Manager Jombang.

Konsumen di tengah-tengah persaingan sungguh mengasyikan bagaikan mengejar wanita cantik tanpa ada saingannya rasanya kering, konsumen adalah bagaikan wanita cantik, kalau Flexi bermain sendiri sungguh tidak asyik rasaanya. Perang pemasaran adalah sebuah permainan dan seni yang tinggi harus dinikmati bukan ditakuti. Meski pesaing di Jombang menawarkan segala cara dengan berbagai kemudahan-kemudahan, salah satu bentuk perimbangan pergerakan kompetitor saat ini di Jombang sebagai kota penyenggah pinggiran metro polis mengemas Flexi bundling Ta’jil, terkesan sederhana tapi memiliki nilai kemasyarakatan yang tinggi.


by onslem

Jombang : Flexi Goes To VILLAGE, Upaya Hambat Serangan Kompetitor CDMA.


TAHUN 2005

Jombang : Flexi Goes To VILLAGE, Upaya Hambat Serangan Kompetitor CDMA.


Tak bosan-bosannya Manager Catel Jombang selalu mengingatkan kita, bahwa pesaing saat ini sudah saling adu kepala, kita boleh kalah dalam pertempuran tapi jangan sampai kalah dalam peperangan, artinya dikelompok-kelompok kecil kadang kita keok karena keterbatasan sumber daya, tapi kita memiliki kekuatan SDM yang handal dan berpengalaman jadi market share harus dikuasai FLEXI. Untuk itulah TELKOM Jombang pada hari Senin (8/9) melakukan pemasaran Village to Village yang “diLobby” duluan adalah KADESnya, lalu berkumpullah Pak KADES dan seluruh jajarannya di pendopo. Nah, Di pendopo inilah dilakukan sosialisasi dan transaksi. Menyerang dan menyerang, go-fight-win !!!

Salah satu cara menghambat kompetitor mengembangkan channel distribusi dan sosialisasi yang langsung menyentuh pada psikologis masyarakat desa seperti saat ini, serta komponen pemasaran yang dikenal dengan strategi 4 P itu, adalah salah satu bagian yang harus dikemas setiap saat dalam rangka penetrasi, akuisisi dan memuaskan pelanggan, sekaligus membangun Awareness

Apa yang bisa kita lakukan sebagai insan Telkom tiada lain hanyalah menghambat dan mengakuisisi produk pesaing, salah satu yang bisa kita lakukan membudayakan FLEXI masuk desa dan mengetuk pintu Kades satu ke Kades yang lainnya serta seluruh komunitas yang ada, bahkan buka counter temporer ditempat-tempat strategis.

Disela-sela para pegawai kecamatan dan kelurahan bahas tentang DIRGAHAYU Kemerdekaan RI ke 60, kita nimbrung manfaatkan waktu sebagai ajang sosialisasi FLEXI, respon para peserta sangat menggema bahkan ada salah satunya yang maju buka suara menyampaikan kata-kata “ Saya sudah lama pakai FLEXI ternyata memang FLEXI lebih murah“ acara jadi semakin gemuruh ajang ini sangat prestisius bagi produk yang dalam posisi Growth, karena saat ini kompetitor sudah mulai berkeliaran dari segmen komunitas modern hingga kaum pedesaan.

Selain mengembangkan komponen Pemasaran maka yang lebih penting untuk “ Membendung Lajunya Kompetitor “ menggunakan konsep Segmenting, Targeting dan positioning kuncinya 3, strategi harus saling mact dan solid, Flexi menerapkan segmentasi geografi, demografi dan Psikografi pasar yang dibagi atas wilayah perkotaan, pedesaan dan pemetaan wilayah yang GDP-nya tinggi dan potensial serta kenali perilaku dengan pendekatan yang berbeda-beda, flexi siap mengakuisisi dengan merencanakan BURSA FLEXI MERDEKA dialun-alun Jombang pada tanggal, 20-21 Agustus 2005 mendatang dengan menggandeng Pemda, Camat dan Kepala Desa, serta komunitas lainnya.

 By onslem

SEKAR TELKOM “Nglurug” Ke BRTI


TAHUN 2005

SEKAR TELKOM “Nglurug” Ke BRTI

BRTI.
Setelah sehari sebelumnya “nglurug” YLKI, maka hari ini Selasa (10/5) SEKAR TELKOM mendatangi Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), di Jln. Gondangdia 41, Jakarta. BRTI adalah Badan yang ikut berperan terbitnya KM-KM “maut” tentang pembukaan kode akses SLJJ yang secara langsung dan tak langsung KM “maut” ini akan menghancurkan TELKOM yang nota bene adalah milik Merah Putih. Rombongan SEKAR diterima tim ahli BRTI, yaitu Koesmarihati Soegondo yang nota bene mantan DIRPEM PT. TELKOM.

DIALOG.
Dalam kunjungan ke BRTI ini terjadi dialog yang cukup panas antara SEKAR dan BRTI. Mendengar paparan sikap SEKAR yang tegas dalam menolak pemberlakuan kode akses SLJJ, Koes merasa prihatin, malah Koes menengarai bahwa TELKOM takut bersaing. SEKARpun menjawab, bahwa Kompetisi-Yes, Kode Akses-No!

Lebih lanjut Koes mengatakan, bahwa banyak terjadi in-efisiensi di tubuh TELKOM, diharapkan dengan dibukanya kran kompetisi terjadi efisiensi. Atas statement Koes ini, SEKAR mengatakan, bahwa silahkan Direksi kami diperiksa dimana letak ketidakefisienan tersebut, kalau terbukti bersalah silahkan dicopot, jangan malah memunculkan regulasi yang justru akan menghancurkan TELKOM.

GAGALNYA KSO.
Dosa-dosa para penguasa terhadap TELKOM sudah banyak, mulai KSO, tukar guling, kini giliran “perampokan SLJJ”. Sudah berapa kali TELKOM dikadalin, lepas dari mulut buaya kini harus masuk ke mulut SINGOSAT, apa Ibu tidak tau hal tersebut ? Wah, rasanya saya ingin menangis mendengar hal ini, sahut Koes. SEKARpun dengan serta merta menimpali, bahwa Ibu akan lebih menangis lagi jika TELKOM ini hancur. Ingatlah sekali lagi kasus gagalnya KSO, tukar guling, apalagi kasus AT&T.

Jangan mengangkat isu bisnis dan kompetisi yang pada gilirannya menghalalkan segala cara. Penguasaan asing di Indonesia ini sudah cukup dominan, sedangkan Telkom ini adalah benteng terakhir yang harus kita pertahankan. Kami minta tolong kepada Ibu mempertimbangkan aspirasi SEKAR, apabila gagal, maka Ibu akan lebih menangis lagi, sebab perintah buka kode akses SLJJ akan sia-sia belaka. Apabila BRTI tak mempertahankan Merah Putih, maka BRTI bubar saja !, kata Sekjen DPW 05.

Pada sore harinya, bertempat di penginapan, SEKAR menerima seorang sosiolog dari UI, yaitu Prof. DR. Budi Atna yang simpati kepada SEKAR dan akan membantu perjuangan SEKAR TELKOM. Lantas malam harinya berkomunikasi dengan Andi Malarangeng. Agenda esok harinya adalah Live talk show di TVRI dengan jam tayang selama 1/2 jam, lalu siang harinya 10 TV station siap meliput kegiatan SEKAR selanjutnya.

• NURSIDIK

Tekad Flexi Sidoarjo Jadi Ikan Besar dalam Kolam Kecil


TAHUN 2005

Tekad Flexi Sidoarjo Jadi Ikan Besar dalam Kolam Kecil



RAT Koperasi Delta Dwija digelar pada tanggal 10 Maret 2005. Mulyadi, Manajer Telkom Sidoarjo memanfaatkan momentum ini, getol road show tidak mengenal lelah dari pintu RAT ke pintu RAT beberapa koperasi guru hingga Flexi benar-benar masuk desa. Pergerakan dan perpindahan promo Telkom Sidoarjo dari satu tempat ke tempat lainnya sangat cepat, go faster, demi sebuah peluang pasar, demi sebuah pembuktian tentang mimpi ingin menjadi ikan besar dalam kolam kecil dengan menggelar acara maraton Gaet DINKOP. Berburu RAT Koperasi se Kabupaten Sidoarjo terus melaju.


RAT Koperasi Delta Dwija yang beranggotakan para guru SD Kecamatan Kota Sidoarjo, memberikan wacana bagi marketer Telkom. Manajer dalam “Promo Talk”nya menyampaikan berbagai kemudahan dan keuntungan memiliki Flexi diantaranya penawaran free abonemen sampai bulan Desember 2005, free biaya aplikasi, dan diberi kesempatan untuk memilih nomor Flexi hoky serta membandingkan dengan sesama tarif pulsa telepon mobile. Flexi pasti lebih efisien dengan moto “ Rajin Pangkal Pandai Flexi Pangkal Hemat “ disambut gaungnya tepuk tangan dan tawa angota yang mayoritas guru. Promo Talk ala Orator memang mirip “jualan obat” yang penting memikat hati para guru, dan memang demikian apalagi ada DISKON Abonemen 50 % setelah Januari 2006 selamanya.

Bapak Koesdiono, MM Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo dalam sambutannya membuat para guru semakin interest karena pendanaan ditanggung oleh Koperasi, celetuk Kadinkop Bapak / Ibu para anggota cukup mendaftar, memilih pesawat dan nomor barang langsung bisa dibawa pulang. Hingga RAT break makan siang para guru memburu janji orator ke counter Flexi yang berada di depan gedung pelaksanaan RAT. Mereka berebut mendaftarkan diri yang memilih pasca bayar 10 orang dan trendy 15 orang ada beberapa orang yang masih pertimbangan dengan suami/isteri atau anak dan pasca RAT akan ditindak lanjuti oleh para Commander dan Sales dari Vendor

Pada hari yang sama Dwi Anggara SS Marketing juga melaksanakan sosialiasi di desa Cangkring Kecamatan Krembung dihadapan para tokoh masyarakat RT/RW dan Lurah yang transaksi langsung sebanyak 5 orang dan yang minta pembayaran 2 kali sebanyak 4 orang akan ditindaklanjuti oleh para commander.
 by : onslem sda

Auditor AMI-II Bidik TQMS Di Jombang & Mojokerto


TAHUN 2005

Auditor AMI-II Bidik TQMS Di Jombang & Mojokerto

KONSISTENSI.
Kembali Tim Auditor AMI-II melakukan perburuan membidik konsistensi Total Quality Management System (TQMS) di dua Catel, yaitu Mojokerto dan Jombang, Kamis (10/3). Komposisi Tim AMI-II masih tetap, yaitu terdiri dari Yermiati, Budi Siswoyo, Wahyudi, Bambang Samodra, Anies Yunitasari, Bambang Setiana dan Silvy Indriani. Mereka oleh jajaran internal Telkom Surabaya Timur dijuluki sebagai “Tim Tujuh”.

INDEPENDEN
TQMS yang sudah berjalan 8 tahun ini dijaminkan dalam ISO 9001:2000. Sebelum diaudit oleh TUV selaku Auditor eksternal independen, memang secara bertahap selalu dipersiapkan dengan cara melakukan Self Audit oleh Tim Datel dan Tim DIVRE yang disebut Tim AMI-I dan Tim AMI-II. Tak heran kalau baik di Mojokerto maupun di Jombang Tim selalu mewanti-wanti agar “celah” yang merupakan titik lemah segera diadakan improvisasi, bila menemukan ketidakesuaian PM/PK, harus segera ditindaklanjuti tanpa tunda. Tim AMI-II meminta kepada manajemen untuk selalu mengantisipasi dan konsisten terhadap mutu yang bertujuan selalu meningkatkan kepuasan pelanggan. Mutu service excellent harus selalu dipantau agar di era kompetisi ini Telkom selalu leading.

PROFESONALISME.
Dibutuhkan kejelian, ketelitian dn profesionalismedalam Self Audit ini, begitulah adanya para Auditor bekerja di dua Catel Mojokerto dan Jombang. Terkait dengan klausul 4.2 persyaratan dokumen (42.3) mengenai Persyaratan Dokumen, Pengendalian Dokuken termasuk Distribusi Dokumen dari PPd ke Sub PPD tak lepas dari bidikan.

Pengendalian mutu dan pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen di kedua Catel dicek apakah untuk masing-masing lokasi sudah maksimal,optimal atau sangat rentan terhadap Auditor Eksternal. Soal SDM masih menjadi primadona sorotan, sebab asset paling berharga perusahaan ini memang sangat menentukan maju mundur dan menang kalahnya perusahaan dalam kompetisi. Tak urung SDM, klausul 6.2.2.terkait dengan kompetensi, seperti PHT (penyebar luasan hasil training) belum diimplementasikan dengan optimal misalkan dengan mengoptimalkan Knowledge Management.

Secara menyeluruh pelaksanaan audit di dua Catel yang didalamnya ada juga Unit Bisnis dilaksanakan secara seksama . Mulai pengecekan form, corrective dan preventive action tak lepas dari pengamatan para Auditor yang memang teliti dan jeli. Tentu pengamatan auditor ini penting dan merupakan masukan yang sangat berharga. DGM SBT, M, Firdaus yang turut mengawal jalannya audit, diakhir acara mengucapkan terimakasih atas kerja keras Tim. Hal-hal yang krusial selama auditing telah kita dapati, semoga sukses dalam audit TUV nantinya. Firdaus dalam kesempatan tersebut memberikan cinderamata.

 NURSIDIK

GM Jasnita DIVRE-V Ditantang Sejuta Flexi


TAHUN 2005

GM Jasnita DIVRE-V Ditantang Sejuta Flexi

SEJUTA FLEXI.
“Hai GM JASNITA, tolong realiasikan sejuta Flexi di DIVRE-V ini…!!!”, pinta KADIVRE-V, Arief Yahya seperti yang ditirukan oleh GM JASNITA yang baru, R. Gunawan Rismayadi saat menyampaikan sambutan perpisahan di Aula TELKOM Sidoarjo saat acara Sertijab Manager Telkom Sidoarjo dan Manager Pran Akses TELKOM SBT, Senin (10/1).

Gunawan hijrah sebagai GM JASNITA setelah melalui Job Tender, demikian juga dengan Arief Setiawan yang juga menang job tender dan hijrah dari TELKOM SBB ke SBT sebagai Manager Pran Akses yang sudah lama kosong ‘ditinggal’ pejabatnya yang kini sebagai Deputy General Manager TELKOM SBB. Selama ini Manager Pran Akses di Pjs-kan ke DGM TELKOM SBT, M. Firdaus. Sedangkan Manager Marketing, Marnoto kini merangkap sebagai Pjs. Manager TELKOM Sidoarjo.

GOOD POSITION.
Sementara itu GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho yang juga menyampaikan sambutan, antara lain mengatakan, bahwa alumni TELKOM SBT kini mendapat Good Position di DIVRE-V, yaitu sebagai GM JASNITA. Ini merupakan posisi kunci, sebab berkaitan langsung dengan “menggeliatnya” bisnis Flexi yang kini sedang berhadapan “head to head” dengan kompetitor seperti Star-One , dan lain-lain yang pergerakan kompetisinya semakin ketat. Mari kita beri applause kepada GM JASNITA, pinta Bagyo kepada para audience yang terdiri dari para Senior Leader termasuk beberapa Manager dari Unit Bisnis Area Surabaya Timur.

LEADING IN GROWTH.
Kepada Marnoto selaku Pjs. Manager Telkom Sidoarjo, GM mengatakan bahwa manajemen tak khawatir lagi dengan kapabilitasnya yang sudah teruji. Pre Emtpive Strike (pukulan kejutan) yang telah dilakukan Manager lama di awal 2005 ini pasti akan dilanjutkan pergerakannya oleh Pak Marnoto. Apalagi Manager Lama kini menjadi Bapak Angkat Flexi TELKOM Sidoarjo, pasti dech akan mendapat dukungan dengan komitmen penuh.

Kepada Manager Perencanaan yang baru, GM meminta agar memori di SBB dipakai sebagai bekal di SBT, agar SBT lebih bagus performansinya. Pokoknya SBT harus leading in growth. Segeralah menyesuaikan diri dengan TELKOM SBT sejak sekarang dan pertajamlah perencanaan dan kajian bisnis yang tajam.

Buatlah perencanaan yang matang dan tajam di SBT Area, termasuk di Sidoarjo yang bak “gadis cantik” kini Sidoarjo sedang banyak diincar oleh para kompetitor. Kota Sidoarjo sangat menggiurkan yang dengan Kota Surabaya merupakan jalan poros yang padat. “Imagine it all”, pinta Bagyo. Gunakan “IFA” Model dalam membidik pasar. “Bidik Market, jangan pikirkan yang lain…!!”.

Usai Sertijab, acara dilanjutkan dengan penandatangan PKS antara TELKOM SBT dengan PT. Karteksi duta Djakarta tentang pekerjaan Ophar yang di out sourcing kan (OS) untuk beberapa wilayah dibawah TELKOM Mojokerto. GM berharap agar PKS yang merupakan stratejik aliansi ini lebih memperlincah ‘serangan’.

 NURSIDIK