Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Sabtu, 14 Agustus 2010

Relawan DIVRE-V Untuk NAD Sempat Diserang “Gerombolan”


TAHUN 2005

Relawan DIVRE-V Untuk NAD Sempat Diserang “Gerombolan”

LAPORAN KHUSUS.
Seperti kita ketahui bersama melalui siaran berita media TV dan surat kabar, bahwa Tanah Rencong Nangro Aceh Darussalam dan Sumatra Utara telah tertimpa musibah bencana alam gempa dan gelombang pasang Tsunami yang maha dahsyat pada hari minggu 26 Desember 2004. Hampir 100 ribu orang tua, remaja dan anak kecil meninggal dunia, puluhan ribu hilang, ribuan luka parah sampai ringan, tak terkecuali beberapa keluarga Telkom, dan infrastruktur saat itu mati total, hubungan putus total. Belum lagi ribuan rumah hancur luluh lantak rata dengan tanah, yang terparah adalah di Meulaboh, sebab lokasinya paling dekat dengan pantai. Tentu lebih banyak yang meninggal dari pada yang selamat. Tak heran kalau Indonesia, bahkan seluruh dunia menangis. Bagaimana Tim Relawan DIVRE-V yang dipimpin oleh Leader Team Recovery, Djatmiko, melakukan recovery infrastruktur telekomunikasi ? Berikut laporan khusus, berdasarkan kisah nyata yang diceriterakan oleh salah seorang relawan dari TELKOM SBT, Abdul Aziz.

Mulanya, setelah Manajemen TELKOM membuka kesempatan kepada pegawai yang berminat menjadi relawan dalam rangka kepedulian TELKOM terhadap Bencana Alam Tsunami di Tanah Rencong Aceh dan Sumatera Utara, maka DIVRE-5 menurunkan Tim handalnya sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan. Team Relawan DIVRE-V terdiri dari : Djatmiko / 680359; Abdul Aziz / 611930; Purwanto / 621954; Tjahja Riadi / 62200; Sudarmadji / 621831; Amal Irianto / 631069; Sudarman / 631156; Mohamad Santajaka / 640247; Mochamad Arief / 641638; Taviv Bambang Suharto / 650735; Dona Ardhy Gusema / 840010

Para relawan DIVRE-V ini memiliki kompetensi teknik dalam bidang jaringan, transmisi, sentral atau atau catudaya maupun spesifikasi lain yaitu pernah mengikuti pramuka, wanadri, atau anggota tim SAR.

KRONOLOGIS.
Secara runtun, Aziz mulai berkisah kronologis mulai keberangkatan dari Bandara Juanda Surabaya, lalu tiba di kota Banda Aceh untuk melakukan recovery, diserang gerombolan tak dikenal, ketemu mayat berjajar, ketemu Wartawati Metro TV dan DIRUT TELKOM, sampai akhirnya kembali pulang ke Surabaya lagi, setelah “Badai Telah Berlalu”.

Tanggal 29-12-2004 : Rabu. Berangkat dari Bandara Juanda Surabaya dengan penerbangan Jatayu Air jam 06.40 WIB untuk kloter pertama dan untuk kloter ke dua dengan penerbangan Lion Air jam 09.30 WIB dan tiba di bandara Sultan Iskandar Muda NAD jam 02.30 dini hari. Dalam perjalanan dari Bandara ke POSKO-1 Lambaro rombongan sempat diserang orang tak dikenal di lokasi jembatan setelah Kuburan Massal yang mengakibatkan Kaca depan mobil Dinas pecah.

Tim tak menggubris serangan tersebut, tak ada urusan dengan orang tak dikenal tersebut, sebab tujuan utama bukan perang atau melawan yang akan “wasting time” alias membuang waktu saja dan mungkin sangat berbahaya. Tim melanjutkan perjalanan, tiba di posko 1 di STO Lambaro jam 03.00 Rabu dini hari dan langsung istirahat di tenda dalam suasana listrik kota padam total. Gempa kecil masih terjadi rata-rata 2 sampai 3 jam sekali.


Tanggal 30-12-2004 : Kamis. Pembekalan oleh GM NAD, Saiful Kamal. Lalu survey lapangan beserta Diputi Kadiv Net Work, Munadi. Kondisi STO masih penuh lumpur +/- 20 cm. Pembersihan lumpur di lingkungan / halaman STO Centrum Nangro Aceh Darussalam dilakukannya. Listrik masih padam, tapi Genset STO sudah hidup, 5 orang bongkar muat baterai basah untuk menghidupkan Catuan STO Lamteumen. Mayat masih banyak dijalan-jalan, 6 orang berangkat ke STO Lamteumen untuk bersih-bersih lumpur di dalam kantor Sto Lamteumen dan bongkar pasang baterai dari Sto Centrum. Gempa masih terjadi setiap 2-3 jam sekali Lamteumen : STO penuh lumpur +/- 20 cm Genset bisa dihidupkan tapi Seluruh Network element lumpuh


Tanggal 31-12-2004 : Jum’at. Melanjutkan bersih-bersih lumpur di lokasi MDF, Ruang Sentral, Ruang Rectifier, Ruang Transmisi, Ruang Data, dan Ruang Customer Service STO Lamteumen. Kondisi rata-rata masih sama dengan hari sebelumnya. Tim melanjutkan bongkar muat baterai basah dari Sto Centrum ke STO Lamteumen Disungai masih banyak mayat yang belum dievakuasi. Tim mengambil Kabel Tanah kapasitas 200" sepanjang 500 mtr dari STO Lanteumen menuju KODAM Bukit Barisan untuk mengganti kabel primer yang hilang di terjang gelombang Tsunami. Hari itu ada kunjungan Dirut PT. Telkom, Kristiono dan Kadivre-I ke Sentrum dan kelokasi Jembatan tempat kita menggelar Jaringan, untuk mencatu Kodam Menggelar kabel tanah kapasitas 200" di atas jembatan Jl. Diponegoro NAD sebanyak 3 kali sepanjang 500 meter. Tim terus bergerak tanpa istirahat, lalu survey Kondisi jaringan & Test Jaringan di Bandara Iskandar Muda Banda Aceh Menyiapkan 1 sst POSKO TNI AU, lalu Survey lagi bergerak ke Lokasi Rural di Jl. Iskandar Muda Banda Aceh

Tanggal 01-01-2005 : Sabtu. Mengaktifkan MDF Lamteumen dan nomor test MDF 065124099. Mayat sudah mulai dievakuasi dan jalan-jalan utama dikota sudah mulai dibersihkan. Tim mulai Pembersihan Cabinet RL, RK, RG, RH, RJ, RQ, juga pembersihan Ruang perangkat di STO, Lamteumen Gempa masih tetap terjadi.

Tanggal 02-01-2005 : Minggu. Menghidupkan Pelanggan Corporate BI nomor 0651-47915, dengan Change Port ke DLU 10-0-1-1 dan Omzeting Primer ke P10/391 S4/126 RF64/6. Alhamdulillah pada hari ini Listrik Kota khususnya jalan-jalan utama sudah mulai hidup. Pergerakan dan mobilitas tim semakin tinggi namun lancar, maka dilakukan pembersihan Cabinet RF LTM. Gempa sudah mulai berkurang intensitasnya, Alhamdulillah lagi patutu diucapkan.


Pukul 11.00 WIB DLU 10, 20, 170 dan 190 berhasil diaktifkan. Mayat di Kota sudah 99% dievakuasi, kecuali temuan baru dari reruntuhan rumah. BI minta tambahan 4 nomor baru ( 065142951, 065142961, 065142971, 065142981) Change Port dan Omzeting Primer untuk nomor tambahan BI diatas denga rincian sbb :

42951 EQN:10-1-15-3 Primer : P16/469; 42961 EQN:10-1-15-4 Primer : P16/470; 42971 EQN:10-1-13-5 Primer : P16/471; 42981 EQN:10-1-13-6 Primer : P16/473. Berikutnya Tim menggelar KU 10" 200 meter untuk sekunder dan Salpen BI di Jalan Jendral Sudirman, 82 Banda Aceh.

Pukul 15.55 WIB Mengaktifkan 1 sst nomor eksisting BI (065141928), Change Port ke 190-2-2-1, Omzet Primer ke P16/474. Pukul 16.55 DLU 310 berhasil diaktifkan. Pembersihan kembali dilakukan di Lokasi STO Lemteumen.

Tanggal 03-01-2005 : Senin. Tambahan 1 sst lagi untuk BRI (065147831, EQN : 170-4-9-4), P10/390 S4/131 RF64/11. Alhamdulillah,… Gempa sudah berhenti. Tim bergerak mengktifkan Pelanggan TVRI. Listrik Kota sudah menyala, terutama jalan-jalan besar. Lalu melakukan Change Port Pelanggan 065148520 EQN : 170-3-8-0. Pasar dan toko-toko sudah mulai buka terutama diwilayah yang tingkat kerusakannya rendah. Melakukan lagi Change Port Pelanggan 065148701 EQN : 170-4-3-0. Listrik masih dicatu menggunakan Genset. Kembali melakukan Aktifasi Pelanggan TVRI (6 sst), Change Port 065141821 ke EQN : 310-2-14-2, Omzetting 065141821 ke P10/685 S4/89 RH39/9, Omzetting 065141788 ke P10/682 S4/87 RH39/7.

Tanggal 04-01-2005 : Selasa. Perbaikan Pelanggan Bank Mandiri No. 065147807. Melanjutkan Pembersihan Cabinet. Melanjutkan pembersihan lokasi STO Lemteumen Posisi hari terakhir Team-1 melakukan recovery STO Lamteumen sudah berhasil menghidupkan 5 DLU atau sekitar 4000 sst. ALHAMDULILLAH. Selamat buat Tim Relawan DIVRE-V.

 NURSIDIK

Bursa Flexi Sekarang Ato Nyesel Seumur Hidup


TAHUN 2005

Bursa Flexi Sekarang Ato Nyesel Seumur Hidup


Memperingati HUT kota Sidoarjo ke 146, TELKOM Sidoarjo menggelar Bursa Flexi yang berlangsung di Pendopo Paseban. Bursa berlangsung cukup meriah, animo masyarakat cukup menggembirakan. Durasi Bursa Flexi adalah selama satu minggu, mulai 7 Januari 2005 s/d 12 Januari 2005. Nggak ikutan ke Bursa Flexi, bakal nyesel seumur hidup. Ada bonus, special price, free abonemen. Bursa ini didukung oleh 15 distributor Flexi.

Bursa diikuti oleh sekitar 12 Vendor yang merupakan aliansi untuk memenangkan Battle-Field demi tercapainya target sekitar 20K ssf (?) untuk Telkom Sidoarjo dan 350K ssf SBT (?) dan tentunya ini merupakan bagian dari target se-Divre sebanyak 1000K ssf (?) di tahun 2005. Dan jangan lupa, untuk meraih ini harus direkrut Sales-Force terutama yang memahami daerah operasinya. Maka untuk keperluan rekrut ini, dilaksanakan test yang diutamakan kepada mereka yang bertempat tinggal di lokasi BTS; untuk ini rekan Marketing telah melaksanakan pendekatan kepada 'para penguasa' setempat.

Beberapa transaksi bisa langsung dilaksanakan di lokasi Bursa karena disitu disediakan PC on-line baik untuk akses ke SISKA maupun Makxi... sehingga pelanggan bisa langsung kring jika mereka sudah memiliki terminal Flexi. Tidak ketinggalan disitu disediakan demo akses Internet menggunakan terminal Flexi.

Yang cukup menarik adalah ketika seorang calon pelanggan mencoba akses internet via Flexi dan melihat speed-nya hampir 115Kbps, maka tanpa pikir panjang dia langsung beli terminal dan langsung transaksi PSB. Dia baru tahu rupanya kalau Flexi bisa 'ngebut' di internet. Yang pasti ini semua berkat informasi yang cukup meyakinkan dari SS Marketing, Dwi Anggara saat menjelaskannya kepada pelanggan.

Hari kedua pagi Sabtu, 08 Januari 2005 lebih meriah lagi karena saat itu berlangsung pemberangkatan Jama'ah Haji Kabupaten Sidoarjo yang pelepasannya diselenggarakan di Pendopo Kabupaten; tentu saja para pengantar yang sebagian besar dari pelosok Sidoarjo cukup banyak dan menyempatkan diri untuk melihat-lihat Bursa Flexi. Paling tidak mereka yang belum tahu akan bertanya apa itu Flexi.

Saat itu ada juga yang menarik pertanyaan dari pengunjung atau tepatnya pengantar Jama'ah Haji ketika melihat ada Komputer nongkrong disitu, ".....komputer ini di jual, Pak....???".

Dan malamnya Acara Nonton Bareng dengan memanfaatkan infocus dan sebuah layar, mengikuti pertandingan Final Kejuaraan Sepakbola Asia Tenggara antara Indonesia dan Singapura berlangsung cukup meriah dan semua bersorak saat layar hampir jatuh tertiup angin. Yang akhirnya Indonesia kalah 3-1 dari Singapura. Apapun yang terjadi Bursa Flexi Smile tetap berlangsung.

All demand must be served...!!!!

Tennis Persahabatan Antara DIVRE-V, POLDA Dan TELKOMSEL


TAHUN 2005

Tennis Persahabatan Antara DIVRE-V, POLDA Dan TELKOMSEL


Pada hari Jum’at (9/12) bertempat di Lapangan Tennis POLDA JATIM Jln. A. Yani Surabaya, berlangung pertandingan persahatan antara DIVRE-V, TELKOMSEL dan POLDA Jatim.

HUBUNGAN.
Dalam sambutannya, KAPOLDA JATIM, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Edi Sunarno, antara lain mengatakan, bahwa olahraga tidak hanya sebatas disini saja (Tennis saja), tetapi bisa dikembangkan dengan bersepeda, atau gerak jalan bersama. Jadi banyak cara dalam membina hubungan.

Telkom sangat diharapkan masyarakat, terutama dalam pelayanannya. Teknologi Telkom juga dapat membantu Polisi dalam mendeteksi kejahatan. Ada yang pakai HP, monitoring, cloning dan seterusnya. Telkom dn Polisi harus sinerji untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melindungi.

KEAKRABAN.
IT dari TELKOM sangat penting bagi kepolisian, sehingga tak heran kalau dijadikan sandaran dalam menangani kasus-kasus kejahatan. Kerjasama antara TELKOM DIVRE-V dan POLDA JATIM saya harap terus dilanjutkan, pinta Sunarno. Kehadiran Pak Nanang yang tergolong masih baru di JATIM ini merupakan ‘darah segar’ bagi kelanjutan kerjasama, semoga keakraban ini semakin akrab dan panjang, bila perlu kami yang akan bersilaturahmi ke TELKOM untuk berolahraga, tambahnya.

BAHU MEMBAHU.
Sementara itu, KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa olahraga ini merupakan perwujudan kerja yang baik untuk bahu membahu antara TELKOM dan POLDA JATIM dalam melayani masyarakat Jawa Timur. Saya hadir disini beserta Deputy KADIV, SM, GM, dan TELKOMSEL sebagai wujud TELKOMGROUP untuk melanjutkan silaturahmi. Event ini akan kita tingkatkan dalam 2006 mendatang sesuai keinginan Bapak KAPOLDA.

Saya tahu, bahwa konsep di Kepolisian adalah 3-S, yaitu Sing (menyanyi), Sport (Olahraga) dan Strengh (Disiplin). Kalau konsepnya pagi ini sudah sport, maka jangan harap TELKOM bisa menang dalam bertanding, gerr…hadirinpun tertawa. Point yang penting adalah kebersamaan. Terakhir saya ucapkan terimakasih atas penerimaan kami di POLDA ini.

 NURSIDIK

SBT SKJ Habis-Habisan Menutup Desember 2005


TAHUN 2005

SBT SKJ Habis-Habisan Menutup Desember 2005

Setelah hampir setahun merasa penat, otot kaku bekerja habis-habisan mengejar target, maka untuk menutup bulan Desember 2005 ini jajaran TELKOM SBT melakukan SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) secara habis-habisan pula untuk melemaskan otot yang kaku tadi. Tak tanggung-tanggung ada 3 (tiga) instruktur senam yang didatangkan.

Memang tak seperti biasanya, suasana SKJ kali ini memang benar-benar semarak dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya yang full aktivitas. Bukan saja semarak, tetapi “Arek-Arek SBT” yang senam kali ini juga cerah ceria. Semua sudut di halaman parkir dipadati mereka-mereka yang menginginkan kebugaran, apalagi pagi yang cerah itu ada juga beberapa rekan DIVRE-V yang ikut nimbrung.

Walau target Revenue tembus satu trilyun, namun masih ada target-target lainnya yang mesti dituntaskan sebelum ayam jantan berkokok di ufuk Surabaya Timur. Memang sisa-sisa target lainnya tak seberat SATU TRILYUN, sehingga bisa sedikit bernafas. Akankah semaraknya SKJ kali ini akan berlanjut hingga tahun 2006 nanti ? Tentu ini perlu kita buktikan tahun depan.

GM SBT sendiri, Badriyanto mengingatkan, bahwa kesehatan itu penting, selain untuk ibadah juga untuk melawan para pesaing yang semakin banyak di era kompetisi ini. Kalau kita sakit akan sangat sulit mengalahkan kompetitor kita, ungkap Badri. Disisi lain target 2006 juga lebih menantang, menguras tenaga dan fikiran, full activities ! Dengan adanya aktivitas yang semakin padat di tahun 2006 nanti, masih sempatkah ber SKJ ria ? Timbul pertanyaan SKJ dulu atau aktivitas dulu (yang padat), ayam dulu atau telur dulu ? Semua berpulang darimana kita melihatnya !

 NURSIDIK

SBT : Proyek PEMKOT Surabaya Berakibat GAMAS STO Darmo


TAHUN 2010

SBT : Proyek PEMKOT Surabaya Berakibat GAMAS STO Darmo

KOORDINASI.
Tak selamanya kata “koordinasi” itu indah dan aman. Pasalnya, walau sudah dilakukan koordinasi oleh jajaran TELKOM Surabaya Timur, namun ternyata sebuah proyek PEMKOT (Pemerintah Kota) Surabaya, masih saja mengakibatkan terjadinya gangguan massal (GAMAS) jaringan milik TELKOM SBT di wilayah potensial STO Darmo (9/12).

MENGINGKARI.
Asisten Manager (ASMAN) Sektor Rungkut, Yayat Hidayat melaporkan kronologis kejadian ini, bahwa pada tanggal 8 Desember 2005 pkl 04.00 WIB, terjadi Gangguan Massal pada Primer-63 yang berkapasitas 1400 (terpakai 1200 pair) dan Sekunder-10 kapasitas 10 pair, Sekunder-11 kapasitas 40 pair STO Darmo akibat terkena Bego Proyek Pemkot di Jln. Kutei, depan Toko Remaja.

Pekerjaan tersebut dilakukan pada pkl 04.00 WIB yang sebetulnya sudah di sepakati mulai tanggal 7 Desember 2005 pkl 21.00 WIB, tetapi mereka mengingkari kesepakatan. Cabinet yang terganggu adalah RR isinya 271 sst dan RY 572 sst meliputi pelanggan Markas KODAM Brawijaya dan sekitarnya.

Ketika dilaporkan, pelaksanaan perbaikan sementara sedang dilakukan dan diperkirakan selesai pkl 17.00 WIB, sedangkan untuk perbaikan secara permanen saat ini sedang di lakukan penggalian untuk pembuatan Hand Hole di lokasi tersebut keseluruhannya terdapat 28 primer dan 2 kabel FO yang meliputi wilayah potensial Jl Mayjen Sungkono dan sekitarnya.

 NURSIDIK

SBT Lakukan Pendalaman Proses COSO SOA


TAHUN 2005

SBT Lakukan Pendalaman Proses COSO SOA

COSO SOA.
Untuk memaksimalkan kontrol COSO SOA, Maximized Control Sarbanes Oxley Compliance, TELKOM SBT pada hari Jum’at (9/12) telah melakukan pendalaman seluruh proses bisnis yang meliputi semua siklus. Pendalaman tersebut dilakukan di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang Committed 2 U Jln. Ketintang 156, Surabaya. Pendalaman ini dilangsungkan sehari penuh.
CONCERN.
Para peserta terdiri dari TELKOM SBT Metro Area (DATEL & CATEL) yang langsung sebagai PIC sesuai dengan pemetaan tanggung jawab masing-masing. Manager Keuangan, Kan-Kan Iskandar mengatakan, bahwa pendalaman ini menunjukkan betapa concern-nya manajemen terhadap Sarbanes Oxley Complience, sehingga kontrol dapat dilakukan lebih maksimal.
Obsesi Always The Best memang tercermin dalam setiap aktivitas (Project Plan & Implementasi), tidak hanya dalam impian semata. Baru saja kami mengadakan aktivitas workshop COSO SOA, kini sebagai tindak lanjut workshop tersebut adalah melakukan aktivitas pendalaman. Langkah yang akan datang adalah pengawalan secara ketat, sehingga Fundamental Issue COSO SOA 404 ini dikuasai secara baik dan benar, agar terjadi kontrol secara maksimal.
SIKLUS.
Prosedur bisnis atau bisnis proses yang didalami meliputi semua siklus bisnis, yaitu : pendapatan, beban, aktiva tetap, persediaan, perpajakan, perbendaharaan dan laporan keuangan. Agar terjadi kontrol yang maksimal, maka semua unit kerja wajib mengisi cek list control. Jika dalam mapping control merupakan bagian suatu unit, tetapi merasa mapping tersebut salah, maka akan dibuat daftar mapping baru.
 NURSIDIK

Hasil Audit SMK3, SBT Dapat Sertifikat Bendera Emas


TAHUN 2005

Hasil Audit SMK3, SBT Dapat Sertifikat Bendera Emas

BERAKHIR.
Pada hari Jum’at (9/12) bertempat di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang C2U, Jln. Ketintang 156, Surabaya, telah dilakukan Closing Meeting Audit SMK3 oleh PT. SUCOFINDO. Acara ini dihadiri oleh seluruh Senior Leader dan para Asisten Manager serta personil yang bertanggungjawab langsung menangani SMK3.

GM TELKOM SBT, Badriyanto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Tim Auditor yang selama tiga hari telah bekerja keras secara marathon. Sebentar lagi, Tim akan memaparkan hasil-hasilnya dan semoga apapun hasilnya akan selalu membawa manfaat bagi SBT, terutama bila dipergunakan untuk improvement, demi kemajuan dimasa mendatang.

HASIL.
Sementara itu Tim Auditor yang terdiri dari Hendri dan Rizky secara bergantian memaparkan hasil-hasil selama 3 hari melakukan pemeriksaan di SBT, baik melalui pengamatan dokumen, desk study, wawancara, indoor dan outdoor, maupun dengan cara mencoba fungsi alat pemadam kebakaran (APK) Hidrant yang ternyata masih berfungsi dengan baik.

Ada juga temuan yang sifatnya MINOR dan ada pula yang hanya OBSERVASI. Beberapa diantaranya dapat diklarikfikasi pada saat itu juga, sehingga nilai untuk SBT adalah 96 yang InsyaAllah akan kami unsulkan untuk mendapat Sertifikasi dan Bendera Emas, kata Tim,…hadirin applause.

Kami Tim dari PT. SUCOFINDO tak lupa mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas penyambutan yang begitu ramah, dukungan dokumen dan data yang begitu lengkap. Ini semua adalah bentuk kerjasama yang bagus, sehingga tugas kami dapat tuntas lebih awal, dimana sebelum dijadwalkan acara CLOSING pada sore hari, ternyata pagi hari sudah dapat kita lakukan acara ini.

Sebelum acara usai, Badriyanto sempat memnyampaikan cindera mata kepada Tim Auditor berupa kaos promo layanan Telkom untuk jama’ah Haji. “Saya harap jangan dinilai harganya, tapi yang penting walau berupa kaos promo bentuk T-Shirt semoga selalu dapat mengenang TELKOM SBT”, jelas Badri.

 NURSIDIK

SBT : Volly Eksekutif Ramaikan Hari Bhakti


TAHUN 2010

SBT : Volly Eksekutif Ramaikan Hari Bhakti

Eksekutifpun ternyata menggemari Volly Buta Alias Volly Tertutup. Mungkin karena ada unsur hiburannya, maka eksekutifpun berbaur dan bertanding pada hari Jum’at (9/9) usai SKJ. Lawannya adalah para JAWARA dari Opharjarakses di lapangan parkir barat Gedung OPMC, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Kalau para eksekutif yang bermain, memang rada lucu, pasalnya sang bola biasanya harus dipukul dengan tangan atau kepala, tapi dengan kakipun oke. Penontonpun berteriak :”Memangnya ini sepak takraw…!” Tapi namanya juga hiburan, jadi sang wasitpun tak mau menyemprit, :”Lanjuut,…..”, katanya.

Namanya juga setahun sekali, jadi kapan lagi kita bisa relax seperti ini. Namun demikian permainan terkadang terkesan relax, lucu, tapi tiba-tiba juga bermain keras dengan hujan smash dari dua kubu.

Eksekutif yang terdiri dari para Senior Leader memang tak mudah ditaklukkan oleh lawanya yang terdiri dari para JAWARA, yaitu orang-orang lapangan alias front liner. Namun demikian akhirnya di babak pertama harus mengakui keungulan JAWARA dengan nilai 25-17. Kemudian di babak kedua, yaitu babak akhir, JAWARA masih leading dengan nilai 25-21.

Dengan demikian pertandingan eksekutif ini dimenangkan oleh kubu Non Eksekutif yang pertandingannya Non Break, tanpa istirahat turun minum mulai babak pertama, hingga kedua. Pertandingan dilanjutkan dengan menampilkan Dinas Marketing vs Dinas Opharjarakses.

 NURSIDIK

Mojokerto: Arif Irfansah mem ”Bombardir” Laskar Mojopahit Melalui Sosialisasi.

TAHUN 2005

Mojokerto: Arif Irfansah mem ”Bombardir” Laskar Mojopahit Melalui Sosialisasi.

Sejalan dengan kebijakan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tentang Bombardir Bonus yang dilaunching 3 Agustus 2004 ybl, tadi pagi, Jum’at (9/9) Manajer Baru Mojokerto Arif Irfansah mensosialisasikan hal tersebut kepada karyawan Kancatel Mojokerto.

Kebikan yang intinya memberikan bonus besar-besaran kepada pelanggan berupa :
1. Gimmick Program terdiri dari : Gimmick Aktifasi, Gimmick Voucher.
2. Loyalty Program terdiri dari : Reward Aktifasi, Reward Usage, Reward Isi Ulang Voucher dan reward lama pemakaian.
Ini adalah gimmick yang diberikan kepada pelanggan pada setiap transaksi pengisian voucher isi ulang akan mendapatkan bonus pulsa yaitu sbb :

 Untuk Denominasi Rp.50.000,- mendapat bonus pulsa 10% (Rp 5.000)
 Untuk Denominasi Rp.100.000,- mendapat bonus pulsa 20% (Rp 20.000)
 Untuk Denominasi Rp.150.000,- atau lebih mendapat bonus pulsa 35%.

Dalam sosialisasi yang dipandu rekan dari CSR Mojokerto sdr. Mamik dengan kidmat karyawan menyimak segala yang diuraikan, dengan harapan nanti kelompoknya akan mendapat hadiah. Dan yang terpenting nanti dapat menerangkan apabila ada pelanggan yang menanyakan kepada setiap karyawan Telkom.

Ini semata-mata untuk menghadapi persaingan yang saat ini sudah berada pada kondisi perang, menurut Arif. Untuk itu Telkom akan memberikan yang terbaik kepada pelanggan melaui program Bombardir Bonus ini.

Dalam kesempatan ini pula setelah diadakan sosialisasi diadakan quis dengan hadiah menarik kepada kelompok yang terdiri 6 orang untuk menjawab seputar Bombardir Bonus, Nanang Kristyo melaporkan.

Dari Badminton Farewell Game GM TELKOM SBT


TAHUN 2005

Dari Badminton Farewell Game GM TELKOM SBT

Sebagai pengantar tugas Bagyo Nugroho sebagai GM Jakarta Pusat, maka pada hari Jum’at diselenggarakan pertandingan Badminton “Farewell Game” di lapangan WAR SQUARE DIVRE-V, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Sebelum bertanding Bagyo meminta kepada seluruh Senior Leader TELKOM SBT untuk foto bersama dengan para Senior Leader, Panitia dan pemain lengkap memakai kostum olahraga dan membawa raket, dan meneriakkan :”Tosss….!!!” Pertanda, persahabatan, kekompakan dan kebersamaan yang telah dijalin selama ini tetap solid.

Dalam Farewell Game ini GM Berpasangan dengan Manager Perencanaan, Arief Setyawan berhadapan dengan Pasangan Manager Keuangan, Kan-Kan Iskandar dan Asman Logistik, Farid Rudhi, sedangkan sebagai Wasit adalah Imran.M. Saidin, Asman Anggaran & Kas DINKUG TELKOM SBT.

Di babak pertama loop-loop panjang dari Manager Pran berhasil ditangkal oleh Asman Logistik dan smash GM berhasil ditangkis oleh Manager Kug, sehingga di babak sebelum turun minum ini mampu dikuasai oleh Manager Kug dengan mencetak score 15-1.

Di babak kedua pasangan GM mampu mengimbangi permainan lawan, namun ketika score 10-10, maka pasangan Manager Kug sempat dibuat kalang kabut dengan pukulan panjang Manager Pran. Tak heran kalau pasangan GM & Pran ini mulai semangat penuh percaya diri untuk mampu menciptakan long-set.

Perpaduan pukulan pendek Manager Kug dengan pukulan panjang dari Asman Logistik, ternyata cukup ampuh di menit-menit menjelang score 11 keatas. Memang terbukti kedua pasangan ini mampu menahan lawannya di score 10 saja hingga finish dengan score 15-10.

GM berkomentar, bahwa manakala Keuangan bersatu dengan Logistik, maka hasilnya akan luar biasa. Pada saat bertanding dengan mitra (PT. CUM) pada hari sebelumnya, kedua pasangan ini memang dipasang, dan ternyata tidak sia-sia, harmoni, serasi dan kompak.

 NURSIDIK

SBT : Konsistensi Implementasi CBHRM Disurvey


TAHUN 2005

SBT : Konsistensi Implementasi CBHRM Disurvey

PERWAKILAN.
Sebanyak 50 orang SDM sebagai perwakilan karyawan TELKOM SBT telah mengikuti survey implementasi CBHRM dengan cara mengisi “Kuisoner Survey Konsistensi Implementasi CBHRM” pada hari Selasa (9/8) di Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya. Tim Surveyor berasal dari Kantor Korporat, yaitu Imam Santoso dari MCC (Management Consulting Centre) dan Subirman beserta Erliana Sri Lestari dari ASJAK SDM dan Asisten Hubungan Industrial.

STANDARD.
Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus dalam kata pengantarnya sebelum dimulai pengisian kuisoner antara lain mengatakan, bahwa CBHRM ini merupakan standard Nasional yang baru saja diimplementasikan, sehingga memang perlu dilakukan eveluasi melalui survey.

Tolong diisi saja kuisoner ini dengan cermat dan akurat, sehingga dapat membantu manajemen dalam melakukan evaluasi serta dalam pengambilan keputusan. Apabila ada pertanyaan yang kurang jelas jangan ragu tanyakan saja kepada Tim, pinta Firdaus singkat.

SENADA.
Hal senada disampaikan oleh Birman, bahwa tujuan kuisoner ini adalah untuk mengetahui/ mengukur tingkat konsistensi implementasi CBHRM. Apalagi KANDATEL SBT dijuluki sebagai “KANDATEL SATU TRILYUN”, maka evaluasi ini sangat penting.

UNEG-UNEG.
Kuisoner didisain oleh MCC, hal ini dimaksukan agar kontentnya benar-benar independen dan obyektif, jadi bukan dari ASJAK SDM. Kami hanya bergerak dibidang strategi dan kebijakan saja.

Ada kuisoner yang tertutup dan ada pula isian yang terbuka. Sampaikan uneg-uneng Anda pada kuisoner terbuka, misalnya masalah tariff, salary yang tidak sesuai dengan posisi dan sebagainya. Pokoknya komunikasikan ke kami sebagai pembuat kebijakan. Kalau ada yang kurang jelas, maka tanyakan langsung ke Pak Imam, sebab beliaulah desainernya. Pak Imam nanti akan menjelaskan tentang teknis pengisian, kuncinya.

Setelah Imam menjelaskan tentang teknis pengisian secara gamblang, detil dan sangat teknis, maka para responden yang berjumlah 50 orang dapat mengisi dengan lancar hanya dalam waktu hampir satu jam dari alokasi waktu yang diperkirakan akan memakan waktu 1 ½ jam.

 NURSIDIK

Imam Hanafi Habib, Security SBT Yang Bersahaja


TAHUN 2005

Imam Hanafi Habib, Security SBT Yang Bersahaja

Menilik dari kelembutan, ketulusan dan kesopanan dari seorang Imam Hanafi Habib, sungguhlah bertolak belakang dengan tugas dan kewajibannya sebagai tenaga Satuan pengaman di Kandatel SBT, yang dalam kesehariannya selalu dituntut hal-hal atau masalah kedisiplinan, ketegasan, ketaatan (ala) tentara, tubuh yang tegap dll.

Yang bersangkutan laksana seorang Abimanyu di dalam medan laga : kalem, lembut tetapi tegas. Namun banyak yang tidak tahu bahwa, ayah dari 2 orang anak kelahiran Tulungagung ini, adalah seorang pendekar dari salah satu perguruan ex Presiden RI “ Gus Dur “. Jadi masalah perut tertusuk pedang atau berjalan diatas pedang dll adalah hal yang lumrah bagi yang bersangkutan (ybs tidak mau berterus terang tentang kepandaiannya tsb, tetapi red : pernah melihat atraksi ybs dihadapan Kapolwil mengeluarkan jurus-jurus andalannya).

Banyak kegiatan atau pekerjaan yang menjadi rutinitas sehari-hari dalam kedinasan atau diluar dinasnya seperti :

1. Sebagai tenaga door to door untuk penagihan telepon yang menunggak.
2. Sebagai pemain hadrah Divre V.
3. Memantau kondisi keamanan seluruh Kandatel SBT termasuk Kancatel Sidoarjo, Mojokerto dan Kancatel Jombang.
4. Sesepuh kegiatan REMAS (Remaja Mesjid) di tempat tinggalnya.
5. Melatih rekan-rekan SATPAM dilokasi kerjanya untuk berolah pencak sekedarnya (meskipun dari beberapa perguruan).
6. Secara berkala membantu manajemen apabila diberi tugas semisal pengecatan tiang telepon dengan warna Flexi, membantu pindah rumah pegawai dll.
7. Sebagai tombak utama dari kegiatan K3 untuk Lingkungan Kandatel SBT.
8. Dan masih banyak tugas-tugas rutin lainnya.

Yang bersangkutan memulai dinasnya di PT. Telkom pada tahun 1998, dan sudah sepantasnyalah kalau yang bersangkutan oleh manajemen PT. Telkom Kandatel SBT diangkat sebagai Ka. Sub Unit Pengamanan Kandatel SBT, mengingat selain ybs mempunyai integritas, kedisiplinan, kejujuran dan etos kerja yang bagus juga ybs mempunyai pengabdian ke PT. Telkom yang tidak diragukan lagi. Baik siang atau malam, dinas atau tidak dinas, Imam selalu siap apabila ada tugas mendadak dari Kantor “ Saya akan bekerja dengan semangat dan kemampuan yang saya punya “, ujarnya dengan rahang dan mimik layaknya seorang anggota satuan pengaman.

Tanya : Bagaimana dengan Gaji apakah sudah mencukupi ?
Jawab : Syukur Alhamdulillah, dengan gaji yang saya terima, saya sudah bisa membangun gubuk kecil-kecilan untuk sekedar bernaung anak dan istri saya, bahkan istri saya sudah bisa membuka kios kecil-kecilan untuk berdagang di rumah.

Mungkin dari sekian banyak kita (pegawai) belum memahami dan hafal tentang Visi, Misi PT. Telkom dan implementasinya, namun jangan salah khusus tenaga Secutity yang satu ini akan menjawab pertanyaan visi, misi PT. Telkom laksana kereta Argo Bromo melintas Cas.. cis.. cus.., baik memakai bahasa Indonesia ataupun dengan Bahasa Inggris.

“ SUNGGUH TERASA INDAH, MELIHAT KEBERHASILAN ORANG KECIL MERAIH SEGALA CITA DAN HASRATNYA, MESKIPUN TERKADANG KITA HANYA MELIHAT DENGAN SEBELAH MATA “

SR. SAPUTRO/SBT

akkay

Setelah Sukses Pemasaran, “HANOMAN “ TELKOM Jombang Tour Ke “DAGADU” Jogja


TAHUN 2005

Setelah Sukses Pemasaran, “HANOMAN “ TELKOM Jombang Tour Ke “DAGADU” Jogja

KOMITMENT.
Masih ingat komitment Manajemen TELKOM SBT soal obsesi sebagai “KANDATEL 1 TRILYUN ? Untuk mengklaim sebagai KANDATEL “1-T” tentu butuh dukungan seluruh jajaran, tak terkecuali komitmen Mendukung KANDATEL 1 Trilyun dari KANCATEL Jombang. Catel yang terkenal dengan “HANOMAN”-nya ini telah sukses mewujudkan impiannya ! Jurus “Imagine Master” atau Jurus Pendekar Impian memang handal !

DAGADU.
Setelah bulan Juli 2005 kemarin mengadakan syukuran, para Marketer HANOMAN (HANya Offensive untuk MenANg) pada hari Sabtu (6/8) kembali refreshing touring ke kota DAGADU-Jogja. Melepas lelah dan kebersamaan, itulah tajuk touring kali ini yang memang setiap “Quick Win”, maupun “kemenangan kecil” selalu dirayakan oleh para pegawai TELKOM SBT agar menyemangati “perjuangan” berikutnya, yaitu “kemenangan yang lebih besar” sesuai dengan “Milestone” yang akan berujung ke “Always The Best”.

CANCUT.
Dalam TOURING ini, Manager TELKOM Jombang, Sutimin menegaskan, bahwa setelah cancut tumandang (menindaklanjuti-Red) wujudkan STTF dan SEJUTA FLEXI di SM I, HANOMAN Jombang menggelar tour ini. Semua ikut, termasuk keluarga dan mitra kerja.

The DAGADU JOGJA TOUR ini menggunakan 8 bus tujuan Pantai Parang Tritis, Candi Barobudur, Malioboro, kraton dan sekitarnya, hingga “MALAM KEBERSAMAAN“ Di Hotel Inna Natur Jogja.

Sutimin mengatakan lagi dalam sambutannya, bahwa semua insan Telkom Jombang beserta keluarga yang saya cintai marilah kita senantiasa mensyukuri apa yang kita dapatkan pada hari ini. Rekreasi ini semata-mata adalah untuk membangun kebersamaan dari kita untuk kita dan penyegaran kembali jasmani dan rohani kita yang selama ini sudah sedikit tegang karena tugas dan pekerjaan sehari-hari. Rekreasi ini selain murni penyegaran para HANOMAN Jombang, juga sekaligus membangun kebersamaan komitmen dalam mendukung program-program “Kandatel Satu Trilyun”, perjuangan belum selesai, mari kita masuki semester-II dengan optimis.

Dalam acara kebersamaan dengan kemasan Tour The DAGADU yang dimotori oleh Saudara Hendro si “biang-kerok” seniman Catel Jombang, menyuguhkan hiburan Campursari ala Jogja asli yang bisa bikin hati sejuk, diramaikan pula oleh presenter kocak Hari. S. Ikut menghibur dalam acara ini, yaitu penyanyi lokal dengan pilihan lagu hitnya Ojo Dipleroki di lantunkan Komandan Jombang.

Selain suguhan berbagai hiburan, diselingi bagi-bagi ratusan door prize menambah gemuruhnya suasana pada malam itu, rekan yang ketiban rejeki nomplok berupa “ GRAND PRIZE “ sepeda gunung adalah rekan TKM Sunarno.


 onslem

SEKAR DPW II Jakarta Apel Siaga Tolak Kode Akses SLJJ


TAHUN 2005

SEKAR DPW II Jakarta Apel Siaga Tolak Kode Akses SLJJ

KOMITMENT TOLAK.
Ketua DPW-02 SEKAR TELKOM, Thomik Armawan dalam apel siaga di halaman Kantor Divre-II Jl. Gatot Subroto 52, Jakarta, Kamis (9/6) membacakan komitment Menolak Kode Akses SLJJ yang telah ditandatangani oleh seluruh DPD. Setelah dibaca, Komitment tersebut diserahkan kepada Ketum Sekar, Syinar Budhi Artha.

Apel siaga Sekar tersebut dihadiri oleh Sekar seluruh Indonesia termasuk Serikat Karyawan Telkomsel, PLN, Pertamina, serta Ketua P2TEL, Desemsi, Bc.T.T. yang kesemuanya memberikan orasi menolak Kebijakan Kode Akses SLJJ. Selain diisi orasi, acara ini dimeriahkan oleh Gambang Kromong Betawi, Paduan Suara dan Pembacaan Puisi. Beberapa BUMN yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja BUMN Strategis juga simpati terhadap perjuangan Sekar Telkom dalam menolak Kode Akses SLJJ dengan menempelkan beberapa spanduk yang berisi penolakan kode akses tersebut.

TAK RELA.
Ketua Umum Sekar Telkom, Syinar Budhi Artha dalam pidatonya mengatakan, bahwa kita tak rela telekomunikasi dikuasai asing. Penolakan Kode Akses SLJJ adalah amanah Munas Sekar yang harus kita perjuangkan.

Dengan penampilan yang “cool”, Syinar berterimakasih kepada “Rakyat Sekar” yang sudah solid, ada rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap Telkom yang sampai detik ini terus berjuang menolak kebijakan yang merugikan Telkom, Bangsa dan Negara. Hal ini terbukti, bahwa sudah lima kali Sekar melakukan apel siaga, mulai dari Denpasar hingga ke Jakarta.

Saya salut, bahwa rekan-rekan bahkan ada yang berkorban harta dan benda dengan semangat menyelamatkan perusahaan. Perjuangan kita masih belum selesai, untuk itu mari kita buktikan, bahwa perjuangan kita bukan slogan belaka, tapi kita harus siap mental untuk memberantas ketidakadilan yang dilakukan oleh orang-orang yang tak punya rasa nasionalisme lagi.

Ketika kita bicara soal merah-putih banyak orang mencibir, mereka tak sadar bahwa negara manapun di dunia ini akan selalu menjaga flag carrier mereka. Apalagi kebijakan kode akses SLJJ ini sangat tidak adil yang akan menghancurkan Negara dan Bangsa. Menurut kajian Sekar, kebijakan ini akan membahayakan kedaulatan Negara Indonesia.

BERSATU.
Mari kita terus bersatu, rapatkan barisan, tolak kode akses SLJJ, pinta Syinar yang dijawab oleh peserta apel siaga dengan yel : kode akses-tolak, kompetisi-yes ! Seluruh peserta apel mengenakan kain merah putih dengan tulisan tolak kode akses SLJJ. Kita miskin fasilitas, tapi yang penting kita memiliki nurani dan persaudaraan yang merupakan modal utama perjuangan.

TEKANAN INTERNAL.
Syinar menyadari bahwa saat ini ada tekanan internal yang luar biasa terhadap perjuangan Sekar membela Bangsa, tapi rekan-rekan tak perlu khawatir, berjuanglah terus. Kedzaliman tak bakal mampu mengalahkan kebenaran. Regulasi telekomunikasi selama ini telah menciptakan bola salju yang semakin membesar. Penolakan kode akses ini justru merupakan momentum menegakkan keadilan dan kebenaran.

Alhamdulillah dukungan pihak luar yaitu dari seluruh komponen Bangsa Indonesia sudah kita dapat, maka saya minta untuk terus berdo’a dan berjuang jangan sampai anarkis, satukan langkah dan terus jaga kebersamaan.

ADU DOMBA.
Senada dengan Syinar soal tekanan internal, maka Ketua MPO Sekar Telkom, Herry Khusaeri dalam orasinya mengatakan, bahwa bukan tekanan saja, tetapi kita saat ini sudah diadu domba, maka waspadalah. Mari kita berantas pejabat korup, walau RI-1 mengatakan, bahwa ada pihak yang terusik dengan pemberantasan korupsi yang giat dilakukan pemerintah, pinta Herry.

Masih dalam case yang sama yaitu soal tekanan internal, Ketua DPP, Purwanto (Ipunk), dengan nada keras mengingatkan kepada manajemen agar tidak menghambat perjuangan Sekar, sebab seluruh komponen Bangsa ini sudah ada di belakang Sekar.

ADILI.
Sementara itu ketika DPW05 menyampaikan orasinya, ada applause luar biasa, sebab Wibowo mengatakan, bahwa kejahatan telekomunikasi (telecommunication crime) harus diadili. Tak ada kompromi bagi orang-orang yang terlibat demi menegakkan keadilan dan kebenaran.

PLN.
Dalam apel siaga yang tertib, aman dan damai tersebut, Ketua Serikat Pekerja PLN juga diberi kesempatan untuk berorasi. Ternyata nasib BUMN Telkom dan PLN termasuk BUMN lainnya adalah sama, semuanya dibawa cengkeraman asing. Untuk itu pihaknya mendukung sepenuhnya perjuangan Sekar Telkom Menolak Kode Akses SLJJ.

Yang lebih mengharukan lagi ialah orasi dari Ketua P2TEL, Desemsi, Bc.T.T. Konten orasinya ialah soal sejarah perjuangan PTT persis seperti sejarah Telkom yang selalu dibacakan setiap memperingati hari Bhakti Postel. Dulu perjuangan memperebutkan PTT oleh AMPTT dengan korban nyawa, maka tak rela kalau kini perusahaan Telkom dibawah kendali asing. Desemsi hadir bersama sejumlah pensiunan dengan menggelar spanduk tolak kode akses SLJJ. Hadir juga beberapa pejabat Divre-II, seperti Awaludin (mantan GM TELKOM Jember Jawa Timur) dan lainnya.

THEATRICAL.
Di akhir acara ada hiburan lenong betawi dengan ondel-ondelnya, kemudian ada pembacaan puisi theatrical berjudul “Saya Mau Bicara”. Berikut cuplikannya : Kita sibuk berjuang menolak kode akses SLJJ, mereka sibuk dengan ritual SP-135nya, suaraku tak didengar, saya mau bicara, saya mau didengarkan, hancurkan segala konspirasi.

Usai apel siaga, beberapa pengurus Sekar meluncur ke Gedung DPR/MPR-RI yang siang itu memang konon dijadwalkan ada kedatangan Menkominfo, Sofyan Djalil di “Rumah Wakil Rakyat” tersebut. Sekar terus bergerilya.

• Nursidik

Sidoarjo, Kancatel Terbesar Se Indonesia Diaudit !


TAHUN 2005

Sidoarjo, Kancatel Terbesar Se Indonesia Diaudit !

KE CATEL.
Tim Audit Mutu Internal TQMS ISO 9001:2000 DIVRE-V, setelah hari pertama dan kedua mengaudit TELKOM SBT Metro, maka pada hari ketiga, Rabu (9/3) meneruskan perjalanannya ke sebuah Kancatel terbesar se Indonesia yang letaknya disebelah selatan Kota Pahlawan Surabaya, yaitu Kancatel Sidoarjo. Rencana di hari keempat atau hari terakhir Tim akan meluncur ke 2 Catel lainnya, yaitu Mojokerto dan Jombang.

TERBESAR.
Manager Telkom Sidoarjo, Mulyadi ketika acara Opening Meeting memaparkan sekilas Profile Telkom Sidoarjo dengan segala potensinya sebagai kota bisnis, industri, pariwisata dimana dulunya kebanyakan residential. Maka tak heran kalau Catel Sidoarjo dengan realisasi revenue yang menggiurkan dikatakan oleh Mulyadi sebagai Kancatel Terbesar se Indonesia. Secara business overall, maka Sidoarjo memang ok !

Mantan Manager Catel Lamongan ini, baru satu bulan menjabat Manager Catel Sidoarjo, dan begitu melihat potensi Sidoarjo, langsung optimis sesuai yang tercermin dalam paparannya, maka sebagai Quality Leader, yaitu orang yang paling betanggung jawab terhadap mutu di Telkom Sidoarjo, Mulyadi yakin akan tercapainya achievement target sesuai rencana dengan strategy yang telah disepakati oleh Manajemen Telkom SBT. Strategi IFA juga dipaparkan oleh Mulyadi, yaitu Imagine, Focus dan Allocate all resources.

2 LOKASI.
Usai opening meeting, Tim Auditor sebanyak 7 orang terdiri dari : Yermiati, Budi Siswoyo, Wahyudi, Bambang Samodra, Anies Yunitasari, Bambang Setiana dan Silvy Indriani langsung membagi tugas dan menuju ke 2 lokasi untuk melaksanakan assessment mutu. Lokasi Manager Catel berada berada di Jln. Sultan Agung, Sidoarjo, sedangkan lokasi Kantor Pelayanan berada di Jln. A. Yani, Sidoarjo.

77 PROSES.
Di ruang kerja Manager Catel, Ketua Tim, Yermiati bersama 2 rekannya (Budi & Wahyudi) langsung menanyakan ke Manager Catel tentang 77 proses dan manual mutu. Walau baru satu bulan menjabat, apakah Bapak sudah melakukan review PM/PK, Tanya Yermiati kepada Manager. Pernah nggak mengadakan evaluasi sebuah proses, membuat usulan perbaikan, catatan mutu dan form evaluasi. Apakah sebuah proses masih efektif atau sudah perlu diimprove untuk dilakukan perbaikan. Pertanyaan tersebut dijawab dengan beberapa dokumen bukti. Dan memang dokumen merupakan evidence yang sangat diperlukan oleh auditor manapun.

OIT & COFFEE MORNING.
Materi apa saja yang dibahas dalam setiap forum OIT & Coffee Morning juga menjadi bahan pertanyaan dengan meminta bukti pendukungnya. Evaluasi prosedur gangguan terminasi pelanggan juga dicek temasuk evaluasi periodiknya. Bagaimana manajemen Telkom Sidoarjo mensosialisasikan visi, misi, kebijakan mutu ke seluruh jajaran hingga layer paling bawah. Lagi-lagi seluruh pertanyaan yang dicecarkan oleh Auditor dapat dijawab, tentu dengan bukti apakah itu berupa dokumen atau berupa On Web melalui internet.

Hasil survei kepuasan pegawai atau TEOS, program HRD yaitu usulan training pegawai, Penyebaran hasil training melalui Knowlwedge Management, Proses Pengadaan, Dokumen Cash and Carry juga “diobok-obok” oleh Auditor. Auditor mengatakan :”Kami Tim AMI2 DIVRE-V ini hanya corcern agar TQMS berjalan efektif, sehingga kalau diperiksa oleh pihak eksternal, tidak ada masalah”.

PEMASARAN.
Soal kebijakan pemasaran, Tim ingin mengetahui, apakah persyaratan pelanggan sesuai dengan Tight Marketing Policy selaras dengan PM/PK yang ada, kalau tidak selaras, apakah dibuatkan usulan perbaikannya berupa perubahan PM/PK, dll.

• NURSIDIK

Daerah Urban & Sub Urban “Diserang” Flexi


TAHUN 2005

Daerah Urban & Sub Urban “Diserang” Flexi

DIBIDIK.
Kepala. Area Pelayanan TELKOM Sepanjang, Richard Alberto setelah mendapat komando “menyerang” langsung dari GM TELKOM SBT beberapa pekan lalu, tepatnya 15 Desember 2004 lalu, kini dalam tempo tiga pekan lebih benar-benar melakukan serangan berbahaya di daerah urban dan sub-urban wilayah STO Sepanjang, dibawah TELKOM Sidoarjo. Setelah sebelumnya dilakukan mapping, dan dibidik terlebih dahulu. Si wilayah STO Sepanjang saat ini memang tengah dikepung oleh Kompetitor.

COMMANDERS BTS.
Richard menuturkan, bahwa kegiatan Commanders BTS adalah melakukan serangan berupa Roadshow di Desa Penambangan - Kecamatan Balong Bendo
di Balai Pertemuan Desa Penambangan yangg dihadiri 90 warga desa
(sesuai absensi) dan yang mendaftar transaksi sekitar 35 warga. Serangan ini dilakukan pada hari Minggu tanggal : 9 Januari 2005.

SENTUHAN BISNIS.
Sesuai dengan strategi bisnis, bahwa bidikan Market di wilayah STO Sepanjang dilakukan secara aliansi dengan mitra bisnis Awad Dahdah, CEO PT. Hikmah Sejahtera selaku Joint Partner Marketing. STO Sepanjang yang membawahi dua STO Urban & Sub-Urban, yaitu STO Krian dan STO Sukodono memang merupakan kawasan industri dan perumahan yang yang diincar sebagai Potential Market oleh Joint Partner Marketing. Sentuhan bisnis terus dilakukan dikawasan ini, karena potensial marketnya memang sangat menjanjikan.

 NURSIDIK

Jumat, 13 Agustus 2010

Rumah Mewah Butuh Legacy, Bukan HP


TAHUN 2010

Rumah Mewah Butuh Legacy, Bukan HP

Fasilitas telepon rumah atau POTS (Legacy) ternyata banyak diminati lagi di Perumahan Pondok Maritim. Sekarang ini Hand Phone atau disingkat HP sudah pasaran, pengguna merambah hingga level masyarakat bawah. Tapi Fixed Phone dengan fasilitas internet Speedy memiliki pesona tersendiri yang tak semua level memilikinya, kini makin digemari. Zaman berbalik lagi.

Hal ini terbukti ada 30 pemilik rumah di perumahan tersebut mendaftar untuk mendapatkan fasilitas elegant tersebut, Fixed Phone, Telepon Rumah ! Rumah yang terpampang didalam foto tersebut adalah salah satu rumah yang belum punya telepon rumah dan Speedy, kini akan dimilikinya.

Tetapi janganlah ditanyakan kalau yang namanya telepon genggam dari providers lain alias kompetitor, telepon genggam tersebut yang namanya pembantu RT saza punya 2 buah tiap rumah, untuk telepon rumah saat lagi prestisius Mas, kelakar pengembang perumahan tersebut kepada Petugas TELKOM.

Bilamana ada yang tidak percaya perihal rumah mewah zaman sekarang masih belum punya telepon rumah (POTS), silahkan datang pada lokasi komplek rumah mewah "Royal Residence"... Artinya setelah HP Booming, kini telepon rumah kembali dicari dan diminati, sebab lebih handal, suara jernih, dan POTS adalah telepon orang-orang bergengsi di perumahan mewah Surabaya. **bukan-diksi.

FOTO : Rumah mewah butuh TELEPON RUMAH/POTS.

TELKOM SBU Mengejar 22 Pelanggan


TAHUN 2010

TELKOM SBU Mengejar 22 Pelanggan

Didalam bisnis yang kompetisi sudah seperti ini memang kita tidak boleh tinggal diam ditempat, akan tetapi pelanggan atau calon pelanggan yang sudah jelas ada didepan mata jangan sampai disia-siakan. Mereka harus dikejar dan ditangkap, kalau tidak maka mereka akan kabur dan bahkan akan dicaplok oleh pesaing yang sudah mengincar dan siap menerkam seperti harimau lapar.

Kemarin Kamis (12/8) para Marketer, para DIVA yang terdiri dari para JAWARA mengejar 22 calong pelanggan di Pondok Maritim. Peluang yang lumayan banyak ini pasti dapat kita raih. Informasi awal adalah sebanyak 22 calang dari sejumlah 30 orang yang terdaftar dan didaftar oleh pihak developer alias pengembang rumah.

Istilahnya seolah hal tersebut diatas adalah bagaikan gayung bersambut dan atau bagai situkang pemancing yang baru tebar umpan poor alias bukan umpan essen ikannya sudah pada berdatangan hendak mencaplok umpan padahal bukan umpan yang sebenarnya.

Sehingga dari pihak Diva-SBU dan CS-SBU secara bersamaan penasaran melihat langsung alias mengadakan investigasi hasil pembangunan MSAN-MRC-S2 yang dapat dipergunakan untuk segera dijual setelah diadakan pencatatan boundary DP-MRC26-S2-100-91, MRC25-S2-90-81, MRC24-S2-80-71, MRC23-S2-70-61, MRC22-S2-60-51 masuk didalam Siska dan GIS (Adkab) serta pembagian blok rumah. Tangkaaap ¡ **bukan-diksi.

FOTO : Para Marketer SBU dan DIVA SBU ditempat pengejaran PONDOK MARITIM.

Kamis, 12 Agustus 2010

Sang Manager Melobi Tawarkan Pesona Edu Di SMA-XI


TAHUN 2010

Sang Manager Melobi Tawarkan Pesona Edu Di SMA-XI

Setiap sistem pendidikan memerlukan adanya suatu sistem pembelajaran sebagai alat pengendalian mutu lulusan (quality control) dari setiap satuan pendidikan. Untuk itulah, maka dengan berbekal bisnis konten yang merupakan bagian dari produk T-I-M-E ditawarkan ke SMA Negeri-11 Surabaya, Jln. Perumnas Tandes I, Manukan Kulon, Surabaya, Jum’at pagi (13/8).

Produk baru tersebut ditawarkan langsung Sang Manager CS SBU, Soewiyarso didampingi 3 orang jajarannya. Presentasi product konten dilakukan oleh ASMAN Modern Channel, Ismono Adi Jatmiko di hadapan Kepala Sekolah dan seluruh staf pengajar yang disambut antusias.

Kepala Sekolah Drs. H. Qomari Sholich, M.M. yang menyambut hangat inovasi teknologi pendidikan, yaitu PESONA EDU milik TELKOM tersebut bahkan mengatakan, bahwa untuk dapat memacu sekolah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki mutu tinggi sesuai dengan standard kompetensi lulusan yang ditetapkan diperlukan tools-system yang memadai.

Sementara itu Managar CS SBU, Soewiyarso menggaris bawahi pernyataan kepala sekolah dengan mengatakan, bahwa UNAS atau Ujian Nasional memiliki daya dorong yang cukup kuat untuk menumbuhkan daya kompetitif sekolah demi terwujudnya sekolah yang sesuai dengan standar nasional pendidikan. Jawabannya memang ada pada teknologi informasi yang di create dalam sebuah tools-system.

Ditambahkan, bahwa produk konten IME sekarang ini memang diarahkan kesitu, kami menyediakan untuk segment TK, SD, SMP dan SMA termasuk bagaimana menggunakan internet sehat bagi anak didik kita, sehingga tidak terpengaruh kepada hal-hal negatif. Mutu satuan dan program pendidikan sudah terpetakan dalam paket Pesona Edu tersebut. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak ASMAN Modern Channel sedang memperagakan Pesona Edu (13/8).

Manager CS SBU Cek Kesiapan Plasa TELKOM Hadapi Lebaran


TAHUN 2010

Manager CS SBU Cek Kesiapan Plasa TELKOM Hadapi Lebaran

Walau puasa baru memasuki hari kedua dan lebaran masih cukup lama, namun Manager CS SBU, Soewiyarso sudah melakukan pengecekan kesiapan lebaran sejak dini. Hari ini, Kamis (12/8) Sang Manager didampingi ASMAN Service Support, Purwanto melakukan aksi persiapan lebaran di Plasa TELKOM Garuda. Padahal sesuai rencana tak hanya Plasa TELKOM Garuda saja yang dicek kesiapannya, akan tetapi seluruh plasa yang ada dibawah TELKOM CS SBU.

Akibat padatnya acara, maka untuk hari ini baru satu plasa saja yang sempat dikunjungi. Apalagi usai sholat Ashar langsung menghadiri undangan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Madya Surabaya. Materi yang akan dibahas adalah seputar tindak lanjut program e-RT/RW yang sudah berjalan tiga bulan serta evaluasi pelatihan bagi RT/RW yang akan dijadwalkan kembali usai lebaran tahun ini.

Cek kesiapan Siaga Lebaran yang dilakukan Manager CS SBU adalah menyangkut masalah yang bersifat Tangible dan Intangible, seperti kebersihan dan keindahan lingkungan Plasa, kondisi gedung serta kondisi persiapan dan kesiapan SDMnya itu sendiri, sehingga sebagai perusahaan jasa layanan publik, maka TELKOM akan mampu menjalankan fungsinys secara layanan prima.

Moment Of Truth yang berdampak positif dan promotif di musim lebaran memang banyak dilakukan secara berlebihan oleh operator lain untuk menarik hati masyarakat pengguna jasa telekomunikasi, sehingga TELKOM sendiri tak mau ketinggalan selalu melakukan hal yang sama dan yang lebih atraktif. **bukan-diksi.

FOTO : Tampak Manager CS-SBU & ASMAN Service Support cek fisik gedung di depan Plasa TELKOM Garuda Surabaya, Kamis (12/8).