Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Rabu, 15 September 2010

Akibat Lumpur Lapindo, 4 Rumah TKM Ditinggalkan


TAHUN 2006

Akibat Lumpur Lapindo, 4 Rumah TKM Ditinggalkan

Pada hari Rabu (30/8) adalah menginjak hari ke-92 penanganan penghentian semburan lumpur lapindo yang belum membuahkan hasil. Akibatnya, tanah yang berada di sekitar lokasi semburan liar lumpur lapindo saat ini mengalami penurunan atau ambles antara 2 cm, 5 cm hingga 25 cm yang terjadi di 3 desa, yaitu : Desa Siring, Desa Jatirejo dan Desa Kedung Bendo. Apalagi tanggul di KM 39 kemarin jebol, lumpuhkan jalan tol Surabaya–Gempol.

Terdapat 2 orang was-was dan 4 orang TKM TELKOM sudah meninggalkan rumahnya. Data yang berhasil dihimpun oleh rekan unit Support TELKOM Sidoarjo, menunjukkan bahwa ada 4 TKM yang kondisi rumah sudah tergenang Lumpur liar Lapindo Brantas yang kemudian mengungsi. Mereka adalah :

SUWANDI (TKM Jarakses Tulangan) : Rumah Sendiri di Desa Siring RT.09 RW.02 Jl. Diponegoro Porong. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak seminggu yang lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Mertuanya. WIDYA LESMANAWATI (TKM bagian SOPP Sidoarjo) : Rumah sendiri di Desa Jati Rejo (Sengan) no.26. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak seminggu yang lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Saudaranya di Griya Anggrek Mas Sidoarjo.

DWI ASTUTI (TKM bagian Simpan Pinjam) : Rumah sendiri di Tanggulangin Anggun Sejahtera Blok C.10 No.10. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak 2 bulan lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Orang Tua di Jl. Cendrawasih 15, Sidoarjo. PIUS BUDI (TKM bagian IKR) : Rumah sendiri di Desa Jatirejo RT.06 RW.02 Porong. Kondisi rumah sekarang tidak dapat ditempati, sejak 3 bulan yang lalu. Barang dan perabotan serta keluarga mengungsi ketempat Mertua di Tanggulangin Sidoarjo.

Ada 2 orang lagi yang kondisi rumah belum terkena Lumpur, tapi merasa was-was karena kedekatan dengan lokasi, yaitu : KHAIRUL HUDA (SATPAM) : Rumah Kontrakan, masih ada sisa waktu 20 Bulan. Alamat Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera B.4 No.5 Tanggulangin. Kondisi rumah masih ditempati bersama barang perabotan keluarga. Jarak 150 meter dari Kolam Tanggul terdekat dan 1 Km dari pusat Bencana.Kondisi masih relatif aman, hanya ada kekhawatiran yang sangat jika tanggul jebol lagi.

Kemudian M. AFIFUDIN (TKM Jaringan) : Alamat Jl. Raya Pembangunan 48 Kepatang Tanggulangin Anggun. Kondisi rumah masih ditempati bersama barang perabotan keluarga. Jarak sekitar 500 meter dari Tanggul terdekat. Kondisi masih relatif aman, hanya ada kekhawatiran yang sangat jika tanggul jebol lagi. Bulan Puasa sebentar lagi tiba, apalagi diramal akan datangnya musim hujan. Kapan Lumpur ini berakhir ?
NURSIDIK

SATPAM Telkom Mojokerto Care Customer


TAHUN 2006


SATPAM Telkom Mojokerto Care Customer

Acara Patriot 135 di Kancatel Mojokerto Rabu 30 Agustus 2006, ada nuansa baru di dalam barisan peserta apel, dimana seluruh jajaran Satuan Pengamanan (SATPAM) Kancatel Mojokerto turut serta bergabung dan bersinergi dengan seluruh jajaran Pegawai dan TKM. Terlintas senyum dan rasa bangga Arif Irfansah selaku JM Kancatel Mojokerto dalam menyambut dan menerima dengan senang hati atas inisiatif dan tantangan dari seluruh Jajaran SATPAM yang dengan kesadaran dan keikhlasannya ingin sekali membantu Managemen PT. Telkom dan Kancatel Mojokerto khususnya dalam rangka sukses ECR bulan Agustus dan bulan-bulan selanjutnya.

“Selalulah memakai 5-S didalam pelaksanaan sukses ECR, meskipun dari Satuan pengamanan tetapi usahakan bibir ditarik 1 cm ke kiri dan 1 cm ke kanan tapi jangan lupa untuk menutupnya“, ujar Arif didalam sambutannya. Pada kesempatan kali ini, tanggung jawab setiap Petugas SATPAM mendapat jatah 10 kunjungan pelanggan sesuai dengan lokasi kerjanya. Dimana sebelum melaksanakan kegiatan dimaksud, selain Surat Tugas dari JM Kancatel, ada juga pembekalan dari AJM Support Administrasi Catel Mojokerto tentang pelayanan pelanggan dengan 5-S, juga SATPAM diberi bensin 2 liter untuk setiap 10 kunjungan pelanggan, seragam kaos ada yang bercap Speedy, Flexy, 007 dll (hal ini dalam rangka optimalisasi sisa-sisa kaos yang ada).

Lebih baik melangkah selangkah untuk mencapai tujuan, dari pada seribu kali berangan-angan dan berandai-andai didalam usaha pencapaian tujuan, ungkap Rachmad salah seorang anggota SATPAM lokasi kerja Ngoro Industri. “Ada yang lebih penting, yaitu kepuasan pelanggan “
@kk@-y

SBT Rekrut Sales Force, Power Kompetisi


TAHUN 2006

SBT Rekrut Sales Force, Power Kompetisi

Assistant Manager Wireless Sales & Promotion TELKOM SBT, Sudjoko mengatakan kepada Redaksi di ruang Marketing, Selasa (29/8), bahwa salah satu kekuatan (Power) kompetisi yang semakin ganas saat ini ialah ada di Sales Force, untuk itu kami akan memperkuat dan merekrut lagi tenaga Sales Forces yang enerjik. Mereka akan kami sebar menjelajah pasar di semua segment.

Market Solution yang cukup powerfull menurut Djoko memang masih ada pada tenaga Sales Force. Para kompetitorpun juga melakukan strategi serupa, bahkan mereka lebih atraktif, terutama yang dilakukan ditempat strategis seperti Plaza, Mall, Hypermarket dan beberapa lokasi lainnya. Mungkin mereka memiliki Sales Force Management yang sudah standard dan teruji, mungkin dalam bentuk Enterprise Resource Planning yang mana perlu kita intip juga lho !

Sementara itu salah seorang Sales Force Telkom SBT yang sudah 3 bulan melanglang buana menjelajah pasar, mengatakan, bahwa dalam tempo 3 bulan yang mampu digenjotnya hanyalah pada produk Flexi dan POTS, sedangkan untuk produk SPEEDY masih belum begitu menggairahkan, sebab Speedy menjadi Life Style kalangan tertentu saja. Ditambahkan, bahwa pergerakan Sales Flexi lebih cepat disbanding POTS, sebab pangsa pasar di perkotaan sudah banyak. Hanya saja yang kami incar adalah daerah perumahan baru di pinggiran kota.
NURSIDIK

Sampai Jumpa di MAN VII

TAHUN 2006

Sampai Jumpa di MAN VII

Perhelatan akbar MAN VI TELKOM di Yogyakarta telah usai. Jumat (25/8) malam tadi, upacara penutupan telah dilakukan, pengumuman pemenang pun telah dilaksanakan. Selamat kepada Kafilah Divre VII yang berhasil menjadi juara umum pada pelaksanaan MAN kali ini, serta Divre I yang menempati peringkat 2, Divre V di peringkat 3, dan Divre II di peringkat juara harapan. Selamat juga kepada seluruh peserta yang telah tampil di ajang ini. Dengan berhasil tampil di Jogja menjadi perwakilan kafilah, itu sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

Sekali lagi, tak ada gading yang tak retak. Namun, bukan berarti panitia bermaksud lepas tangan dari berbagai kekurangan yang mungkin tampak dalam pelaksanaan kali ini. Gajah tidak pernah harus bertanggung jawab atas keretakan gadingnya, namun kita sebagai manusia harus selalu mampu mempertanggungjawabkan perbuatan kita masing-masing. Meski begitu, sesuai dengan kodratnya, manusia itu penuh dengan keterbatasan. Kami segenap panitia mohon maaf atas segala kekurangan yang terjadi akibat keterbatasan tersebut.

Tak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu TELKOM sehingga pelaksanaan MAN VI ini dapat terselenggara dengan baik. Rasa terima kasih khususnya kami ucapkan kepada masyarakat Yogyakarta serta aparat pemerintahannya yang telah dengan sepenuh hati menyediakan ruang bagi kami serta menyambut kedatangan kafilah-kafilah TELKOM Group dari seluruh Indonesia, serta panitia lokal Divre IV Jawa Tengah & DIY, juga SDM TELKOM Jogja yang telah luar biasa meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi suksesnya MAN VI.

Selamat kembali ke tempat asal, kami yakin kota Jogja yang ramah ini memang tidak mudah untuk dilupakan. Sampai jumpa pada pelaksanaan MAN VII berikutnya. *

Bersinergi Dengan Vendor WARTEL


TAHUN 2006

Bersinergi Dengan Vendor WARTEL

Pendapatan wartel yang semakin turun harus segera disikapi baik oleh pengelola WARTEL, PT. Telkom maupun oleh para Vendor perangkat WARTEL. Kita tidak bisa menghindar dari pesatnya kemajuan teknologi yang telah menggeser kebiasaan masyarakat dari menggunakan WARTEL ke telepon genggam. Kalaupun tarif di WARTEL diturunkan dan atau pola sharing dirubah sekalipun, itu tidak akan menjawab permasalahan yang ada. Hal ini dikarenakan saat ini perang tarif antar operator Telekomunikasi di Indonesia sangat sengit.

Agar Pengelola WARTEL, Telkom dan juga para Vendor perangkat bisa survive, maka harus ada inovasi dan langkah konkrit. Salah satunya adalah merubah bisnis WARTEL ke WARNET atau tetap berbisnis WARTEL namun didukung oleh bisnis tambahan lainnya sepertu penjualan pulsa, kartu perdana, kafe dan sebagainya.

Demikian isi sambutan DGM Kandatel Surabaya Timur, Sujito pada saat pembukaan acara FGD Vendor perangkat WARTEL yang dilaksanakan di Rumah Makan Biyung di kawasan Gubeng pada hari Rabu 23 Agustus 2006 kemarin.

FGD yang dihadiri 20 Vendor perangkat ini mencoba menemu kenali permasalahan dan berusaha mencari solusi agar terjadi win win solution antara PT.Telkom, Pengelola WARTEL dan para Vendor perangkat.

Indratmoko Susanto selaku penanggung jawab kegiatan ini memaparkan berbagi kiat yang disambut baik oleh para Vendor, dalam presentasinya tidak ketinggalan menyisipkan Promo WARNET Speedy sebagai salah satu solusi pengganti WARTEL. Salah satu sinergi antara Telkom dengan Mitra diwujudkan dalam suasana kegembiraan berupa nyanyi dan foto bersama. (AR)

Sayonara, Sampai Jumpa di MAN VII, Oleh TELKOMSEL !


TAHUN 2006

Sayonara, Sampai Jumpa di MAN VII, Oleh TELKOMSEL !

Perhelatan akbar MAN VI TELKOM di Yogyakarta telah usai. Jumat (25/8) malam, upacara penutupan telah dilakukan, pengumuman pemenang pun telah dilaksanakan. Selamat kepada Kafilah Divre VII yang berhasil menjadi juara umum pada pelaksanaan MAN kali ini, serta Divre I yang menempati peringkat 2, Divre V di peringkat 3, dan Divre II di peringkat juara harapan. Selamat juga kepada seluruh peserta yang telah tampil di ajang ini. Dengan berhasil tampil di Jogja menjadi perwakilan kafilah, itu sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

Foto Bareng dengan EGM-DIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) merupakan kebanggaan tersendiri walau untuk kali ini belum beruntung mempertahankan Juara Umum. Semua lari ke atas panggung utama ketika Pak NIK diundang oleh Tim Reporter untuk berkenan foto bersama Kafilah DIVRE-V, mumpung acara penutupan belum dimulai. Pak NIK adalah idola Kafilah DIVRE-V saat acara penutupan.

Reporter se Indonesia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, sehingga pelaksanaan MAN VI ini dapat terselenggara dengan baik. Rasa terima kasih khususnya kami ucapkan kepada masyarakat Yogyakarta serta aparat pemerintahannya yang telah dengan sepenuh hati menyediakan ruang bagi kami serta menyambut kedatangan kafilah-kafilah TELKOM Group dari seluruh Indonesia, serta panitia lokal Divre IV Jawa Tengah & DIY, juga SDM TELKOM Jogja yang telah luar biasa meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi suksesnya MAN VI.

Selamat kembali ke tempat asal, kami yakin kota Jogja yang ramah ini memang tidak mudah untuk dilupakan. Sampai jumpa pada pelaksanaan MAN VII berikutnya, sebagai Tuan Rumah InsyaAllah TELKOMSEL (lokasi menyusul). *DIKSI*

Yusuf Budi Mulia : Saya Tak Pernah Janji Ke Manajemen, Tapi Alhamdulillah Berhasil !


TAHUN 2006

Yusuf Budi Mulia :

Saya Tak Pernah Janji Ke Manajemen, Tapi Alhamdulillah Berhasil !

Peluk cium dan jabat tangan ucapan selamat mewarnai usainya perlombaan MFQ Karyawan di Museum Negeri Propinsi DIY Sono Budoyo Unit-II Dalem Condro Kiranan Yogyakarta, Kamis (24/8). Setelah berlaga pada dalam Lomba MFQ babak final ini Yusuf Budi Mulia (Kafilah DIVRE-V) berhasil meraih emas dengan score tertinggi 1275.

Reporter Jurnal Man lalu mengajak bincang-bincang sekitar 10 menit dengan Sang JAWARA di luar ruangan, dan waktu yang Reporter diminta tersebut dipenuhi. Saya tak pernah memberi janji muluk kepada Manajemen. Semua itu saya pasrahkan kepada “Yang Diatas”, katanya.

Dalam lomba ini, kami tak pernah memikirkan jadi juara, dan perlu dicatat, bahwa juara bukanlah tujuan akhir kami, sebab yang paling esensi adalah bagaimana kita-kita ini mampu mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, lanjutnya sambil mengangkat kopyahnya dan memasangnya kembali.

Pengertian kata pasrah kepada “Yang Diatas” apakah katanya nanti aja, gitu ? Oh, tidak dong,…yang saya maksud pasrah disini, ialah kita tetap berusaha dengan melakukan persiapan latihan secara intensif. Lalu Yang Diatas, yaitu Allah SWT adalah Yang Maha Menentukan atas segalanya. Jadi saya cenderung ke proses ketimbang hasilnya, kalau prosesnya sudah benar, maka hasilnya ya, … saya serahkan (pasrahkan) kepada Allah SWT, jawabnya. Terimakasih ya, dan sekali lagi selamat. Ok, sama-sama, Pak !***

Emas MFQ Karyawan Putra Diraih DIVRE-V


TAHUN 2006

Emas MFQ Karyawan Putra Diraih DIVRE-V

Allahu Akbar yang diucapkan oleh Peserta, Dewan Juri, Pengawas dan Supporter sebanyak tiga kali menggema ruangan lomba pada babak final MFQ Karyawan putra. Kamis (24/4). Seperti hari hari sebelumnya lomba tetap diadakan di Museum Negeri Prop. DIY Sono Budoyo Unit-II Dalem Condro Kiranan Yogyakarta.

Ketimbang hari sebelumnya, maka jumlah Supporter cukup membludak pada babak final ini, sebab masing-masing Kafilah yang saling manjagokan selalu memberi spirit jago-jagonya sendiri. Paket-paket pertanyaan yang dibagi menjadi beberapa sesi hingga sesi akhir berupa adu cepat dengan pencet lampu berjlan sangat seru !

Para peserta tidak hanya dituntut mampu meguasai kandungan isi Al-Qur’an saja, teteapi mereka juga dituntut implementasinya atau pengamalannya juga dalam kehidupan sehari-hari. Mulai persoalan Rukun Iman, Rukun Islam, Leadership (kepemimpinan) secara Islami, Bisnis secara Islami, Perbankan secara Islami sampai kepada hubunga antar ummat manusia dipertanyakan dalam soal-soal MFQ ini.

Kejar-kejaran nilai (score) setiap paket / sesi cukup ketat.Di babak final ini, peserta DIVRE-V ada dua, yaitu Yusuf Budi Mulia yang duduk di meja Regu-A dan Subchan Basori Regu-D. Sedangkan dua lainnya ada rival yang memang harus diperhitungkan, sebab sama-sama tangguhnya.

Dalam setiap sesi, Yusuf Budi Mulia (Regu-A) selalu memimpin score. Sebelum sesi rebutan saja sudah mengantongi score 1010 dibanding Regu-B, C dan D yang mengantongi nilai masing-masing 420-850-840.. Lantas terjadi fluktuasi lagi pada lomba kecepatan menulis Ayat dalam Kitab Suci Al-Qur’an serta babak rebutan, hingga berakhir dengan kemenangan Regu-A dengan komposisi score : 1275 – 450 – 1090 – 1030. ***

WISMAN Bule, Jeruk Minum Jeruk


TAHUN 2006

WISMAN Bule, Jeruk Minum Jeruk

Sedang membidik lalu dibidik, itulah yang dilakukan seorang Jurnal Man kepada dua orang Wisman bule yang rata-rata setiap hari ada disekitar panggung utama dan Pameran TELKOM CDC pada Event Nasional MAN-VI, 20-26 di kota gudeg, Yogjakarta. Bidik membidik inilah yang dijuluki rekan di Press Room sebagai jeruk minum jeruk.

Memang penyelenggaraan event besar ini ternyata mampu memberikan pencitraan positif baik kepada perusahaan, maupun kepada Pemerintah, Bangsa dan Negara, terutama dibidang pariwisata.

Event MAN yang selalu dilaksanakan 4 tahun sekali ini selain merupakan program kongkrit selaras dengan program IBO PT. TELKOM, juga merupakan media yang mampu dikemas sekaligus sebagai media promo produk Telkom, sebab umbul-umbul produk yang dipampang di beberapa lokasi akan menjadi kekuatan market penetration tersendiri.

Para Customer, para share holder, maupun para Wisman bule yang ada disekitar Arena tentu akan tahu kalau logo dan brand di setiap umbu-umbul tersebut adalah produk PT. TELKOM. Event terbuka ini tentu pula akan membawa dan membentuk opini public terhadap kepedulian Telkom terhadap karyawan dan lingkungak masyarakat luas.***

Hj. Erlina : Menerima Segala Desain Busana Muslim Dan Bordir, Market Driven !


TAHUN 2006

Hj. Erlina :

Menerima Segala Desain Busana Muslim Dan Bordir, Market Driven !

Kepedulian TELKOM terhadap lingkungan dalam bentuk pembinaan usaha kecil menengah betul-betul dapat dirasakan oleh Ibu Hj. Erlina yang diikutkan dalam pameran selama berlangsungnya MAN-VI di alun-alun Keraton Jogyakarta mulai 20 hingga 26 Agustus 2006.

Kami bersyukur diikutkan pameran ini oleh Telkom CDC DIVRE-V, sehingga kami dibantu dalam pemasarannya, termasuk promosinya. Seluruh ongkos transportasi pulang pergi ditanggung, kami hanya tinggal menempati dan menjual saja, katanya kepada Reporter Jurnal Man.

Bu Lina yang asli orang Surabaya ini membuka show room di rumahnya sendiri yaitu Jln. Simpang Darmo Permai Selatan VIII / 9-11 Surabaya. Mengingat Darmo Permai merupakan kawasan elit, maka positioning produknya pun bisa menjadi multi position segment, artinya bahwa produk dapat disegmentasikan kepada golongan menengah keatas, maupun menengah ke bawah, tergantung permintaan pasar (market driven), Pak, katanya kepada Jurnal Man.

Yang kami mainkan adalah bahannya, sedangkan desain dan kualitasnya sama, sehingga harga yang kami tawarkan juga cukup kompetitif dan variatif. Untuk segmen menengah keatas tentu harganya beda dengan klas menengah kebawah. Bagaimana apakah terjadi transaksi selama pameran, Tanya Jurnal Man. Lumayan dan Alhamdulillah hari ini sudah laku 10 stel. Ada pesan buat manajemen ?. Kami hanya berterimaksih semoga Telkom tetap jaya !

What’s On Jogja

TAHUN 2006

What’s On Jogja

Ternyata kegiatan penyelengaaraan MAN-VI TELKOM 2006 di Jogja ini masuk dalam agenda Harian Iklan Berbahasa Inggris “JOGJA AD”, atau Jogja Advertising yang berisi berbagai info bisnis. Harian setebal 48 halaman ini sarat akan iklan dan info pariwisata DIY Jogja dan sekitarnya. Jadi tak heran kalau ada Wisman yang setiap hari mondar mandir di sekitar alun-alun utara keratin Jogja. What’s On In Jogja ? is free for all non profit activities, groups, ets.

Event MAN-VI TELKOM dimuat di rubrik What’s On Jogya yang berisi Agenda kegiatan DIY Jogya selama bulan Agustus yang dikutip dari Jogjakarta Provincial Culture & Tourism Office. Jadi gaung Event Nasional Telkom ini lumayan menggema dimana-mana. Arus informasi dan komunikasi memang saat ini lebih cepat dan gampang didapat dimana-mana.

Di media berbahasa Inggris ini ditulis, bahwa tanggal 20 hingga 26 Agustus 2006 dilaksanakan kegiatan Musabaqoh Al-Qur’an Nasional ke-6 oleh PT. TELKOM. Kalimat aslinya adalah sebagai berikut : August 20 – 26, 2006, 6th TELKOM National Musabaqah Al-Qur’an. This event is National Holy Qur’an Reading Competition, with more than 1500 participants from all over Indonesia. Venue : Pagelaran Kraton & Alun-Alun Utara Jogjakarta, Sultan Palace. Selamat semoga sukses.

Reporter Jurnal MAN-VI Yogja Harus Enerjik

TAHUN 2006

Reporter Jurnal MAN-VI Yogja Harus Enerjik

Penyelenggaraan Event Nasional TELKOM, yaitu MAN-VI di kota wisata Jogyakarta 20 sampai 26 Agustus 2006 perlu dikomunikasikan secara luas, baik secara internal maupun eksternal. Untuk itulah Panitia Penyelenggara harus ‘merekrut’ Reporter Pemburu Berita dari seluruh Indonesia untuk melakukan liputan yang lokasi antara lomba yang satu dengan yang lain berjauhan.

Seluruh Reporter bersifat mobile, sehingga harus lincah, enerjik. Untuk menghasilkan kondisi prima dan enerjik, maka stamina harus senantiasa dijaga. Tapi yang jelas mobilitas para Jurnal Man ini sangat tinggi, bergerak ke seluruh lokasi agar dapat mengcover semuanya sesuai Agenda Harian Lomba, termasuk peliputan di ajang Pameran TELKOM CDC di Alun-Alun Utara Keraton Jogya (Sultan Palace).

Para Peliput ini diorganisasikan oleh Panitia dengan baik, sehingga target liputan harian dapat terpenuhi yaitu dalam hal memenuhi quota mengisi Jurnal Harian yang selalu terbit tepat waktu. Jurnal Harian edisi cetak ini meski hanya setebal 20 halaman dan Cover Color, namun cakupannya sudah representative. Rubrikasi disusun sedemikian rupa, sehingga tiap halaman selalu tampil elegan.

Kans Peluang Emas Bagi MFQ Putra DIVRE-V


TAHUN 2006

Kans Peluang Emas Bagi MFQ Putra DIVRE-V

Yusuf Budi Mulya dari DIVRE-V pada semi final MFQ putra menang telak dengan berhasil meraih score tertinggi 1365, sedangkan kedua rivalnya masing-masing hanya memperoleh 860 dan 1180. MFQ Putra Rabu (23/8) di Museum Negeri Prop. DIY Sono Budoyo Unit-II Dalem Condro Kiranan Yogyakarta ini berjalan tertib dan lancar.

Kans untuk meraih peluang emas bagi DIVRE-V di MFQ Putra ini ditentukan oleh babak final esok hari di tempat yang sama. Usai menang telak, Yusuf langsung diberi ucapan selamat oleh seluruh rekan Kafilah DIVRE-V, termasuk Ketua Kafilahnya sendiri, yaitu Darwadi. Sesaat setelah itu Redaksi Journal Man meminta untuk foto bersama. Rekan seangkatan Yusuf dari DIVRE-VII juga ikut nimbrung foto bareng, bahkan sempat menanyakan nomor Flexi Yusuf.

MFQ (Musabaqoh Fahmil Qur’an) adalah jenis musabaqoh yang melombakan penguasaan pengetahuan berbagai aspek tentang Al-Qur’an yang melipti bacaan, hafalan, terjemah, kandungan isi Al-Qur’an serta ilmu-ilmu keislaman dalam Al-Qur’an yang berhubungan dengan kehidupan seorang muslim secara individu maupun msyarakat.

Peserta yang unggul adalah peserta yang paling menguasai hafalan, terjemah dan pemahaman ayat-ayat tentang sholat, puasa, zakat, haji, sifat-sifat Allah, Malaikat, Rasul/Nabi dan Hari Akhir. Kemudian juga ayat-ayat tentang Kitab Allah, khususnya Al-Qur’an, ayat tentang akhlak dan hubungan antar manusia, dan ayat-ayat tentang eksistensi manusia, etos kerja serta pembangunan.**

MMQ Hari Perdana Di Panggung Utama Berlangsung Khidmad


TAHUN 2006

MMQ Hari Perdana Di Panggung Utama Berlangsung Khidmad

Terdengar suara Dewan Juri dengan lantang :”Peserta berikutnya adalah Peserta dengan nomor MP-042 yang akan membacakan Maqra Wajib Surah Asy Syu’araa’ ayat-181 dan Maqra Pilihan Surah Ar-Ruum ayat-51”. Ternyata peserta dengan nomor MP-042 adalah M. Sulkan berasal dari Kafilah DIVRE-V Surabaya-Jawa Timur yang dengan santunnya naik ke mimbar Tilawah.

MMQ atau Musabaqoh Murattal Al-Qur’an pada hari pertama ini berjalan tertib dan lancar. Seluruh Kafilah untuk cabang MMQ di hari perdana ini hadir lengkap termasuk para Official, tak terkecuali Sekretaris Panitia MAN-VI Yogyakarta, M. Yahya Arwiyah yang dengan khidmadnya mengikuti dan mengawal ketat jalannya lomba, bahkan melototin score setiap peserta usai membaca dan turun dari mimbar, dengan sesekali menyalami beberapa official.

Di atas mimbar Tilawah, M. Sulkan sangat berhati-hati dalam membacakan surah wajib dan pilihannya, sebab Kafilah DIVRE-V yang nota bene mantan Juara Umum mesti ia pertahankan bersama dengan rekan-rekan lainnya yang berjumlah 30 orang.

Surah Asy Syu’araa’ ayat-181 kalau kita simak, terdiri dari 227 ayat. Sebagian besar surat Asy Syu'araa' menerangkan kisah nabi-nabi dengan ummatnya masing-masing. Mereka mengalami penderitaan dan permusuhan dari kaumnya, tetapi pada akhirnya mereka mendapat kemenangan, dan lawan-lawan mereka mengalami kehancuran.

Kisah-kisah ini diceritakan oleh Allah S.W.T untuk menghibur hati Rasulullah S.A.W.. dan kaum muslimin; karena kelak mereka akan mendapat kemenangan sebagaimana para rasul zaman dahulu itu. Sedangkan kandungan arti dalam ayat 181 sendiri adalah :” Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang- orang yang merugikan”.

Kemudian Surah Ar-Ruum ayat-51 memiliki arti :” Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin (kepada tumbuh-tumbuhan) lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kuning (kering), benar-benar tetaplah mereka sesudah itu menjadi orang yang ingkar”.

Pokok-pokok isinya Surah Ar-Ruum yang terdiri atas 60 ayat ini adalah menerangkan tentang :

1. Keimanan:
Bukti-bukti atas kerasulan Nabi Muhammad s.a.w. dengan memberitahukan kepadanya hal yang ghaib seperti menangnya kembali bangsa Rumawi atas kerajaan Persia; bukti-bukti ke-Esaan Allah yang terdapat pada alam sebagai makhluk-Nya dan kejadian- kejadian pada alam itu sendiri; bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit; contoh-contoh dan perumpamaan yang menjelaskan bahwa berhala-berhala dan sembahan-sembahan itu tidak dapat menolong dan memberi manfaat kepada penyembah-penyembahnya sedikitpun.

2. Hukum-hukum:
Kewajiban menyembah Allah dan mengakui ke-EsaanNya karena hal itu sesuai dengan fitrah manusia; kewajiban berda'wah; kewajiban memberi nafkah (sedekah) kepada kaum kerabat, fakir miskin, musafir dan sebagainya; larangan mengikuti orang musyrik; hukum riba.

3. Kisah-kisah:
Pemberitaan tentang bangsa Rumawi sebagai suatu umat yang beragama walaupun dikalahkan pada mulanya oleh kerajaan Persia yang menyembah api akhirnya dapat menang kembali.

4. Dan lain-lain:
Manusia pada umumnya bersifat gembira dan bangga apabila mendapat nikmat dan berputus asa apabila ditimpa musibah, kecuali orang- orang yang beriman; kewajiban rasul hanya menyampaikan da'wah; kejadian-kejadian yang dialami oleh umat-umat yang terdahulu patut menjadi i'tibar dan pelajaran bagi ummat yang kemudian. *(BP135)*.

Ketua Panitia MAN-VI Kunjungi Press Room


TAHUN 2006

Ketua Panitia MAN-VI Kunjungi Press Room

Hari pertama dimulainya lomba semua cabang, Ketua Panitia MAN-VI, Herry Kusaery berkunjung ke Dapur Redaksi Jurnal MAN-VI (Sekretariat & Press Room) didampingi Koordinator Bidang Acara, Yul Martin. Pemimpin Redaksi Jurnal MAN-VI, Nana Suryana menjelaskan kepada Kusaery tentang fasilitas yang ada di Press Room.

Sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap kelancaran jalannya lomba disemua cabang yang mesti dipertanggungjawabkan, maka kehadiran Ketua Panitia ini disamping ingin memberikan support moral, juga ingin mengetahui kelancaran arus informasi dan komunikasi seputar MAN-VI yang merupakan event Nasional ini.

Dalam kesempatan itu, Nana menjelaskan soal Bisnis Proses (BISPRO) arus berita untuk konsumsi internal dan eksternal hasil liputan, serta Press Release. Program kerja harian liputan internal untuk jurnal harian dalam bentuk cetak juga diinformasikan, tak terkecuali juga soal fasilitas IT yang disediakan unit USI setempat. Untuk kendala sementara ini belum ada, kata Nana menjawab pertanyaan Ketua Panitia. InsyaAllah lancar sampai akhir di hari penutupan nanti.

Meski lokasi pelaksanaan lomba seluruh cabang terpencar dan jaraknya cukup berjauhan, namun Kusaery tetap melakoninya, dan mengatakan datar :”Nggak apa, nggak begitu jauh kok, paling cuma berapa menit, toh masih di seputar alun-alun sini saja !”. Gaya khasnya yang selalu ceria, membuat jajaran Redaksi Jurnal Harian MAN-VI terhibur, termotivasi, dan terinspirasi untuk melaksanakan Job, sehingga arus informasi MAN-VI mengalir jernih dan deras bak air terjun pengunungan yang dingin dan indah. (BP135).

Style Mitra Binaan TELKOMSEL Di Pameran MAN-VI


TAHUN 2006

Style Mitra Binaan TELKOMSEL Di Pameran MAN-VI

Anak perusahaan PT. TELKOM, yaitu TELKOMSEL turut pula berpartisipasi mensukseskan Pameran TELKOM CDC yang digelar ditegah-tengah penyelenggaraan MAN-VI Yogyakarta. Alun-alun Utara KratonYogya sore itu, Minggu (20/8) cukup meriah sesaat sebelum pembukaan secara resmi malam harinya. Apalagi bertepatan dengan Long Weekend atau libur panjang, sehingga wisatawan domestic banyak yang hadir, ada yang di stand pameran, ada pula yang menyaksikan gladi resik kesenian Kyai Kanjeng pimpinan sastrawan, seniman, agamawan, budayawan kondang Emha Ainun Najib atau Cak Nun.

Stand Mitra Binaan Telkomsel berdampingan dengan Stand Telkom Flexi yang berhadapan dengan Stand Mitra Binaan TELKOM DIVRE-V. Hiburan musik bernafaskan Islami yang disajikan musisi Telkomsel secara Live sempat menarik perhatian pengunjung. Ini merupakan hiburan dan tontonan gratis bagi wisatawan domestic dan para pelajar yang menjalani liburan panjang. Demikian juga dengan gladi resik Kesenian Kyai Kanjeng juga sempat dipadati pengunjung.

Diprediksi Event Akbar ini bakal menyedot ribuan pengunjung yang memang mengelu-elukan kehadiran Cak Nun. Masyarakat kota gudeg juga sudah banyak yang mengetahui event Telkom berskala Nasional ini. Mulai Tukang Becak sampai orang hotel dan penginapan juga memaklumi kalau di alun-alun bakal ada perhelatan Akbar selama seminggu. Mereka tahu dari membaca Spanduk dan Banner yang dipampang di beberapa lokasi strategis sudut kota. (BP-135).

Keterangan Gambar : Musisi Telkomsel sedang melantunkan lagu bernafaskan Islami.

Kafilah DIVRE-V Melakukan Defile


TAHUN 2006

Kafilah DIVRE-V Melakukan Defile

Acara Opening Ceremony MAN-VI Jogyakarta pada hari Minggu malam (20/8) di alun-alun Kraton diwarnai dengan pawai iring-iringan Kafilah atau Defile. Dengan disaksikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, para Pejabat PEMDA, dan beberapa Direksi, serta segenap lapisan masyarakat, Kafilah DIVRE-V yang dipimpin oleh Darwadi melakukan Defile memberi penghormatan kepada hadirin.

Kota Gudeg, kota pelajar, kota seni budaya, dan kota dagadu malam itu benar-benar meriah. Tontotan yang merupakan hiburan gratis dari Pentas Seni Kyai Kanjeng Pimpinan Cak Nun benar-benar dapat dinikmati baik oleh warga Jogya sebagai tuan rumah, maupun para pelajar yang libur panjang dari luar kota. Patut dicatat, bahwa event ini adalah event Nasional PT. TELKOM.

Lintas profil Kafilah kali ini menghadirkan Kafilah DIVRE-V yang pada MAN sebelumnya meraih Juara Umum. Saat melakukan Defile, Kafilah yang dipimpim oleh Darwadi ini mendapat applause meriah. Pada Jurnal Harian yang terbit pada hari pertama, Pemimpin Kafilah, Darwadi mengatakan kepada Jurnalis MAN-VI, bahwa DIVRE-V siap pertahankan gelar sebagai Juara Umum lagi.

Cabang Lomba yang akan diikuti adalah : Musbaqoh Tilawtil Al-Qur’an (MTQ), Mussabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqoh Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqoh Dakwah Al-Qur’an (MDQ), dan Musabaqoh Murattal Al-Qur’an (MMQ). Kafilah DIVRE-V terdiri dari 30 orang peserta dan 5 orang official. Manajemen DIVRE-V mempersiapkan para peserta dengan berbagai persiapan yang dibina oleh DEPAG dan MUI JATIM, agar mampu tampil prima dan percaya diri. Sebelum berangkat ke Jogya mereka dikarantina di kota dingin atau kota apel, Lawang. Secara fisik dan mental memang sudah dipersiapkan.

Ke 30 peserta DIVRE-V yang siap mengikuti MAN-VI ini adalah sbb : A. Mudhofir Wicaksono (MHQ), A. Satria Permana (MDQ), Arief Ardiansyah (MMQ), D. Achmad Nurdin (MHQ), Fariz (MHQ), Handy AS (MFQ), M. Syafril Suaidi (MDQ), M. Uripan (MTQ), Prawono (MTQ), M. Slamet (MHQ), Sudarsono (MMQ), Yusuf Budi Mulia (MFQ), Haryo Danurdoro Widodo (MMQ), M. Firdaus Zuhdi (MFQ), M. Sulchan (MMQ), Chandra Sari N (MDQ), Devita Prinanda (MFQ), Dewi Anggraheni (MDQ), Dewi Eva Norma Amalia (MTQ), Fatmawati (MTQ), Himatun Nafisah (MMQ), Mujila (MFQ), Nabela Zahro (MMQ), Nuraini Widodo (MHQ), Nur Hasanah (MMQ), Siti Rosyida (MMQ), Siti Aliza Farahnur (MFQ), Sri Kadarwati (MHQ), Taufiqoq Rokhmah (MHQ) dan Triana Rahmanita (MHQ). –BP-135-

Dzikir Akbar Membludak, Pakai Kursi Rodapun Ikut Hadir Ingin Mendapat Barokah


TAHUN 2006

Dzikir Akbar Membludak, Pakai Kursi Rodapun Ikut Hadir Ingin Mendapat Barokah

Alun-alun Kraton Jogyakarta persis di depan Panggung Utama Musabaqoh Al-Qur’an Nasional Ke-6 diselenggarakan Dzikir Akbar yang dipimpin oleh Ustadz Haryono Minggu pagi (20/8). Ribuan peserta dzikir yang memakai pakaian muslim serba putih khusyuk berdzikir untuk mendapatkan barokah dan ampunanNYA, tak terkecuali seorang ibu yang usianya cukup lanjut, bahkan sang ibu ini hadir menggunakan kursi roda. Kakek-kakekpun walau memakai tongkat tak menyiakan kesempatan ini.

Kalimah takbir dan tahmid mengagungkan asma Allah SWT Sang Ustadz kondang ini diikuti dengan penuh perasaan dan penghayatan oleh para peserta, sehingga sebagai Hamba Allah SWT para ummat Islam ini tak terasa meneteskan air mata. Tua, muda, laki, perempuan tak menyadari, bahwa airmatanya telah meleleh dipipinya secara perlahan. Cuaca di alun-alun terasa tak begitu panas, mungkin ditunjang suasana hati yang pasrah kepadaNYA.

Subhanallah Walhamdulillah walaa illa ha illallah wallahu Akbar yang dilafadzkan Ustadz Hariyono diikuti berulang-ulang oleh para peserta. Hati nurani bergetar bagi hadirin dan siapapun yang mendengarnya, tak terkecuali aparat kepolisian yang ikut berjaga di lokasi ikut tafakkur sesekali menundukkan kepala. Suasana hening benar-benar menyelimuti alun-alun kendati lalu lintas disekitanya lumayan berlalu-lalang.

Acara dzikir Akbar ini merupakan rangkaian dari MAN-VI Jogya yang dilaksanakan sebelum acara Opening Ceremony yang sesuai Agenda akan dibuka secara resmi oleh COO TELKOM, Garuda Sugardo pada malam harinya. Tokoh, Agamawan, Budayawan Emha Ainun Najib yang terkenal dengan panggilan Cak Nun juga akan mengisi acara ceramah dan Sholawat Nabi Kyai Kanjeng. Di arena panggung terpampang Banner bertuliskan : “Dengan Ahlak Qur’ani Kita Teguhkan Tekad Untuk memberikan Pelayanan Terbaik”.(BP135).

Telkom CDC Ikut Semarakkan MAN-VI Yogyakarta


TAHUN 2006

Telkom CDC Ikut Semarakkan MAN-VI Yogyakarta

Ditengah-tengah masyarakat yang sedang menggelar dagangan kaki lima berpusat di alun-alun Kraton Yogyakarta selama berlangsungnya MAN-VI (Musabaqoh Al-Qur’an Nasional) PT. Telekomunikasi Indonesia, maka TELKOM CDC menggelar pula pameran yang menghadirkan 80 Stand Mitra Binaan unggulan yang berasal dari seluruh Indonesia, dimana 50 %-nya dari DIVRE-IV yang kebanyakan Mitra Binaan korban gempa beberapa waktu lalu. Berbagai produk Mitra Binaan dipamerkan dan dijual di arena ini. InsyaAllah MAN-VI ini benar-benar membawa berkah bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, termasuk mitra binaan TELKOM se Indonesia.

Tema Pameran adalah : Mewujudkan Mitra Binaan Tangguh, Mandiri dan Berahlak Mulia. Kepedulian Telkom terhadap lingkungannya tercermin pada visi dan misi CDC itu sendiri, yaitu : Memposisikan perusahaan agar lebih bermakna bagi lingkungan/ masyarakat melalui penggalangan sinergi program kemitraan dengan usaha kecil serta membangun kondisi social ekonomi masyarakat. Misi yang diusungnya ialah memberikan dampak positif bagi Telkom, serta meningkatkan kompetensi pengelola usaha kecil. Harapannya ialah memberikan benefit bagi komunitas di sekitar lingkungan usaha Telkom.

Memberdayakan potensi usaha kecil ini juga sejalan dengan program Good Corporate Citizenship (GCC) yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi usaha pasca gempa Jogya dan sekitarnya. Kapus Telkom CDC, Erwien Djuaini disela pameran mengatakan kepada Redaksi, bahwa pihaknya berharap agar pengelolaan Mitra Binaan ini dijadikan role model dan menjadi benchmark bagi BUMN lain, sebab keunggulan Mitra Binaan Telkom pernah dibuktikan mendapat Awards tahun 2005, yaitu CSR (Corporate Social Responsibility) Awards 2005 yang tahun ini masih berobsesi meraih peringkat pertama di negeri ini.

Erwien menambahkan, bahwa PT. TELKOM selalu meningkatkan kemampuan perusahaan untuk senantiasa peduli, membantu pengembangan usaha kecil agar mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha kecil yang tangguh dan mandiri. Peran usaha kecil dan menengah yang merupakan urat nadi perekonomian Negara perlu dibina dan dikembangkan. (BP135).

DI MALAM 17 AGUSTUS 2006


TAHUN 2006

DI MALAM 17 AGUSTUS 2006
SATPAMPUN MERASAKAN KUE,GULA DAN KOPI GRATIS.

Di Catel Mojokerto seabrek kegiatan dalam rangka menyambut Dirgahayu HUT RI ke-61 telah dilaksanakan, mulai dari kegiatan Lomba olahraga se Kotamadya Mojokerto, Hias seluruh Kantor beserta STO dengan pernik-perniknya, pemberian bantuan untuk seluruh desa tempat STO PT. Telkom Kancatel Mojokerto berada, pemberian kue, kopi, gula dari JM ke seluruh STO (malam 17 Agustus 2006), pemberian bantuan barang pecah-belah dan sembako ke RT sekitar STO Empunala (dalam rangka lomba panjat pinang), serta dengan acara puncaknya adalah upacara peringatan HUT RI ke 61 Kamis, tanggal 17 Agustus 2006 yang dilaksanakan di STO Empunala.

Pada perayaan HUT RI ke-61 kali ini Jajaran Kancatel Mojokerto benar-benar melaksanakan dengan penuh semangat dan antusias. Bahkan mengingat banyaknya acara serta kegiatan, ada beberapa acara yang tidak bisa dilaksanakan pada Hari H-nya yaitu pada saat perayaan Proklamasi Kemerdekaan RI ke 61, namun acara tersebut akan dilaksanakan pada lain waktu yaitu pada acara HUT PT. Telkom pada bulan September nanti. Kegiatan yang tertunda adalah untuk pertandingan sbb :

1. Volley tertutup Kain Terpal.
2. Tenis Meja tangan Kiri.
3. Sky Darat.
4. Gaple berpasangan.
5. Catur.
6. Tractor game.
7. Panjat Pinang khusus untuk Desa Puri yang sering terjadi pencurian kabel telepon.

Upacara peringatan HUT RI ke-61 pada kesempatan kali ini dirasakan tertib dan khitmad sekali, dimana seluruh jajaan karyawan/karyawati PT. Telkom Kancatel Mojokerto mengikutinya dengan semangat dan antusias sekali. Setelah upacara dilanjutkan dengan acara feed back yang diikuti oleh seluruh jajaran Kancatel Mojokerto dengan inti dan hasil pertemuan adalah :
Masih ada yang lebih penting yaitu “Kepuasan Pelanggan”.
Dan terima kasih kami sampaikan kepada Jajaran Management SBT Umumnya, dan Jajaran Keuangan SBT khususnya atas terselenggaranya acara mancing bareng antara Catel Mojokerto dan Catel Jombang serta penggemar mancing Kandatel SBT.

Perayaan HUT RI ke-61 bukan dengan hingar bingar membuang biaya, namun inti dari perayaan adalah semangat dan semangat untuk memperbaiki diri dalam rangka mengisi pembangunan negara serta perusahaan ini untuk lebih maju dan lebih jaya lagi kedepannya.

@kk@-y/Catel Mr.

SATPAM SBT Dapat Briefing Antisipasi Libur Panjang


TAHUN 2006

SATPAM SBT Dapat Briefing Antisipasi Libur Panjang


Cuti bersama yang telah ditetapkan mengakibatkan libur yang cukup panjang bagi jajaran TELKOM yang secara operasional bisnis dan security and safety (SAS) harus diantisipasi. Khusus masalah security and safety, maka jajaran SATPAM TELKOM SBT mendapat briefing pada hari Selasa (15/8) dari Officer 2 SAS, Tri Haryono didampingi Kasub Unit SATPAM SBT Area, Imam Kanafi Habib.

Long week end, libur panjang atau apapun namanya, maka jajaran security and safety harus tetap waspada, pinta Tri Haryono di hadapan sejumlah SATPAM di halaman parkir Gedung OPMC TELKOM SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya. Operasional kita tak akan pernah mati, yaitu full day selama 24 jam. Jadi system jaga dengan shifting systemt harus benar-benar dijalani secara konsisten dan disiplin.

Para tamu yang masuk di hari libur harap benar-benar diawasi, apakah itu vendor, buruh bangunan yang kerja di hari libur, tenaga mitra dan lain-lain. Khusus untuk buruh bangunan, maka harus benar-benar diawasi. Wabil khusus untuk tamu harus diseleksi secara ketat. Jangan lupa foto identitas diri harus dicocokkan wajahnya dengan sang tamu tadi. Buku tamu harus selalu tersedia. Bila terjadi hal yang mencurigakan, jangan ragu menegur, bahkan lakukan koordinasi dengan beberapa POSKO yang ada.

Suasana kota Surabaya saat ini belum kondusif dengan terjadinya demo atau unjuk rasa belakangan ini di KONJEN Amerika Serikat, Gubernuran dan di beberapa tempat strategis soal krisis Israel-Lebanon hendaknya diwaspadai oleh para SATPAM TELKOM yang lokasinya juga tersebar di beberapa lokasi strategis, sebab suasana ini mengundang situasi rawan.

NURSIDIK

Jombang : Maling Kabel Telepon Ditangkap Lagi

TAHUN 2006

Jombang : Maling Kabel Telepon Ditangkap Lagi

Setelah sebulan setengah sepi maling atau pencurian kabel telepon, kini muncul lagi di daerah Mojoagung wilayah CATEL Jombang. Maling kabel ini melakukan aksinya malam hari, yaitu Senin (14/8) dan kepergok petugas POLSEK Mojoagung yang sedang melakukan patroli rutin. Maling yang masih muda ini tak berkutik dibekuk polisi.

Rupanya terali besi alias penjara tak membuat para maling jerah. Jika ancaman hukumannya berat atau masa tahanan cukup panjang, mungkin para maling ini akan kapok, atau paling tidak akan berfikir dua kali ketika akan melakukan aksinya. Atau proses hukum saat di peradilan terlalu ringan sanksinya.

Maling-maling kabel yang selama ini tertangkap dan disel dalam penjara juga kita tidak tau apa sudah keluar atau dikeluarkan atau belum. Yang jelas memang kita harus memantau proses hukum pencuri kabel hingga tuntas. Kalau dijatuhi hukuman, maka kita harus tau pula berapa tahun harus dijalani disel oleh pencuri tersebut.

Para pencuri ini dijerat dengan pasal berapa dalam KUHP ini juga kita tidak tau. Apa digolongkan tindak kriminal biasa atau sabotase, kita juga tidak tau. Hal inilah yang perlu dikaji oleh para pakar hukum dinegeri ini, paling tidak pakar hukum di internal Telkom sendiri. Apakah pencurian ini memiliki dimensi politik, kriminal atau sabotase, kita juga tidak tau.

NURSIDIK

Sigap ! Gangguan Massal (GAMAS) Cabinet RF STO Mojosari Tuntas Sebelum Liburan, Ruaarr Biasaaa ... !!!


TAHUN 2006

Sigap ! Gangguan Massal (GAMAS) Cabinet RF STO Mojosari Tuntas Sebelum Liburan, Ruaarr Biasaaa ... !!!

Gangguan kabel tanah bisa berasal dari mana-mana, ada yang dari galian PDAM, pelebaran jalan oleh PU/PEMKAB/PEMDA setempat, dan yang satu ini disebabkan oleh akar Pohon Sono. Terjadi pembesaran pada akan ini dan berakibat alat sambung bocor, maka terjadilah GAMAS pada KT 60” Cabinet RF STO Mojosari area KANCATEL Mojokerto.

GAMAS terjadi pada sore hari Rabu (15/8), sehingga pada detik itu juga seluruh teknisi setempat bergerak cepat. Yang patut dicatat ialah respons yang luar biasa dari seluruh jajaran, sehingga malam itu juga dapat pulih kembali seperti sediakala. Recovery yang begitu cepat memang bukan hal yang baru di jajaran TELKOM SBT Area. Sebelum ada Telkom Rangers sepak terjang jajaran JAWARA SBT sudah terlatih dan teruji terhadap GAMAS yang diakibatkan bencana alam atau Force Majeurs yang pernah terjadi hampir di semua CATEL.

Untung saja kejadiannya sebelum libur panjang..!! Toh kalau terjadi saat liburan panjang atau Long Weekend jajaran JAWARA SBT AREA sudah siap karena memang sudah ada beberapa antisipasi dalam menghadapinya. Back Up Facilities, Bacp-Up Material dari sisi logistic juga sudah mengatisipasi untuk memberikan full-support, sehingga di hari liburan panjang inipun tak perlu terlalu khawatir. Soliditas Tim GAMAS SBT AREA termasuk Tim Security merupakan modal utama dalam menghadapi setiap gangguan.

Sebelum terjun memperbaiki gangguan, maka Team JAWARA terlebih dahulu melakukan diagnostics seperlunya seperti layaknya para dokter ketika memulai memeriksa kepada setiap pasien yang datang berobat. Team melakukan LOCATE FAULT HANDLING RANGE, lalu langsung bekerja cepat ! Locate and Test dilakukan untuk meyakinkan mendapatkan hasil kualitas tinggi (To ensure high quality result).

NURSIDIK

Long Week End, CCAN SBT Tetap Siaga Demi Customer


TAHUN 2006

Long Week End, CCAN SBT Tetap Siaga Demi Customer

Kelangsungan hidup Telkom SBT di hari libur panjang ini tak usah dikhawatirkan lagi sebab seluruh jajaran mulai Security sampai para teknisi Corporate Customer tetap siaga melayani sesuai dengan prinsip-prinsip Customer Centric Company. Mereka membentuk tim tersendiri dalam bentuk SATGAS. Jajaran CCAN (Corporate Customer Access Network) SBT merapatkan barisan dalam bentuk SATGAS yang tercermin pada rapat di lantai-3 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya, Selasa (15/8).

Biasanya pada hari libur, para customer ada yang menghabiskan waktu di rumah dengan browsing internet ditunjang infrastruktur TELKOM SPEEDY. Nah, bila sentral speedy nge-block dan tidak berhasil browsing, kepada siapa lagi mereka mengadu, kalau bukan kepada TELKOM selaku salah satu Provider Internet. Para customer tak mau tau apakah hari libur atau tidak, yang jelas kalau ada gangguan pasti yang dilirik adalah TELKOM, bukan ke multi media.

Hal inilah yang dibahas dalam rapat Unit CCAN TELKOM SBT. Pembahasannya Based-On Business Proccess (BISPRO) tentang Fault Handling atau penanganan gangguan. Dalam Bispro banyak unit kerja yang saling keterkaitan. Mulyo Sukartono selaku ASMAN CCAN meminta jajarannya untuk selalu koordinasi dengan unit-unit terkait ini, agar jika ada gangguan pada libur panjang semua dapat ter solve dengan baik.

Sedangkan Arief Setiawan selaku Manager Access Network Operation akan selalu mengawal ketat, terutama dengan para Manager terkait tadi. Jadi mengambil pola “manager To Manager” terlebih dahulu yang kemudian akan didesiminasikan kepada seluruh jajaran dibawahnya untuk mendapat tindak lanjut secepatnya jika terjadi gangguan.

Era persaingan yang ketat dan sudah head to head ini, kata Arief mesti kita cermati sekalipun di hari libur panjang, kita tidak boleh terlena kalau tidak mau pelanggan kita lari ke competitor. Dikatakan juga, bahwa trouble ticket monitoring system harus dipahami benar. Yang penting lagi, bahwa berdasarkan pengalaman gangguan selama ini terjadi disisi PC/CC Access atau CPE.

NURSIDIK

Telkom Sidoarjo Mengakuisisi Produk Pesaing Via short seminar Speedy For School


TAHUN 2006


Telkom Sidoarjo Mengakuisisi Produk Pesaing Via short seminar Speedy For School

Marketing Sidoarjo berkolaborasi dengan AM mengemas Short Seminar SPEEDY For School Senin (14/8) dalam upaya mengakuisisi produk pesaing. Tampak Tri Agung JM Catel Sidoarjo sedang menyakinkan para customernya di segmen pendidikan tingkat SMP/SMA hingga perguruan tinggi yang dalam sambutannya Tri Agung mengatakan, bahwa bentuk kepedulian Telkom seperti hari ini terhadap dunia pendidikan adalah bagian dari kewajibannya. Pelajar merupakan generasi pencipta dimasa yang akan datang yang menjadi tanggungjawab kita semua, maka event ini adalah satunya mensolusi agar tidak GAPTEK.

Program Short Seminar For School hari pertama dihadiri 44 sekolah yang transaksi langsung 22 sekolah, 6 sekolah dilokasi non tembaga dan sisanya diluar pelayanan Telkom. Sedangkan hari kedua transaksi 23 Speedy dan sebagian lagi diluar pelayanan Telkom selain transaksi Speedy para guru sebanyak 70 orang, ada juga yang transaksi Flexi Classy.

Dalam event ini tampak para kepala sekolah dan guru laboratorium Internet antusias mengikuti acara hingga selesai, bahkan beberapa guru nyeletuk supaya Telkom melakukan Pelatihan Internet untuk para guru di tingkat SLTP se Kabupaten Sidoarjo secara gratis.

Kegiatan Short Seminar ini merupakan bagian komitmen Telkom Sidoarjo dalam melibas 1000 Speedy di Bulan Agustus 2006, selain melakukan short seminar juga membangun Aliansi dengan Ramayana Mall, Matahari Mall, Borobudur Mall dan Vendor Flexi bagi customer yang belanja > 200 ribu mendapatkan bonus Free Modem dan bagi mereka yang belanja antara 100-150 ribu Free aktifasi Classy dan DISKON pembelian terminal Flexi sebesar 200 ribu.

Aliansi antara Telkom, Mall dan Vendor berorientasi win win solution, program ini mendapat respon positif selain sales juga sebagai ajang penetrasi-penetrasi dan penetrasi pasar Speedy di Wilayah pelayanan Telkom Sidoarjo.

By onslem

JM Telkom Mojokerto :”Kami masih separoh jalan”.


TAHUN 2006

JM Telkom Mojokerto :”Kami masih separoh jalan”.

Saat break pada acara Executive Improvement Team (EIT-A), Senin (14/8) maka JM TELKOM Mojokerto, Arif Irfansah selaku Tuan Rumah EIT-A sempat ngobrol secara singkat dan kilat dengan Redaksi seputar kinerja TELKOM Mojokerto yang dianggapnya sudah cukup aman hingga akhir Desember 2006 nanti. EIT-A ini dilaksanakan di Kantor Catel Mojokerto, Jln. Empu Nala 8 Mojokerto.

Target Revenue 100-M bagi KANCATEL Mojokerto menurut Bapak apakah target yang menantang atau biasa saja, tanya Redaksi. Oh, bagi kami, maka target tersebut merupakan tantangan tersendiri, sebab untuk meraihnya harus dengan segala strategi, dan Alhamdulillah per Juni 2006 kemarin jajaran kami sudah mampu meraih 50 % lebih, berarti kami sudah berada di separoh jalan.

Sekarang kan bulan Agustus, berarti 4 bulan lagi Bapak harus menuntaskan target tersebut, apakah optimis ? Oh,...kami selalu optimis, sebab jajaran Telkom Mojokerto menganggap target yang dibebankan selalu dengan program realistis dan nyata, bukannya maya. Maksudnya ialah, bahwa kami sudah memiliki milestone yang setiap saat selalu kami lalui dengan mulus, jawab Arif.

Arif yang hobi olah raga Tennis Lapangan, Volly dan Tennis Meja ini ternyata mampu manjalin kerja sama harmonis dengan masyarakat kota ”onde-onde” dan PEMDA Mojokerto, itulah sebab setiap moment pemasaran produk selalu dikemasnya dalam bentuk olahraga, sehingga masyarakatpun antusias, Pemdapun memberi support yang luar biasa. Maka tak heran kalau Arif dan seluruh jajaran menganggap sisa target yang harus diselesaikan 4 bulan kedepan masih aman.

Pengalaman tugas di beberapa LOKER sebelumnya membuat dirinya lebih percaya diri di Mojokerto, sebab bagai besi ditempa di beberapa tempat, maka tempat lokasi kerjanya selama ini merupakan pengalaman berharga untuk melakukan bisnis ”halo-halo” di kota yang pernah mengalami kejayaan di zaman Mojopahit ini. Bagi kami, Produk Speedy, Flexi, POTS dengan portofolio bisnisnya kami pandang optimis akan sukses di era persaingan yang sangat ketat sekarang ini, kata orang yang selalu ramah dan cerah ceria ini mengakhiri obrolan sebab harus melanjutkan EIT-A Meeting lagi usai break.

NURSIDIK

Kancatel Mojokerto Tuan Rumah EIT-A bertema


TAHUN 2006

Kancatel Mojokerto Tuan Rumah EIT-A bertema
”Sinergi dalam rangka Pengamanan Asset Perusahaan”

EIT-A Divisi Regional V Jawa Timur pada kesempatan kali ini, Senin 15 Agustus 2006 dilaksanakan di ranah Mojopahit yaitu di Kancatel Mojokerto. Deputy EGM Divre V beserta jajaran Senior Leaders Jawa Timurpun langsung terkesima dan terpana dengan sambutan yang dilakukan oleh rekan-rekan Kancatel Mojokerto, dengan kata lain Kancatel Mojokerto berani tampil beda. Yaitu dengan disajikannya penyambutan kedatangan atau welcome attraction berupa peragaan Perguruan Pencak Silat ”SH TERATE” Komisariat Kancatel Mojokerto.

Dalam atraksinya Komisariat Perguruan SH. Terate Kancatel Mojokerto menampilkan 3 atraksi diantaranya adalah 1. Peragaan massal 2. Peragaan jurus serta 3. adalah pertunjukan beladiri. Dalam perjalannya dari bulan Mei s/d Bulan Agustus 2006 ini ”SH Terate” telah menerima 32 anggota yang terdiri dari anggota Satuan Pengamanan Kancatel Mojokerto, TKM, Kopegtel, Cleaning Service serta ada 2 anggota dari Polres Mojokerto. Penonton terlihat berseri-seri dan applaus panjang ketika salah seorang anggota SH. Teratai menampilkan jurus-jurus andalannya, yang kebetulan tampil adalah Kurniati Rahayuni Mahasiswi S2 Unair Surabaya putri dari Bapak Sahardi Reningtyas Senior Manager Internal Auditor Divisi Regional V Jawa Timur. Selain gesit dan trengginas, penontonpun merasa terhibur dan merasa bangga dengan prestasinya yang sudah Nasional.

Dalam sambutannya Deputy EGM Divisi Regional V Jawa Timur, merasa terkesan sekali serta salut kepada Kancatel Mojokerto yang telah berani memberi warna beda dalam aktivitas kerja sehari-hari, semoga hal ini bisa ditiru oleh Kancatel yang lain, serta kedepannya perguruan Komisariat SH Terate Kancatel Mojokerto bisa dijaga dan dipertahankan segala aktifitas dan esistensinya. ”Banyak sekali manfaat dari olehraga beladiri ini, mengingat saya dulu juga pernah belajar olahraga pencak silat yang kebetulan berbeda aliran, yaitu Perisai Diri” ungkap Husni Tamrin di dalam sambutannya.

Dalam laporan akhirnya Imam Kuntjoro selaku Kapok SATPAM Mojokerto bersama jajarannya siap untuk membantu manajemen dalam rangka ”Pengamanan Asset Perusahaan”. Terpancar rasa kebanggaan dan rasa terima kasih dari seluruh jajaran Satuan Pengamanan, Cleaning Service, TKM yang telah dipercaya untuk menyambut Deputy EGM Divisi Regional V Jawa Timur dalam acara EIT-A di ranah Mojopahit tercinta ini. Dengan yel-yel Telkom... Commited 2 U, dan 100 milyard ..... bukan maya tapi nyata, peragaan beladiri Perguruan Komisariat PT. Telkom Kancatel Mojokerto selesai.

• @kk@-y/Mr.

SBT Juara-I Gelar IBO DIVRE-V 2006


TAHUN 2006

SBT Juara-I Gelar IBO DIVRE-V 2006

Berbagai kegiatan IBO DIVRE-V digelar, mulai dari Iman, Budaya dan Olahraga yang diikuti oleh seluruh DATEL se Jawa Timur. Untuk Lomba Catur dalam Gelaran IBO kali ini, TELKOM SBT berhasil merontokkan rival-rivalnya dan berhasil meraih sebagai Juara-I di DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya pekan kemarin.

Komposisi Pecatur SBT yang berlaga pekan kemarin adalah sebagai berikut : 1. Hadi Purwanto / Nik. 621026 / Sidoarjo; 2. Sriyono / Nik. 611978 / Sidoarjo ; 3. Natsir / Nik. 622526 / Sidoarjo; 4. Sapto / Nik 612013 / SBT dan 5. Dedi Komara / Nik. 631781 / SBT. Dalam kesempatan ini, Dedi Komara (DEKOM) atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada semua anggota team catur SBT yang dinilainya sangat solid, sehingga sampai babak akhir semua saling mendukung.

Lelah terasa menghadapi pertandingan marathon selama 3 hari / 7 babak terus menerus, otak diperas, pressure..... Hal ini tercermin pada wajah-wajah seluruh pemain, tapi Alhamdulillah semua kesulitan di hari pertama dapat diatasi hingga berhsil sukses. Sekali lagi Team SBT Area mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya, sehingga kita dapat mempertahankan juara beregu Catur Se Divre-5.

Ucapan selamat via milist yang datang dari SBT Area (Surabaya Metro, Catel Sidoarjo, Catel Mojokerto dan Catel Jombang) mengalir bagai air pengunungan, tak terkecuali ucapan dari Manajemen yang memang sejak awal selalu memberi support penuh, bahkan sampai nongkrongi pada setiap pertandingan. Catur memang mengutamakan olah otak ketimbang olah badan, tetapi olahraga ini tentu membutuhkan fisik dan mental yang kuat.

NURSIDIK

Rangers SBT Evakuasi Perabot Warga Sekitar Lumpur Lapindo


TAHUN 2006

Rangers SBT Evakuasi Perabot Warga Sekitar Lumpur Lapindo

Sebelum kejadian, maka sebaiknya diselamatkan dulu. Untuk itulah para Rangers TELKOM SBT kemarin membantu mengevakuasi alat perabot rumah tangga warga sekitar banjir Lumpur Lapindo hingga Senin pagi (14/8) menyusul jebolnya tanggul banjir Lumpur Lapindo Porong Jawa Timur. Sebagai wujud kepedulian sosial, maka apapun diperbantukan untuk musibah ini, apakah itu Sembako, Fastel, pakaian dan kemarin juga ikut mengevakuasi perabot termasuk menggendong anak-anak Balita usia sekolah.

Simpatik memang, inilah wujud implementasi program Good Corporate Citizenship yang selalu dan selalu menggaung di persada Nusantara Telkom tercinta. Evakuasi ini dikomandani oleh Tri Agus yang memanage evakuasi di lokasi bencana banjir Lumpur yang menghebohkan Bangsa Kita, bahkan sudah menjadi issue Internasional. Tri Agus terus memantau pergerakan para Rangers hingga saatnya lepas Maghrib. Perabot yang masih bisa diselamatkan dievakuasi, seperti kasur, meja belajar, piring dan lain-lain.

Kemudian para Rangers seluruh DIVRE-V Jawa Timur juga terjun ke lokasi dilepas Deputy EGM DIVRE-V, Husni Thamrin didampingi GM SBT, Badriyanto. Infrastruktur telekomunikasi diamankan, agar arus telekomunikasi tetap lancar yang sangat membantu baik bagi warga, maupun bagi petugas keamanan, POLRI di beberapa POSKO. Tim Rangers yang sudah teruji dan terlatih ini dalam waktu singkat sudah mampu menguasai keadaan mengevakuasi dan menyelamatkan mereka panik dan yang butuh pertolongan.

Yang menjadi catatan tersendiri pada setiap pertolongan maupun bantuan tenaga ialah para setiap Rangers selalu cerah ceria. Di wajah para Rangers tak menampakkan rasa lesu lelah, mereka justru menunjukkan semangat tinggi dan ketulusikhlasan dalam membantu setiap musibah. Para Rangers menyadari, bahwa TELKOM merupakan perusahaan papan atas yang mesti dipertahankan citra dimata masyarakat luas. Semoga banjir lumpur Lapindo segera berakhir, sehingga masyarakat sekitar dapat beraktifitas kembali.

NURSIDIK

DIVRE-V Bantu Bencana Tsunami Pangandaran


TAHUN 2006

DIVRE-V Bantu Bencana Tsunami Pangandaran

Selaras dengan aktivitas kepedulian social yang dibundling dalam program GCC, maka pada hari Kamis (10/8) Manajemen DIVRE-V menyerahkan bantuan dari Karyawan dan dari FORSIKATEL DIVRE-V kepada Manajemen DIVRE-III untuk disalurkan kepada korban bencana tsunami Pangandaran.

Manajemen DIVRE-V yang diwakili oleh Darwadi (HR Area5) didampingi Anwar Sutisna (SEKAR DPW05) diterima oleh OSM HR Area-3, Yanti Iswari, SM General Support, Ibnu yang sekaligus sebagai Ketua Team Recovery Pangandaran, Salim sebagai Bendahara Recovery dan Luluk dari TELKOM CDC DIVRE-III. Penyerahan bantuan dilakukan di ruang rapat HR-03 Jln. Supratman 66, Bandung.

Yanti dalam sambutan selamat datang antara lain mengatakan, bahwa manajemen DIVRE-III mengucapkan terimakasih atas kepedulian DIVRE-V dalam meringankan beban para korban tsunami Pangandaran. Ini adalah salah satu bentuk sinerji dalam membantu sesame yang memang sangat membutuhkan pertolongan, kami siap untuk menyalurkannya, katanya.

Sementara itu Darwadi selaku manajemen DIVRE-V dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa kedatangannya adalah untu meneruskan amanah, yaitu berupa bantuan sumbangan bencana alam Pangandaran dari Karyawan dan karyawati DIVRE-V dan dari FORSIKATEL DIVRE-V Jawa Timur.

Sumbangan yang akan kami sampaikan ini tidak begitu besar, tetapi InsyaAllah sebagai pelipur lara dan sebagai peringan beban bagi saudara-saudara kita korban Tsunami Pangandaran, dengan harapan tetap tawakkal dan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang. Mari kita karyawan Telkom tetap kompak agar dapat mengelola perusahaan dengan baik dan terus dapat membantu masyarakat yang terkena musibah, tambahnya.

Disisi lain, Ibnu selaku Ketua Team Recovery menyapampaikan hal senada denga Yanti, bahwa atas nama manajemen mengucapkan terimakasih atas partisipasi DIVRE-V atas bantuan musibah ini. Manajemen Telkom memang sangat concern terhadap musibah ini, sampai-sampai COO Pak Garuda tak hanya meninjau lokasi, tetapi juga tidur bermalam di lokasi musibah, Pangandaran. InsyAllah uang ini akan kami salurkan, dan yang sangat mendesak adalah pembangunan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) bagi Nelayan. Mungkin focus kami adalah pembangunan TPI, sebab untuk obat-obatan, bahan pokok bantuan dari berbagai pihak untuk sementara ini sudah cukup memadai.

• NURSIDIK

SBT Gondol Juara-I Tenis Meja IBO DIVRE-V


TAHUN 2006

SBT Gondol Juara-I Tenis Meja IBO DIVRE-V

Setelah cabang olah-raga Catur berhasil diraih TELKOM SBT sebagai Juara-I, kini giliran cabang Tenis Meja yang juga disabet dengan Juara-I pula. Pertandingan Tenis Meja ini berlangsung seru mendebarkan ketika pada hari Kamis (10/8) Tim SBT masuk final bertempat di lobi Kantor DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Mental juara memang sudah teruji, sehingga dalam kesempatan event IBO TELKOM DIVRE-V, SBT selalu unggul dan memberikan yang terbaik. Beberapa rekan ada yang mengucapkan selamat via milist ada juga yang berkomentar khawatir, begini :”WAH .... KALAU JUARA UMUM SEMUA ... KHAWATIR ... JANGAN-JANGAN TAHUN DEPAN SBT NGGAK BOLEH IKUT LOMBA, padahal kami merasa masih banyak harus mengasah lagi ... masih banyak harus meningkatkan lagi ... ternyata masih banyak kekurangan ...”

Ada lagi yang komentar begini :”Alhamdulillah, Team tenis meja SBT kembali menjadi juara I lagi, walaupun dibabak final sempat ditahan DATEL AREMA Malang 2-2, namun berkat perjuangan dan do'a kita semua, Tim SBT bisa membuktikan sebagai jawara team tenis meja yang solid, dan dihasil akhir sekor menjadi 3-2 untuk Tim SBT.

Namun demikian kami menghimbau kepada semua pemain tidak terlena dikemudian hari, kita tingkatkan lagi jadwal latihan tiap Hari Selasa, pukul 18.30 s/d selesai, dengan pelatih profesional, yaitu Dodit Elli mantan no:1 petenis TELKOM SBT. Kami tunggu partisipasi dari rekan-rekan SBT, dan untuk dukungan budget diusahakan dari manajemen untuk bisa memberikan bantuan dana latihan untuk pelatih dan bola tenis meja besarannya terserah akan diatur lebih lanjut.

Susunan Tim Tenis Meja SBTadalah sebagai berikut : 1. Arif Irfansah.; 2. Indratmoko (Official merangkap pemain); 3. Djumadi (Kapten Team).; 4. Adi.; 5. Ibnu Hasan. ; 6. Sri Kadarwati.; 7. Muhartini. ; 8. Totok Subiyarto (Team Sukses). ; 9. CH. SRI HARTUTIE .; 10. SR. Saputro (pemain penggembira/Cheers Leaders).


NURSIDIK

Ketua SEKAR DPW05 Bahas Masalah Aktual


TAHUN 2006

Ketua SEKAR DPW05 Bahas Masalah Aktual

Pada hari Rabu (9/9) bertempat di ruang rapat SEKAR Kantor DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya para Pengurus SEKAR DPW05 mengadakan rapat membahas berbagai masalah aktual. Rapat dipimpin langsung oleh Budhi Prasetyo (BP) selaku Ketua SEKAR DPW05 Jawa Timur dengan membahas beberapa agenda terkini, yang meliputi : Rencana Audit Organisasi, Penggantian antar waktu, Iuran Anggota, Perlindungan Anggota & Advokasi terhadap intervensi luar, Distribusi Bantuan Karyawan Untuk Bencana Alam Pangandaran, Rencana PKB-III, serta sikap DPW terhadap BRTI soal Flexi Combo.

Khusus masalah intervensi pihak luar terhadap kasus DLC TELKOM SBT, maka SEKAR DPW05 akan memberikan perlindungan advokasi dan pendampingan dengan memegang teguh prinsip azas praduga tak bersalah dan menjujung tinggi hukum yang berlaku di negeri ini, sebab Mabes Polri sudah masuk pada kasus ini yang semula ditangani oleh Internal Auditor Group (IAG).

SEKAR tidak pernah membela yang salah, tetapi hanya memberi perlindungan advokasi dan pendampingan agar hukum ini benar-benar ditegakkan, tegas BP. Ada kesan, bahwa SEKAR hanya membela yang salah, kesan ini diluruskan oleh BP, bahwa sebelum ada putusan, maka azas praduga tak bersalah harus tetap dipegang teguh dan dijunjung tinggi, sebab secara psikologis karyawan yang didatangi aparat kepolisian apalagi Mabes Polri akan sangat berpengaruh terdahap keluarganya, bisa berakibat stress seluruh keluarganya.

Dasar Perlindungan SEKAR kepada anggota dalam setiap kasus dengan tetap memegang teguh azas praduga tak bersalah ini adalah Perjanjian Kerja Bersama (PKB) II antara PT. Telekomunikasi, Tbk dan Serikat Karyawan TELKOM Pasal 5 tentang Hak TELKOM dan SEKAR, dimana ayat (2) butir (a) yang berbunyi, bahwa SEKAR berhak mewakili, membela dan melindungi anggota. PKB-II ini masih berlaku hingga akhir 2006 nanti, jadi masih valid untuk kita jadikan dasar, terang BP.

NURSIDIK

SBT Sosialisasi Aplikasi CIMS Untuk Implementasi SOA


TAHUN 2006

SBT Sosialisasi Aplikasi CIMS Untuk Implementasi SOA

Dalam rangka menunjang kelancaran implementasi SOA dalam proses bisnis hasi Remediasi II (R.02) dan CSA, maka manajemen melakukan sosialisasi aplikasi Cash In Transfer CIMS (Cash Intrasfer Monitoring Systems) pada hari Selasa (8/8) di Ruang Committed 2 U, lantai-4 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya. Sosialisasi CIMS ini dibuka secara resmi oleh DGM TELKOM SBT, Sujito.

Acara ini diikuti oleh para JM KANDATEL Surabaya Timur, Manager Customer Care, OM Finance, Asman Collection Area SBT, para Ketua Kopegtel Surabaya Metro, Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang. Staf yang menangani pengawasan loket diutamakan (skala prioritas) menghadiri acara ini. Staf dimaksud adalah yang menangani : PSB Plasa (Supervisor Plasa dan Finance Center), Tunggakan Plasa (Supervisor Plasa dan UBC), SOPP (Kopegtel dan UBC).

Sujito mengatakan, bahwa Mapping Control yang telah ada pada matriks daftar, agar selalu dikawal oleh jajaran terkait, agar implentasi SOA di lingkungan TELKOM SBT berjalan lancar, yang pada gilirannya nanti yaitu saat dilakukan audit COSO SOA diharapkan tidak ada temuan, sehingga jajaran SBT 100 % Complied ! Evident SOA harus juga selalu di update, setiap progress updating akan selalu diinformasikan dalam bentuk Tabel Report Evident Control Unit.

Mengingat Pengendalian intern merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pertanggungjawaban Manajemen, sehingga hasil evaluasi atas efektifitas pengendalian intern dan hasil audit pengendalian intern oleh auditor internal dan auditor eksternal akan menjadi salah satu kriteria penilaian kinerja Kepala Unit Bisnis dan Kepala Unit Pendukung, maka dalam kesempatan tersebut Sujito meminta agar Mapping Control benar-benar diperhatikan.

NURSIDIK

TELKOM SBT Lakukan Seleksi SATPAM Teladan 2006


TAHUN 2006

TELKOM SBT Lakukan Seleksi SATPAM Teladan 2006

Keteladanan memang harus dibuktikan dengan perilaku yang nyata, tidak hanya pandai berteori saja. Demikian halnya dengan pemilihan SATPAM Teladan tentu yang menjadi tolok ukur utama adalah keteladanan dalam perilaku sehari-hari yang penuh dengan disiplin tinggi. Pada hari ini, Selasa (8/8) manajemen SBT melakukan seleksi untuk memilih SATPAM Teladan sesuai dengan Request dari Manajemen SAS DIVRE-V. Seleksi dilakukan di lantai-4 Gedung OPMC Ruang C2U Jln. Ketintang 156, Surabaya.

ASMAN Security and Safety (SAS), Warsito sebagai Panitia seleksi tingkat DATEL sebelum memberikan written test, terlebih dahulu menginformasikan, bahwa di TELKOM SBT ada 12 orang SATPAM handal dan pilihan yang diunggulkan atau dijagokan sebagai SATPAM Teladan tahun ini, tetapi karena Manajemen SAS DIVRE-V hanya memilih 3 orang saja, yaitu Juara-I, II dan III saja, maka written test ini harus dilakukan dalam rangka menjaring calon terbaik dari yang paling baik.

System Tes tertulis ini disajikan dalam multiple choice dan uraian. Soal atau pertanyaan trtulis dari keduabelas peserta ini sama, hanya saja nomornya diacak alias diselang-seling. Waktu yang disediakan untuk menyediakan soal cukup 45 menit saja. Selain ketepatan jawaban, maka kecepatan menyelesaikan soal juga akan mendapat bobot nilai tambahan tersendiri, kata Warsito sebelum membagikan lembar soal kepada para calon.

Warsito menegaskan, agar jika nantinya terpilih sebagai SATPAM teladan janganlah berbesar kepala, sebab dibalik gelar TELADAN tersebut tentu akan memiliki beban moral untuk mempertahankannya. Upaya manajemen dalam upaya meningkatkan profesionalismen SATPAM melalui pelatihan dalam bentuk kemampuan fisik, mental / disiplin selama ini agar selalu dilaksanakan secara konsisten dan dipakai sebagai modal utama dalam gelar SATPAM TELADAN ini.

NURSIDIK

4 Orang Sales Force SBT Dibajak, Tapi Mendapat 24 Orang Pengganti


TAHUN 2006

4 Orang Sales Force SBT Dibajak, Tapi Mendapat 24 Orang Pengganti

Konsekwensi globalisasi yang kompetitif ternyata berdampak pada SDM. Terbukti terdapat 4 orang Sales Force terbaik SBT telah dibajak perusahaan lain. Kami tak berkecil hati, karena itulah fenomena dan kondisi riil di era kompetisi ini, kata Manager Fixed Phone Sales TELKOM SBT, Marnoto kepada Redaksi usai menghadiri pembekalan kafilah MAQ SBT di Rumah Makan AGIS Surabaya, Senin (7/8).

Fenomena pembajakan SDM ini lumrah, bahkan terjadi dimana-mana, jelas Marnoto. Lihat saja penyiar stasiun Televisi swasta nasional juga berpindah-pindah, yang lebih menguntungkan dan lebih baik tentu yang mereka ikuti. Kemudian tak hanya penyiar TV, sebab sang wartawanpun juga bagai kutu loncat pindah kerja ke perusahaan pesaing. Wartawan dan penyiar potensial tersebut tentu menginginkan nilai tambah. Jadi tak hanya software saja yang dibajak, SDM pun mengalami nasib yang sama.

Nggak apa, walau 4 orang hilang, kami sudah dapat pengganti sebanyak 24 orang sales baru dari perusahaan otomotif papan atas, tutur Marnoto. Sebagai sales otomotif ternyata Fee-nya sedikit sekali ketimbang sebagai Sales Speedy di Telkom, sehingga mereka ketika kami tawari tergiur. Tahap seleksi sudah selesai, hari ini, Selasa (8/8) memasuki tahap pembekalan product knowledge.

Marnoto kini sedang memikirkan bagaimana Sales Forcenya tidak dibajak perusahaan pesaing, disisi lain tidak menimbulkan biaya tinggi. Bagaimana kalau 24 sales force baru ini ada tawaran lagi dari perusahaan lain, lalu mereka pergi dari kita lagi, tanya Redaksi. ”Itu sebenarnya hak mereka yang menginginkan peningkatan, apalagi dari kita tokh tidak ada ikatan alias freeline”, jawabnya. Tapi kita akan memikirkan agar mereka enjoy disini. Yang susah kalau tenaga IT yang dibajak, sebab tenaga ini sangat langka, kalau tenaga Salesman saya yakin stock-nya lumayan banyak.

NURSIDIK

Kafilah MAQ SBT Siap Ke MAN-6 Di Jogyakarta


TAHUN 2006

Kafilah MAQ SBT Siap Ke MAN-6 Di Jogyakarta

Kafilah Musabaqoh Al-Quran (MAQ) dari Telkom SBT telah mendapat wejangan dari manajemen sehubungan akan diberangkatkan ke Jogyakarta MAN (Musabaqoh AlQuran Nasional) ke-6. Wejangan dalam bentuk pembekalan ini disertai dengan pemberian cindera mata yang langsung disampaikan oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto di Rumah Makan AGIS Surabaya, Senin (7/8).

Para Kafilah ini mendapat dukungan moral yang luar biasa dari manajemen, sebab acara yang dihadiri oleh ALL SENIOR LEADERS ini memang bertujuan untuk memberikan spirit dan motivasi agar membawa harus nama SBT khususnya serta DIVRE-V pada umunya. Bahkan Badri dalam sambutannya mengatakan, bahwa silaturahmi ini diharapkan membawa berkah dari ALLAH SWT, sehingga Kafilah DIVRE-V berhasil dengan prestasi terbaik.

Apalagi terdapat beberapa peserta muda yang merupakan generasi penerus dalam mensyiarkan Islam. Anggap saja MAN ke-6 di Jogyakarta nanti sebagai wahana syiar dan dakwah Islam, jadi niatkan untuk itu. Kalau sudah diniatkan, InsyaAllah persiapannya juga ikhlas karena ALLAH SWT semata. Persiapkan fisik dan mental pada saat mengikuti pemantapan di Lawang Jatim nanti, sehingga pada saat keberangkatan ke Jogya benar-benar fit, pinta Badri.

Dalam kesempatan tersebut peserta paling muda, yaitu rekan Yusuf Budi Mulia ketika menyampaikan sammbutan mewakili rekan-rekannya antara lain mengatakan, bahwa tujuan MAN KE-6 ini adalah niat syiar semata, bukan Juara. Dikatakan, bahwa Juara merupakan hasil dari suatu proses. Kami akan tekuni proses berupa persiapan secara maksimal, sedangkan Juara hanya Allah SWT Yang Maha Mengetahui dan Maha Menentukan.

Adapun nama-nama peserta Kafilah SBT yang menerima cindera mata dari Manajemen SBT terdiri dari karyawan, pensiunan dan keluarga karyawan/pensiunan adalah sebagai berikut : Sri Kadarwati (MHQ), Yusuf Budi Mulia (MFQ), Chandrasari Nugraheni (MDQ), Angger Satria Permana (MDQ), Nur Hasanah (MMQ), M. Sulkan (MMQ) dan Himatun Nafisah (MMQ).

NURSIDIK

Speedy Paket Karyawan Juga Akan Ada Di Kantor DIVRE-V


TAHUN 2006

Speedy Paket Karyawan Juga Akan Ada Di Kantor DIVRE-V

Kantor DIVRE-V juga akan melakukan apa yang telah dilakukan TELKOM SBT, yaitu Sales Speedy Paket Karyawan (PAKAR) mulai dari karyawan selevel ASMAN hingga ke seluruh Senior Leaders. Hal tersebut dikatakan oleh Deputy Kadivre-V, M. Husni Tharim usai melakukan SKJ Gabungan dengan SBT di halaman depan Kantor DIVRE-V, Jln. Ketintang 156, Surabaya, Jum’at (4/8).

Karyawan yang menjabat minimal selevel ASMAN memang wajar memiliki Speedy, masak pejabat tidak punya fasilitas internet di rumahnya, ya,… harus dimulailah dirumahnya , kata Husni. Kita harus habis-habisan menyelesaikan target kita terutama Speedy dan Flexi. Yang jelas ALPRO Speedy sudah ada, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa mencapai target.

Kenapa wajib Speedy bagi karyawan selevel ASMAN keatas ? Sebab anak-anak kita diperkirakan tahun 2007 untuk pendidikan menengah akan menggunakan sistem administrasi sekolah, artinya akan digunakan sekolah secara virtual. Informasi nilai ada di internet, PR ada di internet, termasuk absensi, sehingga kalau tidak mulai sekarang, maka dikhawatirkan akan ketinggalan. Jakarta sudah merintis dan akan berkembang di kota-kota lainnya. Paradigma di era kompetisi ini memang beda dengan dulu, terutama paradigma pelayanan, yang harus lebih baik dari operator lain.

Dalam kesempatan tersebut, Husni minta kepada seluruh karyawan, agar retensi pelanggan selalu dilakukan terutama bagi tetangga-tetangga kita dengan jarak radius terdekat. Apa SBT sudah jalan ? GM SBT, Badriyanto menjawab sudah, jawaban ini serentak ditirukan oleh para jajaran SBT yang hadir dalam SKJ Gabungan ini. Ada segment tertentu yang harus benar-benar kita perhatikan, dan ini merupakan salah satu usaha kita dalam meretensi pelanggan. Kastemer punya banyak tuntutan, kita harus bisa memberikan solusi.

Kemudian, Husni mengatakan juga, bahwa manajemen sudah memikirkan Kantor SBT yang kurang representative di era kompetisi dan sudah diajukan ke Kantor Korporat, cuma belum disetujui. Yang diusulkan manajemen DIVRE-V ke Korporat adalah untuk membangun yang di Jalan. Achmad Yani yang sejak semula sering tertunda. Mari kita sama-sama berdoa agar segera terealisir.

Sinerji olahraga pagi antara SBT dan DIVRE-V ini diharapkan dilanjutkan pada setiap Jum’at, sebab lebih efisien, apalagi jarak kantor DIVRE dan SBT hanya 30 meter saja. Kepada para Senior Leaders DIVRE-V yang tidak hadir sudah dicatat Husni. Demikian juga para Senior Leaders SBT yang tidak hadir dicatat oleh GM SBT. Kemudian di akhir acara Badri menyampaikan, bahwa Speedy Paket Karyawan di SBT baru laku 27 %, sisanya masih mikir-mikir.

NURSIDIK

Telkom Mojokerto Audisi Borong Juara Lagu Pop


TAHUN 2006

Telkom Mojokerto Audisi Borong Juara Lagu Pop

IBO yang digelar DIVRE-V adalah dalam rangka menyalurkan bakat para karyawan dan karyawati, baik dibidang olahraga, maupun kesenian, yaitu tarik suara dalam bentuk Lomba Karaoke. Sebelum maju ketingkat DIVRE-V, maka Telkom SBT terlebih dahulu melakukan audisi pada hari Jumat (4/8) yang diikuti oleh DATEL dan CATEL di Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Dua orang dewan Juri dari luar direkrut oleh Panitia Penyelanggara, sedang Panitia penyelenggara SBT sendiri ialah Yuni Astuti dari KANDATEL SBT SECREATARY. Komentator direkrut dari dua mahasiswi S-1 UPN Surabaya yang sedang magang, sehingga acara yang dihadiri oleh GM dan DGM ini cukup meriah. Untuk juara lagu jenis lagu pop dalam audisi ini didominasi oleh rekan-rekan Telkom Mojokerto.

Adapun para pemenangnya adalah untuk jenis POP : 1. ST. DWI HENDRO dari CATEL Mojokerto. 2. NANANG KRISTYO dari CATEL Mojokerto. 3. DENI S. dari UPNA Mojokerto (Cadangan). sedangkan untuk jenis DANGDUT : 1. LILIK SUDARTO Dari ANM SBT. 2. NURODIN dari UCC Jombang. 3. H. YAYAT HIDAYAT dari ANM SBT (Cadangan).

Kepada para Pemenang ini nantinya masih harus berlaga di tingkat DIVRE-V dengan lagu yang telah ditetapkan Panitia adalah : Jenis Pop : a. Judul Lagu Kerinduan Penyanyi : Bob Tutupoli; b. Judul Lagu Keliru Penyanyi : Ruth Sahanaya; c. Judul Lagu Aku Bukan Untukmu Penyanyi : Rossa; d. Judul Lagu Dibalik Mata Ada Dusta Penyanyi : Broery Pesolima. Jenis Dangdut : a. Judul Lagu Perih Penyanyi : Elvy Sukaesih; b. Judul Lagu Cinta Hitam Penyanyi : Meggy Z.; c. Judul Lagu Sumpah Benang Emas Penyanyi : Elvy Sikaesih; d. Judul Lagu Mata Air Cinta Penyanyi : Meggy Z.

NURSIDIK

Rewards Pengelola Performansi STO Rungkut SBT Terbaik


TAHUN 2006

Rewards Pengelola Performansi STO Rungkut SBT Terbaik

Hasil kerja keras dan cerdas pasti akan membawa rezeki tersendiri, seperti yang dialami rekan kita dari STO Rungkut Surabaya Timur. Rekan kita Bahtiar tersenyum bangga menerima rewards, Kamis (3/8), apalagi disaksikan oleh pejabat barunya yang baru sehari menerima SK Promosi, yaitu Suyoko sebagai Assisten supervisor PCAN STO Rungkut yang menggantikan Rapbel Sihombing.

Pejabat baru, Suyoko dalam kesempatan tersebut mencucapkan selamat semoga STO Rungkut makin bersemangat. Suyoko berharap, agar program yang sudah diPlot atau diset terus dilaksanakan dan dievaluasi. Saya hanya melanjutkan pejabat terdahulu, katanya. Penyerahan reward tepat saat diadakan Forum silaturahmi Kamisan yang dipandu oleh ASMAN PCAN (Personal Customer Access Netwotk) SBT, Jumli Holidi.

Jumli mengatakan, bahwa The Winner memang layak mendapat bintang, bentuk ialah penghargaan seperti yang baru saja diserahkan. Hal ini adalah untuk merangsang yang kemudian termotivasi dari dalam diri masing-masing individu. Dalam era kompetisi yang sangat ketat sekarang ini, maka performansi STO Rungkut patut memberikan inspirasi kepada STO lainnya, agar perusahaan tetap eksis dan menjadi The Winner.

Masing-masing individu yang membentuk sebuah tim kerja, tentu akan lebih mudah melibas target yang telah ditetapkan dan disepakati bersama. Tak ada yang susah jika kita mengerjakan meraih target secara team work (tim kerja), tambahnya. Pastikan, bahwa yang menang adalah peraih prestasi yang terbaik (baik belum cukup, jadi harus terbaik). Tanamkan semangat Team, yaitu Collective Spirit as a team !

Team yang berhasil biasanya selalu berfikir positif dan sinergi satu sama lain. Goal atau target yang akan dicapai harus dibidik secara pas, agartembakan mengena pada sasaran. Team work STO Rungkut melakukan hal itu dengan sempurna, sehingga seperti pada hari ini mereka menerima rewards. Dalam membidik harus fokus agar resources yang dikeluarkan menjadi efektif.

NURSIDIK

Nuansa Kemerdekaan Di Plasa Telkom Darmo & Dinoyo


TAHUN 2006

Nuansa Kemerdekaan Di Plasa Telkom Darmo & Dinoyo

Semarak kemerdekaan sudah terasa di Plasa Telkom Darmo dan Dinoyo. Dekorasi HUT Kemerdekaan RI Ke-61 untuk tahun ini, selain ada semangat proklamasi, juga dipadu dengan nuansa cinta, karena bulan September kita akan memperingati Hari Bhakti POSTEL. Jadi semangat juang proklamasi kemerdakaan berkolaborasi dengan semangat melayani dengan cinta.
Setiap event hari-hari besar Nasional, dan beberapa Hari Raya, maka Plasa Telkom yang merupakan tempat bertemunya para kastemer dengan CSR (Customer Service Representative) selalu bebenah diri menyesuai suasana yang akan dirayakan. Yang penting para pelanggan merasa senang, puas atas pelayanan kita, apalagi dengan suasana hari-hari nasional.
Pelanggan yang selalu setia memberikan kontribusi kepada kita yang kemudian terkenal denga nama Revenue memang harus dipelihara dengan baik dan sebaik-baiknya. Sebab kalau tidak, mereka akan merasa jengkel, jenuh dan bosan berlangganan dengan TELKOM. Pemeliharaan pelanggan sangat penting agar mereka dapat kita pertahankan, alias jangan sampai lari ke kompetitor.
Nuansa setiap Plasa Telkom tentu dikemas sesuai dengan event yang ada, sehingga benar-benar memberikan nuansa baru, dan menunjukkan, bahwa PT. TELKOM memang benar-benar universal demi kepentingan seluruh ummat manusia di muka bumi ini. Telkom tak pernah membeda-bedakan pelanggannya, agar para pelanggan betah berlangganan.

NURSIDIK