Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Selasa, 14 September 2010

SBT Mengajar Training Peneraan Pulsa Wartel Di DEPERINDAG


TAHUN 2006

SBT Mengajar Training Peneraan Pulsa Wartel Di DEPERINDAG

TELKOM SBT dengan segala senang hati telah memenuhi permintaan DEPERINDAG JATIM untuk menjadi Instruktur Peneraan Pulsa Wartel yang diadakan Di Hotel Utami Juanda Surabaya (27/7), hal ini menunjukkan kepercayaan DEPERINDAG kepada TELKOM SBT, sekaligus merupakan bentuk kerjasama sinergis yang mesti dipelihara, sehingga citra TELKOM semakin harum semerbak.

Permintaan tenaga pengajar ini sesuai surat Wakil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Timur nomor : 510-3/1578/102-08/2006 tanggal 19 Juli 2006, Perihal bantuan tenaga pengajar. Pihak DEPERINDAG bermaksud untuk melakukan penyegaran dan peningkatan kemampuan kepada tenaga fungsional Penera sebanyak 30 orang dari seluruh Jawa Timur.

Manajemen SBT mengirim ASMAN Indirect Channel Management dari Dinas Customer Care, Indratmoko Susanto untuk menjadi Instruktur. Para siswa mendapat materi teori dan praktek, serta diskusi. Sang Instruktur, Indratmoko dalam kesempatan tersebut memaparkan latar belakang pelaksanaan training serta posisi Telkom dan Deperindag dalam pelaksanaan event ini.

Walau waktu yang dialokasikan hanya 4 jam, namun Indratmoko puas, karena semua materi dipaparkan sudah OVERALL, termasuk Konfigurasi perangkat Wartel, Cara peneraan, Peralatan yang dibutuhkan, Cara melihat data base Wartel, Cara operasi perangkat Wartel. Teori tentang perangkat wartel mulai konfigurasi sampai dengan aplikasi billing Wartel sebagai meter pulsa yang dijadikan dasar pengenaan harga kepada pengguna s/d cara melakukan peneraannya, dijelaskan juga.

Selain itu juga diinfokan kondisi nyata bisnis Wartel yang didera kompetisi yang hyper ketat saat ini hal mana menjadi tugas Deperindag untuk ikut berperan serta dalam pembinaan usaha kecil menengah. Setelah break dilanjutkan dengan penjelasan detail perangkat Wartel oleh Bambang Rujito dari Customer Care DIVRE V sekaligus memandu Praktek.

NURSIDIK

Mojokerto Apel Pagi Dalam Rangka Sukses Sales Speedy 2006


TAHUN 2006

Mojokerto Apel Pagi Dalam Rangka Sukses Sales Speedy 2006

Kamis 27 Juli 2006 bertempat di lapangan parkir STO Empunala, Kancatel Mojokerto diadakan apel kesiapan kerja yang pada kesempatan kali tidak seperti biasanya, apel diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Kancatel Mojokerto baik organik, TKM, Pengamanan, Mitra beserta keluarganya yang mendapat santunan tali asih dari Kopegtel Kancatel Mojokerto.

Apel diawali dengan prosesi pemukulan 3 buah kendi (simbolis target yang harus dicapai yaitu sukses sales Speedy Kancatel Mojokerto tahun 2006), pemukulan kendi pertama target 100 ssl dilakukan oleh penanggung jawabnya yaitu AJM Customer Service dengan target di posisi akhir bulan Juli 2006 harus tercapai, kendi kedua target 700 ssl harus tercapai pada posisi tanggal 17 Agustus 2006 adalah Target SPV CCAN Mojokerto, kendi ke 3 atau yang terakhir adalah target yang menjadi tanggung jawab JM Kancatel Mojokerto yaitu sebesar 1700 ssl harus tercapai di akhir bulan Desember 2006. Setelah upacara dilakukan pembagian tugas dan pengumpulan anggota PKM “Sukses Sales Speedy Kancatel Mojokerto tahun 2006”.

Yang kedua adalah penyerahan buku Mapping COSO SOA Catel Mojokerto dari JM Kancael ke masing-masing AJM, perlu diketahui bahwa pada tanggal 17 dan 18 Juli 2006 Kancatel Mojokerto telah melakukan mapping bisnis proses SOA R-02 di lokasi Kancatel Mojokerto dengan melibatkan personil dari Unit kerja OMAN, Service dan Administrasi Support. Mapping dibantu oleh rekan dari QCM Divre Regional V serta dari Performansi Kandatel Surabaya Timur.

Hasil dari Mapping adalah Business Control (113), Significant Control (40) dan Finance Control (49). Sedangkan tindak lanjut hasil dari pelaksanaan mapping :

• Masing-masing penanggung jawab Control di setiap Unit Kerja di kancatel akan melakukan sosialisasi Bisnis Proses yang menjadi tanggung jawabnya kepada staf yang berada di lingkungannya.
• Masing-masing Unit Kerja akan mengimplementasikan Proses Bisnis Remediasi-02 hasil mapping secara konsisten.

Pada kesempatan ini pula diserahkan buku hasil workshop pengamanan RKAP 2006 Kandatel Surabaya Timur diterimakan kepada AJM Support Administration Catel Mojokerto. Rangkaian acara ditutup dengan pemberian Reward prestasi atas putra dan putri baik dari pegawai Telkom maupun dari Mitra sebanyak 16 orang dengan besaran uang SMA 500 ribu rupiah, SMP 400 ribu rupiah sedangkan untuk SD 300 ribu rupiah. Ada salah satu ungkapan menarik dari JM Mojokerto selaku pembina Apel adalah : “Kesalahan terbesar kita adalah apabila kita tidak berbuat apa-apa “.

(@kk@-y/Mojokerto)

Penyerahan Rewards Sales SBT Terbaik TW-II/2006


TAHUN 2006

Penyerahan Rewards Sales SBT Terbaik TW-II/2006

Milestone telah dipancangkan, target telah dilalui, maka akhirnya meraih Rewards The Winner, seperti yang dialami oleh beberapa Sales Force TELKOM SBT. Setelah dievaluasi, maka beberapa orang berhak menerima Rewards yang disampaikan sendiri oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto didampingi Manager Fixed Phone & Sales dan beberapa Senior Leaders di rumah-makan “Nur Pasific”, Surabaya (26/7).

Target memang harus dicapai, tetapi lebih baik kalau dilampaui (stretch the goal), kata Badri saat memberikan sambutan usai menyerahkan Rewards kepada Prasetya Agung selaku The Best Marketer TW-II/2006 yang berhasil mencapai angka sales atau total pemasaran sebesar 157 sst. Agung telah bekerja keras dan akhirnya telah berhasil meraih the best marketer, untuk itu memang layak bagi anda untuk mendapat bintang, tambahnya.

Tujuan pemberian Rewards ini, masih menurut Badri adalah untuk memotivasi dan bekerja lebih giat dan lebih smart lagi. Terutama bagi marketer yang belum berhasil hal ini dapat dipakai sebagai pemicu agar lebih professional, lebih agresif, lebih fight dan lebih pro terhadap kondisi yang kompetitif. Tanpa itu, maka pasar akan mempermainkan anda semua. Lakukanlah agresif marketing sesuai dengan Selling Skill yang anda miliki, pinta Badri.

Selling Skill harus selalu di update, setiap Sales Person harus selalu membangun sikap mental yang positif, ciptakan solution selling, sampai membina hubungan dengan pelanggan (Relationship Selling) agar terjadi pembelian ulang yang berkesinambungan. Menjual adalah teknik dan seni, untuk itu tingkatkan 6-P, yaitu Prospecting (porspek), Pacing (langkah/kecepatan), Probing (selidik/periksa), Problem solving dan Performance Anda, kuncinya mengakhiri.

Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. Kemudian ada acara dengan kemasan sederhana, yaitu KUIZZ, DOOR PRIZE, ramah tamah dan sharing pengalaman. Semester-II kini seda g dijalani, target masih cukup lumayan, maka untuk mengakhiri SM-II ini dengan sukses, tentu motivasi, inovasi dan apresiasi harus selalu dimaintain dan ditingkatkan. Semoga SBT Alaways The Best.

NURSIDIK

Perang Spanduk Di Sekitar Kampus UNESA Surabaya


TAHUN 2006

Perang Spanduk Di Sekitar Kampus UNESA Surabaya

Trik-trik inovatif dalam bisnis selalu saja dikembangkan, sebab tanpa trik terutama di era yang sangat kompetitif saat ini, tentu persaingan jadi kurang atau bahkan tidak menarik. Dalam menarik perhatian pasar misalnya, maka trik yang sangat sederhana ialah cukup dengan Banner atau Spanduk ukuran super mini yang praktis memasangnya. Hal ini dilakukan oleh jajaran Indirect Channel Management SBT saat akan memasang Banner Mini di WARKOM “AE”, Jln. Ketintang 133-A, Surabaya.

Rekan kita Agus Riyantowo dan Gito Prasetyo pagi itu, Rabu (26/7) merencanakan keliling kota Surabaya Metro untuk memasang spanduk di beberapa Warung Telkom (WARKOM) yang sudah dipadati oleh spanduk competitor. Sebagai WARKOM yang menginduk ke TELKOM, maka seyogyanya SPACE Spanduk untuk TELKOM disediakan, dan ternyata tak ada masalah, sebab selama ini yang sering memasang adalah competitor, bukan kita, kata pemilik WARKOM “AE”.

Agus Riyantowo memulainya disekitar lingkungan kampus yang padat akan rumah kos para mahasiswa dan mahasiswi, agar lebih produktif, serta diharapkan mampu memicu dan memacu Revenue lebih awal, lebih banyak. Lingkungan kampus merupakan sawah ladang bagi TELKOM, sebab kebanyakan para mahasiswanya sering menggunakan jasa “halo-halo” ini, termasuk multi media, yaitu internet dan sejenisnya.

Spanduk yang dipasang rekan kita ini sangat singkat dan informatif. Yang ditonjolkan dalam spanduk ini adalah jam buka pelayanan, dimaksudkan ada kepastian bagi mahasiswa jam berapa ia akan mendapat diskon. Apalagi dalam spanduk ditulis, bahwa diskon 75 % pada jam 23.00 s/d 06.00 masih berlaku, dimana hal ini yang belum banyak diketahui oleh para mahasiswa. Situasi persaingan bisnis di dunia nyata dan dunia maya memang berbeda !

NURSIDIK

Sebelum Dicaplok Kompetitor, SBT Turun Lapangan, Cek ALPRO Yang Demanded


TAHUN 2006

Sebelum Dicaplok Kompetitor, SBT Turun Lapangan, Cek ALPRO Yang Demanded

Pada hari Rabu (26/7) Tim Pengelola Alat Produksi (ALPRO) turun ke lapangan “babat alas” untuk melakukan cek apakah ALRPO pada titik-titik lokasi tertentu siap jual dan ada pangsa pasarnya atau permintaannya (demanded). Tim terdiri dari M. Asyik dan Imam Mukminin (Catel Sidoarjo), Sujadi dan Joko Iswanto (Akses Network Maintenance), serta M. Djunaedi Fixed Phone & Sales).

Bayangkan dari hasil turun ke lapangan ini ternyata Tim mendapatkan peluang demand lumayan yang apabila tidak cepat, maka tentu competitor akan mendahuluinya. Apalagi dalam kompetisi berlaku hukum, bahwa siapa yang cepat ia yang dapat. Di lokasi Pasar Krian sendiri ditemui ada potensi demand Wire Line lebih kurang 300 sst, sedangkan untuk lokasi Perumahan Mandiri Regency potensinya bisa mencapai 758 sst.

Konsep demand dan opportunity yang saat ini dikembangkan oleh jajaran TELKOM SBT diharapkan akan mampu mendapatkan penetrasi pasar potensial. Kurva demand yang dikembangkan ini akan selalu mentracing kuantitas ALPRO yang demanded dengan harga bersaing (bila dimungkinkan ada program diskon menarik), sehingga mampu meraih pelanggan sebanyak-banyaknya.

Sesuai prinsip-prinsip permintaan dan penawaran (supply and demand principles), dan prinsip pasar, bahwa dimana demand tinggi, maka bisa dimainkan harganya seperti diskon, dsb. Namun demikian prinsip ekonomi masih tetap akan dipegang teguh oleh jajaran TELKOM SBT yang saat ini dihadapkan pada targetnya di tahun 2006 cukup menantang. Iming-iming kepada calon pelanggan di era yang sangat kompetitif memang sudah menjadi trend bisnis.

NURSIDIK

Optical Access Network (OAN) Dibangun, Siap Dipasarkan Di SBT


TAHUN 2006

Optical Access Network (OAN) Dibangun, Siap Dipasarkan Di SBT

Ditengah maraknya persaingan di jasa telekomunikasi, maka TELKOM SBT sebagai The Player tak surutkan niatnya untuk menjadi The Winner dan terus Getting ahead of the competition. Hasil pembangunan OAN di Lokasi Perumahan Sidokare-Sidoarjo adalah salah satu bukti nyata, bahwa SBT masih eksis di tengah ketat, gencar dan ganasnya persaingan. Hasil pembangunan ini pada hari Rabu (26/7) ditinjau oleh ASMAN Access Program, Harry Sujadi dan beberapa jajarannya terkait.

Beberapa insiatif bisnis tak lepas dari kalkulasi dalam memenangkan kompetisi. TELKOM SBT sendiri memang selalu ingin meraih pelanggan sebanyak-banyaknya. Hal ini sesuai dengan program yang telah dicanangkan, bahwa satu juta pelanggan dalam tahun ini harus dapat diraih. Memang hal ini sangat membutuhkan High Efforts dan dukungan dari semua pihak, agar Goal yang nge-link dengan Telkom Goal 3010 ini mampu diselesaikan dalam waktu yang tak terlalu lama.

Persyaratan menjadi The Winner adalah masalah penguasaan market share dan revenue yang selalu tumbuh dan tumbuh secara cepat (Grow Faster). Sedangkan dari hasil analisis sementara ternyata Growth Minus yang dominant terjadi pada PSB, sehingga paket diskon POTS & Add Lines yang kedepan diharapkan lebih selektif lagi. Kemudian ada juga growth minus pada pendapatan ABN, Lokal dan SLJJ disebabkan karena jumlah Net Add LIS yang minus akibat cabutan yang harus diimbangi dengan PSB dan PSK. Pendapatan Wartel juga terjadi growth minus yang kemudian solusinya ialah harus dikelola lebih focus lagi.

Hasil pembangunan OAN berdasarkan dari hasil Market Research ini diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang semakin tak terbendung. Besar kemungkinan hasil yang siap jual ini tak lama lagi akan habis, apalagi kebutuhan akan sarana telekomunikasi dalam setiap kompleks perumahan menjadi sangat penting dan utama dewasa ini. Referensi dan informasi tentang daya beli masyarakat setempat yang lumayan membuat jajaran SBT optimis mampu melibas pasar.

NURSIDIK

Sales Force SBT Terbaik Dikirim Manajemen Ikuti Seminar


TAHUN 2006

Sales Force SBT Terbaik Dikirim Manajemen Ikuti Seminar

Apa yang dilakukan manajemen SBT adalah Real Rewards atau Universal Rewards, sebab para Sales Force terbaik selain diberi Rewards dalam bentuk uang tunai, namun kali ini ditambah lagi dengan Rewards untuk mengikuti Seminar yang telah diadakan pada hari Selasa (25/7) di Tunjungan Hotel Surabaya yang diorganisasikan ole Marketing Club Surabaya dengan tajuk seminar “Service Quality Leadership”.

Jadi implementasi dari budaya Telkom Way 135 khusus soal Rewards The Winner dikembangkan selain dalam bentuk uang tunai, masih ditambah lagi dengan pengayaan wawasan dalam bentuk seminar, training, dan lainnya. Bahkan tak jarang beberapa perusahaan termasuk PT. TELKOM sampai mengirim seminar bagi yang berprestasi hingga ke luar negeri. Universal Rewards memang seperti ini, kata Manager Fixed Phone & Sales, Marnoto.

Para Sales Forces SBT terbaik yang dikirim mengikuti seminar di Tunjungan Hotel Surabaya tersebut antara lain : Faisal (Sales Force Speedy), Safa Taufik ((Sales Force Speedy), Eny (Sales Force POTS & Flexi), Sulistiyono (Sales Force POTS & Flexi), dan Prasetyo Agung (Sales Force POTS & Flexi). Pengayaan wawasan bagi seorang sales baik dalam bentuk seminar,pelatihan ataupun benchmark sangat memiliki arti tersendiri. Banyak referensi akan ia dapat yang kemudian dikolaborasikan dengan pengalaman di lapangan yang kondisinya memang hyper kompetitif.

Dengan pengayaan wawasan ini, maka diharapkan kinerja akan lebib meningkat lagi, panggung kompetisi dikuasai, panggung services disiasati, panggung sales tradiktional dan modern mampu dibedakan, Service Quality Leadership lebih focus, sisi customer experience diamati, lima bahkan enam indera customer diinspirasi, sehingga lebih percaya diri, dan lebih powerfull dalam mempengaruhi customer serta memenangkan kompetisi.

NURSIDIK

125 Pemuda Pemudi Mendaftar Sebagai Sales Force Speedy SBT


TAHUN 2006

125 Pemuda Pemudi Mendaftar Sebagai Sales Force Speedy SBT

Produk Speedy dipastikan bakal BOOMING di kawasan TELKOM Surabaya Timur, sebab tak urang 125 pemuda dan pemudi Indonesia telah mendaftar dan siap untuk menjadi Sales Force. Mereka tidak dapat begitu saja masuk, sebab harus diseleksi terlebih dahulu, seperti yang dilakukan Tim Assessor hari pertama pada hari Selasa (25/7) di ruang C2U Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Tim Assessor adalah gabungan dari unit kerja Data & Value Added Services dan unit kerja Fixed Phone Sales. Pada hari pertama ini diperkirakan sedikitnya 30 calon akan diseleksi, sedangkan pada daftar hadir baru 28 orang saja yang mengisi tanda tangan sebagai bukti kehadiran mereka. Ada sedikitnya 8 meja yang disediakan Panitia untuk menguji dalam bentuk wawancara.

Satu calon (pelamar) berhadapan dengan satu pewawancara (assessor). Bahan atau materi wawancara bersifat sederhana, hanya saja nampak bahwa Sang Assessor inign menggali talenta dan keinginan yang kuat dari para calon yang rata-rata masih muda belia penuh semangat dan enerjik. Berhadapan dengan pangsa pasar yang sangat kompetitif atau hyper kompetitif ini memang dibutuhkan tenaga muda, agar gesit dan lincah.

Apalagi target pasar untuk layanan Speedy ini akan difokuskan pada market Personal Residensial dan Business Cluster-4 (market korporasi dan komunitas), sehingga kehadiran para tenaga muda ini diharapkan mampu melibas pasar yang memiliki karakteristik pelanggan berbeda-beda. Para calon terseleksi ini nantinya akan dibekali tentang product knowledge dan teori pemasaran, cara menghadapi pasar, alias teori marketing.

NURSIDIK

TELKOM SBT Tawarkan Speedy Paket Karyawan


TAHUN 2006

TELKOM SBT Tawarkan Speedy Paket Karyawan

Mengacu pada ND dari DIRKONSUMER No. C. Tel. 57/YN 000/KNS-22/2006 tanggal 27 April 2006 tentang Program Pricing Speedy Nasional, maka manajemen TELKOM SBT mulai memasarkan kepada karyawan pekan kemarin, khususnya ASMAN sampai Manager saja. Rekan-rekan Sales dari Unit Kerja VAS (Value Added Service) Senin (24/7) menawarkannya kebeberapa ASMAN di lantai-5 Gedung OPMC, Surabaya.

Menurut ND tersebut, bahwa Speedy untuk karyawan ini Gratis Registrasi 2 bulan sejak launching, diberikan juga diskon monthly 40 % terhitung 6 bulan sejak registrasi dengan kontrak berlangganan 1 tahun. Agar diskon efektif, maka dipersyaratkan diskon tidak berlaku untuk excess usage dan tidk diperbolehkan reseller.

Karyawan sebagi salah satu target pasar dengan harga khusus dan kemudahan ini dimaksudkan agar paling tidak mereka mengetahui dan memahami produknya sendiri, sehingga apabila berhadapan dengan ”real market” atau segmen umum diharapkan mampu memberikan penjelasan tentang product knowledge, kualitas, kecepatan koneksi dan lain sebagainya. Karena masih terbatas pada bidikan ASMAN sampai Manager saja, maka tentu diharapkan dari mereka ini untuk mampu berhadapan dengan ”real market” tersebut.

Paling tidak product knowledge dimaksud adalah tentang deskripsi product, bahwa Speedy adalah produk layanan dedicated intenet access dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL) yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem pelanggan sampai BRAS (Broadband Remote Access Server).

NURSIDIK

Open Communication, GM SBT Perkenalkan BOD Dan BOC


TAHUN 2006

Open Communication, GM SBT Perkenalkan BOD Dan BOC

Forum Feedback TELKOM SBT yang merupakan salah satu wujud bentuk implementasi Open Communication yang dilakukan pada hari Senin (24/7) di lantai-4 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya kali ini agak berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, khususnya menyangkut materi konten yang lebih berkembang.

Perbedaannya ialah, bahwa kali ini GM TELKOM SBT, Badriyanto sebelum memulai event bulanan ini terlebih dahulu memperkenal profil BOD dan BOC yang baru hasil RUPS 2006. Tak semua karyawan mengetahui BOD dan BOC-nya yang baru, untuk ini tak ada salahnya kalau diperkenalkan, kendati hanya berupa foto-foto dilengkapi dengan nama-namanya. Tak dikomunikasikan, maka mustahil seluruh karyawan mengetahui, dan memang tak semua dari mereka mengikuti perkembangan informasi perusahaanya sendiri secara detil.

Kemudian apa yang dikomunikasikan GM TELKOM SBT pada event ini dikemas dalam Lay Out yang isinya terdiri dari 5 items deskripsi singkat tentang masalah terkini, yaitu : Peluang Bisnis, Performanasi SBT, Etika Bisnis, SOA 404 dan Commitment 2006 TELKOM SBT. Kelima items tersebut dijelaskan badri hanya dalam waktu satu jam yang kemudian disusul dengan acara Tanya jawab.

Kompetisi dibidang Price, Quality and Services dalam kesempatan tersebut dipaparkan Badri cukup komprehensif dengan bahasa yang mudah diserap oleh para karyawan. Nominator Best DATEL 2006 Nasional juga disinggung, bahwa SBT dinominasikan/dijagokan untuk maju. Dalam acara Tanya jawab, SEKAR juga turut bicara soal kewajiban level ASMAN keatas untuk berlangganan Speedy. Ketua SEKAR SBT sendiri dalam kesempatan tersebut mempertanyakan soal progress evaluasi transformasi organisasi yang dirasakan masih ada yang menggantung. Semua persoalan dibahas secara terbuka dalam forum ini.

Dalam kesempatan tersebut GM juga menyerahkan 2 SK Kenaikan Kelas Posisi kepada Indah Aprijantie (NIK. 700427) dan Arkan (NIK. 580689), SK MPP kepada Sumarno (NIK. 520200) dan Supeno (NIK. 521786), SK Mutasi kepada Endang Widowati (NIK. 610539), serta yang ber ULTAHpun Hariwijati (NIK. 700428) menerima hadiah sederhana.

NURSIDIK

Forum CSR And Gathering TELKOM SBT, Ada Kontes Senyum


TAHUN 2006

Forum CSR And Gathering TELKOM SBT, Ada Kontes Senyum

Forum interaktif dengan para ujung tombak sangat penting untuk sharing yang sekaligus mensolusi permasalahan strategis berkaitan dengan kepuasan pelanggan. Untuk itu jajaran Customer Service TELKOM SBT pada hari Sabtu (22/7) menggelar Customer Service Representative (CSR) Forum And Gathering semester-I 2006 di Ruang Lebah Biru Kantor DIVRE-V, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Para CSR Area SBT beserta para Supervisor Plasa Telkom berantusias menghadiri event ini, apalagi disediakan waktu untuk acara interaktif semacam acara Talk Show. Manager Customer Care, Gatot Indra dalam kesempatan tersebut menyampai persoalan actual, antara lain masalah : Kompetisi (product, price, service), Regulasi (UU Anti Monopoli, dll), Transformasi Organisasi (Customer Centric), Telkom Goal 135, dan Telkom Bangkit (Sinergy), serta HOT ISSUE yang kemudian menjadi diskusi menarik.

Tema yang diangkat pada event kali ini ini adalah “Paradigma Baru”, yang semula Customer Service berubah menjadi Customer Care, “Mengapa harus berubah..?” TELKOM berubah karena situasi lingkungan bisnis pun yang juga cepat berubah, tentunya perubahan ini segera diikuti oleh rekan-rekan di ujung pelayanan. “Yang semula rekans passif hanya melayani pelanggan yang datang ke Plasa, mulai sekarang harus menjadi proaktif , yaitu dengan adanya pengelolaan prime customer.”
Dengan terbentuknya pengawakan Customer Care yang berbasis pada “Customer Centric Organization” maka arah perubahan ini harus segera dirasakan langsung oleh pelanggan. Disampaikan pula bahwa 3 aspek utama dalam perubahan yang utama adalah People, selanjutnya diikuti bagaimana Sistem dan Proses yang harus dijalankan agar memenuhi “kebutuhan” kastamernya.
Pada sesi interaktif disampaikan pula sharing dan feedback dari pelanggan yang disampaikan oleh para CSR masing-masing Plasa Telkom, berturut Mulai dari Jombang, Mojokerto dan Sidoarjo yang rata-rata pelanggan mengeluhkan seputar “Product Quality”, sedangkan kalau masalah “Service Quality” yang terbanyak mengenai seputar tagihan.
Event yang berdurasi hanya 3 jam ini terasa padat dan semarak beberapa peserta unjuk kebolehan dalam hal kontes 5 S yang diwujudkan dalam kontes senyum diikuti oleh 7 peserta. Untuk kontes Senyum dimenangkan oleh Vindy dari Plasa Dinoyo memperoleh polling terbanyak. Pada kesempatan tersebut diserahkan pula CSR of the Month oleh MAN CC kepada para CSR yang berprestasi selama penilaian Semester I /2006.
NURSIDIK

Mahasiswa STT Telkom Magang Di SBT Berburu Pengalaman


TAHUN 2006

Mahasiswa STT Telkom Magang Di SBT Berburu Pengalaman

Antara teori yang didapat di bangku kuliah dan praktek di lapangan kerap kali ada gap / perbedaan walau tidak terlalu mencolok. Untuk mengeliminasi gap tersebut, maka peran kerja praktek maupun magang sangat penting dan bermanfaat bagi mahasiswa, seperti magang yang dilakukan oleh mahasiswa STT Telkom jurusan informatika di TELKOM SBT selama 6 bulan.

Teori yang didapat benar-benar dipraktekkan disini, bahkan ada beberapa mahasiswi yang mencoba menarik kabel LAN dan berusaha untuk melakukan instalasi LAN yang tentu didampingi oleh seorang pembimbing dari USI TELKOM SBT. Pada hari Jum’at (21/7) ketika ada perubahan lokasi “Work station” di lantai-5 Gedung OPMC, maka para mahasiswi inilah yang menginstalasinya. Mereka tentu berburu pengalaman di TELKOM SBT ini, agar nantinya benar-benar merupakan SDM handal yang siap pakai.

Karena terdapat cukup banyak “work station” yang harus diinstall, maka dikerahkan 3 orang mahasiswi untuk menginstall dan luar biasa, hari itu juga mereka mampu menyelesaikan dengan tuntas. Ketiga mahasiswi tersebut adalah : Ri Handayani (rie_kla@yahoo.com), Intan Fanani (kucing_cute@yahoo.com) dan Wika Puspitarini (11303099@students.sttelkom.ac.id). Sebagai Pembimbing adalah rekan USI, yaitu Heru Santoso.

Kerja praktek ini harus diikuti oleh setiap mahasiswa selain perkuliahan, praktikum dan tugas akhir dalam rangka pengembangan pengetahuan mahasiswa. Dengan melakukan kerja prakter diharapkan mahasiswa dan menerapkan dan memahami hal teknik dibidang elektronika, komunikasi dan informatika. Pembimbing bertanggung jawab atas keaktifan mahasiswa selama kerja praktek dan penulisan laporan secara teknis.

Semoga tamatan STT Telkom memiliki kemampuan kerja yang professional, sehingga benar-benar siap pakai sesuai dengan keahlian atau kompetensinya, dan sesuai pula dengan tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti yang selama ini telah kita rasakan bersama.

NURSIDIK

Mulai Cleaning Service Hingga Senior Leaders SBT Dapat Rewards


TAHUN 2006

Mulai Cleaning Service Hingga Senior Leaders SBT Dapat Rewards

Barang siapa yang Well Performed dan berhasil meraih target, tentu akan mendapat Rewards seperti halnya yang diterima oleh beberapa unit kerja, regu maupun perorangan jajaran TELKOM SBT pada hari Jum’at (21/7) usai senam kebugaran jasmani di halaman parkir Gedung OPMC, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Ada 8 (delapan) Rewards prestasi yang diserahkan langsung oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto, yaitu : 1. Cleaning Service Terbaik Semester-I diraih oleh rekan Suyadi. 2. SATPAM Terbaik diraih Imam Kanafi. 3. Sales Commander Flexi Classy Semester-I diraih oleh Sudjoko. 4. Kinerja Regu Terbaik diraih oleh STO Rungkut. 5. Kinerja Regu Jaringan SM-I Terbaik diraih Area Gubeng. 6. Sales Speedy Bulan Juni Terbaik diraih Surabaya Metro. 7. Sales Wireline bulan Juni Terbaik juga Surabaya Metro. dan 8. Penekanan Q gangguan terbaik masih diraih Surabaya Metro.

Badriyanto dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa Rewards The Winner ini selaras dengan budaya perusahaan The Telkom Way 135 yang selalu berkiprah untuk memenangkan kompetisi. Pemberian Rewards ini diharapkan mampu merangsang inspirasi untuk selalu berkarya, untuk memberikan yang terbaik kepada perusahaan, dan memberi kekuatan untuk meraih keunggulan bersaing.

Kalau yang menerima Rewards adalah kelompok, regu atau unit kerja, maka diharapkan dapat menjadi collective spirit, kalau perorangan, maka diharapkan akan mampu meningkatkan performance individu, sehingga mampu lebih performed lagi, mampu berinovasi, mampu berusaha membuat terobosan (breakthrough) yang pada gilirannya secara DATEL akan mampu mempertahankan working spirit “always the best”.

Untuk semester-2, Badri meminta kepada seluruh jajaran agar menggenjot Sales, apalagi pembangunan BTS dan OAN masih terus dilakukan, sehingga telah dan bakal menghasilkan alat produksi yang siap jual. Genjotlah Sales POTS, Flexi dan Speedy di semester-2 ini, pintanya. Selain ini Badri juga meminta agar tetap mengendalikan cabutan yang selama ini merupakan “momok” bagi hampir seluruh DATEL.

Berkenaan dengan system COSO SOA yang sudah implemented, Badri meminta pula agar seluruh jajaran untuk Comply (patuh/taat). Hasil Walk Through dan Test Of Control, menunjukkan, bahwa tingkat kepatuhan TELKOM SBT baru mencapai 92 %. Dengan selesainya BISPRO yang baru dalam Remediasi-2, maka diharapkan tingkat kepatuhan akan menjadi lebih baik lagi.

NURSIDIK

Senin, 13 September 2010

CATEL Mojokerto, Ujian Kenaikan Tingkat Perguruan SH. TERATE Cabang KANCATEL Mojokerto


TAHUN 2006

CATEL Mojokerto, Ujian Kenaikan Tingkat Perguruan SH. TERATE Cabang KANCATEL Mojokerto

Dengan ber “motto-kan” pelan tapi pasti. Hari Jum’at, 21 Juli 2006, rekan-rekan jajaran laskar Mojopahit umumnya dan jajaran pengamanan Kancatel Mojokerto khususnya telah menindaklanjuti kegiatan IBO yaitu Olah Bathin dan Olah Raga beladiri perguruan SH. TERATE cabang PT. Telkom Kancatel Mojokerto yang selain berupa Ujian kenaikan Tingkat juga adanya unjuk kebolehan yaitu lari sejauh kurang lebih 5 kilo dengan mengitari sebagian Kota Mojokerto. Terpancar rasa kebanggaan diraut wajah rekan-rekan dan keseriusannya dalam mengikuti ujian dimaksud.

Di bulan Agustus 2006, kami bermaksud untuk mengundang jajaran Manajemen Kandatel SBT untuk sekedar melihat serta menyaksikan atraksi kebolehan rekan-rekan jajaran Kancatel Mojokerto didalam menyerap ilmu serta kemampuan fisiknya.

Pada kesempatan ujian kali ini, jumlah peserta sebanyak 25 anggota perguruan SH TERATE, yang terinci 19 dari Jajaran Satuan Pengamanan, 3 dari Jajaran TKM Catel Mojokerto, 1 anak dari anggota jajaran keamanan serta 2 orang dari Polres Mojokerto. Ujian dilaksanakan dihadapan 2 orang Dewan juri yang tidak lain adalah sesepuh perguruan SH. TERATE Cabang Kodya Mojokerto. Dan sebagai informasi, pelatih dari SH. TERATE Kancatel Mojokerto berjumlah 2 orang dari Satuan Pengamanan Catel Mojokerto serta 2 orang lagi dari Polres Mojokerto.

Tujuan dari diadakannya kegiatan tersebut tidak lain adalah sebagai rasa ikut memiliki dan mempertahankan kebudayaan sendiri, menanamkan rasa (sportifitas, jiwa ksatria, jujur, dll), menjaga kebugaran tubuh, serta optimalisasi pendekar SH. TERATE di jajaran Kancatel Mojokerto. (@kk@-y/mr).

GM SBT Serahkan Beasiswa Kepada 73 Siswa

TAHUN 2006

GM SBT Serahkan Beasiswa Kepada 73 Siswa

Sebagai wujud realisasi implementasi Program GCC (Good Corporate Citizeship) / pelaksanaan Social Responsibility, maka TELKOM SBT pada hari Jum’at (21/7) bertempat di Gedung OPMC Ruang Committed 2 U lantai-4 mengundang 73 siswa siswa SD, SLTP dan SLTA yang merupakan anak asuh untuk menerima bea siswa. Penyerahan bea siswa tersebut dilakukan oleh GM TELKOM SBT didampingi, Manager General Support dan JOM HR Representative SBT.

Ke 73 anak asuh TELKOM SBT tersebut terdiri dari SD sebanyak 24 siswa masing-masing mendapat bea siswa Rp. 150 ribu, SLTP sebanyak 25 siswa masing-masing mendapat bea siswa sebesar Rp. 200 ribu serta SLTA sebanyak 24 siswa masing-masing mendapat Rp. 300 ribu. Para orang tua siswa siswi tersebut turut hadir menyaksikan putra putrinya menerima bea siswa.

GM TELKOM SBT, Badriyanto dalam sambutannya meminta kepada para siswa agar selalu rajin belajar, sebab apabila nilai prestasi di sekolah menurun, maka bea siswa ini akan distop alias tidak akan diberi bea siswa lagi. Picu dan paculah prestasimu, agar secara rutin menerima bea siswa secara terus menerus, demi masa depan yang lebih baik, agar berguna bagi Nusa, Bangsa dan Negara.

Doakan agar TELKOM SBT ini tetap langgeng, sehingga akan terus memberikan bea siswa tiada henti, untuk mencerdaskan anak bangsa, untuk peduli terhadap dunia pendidikan di negeri ini, sehingga bantuan dari TELKOM ini benar-benar berkah dan membawa barokah. Lalu Badri menyerahkan bea siswa secara secara simbolis kepada 3 siswa, masing-masing kepada Mochamad Arfiansyah (SD), Ivan Indrianto (SMP) dan Umi Ningsih (SMA).

NURSIDIK

GM SBT Lakukan Trial Speedy Mojokerto Sebelum Dilaunching


TAHUN 2006

GM SBT Lakukan Trial Speedy Mojokerto Sebelum Dilaunching

JM TELKOM Mojokerto, Arif Irfansah nampaknya sudah bertekad untuk secepat mungkin menggelar layanan internet berkecepatan tinggi (broadband) diwilayahnya, sebab saat ini, TELKOM Mojokerto memang sudah siap menjual layanan akses internet kecepatan tinggi dengan platform teknologi ADSL. sebab lain ialah infrastruktur sudah rampung semua, tutur Arif kepada Reporter Rabu malam (19/7) di Plasa Telkom Mojokerto usai menghadiri OIT bersama para Senior Leaders TELKOM SBT.

Arif menambahkan, bahwa Dalam mengantisipasi trend teknologi Infocom kedepan, pihaknya memang telah mempersiapkan prasarana, jaringan dan infrastruktur yang mendorong berkembangnya bisnis baru, sehingga mampu menunjang kehidupan perekonomian dan perkembangan dunia pendidikan di kota “onde-onde” ini. Penekanannya sih, dalam upaya mengantisipasi bisnis masa depan di Mojokerto, terangnya lagi.

Keseriusan Arif nampaknya direspons positif dan sangat cepat oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto, sebab kendati sudah malam masih disempatkannya untuk melakukan uji coba (trial) layanan Speedy yang ditempatkan di Plasa TELKOM Mojokerto, Jln. A. Yani No.4, Mojokerto. Scope of trial yang dilakukan Badri dalam kesempatan tersebut masih terbatas pada aplikasi, koneksi dan pengukuran kecepatan.


Dari hasil trial menunjukkan, bahwa dari sisi kecepatan nampaknya masih belum stabil. Badri meminta agar segera dikoordinasikan dengan unit terkain, agar saat launching tidak mengecewakan. Trial dilakukan dalam upaya mengetest secara umum untuk mengetahui apakah something does or does not meet a given standard. Kalau tidak memenuhi standard, maka segeralah koordinasikan untuk improvement.

NURSIDIK

DIRJEN POSTEL, COO, SEKAR TELKOM Dan “SEMAR” Bertemu Di Jogja Dan Bantul


TAHUN 2006

DIRJEN POSTEL, COO, SEKAR TELKOM Dan “SEMAR” Bertemu Di Jogja Dan Bantul

Bencana terjadi lagi di Pangandaran, maka SEKAR TELKOM PEDULI-pun bagi-bagi tugas, yaitu selain membantu korban gempa dan tsunami Pangandaran, juga yang masih tersisa adalah Gempa Jogja dan sekitarnya. Pada hari Rabu (19/7) dilakukan “Peresmian dan Penyerahan Rumah Sekar Telkom Dlingo" dan penandatangan MOU antara DIRJEN POSTEL dengan PT. TELKOM yang dihadiri pula oleh jajaran SEKAR TELKOM DPP serta beberapa DPW.
MOU tersebut adalah perihal Pembangunan Kembali Pasca Gempa. Dari DIRJEN POSTEL dihadiri Dirjennya sendiri, yaitu Basuki Yusuf Iskandar, sedangkan dari PT.TELKOM dihadiri oleh COO TELKOM, Garuda Sugardo. Usai penandatanganan MOU, maka dalam kesempatan tersebut SEKJEN SEKAR DPW-V Jawa Timur, Sigit Sumarsono juga menyerahkan bantuan atau sumbangan Tahap-IV yang dananya dihimpun dari karyawan dan karyawati DIVRE-V.
Rumah yang diserahkan ke masyarakat Dlingo adalah : 8 unit rumah berkapasitas 40 KK ; 1 Musholla + tempat wudlu, 1 Masjid, dan 2 unit wartel, sumber dana berasal dari sebagian dana SEKAR PEDULI dan tambahan material berupa 240 lembar seng+ 240 lembar triplex bantuan DPW III; sedangkan pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh relawan SEKAR JatengDIY yang dikomandani oleh Sdr. Ferdi Rosman dari DPW-IV dengan dukungan penuh dari masyarakat Dlingo.
Penyerahan bantuan Tahap-IV ini ditujukan kepada masyarakat desa Dlingo yang diterima oleh Wakil Bupati Bantul, Drs. H. Sumarno PRS dengan disaksikan beberapa Senior Leaders DIVRE-IV, beberapa Pengurus SEKAR DPP, DPW dan COO TELKOM, Garuda Sugardo. Acara diakhiri dengan penyerahan simbolis gambar Semar dari DPP SEKAR TELKOM kepada warga dengan harapan, bahwa Semar itu biasanya muncul setelah goro-goro sebagai lambang kedamaian dan ketentraman dunia, sehingga dengan diberikannya gambar tersebut, maka diharapkan warga kembali tenteram dan mampu untuk segera bangkit kembali merajut masa depan, kata DIRJEN POSTEL Basuki Yusuf Iskandar.
Rakyat Bantul ayo bangkitlah, mari kobarkan semangat dan daya.
Bersatu padu dan gotong-royong, bangun Bantul mandiri.
Bencana t’lah berlalu ayo kembali kerja, Tuhan bersama kita.
Songsong hari esok penuh riang gembira, wujudkan Bantul sejahtera.

NURSIDIK

Rewards Semester-I/2006 Untuk TELKOM SBT


TAHUN 2006

Rewards Semester-I/2006 Untuk TELKOM SBT

Bertempat di War Room “HANOMAN” Telkom Jombang Jln. KH. Wachid hasyim 186 telah dilakukan penyerahan Rewards Semester-I oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto kepada para Senior Leaders yang jajarannya telah mengukir prestasi, Rabu (19/7). Pemberian Rewards ini adalah dalam upaya untuk memotivasi unit kerja yang berprestasi dan agar lebih performed lagi.

Ada 6 Rewards yang diserahkan pada hari itu oleh Badri kepada para Senior Leaders, yaitu :
1. Upaya penekanan NAPN terbaik diraih oleh KANCATEL Jombang.
2. Pencairan dan visiting ECR terbai juga diraih oleh KANCATEL Jombang.
3. Pencapaian Growth Revenue TIC 007 diraih oleh KANCATEL Mojokerto.
4. Pencapaian C3MR Wireline terbai diraih oleh SBT Metro.
5. Pencapaian C3MR Flexi terbaik diraih oleh KANCATEL Sidoarjo.
6. Pencapaian Growth Revenue TeNI terbaik juga diraih oleh KANCATEL Sidoarjo.

Usai memberikan Rewards, Badri dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat kepada para The Winner, dan meminta agar dipertahankan kemudian ditingkatkan lagi. Jadilah yang terbaik, raihlah kemenangan-kemenangan kecil, dongkrak terus kinerja day by day, week by week, month by month, yearly and forever ! Untuk yang point kinerjanya LOWER agar dianalisa, dievaluasi dan didongkrak, untuk yang kinerjanya HIGHER agar dipertahankan dan di ENHANCE.

Rewards The Winner yang sudah menjadi budaya perusahaan ini ternyata sangat efektif bagi TELKOM SBT untuk terus berkinerja. Hampir setiap orang melakukan pekerjaan dengan baik selain karena kebanggaan atas hasil kerjanya, juga berharap adanya tambahan, apalagi kalau bukan Rewards! Most people do a good job because of pride in what they do and the hope of getting furthor gain, that is,…Rewards!

NURSIDIK

GM TELKOM SBT Resmikan Grand Opening Flexi Center Di Kota Santri Jombang


TAHUN 2006

GM TELKOM SBT Resmikan Grand Opening Flexi Center Di Kota Santri Jombang

“Kota Santri” Jombang kini semakin mencuat kondang, sebab di kota kelahiran Mantan Presiden RI, Gur Dur kini dilengkapi dengan hadirnya Flexi Center yang telah diresmikan oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto, Rabu (19/7). Flexi Center yang Gagah dan megah ini berdiri di pusat kota samping Kebon Rojo, tepatnya di Jln. Jaksa Agung Suprapto No. 3, Jombang.

Grand Opening ditandai dengan pengguntingan pita oleh GM TELKOM SBT. Usai pengguntingan pita, Badri berkeliling meninjau didalam ruangan dan melihat beberapa outlet Sinergi TELKOMGroup, termasuk 4 outlet mitra penyedia terminal CDMA. kepada setiap petugas outlet Badri meminta agar selalu mengutamakan mutu pelayanan, sebab Flexi Center ini setiap harinya akan selalu bersentuhan dengan customer. Kepada para CSR (Customer Service Represetative), Badri yang didampingi JM TELKOM Jombang dan Duta Flexi dalam kesempatan tersebut juga memberi dukungan dan memberikan tantangan untuk menang bersaing (encourage and challenge the CSR to win the competition).

Tingkatkan kualitas pelayanan, sebab environment kita saat ini dihadapkan dalam situasi dan kondisi persaingan yang sangat ketat. Selain peningkatan pelayanan, Badri juga meminta agar selalu menggencarkan promosi, perbanyak fitur, serta selalu memperlakukan customer sebagai Raja, agar mereka puas dan tidak lari ke competitor. Saat ini para competitor sudah sangat gencar berlomba untuk merebut hati para customer secara end to end dan secara terang-terangan, tambahnya.

Beberapa Service Provider yang bergerak dalam bidang jasa dalam me retain para customernya akan selalu mengutamakan pelayanan (services). Konsep MDC (Melayani Dengan Cinta) yang telah diimplementasikan se DIVRE-V adalah salah satu bentuk konsep dalam upaya memuaskan dan bahkan meretain para customer. Ada 5-S dalam konsep MDC ini, yaitu : SENYUM, SAPA, SANTUN, SOLUSI, SUKSES.

Bazaar Bursa Terminal Murah dan Lelang Nomor Cantik juga turut memeriahkan Grand Opening Flexi Center Jombang. Flexi Center yang merupakan Sentra Layanan Flexi Terpadu ini juga melayani penjualan perdana trendy, voucher trendy, e-voucher trendy, kartu bebas, voucher simpati, kartu hoki dan kartu jitu. Flexi Center ini sangat lengkap, melayani jasa service pesawat Flexi dan ringtone untuk periode 18-22 Juli 2006, serta melayani pembayaran rekening telepon.

Seorang pelanggan saat antri membayar rekening telepon sempat diwawancarai Badriyanto. “Ibu sedang menunggu apa?”, Tanya Badri. “Saya antri membayar rekening telepon, Pak. Biasanya saya membayar via Bank, tapi karena sudah ada Flexi Center, maka pindah ke sini”, jawabnya singkat.

NURSIDIK

OIT SBT Berfokus Kepada Analisa Kompetisi


TAHUN 2006

OIT SBT Berfokus Kepada Analisa Kompetisi

Langkah-langkah apa saja yang diambil jajaran TELKOM SBT dalam menyikapi maraknya kompetisi di jasa “halo-halo” dewasa ini ? Tentu manajemen SBT ingin mengetahui pasti posisinya diantara keberadaan competitor pada jasa sejenis. Analisa terkinipun dilakukannya dan ini tergambar jelas pada OIT Meeting (Operational Improvement Team Meeting) , Rabu (19/7) yang dilaksanakan di Ruang Rapat KANCATEL Jombang, Jln. KH. Wachid Hayim 177, Jombang.

Para Senior Leaders TELKOM SBT diajak memeras otak oleh Deputy GM TELKOM SBT, Sujito yang memimpin meeting tersebut, sebab Sang GM berhalangan mengikuti Tele Conference. Pada sesi pertama diawali dengan presentasi Sujito yang melemparkan “bola panas”, yaitu tentang kondisi kompetisi terkini untuk dibahas dan dianalisa oleh floor yang terdiri dari para Senior Leaders. Analisa SWOT pun tak lepas dari pembahasan, sebab juga disinggung masalah kekuatan dan kelemahan produk kita.

Outline presentasi Sujito juga sangat mengena, sebab memang ngelink dengan kondisi kompetisi terkini termasuk upaya untuk mampu compete dan winning competition itu sendiri. Beberapa Critical Point dipaparkan. Selain itu Outline presentasi kali ini juga sangat “menggigit”, langsung to the point, antara lain terdiri dari : Competition & Opportunity, beberapa High Light yang aktual dan soal Business Performance, Customer Care Initiative, Getting Ahead Of The Competition dan untuk Getting Ahead tersebut, Sujito sempat memotret beberapa parameter pendukung berupa performansi Semester-I.

Evaluasi, Bisnis Proses, Analisa dan Action Plan, keempat tahap inilah yang secara sistematis menjadi salah satu langkah pakem (default step) dalam OIT bulan Juli 2006 kali ini. Sujito berharap banyak menjaring masukan dari para Senior Leaders yang terdiri dari para Manager dan Junior Manager. Untuk memasuki Semester-II, maka Sujito meminta agar berfokus pada satu tema, yaitu : “WINNING and GROWTH”, alasannya ialah, bahwa winning saja tidak cukup tanpa diikuti oleh growth. Jadi selain MENANG, juga harus TUMBUH !

Masih soal kompetisi, maka dalam meeting ini juga mengevaluasi soal : Price, After Sales Sevice, Promotion, Gymmick, Fitur, Kemudahan, Pelayanan Aktivasi, Kejernihan Suara, Kecepatan Koneksi, Kekuatan Sinyal, Ketersediaan Terminal dan Coverage Area. Lalu dikembangkan lagi ke arah rencana Pembangunan ALPRO OAN, Pembangunan SPEEDY, CAPEX Pensisteman, CAPEX expand OAN dan beberapa aspek dari Driver Revenue, serta EBITDA. Ketika berita ini diturunkan, meeting memasuki tahap pembahasan.

• NURSIDIK

JM TELKOM Jombang :”Cukup Berat Bersaing Dengan Star-One”


TAHUN 2006

JM TELKOM Jombang :”Cukup Berat Bersaing Dengan Star-One”

Semula pesaing terberat di kawasan Jombang ini adalah Star One, tapi dengan akan diresmikannya Flexi Center di Jln. KH. Wachid Hasyim, Jombang hari ini oleh GM TELKOM SBT, maka kami optimis mampu bersaing di jalur CDMA dengan pesaing terberat manapun, termasuk GSM. Demikian antara komentar JM TELKOM Jombang, Nunu Nugroho kepada Reporter sesaat sebelum dilakukan peresmian, Rabu (19/7) di ruang kerjanya.

Kami sudah melakukan analisa terhadap sejumlah pesaing disini. Senjata kami adalah TELKOMGROUP yang ada di Flexi Center. Didalam TelkomGroup ini tentu kami akan saling bersinergi untuk mengalahkan lawan tanding secara sehat, lanjutnya. Dan kami yakin Flexi Center yang lokasinya berdekatan dengan alun-alun dan tak jauh dari lokasi Counter Pesaing ini lebih kompetitif dan memiliki Brand Image yang kuat. Gedung Flexi Center cukup gagah dan sepertinya termegah diantara Counter Pesaing di kota Jombang ini.

Flexi Center ini merupakan Sentra Layanan Flexi Terpadu yang dilakukan lelang nomor cantik, bursa terminal murah yang dikemas dalam BAZAAR Grand Opening Flexi Center. Selain itu juga melayani penjualan perdana trendy, voucher trendy, e-voucher trendy, kartu bebas, voucher simpati, kartu hoki dan kartu jitu. Flexi Center ini sangat lengkap, sebab selain sebagaimana biasanya ada counter TelkomGroup, maka ada juga 4 mitra outlet penyedia terminal CDMA.

Kemudian dalam Grand Opening ini ada pelayanan gratis, yaitu jasa service pesawat Flexi dan ringtone untuk periode 18-22 Juli 2006 hanya di lokasi FLEXI CENTER Jln. Jaksa Agung Suprapto 3, Jombang depan alun-alun atau Kebun Rojo. Saya dapat pastikan, bahwa Grand Opening nanti pasti sangat atraktif dan menjadi pusat perhatian warga kota Jombang. Jadi saya ulangi lagi, bahwa Flexi Center ini merupakan salah satu senjata kami dalam menyerang lawan tanding, yang semula kami anggap cukup berat, kini kami optimis menang. Pokoknya kami sekarang berani unjuk gigi, deh !

Pergerakan Kompetitor disini memang sangat cepat dan sangat jauh, BTS nya competitor saja sudah banyak disini. Kemudian untuk Star One dengan Surabaya taripnya local, Fren lumayan perkembangannya juga cepat sekali. Tapi ada 300 outlet milik kita tersebar di berbagai penjuru dan sudah diidentifrikasi diprediksi mampu bermain cantik, dan tentu persaingan disini akan semakin menarik




 NURSIDIK

GM SBT : “Dalam Berkompetisi Perlu Keseimbangan Jiwa dan Raga”


TAHUN 2006

GM SBT : “Dalam Berkompetisi Perlu Keseimbangan Jiwa dan Raga”

Hari itu, Rabu (19/7) memang adalah hari yang padat dan melelahkan bagi GM SBT, Badriyanto mulai dari Surabaya, Jombang dan Mojokerto. Usai melakukan Grand Opening Flexi Center, maka masih di kota yang sama harus meresmikan Gedung Olah-Raga (GOR) “War Room HANOMAN” yang berlokasi di Jln. KH. Wachid Hasyim 186, Jombang. Peresmian selain dihadiri oleh para Senior Leaders SBT Area, juga oleh mantan JM KANCATEL Jombang, Sutimin.

GOR yang selesai dibangun ini adalah menindaklanjuti persetujuan EGM DIVRE-V Jatim saat EIT-B di KANCATEL Jombang 5 bulan yang lalu. Diharapkan GOR ini selain untuk forum IBO bagi karyawan dan Forsikatel, juga dapat dipakai sebagai sarana strategis dan sinergis dengan Corporate Customer, mitra kerja, TelkomGroup melalui media olahraga dan seni. Jadi boleh dibilang sebagi gedung serba guna.

Usai menandatangani prasasti peresmian, Badri mengatakan, bahwa olahraga memang penting agar ada keseimbangan melatih fisik, sehingga tercipta kebugaran. Seringkali dikatakan bahwa dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Apakah anda percaya bahwa sebaliknya dalam jiwa yang sehat juga terdapat badan yang sehat? Otak yang bekerja keras setiap hari harus diimbangi dengan kerja fisik, agar lebih enerjik.

Kompetisi dalam bentuk apapun, maka antara jasmani dan rokhani harus seimbang tidak boleh jomplang. Untuk itu saya minta manfaatkanlah fasilitas gedung olahraga ini sebaik-baiknya. Dan yang penting tolong diperhatikan pula perawatan dan kebersihan GOR ini. Sekali-kali undanglah corporate customer kita untuk melakukan pertandingan persahatan, agar secara tidak langsung akan mempererat silaturahmi, menambah citra dan sekaligus meretain customer.

Sekali lagi Badri mengingatkan, bahwa MENS SANA IN CORPORE SANO harus menjadi perhatian kita semua, agar Always The Best dan Winning Competition. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara puncak, yaitu pertandingan bulu tangkis antara para Senior Leaders KANDATEL Metro, KANCATEL Sidoarjo, Mojokerto, Jombang dan mantan JM CATEL Jombang yang lama, Sutimin, kemudian diteruskan hingga sesaat setelah lepas Maghrib.

NURSIDIK

SBT : Banjir Lumpur Porong Belum Tuntas, Telkom SDA Bantu Lagi


TAHUN 2006

SBT : Banjir Lumpur Porong Belum Tuntas, Telkom SDA Bantu Lagi

Setelah 3 minggu yang lalu TELKOM Sidoarjo dan SBT Metro memberikan bantuan SEMBAKO, yaitu makanan, minuman dan obat-obatan, computer serta pesawat Flexihome untuk koneksi internet monitoring / komunikasi POSKO Sarkolak PEMDA, kini pada hari Rabu (19/7) kembali terpanggil untuk tugas kemanusiaan dan memberikan bantuan kemanusiaan lagi. Telkom selalu COMMITTED terhadap program GCC.

Bantuan tersebut berasal dari TELKOM Sidoarjo kepada Pengungsi Banjir Lumpur Panas Lapindo Porong. Melalui Unit Public Phone, maka diserahkan satu unit Telepon Umum Flexi beserta satu buah kartu Trendy diperuntukkan kegiatan Posko. Dari evaluasi Telkom Sidoarjo, ternyata alat komunikasi yang dijumpai dilapangan perlu ditambah.

Petugas sangat antusias sekali apalagi baru pertama kali Telum Flexi dikenal di CATEL Sidoarjo. Alhamdullilah petugas mencoba Produk baru Telum Flexi langsung tersambung dan tak lupa petugas mengucapkan terimakasih kepada Telkom Sidoarjo atas kepeduliannya terhadap musibah Lapindo Brantas Incorporated. Dengan terpasangnya Telepon Umum Flexi di lokasi POSKO Banjir Lumpur, maka diharapkan koordinasi semakin cepat, baik dari kalangan petugas POSKO, maupun dari masyarakat korban tertimpa musibah.

NURSIDIK

Kompetisi Ganas, Terjadi Revolusi Marketing, SBT Siap !


TAHUN 2006

Kompetisi Ganas, Terjadi Revolusi Marketing, SBT Siap !

Telah kita rasakan bersama, bahwa udara kompetisi dibidang jasa “halo-halo” semakin panas, permainannya juga semakin ganas dan brutal. Hal ini membuat kita mesti merubah haluan dari sisi Marketing yang semula bersifat konvensional, kini mesti merombaknya. Kalau situasi terus seperti ini, boleh jadi akan terjadi suatu revolusi marketing, yang mana hal ini sudah nampak.

Penampakan itu bahkan sudah ditunjukkan di TELKOM SBT, ketika para competitor mengepung pasar-pasar potensial, maka jurus yang dilakukan oleh jajaran SBT adalah menggenjot Sales habis-habisan dengan mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk mengerahkan seluruh Sales Force yang masih “Fresh From The Oven” (karena memang baru direkrut) ke pasar potensial tersebut.

Kesiapan dari sisi Marketer boleh dibilang sudah oke, kemudian ditunjang pula dengan kesiapan ALPRO yang sudah ditambah untuk “menggempur” pangsa pasar dari seluruh segment. Para Marketer Muda yang setiap pagi mangkal di ruang Marketing Gedung OPMC SBT sudah selalu siap dengan peta dan bidikannya. Pokoknya jual-jual-jual !Bukankah setiap perusahaan jasa selalu menginginkan sukses dalam penjualannya.

Hal tersebut ditambah dengan menggencarkan promo advertising dalam bentuk spanduk yang dipampang di beberapa sudut strategis kota. Ada sebuah spanduk di depan STO Injoko SBT yang berbunyi :”Makin gilaa…Kasih Gratisan. FREE Aktivasi dan Voucher Modem. Makanya cepet daftar sebelum keabisan. Mulai 1 a/d 31 Juli 2006. Free 4 You !”. Kemudian disampingnya dipampang pula “Discount up to 50 % Biaya Pasang Baru dan Abonemen Telepon Rumah”.

Advertising dalam bentuk spanduk dengan penawaran sensasional (sensational offers) ini menunjukkan betapa kuatnya keinginan untuk mampu menguasai market share kita, untuk mampu menjual produk atau jasa kita dalam waktu yang cepat sesuai dengan motto ‘siapa yang cepat akan memakan yang lambat’. Revolusi marketing ini dapat dimaklumi dan memang terjadi setelah menjamurnya para pemain di bidang telekomunikasi. Terjadi perang harga, terjadi pula perang services !

Seluruh jajaran selalu berpacu dengan target dan semuanya seolah dihipnotis atau diba’iat untuk mencintai produknya sendiri ketimbang produk competitor. Namun demikian tak dapat dipungkiri konon masih ada saja beberapa gelintir orang yang menggunakan produk competitor. Tak jelas apakah hanya sekedar untuk pembanding agar dapat atau mampu menjelaskan kepada konsumen atau kastemer, bahwa produk kita lebih bagus dengan produk pesaing, atau bagaimana ?

NURSIDIK

DIVRE-V & UNESA MoU Internet Multimedia


TAHUN 2006

DIVRE-V & UNESA MoU Internet Multimedia

TELKOM DIVRE-V dan UNESA (Universitas Surabaya) telah melakukan MoU Pelatihan Internet Multi Media di Balirung Gedung Telkom DIVRE-V Lantai-I Jln. Ketintang 156, Surabaya. Deputy EGM DIVRE-V, Husni Thamrin (HT) didampingi SM Marketing & Sales, M. Firdaus mewakili EGM DIVRE-V sebagai Pihak Pertama menandatangani MOU tersebut, sedangkan penandatangan dari Pihak Kedua, yaitu UNESA adalah REKTOR UNESA, Prof. DR. Hari Supratno didampingi Dekan Fakultas Ekonomi, Setyo Budhiadi.

HT dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa setiap tahun TELKOM selalu melaksanakan kegiatan dalam program Internet Goes To School dan Goes To Campus dengan materi konten training dibidang internet. Tentu harapannya adalah agar para siswa tidak GAPTEK atau gagap teknologi yang bersentuhan erat dengan bidang IT.

Hari ini manajemen berterimakasih kepada pihak UNESA yang bersedia menghadirkan mahasiswa Fakultas Ekonomi mengikuti pelatihan internet yang akan dilakukan secara bertahap, sehingga para peserta akan mencapai 3.000 mahasiswa. Ini semua adalah demi kemajuan anak bangsa. Kini Telkom telah melakukan Direct Sales yang tentu merupakan peluang bagi para mahasiswa. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan sebab Free Registrasi dengan sejumlah Gimmick menarik.

Disisi lain Sang Rektor mengakui, bahwa Telkom selaku ISP terbesar memang sangat komit terhadap pada dunia pendidikan. Respon Telkom pada dunia pendidikan tidak hanya kali ini saja, tapi yang kesekian kali. Tidak hanya komit, tetapi selalu direalisasikan dan sudah implemented. Ini saya rasakan sendiri, sebab sudah beberapa tahun lalu sudah Goes To Campus.

Kerjasama Telkom dan UNESA selama ini sudah bagus dan akan dipertahankan. Saya harap para mahasiswa serius menerima pelajaran dan praktek internet hari ini, agar mampu diimplementasikan, sebab IT saat ini merupakan kebutuhan pokok di era yang serba global ini, pintanya kepada para mahasiswa yang hadir. Kami memang telah merencanakan sistem pendidikan berbasis IT, tapi nunggu budgetnya saja, dan INDOSAT sudah mau bekerja sama dengan kami, ungkapnya mengakhiri.

NURSIDIK

Audit SMK3 Di TELKOM SBT


TAHUN 2006

Audit SMK3 Di TELKOM SBT

Setelah sempat ditunda pekan kemarin, maka pelaksanaan audit Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) di Telkom Surabaya Timur benar-benar dilakukan di TELKOM Surabaya Timur, Senin (17/7). Tim Auditor terdiri dari Saukat Ali Zainuddin (Team Leader), Cosmas Surono (Anggota), dan Lilik Subagyo (Anggota). Sebelum melakukan audit, Tim terlebih dahulu memaparkan audit plan di Ruang Deputy GM TELKOM SBT, Sujito yang dihadiri oleh seluruh Senior Leaders.

Tim menggambarkan secara umum bagaimana SMK3 diterapkan dalam ruang lingkup aktivitas yang ada di TELKOM DIVRE V Jawa Timur berdasarkan standar yang dipersyaratkan SMK3 sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.05/MEN/1996. SMK3 berlaku untuk semua aktivitas yang dilakukan di lingkungan TELKOM DIVRE V Jawa Timur, tidak hanya meliputi kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan unit namun juga fungsi-fungsi lain yang turut mempengaruhi kinerja K3 perusahaan secara keseluruhan, kata Saukat.
Setelah menerima penghargaan dari Presiden RI, maka diharapkan seluruh jajaran TELKOM DIVRE V mempunyai komitmen yang kuat untuk menerapkan secara konsisten dan terus menerus melakukan improvement terhadap Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Kalau komitment tentu semua kuat, tetapi yang penting adalah implementasinya.

Harapan Tim ialah agar TELKOM SBT selalu konsisten dan ini akan dicek pada hari ini, sebab SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

NURSIDIK

Mitra Out Sourcing SBT Dapat Peluang Bisnis Lebih Banyak

TAHUN 2006

Mitra Out Sourcing SBT Dapat Peluang Bisnis Lebih Banyak

Kewirausahaan dimanapun di dunia ini agar kuat dan terus tumbuh tentunya butuh kemitraan (partnership), dan boleh jadi ini merupakan bagian dari strategi bisnis. Seperti halnya TELKOM SBT yang memiliki beberapa mitra out sourcing (OS) terus memelihara kerja sama dan bahkan akan selalu memberi peluang bisnis, agar hubungan kemitraan ini langgeng dan mampu menghasilkan yang terbaik.

Pakar manajemen mengatakan, bahwa kewirausahaan tidak dapat berjalan sendiri pada era sekarang ini. Namun, dibutuhkan kemitraan, mulai dari hulu skala usaha sampai hilir dalam sebuah cluster industry community. Semula one man show, tetapi kini pendekatannya harus lebih pada partnership (kemitraan) dan penguatan networking (jaringan usaha).

Pada hari Senin (17/7) bertempat di lantai-4 Gedung OPMC SBT sebanyak 12 (dua belas) mitra OS bidang pekerjaan PSB / IKR melakukan penandatanganan amandemen ke-2 PKS IKR/Penanggal 2006. Amandemen ini dilakukan demi tuntutan keadaan dan kebutuhan terkini yang semakin meningkat dengan harapan lebih mampu kompetitif. Harga kenaikan tiang telepon dan drop wire merupakan justifikasi yang kuat untuk melakukan amandemen, sehingga mitra mampu survive ditengah badai kompetisi.

Keduabelas Direktur mitra OS yang melakukan amandemen ke-2 tersebut adalah : CV. Mitra Jasa Utama, CV. Sinar Elektron, CV. Gading Indah, CV, Limantara, CV. Usaha Pensiunan Postel, CV. Norited, CV. Alam Bumi Utama, CV. Gunung Mas, CV. Seruling Sentosa, CV. Abadi Daya, PT. Cakrawala Ujo Mandiri dan CV. Dwi Barat Tangguh Setia.

DGM TELKOM SBT, Sujito dalam sambutan sebelum penandatanganan antara lain mengatakan, bahwa Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik selama ini, maka kinerja TELKOM SBT menunjukkan hasil yang bagus, kendati ada yang masih perlu ditingkatkan, seperti kinerja Sales POTS yang decline dan perlu didongkrak lagi, sedangkan kinerja Revenue menunjukkan Growth sebesar 9,6 %.

Dalam suasana bisnis yang penuh persaingan ini, menurut Sujito perlu mempererat barisan dalam bentuk kerjasama yang lebih baik. Target SBT pada semester-II ini semakin menantang, diharapkan menjadi tantangan dan peluang tersendiri pula bagi mitra untuk memberi dukungan sepenuhnya, agar target dan peluang tersebut dapat diraih.

Selanjutnya, Sujito dalam kesempatan tersebut membuka peluang bisnis yang lebih besar kepada para Direktur yang hadir dalam amandemen ke-2 ini. Kalau ingin membantu dalam bidang Sales Speedy, maka monggo saja (silahkan saja :Red), termasuk POTS, apalagi kita ada tambahan ALPRO yang lumayan, pinta Sujito.

Pasarkan, mari kita bekerjasama ! Segmen pasar kita masih luas, penduduk potensial masih sangat besar. Kalau ini tidak kita anggap sebagai peluang, maka tentu akan didahului oleh pesaing kita, apalagi pemain semakin banyak dan kompetisi semakin menarik, lanjutnya. Semoga dengan revisi harga PKS dalam amandemen ke-2 ini kita semua lebih bergairah dan TELKOM SBT menjadi semakin ALWAYS THE BEST, tambahnya mengakhiri yang disambut applause para Direktur.



NURSIDIK

SBT Peduli Pendidikan, Sumbang 12 PC & MODEM


TAHUN 2006

SBT Peduli Pendidikan, Sumbang 12 PC & MODEM

Kegiatan gelar promo tanpa dibarengi dengan kegiatan social, maka kelihatannya kurang menarik, sebab yang hadir dalam setiap event promo siapa lagi kalau bukan warga kota. Disini TELKOM SBT berusaha membuat kemasan menarik dalam setiap event promo berkolaborasi dengan TELKOM CDC, seperti pada event SPEEDY di Surabaya dan di Sidoarjo (15/7), yaitu memberikan bantuan satu set PC dan MODEM kepada dunia pendidikan, sehingga ada misi GCC selalu terbawa kemanapun berada.

Sebanyak 12 PC & MODEM telah disumbangkan, yaitu 8 Sekolah di Surabaya dan 4 sekolah di Sidoarjo. Adapun sekolah yang menerima sumbangan sehubungan dengan promo SPEEDY tersebut adalah : SMAN-1 Sidoarjo, SMAN-3 Sidoarjo, SMPN-1 Sidoarjo, SMPN-3 Sidoarjo.

Delapan sekolah di Surabaya yang menerima bantuan satu set PC & MODEM saat gelar promo SPEEDY adalah : SMAN-15 Surabaya, SMAN-16 Surabaya, SMAN-17 Surabaya, SMKN-1 Surabaya, SMKN-5 Surabaya, SMKN-6 Surabaya, SMPN-13 Surabaya dan SMPN-19 Surabaya. GCC ini merupakan salah satu wujud social responsibility TELKOM DIVRE-V.

Untuk menjadi good corporate citizen, memang banyak cara yang harus dan mesti dilakukan. Tanpa kepedulian social, maka rasanya sangat sulit untuk menjadi perusahaan yang good corporate citizen, apalagi di era kompetisi dan era reformasi sekarang ini, dimana para konsumen selalu bersikap sangat kritis dan bebas mengemukakan pendapatnya dihadapan public. Melalui GCC, maka sekali lagi reputasi perusahaan di mata masyarakat dan konsumen sangat dipertaruhkan.

NURSIDIK

Gelar IBO USI DIVRE-V 2006 & Outbound Untuk Perkuat Team


TAHUN 2006

Gelar IBO USI DIVRE-V 2006 & Outbound Untuk Perkuat Team

Team Work merupakan kata kunci dalam meraih sukses. Ada yang mengatakan, bahwa Good understanding of team work and team building are critical for your business success or corporate office career. Tepat sekali kalau USI DIVRE-V melakukan Outwardbound dan gelar IBO mulai 11 hingga 15 Juli 2006 di Probolinggo.
Gelar IBO meliputi Futsal, Karaoke, Volly Ball dan Tarik Tambang
pada tanggal 11-12 Juli 2006, kemudian ditutup dengan acara outbound pada
tanggal 14-15 Juli 2006 dengan kegiatan Rafting menyusuri jeram sungai Pekalen di Probolinggo. Rafting merupakan River Trips yang membutuhkan kerja team, sekaligus fisik yang kuat, penuh dengan irama serta riak gelombang, dan mengasyikkan sebab ada unsur rekreasinya.
Kegiatan diikuti oleh segenap jajaran USI Regional 5 termasuk didalamnya
tenaga mitra (TKM). Acara cukup mengesankan dalam rangka meningkatkan jiwa korsa “.....dalam pertandingan bukan kemenangan yang kita utamakan dan tidak perlu harus saling jegal atau saling sikut...yang lebih kita utamakan
adalah unsur FUN-nya........”, demikian GM USI RE-5, Abdi Mulyanta Ginting
dalam sambutan pembukaan Gelar IBO sesaat sebelum dilanjutkan dengan pertandingan Futsal.
Mengingat kegiatan Teamwork juga merupakan sebuah sistem manajemen proses bisnis, seperti dalam orkestra, maka kemenangan disini harulah berupa keharmonisan musik orkestra itu sendiri yang nota bene dimainkan oleh seluruh SDM yang saling memiliki keterkaitan. Disini Team USI (Unit Sistem Informasi) yang memiliki SDM dari latar belakang yang berbeda harus tetap harmonis seperti orkestra, tambahnya.

NURSIDIK

Grand Sales SPEEDY Di Sidoarjo Dibanjiri Pengunjung


TAHUN 2006

Grand Sales SPEEDY Di Sidoarjo Dibanjiri Pengunjung

Kembali SPEEDY melakukan Grand Sales di Sun City Mall, Sidoarjo, Sabtu (15/7) setelah sehari sebelumnya melakukan hal yang sama di Plaza Tunjungan Surabaya. Warga kota Sidoarjo menyambutnya dengan sangat antusias kehadiran SPEEDY berkecepatan tinggi sampai 384 kbps ini, terbukti membludaknya mereka saat Grand Sales mereka membanjiri Mall yang baru berumur lebih kurang satu tahun ini. Acara ini juga diselingi penyerahan bantuan PC dan MODEM kepada sejumlah sekolah yang disaksikan oleh GM SBB dan Deputy GM SBT.

Masyarakat Sidoarjo memang ingin membuktikan sendiri dan ingin menikmati sensasi internet kecepatan tinggi tersebut, apalagi dengan harga yang sangat kompetitif. Ada Counter Penjualan Speedy, ada acara serba serbi info, yaitu : Fungsi Tersembunyi Search Engine, Game, Quiz, Mengelola E-mail, Anti Virus, Talk show dipandu Tri Jaya FM, serta acara ini dimeriahkan oleh Band Anak Muda dengan menampilkan lagu-lagu terbarunya.

Iskriono mewakili manajemen DIVRE-V dalam sambutannya, antara lain mengatakan, bahwa SPEEDY kini hadir beberapa kota besar di Indonesia termasuk di Surabaya dan sekitarnya, yaitu Gresik dan Sidoarjo. Dibandingkan dengan Provider lain, maka SPEEDY masih lebih unggul, harga bersaing dan yang penting memiliki akses internet lebih cepat, juga memberi kecepatan Down Load lebih cepat, saat berinternet tetap dapat bertelepon. Dengan akses internet yang tetap (dedicated), Speedy menjami koneksi 24 jam selama modem terhubung.

Sementara itu KADIKNAS Sidoarjo, Hadi Sutjipto dalam sambutannya mengatakan, bahwa di era globalisasi ini, maka internet sudah menjadi kebutuhan bagi semua kalangan, termasuk dunia pendidikan. Ada ratusan sekolah SD, SMP dan SMA di Sidoarjo ini, tetapi yang menggunakan fasilitas dunia maya ini masih dapat dihitung dengan jari, katanya. Padahal banyak ilmu yang mesti bisa digali dari internet ini dalam bentuk referensi. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada PT. TELKOM atas bantuan memberikan sejumlah komputer lengkap dengan modem kepada dua sekolah SMP dan dua sekolah SMA di Sidoarjo ini. Kadiknas Sidoarjo dalam kesempatan tersebut membuka secara resmi dengan meng KLIK web site SPEEDY.

NURSIDIK

Membangun Penetrasi, Digelar ”Grand Sales Speedy” di Mall Sun City Sidoarjo


TAHUN 2006

Membangun Penetrasi, Digelar ”Grand Sales Speedy” di Mall Sun City Sidoarjo


Rekan Marketing Sidoarjo rasanya pantas di acungi jempol, sebab hanya dengan beberapa gelintir manusia sukses menggelar mega promo Grand Speedy. Mr. Yans bagaikan kutu loncat yang lincah menerobos berbagai tantangan dengan keyakinan yang penting sukses dalam promo, semangatnya yang membara didukung sepenuhnya oleh rekan Teknik dan Manager Telkom yang akrab dengan sapaan TA alias Tri Agung.

Diawal promonya Speedy gelar ”Grand Sales Speedy” di Mall Sun City Sidoarjo dengan penuh sensasi speedy yang posisioningnya akses cepat saat ini waktunya. TA buktikan rasa penasaran masyarakat benarkah Speedy memiliki speed download up to 384 kbps dan speed upload 64 kbps baik penggunaan limited home maupun profesional sesuai brosur yang tersebar hingga pelosok desa, ternyata Grand Promo di hari pertama wong Sidoarjo ngantri ingin coba speednya speedy, selain ingin buktikan kepada masyarakat Tri Agung juga ingin membangun ”Awareness” atau kesadaran pengguna dan masyarakat pada umumnya, bahwa Speedy adalah new product sebagai solution produk terkini.

Tampaknya pameran yang digelar mendapat respon positif dari 1200 undangan setiap harinya membanjiri lobby Sun City Mall. Grand Sales Speedy yang digelar sejak tanggal 11 – 16 Juli 2006 banyak mengundang sensasi dari berbagai segmen ada ABG, Mahasiswa dan penghuni kantoran Instansi maupun swasta selain penasaran dengan janji Telkom pameran ini dikemas sangat profesiaonal hasil merger dari berbagai pihak misalnya para Vendor Modem dan supporting Datel, sehingga event ini memiliki daya tarik yang tinggi diantaranya ” Free Registrasi & Free Modem ” bagi yang transaksi di pameran.***by onslem

SBT : Mitra Berperan Dongkrak Kinerja TELKOM


TAHUN 2006

SBT : Mitra Berperan Dongkrak Kinerja TELKOM

Pertemuan dengan para Mitra Kerja Jaringan Akses sudah sering dilakukan, hal ini menunjukkan, bahwa komunikasi dengan para Mitra berjalan baik serta memang penting dan perlu, hal ini disadari benar oleh Manajemen SBT, bahwa Mitra, Vendor, adalah merupakan bagian dari Strategy Partnership untuk bekerjasama mendongkrak kinerja. Kali ini PT. CUM (Cakrawala Ujo Mandiri) diajak sharing untuk meningkatkan OKPI (Operational Key Performance Indicator).
Sharing Meeting dilakukan pada hari Jum’at (14/7) di Lantai-2 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya. Mengingat Partnership atau kemitraan itu merupakan salah satu Tim, maka sharing dilakukan secara transparan. Setiap peluang dan kendala dipaparkan mitra CUM secara transparan pula. Dari sisi manajemen juga memaparkan dukungan semaksimal dan optimal mungkin yang juga secara transparan. Dalam sharing ini dari manajemen diwakili oleh ASMAN PCAN, Jumli Holidi.
Lazimnya ”Sang Juara” diminta menularkan ilmunya, namun apa yang dialami PT. CUM (Cakrawala Ujo Mandiri) STO Waru justru sebaliknya. Kalau tidak tampil beda, bukan ”Mr. Jumli” namanya, panggilan kecil M. Jumli Holidi. Ilmu memang harus ditularkan dalam bentuk sharing kepada mitra kerja, dengan harapan kinerja mitra yang satu untuk semakin melejit saja.
Sejak seluruh Dinas DATEL SBT diminta management untuk membuat 15 program unggulan, maka dari jajaran PCAN mengeluarkan program ”Internal Competition Regu”, yang intinya diadakan kompetisi regu gangguan dan PSB. Internal Competition ini diikuti oleh 47 regu se SBT Metro, sasarannya adalah meningkatkan performansi OKPI.
Kemudian sejak diadakan Bulan April 2006 , STO Waru yang dikelola oleh Mitra PT. CUM belum pernah beranjak dari juru kunci atau terbaiknya hanya pendamping juru kunci. Pada awal Juni 2006 Mr. Jumli didampingi para supervisor PCAN telah mendatangi markas PT. CUM Waru. Waktu itu semua sudah tersolusikan.
Karena terjadi decline, maka sharing kali ini akan berupaya menghasilkan solusi yang implemented (tidak on-mind) saja. Di sharing meeting ini, contents sudah menyentuh pokok permasalahan dan sudah mengupas tata cara pengelolaan STO Waru, karena pembahasan belum begitu memuaskan, maka manajemen PT. CUM diminta untuk mempresentasikan pengelolaan OKPI di STO Waru secara sistematis.
NURSIDIK

Petrus, Juri Lomba Jarakses Tembaga Dari TTC Surabaya Adakan Forum Feedback Dengan Para Peserta


TAHUN 2006

Petrus, Juri Lomba Jarakses Tembaga Dari TTC Surabaya Adakan Forum Feedback Dengan Para Peserta

Seperti halnya akses radio, akses fibre optic, maka Juri Lomba Kedinasan Jaringan Akses Tembaga dari TTC Surabaya, Petrus juga melakukan Forum Feedback dengan para peserta lomba sesaat sebelum dilakukan penutupan, Jum’at (14/7) di lantai-2 Telkom Training Center, Jln. Gayungan PTT, Surabaya.

Tujuan dilakukannya Forum Feedback ini ialah untuk sharing hasil pertandingan dan evaluasi terhadap kendala yang ada, termasuk open discusiion tentang tingkat kesulitan yang telah ‘dilakoni’ dalam perlombaan yang baru saja selesai, dimana para pemenangnya bakal maju ke tingkat nasional.

Petrus, salah seorang Juri secara moril memang harus memberikan sharing knowledge nya pasca lomba, agar bila maju ke tingkat nasional nanti sudah tidak akan mengalami kesalahan yang sama. Apalagi tujuan Lomba Kedinasan ini adalah untuk meningkatkan skill, knowledge dan attitude di bidang pengelolaan jaringan akses melalui komitment implementasi standard prosedur yang berlaku.

Prosedur instalasi speedy broadband access dalam kesempatan tersebut dijelaskan oleh Petrus meliputi : CPE (about customer premises equipment), Componen must be checking, Installation CEP Componen Right True, What to do with computer, Modem set-up (mandatory and optional parameter), Test Connection dan Try Browsing.

Urutan dari Customer Edge Troubleshoot juga dipaparkannya agar ke depan para peserta lebih teliti lagi, yang meliputi : Grasp LOGICAL TROUBLE, CPE (about Customer Premises Equipment), Componen must be checking, Broadband Line also must be check, Installation CPE component (Right True), Checking and correction (Connectivity, Component, Computer, Modem, Parameter modem), Test Connection dan terakhir ulangi lagi Try Browsing.

NURSIDIK

Seminar Sehari SPEEDY Bersama SBT & Mahasiswa PIKMI


TAHUN 2006

Seminar Sehari SPEEDY Bersama SBT & Mahasiswa PIKMI

Sebanyak 66 (enam puluh enam) Mahasiswa & Mahasiswi PIKMI ((Pusat Ilmu Komputer & Manajemen Indonesia) mengikuti Seminar Sehari New Engine Driver SPEEDY pada hari Kamis (13/7) di Ruang Jawara Competent Center (JCC) SBT – STO Manyar, Jln. Manyar Kertoaji No 1, Surabaya. Beberapa Dosen PIKMI tak ketinggalan turun mengikuti Seminar Sehari ini hingga sesi pamungkas diujung acara, yaitu sesi Tanya jawab.

Presenter Tunggal adalah Hendriesjaf Arief, rekan TELKOM SBT sendiri. Rekan yang pernah menekuni IP (internet protocol) selama 3 bulan ini keseharian sebagai Supervisor Corporate Access Network (CCAN) Gubeng TELKOM Surabaya Timur. Hendrie demikian panggilan akrabnya sangat mumpuni di bidang Broadband Access ini, dan bahkan selama ini sering mengisi Built In Training (BIT) di kalangan internal. Terakhir mengisi BIT SPEEDY sebanyak 13 Angkatan dan tuntas. Jadi tak dapat diagukan lagi kompetensinya dalam mendeliver dan mengupas tuntas materi Seminar Sehari tersebut.

Hendrie memulai membuka materi dari hal yang sangat basic sekali, yaitu soal latar belakang SPEEDY dengan harapan mampu menggiring MINDSET para mahasiswa, paling tidak mampu mempersepsinya dan akhirnya terjadi BUILDING IMAGE yang kuat terhadap BRAND IMAGE, yaitu mesin baru yang pekan kemarin telah di LAUNCHING secara Nasional oleh MENSRISTEK di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri sesekali memuji para peserta dari PIKMI yang merupakan Mahasiswa School Of Computer And Business, bahwa sangat tepat menghadiri Seminar ini, sebab mereka memang memiliki keahlian di bidang komputer, apalagi dikemas dalam dunia bisnis secara komersial yang sangat kompetitif. Sisi-sisi keunggulan SPEEDY juga dikupas tuntas oleh Hendrie, termasuk persoalan yang bersifat paling teknis sekali.

Deskripsi Produk SPEEDY adalah produk Layanan internet access end to end dari PT TELKOM dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan maksimal 384 kbps yang dijaminkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server). Kemudian yang paling membuat para Mahasiswa tercengang dan tertegun adalah ketika beberapa keunggulan ditampilkan, termasuk soal Segmenting, Targeting, Positioning Produk Speedy yang terus tumbuh dan berkembang.

• NURSIDIK

WARKOM TELKOM SBT Dukung National Best Datel Awards


TAHUN 2006

WARKOM TELKOM SBT Dukung National Best Datel Awards

Dalam rangka penilaian WARKOM (Warung Telkom) terbaik untuk mendukung Best DATEL Nasional, maka jajaran Customer Care DIVRE V yang terdiri dari : Bambang Rudjito, Aan Sudiana telah melaksanakan penilaian / assessment WARKOM di wilayah DATEL SBT selama 2 hari hingga, Kamis (13/7) telah melakukan penilaian di beberapa lokasi.

Datel SBT untuk urusan yang satu ini mengunggulkan 3 WARKOM, yaitu WARKOM PONPES Tebu Ireng Jombang, WARKOM PUSDIK Brimob, Mojokerto dan WARKOM Amanda, Sidoarjo. Ketiga WARKOM yang rata-rata jumlah KBUnya lebih dari 10 tersebut berpendapatan tinggi dan berada di lingkungan pendidikan.

Beberapa catalog dan referensi penilaian, maupun dalam bentuk ceklist yang selalu ditenteng oleh Tim Assessor berisi criteria penilaian akan dikompulir secara DIVRE-V yang kemudian akan direkomendasikan untuk lomba penilaian tingkat nasional. Warkom sebagai salah satu media atau boleh disebut sebagai saluran distribusi memang mesti di manajemeni dengan baik yang ujungnya selain mampu menampilkan citra terbaik, juga akan menghasilkan Revenue secara komersial.

Dengan penilain WARKOM ini, maka akan menjadi tantangan tersendiri bagi unit terkait untuk selalu memaintain beberapa WARKOP tergolong produktif di wilayah kerjanya. Mereka adalah Pelanggan kita, dan Pelanggan itu sendiri dalam sebuah tataran bisnis adalah Raja yang harus mendapatkan perhatian tersendiri secara baik, agar tidak merasa kecewa yang kemudian tidak puas, apalagi tuntutan pelanggan saat ini semakin tinggi.

Market telekomunikasi yang saat ini banyak menghadapi tantangan (Market Challenger), tentu dengan hadir competitor yang cukup menjamur, maka hal ini tidak dapat kita biarkan begitu saja. Melalui salah satu saluran distribusi, yaitu WARKOM inilah diharapkan akan mampu semakin meningkatkan Market Share kita. Pembinaan terhadap pengelolaan WARKOM juga diharapkan akan mampu mendongkrak kinerja Market Size itu sendiri.

NURSIDIK

Satu Peserta Lomba JARAKSES Cewek Jadi “Momok” DATEL Lain


TAHUN 2006

Satu Peserta Lomba JARAKSES Cewek Jadi “Momok” DATEL Lain

Lomba Kedinasan JARAKSES Tingkat DIVRE-V hari ini, Rabu (12/7) memasuki hari kedua, dimana hari pertama dilaksanakan di Balairung DIVRE-V dan kini dilaksanakan di halaman TTC (Telkom Training Center) samping STO Injoko, Surabaya. Lomba hari kedua ini dimulai seejak jam 8 pagi dan selain dihadiri oleh seluruh peserta, juga oleh para Panitia dan para Senior Leaders TTC Surabaya.

Yang paling unik dari Lomba Jarakses kali ini adalah adanya salah seorang peserta cewek dari KANDATEL Madiun bernama Evy Angkat Linarsih yang masih “frash graduate” alumni STM Purwokerto. Ketika Reporter melakukan liputan di lapangan, ia sedangkan asyik berlomba di bidang jaringan akses tembaga.

Beberapa rekan mengatakan, bahwa ia merupakan “momok” bagi Regu atau DATEL lain, sebab ia memang cukup genius. Dihari pertama saja saat Lomba Tahap Pertama berupa Cerdas Cermat ia termasuk peringkat pertama. Bukan ia saja yang jadi “momok”, tapi juga DATELnya sendiri, yaitu DATEL Madiun juga jadi “momok”, sebab untuk Lomba Cerdas Cermat Bidang Fiber Optik juga peringkat pertama.

Kalau pada hari pertama adalah babak teori dan cerdas cermat, maka pada hari kedua ini adalah memasuki babak Praktek & Trouble Shooting. Materi contents Lomba Kedinasan tahun 2006 ini memang berkembang disbanding tahun-tahun sebelumnya, sebab ada praktek Instalasi SPEEDY sampai dengan Pelanggan / CPE (Customer Permission Equipment).

Jaringan akses tembaga sudah mengarah ke Broadband Access, Voice dan Data, serta melakukan Setting Modem. Sedangkan Jaringan Akses Radio mengarah ke WiFi (Wide Fidelity) atau Wire LAN. Para Panitia dan Juri nampak pada hari kedua ini bekerja lebih keras lagi di alam terbuka. Walau dipasang tenda untuk para peserta lomba, namun mereka nampak mencucurkan keringat dihembus udara panas kota Surabaya. Mampukah DATEL Madiun maju ke Tingkat Nasional ? Wah,… masih terlalu dini berspekulasi di hari kedua ini. Kita tunggu saja nanti, kata beberapa rekan yang menyaksikan lomba yang cukup seru ini.

• NURSIDIK

Jombang BIT SATPAM & CSR Untuk Raih Anugerah “SEA”


TAHUN 2006

Jombang BIT SATPAM & CSR Untuk Raih Anugerah “SEA”

TELKOM SBT terobsesi untuk mampu meraih Service Exellent Awards 2006 (SEA-2006), sedangkan milestone awal yang dilakukan adalah dengan cara memberikan BIT Etika Pelayanan kepada para ujung tombak, yaitu SATPAM dan CSR (Customer Service Representative). BIT hari pertama dilakukan di TELKOM Jombang pada hari Rabu (12/7), hari kedua di Surabaya Metro, sedangkan selanjutnya yaitu di 2 Catel lainnya.

Materi BIT disampaikan oleh ASMAN Customer Care, Kawit Waluyo didampingi oleh ASMAN Sacurity And Safety (SAS), Warsito. Selain sebagai upaya Refreshing, maka BIT Etika Pelayanan ini juga sebagai upaya sharing update knowledge. Hal-hal yang sangat mendasar dalam hal cara melayani dengan baik dan benar sesuai dengan standard Pedoman Plasa TELKOM (KD NO 15/HK220/JAS-53/2004) untuk mencapai tingkat Exellent Service disampaikan dalam BIT ini.

Kawit mengatakan, bahwa program SEA sangat mendukung pencapaian visi perusahaan sebagai Dominan Market Player dalam bisnis Infokom, sehingga untuk mencapainya diperlukan upaya dari sisi pelayanan. Ujung-ujungnya adalah untuk kepuasan pelanggan dan memenangkan kompetisi. Kita harus meraihnya dengan memperkuat strategi dari berbagai aspek, diantaranya dalam melaksanakan strategi saluran distribusi, yaitu Plasa TELKOM.

Pelayanan para ujung tombak di Plasa TELKOM harus standard, sehingga dapat mencerminkan citra dan brand yang kuat. Para ujung tombak di Plasa TELKOM tak lain adalah para Security (SATPAM) dan para Customer Service Representative (CSR). Kita harus melayani pelanggan kita dengan konsep MDC (Melayani Dengan Cinta). Untuk SATPAM sendiri harus memberikan Moment Of Truth (MOT) yang bagus mulai dari tempat parkir, hingga pelanggan memasuki ruangan Plasa TELKOM.

Kunci sukses program ”Melayani Dengan Cinta” adalah : “5-S : SENYUM, SAPA, SANTUN, SOLUSI, SUKSES” yang mempunyai makna sebagai berikut : SENYUM : tulus dari dasar hati yang paling dalam, bukan senyum yang dibuat-buat, wajah cerah dan akrab. SAPA : mengucapkan salam/greeting, menyebutkan nama pelanggan/rekan/mitra kerja dalam berkomunikasi. SANTUN : tingkah laku sopan sesuai dengan tata krama. SOLUSI : menggali permasalahan dan membe-rikan solusi penyelesaian masalah. SUKSES : kepuasan pelanggan merupakan tujuan dan sukses bagi kita semua.

NURSIDIK