Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Sabtu, 16 Oktober 2010

Tim Assessor Korporat Hadir, Buktikan Obsesi TELKOM SBT Sebagai “KANDATEL Broadband”


TAHUN 2006

Tim Assessor Korporat Hadir, Buktikan Obsesi TELKOM SBT Sebagai “KANDATEL Broadband”

Kehadiran pihak korporat ke Surabaya kemarin, Rabu (29/11) ternyata ingin membuktikan apakah TELKOM SBT benar-benar berobsesi menjadikan TELKOM SBT sebagai “KANDATEL BROADBAND” seperti yang selalu digaungkan oleh GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono kepada seluruh jajaran pada setiap kesempatan tatap muka dengan para karyawan-karyawati dan SEKAR TELKOM DPD SBT. Jadi KANDATEL yang sempat dijuluki sebagai KANDATEL 1-T dan yang memiliki SDM tangguh ini memang tak berlelebihan jika memiliki obsesi tersebut, sebab spiritnya memang “Always The Best”.

"SBT menuju KANDATEL Multimedia / Broadband" ! Segala persiapan sudah rampung ! Menuju KANDATEL Multimedia bukan sekedar mimpi belaka setelah berhasil meraih predikat KANDATEL 1 Trilyun diakhir tahun 2005, Patriot SBT dibawah komando Tulus Sudarsono dengan senjata TRISULAnya berupaya menangkap peluang pasar di SBT yang masih prospektif untuk bisnis layanan Multimedia.

Kesiapan Jajaran SBT menangkap peluang tersebut telah dirintis sejak lama dengan telah dibangunnya beberapa fasilitas berbasis layanan Multimedia yaitu : 1. Broadband Competence Center dan Jawara Competence Center di lokasi Manyar, merupakan wadah untuk menyiapkan SDM yang dengan kompetensinya diharapkan mampu mengelola bisnis Multimedia. 2. Telkom Multimedia Center yang berlokasi di Plasa Marina merupakan etalase Telkom yang diharapkan dapat mampu meraih peluang bisnis ditengah pasar yang menawarkan berbagai produk serta aksesori komputer dan ponsel merupakan paduan yang prospektif utk layanan Multimedia. 3. Dikembangkannya layanan Telkom Hotspot dibeberapa lokasi diantaranya Bandara baru Juanda, dan Plasa Marina merupakan langkah awal dalam upaya pemenuhan kebutuhan pengguna layanan internet yg memilki mobilitas tinggi.


Dan pada hari Rabu tgl 29 Nopember 2006, team gabungan dari korporat yang beranggotakan Sdr. Milono, Dewi Cs dari R&D, dan Div Multimedia dalam rangka mencek kesiapan komersialisasi Produk Telkom Vicon di Surabaya, seusai melaksanakan asesement dan cek kesiapan di Kantor DIVRE V menyempatkan berkunjung ke Telkom Multimedia Center di Plasa Marina. Misi team ini adalah untuk menilai kesiapan Jajaran SBT mulai dari kemampuan SDM, infrastruktur, sarana, serta tools aplikasi produk Telkom Vicon yang akan dilaunching bulan desember mendatang.

Tim asesor gabungan didampingi Ibu Ariwati dari RO MM area Jatim, Tranggono dari UCC Divre V diterima oleh MAN CC mewakili manajemen dan jajaran Customer Care SBT diantaranya Agus Riyantowo, dan Iwan TK sekaligus menjajal produk TelkomVicon yang telah disiapkan di ruang Bisnis Center yang telah terhubung dengan rekan-rekan Multimedia di Kebonsirih jakarta Pusat.

Pada kesempatan tersebut disampaikan pula oleh MAN CC tentang keberadaan Telkom Multimedia center serta fasilitas yang ada dimaksudkan sebagai etalase sekaligus upaya mengedukasi pasar tentang produk Telkom multimedia. Secara keseluruhan team assesor mengungkapkan, bahwa Jajaran SBT rupanya cukup serius dalam menyiapkan layanan TelkomVicon di lokasi yang sangat strategis, dan "semoga pasar di sini bisa cepat merespons layanan yang telah ada disini", ungkap Milono selaku perwakilan team mengakhiri dialog. *NURSIDIK*

Isu Terkini Perusahaan Dipaparkan GM TELKOM SBT

TAHUN 2006

Isu Terkini Perusahaan Dipaparkan GM TELKOM SBT

Latar belakang Program “Speedy Untuk Karyawan” dan isu terkini tentang perusahaan dipaparkan oleh GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono dalam acara Forum Feedback dengan jajaran KANCATEL Sidoarjo di Aula Committed 2 U Lantai-2 TELKOM Sidoarjo Jln. A. Yani Nomor 38, Sidoarjo, Rabu (29/11). Isu persaingan yang sudah “Head 2 Head” merupakan salah satu latar belakang kenapa diluncurkan Program “Speedy Untuk Karyawan”.

Kita tidak ingin Telkom ini mati atau bangkrut, kita ingin bekerja hingga dapat menikmati masa pensiun. Speedy dan Flexi merupakan andalan masa depan kita yang harus kita perjuangkan hingga berdarah-darah. Dengan pertumbuhan minus dan cabutan (churn) POTS cukup tinggi atau boleh dibilang terjun bebas, maka bukan mustahil Telkom ini dilibas kompetitor dan akan tinggal nama saja, tegas Tulus.

Senjata kita adalah Trisula (POTS, Flexi dan Speedy) yang harus tetap kita asah agar selalu tajam dan runcing untuk menggempur pesaing yang sudah membabi buta “membunuh” kita. Kita harus mengenal produk Speedy dan menikmatinya dulu, sehingga kita akan dapat menjual Speedy semudah menjual POTS, terlebih TELKOM SBT akan menjadi KANDATEL BROADBAND. Ingat masa depan kita adalah Speedy dan Flexi, sedangkan POTS adalah pondasinya, lanjutnya.

Isu rencana “Flexi Mandiri” juga dipaparkan oleh Tulus, agar seluruh karyawan temasuk SEKAR mampu mencermatinya. Kita semua berharap jangan sampai seperti “Tragedi” TELKOMSEL, dimana kita tidak bisa masuk disana. Isu Flexi Mandiri ini sebenarnya untuk menyerang kompetitor, seperti Esia yang sudah menggempur Jakarta.

Telkom DIVRE-V JATIM akan menghadang Esia, 500 BTS akan ditebar di tahun 2007, sehingga DIVRE-V JATIM benar-benar menjadi BUMI FLEXI. Esia masihkata Tulus, memiliki uang “tanpa seri” yang melakukan promo selalu tanpa memperhitungkan budget, at any cost ! Yang dimaksud uang “tanpa seri” adalah semacam menghamburkan uang / cost yang unlimited !

Dalam kesempatan tersebut JM CATEL Sidoarjo, M. Sholeh Triagung mempresentasikan “Actual Performance” dan tekadnya dalam melibas target hingga akhir tahun. Hasil “Speedy Untuk Karyawan” sangat bagus, dimana sudah 46 SDM oke, sedangkan sisanya 31 SDM masih in progress. Untuk hasil ini, Tulus appreciate, dan memang Sidoarjo merupakan GREAT KANCATEL jangan-jangan dapat menjadi KANDATEL sebab embrio sudah ada, kuncinya.

Mendengar PKB-III SEKAR

TAHUN 2006

Mendengar PKB-III SEKAR

Pengantar:. Seperti dimaklumi putaran pertama Perjanjian Kerja Bersama (PKB) III berlangsung di Jakarta pada awal bulan ini dan Putaran II di Makassar di pertengahan bulan. Kali ini mulai 29 Nopember s/d 2 Desember 2006, PKB III SEKAR memasuki putaran ketiga bertempat di Balikpapan. Memang menggelar sebuah kompromi lewat PKB membutuhkan waktu cukup. Maklum, yang dibahas, tak hanya menyamakan persepsi atas 18 bab dan 78 pasal setebal 56 halaman. Namun yang sulit justru bagaimana agar isinya mencapai tingkat kesepakatan yang dapat diterima dengan hati lapang dada dan perangai “sumringah.” Tapi, ah, apa makna yang terkandung di dalamnya dan bagiamana masing-masing pihak harus bersikap?

Sejak awal, sebelum PKB III digelar, ada tiga perkara yang menarik untuk disimak. Pertama, adanya kesepakatan penambahan jumlah delegasi dari masing-masing pihak. Sebelumnya terdiri dari 7 (tujuh) orang kini menjadi masing-masing 16 (enam belas) orang. Kedua, masing-masing delegasi disatukan untuk diikutsertakan dalam pesantren kilat yang berlangsung di sebuah hotel di Bandung. Dan ketiga, tempat negosiasi yang berlangsung di beberapa tempat untuk menghindari kejenuhan.

Setidaknya ketiga daya tarik tersebut merupakan terobosan baru dan angin segar bagi upaya mencapai suatu titik temu untuk membahas pelbagai aspek dan seluk beluk bidang garapan di perusahaan tercinta kita ini. Sasaran akhirnya adalah sebuah kesepakatan yang dilandasi oleh nilai kompromistis yang bersahaja terlingkupi aura spiritual.

Oleh karena itulah mengapa pelaksanaan PKB ini menjadi sangat penting artinya. Tak hanya bagi Manajemen TELKOM dalam upaya membuka dan membedah diri guna memenuhi aspek transfaransi dalam rangka good corporate governance (GCG). Namun juga bagi SEKAR sangat penting dan amat strategis artinya dalam upaya mempertahankan dan atau meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara lebih berarti.

Hak kedua pihak

Dalam Pasal 5 tentang Hak TELKOM dan SEKAR, dinyatakan TELKOM berhak: Mengelola dan mengatur operasional TELKOM, diantaranya adalah : Membuat keputusan strategis untuk kepentingan dan kemajuan TELKOM; Menyusun anggaran TELKOM; Mengangkat, mempromosikan dan memutasikan Karyawan; Mengelola karyawan yang sepenuhnya merupakan tanggung jawab TELKOM sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; Memberikan sanksi kepada karyawan yang melanggar Peraturan Disiplin Karyawan. Serta tentu saja TELKOM berhak untuk mengajukan keberatan dan atau tegoran atas tindakan SEKAR yang betentangan dengan perjanjian ini.

Sedangkan SEKAR berhak : Mewakili, membela dan melindungi anggota; Mengatur organisasi dan anggotanya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; Membentuk Lembaga atau melakukan kegiatan yang berkaitan dengan usaha peningkatan kesejahteraan karyawan; Melakukan kegiatan lainnya dibidang ketenagakerjaan yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; Serta SEKAR pun memiliki hak sama untuk mengajukan keberatan dan atau tegoran (Somasi) secara lisan maupun tertulis atas tindakan TELKOM yang bertentangan dengan Perjanjian ini.

Dalam Pasal 5 ayat (3), disebutkan apabila dalam pengelolaan perusahaan, TELKOM akan menetapkan kebijakan manajemen yang berdampak terhadap Kesejahteraan Karyawan, maka TELKOM harus mengkoordinasikan terlebih dahulu dengan SEKAR.

Mari kita simak Pasal 6, mengenai Peran dan Fungsi SEKAR. Dalam pasal (1) disebutkan bahwa tujuan SEKAR adalah untuk memberikan perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan, serta meningkatkan kesejahteraan yang layak bagi anggota SEKAR dan keluarganya. Sedangkan dalam ayat (2) disebutkan bahwa Peran dan Fungsi SEKAR adalah: Sebagai pihak dalam pembuatan Perjanjian Kerja Bersama dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial; Wakil Karyawan dalam lembaga kerjasama di bidang ketenagakerjaan sesuai dengan tingkatannya; Sarana menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; Sarana penyalur aspirasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan anggotanya; Perencana, pelaksana dan penanggung jawab pemogokan Karyawan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; Serta Wakil karyawan dalam memperjuangkan kepemilikan saham karyawan di TELKOM.

Memaknai PKB

Tentu kita berharap agar kehadiran SEKAR mampu memberi makna tersendiri bagi seluruh anggotanya. Apalagai sekitar 85% karyawan TELKOM masuk menjadi Anggota SEKAR. Tanggung jawab moral yang besar seperti inilah yang pada gilirannya harus semakin menumbuhkan kesadaran pada pengurus Sekar Telkom. Dalam arti kehadirannya bukan untuk menunjukkan sebuah kekuatan kontroversial apalagi arogansi. Walaupun secara naluri dan konseptual Sekar terlahir sebagai kekuatan penyeimbang manakala terjadi distorsitas dan riskanisasi di lingkungan perusahaan.

Kesadaran akan tanggung jawab terhadap kesejahteraan para anggotanya serta demi menjaga survival dan sustainability perusahaan, pada gilirannya ia pun harus mampu berperan sebagai benteng perusahaan, manakala perusahaan mendapat serangan tidak lazim dari eksternal.

Buah perjuangan Sekar telah kita rasakan bersama. Kita tak bisa menutup mata atas pelbagai perjuangan Sekar yang berbuah ranum dalam bentuk peningkatan kesejahteraan anggotanya. Di lain pihak Manajemen pun, kini semakin menyadari untuk melibatkan Sekar sebelum sebuah kebijakan digariskan. Apalagi jika itu terkati dengan kesejahteraan karyawan. Salah satu perjuangan fenomenal Sekar adalah keberhasilan melahirkan sebuah masterpiece dalam bentuk Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Sekar dengan Manajemen Telkom.

Sekar memang telah berupaya melahirkan serangkaian kebijakan penting perusahaan yang dilandasi semangat untuk menempatkan karyawan sebagai manusia yang harus diperlakukan secara manusiawi. Namun juga jangan sampai Sekar dijadikan sebagai alat untuk memenuhi ambisi segelintir orang untuk kepentingan diri atau kelompoknya. Artinya keberadaan Sekar tetap dituntut untuk memerankan fungsi dan tugasnya jelis, cerdas dan elegan.

PKB boleh jadi telah menjadi sebuah manifestasi kemitraan yang sejati. Namun untuk untuk membangunnya jelas tidak mudah. Karena diperlukan overlapping of interest, kesamaan saling pengertian, kesamaan persepsi serta tumbuhnya saling pengertian yang dilandasi kompromi-kompromi yang lebih mementingkan semua pihak.

Sekar memang tak perlu menuntut terlalu berlebihan di luar kemampuan perusahaan atau yang bisa menimbulkan kecemburuan pihak eksternal Kompromi-kompromi harus mampu melahirkan output yang rasional dan proporsional. Sebaliknya Manajemen pun jangan terlalu banyak pertimbangan dan berhitung berlarut-larut, jika memungkinkan untuk dipenuhi dan tidak membahayakan perusahaan ketok palu saja.

Bagaimana pun hingga saat ini seluruh anggota Sekar tengah menanti dengan harap-harap cemas. Menanti lahirnya sebuah kesepakatan atas segenggam perbaikan kesejahteraan bagi segenap anggota dan karyawan. Apalagi PKB saat ini bukan lagi sebagai konsep hitam di atas putih tanpa arti. PKB saat ini telah menjadi sebuah rujukan utama bagi Sekar dan Manajemen. Sebagai suatu perikatan dan pedoman yang bersifat operasional, yang di dalamnya terkandung komitmen dan kesiapan para pihak untuk melaksanakannya, serta menerima konsekuensi hukum bila melanggarnya.

Akhirnya, demi bangsa dan negara serta kecintaan pada TELKOM, kiranya Sekar tidak segan untuk tetap kritis terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan Telkom. Sekar tak perlu ragu menyatakan penolakan terhadap segenap upaya yang dapat merugikan kepentingan Bangsa. Termasuk upaya regulator atau siapapun yang berupaya melakukan penjualan aset-aset perusahaan, merubuhkan citra atau menurunkan revenue serta yang meluluh-lantakan kepentingan nasional. Di saat seperti itu, Sekkkarrr..., harus tetap bangkit, berani dan berjuang secara jeli, cerdas dan elegant. Dan, camkan, jangan biarkan siapapun memperalatmu!!!! (na2s/MP-135).

Balikpapan Siap Mendukung Suksesnya PKB III

TAHUN 2006

Balikpapan Siap Mendukung Suksesnya PKB III

Seluruh jajaran Telkom Kalimantan baik dari unsur Managemen maupun SEKAR Kalimantan siap mendukung suksesnya perundingan PKB III putaran ke 3 yang diselenggarakan di Hotel Sagita, Balikpapan. Adapun perundingan dijadualkan mulai tanggal 29 Nopember – 2 Desember 2006 sebagai kelanjutan dari perundingan putaran 2 yang dilaksanakan di Makassar.

Jika pada perundingan PKB I & PKB II lebih banyak membahas mengenai masalah peningkatan kesejahteraan pensiun, maka pada perundingan PKB III antara SEKAR TELKOM dan Manajemen yang akan berlaku mulai tahun 2006-2008 ini pembahasan lebih terfokus kepada pegawai yang masih aktif. Hot issue-nya antara lain Faskes untuk pegawai yang diangkat pasca 1995, tunjangan retensi luar Jawa dan usulan MPP 3 tahun.

Pada putaran 3 ini, merupakan putaran perundingan yang sangat menentukan. Selain finalisasi wording, akan dibahas masalah fundamental yaitu aspek finansial dari PKB III. Adapun detil dari item perundingan yang akan dibahas adalah sebagai berikut :

- Fokus penyelesaian aspek finansial meliputi antara lain : gaji dasar, insentif, tunjangan cuti besar, transport cuti, BPFP dan sebagainya.
- Faskes untuk pegawai yang diangkat pasca 1995.
- Finalisasi wording (redaksional) kata demi kata pada ayat dan pasal yang tercantum pada PKB III mulai dari dari rekrut pegawai baru hingga pensiun, antara lain mengenai mutasi nasional, promosi, mutasi, hukuman disiplin, cuti, dan sebagainya.

Diharapkan PKB III tahap akhir ini dapat berlangsung dengan lancar sehingga bisa didapatkan ’dealed’ yang manis dari kedua belah pihak yaitu SEKAR TELKOM dan Manajemen. Dukungan penuh dari berbagai pihak tentu akan membantu kesuksesan PKB III nantinya. ***Endah RH

GM SBT, Kompetisi Sudah Dalam Tahap “Chaos”


TAHUN 2006

GM SBT, Kompetisi Sudah Dalam Tahap “Chaos”

Dalam acara tatap muka dengan jajaran Telkom Mojokerto, Selasa (28/11), GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono menegaskan, bahwa kalau ingin survive, maka TELKOM harus berjuang sampai “berdarah-darah”, sebab kompetisi bidang telekomunikasi saat ini sudah dalam tahap “chaos” (porak poranda : Red), dimana para kompetitor sudah memporakporandakan harga (price).

Sebelum Tulus menyampaikan paparannya, maka JM TELKOM Mojokerto, Arif Irfansah memaparkan kinerja Sales mulai POTS, Flexi dan Speedy, serta Sales Plan Bulan Nopember hingga akhir tahun. Khusus untuk Sales Speedy, dijelaskan bahwa Telkom Kota “Onde-Onde” ini telah menggelar Program Patriot Speedy, dimana bagi SDM yang sudah menggunakan Speedy di rumahnya masing-masing serta sudah mampu menjual 1 sss, maka ia diberi gelar Patriot Speedy, yang “wisudanya” akan mengenakan baju kebesaran Patriot Speedy.

Sudah ada 4 SDM Mojokerto yang diwisuda oleh GM SBT, Tulus Sudarsono hari itu, yaitu JM Mojokerto, Nanang Kristyo, Oemar Purnomo dan St Dwi Hendro. Usai “mewisuda”, menyampaikan rasa apresiasinya, sebab Mojokerto memang “excellent”, termasuk program ECRnya (Employee Customer Retention). Tulus berharap agar Telkom Mojokerto menjadi Pusat Benchmarks bagi rekan yang lain, khususnya bagi Telkom SBT.

Kemudian Tulus membeberkan kondisi perusahaan terkini mulai dari Decline-nya POTS dan banyaknya “churn” yang notabene selama ini merupakan “sapi perah” kita, Flexi yang akan di “Spin Off” menjadi “Flexi Mandiri” dimana ada GM-nya sendiri-sendiri yang masih dikelolah DIVRE, serta Speedy yang juga merupakan 2-nd Curve dan New Engine seperti Flexi yang mesti kita pasarkan. Ketiga produk ini merupakan “TRISULA”, yaitu senjata yang harus kita gunakan dalam melibas kompetitor, apalagi tahun depan Esia akan masuk Surabaya. Di Jakarta, Esia sudah mengalahkan Flexi, jangan sampai terjadi di Surabaya.

Kita harap dengan Flexi Mandiri, maka SDM-nya dapat saling Change. Kalau Kapal “Flexi Mandiri” semakin bertambah besar, maka kita harus ada didalamnya, jangan seperti TELKOMSEL, dimana kita tidak dapat masuk kesana. Telkom as a whole / Telkom Group memang besar, saham selalu naik, tapi jika TELKOM ONLY, maka yang ada hanya TRISULA ini yang harus kita gunakan sebagai senjata. *NURSIDIK*

GM SBT Berdiskusi Dengan SEKAR TELKOM


TAHUN 2006

GM SBT Berdiskusi Dengan SEKAR TELKOM

Pertama kalinya GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono didampingi Deputinya, Sujito melakukan diskusi dengan jajaran Pengurus SEKAR DPD TELKOM SBT, Senin (27/11) di ruang kerjanya Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya. Diskusi difokuskan ke masalah kondisi perusahaan pada umumnya dan SBT pada khususnya di era kompetisi yang dalam diskusi ini bermula ke masalah seputar PKB-III SEKAR TELKOM.

Ketua DPD SEKAR TELKOM SBT, Dwi Anggara dalam kesempatan tersebut memaparkan sekilas progres PKB-III SEKAR TELKOM mulai putaran pertama di Jakarta, hingga putaran kedua di Makassar. Kemudian Dwi juga menginformasikan rencana putaran ketiga, dimana masing-masing putaran para OSM HR ALL DIVRE memang diminta untuk mengikutinya agar tak mengalami kendala di lapangan nantinya (pada saat implementasinya).

Kemudian GM SBT mulai menginjak ke materi yaitu tentang kondisi perusahaan yang dihadapkan pada kompetisi yang sangat ketat, dimana menuntut seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras dan cerdas lagi. Isu spin off Flexi juga harus dapat diantisipasi oleh SEKAR dengan baik. Trisula yang terdiri dari POTS, Flexi dan Speedy harus lebih dicermati agar lebih survive. POTS mulai decline, Flexi dan Speedy tak kunjung dewasa, jadi harus dicermati.

Kinerja SBT sendiri yang target Revenue-nya 1,3 T memang mustahil dapat diraih di era yang sangat kompetitif ini. Apalagi dalam menutup tahun 2006 ini tinggal sisa sebulan lagi. Walau angka optimis telah kita rumuskan, namun itupun masih perlu ”extra efforts” dari kita semua. Atas usul SEKAR agar problematika kinerja SBT ini dikomunikasikan dalam forum feedback ternyata diterima Manajemen yang dalam waktu dekat ini akan menggelar forum dimaksud.*NURSIDIK*

DGM SBT Beri Pengarahan SATPAM/SAS


TAHUN 2006

DGM SBT Beri Pengarahan SATPAM/SAS

Seperti biasanya setiap Senin pagi para SATPAM selalu mendapat pengarahan, kali ini Senin (27/11) Deputy GM SBT, Sujito yang mengisi acara pengarahan ini di halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya. DGM dalam kesempatan tersebut didampingi oleh jajaran SAS SBT dan Kepala Unit Security PT. SPM Surabaya, I Ketut Adianto.

Materi utama dari arahan Deputy GM SBT adalah masalah SMK3 dan obsesi Telkom SBT dalam mempertahankan Sertifikasi Zero Accident dari RI-1. Masalah yang bersifat keterkinian di lingkungan TELKOM SBT dan sekitarnya di penghujung tahun 2006 juga disampaikannya, seperti musim hujan telah tiba yang diikuti dengan padamnya listrik PLN, gangguan Kamtibmas, dan sejenisnya diminta oleh Sujito agar dapat diantisipasi oleh para Security.

Sujito mengatakan, bahwa antisipasi keamanan menjelang pergantian tahun baru nanti harus sudah dilakukan mulai sekarang dengan selalu berkoordinasi dengan apara kepolisian, sehingga progress situasi terkini dari kepolisian dapat kita pakai sebagai acuan untuk antisipasi di lingkungan kita. Sebab dugaan-dugaan yang dilakukan polisi terhadap situasi terkini biasanya cukup akurat.

Kami dari manajemen dalam kesempatan ini pula menghaturkan terimakasih kepada jajaran SAS SBT yang telah mampu bekerja optimal dan professional, sehingga kondisi TELKOM SBT sampai saat ini masih baik, seluruh aktivitas dalam menggapai kinerja oleh para karyawan berjalan lancar. Partisipasi Tim SAS dalam mempertahankan Sertifikat ZERO ACCIDENT sangat diharapkan. Selamat bekerja dan bekerjasama, ucap Sujito mengakhiri. **NURSIDIK**

Telkom SBT Mengapresiasi Sukses CO FASTEL Bandara Juanda


TAHUN 2006

Telkom SBT Mengapresiasi Sukses CO FASTEL Bandara Juanda

Setelah sukses melakukan CO FASTEL (Cut Over Fasilitas Telekomunikasi) di Bandara Internasional Juanda Surabaya, jajaran TELKOM SBT mengadakan syukuran dan memberikan apresiasi kepada beberapa jajaran mitra kerja, termasuk kepada pihak Angkasa Pura (AP-II) Juanda, Jumat malam (24/11) di STO Waru-II atau STO Tropodo). Selain dihadiri jajaran TELKOM SBT, acara ini juga dihadiri oleh Senior Leader DIVRE-V, Mitra Kerja, Perwakilan Angkasa Pura dan seluruh jajaran terkait.

Acara syukuran ini menghadirkan Penceramah Ustadz Drs. H. Agus Romdhon Saputra yang dalam ceramahnya mengutarakan rasa appreciate-nya kepada jajaran PT. TELKOM yang setelah sukses dalam kegiatan CO FASTEL Bandara Internasional Juanda Surabaya berniat mengadakan syukuran dan terlaksana. Dengan adanya syukuran ini, InsyaAllah nikmat akan ditambah oleh Allah SWT dan PT. TELKOM senantiasa jaya dan selalu dalam LindunganNYA, paparnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana CO, Tri Agus dalam laporan singkat antara lain mengatakan, bahwa telah sukses melaksanakan CO FASTEL di Bandara Internasional Juanda Surabaya, sebanyak 1260 FASTEL terpasang dalam kondisi atau status oke/good. Walau dalam kondisi oke, namun dukungan emergency dan Back Up Facilities tetap menjadi prioritas, sebab menyangkut Security Plan. Maintenancenya Telkom saja, bukan yang lain (competitor : Red), kata Tri menirukan permintaan Pihak AP-II Juanda. Hadirinpun memberikan applause ! Tri mengakhiri laporannya dengan menyerahkan buku laporan sebagai Evident CO FASTEL Bandara Internasional Juanda kepada Deputy GM SBT, Sujito.

Disisi lain, Deputy GM TELKOM SBT, Sujito atas nama manajemen dalam kesempatan sambutannya, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya CO FASTEL Bandara Juanda ini. Kita telah berhasil membentuk Tim yang Solid, tanpa Tim yang Solid, maka rasanya sangat susah menghasilkan yang terbaik kepada Corporate Customer kita, yaitu pihak AP-II.

Ini adalah prestasi luar biasa, kita telah bekerja bagus 24 jam sehari hingga peresmian oleh SBY, Presiden RI dan berhasil lancar. Kita telah berikan yang terbaik kepada Bandara Juanda sebagai Corporate Customer kita, dan kita telah realisasikan, bahwa Pelanggan memang benar-benar Raja. GM SBT yang berhalangan hadir titip pesan, bahwa beliau sangat surprise dengan Arek-Arek SBT yang memiliki semangat dan sinergi luar biasa, kata Sujito menirukan pesan GM SBT.

Sedangkan SM Access Network Planning And Performance, Efendi menegaskan, bahwa kegiatan CO FASTEL Bandara Internasional Juanda Surabaya ini ada 2 kepentingan yang sama urgent, yakni : 1. Pelayanan Pelanggan Corporate dan 2. Pelayanan terhadap RI-1 saat peresmian. Alhamdulillah, TOTAL TEAM rekan-rekan SBT dan seluruh jajaran terkait memang terbukti luar biasa.

Bahkan Manajemen DIVRE-V menilai, bahwa ini merupakan TOTAL SOLUSI melawan competitor yang “rohnya” memang sudah ada di Bandara Internasional ini. Tak berkelebihan kalau EGM DIVRE-V, Nanang Ismail Kosim atau “Sang Panglima” mengawal ketat, bahkan sering melihat kesiapan ke lokasi langsung, lanjut Efendi mengenang detik-detik peresmian. Terakhir, Efendi meminta kepada Manajemen SBT untuk segera mengusulkan FASTEL CONTINGENCY Bandara Juanda Baru agar pelanggan Corporate selalu puas dan tidak lari. Sebagai ucapan terimakasih, maka Efendi menyerahkan bingkisan tali asih kepada seluruh Mitra terkait.**NURSIDIK**

AP-II Juanda :”Kami Setia Kepada Telkom Selamanya”


TAHUN 2006

AP-II Juanda :”Kami Setia Kepada Telkom Selamanya”

Perjuangan TELKOM dalam memaintain pelanggan Corporatenya di Bandara Internasional Juanda memang tak sia-sia, pasalnya pihak Angkasa Pura-II Juanda yang diwakili Pak Didik saat acara syukuran pada hari Jumat malam (24/11) mengatakan dihadapan para Senior Leaders, bahwa pihaknya (AP-II : Red) akan setia kepada TELKOM untuk selamanya. Kami akan setia kepada PT. TELKOM untuk selamanya, kata Didik. Ucapan Alhamdulillah disusul applause menggema di lantai-2 STO WARU-2 yang dikenal juga dengan nama STO Tropodo karena lokasi STOnya ada di kompleks PERUMAHAN TROPODO.

Dalam kesan-kesannya, Didik mengakui bahwa Support dari PT. TELKOM memang luar biasa, untuk itu Didik atas nama Manajemen Angkasa Pura-II Juanda mengucapkan terimakasih. Saya tau, bahwa Telkom punya semua, jadi saya akan tetap setia kepada PT. TELKOM, paparnya. Memang di Bandara Internasional Juanda Baru ada beberapa Provider yang saling bersaing sejak Bandara Lama dulu.

Sementara itu rekan Hidayat selaku AM (Account Manager) mengisahkan tentang awal menangnya TELKOM DIVRE-V “bertarung” di Bandara Internasional ini. Saya dulu ditantang berani nggak melayani Angkasa Pura-II (AP-II) Juanda. Tantangan itu saya terima lantaran saya mantan Arek SBT yang saya tau pengorbanannya sangat excellent. Bagi saya Bandara Juanda adalah “Medan Perang” yang terbuka bagi Provider manapun untuk masuk.

Ditambahkan oleh Hidayat, bahwa pihak AP-II Bandara Juanda ini sangat Perfect, semua harus detil, oleh karena selama ini TELKOM lebih bagus, maka tak heran kalau TELKOMlah yang dipilihnya. Sinergi TELKOM SBT dan DIVRE-V merupakan POWER, apalagi lagi ditambah dengan TELKOMGroupnya. Kami optimis, bahwa AP akan menjadi mitra Telkom selamanya, kuncinya. *NURSIDIK*

Tuan Rumah PKB-III Di Makassar Selalu Committed-2U


TAHUN 2006

Tuan Rumah PKB-III Di Makassar Selalu Committed-2U

Seperti halnya pelaksanaan di Jakarta, maka pelaksanaan PKB-III SEKAR TELKOM putaran kedua di Makassar ini selalu dikawal oleh Tuan Rumah jajaran Pengurus DPW-VII Makassar beserta beberapa DPDnya. Ini menunjukkan, bahwa semangat Committed-2U untuk mensukseskan PKB-III sungguh luar biasa, apalagi Tim Perunding dari Manajemen sendiri juga telah bertekad yang sama, bahkan berobsesi agar PKB-III SEKAR TELKOM ini dapat dijadikan sebagai Benchmark bagi Serikat Karyawan dari perusahaan lain.

Tuan Rumah yang baru saja melakukan pengalihan pengelolaan Unit KSO setelah terjadi Buy-Out, selain mengawal ketat jalannya perundingan mulai materi konten hingga diskusi-diskusi dengan semangat kebersamaan dan kemitraan yang konstruktif, juga mengawal/menjamu para peserta dengan baik. Ketua DPW-VII sendiri tak canggung untuk menjadi driver, ini semua demi suksesnya acara yang merupakan hajat hidup para karyawan karyawati TELKOM.

Penyediaan transportasi ketika melakukan kegiatan spiritual, yaitu ziarah ke Makam Syech Yusuf tersedia sehingga berjalan lancar. Syech Yusuf merupakan ulama besar Sulawesi Selatan yang dibuang ke Pretoria, Afrika Selatan karena menggelorakan perlawanan kepada pemerintah kolonial Belanda yang kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah. Demikian juga saat perjalanan ke Masjid tertua dan melakukan sholat disana, serta ke museum sejarah.

Tuan Rumah setiap harinya selalu ”memasang” dua orang Pengurus sebagai LO (Liason Officier) saat berlangsungnya perundingan, siapa tau ada keperluan mendadak, enth soal gangguan teknis atau barangkali ada yang perlu dikoordinasikan dan lain sebagainya, maka LO ini dengan sigapnya mengakomodasi seusai keperluan. Dan Alhamdulillah berkat kerjasama yang bagus, PKB-III di Makassar ini hingga hari keempat berjalan mulus dan lancar. **NURSIDIK**

Senior Leader SBT Ikut Jualan, Kejar Target Akhir Tahun


TAHUN 2006

Senior Leader SBT Ikut Jualan, Kejar Target Akhir Tahun

Untuk mengejar target akhir tahun 2006 ini, maka segala daya dan upaya dilakukan. Jurus-jurus pamungkas dikeluarkan, yaitu Involve Everyone. Kali ini para Senior Leaders TELKOM SBT ikut berjualan, mulai dari GM sampai kepada para Manager di DATEL dan di CATEL. Walhasil, untuk posisi tanggal 22 Nopember 2006, para “Bos-Bos” ini telah melibas pasar, 5 Satuan Sambungan Flexi (SSF) berhasil dijual.

Teknik ini dinamakan “Teknik Berkesan Untuk Berjaya Dalam Pemasaran” seperti yang pernah dilakukan oleh beberapa GM Mc Donald. Cukup meluangkan waktu sejenak saat Working Around, ketemu kolega, ngobrol sana-ngobrol sini, maka terjadi transaksi penjualan itu. Teknik mempengaruhi calon pelanggan dapat dilakukan oleh para Senior Leaders SBT dengan cantik.

Ya, nyatanya para Senior Leaders tak mau kalah dengan para Marketers eksisting. Dengan latar belakang yang Based On Theory, ternyata para Bos mampu berbuat lebih, dan lebih memaknai tugas rutinnya. Manager Smarter adalah salah satu effort dalam menggoalkan target-target akhir tahun, sehingga mereka optimis untuk meraih performa yang The Best.

Inilah The Real Business TELKOM SBT ditengah-tengah ganasnya persaingan, yang terkenal dengan julukan Killed Or To Be Killed. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk dapat melumpuhkan pasar yang sangat kompetitif, agar dapat survive. Sebelumnya para Senior Leaders ini memang sudah banyak belajar How To Start Your Own Money Making, dalam hal ini untuk meraup Revenue.**NURSIDIK**

“Wording” Pasal Demi Pasal Dari PKB-III Dibahas Lagi


TAHUN 2006

“Wording” Pasal Demi Pasal Dari PKB-III Dibahas Lagi

Baik konten maupun redaksional (wording) pasal demi pasal, bahkan ayat demi ayat dari PKB-III SEKAR TELKOM kembali dibahas dan didiskusikan lagi pada hari ketiga, Rabu (22/11) setelah sehari sebelumnya perhatian masing-masing Tim Perunding baik dari SEKAR, maupun dari Manajemen tertuju kepada upacara kick-off integrasi Unit KSO VII ke TELKOM di Halaman Kantor DIVRE-VII, Jln. AP Pettarani 2-4, Makassar.

Masing-masing pihak dalam pembahasan ini menampilkan DRAFT. Jadi isi pasal per pasal dan ayat pe ayat dalam forum WORDING ini ada dua versi, yaitu versi DRAFT SEKAR dan versi DRAFT TELKOM, yang kemudian dikolaborasikan secara sinerjis melalui proses perdebatan yang pada gilirannya menghasilkan best-deal, disisi lain jika mengalami jalan buntu, maka dilakukan pending item.

Bantuan TELKOM kepada SEKAR sebesar Rp. 3.700,- pe anggota SEKAR per bulan secara Nasional untuk kegiatan operasional rutin dan insidentil SEKAR yang kebutuhannya akan diajukan oleh organisasi. Padahal sesuai Draft SEKAR bantuan yang diusulkan adalah sebesar Rp.10.000,-. Jangan sampai ada kesan seolah-olah SEKAR meminta-minta ke manajemen. Hal ini tegantung niat baik manajemen untuk membesarkan SEKAR atau sebaliknya.

Disisi lain bahkan SEKAR telah bertekad untuk menjadi mitra kerja manajemen secara konstruktif, maka diharapkan agar manajemen mau mengerti hal ini, yang tentu semangatnya adalah kemitraan. Sampai berita ini diturunkan, pembahasan WORDING masih berlangsung yang diperkirakan akan selesai pada hari Jumat (24/11). Yang menarik di hari ketiga ini ialah adanya sisipan acara, yaitu dari Majelis Pertimbangn Organisasi SEKAR (MPO) berupa presentasi soal DAPENTEL yang dipaparkan oleh Herry Khusaery.***NURSIDIK***

Kegiatan Spiritual SEKAR Disela-sela PKB-III Makassar


TAHUN 2006

Kegiatan Spiritual SEKAR Disela-sela PKB-III Makassar

Jajaran Tim Perunding PKB-III dari SEKAR yang dilaksanakan di Makassar menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan spiritual. Kegiatan ini dilakukan ketika ada waktu istirahat, sehingga manakala ada sedikit peluang selalu dimanfaatkan oleh beberapa Tim Perunding untuk melakukan kegiatan positif. DPW-VII Makassar selaku Tuan Rumah PKB-III selalu memfasilitasi para Pengurus dari ALL DPW dan DPP dalam kegiatan positif ini.

Pada hari Rabu (22/11) disela-sela waktu istirahat, maka kesempatan ini tak disia-siakan oleh beberapa jajaran Tim Perunding dari SEKAR TELKOM untuk melakukan kegiatan spiritual, yakni ziarah ke makam Syech Yusuf. Syech Yusuf merupakan ulama besar Sulawesi Selatan yang dibuang ke Pretoria, Afrika Selatan karena menggelorakan perlawanan kepada pemerintah kolonial Belanda. Dan kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah. Kemudian rombongan juga melakukan sholat di Masjid Tua Katangka yang merupakan masjid tertua di Sulawesi Selatan yang didirikan tahun 1603.

Bukan itu saja, sebab selain melakukan kegiatan spiritual, ada satu hal yang cukup membanggakan dari anak negeri ini, yaitu mengunjungi Museum “Balla Lompoa” di Sungguminasa, Gowa yang juga merupakan situs Kesultanan Gowa. Artinya, ialah mereka ingin mendapatkan value tersendiri dari museum yang merupakan sejarah yang terus tetap dikenang oleh para generasi muda penerus Bangsa.

Pemandu Museum “Balla Lompoa” sekaligus sebagai Juru Bicara, dalam kesempatan tersebut memberikan beberapa penjelasan kepada SEKAR TELKOM tentang Silsilah Raja Gowa, mulai pendiri kerajaan Gowa sampai dengan Sultan Gowa ke-16 yang tersohor menentang kolonialisme Belanda yaitu Sultan Hasanuddin. Peninggalan benda bersejarah juga tak lepas dari bahan sajian yang disajikan oleh Pemandu kepada SEKAR TELKOM, yang membuktikan betapa gigihnya para Pahlawan terdahulu melawan penjajah. Siapa tahu semangat juang para leluhur bangsa ini terus menjadi inspirasi generasi penerus**NURSIDIK**

Mengupas Prospek Bisnis Warnet


TAHUN 2006

Mengupas Prospek Bisnis Warnet

Lagi-lagi usaha untuk menggaet pelanggan baru dilakukan oleh para pakar marketer Kandatel Surabaya Timur. Kali ini dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dikemas dalam bentuk Talk Show mengupas prospek bisnis WARNET yang dilaksanakan di hotel ELMI Surabaya, Selasa 21 November 2006.

Suara decak kagum terdengar manakala salah satu pembicara menyampaikan bahwa bisnis Warnetnya bisa menghasilkan uang sampai 30 juta sebulan dan modal yang ditanamnya bisa kembali hanya dalam waktu 3 bulan.

Inilah daya tarik yang sengaja dipasang oleh panitia agar undangan yang terdiri dari para pelaku bisnis WARNET non Telkom, pengusaha WARTEL dan pemilik WARNET akses Telkomnet Instan bisa langsung mengambil keputusan untuk memasang Speedy sebagai sarana akses Internet dalam usahanya.

Kepiawaian panitia nampak sekali dari usaha menampilkan pembicara dalam Talk show yang terdiri dari para pelaku bisnis di dunia IT dan jajaran manajemen Telkom yang diramu agar bisa menjadi daya tarik yang bisa mensolusikan permasalahan dunia usaha WARNET.

Mereka adalah Pimpinan Tabloid Komputek yang mengupas prospek bisnis WARNET di masa depan, Ketua Asosiasi WARNET Korwil Surabaya yang menyampaikan sukses story usaha WARNETnya, kemudian pimpinan PT.Gratika sebagai salah satu perusahaan dibidang pendukung sarana IT yang dalam pengadaannya sangat customised, sehingga akan menjadi solusi bagi para calon pebisnis WARNET yang menemui kesulitan dalam hal pengadaan perangkat WARNET.


Tidak kalah pentingnya Manager Operasional Multi media area Surabaya juga memaparkan bahwa realibility Speedy masih lebih baik dibanding dengan operator lain yang ada di Indonesia.

Acara yang pesertanya tetap penuh dari awal sampai akhir ini langsung direspon oleh peserta dengan bertransaksi Speedy untuk WARNET mereka, karena banyak gimmick menarik yang ditawarkan oleh panitia. (AR)

Jumat, 15 Oktober 2010

Selamat Jalan Tamu-tamu Allah


TAHUN 2006

Selamat Jalan Tamu-tamu Allah


Rabu, 22/11 pukul 10.00 wib, Suasana lantai IV gedung OPMC Kandatel Surabaya Timur pagi ini tampak lebih hangat dari sebelumnya, hal ini dikarenakan kehadiran para calon jemaah haji baik dari karyawan maupun pensiunan yang hadir dan berbaur untuk mendengarkan wejangan dari KH Zaki Abdullah dari ponpes Aliklas Bureng Surabaya dan pada kesempatan tersebut hadir juga GM dan para manager Telkom Surabaya Timur.
Pada kesempatan tersebut GM KANDATEL Sbt menyerahkan cindera mata dan dalam sambutannya berpesan supaya beribadah yang tenang, bersikap yang sabar serta menjaga kondisi kesehatan karena cuaca disana berbeda dengan cuaca di Indonesia.

Kemudian beliau juga mendoakan semoga menjadi haji mabrur yang pahalanya tidak lain hanyalah masuk surga, serta dapat mempertahankan kemabrurannya. Dalam ceramah agamanya KH Zaki Abdullah menyampaikan akan pentingnya memiliki bekal Taqwa dan bekal sifat sabar yang berlebih ketika menjalani Ibadan Haji agar menjadi Haji yang Mabrur, karena tidak sedikit yang tertolak pahala hajinya. Janganlah menjadi haji tomat yaitu waktu melaksanakan haji ibadahnya taat dan sering bertobat tapi sekembali dari haji kelakuannya kembali kumat.

Selanjutnya usai acara dilanjutkan dengan bersalam-salaman dan acara ramah tamah
Adapun calon jemaah haji dari KANDATEL Surabaya Timur berjumlah 34 peserta yang terdiri dari pegawai, pensiunan beserta istri dan suami.

Selamat jalan tamu-tamu Allah SWT semoga menjadi haji mabrur.
”labaik Allohuma Labaik, labaika laasyarikalaka labaik.............”
**igor2006*

Perundingan “PKB FASKES” Putaran Ke-2 Di Makassar


TAHUN 2006

Perundingan “PKB FASKES” Putaran Ke-2 Di Makassar

Perjanjian Kerja Bersama Ke-3 (PKB-III) pada hari pertama, Senin (20/11) antara SEKAR Telkom dan Manajemen pada putaran kedua telah berlangsung di Singgasana Hotel Jln. Kajaolalido 16, Makassar Seperti halnya putaran pertama di Jakarta, suasana putaran kedua ini berjalan saling penuh pengertian, diskusipun berjalan secara alami, sehingga kedua belah pihak berharap putaran kedua ini selancar seperti putaran pertama.

Panji Darmawan mewakili Tim Perunding dari Manajemen mengatakan, bahwa putaran kedua ini bersifat diskusi oleh POKJA (Kelompok Kerja) terhadap beberapa “Pending Items” dalam upaya mendekatkan persepsi tanpa ada ”Ketuk Palu” atau “Decision”, sebab untuk yang satu ini akan dilakukan di Balikpapan saat Pleno nanti pada tanggal 29 Nopember 2006. Panji juga setuju kalau PKB-III ini dinamakan PKB FASKES (Fasilitas Kesehatan) seperti yang diusulkan SEKJEN SEKAR, Wisnu Adhi.

Perlu dijelaskan, bahwa sesuai IPO /penawaran saham perdana Telkom Nopember 1995 mempersyaratkan, bahwa karyawan yang direkrut setelah Nopember 1995 tidak lagi mendapatkan FASKES setelah ybs pensiun, artinya ketika pensiun, ybs dan keluarganya sudah tidak lagi mendapatkan pelayanan kesehatan dari YAKES. Kondisi ini juga dialami oleh karyawan yang diterima sebelum IPO TELKOM 1995, namun masa kerjanya sampai saat ini kurang dari 20 tahun. PKB-I mengamanatkan adanya pemberian santunan asuransi kesehatan yang sudah direaliasikan sejak tahun 2003, sementara PKB-II lebih meningkat lagi dengan azas kesetaraan bagi karyawan kategori diatas. Dalam PKB-III ini SEKAR Telkom berharap dalam azas kesetaraan ini, santunan asuransi kesehatannya lebih realistis dan sesuai dengan kebutuhan saat ini, mengingat tidak banyak Provider Asuranasi yang memberikan layanan kesehatan pasca pensiun seperti halnya Yakes Telkom.

Dikatakan Wisnu, bahwa FASKES bagi karyawan dan keluarganya yang tidak mendapat pasca pensiun selama ini tidak ter-treatment oleh Yakes, walau sudah diusulkan pada PKB-I dan PKB-II. Jadi PKB-III ini merupakan momentum untuk meng-goal-kannya, bahkan menjadi isu utama. Dijelaskan, bahwa kalau PKB-I dulu dinamakan sebagap “PKB 2 MP”, sedangkan PKB-II dinamakan “PKB BPK”, maka PKB-III ini adalah “PKB FASKES”, sehingga masing-masing memiliki “kemasan atau icon” yang gampang diingat. Wisnu berharap agar POKJA ini efektif dengan semangat memahami persoalan menyongsong perundingan berikut di Balikpapan.

Tim Perunding dari Manajemen dalam kesempatan ini menunjukkan keinginannya untuk turut memperjuangkan masalah FASKES yang saat ini memang sedang dilakukan perhitungan aktuarianya oleh Aktuaris, InsyaAllah sudah selesai pada 1 Desember 2006, papar Panji. Kita harus meyakini perhitungan Aktuaris, setelah selesai dan semua data tersedia, maka Fungsional yang akan memperjuangkan, bukan SEKAR, karena ini merupakan problem kita semua, tambahnya. Penegasan ini disambut tepuk tangan oleh Tim Perunding dari SEKAR.

Setelah Break ISHOMA Maghrib, acara dilanjutkan dengan diskusi tentang masalah susunan redaksional pasal per pasal atau WORDING. Ketika memasuki area yang berkaitan dengan masalah hukum, maka sempat terjadi perdebatan cukup sengit, namun inipun tak berlangsung bertele-tele ketika ada seorang rekan yang menyela, agar menyelesaikan dulu persoalan yang ringan-ringan dulu, sehingga sesuai scenario, WORDING ini berjalan lancar dan efektif. **NURSIDIK**

Kamis, 14 Oktober 2010

Menguji Mental Wirausaha Calon Mitra Binaan TELKOM SBT


TAHUN 2006

Menguji Mental Wirausaha Calon Mitra Binaan TELKOM SBT

Kali ini Reporter berkesempatan mengikuti perjalanan Tim Survei Calon Mitra Binaan (MB) TELKOM SBT sehari penuh, Jumat (17/11) untuk melakukan liputan langsung di lapangan. Para Calon MB ini bila dinilai layak, maka akan dikabulkan permohonannya oleh TELKOM CDC. Para Surveyor yang terdiri dari Kusharjito (Ketua) dan Tamim (anggota) mengajukan berbagai pertanyaan sekaligus menguji mental wirausaha (enterpreunershi).

Adalah Pak Askad yang mantan pegawai PEMDA Mojokerto (Bagian IRWIL) setelah pensiun, kini menekuni bisnis barunya dengan membuka usaha WARTEL dan Café ITALIAN ICE CREAM di Jln. R. Wijaya No 17-BB, Mojokerto. Nama Wartelnya adalah WARTEL WIJAYA. Walau usian sudah berkepala 6, Pak Askad masih saja ulet menekuni bisnis yang satu ini.

Untuk WARTEL sendiri hasilnya memang lumayan, sebab ia memilih lokasi yang tepat di tepi jalan raya yang ramai (untuk ukuran kota Mojokerto), dekat Rumah Sakit, Sekolahan, dekat kompleks perumahan dan Kantor Pemerintahan. Ketika Reporter melihat langsung memang lumayan yang melakukan pembicaraan di WARTEL, ada pelajar, ada juga ibu rumahtangga. Sedangkan untuk Café “Italian Ice Cream” buatannya sendiri, selain dijual di WARTEL, juga memasok kebutuhan PEMDA jika memerlukan dan tentu jika ada acara, sehingga Pak Askat kalau menerima pesanan yang cukup besar, ia kesulitan dana awal, apalagi ia mempekerjakan 12 orang yang harus diberi upah kerja.

Rasanya enak, tak kalah dengan Ice Cream Merk WALLS dan merk lain yang sudah Branded. Harganyapun mampu bersaing cukup significan. Semoga dari hasil wawancara dari para Surveyor TELKOM CDC SBT, permohonannya dapat dipenuhi agar dan menjadi partner Telkom CDC dengan harapan dapat SURVIVE lebih berkembang, dan pegawainya tetap dapat bekerja yang sekaligus dapat mengurangi angka pengangguran. Demikian reportase singkat saat mengikuti tim Surveyor. Ikuti reportase berikutnya yang masih soal perjalanan Tim Surveyor TELKOM CDC SBT. **NURSIDIK**

SEKAR DPW-V Dan SEKAR DPD Malang Bantu Janda Pensiunan


TAHUN 2006

SEKAR DPW-V Dan SEKAR DPD Malang Bantu Janda Pensiunan

Siang tadi, Kamis (16/11) waktu istirahat, Ketua DPW-V (Budhi Prastyo) dan Ketua DPD Malang (Thomas Sabarudin), serta Pengurus P2TEL mengunjungi salah seorang pensiunan di Jl. Sawo Kepanjen. Kunjungan dimaksudkan untuk memberikan sumbangan kepada Ibu Sritati, janda pensiunan Telkom, Bapak Harijoto NIK : 250009. Ibu Sri baru ditinggal suaminya pada bulan Desember 2005, dengan meninggalkan 5 orang anak.

Satu orang anak di Jakarta, 2 orang lulus SMA sekarang sedang mencari pekerjaan,
dan dua orang putri masih sekolah di SMA Islam KPN dan SMP Sumberpucung. Pada hari Senin 13/11 yang lalu, Ibu Sri mengalami musibah, rumahnya roboh sebagian, genteng hampir separo jatuh sehingga menjadi terbuka. Guna memperbaiki rumahnya Ibu Sri datang ke BRI dengan maksud mau pinjam uang sebesar 5 juta rupiah.

Petugas BRI minta persyaratan ada surat dari P2TEL, dikarenakan pinjaman yang bersangkutan di BRI masih banyak. Bertempat di ruang P2TEL lantai 7 KANDATEL Malang, Ibu Sri menemui pengurus yang sedang piket. Kemudian ditemukan dengan Ketua DPW V. Ibu Sri menyampaikan butuh uang dua juta untuk perbaikan rumahnya. Kemudian sepakat untuk segera diberikan bantuan sebesar dua juta rupiah ke ibu Sri, sedianya menggunakan uang kas P2TEL dulu untuk kemudian akan diganti oleh SEKAR.

Hari Selasa tim P2TEL mengunjungi rumah Ibu Sri, dan didapat laporan plus foto-foto yang menggambarkan kondisi rumah Ibu Sri. Sebagai wujud empati dan simpati Sekar berupaya cepat mengumpulkan dana. Alhamdulillah tadi pagi terkumpul 5 juta rupiah, dari Baziskaf Malang, Sekar DPW V, Sekar DPD ML dan rekans Unit Jaringan. Untuk kemudian siangnya diserahkan kepada Ibu Sri.

Dari hasil kunjungan diperkirakan kebutuhan untuk perbaikan rumah membutuhkan dana sekitar 10 jutaan rupiah. Jadi masih kurang 5 juta rupiah lagi. Kami dari Pengurus SEKAR DPW-V dan DPD Telkom Malang mengetuk hati rekan-rekan semua untuk membantu menambah kekurangan tersebut, agar Ibu Sri janda pensiunan Telkom dapat menempati rumahnya dengan layak.**NURSIDIK**

Jajaran ”VAS” SBT Perluas Penetrasi Dan Menggebrak Pasar Tuntaskan Target Setahun

TAHUN 2006

Jajaran ”VAS” SBT Perluas Penetrasi Dan Menggebrak Pasar Tuntaskan Target Setahun

Untuk memperluas penetrasi sekaligus menggebrak pasar, perlu tambahan kekuatan tenaga sales (Sales Force). Para Sales Force (SF) ini akan dikerahkan dengan kekuatan penuh, agar TELKOM SBT mampu menembus batas target di akhir tahun yang sisa 1 (satu) bulan lagi. Pengerahan tenaga SF ini dikomandani oleh Rohadiyanto dari Tim Data VAS (Value Added Service). Sebelum “bertempur” setiap tenaga SF dibekali ilmu dan strategi. pada hari Kamis (16/11) bertempat di samping Timur Gedung OPMC SBT.

Para tenaga SF dibekali pengetahuan tentang produk (product knowledge), keahlian menjual (selling skill) lengkap dengan program Pemasaran Speedy. Rohadiyanto mengatakan kepada para SF, bahwa melihat kondisi pasar yang semakin kompetitif saat ini, maka para Pasukan Sales harus mampu menggebrak sekaligus menaklukkannya dengan cara yang elegant. Selling Skill yang sudah didapat agar diimplementasikan secara sporadic, agar kompetitor panik.

Para competitor memiliki “Expect More”, maka jurusnya ialah, bahwa kita harus lebih “More” dari competitor tersebut dalam berbagai segi, baik dari sisi layanan, kualitas produk, harga, discount policy, serta teknik promo yang lebih atraktif. Kita harus mampu mengadop strategi beberapa perusahaan jasa yang sudah professional dan yang sudah “High Perform” dengan beberapa referensi secara konseptual yang sudah kalian dapat, tambahnya.

Masih banyak peluang untuk meningkatkan Market Share, jadi jangan pesimis dalam menghadapi ganasnya pasar. Sampai detik ini pelanggan masih loyal ke Telkom, hal ini dapat dilihat pada Potret Market Share, dimana porsi untuk Telkom masih mendominasi pasar. Potret ini yang harus kita pertahankan, dan kita kembangkan penetrasinya lebih luas lagi dengan beberapa gebrakan, sehingga competitor bingung atau panik.**NURSIDIK**

Speedy Marketing Power TELKOM SBT Lakukan “Show Of Force”


TAHUN 2006

Speedy Marketing Power TELKOM SBT Lakukan Show Of Force

Jajaran VAS (Value Added Service) TELKOM SBT akan “all-out” menggelar pemasaran habis-habis sampai akhir tahun ini. Beberapa “simpanan” strategi yang telah didisain kemudian langsung di “push-out” dan diimplementasikan, salah satunya melakukan “Show Of Force” dengan menggelar Pameran Speedy di jantung kota, yaitu di Sinar Shopping Center, Jemursari, Surabaya. Penggelaran produk Speedy ini berlangsung cukup lama, yaitu mulai tanggal 15 hingga 21 Nopember 2006.

Beberapa formula dan strategi pemasaran Speedy yang memiliki power (Marketing Power) tak tanggung-tanggung diimplementasikan di pasar yang kompetitif secara marathon. Tak gentar dengan para competitor/provider lain dan dengan penuh percaya diri, maka pameran ini setiap hari mampu menghasilkan capaian transaksi 5 SSS. Capaian produk yang sudah “Branded” ini diprediksi akan terus bertambah, sebab para pengunjung sudah banyak yang mengetahui beberapa keunggulan Speedy disbanding yang lain.

Pameran yang sekaligus sebagai ajang Direct Selling dan Media Promo ini bertajuk “GREAT 4 U” dan setiap harinya dikunjungi oleh para komunitas pengguna internet, baik bagi kalangan muda, mahasiswa dan pebisnis. Selain itu pameran ini diyakini akan memacu penetrasi penjualan Speedy dalam rangka mengamankan target LIS Speedu sampai dengan akhir tahun 2006.

Model penetrasi, penjualan dan promo yang ALWAYS MOVES AWAY garapan jajaran Arek-Arek Telkom Surabaya Timur ini diyakini pula sebagai MARKETING POWER atau yang memiliki MAHADAYA, kendati para competitor juga selalu melaju dengan cepat, namun terbukti TELKOM masih ONE STEP AHEAD. **NURSIDIK**

TELKOM SBT Akan Ajukan Zero Accident Ke Menteri


TAHUN 2006

TELKOM SBT Akan Ajukan Zero Accident Ke Menteri

Untuk mempertahankan gelar Zero Accident (Kecelakaan Nihil) yang penghargaannya berupa sertifikat dan diserahkan telah langsung oleh Presiden, maka untuk tahun 2006 ini jajaran TELKOM SBT berobsesi untuk mempertahankan sertifikat tersebut. Persiapan telah dilakukan, dan dokumen evidence telah diserahkan kepada DISNAKER Jawa Timur, kata Subeki selaku Officer SMK3 TELKOM SBT kepada Reporter sambil menunjukkan dokumen yang akan diserahkan ke DISNAKER, Rabu (15/11).

Jadi hirarchisnya adalah melalui DISNAKER setempat dulu, yang kemudian akan dilakukan audit/assesment atau pengujian dan pembuktian, setelah itu bila lulus, maka hasilnya akan diteruskan ke Menteri / Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI di Jakarta, kata Beki. Assessment pengujian akan dilakukan pada tanggal 23 Nopember 2006 oleh Tim Ahli DISNAKER JATIM, tambahnya.

Untuk sertifikat yang telah diterima, tertulis bahwa dalam kurun waktu 2.822.052 jam karyawan tanpa kecelakaan kerja yang mengakibatkan kehilangan waktu kerja terhitung sejak tanggal 01 Desember 2002 sampai dengan 30 Nopember 2005. Manajemen tetap yakin mampu mempertahankan untuk periode berikutnya untuk pergi ke Istana Negara lagi.

Berdasar berkas-berkas evident dan dokumen SMK3, maka kasus kecelakaan kerja memang Nihil, bahkan jajaran SBT mengisinya dengan latihan penganggulangan bila terjadi kecelakaan kerja atau kebakaran dan sejenisnya, sehingga manajemen berharap untuk mengajukan lagi ke Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. **NURSIDIK**

Peresmian Bandara Oleh SBY Sukses, ... Infrastruktur Lancar


TAHUN 2006

Peresmian Bandara Oleh SBY Sukses, ... Infrastruktur Lancar

Yang paling dag-dig-dug saat peresmian Bandara Internasional Juanda Surabaya, Rabu (15/11) oleh Presiden RI, Susilo Bambang Hudoyono (SBY) didampingi Ibu Negara adalah para Provider yang memasang infrastruktur telekomunikasi dan data atau infocom, sebab kalau terjadi “trouble” tentu sangat memalukan semua pihak termasuk dunia internasional. Tapi Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan sukses.

Persiapannya memang cukup lama, bahkan sempat di SIDAK oleh MENHUB, Hatta Rajasa yang menerima laporan ada 29 item yang belum siap, maka tak heran kalau waktu itu masih semrawut. Dari sisi TELKOM sendiri sih memang sudah siap 100 %, jadi tak ada masalah, namun demikian sempat juga dag-dig-dug alias sport jantung. Sehari jelang peresmian ketika di SIDAK lagi ternyata semuanya sudah beres.

TELKOM memang selalu terdepan dalam penyiapan infrastruktur, sehingga ketika sebelum, saat peresmian dan sesudah peresmian tetap dalam kondisi OK. Presiden RI, SBY dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa, mahalnya investasi infrastruktur dan ketersediaan lahan kendala utama pertumbuhan Bandara Udara di daerah. Khusus untuk daerah potensial penyiapan dan pembangunan infrastruktur moda udara tidak dapat ditunda lagi. Pengembangan Bandara Juanda mempunyai nilai strategis dalam mengembangkan moda transportasi udara di tanah air termasuk kota-kota di kawasan timur Indonesia.

Dengan usainya peresmian yang lancar ini, menunjukkan bahwa DIVRE-V telah merealisasikan komitmennya dalam menyiapkan infrastruktur telekomunikasi terpadu di Bandara yang bertaraf Internasional ini. Adapun infrastruktur yang telah disiapkan TELKOM DIVRE-V diantaranya penyediaan jaringan fastel 1.020 satuan sambungan untuk komunikasi voice dan data. Infrastruktur tersebut sangat mencukupi untuk semua kebutuhan layanan telekomunikasi Bandara Baru ke depan, mengingat jumlah fastel existing saat ini baru terpakai sebanyak 428 satuan sambungan, atau 40% dari total kapasitas terpasang. **NURSIDIK**

Pesona Negeri Singa

TAHUN 2006

Pesona Negeri Singa

Singapura yang juga dikenal sebagai Negara multi etnins tanpa disadari telah membawanya menuju keberagaman yang mempesona. meski tergempur dengan nilai modern dn globalisasi, setiap etnis masih memegang tegus budaya dan nilai religinya masing-masing.

Buktinya, pada bulan September dan oktober lalu, berturut-turut 3 hari raya dari etnis berbeda dirayakan dengan keunikan tersendiri. tak lain adalah Deepawali yang dirayakan oleh umat Hindu, Mid-Autumn Festival oleh komunitas Tinghoa, dan perayaan Idul Fitri yang dirayakan di masing-masing distrik etnis.

Keberagaman tersebut pulalah yang kini menjadi magnet bagi wisatawan dari Negara tetangga untuk berkunjung ke negeri singa ini. tidak ketinggalan pula di penghujung tahun ini, tepatnya sejak tanggal 11 Nopmebr 2006 hingga 2 Januari 2007, diselenggarakan festival menyambut hari raya natal, yaitu Christmas in the tropics.

Kemudian salah satu event special di tahun ini adalah pertunjukan Opera Notre Dame de Paris di Singapore Indoor Stadium selama periode 3-19 Nopember. Singapore memang selalu hidup, apalagi di orchad road salah satu pusat belanja terbesr di kawasan asia. Beberapa toko di sepanjang orchad road buka hingga tengah malam, khususnya pada hari jumat di minggu terakhir setiap bulannya.

Toko-toko tersebut rata-rata berada di Scotts Junction Area, antara lain Tangs, Wisma Atria, Apple Centre@Orchad dan Borders di Wheelock Place, That CD Shop di Pacific Plaza, serta Kiehls dan Body Shop di Scotts Shopping Centre. Beberapa tempat juga memberi penawaran khusus, seperti di Wism Atria yang memberikan voucher belanja sebesar 20 dolar Singapura dengan minimum pembelian 150 dolar Singapura.


Cara lain untuk menikmati malam bermandikan cahaya di kawasan ini adalah menggunakan Hippo Bus. Selama 30 menit penumpang yang duduk diatas bus bertingkat dengan atas terbuka ini akan menikmati pemandangan kota yang berbeda dan memberi sensasi tersendiri.

Selain memanjakan setiap wisatawan dengan pemandangan eksotis di penghujung tahun, Singpaura juga dikenal dengan armada pelayarannya yang memberikan petualangan wisata baru dan unik. Hal ini tak lepas dari posisinya yang strategis, sehingga mengantarkannya menjadi salah satu gerbang wisata internasional, antara lain melalui kapal pesia Star-Cruise. Sejak tahun 1993, operator pelayaran terbesar ketiga di dunia inipun menjadi pionir dengan membuka rute pelayaran mengelilingi Asia Pacific.

Saat ini terdapat rute pelayaran baru yang mengarungi Laut Mediteranian menuju Mumbai, India, yang diberi nama Super Star Libra. Dengan Super Star Libra, setiap penumpang akan dibawa mengarungi belantara lautan dan menikmati petualangan baru menuju tempat-tempat eksotis, seperti Goa dan Lakshadweep.

Kapal pesiar innipun telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas berkualitas yang memberi jaminan akan relaksasi dan kenikmatan bagi penumpang selama berada diatas air. Diantaranya adalah fasilitas hiburan, seperti pertunjukan musuikal dan tersedianya 8 buah restoran dan bar untuk menghabiskan malam bersama keluarga.

Selain itu tersedia pula fasilitas olahraga dan kecantikan, yang dapat mengisi waktu luang saat dalam perjalanan. Tak mudah untuk menggambarkan sensasi yang didapat melalui perjalanan ini. Seluruh alam seakan bersatu merayakan sebuah petualangan baru ketika wajah tertepa hembusan angin dan tubuh yang menari mengikuti liukan gelombang laut.***NURSIDIK***

Ada Layanan TelkomGroup Di Bandara Juanda


TAHUN 22006

Ada Layanan TelkomGroup Di Bandara Juanda

Keberadaan layanan Telkom Group di Bandara Internasional Juanda yang baru diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (15/11) merupakan jawaban atas kepedulian (Careness) TELKOM terhadap para Customernya. Lokasinya strategis di Gerbang Bandara Internasional, tempat lalulalangnya komunitas penghuni dunia ini (masyrakat penghuni bumi internasional), sehingga kualitas layanan memang harus prima, tak boleh memalukan masyarakat internasional.

Pelayanan yang benar-benar prima di Bandara Internasional ini akan mampu menebarkan citra dan performa positif, sehingga Customer Loyalty dan Customer Intimacy dapat diwujudkan secara kongkret. Customer Service Is A Bottom Line Strategy, sehingga ia memang harus ditempatkan pada tempat yang lebih proporsional. Disinilah citra Telkom dipertaruhkan, jangan sampai kalah dengan kompetitor yang juga berlomba di Bandara, dan yang bisanya hanya “cari muka” saja.

Layanan Telkom-G di Bandara Juanda ini diresmikan oleh Deputy EGM DIVRE-V, Husni Thamrin sesaat setelah menghadiri peresmian Bandara oleh RI-1. Didampingi oleh Joni Santoso GM UCC Divre V, Ketut Gawe GM Indonusa Telkom Vision Surabaya area, DGM SBT Sujito, Deputy EGM DIVRE-V melihat fasilitas Layanan Telkom Group yang berada di Lokasi Terminal Kedatangan (Arrival) Internasional.

Layanan Telkomgroup yang menempati ruang seluas 70 m2 ini merupakan wajah baru sejak beroperasinya Outlet Telkom Group mulai Bulan April 2006 yang semula di terminal kedatangan Bandara lama. Layanan Telkom group yang persiapannya dibesut hanya sehari oleh Jajaran DATEL SBT bekerjasama dengan UCC dan RO Multimedia, saat ini dilengkapi Lounge Tamu untuk pengunjung berikut fasilitas TELKOM Hot Spot, ini memberikan layanan excellent bagi pengguna jasa Telkomgroup di Bandara Juanda Baru.

Layanan yang disiapkan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pelanggan maupun publik yang berada di Bandara Juanda Baru ini meliputi :
1. Counter layanan produk Telkom.
2. Counter penjualan produk Telkom group.
3. Demo produk Speedy menyusul nantinya untuk produk Telkomsel dan Infomedia.
4. Lounge bagi tamu pengunjung.

"Idealnya memang lokasi layanan ini berada di lokasi ruang tunggu keberangkatan dan ini sedang dipersiapkan untuk diusulkan kepihak pengelola Angkasa Pura I, sehingga pemanfaatan fasilitas ini lebih maksimal". Selanjutnya akan juga dilengkapi dengan fasilitas Bisnis Center berupa mesin Fotocopy, dan Fax yang disiapkan untuk keperluan pengunjung sekaligus meraih peluang bisnis di lokasi Bandara Juanda. " Insya Allah dalam waktu dekat ini dapat segera terealisir ". **NURSIDIK**

FINANCE AREA V BERGERAK CEPAT….!


TAHUN 2006

FINANCE AREA V BERGERAK CEPAT….!

Dalam rangka menghadapi dan merespon hasil remediasi dari Internal Control COSO SOA serta Eksternal Auditor yang akan melakukan tugasnya atas laporan Keuangan Tahun 2006 maka selain kerja cerdas, kerja cepat dan kerja akurat, kemampuan fisik dari personil Finance Center Area V pun harus dipersiapkan. Untuk persiapan hal tersebut diatas maka personil FC Area V dan didukung oleh personil bidang lainnya bergerak cepat dengan menjadi peserta beregu dari lomba gerak jalan perjuangan Mojokerto-Surabaya.

Gerak jalan Mojokerto-Surabaya yang akan berlangsung pada hari Sabtu 18 November 2006 nanti merupakan kegiatan yang sangat menarik perhatian dan sangat di tunggu tunggu oleh segenap warga Jawa Timur. Hal ini pun tidak luput dari perhatian rekan rekan di Finance Center Divre V, perhatian dan ketertarikan itu diwujudkan dalam keikut sertaan sebagai peserta Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto Surabaya tersebut.

Ketertarikan ini berawal dari keisengan salah satu personil FC Imam Tri Agus dalam membawa formulir pendaftaran dan mengajak rekan yang lainnya dengan satu tujuan…..”refrehsing sambil cuci mata”, dan ternyata keisengan ini ditanggapi dengan sangat bersemangat dan serius dan diwujudkan dalam ke ikut sertaan sebagai peserta Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto Surabaya tersebut.

Meskipun Bergelut dengan SAP, para Auditor dan berpacu dengan CSA IC Coso SOA setiap hari rupanya tidak mampu mengikis semangat berolah tubuh dari personil FC. Maka Team Finance Center yang diprovokasi dan dikomandani oleh Imam Tri Agus berkekuatan 16 anggota dengan NIK antara 53 s/d 64, dan didukung juga oleh 1 anggota dari Marketing and Sales, 1 dari HRC,1 dari IAG RO V,1 dari P & BP, sudah terdaftar sebagai peserta dengan nomor urut 386.

Team ini dengan semangat yang menyala nyala sudah melakukan 4 kali latihan dengan rute perjalanan Pacet-Mojosari, Mojosari-Pacet, Pacet-Krian dan terakhir Citra Raya-Ketintang, jarak yang sudah mampu ditempuh +/- 20 km dalam waktu 3 jam. Kegiatan lain yang diadakan dalam rangka membangun kebersamaan dan soliditas team adalah dengan suatu permainan yang bertujuan mengenal rekan satu team dari suara dan postur tubuh dalam kegelapan, semangat yang patut diacungi jempol menunjukkan bahwa team ini sudah siap berlomba.

Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh OSM dan para OM FC Area V dan tidak ketinggalan karyawati FC juga ikut dalam memberikan spirit dan terutama konsumsi dan akomodasinya. Dalam membangun team work yang solid perlu kesatuan hati, satu tujuan, dan keserasian langkah maka prestasi bukan lagi menjadi impian tapi dapat diwujudkan. Inilah wujud The TELKOM Way 135, TELKOM..Go-Go-Go, TELKOM-Fight-Fight-Fight, TELKOM : Win-Win-Win. (Emty)

Desember 2006, CDC SBT Akan Kucurkan Dana 3,5 M


Desember 2006, CDC SBT Akan Kucurkan Dana 3,5 M

Bersama tumbuhkan taraf hidup kita. Mempersempit jarak yang ada ditengah kita. Adalah salah satu agenda Pemerintah saat ini. Masih ada yang miskin, masih ada yang menganggur, masih ada yang belum bisa sekolah, masih ada yang sulit berobat, dan,...masih ada daerah tertinggal. Kita harus percaya mampu mengatasi hal ini. Mari berpacu membangun negeri Indonesia.

Hal tersebut diatas merupakan himbauan pemerintah, yang kemudian dijabarkan oleh perusahaan BUMN di negeri ini. Untuk Telkom sendiri menjabarkan dalam bentuk TELKOM CDC (Community Development Center), lebih manis lagi disebut sebagai Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang selama ini sudah menunjukkan kinerjanya.

ASMAN PKBL SBT, Kusharjito ketika mengikuti acara Silaturahmi P-135 di lantai-5 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya, Rabu (15/11) antara lain mengatakan, bahwa direncanakan pada bulan Desember 2006 ini CDC TELKOM SBT akan mengucurkan dana kepada Mitra Binaannya lebih kurang sejumlah 3,5 M. Sebelumnya telah dilakukan survei untuk menyeleksi calon Mitra Binaan terpercaya.

TELKOM CDC merupakan langkah kepedulian sosial yang selaras dengan program GCC (Good Corporate Citizenship) yang berupaya meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan nilai tambah pada komunitas/masyarakat yang gencar dilaksanakan TELKOM SBT khususnya, dan DIVRE-V umumnya. Syamsuddin dari Telkom CDC DIVRE-V saat mencocokkan data binaan di TELKOM SBT bahkan mengatakan, bahwa pengelolaan TCDC DIVRE-V telah dinilai terbaik oleh Corporate, untuk itu telah menerima Rewards.***NURSIDIK***

Bule Coba Speedy Di Bandara Internasional Juanda


TAHUN 2006

Bule Coba Speedy Di Bandara Internasional Juanda

Sejak dibukanya layanan Telkom Group di Lokasi Terminal Kedatangan Internasional, Rabu yang menempati Blok I-1 2 Bandara Juanda, ternyata sudah mampu menarik perhatian pengunjung Bandara. Telkom memang memiliki daya tarik tersendiri ketimbang kompetitor, dimana ini merupakan modal untuk terus berani bersaing, apalagi persaingan semakin ganas, bahkan brutal.

Tak urung tercatat Harry Sugiri, Msc, KADIS Perhubungan Propinsi JATIM yang menyempatkan menengok persiapan jajaran SBT sehari sebelumnya serta saat peresmian, diantaranya juga ada Hari Subagyo, Protokol Gubernur Prop Jatim dan Nasrudin Wartawan senior Jawa Pos yang menyisihkan waktu sibuknya berkunjung dan ngobrol santai bersama Manager Customer Care SBT di Lounge tamu usai menghadiri undangan Peresmian Bandara Juanda.

Yang menarik lagi, baru sejam dibuka layanan ini sudah banyak pengunjung yang memanfaatkasn fasilitas layanan ini, diantaranya visitor bule asal Jerman yang memanfaatkan fasilitas internet akses Speedy. Bule ini dipandu oleh salah satu CSR andalan, yaitu Aning yang saat itu tengah bertugas piket melayani dengan fasih dan cekatan dalam memandu dan menjawab berbagai pertanyaan seputar kemampuan akses Speedy.

Dan ditawarkan juga oleh CSR kita agar selama di Indonesia senantiasa menfaatkan fasilitas SLI 007 untuk berkomunikasi ke negerinya. "Using International call by 007 / International Direct Dialling, it makes really seems in your country. Call From Anywhere To Anywhere Use With Your Phone Or From The Net,…dan sebagainya…”. Orang bule memang senang memilih yang Competitive Price, biasanya memang menggunakan produk Telkom.**NURSIDIK**

Liputan Seputar SBT Dievaluasi Mahasiswi ASMI


TAHUN 2006

Liputan Seputar SBT Dievaluasi Mahasiswi ASMI

Selama 3 minggu mulai hari ini, Rabu (15/11) hasil liputan seputar TELKOM SBT akan dievaluasi oleh 2 orang Mahasiswi ASMI Surabaya, masing-masing Emi Zulianti dan Ni Putu Runia Shinta Putri. Kedua Mahasiswi mulai meminta data-data liputan selama tahun 2006 posisi paling akhir, serta mencoba juga membandingkan dengan hasil liputan sepanjang tahun 2005.

Program Praktek Kerja Lapangan (PKL) memang dimanfaatkan oleh keduanya untuk sekaligus menakar sampai sejauhmana tingkat efektivitas komunikasi internal TELKOM SBT. Memang yang pas ialah dievaluasi oleh Mahasiswa yang membidangi komunikasi, tetapi oleh karena bidang prakteknya saja yang mencakup ilmu komunikasi, maka tak jadi soal, yang penting adalah output-nya.

Melihat dari draft kerja awal, nampak mereka mulai melakukan Gathering data aktivitas liputan, sortir data overall, short per tanggal, bulan dan tahun, serta melakukan klasifikasi (pengelompokan), semacam pengsegmentasian pelanggan. Mereka juga akan menganalisa, melakukan pembobotan dari kualitatif kedalam kuantitatif.

Untuk menghasilkan tenagakerja profesioanl, ASMI Surabaya memang telah menerapkan PKL pada Perusahaan yang telah mengimplementasikan komputerisasi secara client-server (BUMN, Perseroan Terbatas ), atau perusahaan yang memanfaatkan komputer sebagai sarana bantu kerja atau suatu perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak maupun perangkat keras komputer.**NURSIDIK**

SBT Lakukan Agresif Sales, Telemarketing Tawarkan Speedy


TAHUN 2006

SBT Lakukan Agresif Sales, Telemarketing Tawarkan Speedy

Untuk menembus target Sales tahun ini memang harus melalui jalan berliku dan harus dinamis, bahkan agresif, tak boleh berpangku tangan. Segala daya upaya dilakukan TELKOM SBT. Kali ini yang dilakukan adalah melanjutkan program telemarketing by phone (outbond call). Program ini merupakan kategori Aggressive Sales, selain itu juga ada Sales rutin disorganize oleh para Sales Commanders.

Target Marketnya adalah menggaet pelanggan POTS agar mau menambah additional line berupa produk Speedy. Ada 4 orang Sales Girls yang melakukan call kepada sejumlah pelanggan POTS, yaitu : Lina, Novia, Yuni dan Sofia. Masing-masing melakukan calls rata-rata perhari mencapai 100 calls penawaran, sehingga untuk 4 orang mampu melakukan penawaran kepada lebih kurang 400 pelanggan POTS.

Ketika melakukan call ke pelanggan, maka ke empat sales girls ini melakukan penawaran dengan memperkenalkan produk Speedy dengan segala spesifikasinya yang merupakan produk layanan internet access berkecepatan tinggi dari TELKOM dengan basis teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line).

Beberapa keunggulan produk inipun dipaparkan, seperti : akses internet lebih cepat (hingga 384 kbps), speedy memberikan kecepatan download lebih cepat. Para sales girls yang sebelumnya telah detraining tentang product knowledge Speedy mampu menjelaskan kepada calon pelanggan dengan lancar.

Dikatakan, bahwa saat berinternet, tetap dapat bertelepon, dengan menggunakan alat pemisah (splitter), maka saat koneksi internet dengan Speedy, saluran telepon tetap dapat digunakan. Dengan akses internet yang tetap (dedicated), maka Speedy menjamin koneksi 24 jam selama modem terhubung. Para Sales Girls ini seperti layaknya orang menjual obat atau kecap yang selalu nomer satu, dan harus pintar “merayu”.**NURSIDIK**

Telkom Sidoarjo Genjot Penjualan Hingga Akhir Tahun


TAHUN 2006

Telkom Sidoarjo Genjot Penjualan Hingga Akhir Tahun

Setelah pemasaran POTS di Lokasi Perum HEDONA menembus 150 SST, kini Telkom Sidoarjo gencar memasarkan, Speedy dan Flexi agar mampu tembus target. Untuk meningkatkan penjualan maupun pengggunaan akses Speedy, ditawarkan program diskon Abonemen, Free Modem, sedangkan untuk mendongkrak perolehan Flexi telah diundang 150 pengelola Warkom dan Warnet hari Sabtu kemarin ditawarkan menjadi pengusaha E Voucher.

Dalam presentasinya dihadapan 150 undangan yang semuanya pengelola Warkom Sidoarjo Junior Manager Sidoarjo Sholeh Triagung menjelaskan bahwa di era kompetisi sudah nyata, perubahan berjalan terus. Kita harus bisa mengikuti perubahan kalau tidak akan ketinggalan dan TELKOM akan hanya menjadi sejarah.

Lain lagi dengan Ajm Cs, Slamet Harjatno yang kerap di panggil dengan sebutan Slem yang punya strategi tersendiri dalam menarik peminat para pengelola Warkom menjadi pengusaha EVOUCHER. Berbahagialah dan Beruntung bapak Ibu yang telah hadir disini, sebab kami telah mengundi 2000 pengelola Warkom, kebetulan bapak dan ibu yang telah terpilih, kata Slem. Setiap gerak dan langkah tubuh kita harus bisa menghasilkan uang lanjut Slem, karena pendapatan Warkom menurun kami tawarkan bapak dan ibu untuk menjadi pengusaha E Voucher tanpa Modal.

Kepada hadirin yang berminat mendaftar menjadi Agen E voucher diberikan Terminal Flexi ( HP ) secara gratis. Pada acara Tanya jawab banyak hal yang telah ditanyakan oleh hadirin, termasuk soal bagaimana tata cara mengirim dan mendapat pulsa. Dalam sesi ini juga ada yang usul tentang Sharing Wartel agar di naikan menjadi 60%-40 %. Diakhir acara banyak para pengelola Warkom yang berantusias untuk menjadi Agen E-Voucher, sehingga Catel Sidoarjo hari itu bisa Aktifasi 73 Ssf Flexi Clasy.***Cakjum***

Loyalitas Customer (Pertamina) Terhadap TELKOM SBT Luar Biasa


TAHUN 2006

Loyalitas Customer (Pertamina) Terhadap TELKOM SBT Luar Biasa

Membangun loyalitas pelanggan dengan menggarap konsumen-konsumen korporat (platinum) telah dilakukan jajaran TELKOM SBT, Selasa (14/11), sehingga disini terjadilah suatu proses yang berdampak pada pengawalan Maintaining Customer Base Profile dan peningkatkan Market Share, serta Customer Retention. Segala Efforts telah dilakukan ALL-OUT di era persaingan yang sangat ganas tak mengenal belas kasihan ini.

Penggarapan Konsumen Korporat, khususnya PT. PERTAMINA yang berkantor di JL. Raya Jagir 88, Surabaya di Area STO Rungkut berjalan sukses. Penggarapan ini mengusung sebuah program retention dalam bentuk CO (Change Over) Corporate Customer (Normalisasi Pelanggan Korporat), sehingga kehandalannya tetap terjaga, loyalitaspun tak diragukan. CO sendiri sebenarnya adalah untuk meningkatkan mutu layanan demi kepuasan pelanggan.

Tim Work Normalisasi yang sukses ini terdiri dari : Rekan-rekan Divisi Multimedia RO Surabaya ; Rekan-rekan Sentral EWSD & AT&T Surabaya Timur ; Rekan-rekan Unit Enterprise Regional 5 Surabaya ; Rekan-rekan MFRAN Datel Surabaya Timur ; Rekan-rekan CCAN Area Rungkut ; Managemant Datel Surabaya Timur.

Akhirnya Tim Work Normalisasi yang sudah solid dan telah diorganisir dengan baik ini berhasil memenuhi harapan pelanggan gemuknya dan atas segala bantuan dan dukungan serta kerjasama semua pihak dan Customer sendiri yang selalu kooperatif, maka CO pelanggan Corporate Customer a/n PT. Pertamina , bisa terlaksana dengan baik, lancar dan sukses. Azis, salah seorang Tim Sukses Normalisasi dari CCAN (Corporate Customer Access Network) menuturkan kepada Reporter, bahwa sesuai data yang sudah di CO dari teknologi DLC Huawei ke DLC Comline adalah :

1. DID 031-8405000 Sentral EWSD 600 ext (8405000 s/d 8405599).
2. CID 365 / 1M7312RKT0101 Back Houl / VPN GOLD kec 768 Kbps.
3. CID 3916/1M7312RKT0106 Link JKT Direktorat Hilir / VPN GOLD kec 384 Kbps.
4. 41 sst nomer sentral AT&T.

Ini adalah keberhasilan bersama dengan "TRUST & TEAM WORK", semoga
semangat kerja keras dan cerdas ini selalu terpatri didalam sanubari "LASKAR
JAWARA SBT". Ketika bicara masalah loyalitas, maka tak dapat disangkal kepuasan pelanggan adalah ujung-ujungnya. Hal inilah yang di organize dengan baik oleh “Arek-Arek SBT”.***NURSIDIK***

Para Inovator SBT Jalani Uji Kelayakan Di RISTI TELKOM


TAHUN 2006

Para Inovator SBT Jalani Uji Kelayakan Di RISTI TELKOM

Para Inovator BAMS (Broadband Access Measurement System) dari TELKOM Surabaya Timur akan mengajukan karya inovasinya ke TELKOM RISTI Bandung untuk dilakukan Uji Kelayakan (Uji Lab), agar dapat distandarkan secara Nasional, apalagi beberapa Direksi yang pernah menyaksikan inovasi BAMS memang minta agar segera distandarisasi. Pengujian oleh RISTI direncanakan akan memakan waktu 3 hari, mulai tanggal 15 hingga 17 Nopember 2006.

ASMAN Technical Access Supprt, DWITYA PUTRA HS salah seorang Tim Inovator sesaat sebelum berangkat ke Bandung mengatakan kepada Reporter, bahwa Uji Lapangan sudah dilakukan selama di Surabaya, kini akan menjalani Uji Laboratorium di Telkom RISTI yang bermarkas di Jln. Gerlong Hilir, Bandung. Para Inovator terdiri dari : terdiri dari Dwitya Putra Hadi S (SBT), Hartanto (SBT), Nur Rachman (SBT), Rahmat Subagyo (UPNR), Indriyo (UPNR), M. Arnadi (UPNR), Budhi Nuryono (USI). Fasilitator Inovasi, Arief Setiyawan (Manager AN OP SBT), Triagus Djoko.

Pengujian ke RISTI ini tentu melalui proses, dimana awalnya ada permohonan berasal dari EGM DIVRE-V yang ditujukan kepada Direktur Konsumer adalah Implementasi Penggunaan Alat Ukur Broadband di Lingkungan DIVRE-V. Inovasi Alat Ukur BAMS ini adalah dalam rangka meningkatkan performansi kesiapan Jaringan Akses untuk layanan Broadband yang sudah diimplementasikan untuk melakukan pengukuran jaringan akses siap broadband di KANDATEL Surabaya Timur.

Berdasarkan eveluasi implementasi alat ukur BAMS di TELKOM SBT, ternyata mampu melakukan pengukuran jaringan akses broadband secara simultan dan multi pair serta kaitannya dengan pemenuhan spesifikasi jaringan akses broadband sesuai KR 22. Inovasi BAMS ini mempunyai kemampuan untuk melakukan pengukuran Parameter Jaringan Akses Broadband sebagai berikut : Pengukuran Tahanan Isolasi, Tahanan Loop, Tegangan DC, Tegangan Asing, Kapasitansi, Redaman Saluran, Longitudinal Balance dan Unbalance Resistance.***NURSIDIK***

Rabu, 13 Oktober 2010

Infrastruktur TELKOM Di Bandara Siap, Yang Lain Belum


TAHUN 2006

Infrastruktur TELKOM Di Bandara Siap, Yang Lain Belum

Bagi rekan-rekan yang ingin dan akan terbang melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya agar tidak merasa kecewa, manakala melihat beberapa infrastruktur yang belum rampung, termasuk infrastruktur jalan akses keluar dan masuk gerbang Bandara baru yang dibangun diatas tanah dengan luas areal 300 hektar dengan lahan parkir 28.900 meter persegi untuk 3.000 kendaraan bermotor roda empat. Kesiapan SDM di Bandara baru ini mungkin merupakan salah satu penyebab kekurangnyamanan penumpang. Untung saja Infrastruktur dari PT. TELKOM 100 % siap !

Bandara ini dioperasikan hari Selasa pekan lalu pukul 06.00, selain infrastruktur penunjang belum siap, akses jalan dan rambu-rambu belum memadai, sehingga banyak calon penumpang yang kebingungan saat menuju lokasi. Akses penumpang untuk untuk menuju atau keluar pesawat dari 11 unit yang tersediapun masih tersendat. Bandara baru ini memiliki dua lantai, Lantai-I untuk konfirmasi keberangkatan, pembelian tiket, dan penitipan bagasi penumpang. Sedangkan Lantai-II adalah untuk ruang tunggu calon penumpang.

Penumpang yang akan keluar dari pesAwat, misalnya, harus menunggu garbarata (alat yang menghubungkan pesawat dengan ruang kedatangan di bandar udara) cukup lama. Bahkan yang tidak sabar kemudian turun melalui tangga biasa, bagi penumpang yang bersabar akan tetap duduk manis. Kekurangan lain di bandara yang baru itu antara lain kursi-kursi di terminal kedatangan dan keberangkatan belum memadai, untuk penumpang maupun untuk pengantar.

Pos penjaga tiket parkirpun belum selesai dibangun, sedangkan mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) belum beroperasi. Jalan masuk menuju bandara juga belum siap. Rencananya, akses yang disediakan untuk menuju bandara Juanda baru itu adalah jalan tol Waru-Juanda dan jalan non tol yang terletak di sebelah timur pangkalan udara TNI Angkatan Udara. Jalan tol Waru-Juanda sendiri diperkirakan selesai Juni 2007.

Bandara baru ini dibangun karena jumlah penumpang terus meningkkat. Pada tahun 2005 jumlah penumpang lebih dari 6,2 juta orang, sedangkan jumlah pesawat yang mendarat 5.590 unit (internaional) dan 63.885 unit (domestik.) Kini Apron atau parkir pesawat yang baru seluas 148.000 meter persegi mampu untuk 18 pesawat.***NURSIDIK***

Telkom Sidoarjo Join Promo Flexi Dengan Samsung


TAHUN 2006

Telkom Sidoarjo Join Promo Flexi Dengan Samsung

Kreativitas bisnis memang dituntut bagi para pebisnis, kalau tidak maka tentu sulit untuk menaklukkan competitor yang memiliki krativitas sangat tinggi. Kreativitas dapat bermacam-macam jenisnya. Untuk yang satu ini adalah dalam bentuk Join Promo, berkolaborasi dengan SAMSUNG, sebab Telkom Sidoarjo memang ingin menghabiskan Target Sales akhir tahun 2006 ini dengan mulus.


Baik Samsung Cell phones, ataupun Samsung Mobile phones baru menyediakan dua type, yaitu Type X-25 dan X-780. Untuk menarik pembeli, maka ada harga atraktfi yang ditawarkan, yaitu Samsung Type X-250 harga pasar Rp.650.00,- dengan Rp.250.000,- = Rp.399.000.- Karakteristik : Berwarna.;Modem internal dan Bisa akses Internet Flexi.

Sedangkan Samsung Type X-780 harga pasar Rp.850.000,- mendapat DISKON Rp.250.000,- = Rp. 599.000,- (gambar : sebelah kiri). Karakteristik : Berwarna ; Modem Internal ; Akses Internet ; Flexi ; Kamera. Sedangkan penawaran produk tersebut sesuai Program JOIN PROMO dengan Mall di Sidoarjo.

Banyak mitra bisnis yang “Need Promotion” sedangkan kita tentu juga ingin dan ingin sekali promosi untuk melibas sales akhir tahun, bahkan bisa jadi untuk pasca akhir tahun dan seterusnya. Join Promol adalah solusi dari “Need Promotion” tersebut. Apalagi dengan Merk Samsung yang sudah punya nama papan atas dikelasnya, siaspa takut…????. Samsung adalah The International maker of mobile phones, TV and video equipment, computers, monitors, and so on. ***NURSIDIK***

Selasa, 12 Oktober 2010

Kopegtel SBT “Joint-Service” Dengan PLN


TAHUN 2006

Kopegtel SBT “Joint-Service” Dengan PLN

Dalam upaya ekspansi layanan, maka KOPEGTEL TELKOM SBT merangkul PLN melakukan kerjasama saling menguntungkan dalam bentuk “Joint-Service”. Salah satu usaha meningkatkan pendapatan memang dapat ditempuh dalam berbagai jalan. Jiwa enterpreunership yang ulet serta kreatif memang dibutuhkan untuk memajukan Koperasi Pegawai TELKOM Surabaya Timur.

Pelaksanaan Joint Service dengan PLN ini dilakukan KOPEGTEL SBT sejak dua pekan silam, yaitu sejak pasca Lebaran Idul Fitri 1427-H. Nampaknya pihak PLN juga menyambut baik kerjasama ini, sebab banyak memberikan kemudahan bagi para pelanggannya.

Dengan adanya kreativitas dan inovasi bisnis ini, maka KOPEGTEL SBT kini resmi menerima jasa layanan pembayaran listrik ON LINE dan REAL TIME NASIONAL. Lokasi Loket pembayaran adalah Ruko Graha Indah Wisesa B4-5 Jln. Gayung Kebon Sari, Surabaya. Jam pelayanan atau jam buka loket adalah SENIN s/d JUMAT : 08.00 – 16.00 WIB sedangkan hari Sabtu juga melyani mulai jam 08.00 hingga 12.00 WIB.

KOPEGTEL dalam meraih peluang bisnisnya memang selalu berupaya meningkatkan ”range and quality of additional benefit” melalui kerjasama saling menguntungkan dengan pihak ke tiga. Yang penting ada keuntungan, maka setiap peluang selalu kami sabet. Kami siap untuk itu ! Tenaga yang tersedia di Kopegtel selalu kami optimalkan agar meraih hasil yang maksimal. ***NURSIDIK***

Sandy Putra Makmur Jatim, Sukseskan Target Classy Mojokerto


(Mojokerto/13-10-2006) : Bertempat di ruangan JM. Kancatel Mojokerto Yusuf Rouf selaku Pimpinan Sandy Putra Makmur Jatim telah menyepakati untuk membantu Target Kancatel Mojokerto yaitu dengan mengerahkan jajarannya yaitu rekan-rekan Pengamanan Kancatel Mojokerto untuk bersedia ikut memasarkan masing-masing 1 ssf target PSB Classy.

Dengan berkekuatan 25 personil maka untuk posisi dalam Minggu ini PSB Classy Kancatel Mojokerto akan bertambah sejumlah 25 ssf dari pemasaran yang dihasilkan oleh rekan-rekan Satpam. Dimana untuk pemasaran PSB untuk yang pertama kali ini, pesawatnya akan dibantu sepenuhnya oleh SPM Jatim. Namun untuk kelanjutannya silahkan kepada rekan-rekan Satpam untuk berinovasi serta berimprovisasi. Namun perlu diingat bahwa meskipun pesawat sudah dibantu tetapi ada beberapa hal yang harus diingat serta di pastikan oleh rekan-rekan jajaran Pengamanan yaitu perihal data TMP-nya seperti : Nama dan Alamat Pelanggan, Status kepemilikan rumahnya, KTP atau tanda pengenal lainnya, Masuk daftar Black List apa tidak, dll.

Hal senada juga dilakukan oleh jajaran Oman dimana untuk pemasaran Classy, TKM Oman mempunyai tanggung jawab 1 ssf Classy sehingga untuk posisi Minggu ini PSB Classy Kancatel Mojokerto murni sudah mendapatkan 49 ssf. Tidak tertutup kemungkinan akan membengkak, mengingat komitment dari para anggota pengamanan dan TKM Kancatel Mojokerto yang akan memberikan kwantitas PSB lebih dari 1 ssf. Hal tersebut sangat wajar sekali, karena dari keluarga anggota pengamanan atau TKM banyak yang berkerja di Perusahaan-perusahaan besar di Mojokerto, ada yang istrinya jual di pasar, ada yang aktif di keanggotaan IPSI Mojokerto, guru dll.

Melihat sepakterjang, antusiasme serta kepedulian dari rekan-rekan pengamanan dan TKM Kancatel Mojokerto, Arif Irfansyah selaku JM. Kancatel Mojokerto sangat senang dan gembira sekali ”Terima kasih atas segala kepedulian, empaty dan rasa memiliki yang tinggi dari baik rekan Pengamanan maupun dari TKM semoga itikad baik ini mendapat berkah untuk kita semua”, demikian ungkap Arif disela-sela pertemuannya dengan pihak SPM.

”Ada hal yang lebih penting, yaitu kepuasan pelanggan”
@kk@-y/Mr.