Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Minggu, 19 September 2010

Hotel Santika Surabaya Dealed Gunakan Multi Media Center


TAHUN 2006

Hotel Santika Surabaya Dealed Gunakan Multi Media Center

Beberapa manuver bisnis telah dilakukan oleh jajaran TELKOM Surabaya Timur (SBT), sehingga tak heran kalau Multi Media Center (MMC) yang berdiri megah di pusat bisnis kota metropolis Surabaya selalu padat oleh kegiatan bisnis, tak terkecuali pihak HRD SANTIKA Hotel Surabaya telah melakukan dealed dengan TELKOM SBT untuk memanfaatkan fasilitas multi media terkini.

Manuver bisnis ini sesuai dengn program promo Telkom Multi Media Center yang dipadukan dengan promo Speedy. Pihak HRD Hotel Santika telah konfirm kepada Telkom SBT untuk bekerjasama memanfaatkan fasilitas Telkom SBT dalam bentuk program Internet Short Course di Telkom Multi Media Center (TMMC) yang berlokasi di Plasa Marina pada tanggal 14 dan 17 November 2006.

Hotel yang berlokasi strategis pusat kota beralamatkan di J1n. Pandegiling nomor : 45 berdekatan dengan jalan Raya Darmo Surabaya ini merupakan Hotel berbintang 3 yang berpusat di Jakarta dan memiliki jaringan hotel di seluruh Indonesia sekaligus merupakan Worldwide Hotel and Reservation dengan system Secure OnLine Booking Form.

Bekerjasama dengan Hotel Santika memang merupakan peluang bisnis tersendiri di jalur multi media, sebab hotel ini memiliki 124 kamar dan sebuah Convention Center dengan Full Business Facilities yang dimungkinkan akan mendongkrak usage dan revenue. Dari sisi pangsa pasar (market share) tentu saja akan memberikan prospek cerah dan sangat menjanjikan.***NURSIDIK***

AJM OMAN Kancatel Mojokerto Narik Kabel


TAHUN 2006

AJM OMAN Kancatel Mojokerto Narik Kabel


Mojokerto : Jumat 03 November 2006, Menyebar di seluruh Kota Mojokerto pasukan biru-biru jajaran OMAN yang dikomandani langsung oleh Landung selaku AJM OMAN Kancatel Mojokerto beserta jajarannya telah melakukan kegiatan operasional Oman (operational and maintenance) diantaranya adalah penambahan lokasi pemasangan kawat berduri, penarikan kabel-kabel yang kendor, perapian kabel-kabel semrawut, pemasangan paralon untuk titik-titik sambung KU, pemangkasan ranting-ranting pohon yang mengganggu jalur kabel, pengikatan bearer KU disetiap tiang dengan kawat, penambahan pemasangan Overpal kunci grendel extra pada pintu kabinet DLC. Penambahan pemasangan alarm Buzzer di kabinet DLC. Penambahan pemasangan spanduk peringatan lokasi rawan pencurian KU. dll dimana kegiatan dimaksud adalah dalam rangka serta berdasar hal-hal sbb :

1. Menghadapi musim hujan.
2. Menurunkan angka gangguan.
3. Mengurangi angka pencurian.
4. Hasil evaluasi tentang temuan-temuan yang terpantau sewaktu patroli Lailatul Qodar atau patroli-patroli rutin.
5. dll.

Untuk memberikan support dan semangat ke jajarannya, Landung langsung terjun langsung ke lapangan. Dengan AJM-nya turun langsung, terpancar rasa bangga dan semangat yang menyala dari rekan-rekan OMAN beserta TKM-nya didalam melaksanakan tugasnya. Sebelum acara dimulai rekan-rekan Oman beserta TKM Oman dipagi harinya memperoleh pembekalan seperlunya oleh AJM Oman betapa perlunya kegiatan-kegiatan ini.

”Hanya dengan kepedulian serta tanggung jawab secara moral dan spiritual dari rekan-rekan semua, semoga PT. Telkom pada khususnya dan Kancatel Mojokerto umumnya, kedepannya selalu jaya dan dapat memberikan kesejahteraan bagi kita semua” ungkap Landung berapi-api. Dan kegiatan ini diharapkan tidak seperti ungkapan hangat hangat tahi ayam, namun berlanjut dan berkesinambungan kedepannya.

”Ada yang lebih penting, yaitu kepuasan pelanggan”

@kk@-y/Mr.

GM SBT Terus Pantau Infrastruktur Bandara Jelang Diresmikan RI-1


TAHUN 2006

GM SBT Terus Pantau Infrastruktur Bandara Jelang Diresmikan RI-1
Rencana Peresmian Bandara Internasional Juanda Surabaya oleh Presiden RI, Susilo Bambang Hudoyono adalah tanggal 12 Nopember 2006. Menjelang peresmian tersebut GM SBT, Tulus Sudarsono dan Deputy GM SBT, Sujito secara intens setiap hari memantau persiapan infrastruktur telekomunikasi yang telah diinvestasikan disana lebih cepat dari kompetitor, sehingga mendominasi. Memang banyak kompetitor yang ”menyerbu dan berebut” berinvestasi disini.
TELKOM SBT memang sudah dibilang lama mempersiapkan infrastruktur di Bandara Juanda yang baru (merupakan pengembangan Bandara lama). Hal ini dimaksudkan agar tidak didahului oleh kompetitor, dan memang kita yang paling terdahulu. Namun demikian (walau kompetitor kalah cepat), masih saja memprovokasi pihak Angkasa Pura, dengan mengatakan, bahwa Telkom belum siap...!!! Manager Communication Division DIVRE-V, Djadi Sugiarto sempat mengatakan kepada Reporter, bahwa itulah kejamnya persaingan saat ini, dan meminta kepada AM (Account Manager) agar tidak gentar menghadapi ulah kompetitor seperti ini.
Sesungguhnya hal ini memang merupakan momentum yang tepat untuk menunjukkan kepada Big Customer kita, bahwa siapa yang paling cepat, yang paling baik dan terdepan dalam kualitas, serta pelayanan. Apalagi proyek ini memiliki aspek strategis, yaitu Retensi Customer PT. Angkasa Pura dan Komunitas Bandara, selain itu juga sebagai Entry Barrier pesaing opoerator lain serta penetrasi layanan produk TELKOM.
Berbagai jalan berliku telah ditempuh oleh Manajemen beserta para AM untuk merebut hati pihak Manajemen Bandara Udara Juanda, Surabaya yang hasilnya Alhamdulillah tidak sia-sia. Ini membuktikan, bahwa Team Works seluruh jajaran di TELKOM DIVRE-V Jawa Timur termasuk DATEL sangatlah bagus dan solid, yang memang merupakan modal utama dalam “bertempur”. //***NURSIDIK***//

Lebaran 1427-H Agak Beda, Sebab Ada Flexi Combo

TAHUN 2006

Lebaran 1427-H Agak Beda, Sebab Ada Flexi Combo

Rekan-rekan TELKOM SBT yang care terhadap produk Flexi ketimbang punya competitor sepulang dari mudik lebaran 1427-H melaporkan, bahwa lebaran tahun ini agak beda, sebab kalau tahun lalu para pemudik SMS-an menggunakan Telepon Seluler, tapi sekarang sudah banyak beralih ke CDMA, sebagai pionernya adalah Flexi Combo.

FLEXI memang benar-benar mengerti saya, selama perjalanan mudik dari rute Surabaya-Semarang-Kebumen-Yogyakarta-Surabaya, Flexi selalau menemaniku berkat COMBO-nya. Setiap akan meninggalkan kota lam, Combo di aktifkan ke kota yang dituju, selanjut begitu seterusnya, hasilnya selalu ok ! Terimakasih Flexi atas segala jerih payahmu menemaniku sepanjang jalan, semoga kau selalu tetap jaya, kata rekan bernama Subiyantoro.

Lain lagi dengan rekan Totok yang mengatakan, bahwa tahun lalu, maaf-maaf-an via SMS 100% mengandalkan GSM Telkomsel. Tahun ini, SMS Lebaran gak pakai GSM lagi. Sudah pakai Flexi Combo. Koordinasi perpu juga pakai Flexi Combo. Kemudian rekan Anggara yang Ketua DPD SEKAR SBT mengatakan demikian : Info sodara2-ku di Jateng yang pake Flexi : secara kualitas cukup OK, Alhamdullilah di kalangan mereka wacana dropcall ngga ada. Apa mungkin pelanggan di sana masih dikit sehingga infrastruktur masih mampu menghandle dengan baik ? Yang jelas kurang adalah penampakan media promo Flexi di Jateng masih sangat minim & lagian para Kompetitornya belom ganas. Sy sendiri seminggu pake flexicombo Cepu ternyata bebas dropcall & bisa berinternet ria pake PDN Flexi. Info senada disampaikan oleh rekan Gito dari Indirect channel.

Pengalaman mudik pake flexi memang OK, tutur Andi. P dari Catel Sidoarjo. Tanggal 23 saya mudik ke Bondowoso ternyata combo berfungsi sangat baik. Lalu tanggal 25 balik ke Surabaya, Tgl 27 saya ke Yogyakarta ternyata juga OK, napak tilas ke keluarga di Klaten, Muntilan, kopeng sampai ke Magelang ternyata masih ON tidak ada matinya. Semoga performa ini bisa ditingkatkan di masa mendatang.

Ada khabar menarik dari Mojokerto tepatnya perumahan Canggu Mlirip.Menurut informasi beberapa masyarakat setempat sudah pada menjual GSM diganti dg CDMA, ini sebagai akibat merebaknya "wabah" combo yang dirasa sangat membantu mereka. Beberapa dari mereka adalah karyawan Tjiwi yang berada di luar kota, kata rekan Nanang dari Catel Mojokerto.//***NURSIDIK***//

Kritik Pahit itu Obat Mujarab


TAHUN 2006

Kritik Pahit itu Obat Mujarab

Ini era keterbukaan, bukan jamannya lagi saling tertutup dan juga alergi terhadap kritik serta beda pandangan. Apalagi, pucuk pimpinan TELKOM pun telah menegaskan pentingnya open communication agar arus komunikasi di dalam perusahaan dapat berjalan baik sehingga tidak ada komunikasi tersendat yang dapat menimbulkan prasangka. Dalam pelaksanaan open communication ini, para jurnalis internal memiliki peran sangat penting.

“Tulisan saya pernah dibredel. Tulisannya memang pahit, menyentil manajemen, namun sebenarnya merupakan realitas yang faktual. Saya pikir ini akan menjadi obat mujarab, tetapi kenyataannya malah dibredel. Padahal, tulisan yang ‘manis’ terus justru bisa jadi racun yang berbahaya,” ujar Nursidik.

Nursidik, adalah salah satu jurnalis internal andal yang dimiliki TELKOM saat ini. Karyawan dengan NIK kepala 56 ini bertugas di Kator Datel Surabaya Timur yang memiliki aktivitas kehumasan cukup pada setiap harinya. Produktivitasnya yang tinggi dalam menghasilkan berita untuk portal berita internal membawanya terpilih sebagai pemenang pertama NewsAward 2006.

“Secara manusiawi, tentu saja saya senang campur bangga bahwa hasil kerja selama ini tidak sia-sia. Namun secara kedinasan, reward ini merupakan tantangan tersendiri yang harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Nursidik yang akan mendapat hadiah berupa perjalanan ke Singapura atas keberhasilannya tersebut.

Cukup banyak suka-duka yang dirasakan Nursidik dalam menjalani tugasnya ini. Selain senang saat diakui dengan penghargaan dari manajemen, Nursidik juga mengakui, perannya ini telah membuat hampir seluruh karyawan termasuk senior leaders di Datel SBT mengenal dirinya. Mereka selalu membantu Nursidik dengan menginformasikan setiap ada kegiatan di unit kerja masing-masing untuk diliput.

Salah satu keunggulan Nursidik dalam membuat berita adalah, hampir selalu mengirimkan berita itu pada hari yang sama dengan hari berlangsung kegiatan tersebut. Sepertinya, tidak ada kamus menunda pengiriman berita hingga keesokan harinya, apalagi mengingat media yang digunakan untuk publikasi berita internal adalah portal web yang pengkiniannya bersifat menit atau jam.

“Bos saya terdahulu dan saat ini memang menargetkan setiap hari harus ada satu berita, tetapi realisasinya bisa lebih dari itu. Awalnya sih sulit namun karena sudah punya framework of news semua jadi mudah. Kemana-mana saya harus menenteng laptop, kalaupun tidak bisa saja pinjam komputer teman. Yang penting, beritanya harus aktual,” papar Nursidik.

Ada saran pak untuk para jurnalis internal yang masih yunior? Nursidik yang selalu tampak serius ketika sedang membuat berita namun segera kembali berperangai ceria ketika berita itu telah selesai dibuat mengajak kita semua memahami bahwa internal communicaiton merupakan wahana untuk saling berbagi informasi. “Maka, manfaatkanlah semaksimal mungkin karena banyak wacana dan best practice yang dapat diambil dari sebuah berita di suatu unit kerja. Informasi itu memiliki value yang dapat dipakai sebagai benchmark bagi pembacanya,” jelas Nursidik.

Selamat pak, tetap semangat! (MP-135) *

TELKOM SBT Antisipasi “Sales” Akhir Tahun


TAHUN 2006

TELKOM SBT Antisipasi “Sales” Akhir Tahun

Kendati akhir tahun masih bulan depan alias sebulan lagi, namun TELKOM Surabaya Timur sudah pasang kuda-kuda untuk mengantisipasi lonjakan sales sedini mungkin. Antisipasi dituangkan dalam bentuk komitment sales untuk seluruh CATEL, yaitu Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang termasuk untuk KANDATEL Surabaya Metro sendiri. Walau persaingan sangat ketat, namun antisipisasi sales ini mutlak merupakan (roh) dari persaingan itu sendiri. Semangat ”Fighting” masih menggelora di dada arek-arek SBT saat melakukan WCR (Weekly Comes2U Report).

Bahkan usai WCR, Deputy GM TELKOM SBT, Sujito dalam email-nya yang ditujukan kepada para Sales Commander berpesan agar sales untuk bulan Nopember ini diamankan dulu, sehingga pada bulan Desember nanti tinggal menghabiskan sisanya. Email DGM meluncur sesaat setelah Finalisasi Kinerja Oktober 2006 dan Starting Action Plan Nopember 2006. Dengan memperhitungkan alat produksi yang akan mampu mensuplai pasar, maka telah dipatok target Sales Nopember 2006, yaitu :

Catel Sidoarjo : Sales POTS sebanyak 2000 sst, Sales Flexi 1000 ssf dan Speedy sebanyak 500 ssl. Catel Mojokerto : Sales POTS sebanyak 500 sst, Sales Flexi 150 ssf dan Speedy sebanyak 150 ssl. Catel Jombang : Sales POTS sebanyak 402 sst, Sales Flexi 200 ssf dan Speedy sebanyak blank ssl. Untuk Surabaya Metro adalah Sales POTS sebanyak 2500 sst, Sales Flexi 1500 ssf dan Speedy sebanyak 1000 ssl. Total untuk Telkom SBT Area adalah POTS : 5402 sst, Flexi : 2850, dan Speedy : 1650. Sedangkan untuk ECR (Employee Customer Retention) masing-masing ditargetkan 70 %.

Untuk mempertahankan pangsa pasar (market share), maka selain melakukan Sales Efforts, juga diimbangi dengan upaya ECR, kata Sujito. Untuk Flexi sendiri memang masih Market Leader khususnya di KANDATEL Surabaya Timur Area. Pertumbuhan penjualan juga masih cukup baik, bahkan sangat menjanjikan. Kita ingin tumbuh dan berkembang, sehingga hasilnya akan nampak menggembirakan saat evaluasi akhir tahun nanti. ***NURSIDIK***

Posko Telkom Peduli SBT diliput SCTV


TAHUN 2006

Posko Telkom Peduli SBT diliput SCTV

Kesibukan Posko Peduli Mudik Lebaran TELKOM SBT di Terminal antar kota dan antar provinsi Bungurasih Surabaya Timur mulai H-4, hingga H+7 memang luar biasa. Sepanjang arus mudik kesibukan tersebut melonjak, namun para petugas tetap ramah dan setia terhadap Customernya. Tak heran kalau hal ini mendapat perhatian khusus dari SCTV.

Tim berita SCTV yang terdiri dari 5 orang, datang khusus langsung dari Jakarta, meliput kegiatan di Posko tersebut tanggal 23-10-2006 pk. 10.00 - 13.00 WIB. Tampak dalam foto, cameraman SCTV sedang mengambil gambar seorang pengunjung, yang akan melakukan perjalanan ke Kediri, memanfaatkan akses internet Speedy di Posko tersebut.

Moment lain yang sempat diliput tim berita SCTV tersebut adalah : Beberapa pengunjung sedang beristirahat di ruang istirahat ber-AC sambil menerima penjelasan mengenai Flexi Combo. Kemudian Beberapa pelanggan yang sedang dipandu oleh petugas piket Posko untuk mengaktifkan Flexi Combo.

Juga kegiatan para petugas Posko yang terdiri dari petugas Telkom Group (Telkomsel, Telkom dan Infomedia Nusantara) yang sedang memberikan informasi mudik kepada para pengunjung. Selain itu untuk melengkapi materi berita, Crew SCTV juga meliput kondisi terminal dan arus mudik di lokasi tersebut.

Dalam proses peliputan berita, tim dari SCTV dibantu oleh petugas Posko Telkom Peduli SBT yang kebetulan sedang piket pada hari itu, Sdr. Adam Tutuhatunewa dari Dinas Customer Care SBT. Liputan tersebut ditayangkan pada berita Liputan 6 SCTV pada hari itu juga.

Agenda berikutnya adalah Liputan Posko Telkom Peduli SBT di Stasiun Gubeng terkait dengan liputan arus balik mudik yang diliput tanggal 26 Oktober 2006. Berita mengenai Posko Telkom Peduli SBT di Stasiun Gubeng tersebut ditayangkan di Liputan 6 SCTV Pagi pada tanggal 27-10-2006. Salah satu keunikan Posko Telkom Peduli di Gubeng adalah sinergi dengan tim musik Stasiun Gubeng yang memberikan hiburan musik kepada pengunjung stasiun dengan nuansa Flexi Combo, mulai dari seragam tim musik, backdrop sampai dengan kuis berhadiah yang disampaikan oleh MC.***NURSIDIK***

Posko Telkom Peduli SBT Jadi Press Room, TV Swasta Gunakan Speedy


TAHUN 2006

Posko Telkom Peduli SBT Jadi Press Room, TV Swasta Gunakan Speedy

Pada hari pertama cuti bersama, tanggal 23-10-2006 mulai pk. 10.00 s.d. 13.00 WIB, Posko Telkom Peduli SBT di Bungurasih mendadak berubah menjadi jadi Press Room saat tim berita SCTV datang meliput kegiatan Posko Telkom Peduli SBT yang berlokasi di Terminal Purabaya, Bungurasih. Posko Peduli TELKOM SBT benar-benar dijadikan “MABES”nya TV Swasta Nasional, SCTV.

Tim berita SCTV menggunakan ruang di Posko tersebut untuk meliput, melakukan editing dan mengirim hasil liputan via akses internet Speedy ke kantor pusat SCTV di Jakarta. Tim tersebut beranggotakan 5 orang, terdiri dari 1 orang pengarah / leader, 1 orang reporter, 1 orang cameraman, dan 2 orang editor, datang langsung dari Jakarta untuk meliput arus mudik di Surabaya.

Karena materi berita hangat harus bisa segera ditayangkan di Liputan 6 SCTV hari itu juga, maka mereka memilih menggunakan akses internet Speedy yang memang menjadi fasilitas di Posko Telkom Peduli tersebut. Menurut penuturan Dina, reporter SCTV yang bertugas saat itu, mereka sudah sering menggunakan akses Speedy dan cukup puas karena kecepatannya bisa diandalkan.

Dengan perangkat lengkap yang dibawa oleh tim tersebut, antara lain 1 set digital video camera, lap-top, dan 1 set perangkat portable video editing, setelah materi berita terkumpul, mereka langsung melakukan editing dan segera mengirim materi berita via akses internet Speedy di ruang istirahat Posko Telkom Peduli.

Kendati pada pagi harinya sebelum kedatangan tim SCTV, akses internet Speedy di lokasi tersebut mengalami gangguan, tetapi tidak berapa lama masalah segera tersolusikan berkat kerjasama petugas piket Customer Care SBT, CCAN SBT dan Divisi Multimedia Service Area Surabaya.

Selang beberapa menit setelah gangguan diinformasikan, petugas piket Divisi Multimedia Area Surabaya pada hari itu, Sdr. Made Teja, segera menginformasikan bahwa gangguan clear, sehingga proses pengiriman berita SCTV menggunakan Speedy berjalan mulus. Setelah berita terkirim, 5 anggota tim kemudian menggunakan kesempatan melepas lelah sesaat di tenda ber-AC Posko Telkom Peduli.

Malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, tim SCTV juga dibantu oleh petugas Customer Care SBT menggunakan fasilitas demo Speedy di Speedy Room Plasa Dinoyo untuk mengirimkan materi liputan arus mudik ke SCTV Jakarta. Sukses buat SBT, sukses buat SCTV, sukses buat Speedy. ***NURSIDIK***

GM TELKOM SBT Kick Off Layanan Terpadu Lebaran


TAHUN 2006

GM TELKOM SBT Kick Off Layanan Terpadu Lebaran

Antisipasi tradisi mudik lebaran, maka TELKOM SBT telah mempersiapkan program peduli pemudik yang dikemas kedalam Program Layanan Terpadu Telkom. Program ini telah di KICK OFF oleh GM TELKOM SBT dalam bentuk APEL SIAGA di lapangan Tennis “WAR-SQUARE” DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya, Senin (16/10). Kick off ini ditandai dengan penyerahan Buku Panduan Layanan Telkom peduli kepada Kordinator POSKO tiga CATEL dan coordinator yang ada di Surabaya Metro.

Program Layanan Terpadu Telkom yang terdiri dari : Posko Telkom Peduli, Posko Telkom Operasional dan Posko Keamanan dalam rangka Libur Massal menyambut Hari Raya Idul Fitri 1427-H ini ditegaskan GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono merupakan bujt, bahwa TELKOM senantiasa mengedepankan pelayanan prima.

Layanan Terpadu Telkom yang peduli pemudik lebaran ini, didukung oleh 874 personel karyawan, CSR, TKM dan SATPAM. Hal ini juga merupakan bukti, bahwa kerja kita adalah ibadah, sekaligus terus menerus memelihara Brand Image Telkom yang sudah bagus akan semakin bagus.

Waktu pelaksanaan POSKO, yaitu Posko dalam rangka hari Raya Idul Fitri akan dimulai tanggal 17 Oktober 2006 sampai dengan 1 Nopember 2006. Posko Operasional meliputi 4 titik lokasi POSKO, yaitu : KANCATEL Sidoarjo (Jln. A. Yani), KANCATEL Mojokerto (Jln. Empu Nala), KANCATEL Jombang (Jln. Wachid Hasyim) dan Surabaya Metro (Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya).

Sedangkan Posko Telkom Peduli meliputi 2 titik Posko, yaitu : di Stasiun Gubeng yang merupakan stasiun kereta api senantiasa padat setiap lebaran, serta terminal Bus Bungurasih, juga tak kalah padatnya. Kepedulian Telkom ialah membantu masyarakat pemudik dengan memberikan berbagai layanan informasi, sarana istirahat-sholat, tlp local gratis, dan fasilitas lanilla.

GM SBT terakhir meminta agar seluruh Tim selalu jaga spirit, jaga kesehatan, jaga Fastel kita, emban tugas dengan baik, sehingga ibadah kita diterima olehNYA, Jayalah Telkom Indonesia dan jangan lupa titip salam buat keluarga di rumah semoga sehat dan selalu dalam Lindungan ALLAH SWT. ***(NURSIDIK)***

Armada POSKO TELKOM PEDULI Dicek Oleh GM SBT


TAHUN 2006

Armada POSKO TELKOM PEDULI Dicek Oleh GM SBT

Seluruh armada KBM roda empat dan roda dua yang akan digunakan untuk mensupport sukses Pelaksanaan Program Layanan Terpadu Telkom untuk POSKO TELKOM PEDULI dan POSKO TELKOM OPERASIONAL hari ini, Senin (16/10) telah dicek satu persatu oleh GM TELKOM SBT di Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Kap mobil dibuka satu persatu, kemudian mesin dihidupkan untuk mengetahui apakah kondisi KBM ini layak atau tidaknya digunakan sebagai sarana kerja yang diperuntukkan bagi masing-masing POSKO demi kepuasan pelanggan. Perlengkapan kerja atau tools kits masing-masing personel juga diperiksa. Unit Sistem Informasi (USI) juga melakukan hal yang sama, yaitu POSKO LEBARAN.

Pelanggan dan masyarakat pemudik tahun ini memang benar-benar raja, mereka dimanjakan oleh semua operator seluler dan CDMA dengan harapan dalam perjalanan pulang balik berjalan lancar dan selamat. Sarana dan prasaran jalan tahun ini juga cukup memadai dibanding tahun sebelumnya. Yang jelas jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Kesiapan Tim POSKO TERPADU TELKOM SBT sendiri sudah dilihat secara langsung oleh GM TELKOM SBT yang didampingi oleh Deputy GM serta para Senior Leaders. Kesiapan dan persiapan sudah ”sistemic” dan kondisi layak serta siaga. Warga yang mudik diharapkan tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi dari pihak TELKOM.***(NURSIDIK)***

Telkom SBT Buka Bersama Tukang Becak, Penjaga Lintasan Kereta, Panti Asuhan Dan Yatim Piatu


TAHUN 2006

Telkom SBT Buka Bersama Tukang Becak, Penjaga Lintasan Kereta, Panti Asuhan Dan Yatim Piatu

Program kepedulian social memang sangat tepat kalau diluncurkan di bulan Ramadhan Mubarok, sebab bulan penuh Maghfiroh atau ampunan ini terkenal juga dengan Malam Lailatur Qadr-nya. Jadi tak heran kalau sudah banyak program peduli yang diluncurkan SBT di bulan puasa ini, termasuk yang hari ini, Senin (16/10) di Halaman parkir Gedung OPMC SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya. Tausyiah Ramadhan diisi oleh ustadz Drs. Farid Anwar.

Kali ini jajaran Telkom SBT berbagi rasa dengan para tukang Becak, Penjaga LintasanKereta, Panti Asuhan dan Anak Yatim Piatu. Mereka diajak takjil dan berbuka bersama, serta menerima bingkisan lebaran. Kemudian mereka juga mendapatkan siraman rokhani atau Tausyiah dari penceramah di bulan Ramadhan penuh berkah ini. Sejumlah 618 parcel dibagikan secara simbolis.

GM TELKOM SBT dalam sambutannya berpesan. agar kita semua mampu melaksanakan ibadah puasa sampai tuntas dan semoga puasanya diterima Allah SWT. Ibadah puasa ini memang luar biasa, sebab memiliki nilai-nilai edukasi kepribadian, yaitu latihan disiplin. Jadi jika kita dapat tuntas melaksanakannya, InsyaAllah kita termasuk orang yang sudah terlatih.

Acara buka bersama dan Tausyiah ini memang secara rutin diadakan oleh manajemen setiap bulan puasa Ramadhan, selain sebagai media tali silaturahmi, juga sebagai media bagi rasa kepada sesama. Acara ini dihadiri oleh EGM DIVRE-V, Par Senior Leaders, seluruh karyawan dan karyawati TELKOM SBT dan Forsikatel termasuk tenaga kerja mitra, SDM Organik, TKM, CSR dan Tim Security.

Sedangkan EGM DIVRE-, Nanang Ismail Kosim (NIK) meminta agar program ini terus dimaintain. Sekarang ini berbuka dirumah EGM sudah kami hapuskan sejak 2 tahun yang lalu. Yang kami lakukan adalah langsung mengunjungi Panti Asuhan. NIK meminta agar program ini terus dimaintain dan dilanjutkan sesuai dengan tema Buka bersama, yaitu “Peduli Lingkungan & Yatim Piatu”, sebab siapa lagi yang mau memperhatikan Yatim Piatu, kalau bukan kita semua.

Dalam kesempatan tersebut NIK berkenan menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain : Penyerahan bantuan pembangunan 4 buah masjid, Bantuan kepada 5 Panti Asuhan, Santunan untuk 100 anak Yatim Piatu, 15 petugas lintasan KA, 20 Abang Becak, Bingkisan lebaran kepada CSR, Sales POTS/ Flexi, Sales Speedy, Petugas TDC/Reminding Call, Security, TKM AN Maintanence, TKM PT CUM dan CV DWI Barat. ***(NURSIDIK)***

Membangun WARNET bersama Telkom


TAHUN 2006

Membangun WARNET bersama Telkom

Speedy masih menjadi tulang punggung bagi para pebisnis WARNET di Surabaya. Hal ini dikemukakan oleh Syahrul, ST Ketua Asosiasi WARNET Indonesia KORWIL Surabaya. Namun sayangnya realibility Speedy masih memprihatinkan, sehingga para penyelenggara WARNET harus punya Back up dari provider lain. Celah ini menjadi loss opportunity bagi Telkom dan menjadi pintu masuk bagi pesaing.

Bincang-bincang penuh keakraban ini dilaksanakan di Telkom Multi Media Center Plasa Marina pada hari Jumat 13 Oktober kemarin. Dihadiri 12 anggota AWARI korwil Surabaya bertajuk ”Membangun WARNET bersama Telkom” ini juga menjadi ajang uji coba perangkat Multi Media yang ada di ruangan demo center dan Business center.

Gatot Indra Anggradi selaku Manager Customer Care Kandatel SBT yang menjadi tuan rumah acara ini mencoba menggali permasalahan seputar layanan WARNET dari PT. Telkom sekaligus mengenalkan fasilitas yang ada di Multi Media Center. Silakan kalau AWARI akan memanfaatkan ruangan ini untuk acara promosi ataupun edukasi seputar WARNET kepada masarakat, tutur Manager Customer Care SBT sembari menyerahkan kartu Ivas kepada Syahrul, ST Sang ketua AWARI yang low profile namun cerdik ini.

Acara ini sempat membuat penasaran pengunjung plasa Marina, karena Multi Media Center nampak penuh sesak dan ramai. (AR)

SBT : 4 Orang Tersangka Penadah Kabel Curian Tertangkap


TAHUN 2006

SBT : 4 Orang Tersangka Penadah Kabel Curian Tertangkap

Alhamdulillah, dengan tertangkapnya 4 orang penadah kabel curian semoga dapat berdampak berkurangnya curwatpon (pencurian kawat telepon) di lokasi lainnya. Dari tersangka 4 orang penadah yang dibekuk pada hari Rabu 11/10) di lokasi pabrik pengolahan metal Mojosari, yaitu 2 dari Krian, 1 dari Jombang dan 1 lagi dari Mojokerto. Dan sampai saat ini rekan-rekan Reskrim Polres Mojokerto masih mengembangkan kasus tersebut, agar bisa men-TO langsung Pencuri-nya. Dor..dorr...doorrr.

Dengan dibekuknya 4 orang penadah yang menjadi tersangka, maka sedikitnya ada rasa “Plong” bagi jajaran JAWARA SBT, sebab memang selama ini selalu dihantui pencurian kabel yang berujung kepada GAMAS (Gangguan Massal) yang sangat merugikan Telkom dan Pelanggan.

Keberhasilan Reskrim Polres Mojokerto membekuk 4 orang Penadah yang sedang membawa barang bukti patut diacungi jempol yang kemudian dikembangkan. Dengan dikembangkannya kasus ini, semoga aparat kepolisian dapat mengungkap modus sekaligus sindikat pencurian kabel kabel telepon di Telkom SBT pada khususnya, dan Divre-V pada umumnya.

Pihak JAWARA SBT selanjutnya berharap dukungan semua pihak termasuk manajemen untuk mensupport rekan-rekan CATEL Mojokerto yang masih aktif melakukan Ronda atau Patroli keliling sekalian makan sahur, serta memonitor proses pengungkapan sindikat maling kabel telepon dan penadahnya, sehingga berharap pula semoga layanan Telkom semakin baik kepada pelanggan tercinta, termasuk kepada share holder. ***(NURSIDIK)***

Sabtu, 18 September 2010

Hobiku Volley Ball, Puasa Libur Latihan


TAHUN 2006

Hobiku Volley Ball, Puasa Libur Latihan

Masih puasa,….??? InsyaAllah ! Hobinya apa ? Saya paling senang berolahraga Volley Ball, sedangkan anak saya tidak sama, ia lebih senang olahraga sepak bola, demikian penuturan penerima The Best Mitra Security, Slamet Hartoyo sehabis sift malam yang sudah ganti pakaian non PDH. Slamet keseharian berjaga di POSKO SAS Gedung OPMC TELKOM SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Lelaki kelahiran Trenggalek kelahiran 30 September 1965 ini merupakan SATPAM Teladan 2006 yang rewards-nya telah diserahkan oleh Manajemen DIVRE-V berapa waktu yang lalu, saat upacara Hari Bhakti Postel. Ketika di SBT Slamet hanya Juara-2, tetapi peringkat tersebut naik, ketika dinilai oleh Tim Divre-V, yang tentu melalui proses seleksi ketat.

Saya hanya bersyukur kepada Allah SWT atas karunia kesehatan, sehingga saya dapat melaksanakan tugas sebagai SATPAM dengan baik, sehat jasmani dan rokhani. Saya juga berterimakasih kepada Manajemen yang telah menganugerahkan saya rewards, yang tentunya merupakan kebanggaan sekaligus tantangan untuk bekerja lebih baik lagi.

Saya pernah bertugas di Ponorogo selama 4 bulan, di KANCATEL Sidoarjo selama 1 tahun, kemudian ditarik di TELKOM SBT Metro hingga sekarang. Anak saya sebenarnya 3 orang, tetapi yang nomor 2 meninggal dunia saat baru lahir. Saya dengar anak Bapak ada yang mendapat beasiswa dari TELKOM ya...?, tanya Redaksi. Benar, yaitu cewek yang kini sudah klas 4 SD. Alhamdulillah,…….***(NURSIDIK)***

“Buka Puasa Bersama GM TELKOM SBT Dan Ketua MUI Mojokerto”


TAHUN 2006

“Buka Puasa Bersama GM TELKOM SBT Dan Ketua MUI Mojokerto”

Mojokerto : Mengawali rangkaian acara “Patroli Lailatul Qodar“ di Kancatel Mojokerto, musik Tanjidor pimpinan Gus Dimyati sesepuh, Ketua dan ustadz yang selain terpandang/disegani juga sebagai ketua MUI Mojokerto, memulai acara buka puasa bersama PT. Telkom Kancatel Mojokerto, Jumat tanggal 13 Oktober 2006.

Buka puasa bersama serasa lebih lengkap dan lebih semarak lagi dengan hadirnya Tulus Sudarsono, GM Kandatel SBT. Kedatangan GM Kandatel SBT yang baru sangatlah dinantikan rekan-rekan Kancatel Mojokerto. Tidak kurang dari 350 hadirin yang datang dari undangan sebanyak 150, baik dari jajaran pegawai Kancatel Mojokerto maupun undangan pihak luar menyambut acara buka bersama dengan antusias sekali. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Ayat suci Alqur’an dan Saritilawah yang lagi-lagi dibawakan oleh cantrik-cantrik Gus Dim (panggilan akrab Gus Dimyati).

Didalam ceramahnya, Gus Dim yang dengan gaya dan cara berceramah yang selalu mengundang perhatian dan decak kekaguman, mengajak seluruh jajaran pegawai PT. Telkom Kancatel Mojokerto “untuk selalu berdoa bagi para Pencuri Kabel Telepon supaya cepat kaya sehingga kalau sudah kaya tidak lagi berusaha untuk mencuri kabel Telkom, dan kepada seluruh jajaran manajemen PT. Telkom selalulah berikhtiar, berusaha, berdoa serta berserah diri kepada Allah SWT sehingga permasalahan dan rintangan yang dihadapi dapat diatasi dan diberikan solusinya”. Setelah Sholat Maghrib acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang pada kesempatan kali ini Manajemen PT. Telkom Kancatel Mojokerto memberikan Tali asih dan bingkisan kepada sbb :

1. 73 bingkisan parcel ke TKM Kopegtel Mojokerto.
2. 25 bingkisan parcel ke SATPAM.
3. 10 bingkisan parcel ke Cleaning Service.
4. 36 bingkisan parcel ke Mitra Telkom yaitu PT. KDD Mojosari.
5. 20 bingkisan parcel ke Sales Force.
6. 25 bingkisan parcel ke Pensiunan.
7. Uang Rp. 250.000,-- ke 25 Masjid, mushola dan yayasan di Mojokerto.
8. 20 Bingkisan ke Ustadz dan Imam Masjid yang mengisi Tarawih ”Manarul Fikri’ PT. Telkom Mojokerto lokasi STO. Empunala.
9. Uang Rp. 150.000,-- ke 20 anak yatim piatu disekitar kantor.
10. Uang Rp. 100.000,-- ke 48 warga Mojokerto yang bersedia ditempai Alarm.
11. Uang Rp. 100.000,-- ke 22 warga sekitar STO. Empunala dan STO. Mlirip serta
12. Uang Rp. 100.000,-- ke 2 anggota Kodim yang ikut patroli.

Mengakhiri acara buka puasa bersama, GM Kandatel Surabaya Timur sangat merespon dan bangga sekali dengan kiprah dan aktivitas rekan-rekan Kancatel Mojokerto. Tetapi tersirat di mimik GM Kandatel SBT rasa ketidakpuasan didalam mendengarkan ceramah Gus Dim karena singkatnya waktu. Namun hal tersebut sudah terespon oleh Arif Irfansah selaku JM. Kancatel Mojokerto yang akan mengusulkan nama Gus Dim ke jajaran Support Datel SBT apabila mempunyai acara serupa nantinya.

@kk@y Saputro / Mr.

“Patroli Lailatul Qodar” TELKOM Mojokerto


TAHUN 2006

“Patroli Lailatul Qodar” TELKOM Mojokerto

Mojokerto : Tepat pukul 23.00 WIB tanggal 13 Oktober 2006, sekitar 69 seluruh pegawai PT. Telkom Kancatel Mojokerto terinci 36 pegawai, 12 anggota Satpam, 14 TKM Kopegtel Mojokerto, 7 Mitra Telkom PT. KDD dan dibantu 2 orang anggota BABINSA Mojokerto diberangkatkan Arif Irfansah selaku JM. Kancatel Mojokerto untuk memulai aktivitas “Patroli Lailatul Qodar“ Kancatel Mojokerto.

Menjawab pertanyaan GM Kandatel Surabaya Timur di sela-sela acara buka puasa bersama “Siapa yang memimpin Patroli” ?, maka seperti biasanya Arif Irfansah dengan sigap dan tanpa canggung lagi langsung terjun ke lapangan sebagai leader bagi pasukannya.

Patroli dibagi menjadi 8 regu dimana masing-masing regu berisi antara 7-8 petugas. Ada yang menarik dari rangkaian patroli ini, dimana setiap petugas diberikan sarung layaknya patroli yang dilakukan dipedesaan, dengan aktifitas sbb :

1. Cek kelengkapan jumlah petugas patroli, surat tugas, mobil, peralatan patroli dll.
2. Sebelum berangkat setiap regu wajib untuk melapor ke Polsek terdekat tentang adanya kegiatan patroli, tujuannya, jumlah petugas, nama pegawai yg patroli dll.
3. Mencatat segala kondisi dilapangan yang ditemukan contoh Tiang miring, Kabel yang terlalu rendah, Kabel yang semrawut dll.
4. Mengunjungi baik setiap polsek, korem terdekat maupun ke 48 warga masarakat yang selama ini tempat/rumahnya bersedia untuk ditempati alarm sekedar silahturahmi.
5. Melibatkan radio “Madja Fm Mojokerto” sebagai mitra PT. Telkom Kancatel Mojokerto dalam aktifitas dan sebagai sarana komunikasi antar regu patroli .
6. Laporan singkat masing-masing ketua regu ke JM. Kancatel Mojokerto atas segala aktifitas patrolinya.

Dalam aktivitas ini AJM Oman, AJM Service, AJM Adm Support, Off. 2 UPNA, Off. 2 CCAN, Off. 2 UPMB, Off. 2 Wartel, Off. 2 USI masing-masing menjadi leader di setiap regunya. Sebagai penutup acara ”Patroli Lailatul Qodar” di Kancatel Mojokerto, maka setelah patroli dilakukan Sahur Bersama. Layaknya acara Patriot setiap hari Rabu maka Arif Irfansah didalam sambutannya mengajak seluruh insan PT. Telkom Mojokerto untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi perusahaan ini. ”Musuh utama dari suatu keberhasilan adalah Cepat Puas” demikian tuturnya dengan berapi-api yang disambut dengan yel-yel : Telkom ... Committed 2 U, 100 milyard .... bukan maya tapi nyata.

Ada hal yang lebih penting, yaitu kepuasan pelanggan.

@kk@-y Saputro / Mr.

Peletakan Batu Pertama Musholla Plasa Telkom Oleh DGM SBT

TAHUN 2006

Peletakan Batu Pertama Musholla Plasa Telkom Oleh DGM SBT

Seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan TELKOM yang berkunjung di Plasa Telkom Dinoyo, dengan tingkat kunjungan rata-rata 500 pelanggan perharinya saat ini yang diantaranya memberikan masukkan dan mengeluhkan fasilitas tempat ibadah berupa Mushola yang saat ini masih temporer disediakan di lantai dasar ataupun lantai-2. Pihak manajemen merespon positif, dan DGM TELKOM SBT, Sujito berkenan melakukan peletakan batu pertama tanda pembangunan dimulai (13/10).

Sujito mengatakan, bahwa pembangunan Mushola ini untuk memenuhi keinginan pelanggan tercinta yang dapat digunakan ummat muslim pelanggan maupun non pelanggan (umum). Lokasi Mushola adalah lahan samping belakang Plasa Telkom Dinoyo dengan luas bangunan sekitar 20 meter persegi, dilengkapi dengan tempat wudhu dan ruang toilet kecil.

Sujito dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Customer Care, sebab ditengah kesibukan mempersiapkan TELKOM PEDULI LEBARAN, TELKOM SIAGA, masih sempat pula melakukan ibadah yang lain, yaitu persiapan pembangunan Musholla yang merupakan amanah dari para Customer. Semoga ibadah kita baik, pelayanan akan jadi baik pula.

Usai Peletakan batu pertama, Manager Customer Care, Gatot Indra selaku Panitia Pembangunan Musholla dalam kesempatan tersebut mengajak DGM untuk takjil dan buka bersama dengan jajaran CSR Plasa Telkom Dinoyo, Satpam dan Cleaning Service yang dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah dan diakhiri dengan Ceramah Agama oleh Ustadz KH. Syaukanie Ong yang bermata sipit dan memang orang Cina. ***(NURSIDIK)***

Gudang Penadah Kabel Curian Digerebeg


TAHUN 2006

Gudang Penadah Kabel Curian Digerebeg

Ternyata gudang tempat penyiapanan kabel telepon curian ada di sebuah pabrik Mojokerto. Didalam gudang ini ditemukan tumpukan kabel curian dan berhasil digerebeg oleh aparat kepolisian Reskrim Polres Mojokerto pekan kemarin. Para JAWARApun ramai-ramai turut menggerebeg gudang tersebut ingin melihat sendiri bukti-bukti curian tersebut.

Selain barang bukti yang disimpan di gudang sebuah pabrik, para JAWARA yang tak bosan-bosannya melakukan ronda atau patroli malam meski bulan Ramadhan juga sempat melihat para Penadah tersebut. Penadah inilah yang menyebabkan para pencuri ini merasa “enjoy”, sebab dapat menjual barang curiannya dengan mudah tanpa harus mencari pembeli yang memang sangat sulit.

ASMAN CAM TELKOM SBT, Yayat Hidayat merasakan ada perubahan, sebab dengan disanggongnya para penadah lengkap dengan barang bukti memang terasa ada penurunan Gangguan Massal (GAMAS). Mudah-mudahan yang menjadi dalang pencurian adalah Penadah sendiri, sehingga dengan demikian dapat tertangkap otaknya.

GAMAS menurun hanya beberapa saat saja, sebab tiba-tiba dikejutkan lagi oleh pencuri baru, sehingga pagi ini ada GAMAS lagi. Yayat mengatakan, bahwa, Gamas pagi ini kembali terjadi akibat pencurian KU di lokasi STO MOJO AGUNG di ds Semanding Cabinet FRC kapasitas 30". Sedangkan rekan dari STO Jombang menginformasikan, bahwa kabel belum sempat dibawa oleh pencuri tapi Ku tersebut sudah terpotong satu sisi. Namun demikian, tetap saja mengakibatkan Gamas, yang cukup banyak juga Gamas Onu. Yayat selanjutnya menunggu info Rekans MFRAN tentang progress recoverynya. ***(NURSIDIK)***

GM TELKOM SBT Cek Kesiapan Layanan Lebaran


TAHUN 2006

GM TELKOM SBT Cek Kesiapan Layanan Lebaran

Memanjakan pelanggan memang sudah dilakukan TELKOM SBT pada hari biasanya, tetapi pada bulan Ramadhan 1427-H ini sepertinya merupakan puncak kecintaan TELKOM kepada pelanggan yang sedang ibadah shoum yang sebentar lagi merayakan Lebaran sebagai hari kemenangan untuk kembali ke fitroh. Untuk itu GM TELKOM SBT, Tulus Sudarsono pada hari Jumat (13.10) keliling ke Plasa Telkom Darmo dan Dinoyo untuk mengecek kesiapan layanan Lebaran.

Persiapan POSKO TELKOM PEDULI yang intinya ingin memanjakan para pemudik lebaran juga dicek kesiapannya oleh Tulus. Program TELKOM Peduli Pemudik Lebaran ini akan mampu memperkuat citra corporate, sebab merupakan program yang termasuk dalam kategori “kepedulian social”, dimana sangat erat dengan reputasi perusahaan tercinta ini.

Dukungan mudik lebaran oleh TELKOM SBT tak hanya berupa fasilitas telekomunikasi saja, sebab juga akan memberikan transport mudik gratis naik bus ke beberapa jurusan di Jawa Timur dan Jawa Tengah bagi Tenaga Kerja Mitra (TKM) yang selama ini telah memberikan kontribusi kepada Telkom, termasuk anak istrinya.

Saat di Plasa Telkom Darmo, Tulus memberikan arahan kepada hampir seluruh tenaga CSR (Customer Service Representative) yang keseluruhan berbaju Muslim tentang pengutamaan kualitas pelayanan menjelang lebaran tahun ini. Tulus juga sempat elihat ruang platinum yang diperuntukkan bagi pelanggan yang komplin, termasuk juga melihat ruang recovery untuk “mendinginkan” customer yang marah-marah. ***(NURSIDIK)**

Seasonal Ramadhan, Semua CSR Plasa Telkom Busana Muslim


TAHUN 2006

Seasonal Ramadhan, Semua CSR Plasa Telkom Busana Muslim

Serasi, balutan busana muslim bagi para petugas Plasa Telkom yang terdiri dari para Customer Service Representative (CSR). Paduan warna yang kalm dan variatif antara CSR yang satu dengan yang lain membuat suasana Plasa Telkom benar-benar adem alami, sesuai dengan nuansa Ramadhan, apalagi disudut Rak Koran dan Majalah ada Bedug dan Ketupan Lebaran yang menambah nyamannya ruang Plasa Telkom.

Untuk cowok juga sama, mereka mengenakan baju muslim koko yang serasi dengan warna dan cahaya interior Plasa Telkom. Stelan atasan dan bawahan, baik untuk cowok maupun ceweknya juga kelihatan serasi, tak ada yang terlalu mencolok. Busana Muslim Seasonal Ramadhan secara rutin selalu tak terlewatkan. Semua berawal dari rasa saling menghormati dan memanjakan pelanggan, ternyata memang nampak lebih anggun.

Sentuhan jilbab, sentuhan baju koko merupakan sentuhan busana muslim yang anggun dan tentu diharapkan dapat menambah kekhusukan dalam menjalankan ibadah puasa shoum. Apalagi saat ini beragam busana muslim sudah banyak beredar di pasaran, sehingga mudah didapat. Khusus untuk cewek, maka sentuhan jilbab modern akan lebih anggun lagi, sebab selalu ada variasi kombinasi pernik pernik, menjadikan warna semakin serasi, apalagi dengan menojolkan bunga dari kain sutra dan perhiasan.

Tak heran jika menampilkan gaya busana muslim di bulan suci Ramadhan di berbagai Plasa Telkom ini dengan komposisi permainan warna hidup, akan membuat Plasa Telkom lebih hidup, lebih gaya dan lebih bergairah. Warna dan model yang bervariasi memang diusahakan tetap akan memenuhi syarat berbusana muslim.***(NURSIDIK)**

DGM & Manager CC SBT Serahkan Bingkisan Lebaran Ke SAS & CS


TAHUN 2006

DGM & Manager CC SBT Serahkan Bingkisan Lebaran Ke SAS & CS

Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, DGM TELKOM SBT, Sujito menyerahkan bingkisan lebaran kepada Tim Security (SAS), sedangkan Manager Customer Care, Gatot Indra menyerahkan kepada jajaran Cleaning Service saat takjil dan buka bersama di Lantai-2 Plasa Telkom Dinoyo, Jln. Dinoyo 57, Surabaya yang dihadiri oleh SM Marketing & Sales DIVRE-V, M. Firdaus dan JM TELKOM Jombang, Nunu Nugroho, Ketua Bazizkaf, Machfud Sidik dan beberapa Senior Leaders SBT.

Sebelum menyerahkan, Sujito berpesan kepada SATPAM dan Cleaning Service, bahwa bingkisan ini jangan dinilai harganya, tetapi merupakan kepedulian manajemen kepada seluruh Tim Telkom SBT yang selama ini telah memberi kontrobusi nyata. Untuk itu pertahankan performansi TELKOM SBT ini agar semakin baik, maju dan berkembang. Soal buka bersama ini, menurut Jito sekaligus merupakan forum silaturahmi, dimana selama ini tidak mungkin dapat ketemu satu persatu.

Khusus kepada SATPAM ditegaskan, agar menjelang lebaran ini senantiasa meningkatkan kewaspadaan, sebab tindak kriminalitas justru meningkat pada saat menjelang lebaran. Tugas SATPAM memang ringan, tetapi tanggung jawabnya sangat besar, apalagi menyangkut security kantor dan gedung dengan segala assetnya.

Dengan rasa penuh kegembiraan yang terpancar diwajah-wajah para SATPAM dan Cleaning Service, maka mereka menerima dengan mengucapkan rasa syukur ALLAH SWT dan terimakasih manajemen yang selalu memberikan perhatian penuh. Sementara itu, Sujito sendiri berharap agar bingkisan ini bermanfaat bagi keluarga dan jangan lupa sampaikan salam saya kepada keluarga.

Menyinggung soal TELKOM SIAGA, Sujito menegaskan, bahwa karyawan yang menjalani cuti jumlahnya lumayan, namun demikian harap ada pengaturan cuti, sehingga kantor ini tidak kosong sama sekali. Pengamanan gangguan FASTEL selama lebaran sudah terbentuk TELKOM SIAGA LEBARAN, sehingga akan saling bersinerji dengan TELKOM PEDULI MUDIK LEBARAN. ***(NURSIDIK)***

ICM TELKOM SBT Santuni Anak Yatim


TAHUN 2006

ICM TELKOM SBT Santuni Anak Yatim

Bulan Romadhon kali ini Jajaran Indirect Channel Management (ICM) SBT tidak mau hanya mengejar target perusahaan, namun juga mengejar target Pahala yang sedang ditebar oleh Allah SWT melalui program bulan suci Romadhon.

Dengan memanggil keluarga tak mampu yang berada di sekitar kantor Telkom Gayungan serta anak-anak yatim, Indratmoko Susanto ASMAN Indirect Channel SBT, sebagai perancang kegiatan ini mengharapkan bisa mewujudkan cita-cita perusahaan menjadi Good Corporate Citizenship. Perusahaan yang peduli kepada lingkungannya dan dekat di hati masyarakat sekaligus mendapatkan Ridho Allah SWT.

Kegiatan yang dikemas dengan format pengajian dan buka puasa bersama ini dihadiri oleh seluruh keryawan di unit Indirect Channel management SBT, baik yang di Metro maupun yang di CATEL, serta 10 keluarga serta anak yatim yang tinggal di “Kampung Seng”, sebuah kawasan tertinggal disekitar Injoko.

KH.M.Musa sebagai penceramah dalam acara ini sempat mengejutkan seluruh hadirin, bahwa ternyata pada bulan suci Romadhon dan hari raya Idul Fitri keluarga di Kampung Seng ini jarang sekali tersentuh uluran tangan para Muzaki. Hal ini dikarenakan kebanyakan para Muzaki labih sering menyalurkan Zakat, Infaq dan Sodaqohnya melalui yayasan dan panti asuhan yang memiliki papan nama.

Acara diakhiri dengan berbuka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah yang kumandang adzannya dilantunkan oleh salah satu anak Yatim yang hadir.(AR)

Banyak Tawaran Mitra Untuk Multi Media Center

TAHUN 2006

Banyak Tawaran Mitra Untuk Multi Media Center

Bisnis Multi Media Center (MMC) memang sangat menjanjikan dan menggairahkan. Terbukti MMC Plasa Marina Surabaya baru belum sebulan diluncurkan, kini sudah banyak tawaran dari Mitra untuk mengisi etalase yang berfungsi sebagai “Window Shopping”.

Minggu yang lalu telah dipakai pialang saham untuk teleconference. Bisa saja MMC ini dipakai para Pebisnis sebagai tempat “Office Everywhere atau Virtual Office”, sehingga tak heran kalau akan ditambah lagi 4 buah PC sebagai antisipasi kedepan.

Memang, MMC pertama di Indonesia yang telah diluncurkan oleh Dir. Konsumer ini terus menggeliat dan bergairah lantaran prospeknya yang sangat menjanjikan. Perkembangannya cukup pesat, fasilitas Hot Spotnya untuk “memanjakan” para Customer dalam hal ini para Tenant, juga sangat men-DRIVE bisnis mereka, dengan segala aktivitas bisnisnya.

Menyikapi peluang bisnis ini, maka Manager Customer Care, Gatot Indra tak ayal lagi harus lari kencang memenuhi kebutuhan calon Mitra dan para bakal calon customernya. Calender Of Event-pun (COE) terpaksa disusun, agar tidak terjadi overlapping. Untuk minggu depan saja, yaitu tanggal 18 dan 19 Oktober akan digelar OPENHOUSE TELKOM HOTSPOT dan VENTUS dari UCC.

Tercatat COE untuk bulan Oktober dan Nopember 2006 ada 5 Event, yaitu : Gathering Asosiasi Warnet Korwil Surabaya, Pameran dan Konsultasi Bisnis oleh COMETINDO dan LIMA BENUA (Plus Pameran Komputer dan Produk IT), Customer Education oleh Microsoft, IHT Customer Care sebanyak dua kali. Proposal Pameran dan Customer Education sudah masuk. Its all okey…!!!, kata Gatot. ***(NURSIDIK)***

SBT : TELKOM Peduli Mudik Lebaran Mulai H-7


TAHUN 2006

SBT : TELKOM Peduli Mudik Lebaran Mulai H-7

Rapat koordinasi yang membahas persiapan dan kesiapan POSKO TELKOM PEDULI, yaitu Peduli terhadap para pemudik lebaran telah dilakukan pada hari Kamis (12/10) di Ruang Committed 2 U Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya. Rapat ini membahas Progres Konten Pelayanan Terpadu, Anggaran serta Koordinasi dengan pihak luar dalam hal ini Kadidhub dan Kepala Terminal Bus serta Kereta Api.

Tenda POSKO TELUM PEDULI sesuai rencana akan dipasang di dua tempat strategis dimana tempat lalu-lalangnya pemudik lebaran, yaitu di Stasiun KA Gubeng dan Terminal Bus antar kota antar propinsi, yaitu Bungur Asih Surabaya. Rapat koordinasi yang dipimpin oleh DGM TELKOM SBT, Sujito ini menghasil bahasan sebelumnya yang sudah mengerucut dan diharapkan ada Final Cek pada tanggal 16 Oktober 2006.

Tugas dan tanggung jawab SATGAS Program Layanan Terpadu TELKOM dibahas tuntas. Pembahasannya cukup sangat detil dengan topik utama , yaitu mulai dari progress POSKO PEDULI TELKOM, POSKO TELKOM OPERASIONAL, sampai ke POSKO KEAMANAN).

Penanggugjawab Program Telkom Peduli sesuai SK GM TELKOM SBT harus aktif memberikan arahan kepada anggota agar keleruhan program dapat sinergi apalagi yang namanya Pelayanan Terpadu, maka harus menyatukan energi agar tercipta sinergi. Pemasangan umbul-umbul yang berkaitan erat dengan pembayaran pajak juga dibahas yang melibatkan rekan dari Finance Area SBT. ***(NURSIDIK)***

Momen Mudik, Para Kompetitor Perang Spanduk


TAHUN 2006

Momen Mudik, Para Kompetitor Perang Spanduk

Para kompetitor jasa transportasi ramai-ramai menaikkan tarif setiap setahun sekali yang ditujukan kepada para pemudik lebaran, tetapi sebaliknya para operator telekomunikasi saling bersaing banting tarif dan penuh diskon. Seperti halnya menjelang Idul Fitri 1427-H tahun 2006 ini, nampak jelas pada spanduk dan umbul-umbul yang dipasang diberbagai tempat strategis, terutama yang dilalui Bus antar kota antar propinsi, dimana para pemudik dengan leluasa membaca message (pesan berbau promosi) yang tertulis dan menjadi konten spanduk.

Terminal Bus, Kereta Api dan lokasi-lokasi ramai yang menjadi jalur mudik tak lepas dari bidikan operator sebagai tempat memasang spanduk, terjadilah perang spanduk dengan misi meraih pelanggan sebanyak-banyaknya. Terbayang, bahwa para Customer dimanjakan habis-habisan. Baik operator GSM, maupun CDMA sama !

Salah satu operator menyediakan layanan dan informasi lengkap dalam upaya membantu kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pelanggan Telkomsel selama mudik. Layanan ini didukung oleh, antara lain, 16 agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil, Asuransi Cigna, Nokia, 40 stasiun radio, dan puluhan penyedia konten. Wah, pokoknya masing-masing ingin tampil oke !

Bahkan ia mencetak 600.000 peta panduan mudik yang mencakup informasi lengkap layanan produknya. Peta ini dibagikan gratis bengkel resmi ATPM mobil/motor, pusat perbelanjaan, pintu tol, dan melalui sisipan di beberapa media cetak. Pelanggan dapat mengakses informasi hanya dengan menekan angka empat digit saja untuk informasi umum (ATM, bengkel, rumah sakit, restoran, pompa bensin, pos polisi) baik melalui telepon maupun pesan layanan singkat (SMS).

TELKOM sudah pasti akan memanjakan pelanggannya seperti ini, sebab kapan lagi mengintimasi pelanggannya kalau tidak pada event yang sangat tepat ini. Bila perlu DRIVER BUS diberi kaos Flexi Gratis, lantas penjual asongan di terminal bus dan kereta juga demikian. Bila perlu bagi kaos untuk Pengurus Masjid dengan tulisan sablon Telkom Flexi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1427-H, dsb…...

Bagi brosur di exit gate atau pintu keluar terminal bus harus diutamakan, bila perlu titip penjaga pintu ata pedagang asongan dengan kita beri duit Rp. 5 ribu.. Catel dipinggir jalan strategis harus dipasang spanduk gede-gedean dengan fasilitas minum gratis, akses TNI gratis, jual kartu Flexi. Terus terang bahwa Fren dan Esia terus menyerang kita, jadi kita harus lakukan serangan balasan. Peta mudik dengan logo semua produk Telkom tentu akan menggetarkan kompetitor. ***(NURSIDIK)****

Adakah Yang Percaya Selain Allah SWT ?


TAHUN 2006

Adakah Yang Percaya Selain Allah SWT ?

Pertanyaan yang menjadi judul berita ini adalah muncul dari Sang Penceramah Ramadhan Masjid Takhobbar DIVRE-V Surabaya, Kamis (12/10), yaitu Bapak Ustadz K.H Farid Anwar yang mengetengahkan sebuah tema, yaitu : Itqun Minnan nar. Bukankah Allah adalah tempat kita bergantung atau Allhu Samad ? Lalu ngapain kita percaya kepada yang lain ?, tanyanya.

Pak Kyai dalam kesempatan tersebut mengungkap, bahwa yang menjadi dasar kita harus percaya kepada Allah ialah Al Quran Surat Yunus ayat 106, yang artinya : ”Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim".

Hubungan Surat Al Ikhlas dengan Surat Al Falaq, yaitu Surat Al Ikhlash menegaskan kemurnian Allah SWT sedang surat Al Falaq memerintahkan agar semata-mata kepada-Nya-lah orang memohon perlindungan dari segala macam kejahatan. Surat Al Ikhlas berisi Penegasan tentang kemurnian keesaan Allah SWT dan menolak segala macam kemusyrikan dan menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang menyamai-Nya.

Surat Yunus mengandung hal-hal yang berhubungan dengan pokok-pokok kepercayaan, lenyapnya syirik, pengutusan rasul, hari berbangkit, hari pembalasan dan hal-hal yang berhubungan dengan pokok-pokok agama sebagaimana biasa didapati dalam surat-surat Makkiyyah.***(NURSIDIK)***

Mengintip Kegiatan Kompetitor Di Bandara Juanda Baru


TAHUN 2006

Mengintip Kegiatan Kompetitor Di Bandara Juanda Baru

Kegiatan perluasan Bandara Juanda Baru ternyata merupakan peluang bagi kompetitor untuk melakukan “pendekatan atau lobi” dengan pihak pengelola Bandara Internasional tersebut. Pasalnya, peluang dan pangsa pasar di Bandara ini memang sangat empuk menjanjikan untuk semua segment, terutana segmen bisnis. Para teknisi TELKOM SBT pada hari Selasa (10/10) telah melakukan tugas sebagai Market Intellingece di Bandara yang memang merupakan wilayah bisnis TELKOM Surabaya Timur (SBT).

Beberapa data dan fakta telah dikompulir oleh para teknisi kita. Beberapa masukan dan pertanyaanpun disusunnya, seperti antara lain soal perangkat kita MSOAN apakah sudah bisa digunakan, karena pihak Bandara sudah mulai minta dipindahkan beberapa nomor untuk diinstalasi di gedung Bandara Juanda yang baru. sebagai masukan MSOAN kita catuan PLNnya masih ikut gedung dan sangat riskan, harusnya ada panelersendiri seperti milik PT Lintas Arta (Indosat).

Sebagai bahan renungan kita bersama, bahwa tanggal 10 Nopember 2006 adalah hari Pahlawan bertepatan dengan akan di resmikannya Bandara Juanda Baru, dimana kita akan punya gawe besar tentunya, karena fasilitas telekomunikasi yang ada di Bandara lama akan di pindahkan ke Bandara baru tentunya. Lalu apakah ALPRO kita sudah siap ?

Rekan Aziz dari Unit CCAN SBT kemarin saya melihat bagaimana kompetitor sudah mulai menginstalasi perangkat dengan menggunakan tehnologi Wave Lane di Bandara Juanda Baru. Bukannya Manajemen TELKOM sudah siap bersaing dengan segenap kompetitor yang ada di bumi pertiwi ini. Bukannya manajemen juga telah bertekad untuk ALWAYS THE BEST, dan bahkan menjadi BEST OF THE BEST ? Jadi tak usah khawatir, semua sudah dipikirkan manajemen.***(NURSIDIK).

Kebijakan Penyaluran Dana PK/CDC 2006


TAHUN 2006

Kebijakan Penyaluran Dana PK/CDC 2006

Mengingat banyaknya calon Mitra Binaan PKBL/CDC yang menanyakan perihal kepastian adanya penyaluran dana bantuan Program Kemitraan (PK) saat ini, yang memang sesuai rencana, penyaluran bantuan dana PK ini penyalurannya dilaksanakan setiap triwulan.

Kebijakan Pusat CDC TELKOM, penyaluran dana program kemitraan th.2006 ini baru direalisasikan untuk triwulan I/2006, hal ini dikarenakan CDC masih fokus pada kegiatan collection yang pencapaiannya masih dibawah target, sehingga penyaluran bantuan dana PK untuk triwulan II ditangguhkan.

Untuk menjawab kapan penyaluran bantuan dana PK berikutnya dapat disalurkan, ASMAN CDC TELKOM SBT Kusharjito yang ditemui Reporter di ruang kerjanya, Rabu (11/10) mengatakan, bahwa andaikan bantuan dana PK tersebut akan dikucurkan pelaksanaannya kemungkinan sesudah waktu lebaran.

Belajar dari pengalaman, maka sebelum atau menjelang lebaran merupakan saat orang membutuhkan banyak keperluan, sehingga tentu akan banyak penggunaan konsumtif. Inginnya memberdayakan dan pembinaan, maka kalau tidak kita siasati tentu sama saja dengan pembinasaan. Sifat konsumtif masyarakat kita terutama menjelang lebaran sudah bukan menjadi rahasia umum lagi. Memang sih kita tidak menutup mata, bahwa ada yang benar-benar membutuhkan dana untuk modal, sebab menjelang lebaran ini pasti banyak pesanan atau pembeli.

Untuk jadwal penyaluran, kami akan selalu satu bahasa dan sinergi dengan Divisi maupun kebijakan TELKOM CDC pusat, sehingga pelaporannya juga tidak bakal mengalami kendala. Kami hanya meminta kepada calon Mitra Binaan untuk bersabar mudah-mudahan sesudah hari raya atau Lebaran ini akan ada kabar kepastian dari Pusat CDC TELKOM.

Telkom CDC masih concern dan memang benar-benar ingin meningkatkan produktivitas, daya saing Mitra Binaan, jadi memang harus memiliki startegi, tidak asal memberi saja. Kami ingin membina para Mitra Binaan secara sistematis, berkelanjutan dan terintegrasi dengan kebijakan DIVRE dan Corporate. ***(NURSIDIK).

SBT Lakukan Review Total Quality Management System


TAHUN 2006

SBT Lakukan Review Total Quality Management System

Masih tetap concern terhadap mutu... ! Itulah TELKOM 1,3 Trilyun, Telkom SBT... ! Mutu yang dimanage dalam TQMS (Total Quality Management System) secara berkala selalu di review dan bila perlu di uptade sesuai dengan tuntutan para customer kondisi terkini. TQMS ini di review oleh jajaran atau Unit Business Performance KANDATEL SBT di lantai-5 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Acara review ini selaras dengan NDE Deputy EGM DIVRE V no. C Tel .382/PR 000/D05-A1034000/2006 tanggal 4 Oktober 2006 tentang revisi dokumen mutu TQMS yang (PM,PK & Form) sesuai dengan Organisasi Divre V sesuai SK. Direksi KD : 14/PS150/CTG-10/2006, tanggal 16 Januari 2006.

Dengan review ini, maka diharapkan Everything Is Ok ! Serta akan mampu menjawab kesiapan survailance ISO 9001 : 2000 yang sesusai jadwal akan dilakukan pada bulan Nopember 2006 oleh PT. TUV International. Segala kesiapan implementasi di lapangan juga menjadi porsi utama bahasan dalam Review ini.

Sebagai International Service Company, maka PT. TUV akan menguji lagi untuk kesekian kalinya konsistensi implementasi Mutu sesuai PM/PK yang telah ditetapkan oleh jajaran TELKOM SBT. TUV akan melakukan assessment ulang dalam bentuk surveilance audit dimana hal ini sangat menentukan sertifikasi TELKOM SBT yang pernah diterimanya. (NURSIDIK).

Syahrul Ramadhan Di Masjid TAKHOBBAR DIVRE-V


TAHUN 2006

Syahrul Ramadhan Di Masjid TAKHOBBAR DIVRE-V

Alhamdulillah kita telah memasuki hari ke-15 Ramadhan dimana didalamnya telah diturunkan Al-Quran yang menjadi petunjuk bagi seluruh ummat manusia. Demikian antara lain kata pengantar Dosen IAIN Sunan Ampel, Drs. Masyhudi Achmad, M,PDI di hadapan jamaah Masjid TAKHOBBAR TELKOM DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya, Selasa (10/10) saat acara ceramah selepas Sholat Dzuhur.

Sebagian muslim memperingati waktu terjadinya peristiwa tersebut secara khusus. Di Indonesia setiap tanggal 17 Ramadhan, biasanya dilakukan ceramah atau pengajian khusus bertemakan NUZULUL QURAN, lanjutnya. Nuzulul Quran yang secara literal berarti turunnya Al Quran adalah istilah yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan wahyu Allah SWT perta kepada Nabi dan Rasul terakhir agama Islam, yakni Muhammad SAW.

Pak Dosen dalam ceramahnya juga merefer kepada Al Quran Surah Al Baqoroh ayat 185, yang artinya : Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).

Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.***(NURSIDIK)

SBT : 3 SATPAM Teladan Terima Reward Pada Bulan Ramadhan


TAHUN 2006

SBT : 3 SATPAM Teladan Terima Reward Pada Bulan Ramadhan

Baru saja terima Rewards dari Manajemen DIVRE-V saat Hari Bhakti POSTEL Ke-61, kini tiba giliran pada bulan puasa penuh berkah ketiga SATPAM tersebut menerima lagi dari manajemen SBT yang diserahkan pada hari Senin (9/10) bertempat di halaman DIKLAT TELKOM Jln. Gayungan PTT No 1-3, Surabaya. Ini namanya apresiasi manajemen kepada seluruh jajaran yang berprestasi dengan tidak tanggung-tanggung.

Rewards tersebut diserahkan langsung oleh Deputy GM TELKOM SBT, Sujito yang disaksikan oleh ASMAN SAS SBT, Warsito dan Direktur SPM Area Jawa Timur kepada ketiga SATPAM yang yang dinilai oleh Tim Khusus (TIMSUS) telah memiliki prestasi luar biasa, penuh disiplin dan dedikasi bagi perusahaan tercinta ini untuk periode tertentu. Mereka adalah : Juara-I ialah Gunarto, Juara-II ialah Slamet dan Juara-III ialah Nugroho.

DGM SBT dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa penilaian SATPAM ini adalah untuk periode tertentu, untuk periode berikutnya akan dinilai lagi. Kalau kinerja SATPAM yang bersangkutan tetap unggul, maka predikat TELADAN akan tetap dipertahankan. Jadi saya harap kalian semua selalu berlomba untuk menuju kebaikan dengan penuh dedikasi dan loyalitas, sehingga tahun mampu meraih predikat SATPAM Teladan.

Dibidang keamanan, Sujito dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa kendati secara umum boleh dikatakan aman, namun masih ada lagi satu ganjalan, yaitu maraknya pencurian kabel telepon, bahkan ada pula pencurian berupa perangkan modem. Untuk ini saya berharap agar kalian lebih meningkatkan frekwensi patroli, sehingga tidak ada celah bagi para maling untuk melakukan pencurian. (NURSIDIK)

SATPAM SBT Latihan Pemadam Kebakaran Di Bulan Puasa


TAHUN 2006

SATPAM SBT Latihan Pemadam Kebakaran Di Bulan Puasa

Bulan puasa bukanlah menjadi penghalang untuk beraktivitas. Hal ini dikatakan oleh Deputy GM TELKOM SBT, Sujito saat menyampaikan sambutannya pada event Pelatihan Pemadam Kebakaran bagi petugas SATPAM dan Cleaning Service di halaman GAYUNGSARI REGENCY Graha Sarana Duta Jln. Injoko Surabaya.

GAYUNGSARI REGENCY adalah hunian eksklusif di kawasan Surabaya Selatan, halamannya luas, sehingga cocok untuk latihan pemadam kebakaran, apalagi belum banyak bangunan didirikan sesuai request, maka setelah mendapat izin silahkan saja gelar pelatihan disini, dijamin asapnya tidak terlalu mengganggu, kata Sujito.

Latihan Pemadam Kebakaran dengan menggunakan APK Tabung ini merupakan bagian dari implementasi SMK3 dan merupakan Program SINERGI PENGAMANAN JELANG LEBARAN, lanjut Sujito dalam sambutannya. Ditegaskan lagi, bahwa pelatihan ini secara tidak langsung juga sebagai sarana uji kompetensi.

Dalam kesempatan itu, Sujito juga menegaskan, bahwa dalam memanajemeni Security and Safety, maka yang perlu diperhatikan adalah langkah-langkah prventif dan langkah-langkah pengamaman yang sesuai dengan PROTAP atau BISPRO. Jangan sampai menyimpang, sebab secara rutin hal ini akan diaudit oleh pihak Auditor Eksternal. (NURSIDIK).

Kejar Target Pendapatan, JM CATEL Sidoarjo Rela Bantu Jualan


TAHUN 2006

Kejar Target Pendapatan, JM CATEL Sidoarjo Rela Bantu Jualan

Bedalah,….cara jualan seorang JM Telkom Sidoarjo, Triagung atau kerap dipanggil Cak Agung dengan para Salesman pada umumnya, sebab pangsa pasarnya memang para Boss. Hari Jumat (6/10) di PUT-PUT GOLF rumah makan adalah tempat bermain anak anak gedongan.

Menjelang buka puasa cak Agung dan crew marketing Catel Sidoarjo mengundang pelanggan Tekom Net Instan (TNI) dari berbagai Instansi, BUMN, juga dari kalangan Lembaga Pendidikan, Kursus yaitu PRIMAGAMA, DIAN INSTITUT untuk Buka bersama yang dikemas dengan Sosialisasi SPEEDY.

Cak Agung bak bakul jamu yang menawarkan dagangannya dengan gayanya yang khas, halus, kalem dan memikat. Di event ini, Cak Agung memamerkan kecanggihan kegunaan serta manfaat internet dengan menggunakan akses Speedy. Begitulah kalau para Sales menawarkan dagangannya, materi konten memang harus dikuasainya.

Para undangan yang berminat pasang Speedy dan belum punya jaringan telpon atau yang mau migrasi dari TNI ke Speedy diberikan modem serta biaya pasang baru gratis. Akhir acara Cak Agung memberikan Voucher senilai Rp 300.000,- untuk pembelian terminal Fleksi senilai Rp. 700.000,- tentunya hal ini sudah ada komitmen dengan mitranya. (Cak Djum-Sidoarjo).

DGM Telkom SBT Buka Bersama Tim Security


TAHUN 2006

DGM Telkom SBT Buka Bersama Tim Security

Tim Security and Safety (SAS) yang dalam waktu dekat bakal diharapkan sebagai garda terdepan dalam bidang pengamanan pada saat para karyawan melaksanakan cuti tahunan untuk mudik lebaran kemarin (9/10) bertempat di depan Gudang SBT Jln. Injoko telah berbuka bersama manajemen, yaitu Deputy GM TELKOM SBT, Sujito.

Guna membantu pedagang ekonomi lemah, maka manajemen juga mengambil inisiatif untuk memesan Takjil menu makanan dan minuman berbuka puasa kepada warga sekitar lingkungan kantor. Hal ini menunjukkan, bahwa sampai pada hal sekecil apapun, manajemen selalu concern terhadap lingkungannya, yang tentu selaras dengan program GCC.

Sementara itu, sambil menikmati takjil, Sujito ngobrol seputar persiapan siaga lebaran bagi jajaran SAS, apalagi akan banyak jumlah karyawan yang cuti mudik, sehingga praktis suasana kantor tidak seperti biasanya, akan sepi untuk periode tertentu, pra dan pasca Lebaran 1427-H.

Inti obrolan ringan sambil takjil ini adalah memantapkan program SIAGA LEBARAN yang telah disusun ACTION PLAN-nya. Sujito meminta agar Tim SAS selalu waspada terhadap lingkungan kantor, terhadap tamu-tamu yang masuk dan bertindak tegas kepada tamu yang tidak jelas identitasnya, apalagi maksud dan tujuannya. Sujito mengakhiri berbuka dan berjabat tangan dengan para Tim SAS termasuk Cleaning Service.(NURSIDIK)

Agar Lebih Membumi, SBT Lakukan IHT COSO SOA


TAHUN 2006

Agar Lebih Membumi, SBT Lakukan IHT COSO SOA

Manajemen TELKOM SBT memang luar biasaaa,….!!! Baik strateginya, maupun “Framework Of Thinkingnya”. Pasalnya, ingin “Manage Smarter” tentang implementasi COSO SOA. Memang pekerjaan besar harus dimanage secara smart, agar praktis dan efisien. Kali ini dengan cara melakukan In House Training (IHT) dengan menampilkan pembicara internal serta bertempat di DIKLAT Jln Gayungan PTT, Surabaya (6/10).

Sebelum dalam bentuk IHT, maka yang dilakukan manajemen adalah dengan model sosialisasi per unit atau bagian terkait dengan BISPRO masing-masing. Kini melakukan “enhance” serta lebih focus lagi, yaitu dalam bentuk IHT yang untuk tahap awal peserta hanya terdiri dari unit kerja Indirect Channel SBT.

DIKLAT atau TTC Surabaya yang selama ini selalu kerjasama sangat baik, memberikan support lebih, sehingga IHT yang diikuti oleh 22 peserta berjalan lancar dan sukses. Tenaga pengajar terdiri dari Soemaryanto dari DIVRE-V, Kunarti dari Unit Performansi SBT dan Indratmoko Susanto dari Indirect Channel SBT.

Yang menjadi “Ultimate Goal” dari penyelenggaraan IHT ini ialah, agar implementasi COSO SOA di jajaran Indirect Channel dapat lebih membumi, sehingga merupakan “Habit” dalam bekerja sehari-hari. Yang penting SOA bukan sekedar aturan tetapi merupakan komitmen kita bersama untuk menjalankan bisnis secara transparan dan aman, dan terwujud Good Corporate Governance.(NURSIDIK).

Gangguan Massal Akibat Pencurian Kabel Telepon Masih Hantui SBT


TAHUN 2006

Gangguan Massal Akibat Pencurian Kabel Telepon Masih Hantui SBT

Apapun bisnis yang kita tekuni, kualitas produk sudah menjadi keharusan. Tetapi yang menjadi masalah ialah, ketika kualitas tersebut sudah oke, sudah pada posisi siap layan, ternyata tiba-tiba jelek atau terjadi gangguan massal (GAMAS) akibat ulah tangan yang tidak bertanggung jawab, seperti pencurian kabel yang dalam tempo 2 bulan terjadi berulang sebanyak 43 kali.

Ternyata pada hari Jumat sore (6/10) terjadi GAMAS lagi yang masih didominasi oleh pencurian Kabel Udara pagi hari di STO Krian, Mojokerto dan Waru-I. Gangguan Massal setelah dilokasir terjadi pada Gangguan 7 Perangkat EQN dan sebanyak 36 Kabel Sekunder mesti segera diperbaiki. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk memperbaiki GAMAS agar kualitas pelayanan ter Recovery secepatnya.

Jajaran Corporate Access Maintenance TELKOM SBT memang tak habis pikir, sebab baru saja seluruh jaringan sudah oke, kini tejadi GAMAS lagi. Pencurian Kabel Telepon masih menghantui jajaran Cable Access Maintenance (CAM) TELKOM SBT, terus terfikirkan oleh mereka kapan hal ini berakhir. Disatu sisi selalu menekan komplin, jaga kualitas untuk dongkrak pendapatan, disisi lain terus dihantui pencurian yang tidak diketahui kapan akan dan harus berakhir. Terjadi trauma...trauma...trauma.

Jajaran CAM ini sebenarnya sudah sangat Excellent Care terhadap kualitas jaringan, sebab tanpa kualitas produk yang baik, jangankan memenangkan persaingan, bertahan dalam hidup menjadi sulit. Tapi apa daya kalau yang sudah bagus ini tiba-tiba ”dirusak alias dicuri” lagi oleh maling kabel. Mungkin perlu dianalisa lagi Peluang, Tantangan dan Hambatan, sehingga the Next Steps dapat dipetakan antispasinya, termasuk strateginya. Jangan sampai pelayanan terpuruk dan jangan sampai No Service, No Business !

Kualitas jaringan selalu diaudit, apalagi dengan adanya ketentuan sertifikasi kualitas produk dan jasa yang kita tawarkan, aspek kualitas prima sudah bukan menjadi pilihan lagi, melainkan sudah menjadi persyaratan dasar untuk berbisnis. Jadi pada dasarnya kualitas jaringan sudah terkondisi sedemikian rupa, tapi hantunya adalah MALING. ***(NURSIDIK).

Wartel SBT Promo Manfaatkan Momen Ramadhan


TAHUN 2006

Wartel SBT Promo Manfaatkan Momen Ramadhan

Kalau Mobile-8 sambut bulan puasa dengan memberikan diskon, maka demikian juga dengan WARNET dan WARTEL, yaitu diskon 75 % untuk percakapan diatas jam 23.00 WIB. Hal ini hampir terlupakan oleh pelanggan Telkom, kata Supervisor Channel Management, Agus Riyantowo kepada Reporter, Kamis (5/10).

Untuk mengingatkan kembali, maka hal ini dikomunikasikan melalui Wartel dengan tujuan utama (Ultimate Goal) yaitu untuk meningkatkan usage di waktu para kaum muslim menikmati makan sahur, tambahnya. Bulan puasa Ramadhan memang benar-benar bulan penuh berkah, sebab hampir semua artikel yang ada di Plasa dan Mall memberikan diskon super hemat.

Banjir diskon memang selalu terjadi di bulan puasa, maka masyarakat harus bijak menyikapinya. Semangat belanja di minggu pertama hingga minggu-minggu terakhir di bulan Ramadhan ini sungguh luar biasa. Ada hal yang terlupakan oleh mereka, yaitu silaturahmi jarak jauh melalui fasilitas Telkom. Yang dimaksud bijak ialah belanja secara over. uang sudah menipis.

Akhirnya mereka harus berfikir pula untuk pulang kampung alias mudik. Agar tidak melupakan silaturahmi karena biaya transportasi mahal uang menipis, maka sebaiknya melakukan cara mudah, yaitu mudik jarak jauh melalui fasilitas Telkom, praktis, biaya terjangkau, tidak capek dan berdesakan.

NURSIDIK

SBT Berikan Layanan Takjil Gratis Bagi Pemudik


TAHUN 2006

SBT Berikan Layanan Takjil Gratis Bagi Pemudik

Selaras dengan program perusahaan Good Corporate Citizenship (GCC), maka berkenaan dengan musim pemudik lebaran 1427-H, TELKOM SBT merencanakan melakukan kepedulian social di Terminal Bungurasih / Terminal Purabaya Surabaya. Manager Customer Care, Gatot Indra memaparkan rencana ini dalam bentuk Action Plan, Kamis (5/10) di ruang rapat Committed 2 U Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Lokasi Terminal Purabaya memang menjadi pilihan utama, sebab merupakan terminal utama bagi Arek-Arek Jawa Timur dan merupakan jalur mudik terpadat setelah Jakarta. Pihak Purabaya sendiri menyatakan tidak keberatan atas ajakan TELKOM SBT dan dipersilahkan memilih lokasi area di outdoor.

Oleh karena lokasinya adalah outdoor, maka Gatot memaparkan, bahwa ini merupakan peluang emas, sebab ada misi sebagai media promo yang akan dikemas dalam Telkom Peduli Pemudik Lebaran 2006 ini. Selain takjil gratis, plus minum air mineral dan kopi hangat gratis, maka ada sejumlah layanan lainnya, yaitu TELUM Flexi, Info Tarif Telepon, Buku Petunjuk Telepon, Pelayanan Flexi Trendy dengan Taqline “Mudik Bersama Flexi Combo”.

Selain akan mampu memperkuat citra TELKOM, maka program ini diyakini memberikan Value, yaitu akan semakin mengkokohkan reputasi korporasi, baik dimata konsumen, maupun bagi share holder. Selain itu yang lebih penting juga akan memberikan nilai ibadah dengan harapan perusahaan ini selalu diridhoi oleh Tuhan YME, sehingga TELKOM semakin Jarya. (NURSIDIK.

SBT : Frekwensi Pencurian Kabel Melejit, 43 Kali !


TAHUN 2006

SBT : Frekwensi Pencurian Kabel Melejit, 43 Kali !

Dengan seringnya terjadi pencurian kabel telepon, maka manajemen TELKOM menjadi kelabakan. Upaya Lobi, sarasehan, approach, warning system dan sebagainya sudah dilakukan, namun kejadian itu masih saja ada, bahkan selama dua bulan, yaitu Agustus dan September frekwensi pencurian makin melejit aja, telah terjadi pencurian sebanyak 43 kali !

Lurah dan masyarakat setempat, Kepala Desa, Polisi dan jajaran TELKOM telah antisipasif dan represif, namun para maling-maling kabel ini terus bermunculan. Haruskah ini berlangsung terus tiada henti ? Disisi lain kerugian TELKOM tak sedikit, baik dari sisi rupiah, maupun dari sisi kualitas pelayanan kepada pelanggan yang tentu saja setelah kabel dipotong dibawa kabur akan terjadi perpu dan GAMAS (Gangguan Massal).

Anggaran untuk mengatasi GAMAS juga tak sedikit, sehingga dari sisi anggaran menjadi babak belur dan kalang kabut, maka ABT-pun diajukan ke manajemen DIVRE-V. Secara moral, maka manajemen DIVRE-V harus ikut bertanggung jawab atas kejadian ini, walau yang langsung menjadi ujung tombak adalah KANDATEL. Paling tidak memberikan support ABT untuk Budget recovery demi kelancaran bisnis telkomunikasi di era persaingan yang saling bunuh membunuh (killing each other) ini.

Manajemen KANDATEL sendiri tanpa FULL SUPPORT dari Manajemen DIVRE juga tak akan dapat berbuat banyak, walau sudah melakukan OPTIMAL EFFORTS. Upaya penanganan Pencurian secara teknologi, secara lobi, secara swadaya, secara on the spot, sarasehan dan upaya lainnya sudah dilakukan. Mungkin bisa diusulkan dikenakan pasal SABOTASE dengan hukuman seumur hidup, karena akibat pencurian ini terjadi putusnya infrastruktur kepentingan rakyat. And then, Whats Next ? (NURSIDIK)

SBT : Synergi Mengembangkan Market Multimedia


TAHUN 2006

SBT : Synergi Mengembangkan Market Multimedia

Liputan Focus Group Discussion yang merupakan Liputan bisnis ini sangat menjanjikan. Pasalnya FGD yang diadakan pada Hari / Tanggal : Kamis / 5 Okt 2006 di Ruang Business Center, Telkom Multimedia Center, di Plasa Marina, Surabaya ini diikuti oleh para Tenant Pusat IT dan Seluler Plasa Marina Surabaya, khususnya provider PDA (Portable Digital Assisstant).

Materi Utama FGD adalah Sosialisasi layanan Telkom Hotspot. Penyampai materi : Ariwiati, Divisi Multimedia Service Area Surabaya. Penyelenggara : Customer Care Kandatel Surabaya Timur, bekerjasama dengan UCC Area V, Jawa Timur. Objectives Acara : 1) Mengenalkan layanan TELKOM Hotspot kepada target market yang sangat potensial, khususnya provider PDA, 2) Membangun networking untuk bersinergi mengembangkan market layanan multimedia Telkom.

Acara diawali dengan presentasi dari Divisi Multimedia tentang layanan TELKOM Hotpsot. Dilanjutkan dengan forum diskusi tentang layanan multimedia Telkom (TELKOM Hotspot, Speedy, i-VAS, dll.). Peserta juga diberi kesempatan mencoba layanan TELKOM Hotspot dari PDA masing-masing dipandu oleh petugas Div Media.

Acara ditutup oleh Manager Customer Care SBT, RM Gatot Indra A, yang mengajak peserta dan para provider PDA untuk bersinergi mengembangkan market layanan multimedia, termasuk akses internet Wi-Fi yang bisa diakses menggunakan PDA. Ajakan tersebut disambut antusias peserta, yang antara lain menyatakan berminat menjadi reseller kartu i-VAS, sedangkan Andre - salah satu peserta - berminat memasang display produknya di Telkom Multimedia Center.

Para peserta juga cukup antuasias untuk bisa menyelenggarakan event promo bersama Telkom, khususnya untuk layanan Akses Internet Wi-Fi. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan promo door to door produk Speedy ke beberapa tenant pusat IT Plasa Marina yang dikoordinir oleh dikoordinasikan oleh AM UCC V : Teguh C. E. ***(NURSIDIK)

TELKOM SBT Ajak 1000 Orang Pemudik Gratis


TAHUN 2006

TELKOM SBT Ajak 1000 Orang Pemudik Gratis

Dalam rangka TELKOM PEDULI 2006, maka KANDATEL SBT mengajak 1000 orang dan keluarganya untuk mudik bareng gratis menggunakan bus. Sedangkan anak perusahaan TELKOMSEL menurut sumber detik.com mengajak 5000 pelanggan dan mitra distributornya area Jabotabek dan Banten dengan menggunakan bus, sepeda motor dan pesawat.

Peserta pemudik bareng TELKOM SBT adalah : Sales Froce, FFC, Flexter, Pengelola Wartel dan Warnet dan TKM. Ada 10 kota tujuan di Jawa Timur dalam program mudik bareng ini, yaitu : Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi, Lumajang, Jember, Trenggalek, Tulungagung, Madiun, Ponorogo dan Pacitan.

Program ini adalah sebagai wujud terimakasih manajemen yang ditujukan kepada para peserta pemudik yang terdiri dari para komunitas dan mitra PT. TELKOM yang selama ini turut berperan memberikan kontribusi terhadap performansi, citra dan pelayanan PT. TELKOM.

Para peserta agar dapat berangkat secara tertib, maka diharuskan mendaftar terlebih dahulu. Pendaftaran paling lambat tanggal 6 Oktober 2006 di Sekretariat TELKOM SBT tlp. : 8285175; 8294600 dan 8294100. Peserta harus mengisi formulir dan harus menyebutkan dengan jelas tempat bekerja, kota tujuan dan jumlah keluarga yang ikut.

NURSIDIK