Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Sabtu, 21 Agustus 2010

SBT : Benchmarker Semarang Kunjungi Outsoucer, PT. CUM


TAHUN 2005

SBT : Benchmarker Semarang Kunjungi Outsoucer, PT. CUM

PELOPOR.
Setelah ke “sarang” para JAWARA SBT, maka 15 orang Benchmarker dari KANDATEL Semarang yang juga kesemuanya adalah para JAWARA, berkunjung ke kantor PT. Cakrawala Ujo Mandiri (PT. CUM), di Kompleks Ruko Jln. Raya Kali Rungkut 27, Surabaya, Kamis (28/7).

Benchmarker dari Semarang ini diantar oleh para JAWARA SBT ke PT. CUM, yaitu Outsoucer yang mengkalim dirinya sebagai pelopor outsourcing di Jawa Timur. Karena kinerja PT. CUM ini baik, maka inilah merupakan alasan kenapa para Benchmarker diarahkan untuk berkunjung disini. Salah seorang benchmarker mengatakan, bahwa kami di Semarang dan Jawa Tengah umumnya adalah baru “merdeka” dari tangan KSO, sehingga kami kemari ingin menimba ilmu, sekaligus sharing.

VISI & MISI.
Komisaris Perusahaan PT. CUM, yaitu R. Suroto Hadi Sumarto yang pensiunan Telkom mantan KAWITEL-VII dihadapan para benchmarker memaparkan visi dan misi serta latar belakang kenapa perlu adanya pekerjaan yang harus di outsouce-kan di era kompetisi ini.

Demikian juga dengan DIRUT PT. CUM, I Gde Sudjana yang mendampingi Komisaris memaparkan organisasi PT. CUM, hingga menjelaskan tentang konsep kemitraan antara pihaknya dengan PT. TELKOM, serta coverage area kerja yang terdiri dari 3 (tiga) STO, yaitu STO Waru-I, Waru-2 dan Rungkut-2 total berjumlah 80.000 SST.

Sasaran dan rencana kerja dibeberkan, hingga sukses. Budaya kerja adalah salah satu kuncinya. Budaya Kerja “Sense of Belonging” inilah yang membuat PT. CUM sukses menjalankan bisnisnya. Gde Sudjana mengatakan, bahwa para pegawainya harus ada rasa memiliki terhadap PT. TELKOM, sehingga dalam bertugas di lapangan, mereka benar-benar bekerja secara profesional, tidak ATS (Asal Teken Senang).

Pekerjaan yang kami lakukan di lapangan, tidak saja secara fisik baik, tetapi secara elektris juga baik, sehingga diantara kami dan TELKOM sama-sama memiliki performansi yang baik selaras dengan konsep win-win solution, sergah Suroto.

INVESTASI MAHAL.
Lebih jauh, Suroto menjelaskan, bahwa investasi di kabel tembaga sangat tinggi alias mahal. Inilah kenapa para New Operator tak mau bermain di kabel fisik. Disisi lain tenaga jaringan sudah langkah. Kami berperan untuk membantu Telkom memelihara kabel tembaga sebaik mungkin agar tetap performed, dengan harapan masih memiliki daya saing yang tinggi. Pokoknya jaringan eksisting akan kami jaga performansinya.

Untuk menghindari gangguan, kami selalu melakukan korektif dan kuratif maintenance. Ini merupakan paradigma JARLOKAT PT. CUM. Untuk pengelolaan JARLOKAT, maka ada 4 (empat) strategi yang kami jalankan, yaitu : 1). Kebijakan pengelolaan. 2). Penuaan/umur material. 3). Lingkungan dan 4). Strategi pelaksanaan pekerjaan. Potret jaringan kami memang dinilai baik oleh manajemen TELKOM SBT, lanjutnya.

Paradigma dan strategi yang kami bangun sampai sekarang ini masih valid, sesuai dengan kondisi persaingan saat ini. Semua ini tentu akan bermuara kepada peningkatan “Y&R TELKOM”. Apa itu Y dan R ? Tak lain dan tak bukan adalah PELAYANAN & REVENUE TELKOM, kata Suroto mengakhiri.

 NURSIDIK

SBT : Opharjarakses Datel Semarang Lakukan Benchmark


TAHUN 2005

SBT : Opharjarakses Datel Semarang Lakukan Benchmark

OKPI & MOS.
Setelah 2 pekan lalu para Kakancatel se DIVRE-IV Jateng melakukan Benchmark ke Telkom SBT, kini Kamis (28/7) menyusul rekannya dari Opharjarakses DATEL Semarang, yaitu benchmark dalam bidang Operational Key Performance Indicator & Manajemen Outsourching (OKPI & MOS). Para benchmarker kali ini berjumlah 15 orang.

SHARING INFO.
POH. GM SBT, Arief Setyawan dalam “Welcome Speech”nya yang profilenya cukup low antara lain mengatakan, bahwa jangan menganggap TELKOM SBT sebagai sesuatu yang wah !!! Namun Arief menekankan adanya sharing informasi dalam benchmark ini. Tentu kondisi antara DATEL Semarang dan SBT masing-masing ada plus minusnya.

Khusus soal OKPI, Arief mengatakan, bahwa selalu dilakukan evaluasi setiap bulan. Performansinya untuk bulan ini ada kenaikan significant, yaitu kenaikan diatas 100 %. Kenaikan ini setelah adanya Workshop tentang bagaimana mendongkrak kinerja OKPI yang hasilnya cukup bagus. Untuk memanajemeni OKPI, kita menggunakan tools, antara lain : Rescue Model, COC, dan lain-lain.

OUTSOURCHING.
Sedangkan untuk masalah Outsourching, Arief menjelaskan, bahwa di SBT hanya ada 1 jenis outsourching, yaitu “Full Outsourching”, dari SDM sampai ke pemeliharaan di outsourching-kan. Kalau di SBB menganut dua system, yaitu Full dan Semi Outsorching-kan.

Tidak semua outsourching itu bagus, sebab tergantung dari bagaimana kita menyeleksi Mitra Outsourching, ada mitra yang bagus, ada pula yang jelek. Pernah terjadi “bad case” di SBT dimana kinerja mitar sngat amburadul, maka kita ganti. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua dalam memilih mitra. Saya tak akan menutupi kondisi nyata ini supaya rekan-rekan dari Semarang memikirkan kembali pekerjaan OS, tahu plus minusnya seperti apa, ? bagaimana, ? dsb, tandas Arief mengakhiri sambutannya.

 NURSIDIK

KADIVRE V Sosialisasikan Visi Dan Misi Di TELKOM SBT


TAHUN 2005

KADIVRE V Sosialisasikan Visi Dan Misi Di TELKOM SBT

VISI MISI.
Dengan terus berkembangnya kompetisi bisnis, maka tak henti-hentinya KADIVRE V, Arief Yahya (AY) mensosialisasikan visi dan misi perusahaan di TELKOM Surabaya Timur, Senin (28/3) di Ruang Committed 2 U Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya. Sosialisasi serupa pernah dilakukannya tahun lalu di tempat yang sama.

TAM.
Selain visi dan misi, AY juga memberikan penjelasan soal Turn Around Management (TAM). Outline paparan AY berkisar seputar : Leadership, Business Landscape, Winning 2004, Planning 2005 dan Commitment 2005, termasuk Revenue Skenario 2005. Memang yang dipaparkan AY adalah TOP SECRET perusahaan yang tidak semua orang boleh tau.

Sosialisasi didahului oleh paparan GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho tentang “Objective 2005” dan progress kinerja Telkom SBT. Diantara “Saudara DATEL” se Jawa Timur, maka SBTlah yang memiliki target paling menantang. Dihadapan AY, Bagyo menyatakan optimisnya, bahwa jajaran SBT akan melahap target-target tesebut asal …? Ya….asal ada DUKMAN alias Dukungan Manajemen DIVRE-V !!! Apa itu ?, yaitu : 1). Organisasi Datel SBT sesuaikan dengan porto folio bisnis. 2). Penambahan SDM Pasca Pendi. Dan 3). CAPEX untuk program Business Style, All Demand Must Be Served.

LEADERSHIP.
Pada sesi sosialisasi visi dan misi, AY menyinggung masalah “A Leader”. Dikatakan, bahwa 60 % sukses tidaknya suatu perusahaan atau organisasi adalah ditentukan oleh pemimpinnya. Visi sama dengan mimpi, maka seorang pemimpin harus menjadi pemimpi (A Dreamer).

Pemimpin tidak pernah merasakan lelah, sebelum berhasil merealisasikan mimpinya. Dan hanya enerji yang besar dari seorang pemimpin yang dapat meng”energize” seluruh pasukan yang dipimpinnya. Seoarang leader harus mampu mengexpressikan visi, kalau tidak, apa jadinya perusahaan ini, tak tau akan dibawa kemana para pasukannya.

PONDASI.
Menyinggung soal Corporate Culture (Budaya Perusahaan), AY mengatakan, bahwa budaya merupakan pondasi. Dalam rangka mencapai visi, jika strategi saja tidak cukup, maka ubahlah budaya kerjanya dan dengan merubah budaya dan semangat, maka sebesar apapun mimpi akan tercapai. Yang spesifik di Jawa Timur menurut AY adalah adanya unsur spirit, unsur bonek, inilah yang tak ada di DIVRE lainnya. Working Spirit DIVRE-V adalah Always The Best.

Seluruh perusahaan di dunia ini memiliki budaya kerja, tapi milik Telkom adalah sangat spesifik, yaitu The Telkom Way 135. ad juga nilai-nilai berupa kejujuran, transparan, komitmen, kerjasama, disiplin, peduli dan tanggungjawab.

Kerja rutinitas seperti biasanya saja tak cukup, diperlukan lateral thinking, perlu diputar balik (turn around). Tak heran kalau dalam TAM selalu berbentuk kalimat perintah yang bisa memberikan sugesti yang besar, yaitu : 1. Berikan yang terbaik kepada pelanggan, 2. Sapu bersih Fraud,. 3. Perkuat internal control,. 4. Tingkatkan kompetensi SDM, 5. Capai pendapatan setinggi-tingginya, 6. Efisiensikan biaya dan 7. Hargai yang berprestasi, hukum yang salah.

MILESTONE 2005.
Dalam kesempatan itu pula AY juga memaparkan tentang Milestone for main target 2005. Ciptakan bukit-bukit pertempuran kecil dan menangkan kemudian rayakan kemenangan tersebut, katanya. Dalam akhir paparannya, AY nampak tak sabar, sebab ingin akhir tahun ini dipercepat untuk melihat DIVRE-V menjadi yang terbaik.

 NURSIDIK

Peluncuran Perdana Lagu Flexi Ciptaan Telkom Jombang Dan SBT


TAHUN 2005

Peluncuran Perdana Lagu Flexi Ciptaan Telkom Jombang Dan SBT

MUSIK.
Ada yang mengatakan, bahwa musik dan lagu bisa melepaskan kita dari stress, dimana rutinitas yang begitu tinggi mobilitasnya akan selalu menguras fisik dan fikiran, sehingga lelah. Nah, setelah seluruh tenaga dan fikiran dicurahkan semua dalam mensosialisasikan visi dan misi, Senin (28/3), KADIVRE-V, Arief Yahya (AY) dihibur oleh jajaran grup musik Campur sari dari Telkom Jombang dan Band Flexi SBT. AY-pun manggut-manggut saja.

KARYA CIPTA.
Setelah mengalami proses yang cukup lama, akhirnya peluncuran perdana lagu Telkom Flexi karya cipta Telkom Jombang dan Ophar JAWARA SBT selesai sudah. Musiknya yang beraliran campur sari dan pop itu kini tinggal menunggu launching berikutnya setelah dipermak lagi, tentunya. Rilis album secara internal memang perlu untuk memacu dan memicu kreatifitas.

Campur sari dan Pop merupakan beberapa diantara sekian jenis musik yang dapat menghibur sekaligus pelepas lelah, cooling down….kurangi stress dengan musik dan lagu. Tak ketinggalan beberapa top hits dari Peter Pan juga ikut menghibur AY siang itu, termasuk lagu-lagu yang beriramakan dangdut. Bahkan AY sendiri sempat menyumbangkan satu lagu pop nostalgia dari Panbers dan sebuah lagu dangdut. Audiencepun turut joget bersama alunan lagu yang dilantunkan AY.

Tak mau kalah nich,….jajaran Senior Leader TELKOM SBT ikut juga menyumbangkan dua buah lagu, tapi secara koor alias bareng-bareng. Beraninya bareng-bareng sih, nggak seperti AY yang menyanyi sendiri. Tapi GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho diakhir acara ternyata berani nyanyi sendiri dengan judul lagu Mengapa Tiada Maaf Darimu.

Hiburan suguhan SBT ini merupakan Program Musik yang melibatkan audience ikut bernyanyi. Konsepnya sama dengan berkaraoke di rumah tetapi ini medianya secara langsung Live !!!.

 NURSIDIK

Tendangan Keras KADIVRE-V ke SBT Dalam Futsal


TAHUN 2005

Tendangan Keras KADIVRE-V ke SBT Dalam Futsal

FUTSAL.
Sudah tau futsal ? Yaitu sepak bola indoor dengan ukuran lapangan bola basket. Kemarin Senin (28/3) jajaran DIVRE-V “bertarung” dengan jajaran TELKOM SBT di lapangan Futsal DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya. Sampai akhir, score 4-1 untuk keunggulan DIVRE-V.

KERAS.
Pola permainan DIVRE-V adalah keras dan cepat sesuai dengan iklim kompetisi yang cepat akan memakan yang lambat. Di babak pertama posisi masih kosong-kosong. Permainan dan tendangan keras nampak ketika bola berkali-kali diumpankan ke KADIVRE-V, AY sebagai penyerang depan.

Oleh AY bola umpanan tersebut tak disia-siakan dan langsung dihantamkan dengan tendangan super keras ke gawang SBT. Apa yang terjadi ? Ternyata tendangan keras AY sia-sia belaka, sebab goal keeper SBT, M. Firdaus terlalu kuat untuk dijebol gawangnya. Hingga turun minum kedudukan sama, tetapi setelah pola permainan dirubah oleh masing-masing kubu, maka The Real Game justru terjadi di babak kedua.

GOL PERTAMA.
AY tak patah semangat untuk meluncurkan tendangan keras atas umpan yang diberikan kepadanya, maka gol pertama diciptakannya di babak kedua menit ke sepuluh dengan sebuah tendangan telak. Dalam menit kelima belas gol kedua diciptakannya pula. Sedangkan gol ketiga diciptakan Nanang.

PELUK CIUM.
SBT mencoba mereposisi para pemain andalannya agar klop komposisinya. Maka tak pelak gol pertama dengan manis diciptakan pada menit ke duapuluhlima oleh Sutimin, Sang Manager Telkom Jombang. Peluk cium dan rangkulan buat sang manager bertubi-tubi datang dari kubu SBT.

GOL BALASAN.
Permainan semakin panas dan keras, namun tetap sportif. Di babak kedua inilah dewi fortuna memang ada di kubu DIVRE-V sebab pada menit ke tigapuluh Kukuh berhasil menciptakan gol ke empat. Fatastic ! Dan gol balasan ini berhasil menahan SBT yang cukup puas menciptakan satu gol saja hingga akhir babak kedua usai.

Ternyata Futsal ini sudah mendunia, ada United State Futsal Federation, ada juga Chinese, Taipei, Brazil Futsal dan lain-lain. Aslinya Futsal adalah dari Uruguay di tahun 1930-an. Kata Futsal berasal Spanish atau Portuguese kata untuk "soccer", FUTbol atau FUTebol, dan dalam French atau Spanish kata untuk "indoor", SALon or SALa.

 NURSIDIK

Para Commander POTS Agar Kreatif, Lateral Thinking .. !!!


TAHUN 2005

Para Commander POTS Agar Kreatif, Lateral Thinking .. !!!

BRIEFING.
Pada hari Jum’at (28/1) DGM TELKOM SBT. M. Firdaus memberikan briefing kepada para Commander POTS di ruang Committed 2 U, Lantai-4 Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya yang tujuannya untuk mensinerjikan langkah dan gerak sesuai dengan fungsi masing-masing.

Firdaus dalam briefing tersebut menyampaikan guide lines secara jelas, gamblang dan detil tentang strategy serangan POTS di Tahun Ayam 2005 ini, sebab kompetisi bisnis pasti akan semakin ketat, tanpa mengenali peluang bisnis dan investasi serta memiliki wawasan yang jelas, SBT akan tertinggal. Ini saatnya Anda untuk menjadi yang pertama tahu dan mengenali potensi bisnis dan sekaligus menjadi pemenang dalam kompetisi bisnis di Th 2005.

TIDAK BIASA.
Tidak semua effort jajaran SBT yang penuh tantangan luar biasa ini dapat berhasil, kalau langkah dan gerak tidak sinerji serta tidak dilakukan dengan cara-cara yang tidak biasa. Tidak semua usaha Pebisnis berhasil gemilang, namun tak sedikit yang sukses luar biasa dalam waktu yang relatif singkat berkat cara-cara yang tidak biasa (Lateral Thinking) yang boleh dibilang sebagai hasil dari inovasi dan kreativitas.

Rekan-rekan tentu masih ingat simulasi tentang menggabungkan beberapa titik dengan menarik garis tanpa putus. Ternyata simulasi ini berhasil dengan cara-cara yang tidak biasa, dengan jalan menarik garis keluar keluar dari kerangka Box Lines. Jadi kalau rekan-rekan memiliki inovasi yang berani keluar dari Box, maka kami persilahkan, sebab apa yang saya sampaikan secara jelas, gamblang dan detil tadi hanya berupa Conceps and Guide Lines saja, yang terukur dan terstruktur.

THE WINNER.
Apapun inovasinya, silahkan !!! Yang penting “Sasaran Utama” tercapai sesuai dengan “icon-icon” dalam Conceps and Guide Lines yang telah saya tayangkan. Kebebasan berinovasi dan berkreasi merupakan Pemberdayaan sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan yang dihadapkan dalam persaingan adalah sebuah hal yang mutlak untuk dilakukan. Tanpa cara-cara yang tidak biasa, kecil kemungkinan bagi kita untuk berhasil menjadi The Winner, paparnya.

”Attack Model” yang saya tayangkan ini bisa rekan-rekan advanced !!! Saya tahu, yakin, dan sadar, bahwa para Commander lebih menguasai “medan perang”, apalagi Anda adalah para Commander Battle Field, jadi Anda boleh meng Advanced mengembangkan sesuai dengan kondisi lapangan sesuai dengan Jalur Komando. Yang penting libas pasar di semester pertama ini, sesuai dengan Tema Semester-I, yaitu “Faster Market Penetration & Services Establishment”. Silahkan menyerang, menyerang dan menyerang dengan spirit yang sama. All People Moving towards the same destination. Jangan inbox thinking, tapi lakukan outbox thinking, berfikir diluar kotak yang tidak biasa dilakukan dengan hasil yang luar biasa. Target kita sangat menantang..!!!! Lakukan Pro Aktif Selling, rebutlah Quick Win…!!!

 NURSIDIK

SBT : Internet Gratis Plus Ta’jil Di Posko Lebaran


TAHUN 2005


SBT : Internet Gratis Plus Ta’jil Di Posko Lebaran
APEL SIAGA.
Dalam rangka menyambut Hari Raya Keagamaan yaitu Hari Raya Idul Fitri 1426H, Natal 2005 dan Tahun Baru 2006, maka pada hari Kamis (27/10) telah dilakukan apel siaga TELKOM Terpadu di Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya. Di hari raya keagamaan tersebut SBT membentuk POSKO TELKOM Terpadu guna memberikan Layanan Prima pada para pemakai Jasa Telekomunikasi.
GM TELKOM SBT, Badriyanto mengatakan bahwa pembentukan POSKO ini adalah wujud komitment untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat khususnya menyambut lebaran 1426-H, Natal 2005 dan tahun baru 2006. Value dan manfaat yang kita peroleh antara lain dapat meningkatkan citra layanan Telkom, meningkatkan fungsi fastel layanan umum, serta sebagai media promosi, memperluas pasar dan informasi guna kepuasan pelanggan.
Untuk itu saya tegaskan kepada rekan-rakan yang ditunjuk sebagai petugas POSKO agar melaksanakan dengan baik dan benar, pahami prosedur tetap, sehinggga bila diperlukan dapat ditangani dengan tuntas. TELKOM SBT siap menemani dan mengawal mudik pelanggan di perjalanan dan kampung halaman sampai ke terminal seperti halnya tadi pagi fastel lebaran ”TELKOMPeduli” di terminal Bungurasih yang ditinjau oleh KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim, Kamis (27/10).
Layanan TELKOMSiaga Lebaran 2005 ini harus mampu memberikan kenyamanan bagi pemudik dengan kendaraan pribadi atau umum yang melakukan perjalanan mudik. POSKO TELKOMSiaga Lebaran 2005 ini memberikan layanan utama (Peta Mudik + Layanan Fastel) dan layanan akses informasi (Info Bengkel, Info RS, dll).
INTERNET GRATIS.
Sementara itu, DGM SBT, M. Firdaus selaku penanggungjawab operasional TELKOM SIAGA Lebaran 2005 merinci fasilitas POSKO, antara lain : Fasilitas istirahat, kamar kecil, tempat wudhu/sholat, Informasi umum keberadaan RS, Bengkel, RM, Pusat oleh-oleh/makanan khas, Ta’jil, Air minum, Peta perjalanan, P3K, Telepon Lokal Gratis, TELUM Flexi. Internet Gratis, Penjualan perdana Trendy area Jatim, voucher. Firdaus juga menjelaskan fungsi POSKO kepada para SATGAS/Petugas POSKO, antara lain : Fungsi POSKO TELKOM PEDULI, Fungsi POSKO TELKOM SIAGA dan Fungsi POSKO SIAGA PENGAMANAN.
Di tingkat DIVRE-V sendiri dalam rangka layanan Lebaran 1426-H telah dilaunching Sinergi Telkom Group pekan kemarin dipusatkan di POLDA JATIM. Sinergi antara TELKOM dengan seluruh unit bisnis dan anak perusahaan akan memberikan competitive advantage yang dapat semakin memberikan nilai tambah bagi pengguna produk-produk TELKOM. Secara jangka panjang, TELKOM Sinergi ini selain akan menjaga pasar yang sudah teraih, juga akan semakin meluaskan pasar.

 NURSIDIK

Penghargaan & Promosi Pada Upacara HARBAK POSTEL Ke-60 DIVRE-V


TAHUN 2005


Penghargaan & Promosi Pada Upacara HARBAK POSTEL Ke-60 DIVRE-V

UPACARA.
Tanggal 27 September 1945 merupakan momentum sejarah perjuangan PTT yang setiap tanggal 27 September selalu dirayakan Sebagai Hari Bhakti, seperti di DIVRE-V. Mulai olahraga, MAQ, jalan sehat keluarga dan bazaar diadakan. Puncaknya adalah Upacara Hari Bhakti Postel ke-60 di halaman Kantor DIVRE-V, Jln. Ketintang 156, Surabaya yang dihadiri oleh para Pensiunan, Mitra dan seluruh Karyawan yang berseragam batik.

Sejarah Perjuangan PTT dibacakan oleh Ketua DPW SEKAR DIVRE-V, Budhi Prastyo. Kemudian sebelum KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim selaku pembina upacara membacakan sambutan DIRUT TELKOM, berkenan menyerahkan sejumlah penghargaan dan promosi, antara lain :

PROMOSI & MUTASI.
Kukuh Pribadijanto NIK : 660238 jabatan baru ialah SM Business Dev DIVRE-I Sumatra, Badriyanto NIK : 590482 jabatan baru ialah GM TELKOM SBT, Suparwiyanto NIK : 660338 jabatan baru ialah GM Telkom Madiun, Yoyok Setyono NIK : 660350 jabatan baru ialah DGM TELKOM SBB, Sujito NIK : 680355 jabatan baru ialah DGM TELKOM Malang, Mulyanta NIK : 641903 jabatan baru ialah DGM Telkom Madiun dan Heru Widodo NIK : 630702 jabatan baru ialah DGM TELKOM Jember.

REWARDS.
Sejumlah 42 rewards juga diserahkan, yaitu rewrds untuk Best Mitra Wartel/Warkom type besar dan kecil, Best Mitra PPLT Wireline, Plasa Telkom, Flexi Centre, Payment Management, Authorized Dealer, Best Mitra KP2LN, SLG, Outlet Flexi, Best Mitra Outsourcing jaringan akses tembaga, MAQ, Gelar IBO, Best POSKO Security Awards, TELUM COIN, Pengelola TELUM, Best Innovator IT, Best Innovator Tools, Best Innovator Strategic, Best Innovator Tactical, Best AR Wartel, Best Mitra Cleaning Service, Best Mitra Security Awards, CSR Flexi Centre, CSR Plasa Telkom, Agen 147, Santunan, Modal Kerja, Penyematan Ahli K3 dan Tanggap Darurat.

Tema Hari Bhakti POSTEL ke-60 ini adalah : Meningkatkan Pelayanan dan Kinerja Pos Dan Telekomunikasi Untuk Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan. Usai upacara KADIVRE-V bersalaman dengan para pensiunan termasuk kepada Pak Suroto mantan KAWITEL-VII yang turut menghadiri undangan upacara ini.

 NURSIDIK

Hasil Marketing Intelijen SBT Membelalakkan Mata


TAHUN 2005


Hasil Marketing Intelijen SBT Membelalakkan Mata

OUTLET.
Dua rekan dari Marketing, yaitu Kang Dody dan Kang Djun pada hari Senin (26/9) mencoba melihat situasi terkini tentang bagaimana ketatnya “potret” persaingan pertelekomunikasian antar operator di Surabaya. Kedua rekan tersebut “berjalan” menyusuri beberapa outlet Flexi. Setiap outlet yang berbranding Flexi dihampiri.

BERTANYA.
Sederhana saja, kedua rekan Sang “Marketing Intelijen” tersebut cukup menanyakan hal-hal yang ringan-ringan saja kepada petugas outlet, seperti : apa kabar, saya dari TELKOM SBT, bagaimana hasil penjualan pulsa - voucher Flexi, ada yang bisa kami bantu, dan sebagainya.

Ketika tiba di sebuah outlet di bilangan Jalan Karah Indah, Surabaya, dihampirinyalah outlet ber branding Flexi yang “full Flexi colour” tesebut. Dua orang gadis yang kemudian diketahui bernama Mbak Ningsih dan Mbak Avi saat itu sedang bertugas di outlet. Sapaan rekan intelijen disambut ramah, kemudian pertanyaan ringan meluncur.

Bagaimana, kalau Mbak kami seragam kaos Flexi mau, nggak ? Wah, mau sekali, Pak, soalnya sekarang saya baru punya satu saja, jawabnya. Jadi kami memakainya hanya seminggu sekali. InsyaAlah dalam waktu dekat akan kami kirim. Oh,…ya kalau ditambah dipasang spanduk di sebelah situ bagaimana, tanya rekan Telkom sambil menunjuk jarinya kearah yang dikehendaki. Nggak apa-apa, Pak, soalnya memang Bapak saya ingin menambah spanduk Flexi di space yang kosong situ.

TERBELALAK.
Jadi pemilik outlet ini Bapak Mbak sendiri ? Ya, Pak, jawabnya singkat. Lalu ia menambahkan, bahwa Bapaknya bekerja di TELKOM. Kalau gitu kebetulan dong, tolong sampaikan kedatagan kami ya, Mbak. Terus penjualan Flexi bagaimana, Mbak ? Flexi paling laku disini, Pak. Bahkan orang mengira disini berjualan Flexi thok (saja : Red). Sang “intelijenpun” terbelalak, sambil berguman, bahwa dampak Branding Flexi ini ternyata sungguh luar biasa kuatnya terhadap “perceiveness” masyarakat.

Kalau produk lain gimana, Mbak ? Simpati dan Flexi sama paling laku, urutan berikutnya adalah Mentari. Kalau Fren atau yang lainnya gimana ? Wah,…nggak laku, Pak, pokoknya boleh dibilang mati dech, Pak.

 NURSIDIK

PERAYAAN HARI BHAKTI POSTEL 2005 DI KANCATEL SIDOARJO


TAHUN 2005


PERAYAAN HARI BHAKTI POSTEL 2005 DI KANCATEL SIDOARJO


Tahun ini perayaan Hari Bhakti POSTEL ke 60 yang jatuh pada tanggal 27 September 2005 terasa sangat istimewa karena baru Tahun ini dalam upacara semua pegawai memakai seragam Bermotif batik, tak kecuali yang dilakukan oleh seluruh Karyawan dan Karyawti Kancatel Sidoarjo yang juga dihadiri oleh sesepuh Telkom (Para Pensiunan).

Dalam sambutannya Mulyadi selaku pembina upacara mengatakan di era kompetisi ini kita di tuntut untuk lebih professional dalam mengelola bisnis Telekomunikasi ini, sebab saat ini begitu banyak bermunculan kompetitor yang mengelola bisnis sama dengan Telkom dan para kompetitor ini akan menggunakan segala cara untuk menjatuhkan Bisnis Telkom oleh karena itu Mulyadi mengajak seluruh karyawan untuk ikut aktif memposisikan dirinya sebagai seorang marketer sehingga seluruh produk Telkom dengan cepat dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

Pada kesempatan lain Mulyadi juga mengatakan bahwa Telkom saat ini dituntut untuk meningkatkan Kapitalisasi 3 X lipat di Tahun 2010 dengan kata lain bila Tahun ini Kapitalisasi Telkom 10 MILIAR US DOLLAR maka pada Tahun 2010 harus mencapai 30 MILIAR US DOLLAR, masih kata Mulyadi untuk mencapai ini maka seluruh Jajaran Telkom harus meningkatkan naluri Bisnisnya untuk meningkatkan Revenue growth Enhancements dan Technology & Capex management.

Pada saat bersamaan juga diserahkan berbagai macam Reward untuk apresiasi kepada Karyawan dan Mitra telkom, adapun Reward tesebut diberikan kepada warung Telkom terbaik, Authorized dealer terbaik, AR terbaik, Ketua BTS terbaik serta Pengelola STO terbaik dibidang Jaringan Akses, Mulyadi juga memberikan penghargaan khusus kepada KOPEGTEL CITRA DELTA Sidoarjo sebagai pengelola E-Voucher terbaik yang omzetnya sudah mencapai 1,8 Miliar dan pangsa pasarnya sudah sampai di luar Jawa seperti Kupang, NTT dan Papua.

Untuk berbagi rasa dengan rekan kita para tukang Becak yang sering nongkrong dan menjaga STO Sidoarjo Mulyadi memberikan bingkisan sembako kepada 25 orang supir becak yang selama ini ikut activ menjaga lingkungan Kantor Telkom Sidoarjo.

Pada akhir acara dilaksanakan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur kita kehadapan Tuhan Yng Maha Esa, dan diikuti oleh para pensiunan Telkom.

By nayaw

SBT Menyambut HARBAK POSTEL Ke-60 Dengan BUNGA


TAHUN 2005


SBT Menyambut HARBAK POSTEL Ke-60 Dengan BUNGA

SAY WITH FLOWER.
Sekuntum bunga bisa dipakai media untuk mengungkapkan cinta kasih. Cukup “Say with Flower”, maka seseorang kekasih, gadis atau pelanggan, atau siapa saja pasti akan tersanjung. Demikian juga dengan kegiatan jajaran JAWARA TELKOM SBT dalam memeriahkan HARBAK POSTEL ke-60 dengan belomba merangkai bunga, Senin (26/9) di Gedung OPMC Lantai-2, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Lomba merangkai bunga ini khusus dilakukan oleh jajaran Opharjarakses TELKOM SBT. Pesertanya ialah dari PCAN, CCAN, Adlog/MFRAN. Karena bunga adalah identik dengan kelembutan, maka tak heran kalau pesertanya adalah Ibu-Ibu. Keluar sebagai Juara-I adalah Adlog/MFRAN, Juara-II adalah PCAN dan Juara-III adalah CCAN.

Perayaan menyambut HARBAK untuk SBT kali ini memang benar-benar semarak, sebab seluruh jajaran dan TKM ikut berpartisipasi dengan jenis lomba yang cukup banyak. Kapan lagi merayakan Ultah perusahaan yang hanya diadakan setahun sekali, sekaligus mengenang perjuangan para pendahulu, para AMPTT, kalau tidak sekarang kapan lagi, mumpung ada kesempatan dan peluang.

Selain berbagai lomba, jajaran JAWARA SBT juga tak lupa mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rakhmat dan karuniaNYA, sehingga hari bersejarah ini dapat kami rayakan. Lomba yang kami adakan merupakan media membentuk Teamwork untuk meningkatkan performansi perusahaan yang kita cintai bersama umumnya dan para JAWARA khususnya. Jadi kita mulai dari diri kita sendiri, dari unit terkecil, yang ujung-ujungnya untuk perusahaan.

 NURSIDIK

2 Hari Audit Kontrak Manajemen di Kandatel SBT.


TAHUN 2005


2 Hari Audit Kontrak Manajemen di Kandatel SBT.

Pada tanggal 25 s/d 26 Juli 2005, Kandatel Surabaya Timur sekali lagi melakukan terobosan inovasi katagori Strategi, Taktikal mencakup juga katagori tehnikal yaitu berupa Pelaksanaan Audit Kontrak Manajemen.

Maksud dan tujuan audit adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan apakah sesuai dengan panduan yang seragam bagi seluruh Jajaran SS dan Manajer Catel di Catel, Asman dan Manajer di Kandatel Surabaya Timur dalam hal pelaporan Performansi Operasional, dari sejak pengumpulan data sampai dengan proses perhitungan dan pengiriman laporan, baik laporan bulanan, triwulan maupun tahunan. Fokus audit adalah : Standarisasi proses bisnis, pengolahan, perhitungan, evaluasi dan pelaporan performansi operasional dan Kontrak Manajemen.

Konsistensi sebuah proses merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, baik peningkatan dibagian Front Liner maupun di bagian Back Room, yang sekaligus sebagai salah satu alat pengendali strategis dari manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan dalam meningkatkan kualitas Pelayanan, Effektivitas (dalam pencapaian hasil), effisiensi (atas sumber daya) dan produktivitas (dalam mengelola asset).

Pelaksanaan Audit dibagi menjadi 3 Team yang terdiri dari :

Team 1 : Sdr. Bambang Samudra (Performansi Divre V) dan Sdr. Heroe Soebijantoro melakukan Audit di lokasi : Kancatel Sidoarjo dan Jaringan Akses Network.

Team 2 : Sdr. Mariyanto (Performansi Divre V) dan Sdr. SR. Saputro untuk lokasi Jajaran : SDM, KUG, Pran Akses serta Kancatel Mojokerto.

Team 3 : Sdr. Hartanto dan Sdr. Dadan Safril H. untuk lokasi jajaran : Marketing, CS dan Kancatel Jombang.

Meskipun dengan peluh serta senyum kecut apabila ada pertanyaan-pertanyaan auditor yang tidak terjawab, tetapi 99% (sembilan puluh sembilan persen) Auditee sangat antusias dan sangat respon sekali dengan adanya pelaksanaan Audit KM ini, mereka berharap bahwa di Akhir tahun 2005 dilakukan Audit KM sekali lagi untuk mengetahui hasil dan evaluasi KM tahun 2005, tentunya dengan konsekwensi GM Kandatel SBT harus rela dan rela sekali lagi merogoh dalam-2 saku celana pribadinya untuk memberikan sekedar reward mengingat anggaran reward Kandatel SBT tahun 2005 yang sudah lama habis.

BRAVO Kandatel SBT !!!

(SR. Saputro/SBT).

GM SBT Pantau Perkembangan Bisnis & Fenomena Serangan Kompetitor Di Jombang


TAHUN 2005


GM SBT Pantau Perkembangan Bisnis & Fenomena Serangan Kompetitor Di Jombang

KOMPETITOR.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho bersama 4 Manager selaku Senior Leader melakukan pemantauan perkembangan bisnis dan fenomena kompetitor terkini di TELKOM Jombang pada hari Rabu (27/4). Gencarnya kompetitor (Indosat) “menyerang” daerah-daerah di Jombang tak membuat manajemen gentar, maka tak pelak New Strategy sebagai jurus serangan lanjutan dalam menghalau kompetitor siap diluncurkan.

PERFORMANCE REVIEW.
New Strategy tersebut terpicu, ketika Manager TELKOM Jombang, Sutimin membedah portofolio bisnis memaparkan Performance Review dan hasil evaluasi Triwulan-I yang diminta oleh GM. “Sepanjang perjalanan saya menuju ke Jombang, Brand Flexi pada setiap tiang telepon sudah mampu menguasai imej dan persepsi kastemer, termasuk dapat menggetarkan kompetitor. Namun Gerai dan spanduk kompetitor juga tak mau kalah semakin diperbanyak, let’s fight…!!!””, kata GM.

Basis serangan kompetitor memang ada di desa-desa atau daerah-daerah seperti Jombang, jadi kita harus kuasai market share dulu, kata GM lagi. Manager Marketing, Marnoto memberi dukungan penuh atas rencana serangan di Triwulan-II ini dengan menawarkan konsep marketing terbaru, yaitu ‘spreading places of Flexi Walk’, yaitu penyebaran tempat-tempat Flexi Walk, dimana konsep ini sudah dilakukan oleh Jakarta. Marketplace mendapat sorotan khusus manajemen.

OPSI PELUANG.
GM mengatakan, bahwa masih banyak opsi peluang dalam menguasai market share, jadi konsep yang ditawarkan Pak Marnoto adalah salah satunya. Peluang Wartel dan ‘spreading outlet’ dengan RuleNumber One, yaitu “All Demand Must Be Served” juga merupakan opsi yang akan mampu menggenjot growth. Kita garap peluang tersebut untuk memperkecil peluang kompetitor. Dimana ada market, disitu kita libas termasuk daerah pabrik. Gunakan Knowledge Market dan buatlah paket-paket menarikdan event khusus, agar customer bisa memilih. Who win customer, wins the competition. Jangan lupa gandeng Supplier untuk strategi Partnershipnya, pinta GM.

Beberapa Growth Minus yang dipaparkan Pak Sutimin tadi harus kita bendung, sedangkan Growth yang sudah memperoleh Achievement diatas target harus dipertahankan. Sementara itu Manager Perencanaan, Arief Setiawan bertekad mendukung menggejot Growth. Menurut Arief, dari sisi interkoneksi di Jombang growthnya sangat menarik ketimbang Datel, inilah yang membuatnya optimis. Di Jombang sebagai pemicu Growth SLI adalah interkoneksi, kata Arief usai melihat angka-angka yang ditayangkan Sutimin.

ACHIEVEMENT.
Beberapa achievement di triwulan-I, terutama The Real Sales dibedah satu persatu, sebab inilah yang menjadi tumpuan bisnis yang merepresentasikan performance dari Business result. Tahapan Milestone yang didisain telah digelar dan dipaparkan hingga akhir tahun. Potensi, tantangan dan strategi direview dan dibahas. Masalah penetrasi pasar dan C2SE dipicu dan dipacu oleh Manager CS, Gatot Indra, dengan memaparkan beberapa pikirannya sesuai dengan kondisi aktual pasar, sesuai dengan kondisi “competitive environment”, kemudian masalah Budget yang sesuai dengan “Rule Number One” juga mendapat dukungan luar biasa dari Manager Keuangan, Kankan Iskandar. Top Manajemen dan Para Senior Leader SBT siap memberikan dukungan penuh kepada TELKOM Jombang untuk “Fight” di semester pertama atau Triwulan-II ini. Strategy and business development terkuak, serta beberapa trik bisnis juga dimunculkan dalam forum ini, termasuk issue teraktual soal kompetitor, sehingga mengenergizes jajaran Telkom Jombang khususnya, dan SBT umumnya.. Let’s Fight ….!!!



 NURSIDIK

Mojokerto Sosialisasikan Flexi di hadapan 134 Kepala Desa


TAHUN 2005


Mojokerto Sosialisasikan Flexi di hadapan 134 Kepala Desa

Dlanggu-Mojokerto. Dalam era kompetisi saat ini sangat tepat bila PT Telkom menghadirkan solusi komunikasi bagi masyarakat. Ditunjang dengan keberadaan produk Telkom Flexi semakin membuktikan bahwa PT Telkom senantiasa memberikan pilihan terbaik.Meskipun nantinya keputusannya akhirnya berada pada calon pelanggan, namun dalam hal keunggulan-keunggalan baik secara teknis maupun non teknis kiranya calon pelanggan perlu mengenal produk Telkom Flexi.

Sekarang ini sudah bermunculan beberapa operator yang bergerak pada alat komunikasi tanpa kabel atau yang dikenal telepon seluler. Sehingga peluang untuk memilih pada kebutuhan yang tepat harus benar-benar dipertimbangkan.

Demi menunjang kualitas sinyal Flexi telah dibangun beberapa pemancar dibeberapa lokasi di Mojokerto antara lain Bangsal, Kemlagi,Gedeg, Balongmojo dan Dlanggu. Sehingga masyarakat yang berada disekitar lokasi pemancar tersebut akan mendapatkan sinyal Flexi yang kuat.

Untuk lebih mengenalkan produk Flexi, hari ini, Rabu (26/1) PT Telkom bekerjasama dengan Kecamatan Delanggu menggelar acara yang dikemas dalam Program Layanan Tanpa Tolak dan Sosialisasi Telkom Flexi. Hal ini merupakan program sosialisasi produk Flexi dengan mengundang 8 Camat dan seluruh Kepala Desa sebanyak 134 desa sekabupaten Mojokerto. Acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto Bp. Dr.HR. Suhardiyono Irawanto, MS itu diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Dlanggu dengan memberikan bantuan berupa Flexi Home kepada Kepala Desa Ngembat. Desa ini dipilih karena lokasinya yang rawan bencana alam sehingga dengan fasilitas Telkom Flexi ini bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan pihak luar. Khusunya untuk koordinasi dengan pihak terkait seperti (SATKORLAK PB). Hal ini juga merupakan bentuk konkrit terhadap social responsibility PT Telkom kepada desa yang rawan bencana tersebut, senada dengan apa yang disampaikan dalam kata sambutan Deputy General Manajer Telkom Surabaya Timur, M. Firdaus.

Dalam kata sambutannya, Wakil Bupati juga memberikan gambaran bahwasanya semua keputusan terhadap banyaknya pilihan solusi komunikasi terpulang kepada masyarakat “Namun terus terang saja saya sudah pesan 1 buah Flexi Home” ungkap beliau yang disambut tepuk tangan para undangan.

Seperti diberitakan dalam harian ini beberapa minggu yang lalu bahwasanya di wilayah Telkom Mojokerto ini telah ditambah 5 buah pemancar untuk memperkuat sinyal di 5 lokasi yang meliputi Bangsal, Kemlagi,Gedeg, Balongmojo dan Dlanggu ditambah 1 repeater di Pacet. Dan menurut rencana seperti yang diungkapkan M. Firdaus, di Mojokerto dalam waktu dekat akan ditambah 3 pemancar lagi untuk lebih menyempurnakan kekuatan sinyal Flexi.(nng)

Jama’ah Masjid DIVRE-V Full, Karena Ada CEROM


TAHUN 2005

Jama’ah Masjid DIVRE-V Full, Karena Ada CEROM

HARI KE-23.
Masjid TAKHOBBAR DIVRE-V memasuki hari ke 23 tetap saja stabil dan full, sebab ada CEROM (Ceramah Romadhon). Hal ini dikemukakan oleh Imam sekaligus sebagai Penceranah, Pembawa CEROM pada hari Rabu (26/10) di Jln. Ketintang 156, Surabaya.

QUR’AN AL-MULK.
Ustadz mengatakan, bahwa kita hidup ini diuji, siapa yang paling baik amalan diantara kita ummat muslim. Mana yang bisa membedakan yang halal dan haram. Kenapa diuji ? Supaya bahagia dunia akhirat. Sebab kita memang terkadang meremehkan sholat, ini membuktikan bahwa tak semua dari kita ummat muslim melaksanakan perintah Allah SWT dengan baik.

Pada Allah SWT yang menjadikan bumi seisinya untuk rohmatan lil ‘alamiin, tapi apa bukti bhakti kita kepadaNYA ? “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjuru dan makanlah sebagian rejekiNya. Dan hanya kepadaNyalah kamu kembali.” (Qs. al-Mulk [67]:15).

KEBUTUHAN AZASI.
Pada dasarnya, manusia berjalan di muka bumi ini untuk memenuhi kebutuhan asasinya dan kebutuhan pelengkapnya sebatas kemampuannya. Agar manusia tidak terjatuh kepada pemenuhan yang salah, Islam datang dengan sistem hukum yang mengatur tata cara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Tidak cukup hanya itu, Islam juga telah menjelaskan kepada manusia barang dan jasa apa saja yang seharusnya dikonsumsi, sekaligus apa saja yang tidak boleh dikonsumsi. Dengan aturan-aturan ini diharapkan manusia mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan asasinya serta bila mungkin bisa memenuhi kebutuhan pelengkapnya. Kaum muslim tidak diperbolehkan mencuri, merampok, menjambret, dan lain-lain. Sebab, aktivitas semacam ini bukanlah cara yang dibenarkan oleh Islam untuk memenuhi kebutuhan hidup. Islam juga melarang kaum muslim mengkonsumsi khamer. Sebab, benda-benda semacam ini merupakan benda yang haram untuk dikonsumsi. Islam juga melarang jasa pelacuran. Sebab, jasa semacam ini adalah jasa yang diharamkan dalam Islam.

Demikianlah, Islam sebagai dien agung dan sempurna telah menerangkan kepada manusia tatacara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, sekaligus obyek apa yang boleh digunakan untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan manusia. InsyaAllah kebahgiaan dunia dan akhirat kita dapat.

 NURSIDIK

Kegiatan 6-R SBT “Gardening On The Street”


TAHUN 2005

Kegiatan 6-R SBT “Gardening On The Street”

DUA KALI.
Komitment 6-R tetap kuat, hingga tak heran kalau sebanyak dua kali (Tanggal 19/8 dan 26/8) SKJ jajaran TELKOM SBT diganti dengan kegiatan 6-R. Lokasi kegiatan 6-R terpencar di seluruh STO, sehingga seluruh SDM juga mendapat job dibagi di beberapa lokasi STO. Pengelolaan konsumsi juga rapi, di drop tepat waktu.

GARDENING.
Kalau Jum’at sebelumnya melakukan pengecatan “berm-trotoar” dengan warna warni Flexi, maka Jum’at ini (26/8) kegiatannya cukup spesifik dan focus, yaitu mengerjakan “gardening” berupa penanaman tanaman hias yang indah dengan warni warni ceria. Selain tanaman hias berbunga, juga tanaman buah, sebab selain buahnya bermanfaat, rindangnya daun akan membuat lingkungan sejuk dan nyaman. Tanaman hias, baik bunga maupun tumbuhan berdaun indah. Sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati memang harus dimanfaatkan sebagai tanaman hias.

ON THE STREET.
Gardening biasanya dilakukan untuk menghias taman dan halaman rumah atau perkantoran, namun yang ini beda, sebab dilakukan dipinggir jalan raya yang merupakan jalanan umum warga kota yang mestinya menjadi tugas Pemerintah Kota (PEMKOT) cq. Bagian Tata Kota. Namun karena PEMKOT tak pernah menyentuhnya, maka pihak TELKOM berinisiatif peduli lingkungan yang memang selaras dengan GCC. Wajah kota semakin “cantik” alami.

Tanaman hias sangat menambah keindahan kota dan lingkungan kantor Telkom STO Manyar. Di dalam dan di luar halaman bersih. Para customerpun pasti akan “ngiler” melihat “view” yang menyejukkan mata dan hati, sebab memang resik dan rapi. Karyawanpun merasa nyaman bekerja dalam meningkatkan produktivitas individu dan mendongkrak kinerja unit. Baru lihat bunga saja, hati customer akan berbunga-bunga.

 NURSIDIK

SBT : Josss…..!!! STO Waru-I Close Pemasaran POTS 2005


TAHUN 2005

SBT : Josss…..!!! STO Waru-I Close Pemasaran POTS 2005

ULANGI SEJARAH.
Kalau Pemasaran POTS tahun lalu berhasil dilibas akhir April 2004 oleh STO Waru-I, kini sejarah tersebut diulangi lagi, hanya saja ditengah gencarnya kompetisi yang amat ketat, dimana hal tersebut sungguh butuh effort dengan cara-cara yang tak seperti biasa, maka target 2005 mampu dilibas di bulan Mei 2005, tepatnya 26 Mei 2005. Walhasil,… berturut-turut Tim Penjualan Telkom SBT mampu melibas, mulai dari Sales Flexi, POTS STO Injoko, kini POTS STO Waru-I. Ruarr biasaaa……!!!!

TIM PENJUALAN.
Manajemen sangat concern dengan memberi dukungan penuh kepada tim penjualan (Sales Team), yang setiap minggu selalu melakukan apel pagi, untuk koordinasi dan komunikasi secara internal. Segala kendala lapangan selalu dikomunikasikan mingguan, solusinya juga secara instant, yaitu harian dan berakhir di week end.

Dengan menjamurnya seluler, maka para Marketer fixed phone memang harus mengeluarkan ‘adrenalin’, kerja super ekstra agar produk yang satu ini mampu dipasarkan meraih konsumennya, memang cukup susah, tapi itulah tantangan dalam berkompetisi.

Solusi selalu diupayakan, seperti merubah system kerja, yaitu 70 % kerja lapangan, dan 30 % kerja administrasi. Jadi lebih banyak “menyerang”. Semua resources dikerahkan secara optimal dan maksimal. Nuansa Hari Kebangkitan Nasional di bulan Mei 2005 ini sangat kental menginspirasi para Marketer dalam melakukan serangan pasar.

HYPERCOMPETITIVE.
Era sekarang memang berbeda dengan tahun lalu, dimana dalam waktu setahun peta persaingan dan komposisi market share sudah berubah pesat. Persaingan terjadi begitu ketatnya, hingga ada yang menamakan HYPERCOMPETITIVE. Di era ini, Tim Penjualan POTS temasuk Non POTS Telkom SBT selalu mengcreate terobosan dan selalu mengupayakan solusi, agar Tim tetap solid, dan ujung-ujungnya mampu melibas target.

Mengelola team penjualan membutuhkan keahlian unik, yang tidak mudah dikuasai. Para Bapak Angkat atau para Sales Commander atau Team Leader baru atau yang berpengalaman, semua berkepentingan untuk memeras otak meningkatkan Knowledge, skill, dan Attitude mereka, guna menghadapi berbagai peluang dan kendala di celah ganasnya pasar.

Menyadari suhu persaingan yang makin panas, para Bapak Angkat Sales selalu berfikir untuk mencari jalannya sendiri, yaitu sebuah strategi yang tak selalu sama atau pasti akan berbeda dengan tempat lain.

Para Bapak Angkat Sales ini selalu bermain dengan strategi, selalu berhitung, selalu melototin ‘goal setting’, selalu mengembangkan tim, selalu bermain dengan ‘sales forecasting’, selalu selektif menjual, juga bermain dengan waktu dan yang pasti selalu bermain dengan ‘stress”. Itulah yang dinamakan dengan CARA YANG LUAR BIASA. Semoga STO lain menyusul dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Selamat….!!!!

 NURSIDIK

Ekspansi Usaha, Kopegtel Mojokerto Membangun Gedung Baru


TAHUN 2005

Ekspansi Usaha, Kopegtel Mojokerto Membangun Gedung Baru


Setelah selesai membangun Flexi Center dengan aset 600 jt, Kopegtel Mojokerto kini mengembangkan sayap bisnisnya dengan membuka lokasi bisnis baru yang meliputi pembayaran SOPP, penjualan terminal Flexi, perdana dan Voucher berikut aksesoris lainnya.

Lahan baru yang menghabiskan dana 700 juta ini nanti diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap revenue Kopegtel. Sisi lain ini juga dalam upaya mendukung kebijakan-kebijakan Manajemen Telkom utamanya dalam pengadaan stater pack voucher trendy yang pada saat ini Mojokerto masuk dalam 8 besar Nasional.

Disamping itu, guna mempercepat pertumbuhan Flexi (grow faster) Kopegtel telah melengkapi para Commander Battle Field (CBF) dengan sarana kerja berupa KBM-2 sebanyak 5 unit masing-masing untuk CBF Pacet, CBF Dlanggu, CBF Mojosari, CBF Ngoro Industri dan CBF Mlirip. Tugas para CBF ini adalah mendistribusikan, memantau dan mengevaluasi hasil penjualan voucher yang didistribusikan di wartel-wartel Area MR tersebut.

Jumat malam kemarin Manajer Kancatel Mojokerto berkenan meresmikan pembukaan gedung baru tersebut yang juga dihadiri oleh para Senior Supervisor, Pengurus, Pengawas dan para Manajer Kopegtel beserta seluruh keluarga dengan sajian “kambing guling” ala Mojokerto.

Dalam kata sambutannya Manajer Mojokerto Imam Moencar, yang juga sekaligus selaku Pembina Utama Kopegtel bahwa kerjasama ini memang harus dilakukan dengan niat baik. Dan jangan sampai Koperasi Pegawai Telkom ini terkesan menjadi sapi perah perusahaan (Telkom). Dan berpesan dengan gedung baru ini seluruh komponen Kopegtel dapat lebih meningkatkan performasi bisnisnya yang ujung-ujungnya nanti demi kesejahteraan anggota.

Ditambahkan pula Oleh Imam Moencar Kopegtel selaku mitra bisnis seperti salah satu dari sisi mata uang yang tidak terpisahkan sehingga anggota/pegawai pun berusaha terus berperilaku "komitmen" (seperti silaturahmi patriot 135) berjabat erat bersama memutar roda "new driver engine flexi" dengan awak nan militan. Tidak ada kata lain kecuali dengan disiplin, peduli dan kerjasama maka seluruh rantai silaturahim antara pelanggan, mitra outlet, warkom akan tersambung dan secara cepat pula pesaingpun putus asa.




Ditempat terpisah dalam paket acara malam kemarin, Ketua Kopegtel Oemar Poernomo menegaskan bahwa doakan saja dalam waktu dekat Kopegtel juga dapat merealisasikan tempat lokasi bisnis baru yang saat ini masih “diincar” karena tempatnya yang cukup strategis. Kalau lokasi bisnis sudah banyak, kita tinggal mengembangkan strategi bagaimana bisnis Kopegtel Mojokerto ini kedepan bisa “menggurita”. Kami mohon dukungan semua pihak terutama para Manajer Kopegtel yang merupakan ujung tombak operasional pada unit-unit usaha, demikian Oemar Poernomo.

Nanang Kristyo M, melaporkan dari Mojokerto.

Mutasi Jajaran TELKOM SBT Adalah Rebalancing Power


TAHUN 2005

Mutasi Jajaran TELKOM SBT Adalah Rebalancing Power

MUTASI.
Disela-sela pelaksanaan Coffee Morning di ruang Committed 2 U Gedung OPMC, Jl. Ketintang 156, Surabaya, Senin (25/4), Manajemen TELKOM SBT menyempatkan untuk menyerahkan SK Mutasi dan Promosi kepada sejumlah karyawan.

7 ORANG.
Sebanyak 7 (tujuh) orang karyawan yang menerima SK tersebut adalah : Panji Laras /540830 ke Performansi Ktr Divre-5, Bambang Suliyadi/551274 ke FRAN SBT, Heroe Subijantoro/642119 ke Performansi SBT, Handoyo/640804 ke PCAN Darmo SBT, Sri Wahono Purwadi/550242 ke MDF SBT, Kuswanto/621968 ke MDF Darmo serta Dwitya Putra Hadi Subrata/590560 dari DIVRE-5 masuk ke Subdin Data dan Operation Management SBT.

REBALANCING POWER.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho dalam sambutannya mengatakan, bahwa perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat membuat manajemen harus mereposisi organisasi dengan cara memutasikan karyawan yang lebih pas dibidangnya. Dengan demikian terjadilah rebalancing power pada setiap posisi.

Kompetensi SDM terus digulirkan untuk menserasikan komposisi organisasi agar selaras dengan Visi dan Misi di era kompetisi. Posisi pemangku organisasi eksisting yang merupakan power dan senjata stratejik kompetisi memang perlu terus dilakukan updating sesuai dengan perubahan lingkungan eksternal yang merupakan business current issue.

SDM memiliki value strategis, value keunggulan dan value kompetitif, sedangkan organisasi merupakan sebuah system yang harus mampu fight di era kompetisi dan harus leading. Untuk itulah manajemen selalu melakukan update system sesuai dengan perkembangan zaman. Tanpa itu atau kalau statis, maka operator lain lah yang akan leading.

 NURSIDIK

4 Manager SBT Mutasi, “Go Ahead”


TAHUN 2005

4 Manager SBT Mutasi, “Go Ahead”

HR STRATEGY.
Bagaikan gerbong kereta yang selalu “Go Ahead” melaju secara dinamis, serta bagaikan pertandingan catur, maka mutasi atau boleh juga “Job Rotation” merupakan “The Main HR Strategy” dalam suatu organisasi yang saat ini dihadapkan pada dinamika kompetisi penuh. Untuk itu tak heran kalau sejumlah 4 Manager KANDATEL SBT sekaligus telah menerima SK di Kantor DIVRE-V Surabaya pada hari Senin (25/1). Amanah baru kini ada dipundak mereka.

SIAPA SAJA ?
Ada 4 Manager “gerbong” SBT yang “digerakkan” untuk melakukan “serangan” di lokasi “medan tempur” baru, yaitu :
1. Winarto, Manager Access Network mutasi ke DIVRE-V sebagai Manager JAPT digantikan Tri Agus Joko, Ir, MT.
2. Yos Klana, Manager Support mutasi ke DIVRE-V sebagai Manager YAN SDM digantikan Drs. Suroso.
3. Widodo Purnomo, Manager CS mutasi ke DIVRE-V sebagai Manager Pengendalian Alat Produksi digantikan Rd. Gatot Indra.
4. M.Said Hasan, Manager Keuangan mutasi ke SBB sebagai Manager Keuangan digantikan KanKan Iskandar.

Kini para alumni SBT yang memiliki “The Requirements of High Performance Works” tersebut akan menghadapi medan dengan tantangan yang berbeda (New Challenges), yang boleh jadi lebih “ganas” dan lebih “panas”. Memang manajemen DIVRE-V ingin membagi rata kekuatan pasukan ke seluruh JATIM, yang merupakan bagian dari “Succession Planning” seluruh sumber daya dengan mempertimbangkan ganasnya kompetisi yang super edan dan super gila, yaitu Kill or to be killed !!!

Para alumni diuji ditempat yang baru, mampukah mereka ini membawa nama KANDATEL SATU TRILYUN ? “On Going Needs” saat ini adalah menggempur kompetitor dengan menciptakan High Performance Workplace di loker yang baru. Tentu di loker yang baru akan ada “Critical Part In Work Layout, Concept And Frame Work Of Thinking”, namun secara system, benang merah atau pakem akan tetap sama sesuai dengan Visi dan Misi, Leadership Style dan Budaya Perusahaan. Perpaduan antara Seni Perang, Seni Bisnis dan Seni HR Management yang oke…!!! GO AHEAD !!! Selamat dan Sukses !!!

 NURSIDIK

SBT-Mojokerto : Lomba Adzan Bagi Bocah Cilik Di Bulan Ramadhan


TAHUN 2005

SBT-Mojokerto : Lomba Adzan Bagi Bocah Cilik Di Bulan Ramadhan

Melalui lomba Adzan, Mojokerto mencoba meng-creat "bocah-bocah" sejak TK untuk mengenal Flexi. Keceriaan ini kita manfaatkan dengan mengajak mereka bernyanyi jingle Flexi, salam-salam Flexi dan memberikan bukti kepada mereka bahwa inilah Flexi. Mereka bocah-bocah yang cerdas melihat langsung demo orang tuanya menggunakan Flexi, dia raih hadiah dan souvenir2 bernuansa Flexi. Harapan kita adalah mereka hanya akan mengenal Flexi, bukan yang lain!............................

Rangkaian Semarak Romadhan Telkom Mojokerto saat ini Minggu 23 Oktober 2005 menyelenggarakan Lomba Adzan Tingkat Taman Kanak-kanak se Kab Mojokerto. Lomba yang diikuti 65 peserta dari 50 TK itu terbagi dalam 2 , yaitu Lomba Adzan dan Lomba Baca Al Qura’an Surat-surat pendek.

Antusias peserta ini nampak sekali dari kehadirannya yaitu lomba yang direncanakan dimulai jam 08.00 mereka sudah hadir sejak pagi hari beserta Guru dan orang tua murid. Registrasi berjalan tertib karena pendaftaran sudah ditutup sejak Jumat 21 Oktober 2005, namun demikian ada beberapa peserta yang mendaftar saat hadir lomba.

Sambil menunggu dewan juri memproses jura-juara lomba diadakan juga games yang dipandu oleh Agus Riyantowo dibantu sdri. Winda. Mereka diajak untuk bersama-sama menyanyikan jinggle Flexi “Telkom Flexi Bukan Telepon Biasa”

Demo pembuktian bahwa memang Flexi muraaahhhh dengan menunjuk wali murid yang berkenan menghubungi relasinya di luar kota. Salah seorang berhasil menghubungi saudaranya di Bojonegoro. “Suaranya jelas sekali, jernih” katanya

Hasil Lomba

Adzan
Juara I : M. NUR RAFI/TK PERTIWI
Juara II: CHANDRA CHUSNUL YAKIN/ TK ISLAM NURUL HUDA
Juara III: RIZAL FIRMANSYAH/TK BINA PUTRA
Juara IV: M MALIK IBRAHIM/RA HIDAYATULLAH
Juara V : VIKRI INDRA AMINUDIN/TK MUSLIMAT
Juara VI: AKHIDA NAVIS/TK MUSLIMAT NU

Bacaan Al quraan ayat pendek
Juara I: FAHRA SBARINA/TK MUSLIMAT NU
Juara II: ZAMIRA/MUSLIMAT NU
Juara III: CALYSTA RAHMA CAHYO B/TK DEPAG I
Juara IV: TITANIA DWI PERMATA/TK PEMBINA
Juara V: NIAGARA AQIEL RAHMA/TK ARROSYID
Juara VI: ULFA BALQISH R/ TK YAMINNA

oooOOOooo

Flexi Mojokerto Rangkul Komunitas Langitan


TAHUN 2005

Flexi Mojokerto Rangkul Komunitas Langitan

SERANGAN.
Fokus manejemen ialah menjual “two new engine driver” sebanyak-banyaknya, hingga mampu menguasai pangsa / cerung pasar (market share), ini adalah serangan pasar. Kalau fokusnya adalah ‘menjual’, maka caranya bisa bermacam-macam, yaitu penetrasi, promo secara gencar, dan lain sebagainya seperti yang dilakukan TELKOM Mojokerto, Rabu (25/10) di Radio “Raci” FM Mojokerto.

LANGITAN.
Di kota “onde-onde” Mojokerto banyak sekali santri seperti di kota “santri” sendiri, Jombang sebagai markas besarnya yang sering kita kenal dengan komunitas langitan. Komunitas inilah yang dirangkul oleh jajaran Mojokerto dalam upaya penetrasi, promo, jualan menjajakan produk CDMA andalannya, yaitu Flexi.

Mereka adalah Para Remaja Masdjid yang saat ini masih berlangsung dalam acara Terbang Jidor. Acara ini adalah sebagai bentuk kerja sama PT Telkom Mojokerto, RACI FM dan Para Remaja Masjid Mojokerto. Iseng-iseng soal tawaran pakai Flexi, maka goal sementara yang telah dicapai dalam program ini adalah 10 dari para calon “Kyai Langitan” telah mendaftar / menggunakan Flexi.

Ini baru poros langitan yang disasar oleh Marketer Mojokerto, belum lagi poros lainnya yang merupakan komunitas berdaya beli lumayan. Tak tak perlu mendapat restu dari Kyai Langitan untuk membeli produk Flexi, seperti restu politik pada umumnya. Jual beli adalah hak azasi manusia. Bahkan untuk memperlancar komunikasi, para Kyiai dan Ulama’ langitan ini pasti mendukung 200 % kepada santrinya untuk membeli Flexi.

 NANG

JALAN SEHAT BERSAMA KELUARGA BESAR TELKOM SIDOARJO


TAHUN 2005

JALAN SEHAT BERSAMA KELUARGA BESAR TELKOM SIDOARJO


Hari minggu tanggal 25 September 2005, keluarga besar Telkom Sidoarjo dalam rangka menyambut Hari Bhakti Telkom ke 60 melaksanakan kegiatan Jalan sehat bersama yang di ikuti oleh seluruh karyawan berserta keluarga dan rekan TKM bersama keluarganya.

Start dilakukan di depan STO Sidoarjo dan dilepas oleh Manager Telkom Sidoarjo Mulyadi yang didampingi oleh para SS, adapun rute yang dilaluai oleh pejalan sehat antara lain : Start di STO SDA kemudian masuk perkampungan Magersari terus pembagian kupon Door price di depan Ponti Gor Delta Sidoarjo dan berjalan menuju jalan Pahlawan serta Finish lagi di STO Sidoarjo.

Dalam menyusuri jalan tampak sekali keceriaan para peserta walaupun dalam waktu bersamaan kopetitor kita ( Indosat ) juga melakukan hal yang sama dengan warga sekitarnya di lapangan Parkir Gelora Delta Sidoarjo, peserta jalan sehat Telkom cukup menarik perhatian warga yang sedang mengikuti acaranya Indosat karena para peserta Telkom memakai seragam yg cerah bernuansakan produk Telkom sehingga Indosat merasa mendapat saingan kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sesampai Finish di STO Sidoarjo acara dilanjutkan dengan Bazar yg menjual berbagai macam jenis makanan, dan para peserta jalan sehat sangat menikmati makanan yang dijual oleh Ibu ibu Dharma Wanita Telkom Sidoarjo dan sambil menikmati makanan para peserta dihibur oleh Orkes Melayu Palapa dari Porong Sidoarjo, beberapa peserta juga menyumbang lagu untuk memeriahkan acara yang dirayakan hanya 1 Tahun sekali. Panitia Juga disediakan Door Price yang cukup banyak , juga diadakan berbagai macam lomba dari lomba anak anak sampai orang Tua.

Dalam lomba anak cukup meriah dan hampir seluruh anak baik karyawan maupun TKM dengan penuh semangat mengikuti jalannya lomba, untuk lomba mengirim surat kepada Dirut Telkom keluar sebagai Juara adalah Adik DITA putri dari bapak Wayan yang saat ini duduk di kelas VI, sedangkan lomba mewarnai dimenangkan adik ZULPIANA putrid dari bapak Kusdianto.

Acara jalan sehat keluarga besar Telkom Sidoarjo menjadi berbeda karena kehadiran pejabat Divre V yaitu GM Jasnita bapak R GUNAWAN dan Dputy GM SBT Bapak FIRDAUS, disamping itu juga hadir Manager Catel Jombang dan Mojokerto.

By nayaw

13 JAWARA SBT Terima SK Kenaikan TUDAS & Promosi


TAHUN 2005

13 JAWARA SBT Terima SK Kenaikan TUDAS & Promosi

APEL PAGI.
Sejumlah 13 “JAWARA” Telkom Surabaya Timur (SBT) menerima SK kenaikan Tunjangan Dasar (TUDAS), satu diantaranya SK Promosi yang diserahkan oleh Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus saat apel pagi mingguan di halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya, Senin (25/7). Juga ada 53 para JAWARA yang berulang tahun di bulan Juli mendapat ucapan selamat setelah peniupan lilin diatas kue tart.

PERUBAHAN.
Firdaus dalam apel pagi tersebut meminta kepada para penerima SK agar terus memacu prestasi dan kinerja, sedang kepada yang promosi mutasi agar selalu siap kerja keras di loker yang baru. Ini adalah perubahan, dan wajar dalam organisasi yang dinamis. Perubahan kekal tak pernah berhenti.

OKPI.
Menyinggung masalah kinerja yang sudah dipatok dalam OKPI (Operational Key Performance Indicator), Firdaus meminta agar seluruh jajaran JAWARA konsisten terhadap komitment yang dibuatnya sendiri pada Workshop pekan lalu, yaitu untuk mendongkrak kinerja OPKI 2005.

JAWARA harus bangkit untuk mendongkrak kinerja OPKI yang ketinggalan dengan Datel lain, yaitu : MTTR, GAUL, MTTI, Q-Gangguan, juga yang tak kalah pentingya adalah pendongkrakan terhadap LOP (List Of Project) dari 72 % menjadi lebih dari 75 %, sebab LOP ini merupakan salah satu sales factor, pintanya lagi.

Ada factor marketing split didalam LOP, yaitu antara pembangunan (development) dan penjualan (sales). Selain selalu mengevaluasi OPKI, maka kepada para Bapak Angkat masing-masing STO agar selalu mengawal secara ketat progress LOP ini.

Lakukan kembali mapping STO, lokasi mana saja yang dibangun JT, yang sudag laku berapa ? Ini merupakan ALRPO ladang kita yang perlu diamati dan dievaluasi secara intens, buat recordnya. Tahun depan target pasti naik, jadi buat action optimal mulai sekarang. Kerahkan Sales Force, sisir seluruh lokasi, dan buka tenda untuk memangsa beberapa peluang pasar, tambahnya.

Selain memberikan stressing kepada masalah OPKI, Firdaus juga meng address masalah yang tak kalah penting, yaitu masalah SDM JAWARA. Diinformasikan, bahwa pada tanggal 17 Agustus 2005 nanti akan di launching Broadband Competence Centre (BCC). Dikatakan bahwa BCC ini berfungsi juga untuk meningkatkan skill SDM setelah JAWARA Competence Centre (JCC) yang baru saja diresmikan oleh Direktur Enterprise & Wholesale, Arief Yahya beberapa pekan lalu. BCC ini terlengkap di Jawa Timur dan bakal dibenchmark seperti halnya JCC.

InsyaAllah lomba JARAKSES Nasional dimana SBT masih menduduki Juara-II, maka dengan dibangunnya BCC & JCC yang merupakan kawah candradimuka dalam menggodok para JAWARA, maka dalam lomba mendatang SBT dapat meraih Juara-I. Sedangkan untuk Lomba Individu untuk JARLOKAT menduduki Juara-I, JARLOKAF Juara-IV, JARLOKAR Juara-II.

PENERIMA SK TUDAS.
Mereka yang menerima SK TUDAS adalah : Abdul Azis/611930 (CCAN), Lilik Sudarto/590294 (CCAN), Mansur/520339 (PCAN), Eko Agus M/850006 (PCAN), Suyatin/551775 (MCAN), Sudarmaji/621831 (MCAN), Sukesi/510311 (MF&RAN), M. Yasin/621920 (MF&RAN), Hariwijati/700482 (DOMAN), Otty Sulistianie/621916 (DOMAN), Herijanti/530367 (ADLOG), M. Thaha/542232 (ADLOG). Sedangkan yang terima SK Mutasi Promosi adalah Budi Widianto dari Spv. PCAN STO Gubeng ke SS MCAN STO Darmo Surabaya. +++SELAMAT+++

 NURSIDIK

SBT : Temu TKM Kopegtel Mojokerto


TAHUN 2005

Kebijakan PT Telkom berimbas pula terhadap operasional Kopegtel yang notabene merupakan Mitra operasional di lapangan. Ini pertanda perubahan. Dan perubahan di tubuh organisasi adalah hal yang harus dilalui demi peningkatan-peningkatan kinerja Perusahaan. Core bisnis PT Telkom yang kita kenal saat ini adalah POTS (Public Ordinary Telephone Service) merupakan cikal bakal sejak kita mengenal Telkom. Sampai saat ini POTS Mojokerto Area atau Line In Service kurang lebih sudah mencapai 42 ribu pelanggan dengan pendapatan perbulan rata-rata 4 M dengan produksi pulsa mencapai 25 juta.
Saat ini perubahan itu bergulir dengan dikeluarkannya KM 28 / KM 29 dimana regulator (Pemerintah) membuka kran kebijakan kepada salah satu operator jasa telekomunikasi dengan mengeluarkan kode akses SLJJ 01X. Dimana pelanggan PT Telkom diberikan pilihan untuk menggunakan kode akses SLJJ selain yang telah kita kenal saat ini. Ini berarti kran kompetisi sudah benar-benar kita jalani meski kebijakan itu akan berakibat satu sama lain penyelenggara telekomunikasi.
Apa yang harus kita perbuat? Ibarat sebuah kapal, satu dari mesin yang kita namakan POTS sudah mulai ada yang menggerogoti dan lambat laun kapal akan segera terhenti, itukah kompetisi ? Dan kembali lagi apa langkah kita?
Dalam kaitan itu Kopegtel Mojokerto saat ini Rabu, 25 Mei 2005 bertempat di gedung aula Telkom Empunala Mojokerto sedang melaksanakan sosialisasi hal-hal yang perlu kita infokan kepada Mitra Kopegtel (TKM) yang dalam keseharian berperan dalam operasional khususnya di Customer Service.
Mengenalkan New Engine Driver kepada mereka secara sederhana, bahwasannya dalam memoles mesin penggerak baru berupa Flexi dan Multimedia perlu kiat-kiat khusus. Sehingga akan terjadi sinergi kepada mereka dan sekaligus ikut andil dalam upaya percepatan pemasarannya. Disamping itu harapan yang tak kalah pentingnya adalah memberikan sosialisasi bagaimana mereka dapat menjaga image Telkom. Sehingga nantinya di dalam keseluruhan operasional akan ditrapkan Zerro Fault.(NK.M.YUDI)

SEKAR Berdialog Dengan KR Di Surabaya, Tolak Kode Akses SLJJ


TAHUN 2005

SEKAR Berdialog Dengan KR Di Surabaya, Tolak Kode Akses SLJJ

SHANGRILA HOTEL.
Bertempat di NIRWANA ROOM lantai-2 Shangrila Hotel Surabaya, Beberapa Pengurus SEKAR Indonesia yang mengenakan pita hitam di lengan bertuliskan “Kompetisi, Yes. Kode Akses SLJJ, No !!! bertemu DIRUT TELKOM, Kristiono (KR) dan melakukan dialog seputar isu Nasional Kode Akses SLJJ 011, Senin (25/4). Sedianya KR membuka pelatihan ESQ di Ball Room lantai-1, namun menyisihkan sedikit waktunya untuk berdialog dengan SEKAR di lantai-2.


KODE AKSES SLJJ.
Menurut SEKAR, setelah AT&T bangkrut, haruskah kini PT. TELKOM mengikutinya ? INDOSAT selaku New Entrance yang mirip benalu tentu saja bisa menjual murah (harga kompetitif) yang akhirnya basis pelanggan TELKOM lari ke benalu yang hanya “ndompleng”, sedangkan TELKOM selaku incumbent harus menanggung Cost of O&M (Operation & Maintenance). KR yang didampingi KaDIVRE-V, Arief Yahya (AY) dan Deputy KADVRE-V, Husni Thamrin, mengomentar, bahwa solusinya ialah kita harus memperjuangkan Rebalancing Tarif. Kita juga pernah di ‘recokin’ masalah VOIP lho. Jadi tolong dipikirkan sampai pada ‘The Worst Case” sekalipun (Kasus Terburuk : Red.), lanjut KR.

SEKAR tidak “mengejar” KR sampai detil, sebab alokasi waktu dialog ini sangat singkat, namun KR sempat mengklarifikasi, bahwa dirinya tidak terlibat dalam proyek ini seperti yang disinyalir SEKAR. Dalam kesempatan ini, KR juga mengklarifikasi soal pernyataannya di Yogya tentang Kode Akses SLJJ yang katanya No Problem, serta tidak adanya “tekanan” dari atas. KR mengatakan, bahwa kalau bekerja secara profesinal, maka tidak ada yang namanya tekanan. Ini adalah menjawab pertanyaan SEKAR tentang, apakah pernyataan KR di Yogya beberapa waktu yang lalu hanya mempermasalahkan kode akses nol tanpa melihat dampak implementasi kode akses terhadap bisnis telkom atau memperhitungkan juga basis pelanggan yang hilang akibat implementasi kode akses seperti rencana Indosat ?

Sebenarnya kebijakan kode akses yang ditetapkan sudah sangat bagus buat Telkom, karena selain kita masih bisa pakai 0 sebagai default bagi setiap operator. Jadi kode akses 3 digit sesuai KM sudah dibatalkan, kalau soal kompetisi di SLJJ sudah seharusnya segera dibuka karena SLI pun sudah dibuka bagi Telkom sejak tahun lalu dan kita tahun 2004 sudah dapat 500 Milyar sementara Indosat belum bisa mengoperasikan SLJJ nya. Tahun 2005 kalaupun tidak determinasi cepat, hak exclusivitas kita untuk SLJJ juga sudah berakhir, Jadi kesimpulannya kompetisi memang sudah sewajarnya dimulai bahkan seharusnya tahun lalu bersamaan dengan SLJJ sedangkan kode akses sudah sesuai skenario kita, kata KR.


Kemudian Pihak SEKAR juga mempertanyakan jawaban, bahwa SEKAR sudah menulis surat ke manajemen tentang cara menyikapi PM92 namun belum ada jawaban dari manajemen, padahal SEKAR sudah membicarakan dengan DIRJAR & CCG.

Terakhir pertanyaan SEKAR tentang diundur sampai kapan pemberlakuan Kode Akses SLJJ ini, yang dijawab, bahwa bisa saja setiap saat, tidak usah menunggu setahun lagi, wong tidak ada biayanya, kok ! Kemudian disarankan ke KR untuk tidak merespon surat Indosat, karena sesuai PM 92.

PERTEMUAN KHUSUS.
Usai berdialog dengan KR, para Pengurus SEKAR ini langsung mengadakan pertemuan khusus di Hotel EQUATOR, tempat para pengurus menginap, yang lokasinya tak jauh dari Hotel Shangrila. Semalam para pengurus SEKAR ini mengadakan pertemuan hingga larut malam (sampai jam 02.00 dini hari) untuk mempersiapkan materi dialog dengan KR esok pagi harinya.

Kenapa para pengurus ini mengadakan pertemuan khusus ? Puaskah dengan jawaban KR ? Karena alokasi waktu dialog yang sangat singkat, apalagi KR merencanakan mengadakan “One On One Meeting” dengan para KADIV, maka SEKAR tak mau “mengejar” KR hingga detil, sehingga tentu perlu pertemuan khusus lagi.

FRONTAL.
Dalam pertemuan khusus ini, SEKAR menyadari, bahwa BOD tidak bisa sefrontal SEKAR, jadi menurut DPP, bahwa SEKAR DPD se Indonesia yang harus militan, seperti DPW 04 yang sudah menghimpun “dana-perjuangan”. Sebab Direksi tak halangi perjuangan SEKAR. Para Pengurus SEKAR juga meminta, agar bila sewaktu-waktu ada instruksi manajemen tentang buka kode akses SLJJ, maka rekan-rekan sentral agar koordinasi dulu dengan SEKAR, jangan gegabah langsung dibuka. Kawal ketat teman-teman Sentral dan Long Distance, jangan sampai kecolongan.

BERJUANG & BERDO’A.
Untuk pengawalan dan pemantauan progress, maka DPP akan selalu koordinasi dengan DIRJAR. Sedangkan pihak LITBANG SEKAR DPP yang tergabung dalam TIM KODE AKSES SLJJ SEKAR akan menyampaikan Lost Revenue. Kalau perhitungan Direksi keliru (katanya potensi lost Cuma 10 %), maka harus bertanggung jawab kepada karyawan dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita harus berjuang dan berdo’a. Kalau New Entrance ini melakukan bisnis seperti seluler atau inter network saja, nggak masalah.

Dalam pertemuan khusus ini, SEKAR DPW-04 JATENG mengusulkan agar dibentuk semacam KORLAP, ada kostradnya, ada pangdamnya dan ada kopassusnya. Rekan Purwanto atau Ipunk (DPP) sempat menyampaikan pesan dari KETUM SEKAR, agar dalam aksi lapangan, kita jangan sampai menduduki sentral, bisa dituduh sabotase. Gunakan cara sesuai dengan proporsi kita, misalnya : mogok kerja.

JANGAN AMBRUK.
SEKAR DPW-05 JATIM menghimbau, agar jangan TELKOM sudah doyong, mau ambruk baru kita semua berteriak, sekarang inilah saat yang tepat untuk berteriak. Contohnya AT&T sudah ambruk, maka mereka sudah nggak bisa berteriak lagi. SEKAR JATENG menimpal, bahwa ini adalah hitungan hari, bahkan hitungan detik, jadi buat time frame mulai sekarang.

Dari pertemuan ini terkuak, bahwa Dewan Pers, LSM dan beberapa Elite Partai masih cinta TELKOM, yang nota bene adalah cinta Indonesian Flag Carrier. Pertemuan khusus ini diakhiri dengan Yel SEKAR, yaitu : SEKAR…!!! Dijawab : TELKOM…!!!!. Kemudian Kode Akses SLJJ..!!! dijawab : TOLAAAK..!! Itulah selayang pandang pertemuan khusus yang merepresentasikan sikap tegas Organisasi SEKAR TELKOM INDONESIA.

 NURSIDIK

SBT – Mojokerto Arif beri “Obat”, Badriyanto “Suplemennya”.


TAHUN 2005

SBT – Mojokerto Arif beri “Obat”, Badriyanto “Suplemennya”.

Mojokerto 24 Oktober 2005.
Semangat dan kekuatan saja kiranya belum cukup untuk mendapatkan hasil terbaik tanpa dibarengi dengan perencanaan yang matang dan cara-cara yang luarg biasa. Sehingga bermula dari itu apa yang akan kita lakukan dengan program Mojo 15 K ini akan menghasilkan sesuatu yang mudah-mudahan luar biasa.

Dalam percaturan Telekomunikasi di era kompetisi ini sangatlah nyata bahwa pola-pola yang elegan haruslah kita utamakan.Apalagi keberadaan kompetitor di Mojokerto menuntut kita harus seirama dalam menetukan arah. Peluang untuk mendapatkan pelanggan sebenarnya masih besar di Mojokerto ini.Hal ini tercermin dari net sales sampai dengan September 2005 ini yang masih 46% (KM-2).

Dukungan SDM yang unggul dan kondisi geografis tidak mustahil akan dapat melayani dan meraih pelanggan yang sebanyak-banyaknya. Ditambah lagi potensi secara teknis maupun persediaan nomor, baik wireline maupun wireless yang tersedia dan siap jual sehingga setidak-tidaknya dengan kelima alasan tersebut diatas maka jajaran kancatel Mojokerto mensinergikan Potensi Catel menjadi Team Mojo 15 K. Sebagai upaya pencapaian 14 K wireless dan 1 K POTS sampai dengan akhir tahun 2005 ini.

Uraian diatas adalah beberapa pengantar yang disampaikan Arif Irfansah dalam Apel Launching Mojo 15 K pagi ini di Mojokerto. Bahkan untuk mensupport ini Arif sengaja mengundang GM SBT Bandriyanto dan Manajer Marketing SBT Marnoto, dalam Apel Launching PKM Mojo 15 K dan sekalian untuk memberikan “suplemennya”.

Benar saja setelah apel penyerahan Buku PKM Mojo 15 K seluruh komponen kancatel Mojokerto langsung “digiring” menuju Aula 007. Saat ini lah Badriyanto yang memang sewaktu muda lama di Mojokerto tahu betul histroris kota “Onde-onde” ini.

Dalam arahannya GM meminta bahwa setiap komponen harus tahu betul arah yang akan dicapai khususnya di Mojokerto. Tiga Sasaran utama, itu merupakan pijakan kita untuk melangkah mencapai sasaran. Target, berapa target setahun, sebulan dan harian? Pencapaian sudah seberapa pencapain tahunan Anda, bulanan dan harian harus tahu, papar GM.

Sebelumnya GM menceritakan bahwa pola hidup manusia telah “dirampas” oleh Teknologi. Kalau dulu telepon engkol sedikit menggerakkan tangan kita, sekarang sudah digital. Maka tidak menutup kemungkinan type manusia masa depan adalah kepala besar, karena otaknya terus berinovasi dan berkembang, sementara otot-otot tubuhnya mengecil karena sudah jarang digerakkan…disambut ger yang hadir.

Bicara masalah kompetisi GM menceritakan pengalamannya waktu muda di Mojokerto.
“Anda tahu bioskop Garuda? Atau bioskop Ratna yang di Kalimati? Dulu saya sering nonton disitu dan yang diputar adalah kebanyakan film India. Sekarang dimana bioskop-bioskop itu sudah tidak nampak lagi karena sejak dulu ya gitu-gitu saja, tempat duduknya tak pernah dibenahi sehingga sehabis nontot jadi gatal.Pelangganya mending nonton tv atau mencari permainan di rumah. Kalau saja Anda membiarkan Mojokerto ini sedemikian tidak mustahil Telkom Mojokerto juga sudah tidak akan nampak lagi. Kopegtelnya juga sudah tidak ada, kalian semua juga ke mana?” sambung GM

Sebelum acara berakhir juga dibuka sharing dengan pada karyawan-karyawati dan para TKM. Dalam penutupannya beliau menghimbau untuk terus berbuat kearah yang lebih baik guna mempertahankan Telkom ini.Nanang Kristyo melaporkan dari Mojokerto.

Telkom SBT Hadirkan John Robert Powers (JRP)


TAHUN 2005

Telkom SBT Hadirkan John Robert Powers (JRP)

MANAGING SERVICES.
Untuk memanajemeni pelayanan (Managing Services), TELKOM SBT pada hari Rabu (24/8) tak tanggung-tanggung menghadirkan Instrukrur dari John Robert Powers (JRP), sebuah agensi internasional yang mengawali kiprahnya di tahun 1923 bergerak dibidang Modelling dan Sekolah Kepribadian. JRP bermarkas di West Hollywood – USA, memberi IHT kepada para Customer Service Representative (CSR) se TELKOM SBT di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang Committed 2 U Jln. Ketintang 156, Surabaya..

MELAYANI DENGAN CINTA.
Kehadiran Agensi Internasional bergengsi ini sehubungan ada program pelayanan yang telah diawali dan digulirkan oleh TELKOM SBT bernama “Melayani Dengan Cinta”, yang kemudian diimplementasikan secara standard se DIVRE-V Jawa Timur oleh KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim dalam bentuk Apel Pagi Kick Off Kampanye Pelayanan di Mergoyoso Surabaya.
PESERTA.
Sekitar 35 peserta IHT yang didominasi gender “cewek” ini adalah para CSR yang sertiap harinya berhadapan langsung dengan customer. Instruktur JRP yang bernama Helena K. Keith menawarkan kepada para peserta, maukah penyampaian pelajaran disampaikan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris ? Pesertapun mengiyakan ajakan Helena.
Sebelum masuk ke materi, terlebih dahulu Manager CS, Gatot Indra menyampaikan masukan kepada peserta dan Insstruktur, bahwa ada program yang baru di kick off dan masih hangat adalah “Melayani Dengan Cinta (MDC)”. Instruktur diminta untuk memberikan pendalaman materi sebagai bekal para CSR. Ada 5-S dalam MDC, yaitu SENYUM, SAPA, SANTUN, SOLUSI, SUKSES, kata Gatot.

TUNTUTAN UTAMA.
Pernahkah kita sadari, bahwa “service” merupakan tuntutan utama bagi setiap individu di dunia ini ? Sepakat dengan teorui Maslow yang mengatakan, bahwa kebutuhan tertinggi dari setiap manusia adalah “dirinya dihargai”. Service yang baik dan menghasilkan kepuasan bagi semua orang akan terpenuhi apabila didasari sikap yang menganggap, bahwa “setiap orang yang kita jumpai perlu dihargai dan diutamakan”, kata Helena mengawali pelajaran pertamanya.
Banyak hal disampaikan Helena yang menyangkut strategi mencapai misi pelayanan, antara lain meningkatkan nilai pribadi, seni mendengar, komunikasi, membangun hubungan dengan customer, meningkatkan gairah motivasi, kenyamanan lingkungan, sampai tidurpun disinggung. Para Front Liner harus cukup istirahat dan tidur, agar penampilan tetap enerjik terpancar aura dan senyum bahagia.
Menurut Helena, banyak cara membangun motivasi kepribadian, seperti memupuk rasa keingintahuan, memberikan reward, insentif, bonus yang mengacu pada suatu tindakan yang positif, berkomitmen, hasil nyata dan logis serta dapat diukur secara kuantitas.
KOMPETISI.
Asal berbasis kepuasan pelanggan, maka perusahaan dapat “compete” dengan beberapa perusahaan sejenis lainnya. Because of the customer we exist, karena kastemer kami ada, kata Helena lagi. Pupuk kesetiaan kepada pelanggan, cintailah pelanggan, tampilkan dirimu dan pribadimu dengan baik.
Melatih individu untuk memiliki ketrampilan berbicara layaknya seorang professional speaker. Mempelajari cara memahami diri sendiri baik secara fisik, moral maupun kemampuan berpikir. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam perusahaan sesuai tuntutan persaingan di dunia usaha saat ini.

 NURSIDIK

MUSWIL SEKAR DPW 05 Amanahkan Budhi Prastyo Sebagai Ketua


TAHUN 2005

MUSWIL SEKAR DPW 05 Amanahkan Budhi Prastyo Sebagai Ketua

PERIODE 2005-2008.
Musyawarah Wilayah (MUSWIL) SEKAR DPW 05 JATIM yang diselenggarakan pada hari Rabu (24/8) di ruang Lebah Biru Kantor DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya telah berjalan lancar dan hasilnya ialah : Memberikan amanah kepada Budhi Prastyo sebagai Ketua SEKAR DPW05 untuk periode 2005-2008. Sedangkan susunan pengurus lengkap akan diumumkan paling lama 2 minggu.

MUSWIL ke-3 ini dihadiri oleh seluruh DPD se JATIM, beberapa DPW di Indonesia, DPP (SEKJEN, Kabid OKK, Kabid Advokasi), serta Manajemen setempat dalam hal ini ialah KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim dan Deputy Kadivre-V, M. Husni Thamrin. Sedangkan KETUM SEKAR, Syinar Budhi Artha berhalangan, sebab berada di Malaysia ada urusan sekolah anaknya.

PERTANGGUNGJAWABAN.
Agenda utama MUSWIL III ini adalah Pertanggungjawaban Ketua periode sebelumnya dan pemilihan Ketua baru periode 2005-2008. adapun tema yang diambil adalah “Jayalah Telkom, Jayalah Indonesiaku”. Pertanggungjawaban yang disampaikan pengurus lama diterima dengan catatan, yaitu agar kedepan lebih menata organisasi lebih baik lagi, termasuk kegiatan internal dan eksternal.

KESEJAHTERAAN.
SEKJEN SEKAR, Wisnu Adhi mewakili KETUM menyampaikan sambutan yang intinya adalah peningkatan kesejahteraan SDM. Tema Jayalah Telkom akan terwujud jika SDM sejahtera, perusahaan maju.

Perusahaan akan maju, jika kita mengawal terus intervensi regulator dan asing terhadap Telkom, seperti masalah Kode Akses SLJJ. Masalah CBHRM yang masih “premature” harus juga terus kita kawal. Tak kalah pentingnya adalah pengawalan terhadap Good Clean Governance (GCG), agar terjadi efisiensi, berantas KKN.

SEKAR TELKOM harus mampu dan memang muncul sebagai perisai perusahaan dari segala intervensi. Tak heran kalau SEKAR BUMN yang lain menyegani SEKAR TELKOM. Tak heran pula kalau SEKAR TELKOM dengan pola Nasionalisme dipakai study dalam gelar doctor dari New South Wales University.

ANUGERAH ALLAH SWT.
Sementara itu KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) dalam sambutannya antara lain mengatakah, bahwa MUSWIL merupakan penjelmaan organisasi yang akan dikelola kedepan. Jangan berfokus pada siapa yang akan jadi “Jago”, tapi yang penting lihatlah data historikalnya (track recordnya). Tapi yakinlah, InsyaAllah saya akan support siapapun Ketuanya.

Berbicara masalah SDM, Kadivre-V, mengatakan, bahwa umur SDM di DIVRE-V ini 80 % berusia diatas 40 tahun. Namun nggak usah khawatir, sebab umur adalah anugerah Allah SWT, yang penting tetap semangat. Saat ini manajemen sedang berkonsultasi dengan TTC untuk mengetahui Treatment apa yang paling pas untuk usia tersebut, sehingga tetap produktif. Umur saya sendiri juga termasuk didalamnya, sekali lagi umur adalah anugerah Allah SWT, mari kita bersemangat terus.

Para Pengurus DPD dan DPW05 dalam kesempatan tersebut memperkenalkan diri kepada Kadivre agar lebih akrab dalam suasana kekeluargaan. Sambil memperkenalkan diri, masing-masing DPD diijinkan untuk melakukan “permintaan” kepada Kadivre. Ada DPD yang meminta menaikkan kelas kantornya, ada yang minta naik gaji, ada yang minta agar Kancatelnya dikunjungi, dan ada juga agar Kadivre mensolusi beberapa GM yang “alergi” terhadap SEKAR.

Semua permintaan DPD direspons positif oleh KADIVRE-V, sedangkan khusus masalah “alergi”, maka KADIV akan membudayakan “MEDIAMEKAR” atau media dialog Menejemen dan Sekar sampai ke tingkat GM. Saya telah melakukan budaya MEDIAMEKAR di Kalimantan yang Alhamdulillah bagus.

 NURSIDIK

RAT Dan Pemilihan Pengurus Kopegtel SBT Sukses


TAHUN 2005

RAT Dan Pemilihan Pengurus Kopegtel SBT Sukses

TAK SIA-SIA.
Ada pepatah mengatakan, bahwa tak ada pekerjaan yang sia-sia jika dikerjakan dengan serius oleh orang yang jujur, memiliki kompetensi dan kredibilitas tinggi dibidangnya. Hal tersebut dialami oleh Kopegtel SBT yang berhasil merecovery secara pelan tetapi pasti ‘terpaan bisnis’ yang pernah dialaminya. Lalu tak heran kalau Ketua Kopegtel lama, Iwan Gularto dipilih lagi pada saat acara RAT tahun buku 2004 di Gedung Pertemuan Dept. Agama Jl. Ketintang Madya No 92, Surabaya (24/3).

PENGURUS BARU.
RAT yang mengangkat thema “Perluasan Jaringan Bisnis Dan Kemitraan” tersebut boleh dibilang sukses dan lancar serta patut diacungi jempol, sebab acara yang berlangsung lancar tak bertele-tele tersebut berhasil memilih Pengurus baru periode 2005-2008 secara mufakat bulat.

Adapun susunan Pengurus baru yang langsung dilantik oleh DINKOP Surabaya tersebut adalah sebagai berikut : Ketua (Iwan Gularto), Sekretaris (Sri Wahono), Bendahara (Eva Petty). Ketua BP adalah Heroe S dan Ismail Rositow, sedangkan Ketua BPK adalah Subardi.

MAKIN MAJU.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho selaku Pembina dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa Kopegtel SBT dari waktu ke waktu semakin maju. Ini adalah berkat komitment yang tinggi dari seluruh anggota. Kinerja ini harus dipertahankan dan ditingkatkan, berikan input positif di forum RAT ini secara tertib.

KONDUSIF.
Sementara itu wakil DINKOP, Gumolo Sakti mengatakan, bahwa terlaksananya RAT menunjukkan kondisi koperasi kondusif, apalagi sebelumnya ada Pra RAT. Justru itu saya sarankan agar jangan bertele-tele dalam bermusyawarah. Toh koperasi ini adalah dari kita oleh kita dan untuk kita. Coba perhatikan buku laporannya sangat transparan, audited lagi, lanjutnya.

Secara singkat Gumolo memberikan kunci kriteria sebagai Pengurus, yaitu : tau wawasan koperasi, wawasan usaha, jujur, committed dan memiliki kompetens bisnis. Disisi lain Ketua BPK, Daddy A dalam sambutannya mengacungi jempol Pengurus yang memiliki disiplin bisnis tinggi dan berani memberhentikan tidak hormat jajarannya yang melakukan pelanggaran berat. Daddy juga bersyukur atas dukungan penuh dari Manajemen, seperti pembukaan beberapa SOPP baru untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan Telkom.

TANGGUNGJAWAB.
Untuk mempertanggungjawabkan kepengurusannya tahun buku 2004, Iwan memaparkan laporannya secara detil serta mengungkapkan rencana bisnisnya kedepan, termasuk prediksi growth revenue 11 % untuk tahun 2005. Ini adalah pertumbuhan yang realistis, katanya. Visi misi terbaru dipaparkan sesuai dengan tantangan bisnis dan kompetisi yang ketat. Peristiwa penting tahun 2004 tergambar jelas dalam paparannya.

DOORPRIZE.
Ada lagi yang menarik dan ditunggu-tunggu oleh para anggota, yaitu adanya sejumlah doorprize dengan hadiah pertama adalah motor Honda Supra. Hadiah lainnya adalah TV, Kulkas, VCD Player, Dispencer, Rice cooker dan peralatan elektronik lainnya.

• NURSIDIK