Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Sabtu, 21 Agustus 2010

SBT Menyambut HARBAK POSTEL Ke-60 Dengan BUNGA


TAHUN 2005


SBT Menyambut HARBAK POSTEL Ke-60 Dengan BUNGA

SAY WITH FLOWER.
Sekuntum bunga bisa dipakai media untuk mengungkapkan cinta kasih. Cukup “Say with Flower”, maka seseorang kekasih, gadis atau pelanggan, atau siapa saja pasti akan tersanjung. Demikian juga dengan kegiatan jajaran JAWARA TELKOM SBT dalam memeriahkan HARBAK POSTEL ke-60 dengan belomba merangkai bunga, Senin (26/9) di Gedung OPMC Lantai-2, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Lomba merangkai bunga ini khusus dilakukan oleh jajaran Opharjarakses TELKOM SBT. Pesertanya ialah dari PCAN, CCAN, Adlog/MFRAN. Karena bunga adalah identik dengan kelembutan, maka tak heran kalau pesertanya adalah Ibu-Ibu. Keluar sebagai Juara-I adalah Adlog/MFRAN, Juara-II adalah PCAN dan Juara-III adalah CCAN.

Perayaan menyambut HARBAK untuk SBT kali ini memang benar-benar semarak, sebab seluruh jajaran dan TKM ikut berpartisipasi dengan jenis lomba yang cukup banyak. Kapan lagi merayakan Ultah perusahaan yang hanya diadakan setahun sekali, sekaligus mengenang perjuangan para pendahulu, para AMPTT, kalau tidak sekarang kapan lagi, mumpung ada kesempatan dan peluang.

Selain berbagai lomba, jajaran JAWARA SBT juga tak lupa mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rakhmat dan karuniaNYA, sehingga hari bersejarah ini dapat kami rayakan. Lomba yang kami adakan merupakan media membentuk Teamwork untuk meningkatkan performansi perusahaan yang kita cintai bersama umumnya dan para JAWARA khususnya. Jadi kita mulai dari diri kita sendiri, dari unit terkecil, yang ujung-ujungnya untuk perusahaan.

 NURSIDIK

2 Hari Audit Kontrak Manajemen di Kandatel SBT.


TAHUN 2005


2 Hari Audit Kontrak Manajemen di Kandatel SBT.

Pada tanggal 25 s/d 26 Juli 2005, Kandatel Surabaya Timur sekali lagi melakukan terobosan inovasi katagori Strategi, Taktikal mencakup juga katagori tehnikal yaitu berupa Pelaksanaan Audit Kontrak Manajemen.

Maksud dan tujuan audit adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan apakah sesuai dengan panduan yang seragam bagi seluruh Jajaran SS dan Manajer Catel di Catel, Asman dan Manajer di Kandatel Surabaya Timur dalam hal pelaporan Performansi Operasional, dari sejak pengumpulan data sampai dengan proses perhitungan dan pengiriman laporan, baik laporan bulanan, triwulan maupun tahunan. Fokus audit adalah : Standarisasi proses bisnis, pengolahan, perhitungan, evaluasi dan pelaporan performansi operasional dan Kontrak Manajemen.

Konsistensi sebuah proses merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, baik peningkatan dibagian Front Liner maupun di bagian Back Room, yang sekaligus sebagai salah satu alat pengendali strategis dari manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan dalam meningkatkan kualitas Pelayanan, Effektivitas (dalam pencapaian hasil), effisiensi (atas sumber daya) dan produktivitas (dalam mengelola asset).

Pelaksanaan Audit dibagi menjadi 3 Team yang terdiri dari :

Team 1 : Sdr. Bambang Samudra (Performansi Divre V) dan Sdr. Heroe Soebijantoro melakukan Audit di lokasi : Kancatel Sidoarjo dan Jaringan Akses Network.

Team 2 : Sdr. Mariyanto (Performansi Divre V) dan Sdr. SR. Saputro untuk lokasi Jajaran : SDM, KUG, Pran Akses serta Kancatel Mojokerto.

Team 3 : Sdr. Hartanto dan Sdr. Dadan Safril H. untuk lokasi jajaran : Marketing, CS dan Kancatel Jombang.

Meskipun dengan peluh serta senyum kecut apabila ada pertanyaan-pertanyaan auditor yang tidak terjawab, tetapi 99% (sembilan puluh sembilan persen) Auditee sangat antusias dan sangat respon sekali dengan adanya pelaksanaan Audit KM ini, mereka berharap bahwa di Akhir tahun 2005 dilakukan Audit KM sekali lagi untuk mengetahui hasil dan evaluasi KM tahun 2005, tentunya dengan konsekwensi GM Kandatel SBT harus rela dan rela sekali lagi merogoh dalam-2 saku celana pribadinya untuk memberikan sekedar reward mengingat anggaran reward Kandatel SBT tahun 2005 yang sudah lama habis.

BRAVO Kandatel SBT !!!

(SR. Saputro/SBT).

GM SBT Pantau Perkembangan Bisnis & Fenomena Serangan Kompetitor Di Jombang


TAHUN 2005


GM SBT Pantau Perkembangan Bisnis & Fenomena Serangan Kompetitor Di Jombang

KOMPETITOR.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho bersama 4 Manager selaku Senior Leader melakukan pemantauan perkembangan bisnis dan fenomena kompetitor terkini di TELKOM Jombang pada hari Rabu (27/4). Gencarnya kompetitor (Indosat) “menyerang” daerah-daerah di Jombang tak membuat manajemen gentar, maka tak pelak New Strategy sebagai jurus serangan lanjutan dalam menghalau kompetitor siap diluncurkan.

PERFORMANCE REVIEW.
New Strategy tersebut terpicu, ketika Manager TELKOM Jombang, Sutimin membedah portofolio bisnis memaparkan Performance Review dan hasil evaluasi Triwulan-I yang diminta oleh GM. “Sepanjang perjalanan saya menuju ke Jombang, Brand Flexi pada setiap tiang telepon sudah mampu menguasai imej dan persepsi kastemer, termasuk dapat menggetarkan kompetitor. Namun Gerai dan spanduk kompetitor juga tak mau kalah semakin diperbanyak, let’s fight…!!!””, kata GM.

Basis serangan kompetitor memang ada di desa-desa atau daerah-daerah seperti Jombang, jadi kita harus kuasai market share dulu, kata GM lagi. Manager Marketing, Marnoto memberi dukungan penuh atas rencana serangan di Triwulan-II ini dengan menawarkan konsep marketing terbaru, yaitu ‘spreading places of Flexi Walk’, yaitu penyebaran tempat-tempat Flexi Walk, dimana konsep ini sudah dilakukan oleh Jakarta. Marketplace mendapat sorotan khusus manajemen.

OPSI PELUANG.
GM mengatakan, bahwa masih banyak opsi peluang dalam menguasai market share, jadi konsep yang ditawarkan Pak Marnoto adalah salah satunya. Peluang Wartel dan ‘spreading outlet’ dengan RuleNumber One, yaitu “All Demand Must Be Served” juga merupakan opsi yang akan mampu menggenjot growth. Kita garap peluang tersebut untuk memperkecil peluang kompetitor. Dimana ada market, disitu kita libas termasuk daerah pabrik. Gunakan Knowledge Market dan buatlah paket-paket menarikdan event khusus, agar customer bisa memilih. Who win customer, wins the competition. Jangan lupa gandeng Supplier untuk strategi Partnershipnya, pinta GM.

Beberapa Growth Minus yang dipaparkan Pak Sutimin tadi harus kita bendung, sedangkan Growth yang sudah memperoleh Achievement diatas target harus dipertahankan. Sementara itu Manager Perencanaan, Arief Setiawan bertekad mendukung menggejot Growth. Menurut Arief, dari sisi interkoneksi di Jombang growthnya sangat menarik ketimbang Datel, inilah yang membuatnya optimis. Di Jombang sebagai pemicu Growth SLI adalah interkoneksi, kata Arief usai melihat angka-angka yang ditayangkan Sutimin.

ACHIEVEMENT.
Beberapa achievement di triwulan-I, terutama The Real Sales dibedah satu persatu, sebab inilah yang menjadi tumpuan bisnis yang merepresentasikan performance dari Business result. Tahapan Milestone yang didisain telah digelar dan dipaparkan hingga akhir tahun. Potensi, tantangan dan strategi direview dan dibahas. Masalah penetrasi pasar dan C2SE dipicu dan dipacu oleh Manager CS, Gatot Indra, dengan memaparkan beberapa pikirannya sesuai dengan kondisi aktual pasar, sesuai dengan kondisi “competitive environment”, kemudian masalah Budget yang sesuai dengan “Rule Number One” juga mendapat dukungan luar biasa dari Manager Keuangan, Kankan Iskandar. Top Manajemen dan Para Senior Leader SBT siap memberikan dukungan penuh kepada TELKOM Jombang untuk “Fight” di semester pertama atau Triwulan-II ini. Strategy and business development terkuak, serta beberapa trik bisnis juga dimunculkan dalam forum ini, termasuk issue teraktual soal kompetitor, sehingga mengenergizes jajaran Telkom Jombang khususnya, dan SBT umumnya.. Let’s Fight ….!!!



 NURSIDIK

Mojokerto Sosialisasikan Flexi di hadapan 134 Kepala Desa


TAHUN 2005


Mojokerto Sosialisasikan Flexi di hadapan 134 Kepala Desa

Dlanggu-Mojokerto. Dalam era kompetisi saat ini sangat tepat bila PT Telkom menghadirkan solusi komunikasi bagi masyarakat. Ditunjang dengan keberadaan produk Telkom Flexi semakin membuktikan bahwa PT Telkom senantiasa memberikan pilihan terbaik.Meskipun nantinya keputusannya akhirnya berada pada calon pelanggan, namun dalam hal keunggulan-keunggalan baik secara teknis maupun non teknis kiranya calon pelanggan perlu mengenal produk Telkom Flexi.

Sekarang ini sudah bermunculan beberapa operator yang bergerak pada alat komunikasi tanpa kabel atau yang dikenal telepon seluler. Sehingga peluang untuk memilih pada kebutuhan yang tepat harus benar-benar dipertimbangkan.

Demi menunjang kualitas sinyal Flexi telah dibangun beberapa pemancar dibeberapa lokasi di Mojokerto antara lain Bangsal, Kemlagi,Gedeg, Balongmojo dan Dlanggu. Sehingga masyarakat yang berada disekitar lokasi pemancar tersebut akan mendapatkan sinyal Flexi yang kuat.

Untuk lebih mengenalkan produk Flexi, hari ini, Rabu (26/1) PT Telkom bekerjasama dengan Kecamatan Delanggu menggelar acara yang dikemas dalam Program Layanan Tanpa Tolak dan Sosialisasi Telkom Flexi. Hal ini merupakan program sosialisasi produk Flexi dengan mengundang 8 Camat dan seluruh Kepala Desa sebanyak 134 desa sekabupaten Mojokerto. Acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto Bp. Dr.HR. Suhardiyono Irawanto, MS itu diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Dlanggu dengan memberikan bantuan berupa Flexi Home kepada Kepala Desa Ngembat. Desa ini dipilih karena lokasinya yang rawan bencana alam sehingga dengan fasilitas Telkom Flexi ini bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan pihak luar. Khusunya untuk koordinasi dengan pihak terkait seperti (SATKORLAK PB). Hal ini juga merupakan bentuk konkrit terhadap social responsibility PT Telkom kepada desa yang rawan bencana tersebut, senada dengan apa yang disampaikan dalam kata sambutan Deputy General Manajer Telkom Surabaya Timur, M. Firdaus.

Dalam kata sambutannya, Wakil Bupati juga memberikan gambaran bahwasanya semua keputusan terhadap banyaknya pilihan solusi komunikasi terpulang kepada masyarakat “Namun terus terang saja saya sudah pesan 1 buah Flexi Home” ungkap beliau yang disambut tepuk tangan para undangan.

Seperti diberitakan dalam harian ini beberapa minggu yang lalu bahwasanya di wilayah Telkom Mojokerto ini telah ditambah 5 buah pemancar untuk memperkuat sinyal di 5 lokasi yang meliputi Bangsal, Kemlagi,Gedeg, Balongmojo dan Dlanggu ditambah 1 repeater di Pacet. Dan menurut rencana seperti yang diungkapkan M. Firdaus, di Mojokerto dalam waktu dekat akan ditambah 3 pemancar lagi untuk lebih menyempurnakan kekuatan sinyal Flexi.(nng)

Jama’ah Masjid DIVRE-V Full, Karena Ada CEROM


TAHUN 2005

Jama’ah Masjid DIVRE-V Full, Karena Ada CEROM

HARI KE-23.
Masjid TAKHOBBAR DIVRE-V memasuki hari ke 23 tetap saja stabil dan full, sebab ada CEROM (Ceramah Romadhon). Hal ini dikemukakan oleh Imam sekaligus sebagai Penceranah, Pembawa CEROM pada hari Rabu (26/10) di Jln. Ketintang 156, Surabaya.

QUR’AN AL-MULK.
Ustadz mengatakan, bahwa kita hidup ini diuji, siapa yang paling baik amalan diantara kita ummat muslim. Mana yang bisa membedakan yang halal dan haram. Kenapa diuji ? Supaya bahagia dunia akhirat. Sebab kita memang terkadang meremehkan sholat, ini membuktikan bahwa tak semua dari kita ummat muslim melaksanakan perintah Allah SWT dengan baik.

Pada Allah SWT yang menjadikan bumi seisinya untuk rohmatan lil ‘alamiin, tapi apa bukti bhakti kita kepadaNYA ? “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjuru dan makanlah sebagian rejekiNya. Dan hanya kepadaNyalah kamu kembali.” (Qs. al-Mulk [67]:15).

KEBUTUHAN AZASI.
Pada dasarnya, manusia berjalan di muka bumi ini untuk memenuhi kebutuhan asasinya dan kebutuhan pelengkapnya sebatas kemampuannya. Agar manusia tidak terjatuh kepada pemenuhan yang salah, Islam datang dengan sistem hukum yang mengatur tata cara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Tidak cukup hanya itu, Islam juga telah menjelaskan kepada manusia barang dan jasa apa saja yang seharusnya dikonsumsi, sekaligus apa saja yang tidak boleh dikonsumsi. Dengan aturan-aturan ini diharapkan manusia mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan asasinya serta bila mungkin bisa memenuhi kebutuhan pelengkapnya. Kaum muslim tidak diperbolehkan mencuri, merampok, menjambret, dan lain-lain. Sebab, aktivitas semacam ini bukanlah cara yang dibenarkan oleh Islam untuk memenuhi kebutuhan hidup. Islam juga melarang kaum muslim mengkonsumsi khamer. Sebab, benda-benda semacam ini merupakan benda yang haram untuk dikonsumsi. Islam juga melarang jasa pelacuran. Sebab, jasa semacam ini adalah jasa yang diharamkan dalam Islam.

Demikianlah, Islam sebagai dien agung dan sempurna telah menerangkan kepada manusia tatacara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, sekaligus obyek apa yang boleh digunakan untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan manusia. InsyaAllah kebahgiaan dunia dan akhirat kita dapat.

 NURSIDIK

Kegiatan 6-R SBT “Gardening On The Street”


TAHUN 2005

Kegiatan 6-R SBT “Gardening On The Street”

DUA KALI.
Komitment 6-R tetap kuat, hingga tak heran kalau sebanyak dua kali (Tanggal 19/8 dan 26/8) SKJ jajaran TELKOM SBT diganti dengan kegiatan 6-R. Lokasi kegiatan 6-R terpencar di seluruh STO, sehingga seluruh SDM juga mendapat job dibagi di beberapa lokasi STO. Pengelolaan konsumsi juga rapi, di drop tepat waktu.

GARDENING.
Kalau Jum’at sebelumnya melakukan pengecatan “berm-trotoar” dengan warna warni Flexi, maka Jum’at ini (26/8) kegiatannya cukup spesifik dan focus, yaitu mengerjakan “gardening” berupa penanaman tanaman hias yang indah dengan warni warni ceria. Selain tanaman hias berbunga, juga tanaman buah, sebab selain buahnya bermanfaat, rindangnya daun akan membuat lingkungan sejuk dan nyaman. Tanaman hias, baik bunga maupun tumbuhan berdaun indah. Sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati memang harus dimanfaatkan sebagai tanaman hias.

ON THE STREET.
Gardening biasanya dilakukan untuk menghias taman dan halaman rumah atau perkantoran, namun yang ini beda, sebab dilakukan dipinggir jalan raya yang merupakan jalanan umum warga kota yang mestinya menjadi tugas Pemerintah Kota (PEMKOT) cq. Bagian Tata Kota. Namun karena PEMKOT tak pernah menyentuhnya, maka pihak TELKOM berinisiatif peduli lingkungan yang memang selaras dengan GCC. Wajah kota semakin “cantik” alami.

Tanaman hias sangat menambah keindahan kota dan lingkungan kantor Telkom STO Manyar. Di dalam dan di luar halaman bersih. Para customerpun pasti akan “ngiler” melihat “view” yang menyejukkan mata dan hati, sebab memang resik dan rapi. Karyawanpun merasa nyaman bekerja dalam meningkatkan produktivitas individu dan mendongkrak kinerja unit. Baru lihat bunga saja, hati customer akan berbunga-bunga.

 NURSIDIK

SBT : Josss…..!!! STO Waru-I Close Pemasaran POTS 2005


TAHUN 2005

SBT : Josss…..!!! STO Waru-I Close Pemasaran POTS 2005

ULANGI SEJARAH.
Kalau Pemasaran POTS tahun lalu berhasil dilibas akhir April 2004 oleh STO Waru-I, kini sejarah tersebut diulangi lagi, hanya saja ditengah gencarnya kompetisi yang amat ketat, dimana hal tersebut sungguh butuh effort dengan cara-cara yang tak seperti biasa, maka target 2005 mampu dilibas di bulan Mei 2005, tepatnya 26 Mei 2005. Walhasil,… berturut-turut Tim Penjualan Telkom SBT mampu melibas, mulai dari Sales Flexi, POTS STO Injoko, kini POTS STO Waru-I. Ruarr biasaaa……!!!!

TIM PENJUALAN.
Manajemen sangat concern dengan memberi dukungan penuh kepada tim penjualan (Sales Team), yang setiap minggu selalu melakukan apel pagi, untuk koordinasi dan komunikasi secara internal. Segala kendala lapangan selalu dikomunikasikan mingguan, solusinya juga secara instant, yaitu harian dan berakhir di week end.

Dengan menjamurnya seluler, maka para Marketer fixed phone memang harus mengeluarkan ‘adrenalin’, kerja super ekstra agar produk yang satu ini mampu dipasarkan meraih konsumennya, memang cukup susah, tapi itulah tantangan dalam berkompetisi.

Solusi selalu diupayakan, seperti merubah system kerja, yaitu 70 % kerja lapangan, dan 30 % kerja administrasi. Jadi lebih banyak “menyerang”. Semua resources dikerahkan secara optimal dan maksimal. Nuansa Hari Kebangkitan Nasional di bulan Mei 2005 ini sangat kental menginspirasi para Marketer dalam melakukan serangan pasar.

HYPERCOMPETITIVE.
Era sekarang memang berbeda dengan tahun lalu, dimana dalam waktu setahun peta persaingan dan komposisi market share sudah berubah pesat. Persaingan terjadi begitu ketatnya, hingga ada yang menamakan HYPERCOMPETITIVE. Di era ini, Tim Penjualan POTS temasuk Non POTS Telkom SBT selalu mengcreate terobosan dan selalu mengupayakan solusi, agar Tim tetap solid, dan ujung-ujungnya mampu melibas target.

Mengelola team penjualan membutuhkan keahlian unik, yang tidak mudah dikuasai. Para Bapak Angkat atau para Sales Commander atau Team Leader baru atau yang berpengalaman, semua berkepentingan untuk memeras otak meningkatkan Knowledge, skill, dan Attitude mereka, guna menghadapi berbagai peluang dan kendala di celah ganasnya pasar.

Menyadari suhu persaingan yang makin panas, para Bapak Angkat Sales selalu berfikir untuk mencari jalannya sendiri, yaitu sebuah strategi yang tak selalu sama atau pasti akan berbeda dengan tempat lain.

Para Bapak Angkat Sales ini selalu bermain dengan strategi, selalu berhitung, selalu melototin ‘goal setting’, selalu mengembangkan tim, selalu bermain dengan ‘sales forecasting’, selalu selektif menjual, juga bermain dengan waktu dan yang pasti selalu bermain dengan ‘stress”. Itulah yang dinamakan dengan CARA YANG LUAR BIASA. Semoga STO lain menyusul dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Selamat….!!!!

 NURSIDIK

Ekspansi Usaha, Kopegtel Mojokerto Membangun Gedung Baru


TAHUN 2005

Ekspansi Usaha, Kopegtel Mojokerto Membangun Gedung Baru


Setelah selesai membangun Flexi Center dengan aset 600 jt, Kopegtel Mojokerto kini mengembangkan sayap bisnisnya dengan membuka lokasi bisnis baru yang meliputi pembayaran SOPP, penjualan terminal Flexi, perdana dan Voucher berikut aksesoris lainnya.

Lahan baru yang menghabiskan dana 700 juta ini nanti diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap revenue Kopegtel. Sisi lain ini juga dalam upaya mendukung kebijakan-kebijakan Manajemen Telkom utamanya dalam pengadaan stater pack voucher trendy yang pada saat ini Mojokerto masuk dalam 8 besar Nasional.

Disamping itu, guna mempercepat pertumbuhan Flexi (grow faster) Kopegtel telah melengkapi para Commander Battle Field (CBF) dengan sarana kerja berupa KBM-2 sebanyak 5 unit masing-masing untuk CBF Pacet, CBF Dlanggu, CBF Mojosari, CBF Ngoro Industri dan CBF Mlirip. Tugas para CBF ini adalah mendistribusikan, memantau dan mengevaluasi hasil penjualan voucher yang didistribusikan di wartel-wartel Area MR tersebut.

Jumat malam kemarin Manajer Kancatel Mojokerto berkenan meresmikan pembukaan gedung baru tersebut yang juga dihadiri oleh para Senior Supervisor, Pengurus, Pengawas dan para Manajer Kopegtel beserta seluruh keluarga dengan sajian “kambing guling” ala Mojokerto.

Dalam kata sambutannya Manajer Mojokerto Imam Moencar, yang juga sekaligus selaku Pembina Utama Kopegtel bahwa kerjasama ini memang harus dilakukan dengan niat baik. Dan jangan sampai Koperasi Pegawai Telkom ini terkesan menjadi sapi perah perusahaan (Telkom). Dan berpesan dengan gedung baru ini seluruh komponen Kopegtel dapat lebih meningkatkan performasi bisnisnya yang ujung-ujungnya nanti demi kesejahteraan anggota.

Ditambahkan pula Oleh Imam Moencar Kopegtel selaku mitra bisnis seperti salah satu dari sisi mata uang yang tidak terpisahkan sehingga anggota/pegawai pun berusaha terus berperilaku "komitmen" (seperti silaturahmi patriot 135) berjabat erat bersama memutar roda "new driver engine flexi" dengan awak nan militan. Tidak ada kata lain kecuali dengan disiplin, peduli dan kerjasama maka seluruh rantai silaturahim antara pelanggan, mitra outlet, warkom akan tersambung dan secara cepat pula pesaingpun putus asa.




Ditempat terpisah dalam paket acara malam kemarin, Ketua Kopegtel Oemar Poernomo menegaskan bahwa doakan saja dalam waktu dekat Kopegtel juga dapat merealisasikan tempat lokasi bisnis baru yang saat ini masih “diincar” karena tempatnya yang cukup strategis. Kalau lokasi bisnis sudah banyak, kita tinggal mengembangkan strategi bagaimana bisnis Kopegtel Mojokerto ini kedepan bisa “menggurita”. Kami mohon dukungan semua pihak terutama para Manajer Kopegtel yang merupakan ujung tombak operasional pada unit-unit usaha, demikian Oemar Poernomo.

Nanang Kristyo M, melaporkan dari Mojokerto.

Mutasi Jajaran TELKOM SBT Adalah Rebalancing Power


TAHUN 2005

Mutasi Jajaran TELKOM SBT Adalah Rebalancing Power

MUTASI.
Disela-sela pelaksanaan Coffee Morning di ruang Committed 2 U Gedung OPMC, Jl. Ketintang 156, Surabaya, Senin (25/4), Manajemen TELKOM SBT menyempatkan untuk menyerahkan SK Mutasi dan Promosi kepada sejumlah karyawan.

7 ORANG.
Sebanyak 7 (tujuh) orang karyawan yang menerima SK tersebut adalah : Panji Laras /540830 ke Performansi Ktr Divre-5, Bambang Suliyadi/551274 ke FRAN SBT, Heroe Subijantoro/642119 ke Performansi SBT, Handoyo/640804 ke PCAN Darmo SBT, Sri Wahono Purwadi/550242 ke MDF SBT, Kuswanto/621968 ke MDF Darmo serta Dwitya Putra Hadi Subrata/590560 dari DIVRE-5 masuk ke Subdin Data dan Operation Management SBT.

REBALANCING POWER.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho dalam sambutannya mengatakan, bahwa perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat membuat manajemen harus mereposisi organisasi dengan cara memutasikan karyawan yang lebih pas dibidangnya. Dengan demikian terjadilah rebalancing power pada setiap posisi.

Kompetensi SDM terus digulirkan untuk menserasikan komposisi organisasi agar selaras dengan Visi dan Misi di era kompetisi. Posisi pemangku organisasi eksisting yang merupakan power dan senjata stratejik kompetisi memang perlu terus dilakukan updating sesuai dengan perubahan lingkungan eksternal yang merupakan business current issue.

SDM memiliki value strategis, value keunggulan dan value kompetitif, sedangkan organisasi merupakan sebuah system yang harus mampu fight di era kompetisi dan harus leading. Untuk itulah manajemen selalu melakukan update system sesuai dengan perkembangan zaman. Tanpa itu atau kalau statis, maka operator lain lah yang akan leading.

 NURSIDIK

4 Manager SBT Mutasi, “Go Ahead”


TAHUN 2005

4 Manager SBT Mutasi, “Go Ahead”

HR STRATEGY.
Bagaikan gerbong kereta yang selalu “Go Ahead” melaju secara dinamis, serta bagaikan pertandingan catur, maka mutasi atau boleh juga “Job Rotation” merupakan “The Main HR Strategy” dalam suatu organisasi yang saat ini dihadapkan pada dinamika kompetisi penuh. Untuk itu tak heran kalau sejumlah 4 Manager KANDATEL SBT sekaligus telah menerima SK di Kantor DIVRE-V Surabaya pada hari Senin (25/1). Amanah baru kini ada dipundak mereka.

SIAPA SAJA ?
Ada 4 Manager “gerbong” SBT yang “digerakkan” untuk melakukan “serangan” di lokasi “medan tempur” baru, yaitu :
1. Winarto, Manager Access Network mutasi ke DIVRE-V sebagai Manager JAPT digantikan Tri Agus Joko, Ir, MT.
2. Yos Klana, Manager Support mutasi ke DIVRE-V sebagai Manager YAN SDM digantikan Drs. Suroso.
3. Widodo Purnomo, Manager CS mutasi ke DIVRE-V sebagai Manager Pengendalian Alat Produksi digantikan Rd. Gatot Indra.
4. M.Said Hasan, Manager Keuangan mutasi ke SBB sebagai Manager Keuangan digantikan KanKan Iskandar.

Kini para alumni SBT yang memiliki “The Requirements of High Performance Works” tersebut akan menghadapi medan dengan tantangan yang berbeda (New Challenges), yang boleh jadi lebih “ganas” dan lebih “panas”. Memang manajemen DIVRE-V ingin membagi rata kekuatan pasukan ke seluruh JATIM, yang merupakan bagian dari “Succession Planning” seluruh sumber daya dengan mempertimbangkan ganasnya kompetisi yang super edan dan super gila, yaitu Kill or to be killed !!!

Para alumni diuji ditempat yang baru, mampukah mereka ini membawa nama KANDATEL SATU TRILYUN ? “On Going Needs” saat ini adalah menggempur kompetitor dengan menciptakan High Performance Workplace di loker yang baru. Tentu di loker yang baru akan ada “Critical Part In Work Layout, Concept And Frame Work Of Thinking”, namun secara system, benang merah atau pakem akan tetap sama sesuai dengan Visi dan Misi, Leadership Style dan Budaya Perusahaan. Perpaduan antara Seni Perang, Seni Bisnis dan Seni HR Management yang oke…!!! GO AHEAD !!! Selamat dan Sukses !!!

 NURSIDIK

SBT-Mojokerto : Lomba Adzan Bagi Bocah Cilik Di Bulan Ramadhan


TAHUN 2005

SBT-Mojokerto : Lomba Adzan Bagi Bocah Cilik Di Bulan Ramadhan

Melalui lomba Adzan, Mojokerto mencoba meng-creat "bocah-bocah" sejak TK untuk mengenal Flexi. Keceriaan ini kita manfaatkan dengan mengajak mereka bernyanyi jingle Flexi, salam-salam Flexi dan memberikan bukti kepada mereka bahwa inilah Flexi. Mereka bocah-bocah yang cerdas melihat langsung demo orang tuanya menggunakan Flexi, dia raih hadiah dan souvenir2 bernuansa Flexi. Harapan kita adalah mereka hanya akan mengenal Flexi, bukan yang lain!............................

Rangkaian Semarak Romadhan Telkom Mojokerto saat ini Minggu 23 Oktober 2005 menyelenggarakan Lomba Adzan Tingkat Taman Kanak-kanak se Kab Mojokerto. Lomba yang diikuti 65 peserta dari 50 TK itu terbagi dalam 2 , yaitu Lomba Adzan dan Lomba Baca Al Qura’an Surat-surat pendek.

Antusias peserta ini nampak sekali dari kehadirannya yaitu lomba yang direncanakan dimulai jam 08.00 mereka sudah hadir sejak pagi hari beserta Guru dan orang tua murid. Registrasi berjalan tertib karena pendaftaran sudah ditutup sejak Jumat 21 Oktober 2005, namun demikian ada beberapa peserta yang mendaftar saat hadir lomba.

Sambil menunggu dewan juri memproses jura-juara lomba diadakan juga games yang dipandu oleh Agus Riyantowo dibantu sdri. Winda. Mereka diajak untuk bersama-sama menyanyikan jinggle Flexi “Telkom Flexi Bukan Telepon Biasa”

Demo pembuktian bahwa memang Flexi muraaahhhh dengan menunjuk wali murid yang berkenan menghubungi relasinya di luar kota. Salah seorang berhasil menghubungi saudaranya di Bojonegoro. “Suaranya jelas sekali, jernih” katanya

Hasil Lomba

Adzan
Juara I : M. NUR RAFI/TK PERTIWI
Juara II: CHANDRA CHUSNUL YAKIN/ TK ISLAM NURUL HUDA
Juara III: RIZAL FIRMANSYAH/TK BINA PUTRA
Juara IV: M MALIK IBRAHIM/RA HIDAYATULLAH
Juara V : VIKRI INDRA AMINUDIN/TK MUSLIMAT
Juara VI: AKHIDA NAVIS/TK MUSLIMAT NU

Bacaan Al quraan ayat pendek
Juara I: FAHRA SBARINA/TK MUSLIMAT NU
Juara II: ZAMIRA/MUSLIMAT NU
Juara III: CALYSTA RAHMA CAHYO B/TK DEPAG I
Juara IV: TITANIA DWI PERMATA/TK PEMBINA
Juara V: NIAGARA AQIEL RAHMA/TK ARROSYID
Juara VI: ULFA BALQISH R/ TK YAMINNA

oooOOOooo

Flexi Mojokerto Rangkul Komunitas Langitan


TAHUN 2005

Flexi Mojokerto Rangkul Komunitas Langitan

SERANGAN.
Fokus manejemen ialah menjual “two new engine driver” sebanyak-banyaknya, hingga mampu menguasai pangsa / cerung pasar (market share), ini adalah serangan pasar. Kalau fokusnya adalah ‘menjual’, maka caranya bisa bermacam-macam, yaitu penetrasi, promo secara gencar, dan lain sebagainya seperti yang dilakukan TELKOM Mojokerto, Rabu (25/10) di Radio “Raci” FM Mojokerto.

LANGITAN.
Di kota “onde-onde” Mojokerto banyak sekali santri seperti di kota “santri” sendiri, Jombang sebagai markas besarnya yang sering kita kenal dengan komunitas langitan. Komunitas inilah yang dirangkul oleh jajaran Mojokerto dalam upaya penetrasi, promo, jualan menjajakan produk CDMA andalannya, yaitu Flexi.

Mereka adalah Para Remaja Masdjid yang saat ini masih berlangsung dalam acara Terbang Jidor. Acara ini adalah sebagai bentuk kerja sama PT Telkom Mojokerto, RACI FM dan Para Remaja Masjid Mojokerto. Iseng-iseng soal tawaran pakai Flexi, maka goal sementara yang telah dicapai dalam program ini adalah 10 dari para calon “Kyai Langitan” telah mendaftar / menggunakan Flexi.

Ini baru poros langitan yang disasar oleh Marketer Mojokerto, belum lagi poros lainnya yang merupakan komunitas berdaya beli lumayan. Tak tak perlu mendapat restu dari Kyai Langitan untuk membeli produk Flexi, seperti restu politik pada umumnya. Jual beli adalah hak azasi manusia. Bahkan untuk memperlancar komunikasi, para Kyiai dan Ulama’ langitan ini pasti mendukung 200 % kepada santrinya untuk membeli Flexi.

 NANG

JALAN SEHAT BERSAMA KELUARGA BESAR TELKOM SIDOARJO


TAHUN 2005

JALAN SEHAT BERSAMA KELUARGA BESAR TELKOM SIDOARJO


Hari minggu tanggal 25 September 2005, keluarga besar Telkom Sidoarjo dalam rangka menyambut Hari Bhakti Telkom ke 60 melaksanakan kegiatan Jalan sehat bersama yang di ikuti oleh seluruh karyawan berserta keluarga dan rekan TKM bersama keluarganya.

Start dilakukan di depan STO Sidoarjo dan dilepas oleh Manager Telkom Sidoarjo Mulyadi yang didampingi oleh para SS, adapun rute yang dilaluai oleh pejalan sehat antara lain : Start di STO SDA kemudian masuk perkampungan Magersari terus pembagian kupon Door price di depan Ponti Gor Delta Sidoarjo dan berjalan menuju jalan Pahlawan serta Finish lagi di STO Sidoarjo.

Dalam menyusuri jalan tampak sekali keceriaan para peserta walaupun dalam waktu bersamaan kopetitor kita ( Indosat ) juga melakukan hal yang sama dengan warga sekitarnya di lapangan Parkir Gelora Delta Sidoarjo, peserta jalan sehat Telkom cukup menarik perhatian warga yang sedang mengikuti acaranya Indosat karena para peserta Telkom memakai seragam yg cerah bernuansakan produk Telkom sehingga Indosat merasa mendapat saingan kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sesampai Finish di STO Sidoarjo acara dilanjutkan dengan Bazar yg menjual berbagai macam jenis makanan, dan para peserta jalan sehat sangat menikmati makanan yang dijual oleh Ibu ibu Dharma Wanita Telkom Sidoarjo dan sambil menikmati makanan para peserta dihibur oleh Orkes Melayu Palapa dari Porong Sidoarjo, beberapa peserta juga menyumbang lagu untuk memeriahkan acara yang dirayakan hanya 1 Tahun sekali. Panitia Juga disediakan Door Price yang cukup banyak , juga diadakan berbagai macam lomba dari lomba anak anak sampai orang Tua.

Dalam lomba anak cukup meriah dan hampir seluruh anak baik karyawan maupun TKM dengan penuh semangat mengikuti jalannya lomba, untuk lomba mengirim surat kepada Dirut Telkom keluar sebagai Juara adalah Adik DITA putri dari bapak Wayan yang saat ini duduk di kelas VI, sedangkan lomba mewarnai dimenangkan adik ZULPIANA putrid dari bapak Kusdianto.

Acara jalan sehat keluarga besar Telkom Sidoarjo menjadi berbeda karena kehadiran pejabat Divre V yaitu GM Jasnita bapak R GUNAWAN dan Dputy GM SBT Bapak FIRDAUS, disamping itu juga hadir Manager Catel Jombang dan Mojokerto.

By nayaw

13 JAWARA SBT Terima SK Kenaikan TUDAS & Promosi


TAHUN 2005

13 JAWARA SBT Terima SK Kenaikan TUDAS & Promosi

APEL PAGI.
Sejumlah 13 “JAWARA” Telkom Surabaya Timur (SBT) menerima SK kenaikan Tunjangan Dasar (TUDAS), satu diantaranya SK Promosi yang diserahkan oleh Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus saat apel pagi mingguan di halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya, Senin (25/7). Juga ada 53 para JAWARA yang berulang tahun di bulan Juli mendapat ucapan selamat setelah peniupan lilin diatas kue tart.

PERUBAHAN.
Firdaus dalam apel pagi tersebut meminta kepada para penerima SK agar terus memacu prestasi dan kinerja, sedang kepada yang promosi mutasi agar selalu siap kerja keras di loker yang baru. Ini adalah perubahan, dan wajar dalam organisasi yang dinamis. Perubahan kekal tak pernah berhenti.

OKPI.
Menyinggung masalah kinerja yang sudah dipatok dalam OKPI (Operational Key Performance Indicator), Firdaus meminta agar seluruh jajaran JAWARA konsisten terhadap komitment yang dibuatnya sendiri pada Workshop pekan lalu, yaitu untuk mendongkrak kinerja OPKI 2005.

JAWARA harus bangkit untuk mendongkrak kinerja OPKI yang ketinggalan dengan Datel lain, yaitu : MTTR, GAUL, MTTI, Q-Gangguan, juga yang tak kalah pentingya adalah pendongkrakan terhadap LOP (List Of Project) dari 72 % menjadi lebih dari 75 %, sebab LOP ini merupakan salah satu sales factor, pintanya lagi.

Ada factor marketing split didalam LOP, yaitu antara pembangunan (development) dan penjualan (sales). Selain selalu mengevaluasi OPKI, maka kepada para Bapak Angkat masing-masing STO agar selalu mengawal secara ketat progress LOP ini.

Lakukan kembali mapping STO, lokasi mana saja yang dibangun JT, yang sudag laku berapa ? Ini merupakan ALRPO ladang kita yang perlu diamati dan dievaluasi secara intens, buat recordnya. Tahun depan target pasti naik, jadi buat action optimal mulai sekarang. Kerahkan Sales Force, sisir seluruh lokasi, dan buka tenda untuk memangsa beberapa peluang pasar, tambahnya.

Selain memberikan stressing kepada masalah OPKI, Firdaus juga meng address masalah yang tak kalah penting, yaitu masalah SDM JAWARA. Diinformasikan, bahwa pada tanggal 17 Agustus 2005 nanti akan di launching Broadband Competence Centre (BCC). Dikatakan bahwa BCC ini berfungsi juga untuk meningkatkan skill SDM setelah JAWARA Competence Centre (JCC) yang baru saja diresmikan oleh Direktur Enterprise & Wholesale, Arief Yahya beberapa pekan lalu. BCC ini terlengkap di Jawa Timur dan bakal dibenchmark seperti halnya JCC.

InsyaAllah lomba JARAKSES Nasional dimana SBT masih menduduki Juara-II, maka dengan dibangunnya BCC & JCC yang merupakan kawah candradimuka dalam menggodok para JAWARA, maka dalam lomba mendatang SBT dapat meraih Juara-I. Sedangkan untuk Lomba Individu untuk JARLOKAT menduduki Juara-I, JARLOKAF Juara-IV, JARLOKAR Juara-II.

PENERIMA SK TUDAS.
Mereka yang menerima SK TUDAS adalah : Abdul Azis/611930 (CCAN), Lilik Sudarto/590294 (CCAN), Mansur/520339 (PCAN), Eko Agus M/850006 (PCAN), Suyatin/551775 (MCAN), Sudarmaji/621831 (MCAN), Sukesi/510311 (MF&RAN), M. Yasin/621920 (MF&RAN), Hariwijati/700482 (DOMAN), Otty Sulistianie/621916 (DOMAN), Herijanti/530367 (ADLOG), M. Thaha/542232 (ADLOG). Sedangkan yang terima SK Mutasi Promosi adalah Budi Widianto dari Spv. PCAN STO Gubeng ke SS MCAN STO Darmo Surabaya. +++SELAMAT+++

 NURSIDIK

SBT : Temu TKM Kopegtel Mojokerto


TAHUN 2005

Kebijakan PT Telkom berimbas pula terhadap operasional Kopegtel yang notabene merupakan Mitra operasional di lapangan. Ini pertanda perubahan. Dan perubahan di tubuh organisasi adalah hal yang harus dilalui demi peningkatan-peningkatan kinerja Perusahaan. Core bisnis PT Telkom yang kita kenal saat ini adalah POTS (Public Ordinary Telephone Service) merupakan cikal bakal sejak kita mengenal Telkom. Sampai saat ini POTS Mojokerto Area atau Line In Service kurang lebih sudah mencapai 42 ribu pelanggan dengan pendapatan perbulan rata-rata 4 M dengan produksi pulsa mencapai 25 juta.
Saat ini perubahan itu bergulir dengan dikeluarkannya KM 28 / KM 29 dimana regulator (Pemerintah) membuka kran kebijakan kepada salah satu operator jasa telekomunikasi dengan mengeluarkan kode akses SLJJ 01X. Dimana pelanggan PT Telkom diberikan pilihan untuk menggunakan kode akses SLJJ selain yang telah kita kenal saat ini. Ini berarti kran kompetisi sudah benar-benar kita jalani meski kebijakan itu akan berakibat satu sama lain penyelenggara telekomunikasi.
Apa yang harus kita perbuat? Ibarat sebuah kapal, satu dari mesin yang kita namakan POTS sudah mulai ada yang menggerogoti dan lambat laun kapal akan segera terhenti, itukah kompetisi ? Dan kembali lagi apa langkah kita?
Dalam kaitan itu Kopegtel Mojokerto saat ini Rabu, 25 Mei 2005 bertempat di gedung aula Telkom Empunala Mojokerto sedang melaksanakan sosialisasi hal-hal yang perlu kita infokan kepada Mitra Kopegtel (TKM) yang dalam keseharian berperan dalam operasional khususnya di Customer Service.
Mengenalkan New Engine Driver kepada mereka secara sederhana, bahwasannya dalam memoles mesin penggerak baru berupa Flexi dan Multimedia perlu kiat-kiat khusus. Sehingga akan terjadi sinergi kepada mereka dan sekaligus ikut andil dalam upaya percepatan pemasarannya. Disamping itu harapan yang tak kalah pentingnya adalah memberikan sosialisasi bagaimana mereka dapat menjaga image Telkom. Sehingga nantinya di dalam keseluruhan operasional akan ditrapkan Zerro Fault.(NK.M.YUDI)

SEKAR Berdialog Dengan KR Di Surabaya, Tolak Kode Akses SLJJ


TAHUN 2005

SEKAR Berdialog Dengan KR Di Surabaya, Tolak Kode Akses SLJJ

SHANGRILA HOTEL.
Bertempat di NIRWANA ROOM lantai-2 Shangrila Hotel Surabaya, Beberapa Pengurus SEKAR Indonesia yang mengenakan pita hitam di lengan bertuliskan “Kompetisi, Yes. Kode Akses SLJJ, No !!! bertemu DIRUT TELKOM, Kristiono (KR) dan melakukan dialog seputar isu Nasional Kode Akses SLJJ 011, Senin (25/4). Sedianya KR membuka pelatihan ESQ di Ball Room lantai-1, namun menyisihkan sedikit waktunya untuk berdialog dengan SEKAR di lantai-2.


KODE AKSES SLJJ.
Menurut SEKAR, setelah AT&T bangkrut, haruskah kini PT. TELKOM mengikutinya ? INDOSAT selaku New Entrance yang mirip benalu tentu saja bisa menjual murah (harga kompetitif) yang akhirnya basis pelanggan TELKOM lari ke benalu yang hanya “ndompleng”, sedangkan TELKOM selaku incumbent harus menanggung Cost of O&M (Operation & Maintenance). KR yang didampingi KaDIVRE-V, Arief Yahya (AY) dan Deputy KADVRE-V, Husni Thamrin, mengomentar, bahwa solusinya ialah kita harus memperjuangkan Rebalancing Tarif. Kita juga pernah di ‘recokin’ masalah VOIP lho. Jadi tolong dipikirkan sampai pada ‘The Worst Case” sekalipun (Kasus Terburuk : Red.), lanjut KR.

SEKAR tidak “mengejar” KR sampai detil, sebab alokasi waktu dialog ini sangat singkat, namun KR sempat mengklarifikasi, bahwa dirinya tidak terlibat dalam proyek ini seperti yang disinyalir SEKAR. Dalam kesempatan ini, KR juga mengklarifikasi soal pernyataannya di Yogya tentang Kode Akses SLJJ yang katanya No Problem, serta tidak adanya “tekanan” dari atas. KR mengatakan, bahwa kalau bekerja secara profesinal, maka tidak ada yang namanya tekanan. Ini adalah menjawab pertanyaan SEKAR tentang, apakah pernyataan KR di Yogya beberapa waktu yang lalu hanya mempermasalahkan kode akses nol tanpa melihat dampak implementasi kode akses terhadap bisnis telkom atau memperhitungkan juga basis pelanggan yang hilang akibat implementasi kode akses seperti rencana Indosat ?

Sebenarnya kebijakan kode akses yang ditetapkan sudah sangat bagus buat Telkom, karena selain kita masih bisa pakai 0 sebagai default bagi setiap operator. Jadi kode akses 3 digit sesuai KM sudah dibatalkan, kalau soal kompetisi di SLJJ sudah seharusnya segera dibuka karena SLI pun sudah dibuka bagi Telkom sejak tahun lalu dan kita tahun 2004 sudah dapat 500 Milyar sementara Indosat belum bisa mengoperasikan SLJJ nya. Tahun 2005 kalaupun tidak determinasi cepat, hak exclusivitas kita untuk SLJJ juga sudah berakhir, Jadi kesimpulannya kompetisi memang sudah sewajarnya dimulai bahkan seharusnya tahun lalu bersamaan dengan SLJJ sedangkan kode akses sudah sesuai skenario kita, kata KR.


Kemudian Pihak SEKAR juga mempertanyakan jawaban, bahwa SEKAR sudah menulis surat ke manajemen tentang cara menyikapi PM92 namun belum ada jawaban dari manajemen, padahal SEKAR sudah membicarakan dengan DIRJAR & CCG.

Terakhir pertanyaan SEKAR tentang diundur sampai kapan pemberlakuan Kode Akses SLJJ ini, yang dijawab, bahwa bisa saja setiap saat, tidak usah menunggu setahun lagi, wong tidak ada biayanya, kok ! Kemudian disarankan ke KR untuk tidak merespon surat Indosat, karena sesuai PM 92.

PERTEMUAN KHUSUS.
Usai berdialog dengan KR, para Pengurus SEKAR ini langsung mengadakan pertemuan khusus di Hotel EQUATOR, tempat para pengurus menginap, yang lokasinya tak jauh dari Hotel Shangrila. Semalam para pengurus SEKAR ini mengadakan pertemuan hingga larut malam (sampai jam 02.00 dini hari) untuk mempersiapkan materi dialog dengan KR esok pagi harinya.

Kenapa para pengurus ini mengadakan pertemuan khusus ? Puaskah dengan jawaban KR ? Karena alokasi waktu dialog yang sangat singkat, apalagi KR merencanakan mengadakan “One On One Meeting” dengan para KADIV, maka SEKAR tak mau “mengejar” KR hingga detil, sehingga tentu perlu pertemuan khusus lagi.

FRONTAL.
Dalam pertemuan khusus ini, SEKAR menyadari, bahwa BOD tidak bisa sefrontal SEKAR, jadi menurut DPP, bahwa SEKAR DPD se Indonesia yang harus militan, seperti DPW 04 yang sudah menghimpun “dana-perjuangan”. Sebab Direksi tak halangi perjuangan SEKAR. Para Pengurus SEKAR juga meminta, agar bila sewaktu-waktu ada instruksi manajemen tentang buka kode akses SLJJ, maka rekan-rekan sentral agar koordinasi dulu dengan SEKAR, jangan gegabah langsung dibuka. Kawal ketat teman-teman Sentral dan Long Distance, jangan sampai kecolongan.

BERJUANG & BERDO’A.
Untuk pengawalan dan pemantauan progress, maka DPP akan selalu koordinasi dengan DIRJAR. Sedangkan pihak LITBANG SEKAR DPP yang tergabung dalam TIM KODE AKSES SLJJ SEKAR akan menyampaikan Lost Revenue. Kalau perhitungan Direksi keliru (katanya potensi lost Cuma 10 %), maka harus bertanggung jawab kepada karyawan dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita harus berjuang dan berdo’a. Kalau New Entrance ini melakukan bisnis seperti seluler atau inter network saja, nggak masalah.

Dalam pertemuan khusus ini, SEKAR DPW-04 JATENG mengusulkan agar dibentuk semacam KORLAP, ada kostradnya, ada pangdamnya dan ada kopassusnya. Rekan Purwanto atau Ipunk (DPP) sempat menyampaikan pesan dari KETUM SEKAR, agar dalam aksi lapangan, kita jangan sampai menduduki sentral, bisa dituduh sabotase. Gunakan cara sesuai dengan proporsi kita, misalnya : mogok kerja.

JANGAN AMBRUK.
SEKAR DPW-05 JATIM menghimbau, agar jangan TELKOM sudah doyong, mau ambruk baru kita semua berteriak, sekarang inilah saat yang tepat untuk berteriak. Contohnya AT&T sudah ambruk, maka mereka sudah nggak bisa berteriak lagi. SEKAR JATENG menimpal, bahwa ini adalah hitungan hari, bahkan hitungan detik, jadi buat time frame mulai sekarang.

Dari pertemuan ini terkuak, bahwa Dewan Pers, LSM dan beberapa Elite Partai masih cinta TELKOM, yang nota bene adalah cinta Indonesian Flag Carrier. Pertemuan khusus ini diakhiri dengan Yel SEKAR, yaitu : SEKAR…!!! Dijawab : TELKOM…!!!!. Kemudian Kode Akses SLJJ..!!! dijawab : TOLAAAK..!! Itulah selayang pandang pertemuan khusus yang merepresentasikan sikap tegas Organisasi SEKAR TELKOM INDONESIA.

 NURSIDIK

SBT – Mojokerto Arif beri “Obat”, Badriyanto “Suplemennya”.


TAHUN 2005

SBT – Mojokerto Arif beri “Obat”, Badriyanto “Suplemennya”.

Mojokerto 24 Oktober 2005.
Semangat dan kekuatan saja kiranya belum cukup untuk mendapatkan hasil terbaik tanpa dibarengi dengan perencanaan yang matang dan cara-cara yang luarg biasa. Sehingga bermula dari itu apa yang akan kita lakukan dengan program Mojo 15 K ini akan menghasilkan sesuatu yang mudah-mudahan luar biasa.

Dalam percaturan Telekomunikasi di era kompetisi ini sangatlah nyata bahwa pola-pola yang elegan haruslah kita utamakan.Apalagi keberadaan kompetitor di Mojokerto menuntut kita harus seirama dalam menetukan arah. Peluang untuk mendapatkan pelanggan sebenarnya masih besar di Mojokerto ini.Hal ini tercermin dari net sales sampai dengan September 2005 ini yang masih 46% (KM-2).

Dukungan SDM yang unggul dan kondisi geografis tidak mustahil akan dapat melayani dan meraih pelanggan yang sebanyak-banyaknya. Ditambah lagi potensi secara teknis maupun persediaan nomor, baik wireline maupun wireless yang tersedia dan siap jual sehingga setidak-tidaknya dengan kelima alasan tersebut diatas maka jajaran kancatel Mojokerto mensinergikan Potensi Catel menjadi Team Mojo 15 K. Sebagai upaya pencapaian 14 K wireless dan 1 K POTS sampai dengan akhir tahun 2005 ini.

Uraian diatas adalah beberapa pengantar yang disampaikan Arif Irfansah dalam Apel Launching Mojo 15 K pagi ini di Mojokerto. Bahkan untuk mensupport ini Arif sengaja mengundang GM SBT Bandriyanto dan Manajer Marketing SBT Marnoto, dalam Apel Launching PKM Mojo 15 K dan sekalian untuk memberikan “suplemennya”.

Benar saja setelah apel penyerahan Buku PKM Mojo 15 K seluruh komponen kancatel Mojokerto langsung “digiring” menuju Aula 007. Saat ini lah Badriyanto yang memang sewaktu muda lama di Mojokerto tahu betul histroris kota “Onde-onde” ini.

Dalam arahannya GM meminta bahwa setiap komponen harus tahu betul arah yang akan dicapai khususnya di Mojokerto. Tiga Sasaran utama, itu merupakan pijakan kita untuk melangkah mencapai sasaran. Target, berapa target setahun, sebulan dan harian? Pencapaian sudah seberapa pencapain tahunan Anda, bulanan dan harian harus tahu, papar GM.

Sebelumnya GM menceritakan bahwa pola hidup manusia telah “dirampas” oleh Teknologi. Kalau dulu telepon engkol sedikit menggerakkan tangan kita, sekarang sudah digital. Maka tidak menutup kemungkinan type manusia masa depan adalah kepala besar, karena otaknya terus berinovasi dan berkembang, sementara otot-otot tubuhnya mengecil karena sudah jarang digerakkan…disambut ger yang hadir.

Bicara masalah kompetisi GM menceritakan pengalamannya waktu muda di Mojokerto.
“Anda tahu bioskop Garuda? Atau bioskop Ratna yang di Kalimati? Dulu saya sering nonton disitu dan yang diputar adalah kebanyakan film India. Sekarang dimana bioskop-bioskop itu sudah tidak nampak lagi karena sejak dulu ya gitu-gitu saja, tempat duduknya tak pernah dibenahi sehingga sehabis nontot jadi gatal.Pelangganya mending nonton tv atau mencari permainan di rumah. Kalau saja Anda membiarkan Mojokerto ini sedemikian tidak mustahil Telkom Mojokerto juga sudah tidak akan nampak lagi. Kopegtelnya juga sudah tidak ada, kalian semua juga ke mana?” sambung GM

Sebelum acara berakhir juga dibuka sharing dengan pada karyawan-karyawati dan para TKM. Dalam penutupannya beliau menghimbau untuk terus berbuat kearah yang lebih baik guna mempertahankan Telkom ini.Nanang Kristyo melaporkan dari Mojokerto.

Telkom SBT Hadirkan John Robert Powers (JRP)


TAHUN 2005

Telkom SBT Hadirkan John Robert Powers (JRP)

MANAGING SERVICES.
Untuk memanajemeni pelayanan (Managing Services), TELKOM SBT pada hari Rabu (24/8) tak tanggung-tanggung menghadirkan Instrukrur dari John Robert Powers (JRP), sebuah agensi internasional yang mengawali kiprahnya di tahun 1923 bergerak dibidang Modelling dan Sekolah Kepribadian. JRP bermarkas di West Hollywood – USA, memberi IHT kepada para Customer Service Representative (CSR) se TELKOM SBT di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang Committed 2 U Jln. Ketintang 156, Surabaya..

MELAYANI DENGAN CINTA.
Kehadiran Agensi Internasional bergengsi ini sehubungan ada program pelayanan yang telah diawali dan digulirkan oleh TELKOM SBT bernama “Melayani Dengan Cinta”, yang kemudian diimplementasikan secara standard se DIVRE-V Jawa Timur oleh KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim dalam bentuk Apel Pagi Kick Off Kampanye Pelayanan di Mergoyoso Surabaya.
PESERTA.
Sekitar 35 peserta IHT yang didominasi gender “cewek” ini adalah para CSR yang sertiap harinya berhadapan langsung dengan customer. Instruktur JRP yang bernama Helena K. Keith menawarkan kepada para peserta, maukah penyampaian pelajaran disampaikan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris ? Pesertapun mengiyakan ajakan Helena.
Sebelum masuk ke materi, terlebih dahulu Manager CS, Gatot Indra menyampaikan masukan kepada peserta dan Insstruktur, bahwa ada program yang baru di kick off dan masih hangat adalah “Melayani Dengan Cinta (MDC)”. Instruktur diminta untuk memberikan pendalaman materi sebagai bekal para CSR. Ada 5-S dalam MDC, yaitu SENYUM, SAPA, SANTUN, SOLUSI, SUKSES, kata Gatot.

TUNTUTAN UTAMA.
Pernahkah kita sadari, bahwa “service” merupakan tuntutan utama bagi setiap individu di dunia ini ? Sepakat dengan teorui Maslow yang mengatakan, bahwa kebutuhan tertinggi dari setiap manusia adalah “dirinya dihargai”. Service yang baik dan menghasilkan kepuasan bagi semua orang akan terpenuhi apabila didasari sikap yang menganggap, bahwa “setiap orang yang kita jumpai perlu dihargai dan diutamakan”, kata Helena mengawali pelajaran pertamanya.
Banyak hal disampaikan Helena yang menyangkut strategi mencapai misi pelayanan, antara lain meningkatkan nilai pribadi, seni mendengar, komunikasi, membangun hubungan dengan customer, meningkatkan gairah motivasi, kenyamanan lingkungan, sampai tidurpun disinggung. Para Front Liner harus cukup istirahat dan tidur, agar penampilan tetap enerjik terpancar aura dan senyum bahagia.
Menurut Helena, banyak cara membangun motivasi kepribadian, seperti memupuk rasa keingintahuan, memberikan reward, insentif, bonus yang mengacu pada suatu tindakan yang positif, berkomitmen, hasil nyata dan logis serta dapat diukur secara kuantitas.
KOMPETISI.
Asal berbasis kepuasan pelanggan, maka perusahaan dapat “compete” dengan beberapa perusahaan sejenis lainnya. Because of the customer we exist, karena kastemer kami ada, kata Helena lagi. Pupuk kesetiaan kepada pelanggan, cintailah pelanggan, tampilkan dirimu dan pribadimu dengan baik.
Melatih individu untuk memiliki ketrampilan berbicara layaknya seorang professional speaker. Mempelajari cara memahami diri sendiri baik secara fisik, moral maupun kemampuan berpikir. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam perusahaan sesuai tuntutan persaingan di dunia usaha saat ini.

 NURSIDIK

MUSWIL SEKAR DPW 05 Amanahkan Budhi Prastyo Sebagai Ketua


TAHUN 2005

MUSWIL SEKAR DPW 05 Amanahkan Budhi Prastyo Sebagai Ketua

PERIODE 2005-2008.
Musyawarah Wilayah (MUSWIL) SEKAR DPW 05 JATIM yang diselenggarakan pada hari Rabu (24/8) di ruang Lebah Biru Kantor DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya telah berjalan lancar dan hasilnya ialah : Memberikan amanah kepada Budhi Prastyo sebagai Ketua SEKAR DPW05 untuk periode 2005-2008. Sedangkan susunan pengurus lengkap akan diumumkan paling lama 2 minggu.

MUSWIL ke-3 ini dihadiri oleh seluruh DPD se JATIM, beberapa DPW di Indonesia, DPP (SEKJEN, Kabid OKK, Kabid Advokasi), serta Manajemen setempat dalam hal ini ialah KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim dan Deputy Kadivre-V, M. Husni Thamrin. Sedangkan KETUM SEKAR, Syinar Budhi Artha berhalangan, sebab berada di Malaysia ada urusan sekolah anaknya.

PERTANGGUNGJAWABAN.
Agenda utama MUSWIL III ini adalah Pertanggungjawaban Ketua periode sebelumnya dan pemilihan Ketua baru periode 2005-2008. adapun tema yang diambil adalah “Jayalah Telkom, Jayalah Indonesiaku”. Pertanggungjawaban yang disampaikan pengurus lama diterima dengan catatan, yaitu agar kedepan lebih menata organisasi lebih baik lagi, termasuk kegiatan internal dan eksternal.

KESEJAHTERAAN.
SEKJEN SEKAR, Wisnu Adhi mewakili KETUM menyampaikan sambutan yang intinya adalah peningkatan kesejahteraan SDM. Tema Jayalah Telkom akan terwujud jika SDM sejahtera, perusahaan maju.

Perusahaan akan maju, jika kita mengawal terus intervensi regulator dan asing terhadap Telkom, seperti masalah Kode Akses SLJJ. Masalah CBHRM yang masih “premature” harus juga terus kita kawal. Tak kalah pentingnya adalah pengawalan terhadap Good Clean Governance (GCG), agar terjadi efisiensi, berantas KKN.

SEKAR TELKOM harus mampu dan memang muncul sebagai perisai perusahaan dari segala intervensi. Tak heran kalau SEKAR BUMN yang lain menyegani SEKAR TELKOM. Tak heran pula kalau SEKAR TELKOM dengan pola Nasionalisme dipakai study dalam gelar doctor dari New South Wales University.

ANUGERAH ALLAH SWT.
Sementara itu KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) dalam sambutannya antara lain mengatakah, bahwa MUSWIL merupakan penjelmaan organisasi yang akan dikelola kedepan. Jangan berfokus pada siapa yang akan jadi “Jago”, tapi yang penting lihatlah data historikalnya (track recordnya). Tapi yakinlah, InsyaAllah saya akan support siapapun Ketuanya.

Berbicara masalah SDM, Kadivre-V, mengatakan, bahwa umur SDM di DIVRE-V ini 80 % berusia diatas 40 tahun. Namun nggak usah khawatir, sebab umur adalah anugerah Allah SWT, yang penting tetap semangat. Saat ini manajemen sedang berkonsultasi dengan TTC untuk mengetahui Treatment apa yang paling pas untuk usia tersebut, sehingga tetap produktif. Umur saya sendiri juga termasuk didalamnya, sekali lagi umur adalah anugerah Allah SWT, mari kita bersemangat terus.

Para Pengurus DPD dan DPW05 dalam kesempatan tersebut memperkenalkan diri kepada Kadivre agar lebih akrab dalam suasana kekeluargaan. Sambil memperkenalkan diri, masing-masing DPD diijinkan untuk melakukan “permintaan” kepada Kadivre. Ada DPD yang meminta menaikkan kelas kantornya, ada yang minta naik gaji, ada yang minta agar Kancatelnya dikunjungi, dan ada juga agar Kadivre mensolusi beberapa GM yang “alergi” terhadap SEKAR.

Semua permintaan DPD direspons positif oleh KADIVRE-V, sedangkan khusus masalah “alergi”, maka KADIV akan membudayakan “MEDIAMEKAR” atau media dialog Menejemen dan Sekar sampai ke tingkat GM. Saya telah melakukan budaya MEDIAMEKAR di Kalimantan yang Alhamdulillah bagus.

 NURSIDIK

RAT Dan Pemilihan Pengurus Kopegtel SBT Sukses


TAHUN 2005

RAT Dan Pemilihan Pengurus Kopegtel SBT Sukses

TAK SIA-SIA.
Ada pepatah mengatakan, bahwa tak ada pekerjaan yang sia-sia jika dikerjakan dengan serius oleh orang yang jujur, memiliki kompetensi dan kredibilitas tinggi dibidangnya. Hal tersebut dialami oleh Kopegtel SBT yang berhasil merecovery secara pelan tetapi pasti ‘terpaan bisnis’ yang pernah dialaminya. Lalu tak heran kalau Ketua Kopegtel lama, Iwan Gularto dipilih lagi pada saat acara RAT tahun buku 2004 di Gedung Pertemuan Dept. Agama Jl. Ketintang Madya No 92, Surabaya (24/3).

PENGURUS BARU.
RAT yang mengangkat thema “Perluasan Jaringan Bisnis Dan Kemitraan” tersebut boleh dibilang sukses dan lancar serta patut diacungi jempol, sebab acara yang berlangsung lancar tak bertele-tele tersebut berhasil memilih Pengurus baru periode 2005-2008 secara mufakat bulat.

Adapun susunan Pengurus baru yang langsung dilantik oleh DINKOP Surabaya tersebut adalah sebagai berikut : Ketua (Iwan Gularto), Sekretaris (Sri Wahono), Bendahara (Eva Petty). Ketua BP adalah Heroe S dan Ismail Rositow, sedangkan Ketua BPK adalah Subardi.

MAKIN MAJU.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho selaku Pembina dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa Kopegtel SBT dari waktu ke waktu semakin maju. Ini adalah berkat komitment yang tinggi dari seluruh anggota. Kinerja ini harus dipertahankan dan ditingkatkan, berikan input positif di forum RAT ini secara tertib.

KONDUSIF.
Sementara itu wakil DINKOP, Gumolo Sakti mengatakan, bahwa terlaksananya RAT menunjukkan kondisi koperasi kondusif, apalagi sebelumnya ada Pra RAT. Justru itu saya sarankan agar jangan bertele-tele dalam bermusyawarah. Toh koperasi ini adalah dari kita oleh kita dan untuk kita. Coba perhatikan buku laporannya sangat transparan, audited lagi, lanjutnya.

Secara singkat Gumolo memberikan kunci kriteria sebagai Pengurus, yaitu : tau wawasan koperasi, wawasan usaha, jujur, committed dan memiliki kompetens bisnis. Disisi lain Ketua BPK, Daddy A dalam sambutannya mengacungi jempol Pengurus yang memiliki disiplin bisnis tinggi dan berani memberhentikan tidak hormat jajarannya yang melakukan pelanggaran berat. Daddy juga bersyukur atas dukungan penuh dari Manajemen, seperti pembukaan beberapa SOPP baru untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan Telkom.

TANGGUNGJAWAB.
Untuk mempertanggungjawabkan kepengurusannya tahun buku 2004, Iwan memaparkan laporannya secara detil serta mengungkapkan rencana bisnisnya kedepan, termasuk prediksi growth revenue 11 % untuk tahun 2005. Ini adalah pertumbuhan yang realistis, katanya. Visi misi terbaru dipaparkan sesuai dengan tantangan bisnis dan kompetisi yang ketat. Peristiwa penting tahun 2004 tergambar jelas dalam paparannya.

DOORPRIZE.
Ada lagi yang menarik dan ditunggu-tunggu oleh para anggota, yaitu adanya sejumlah doorprize dengan hadiah pertama adalah motor Honda Supra. Hadiah lainnya adalah TV, Kulkas, VCD Player, Dispencer, Rice cooker dan peralatan elektronik lainnya.

• NURSIDIK

Ikat Kepala JAWARA SBT Bukan Demo, Tapi Simbol Kompetisi Sales


TAHUN 2005

Ikat Kepala JAWARA SBT Bukan Demo, Tapi Simbol Kompetisi Sales

SALES POTS.
Untuk menandai keberhasilan POTS Sales Target, maka manajemen TELKOM SBT memberikan ikat kepala kepada para Bapak Angkat dan Senior Supervisor (SS) Pelayanan seluruh STO. Pemberian ikat kepala sebagai symbol pencapaian Sales ini dilakukan oleh DGM TELKOM SBT, M. Firdaus saat apel pagi rutin mingguan JAWARA, Senin (24/1) bertempat di lapangan parkir TELKOM SBT, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

WARNA.
Menurut Firdaus, ikat kepala ini ada tiga warna, yaitu merah berarti pencapaian Sales < 90 %, warna kuning berarti pencapaian antara 90 – 100 %, sedangkan warna hijau berarti pencapaian > 100 %. Symbol warna warni ikat kepala ini selain gampang mengingat akan target, juga merupakan motivator dan tracking. Kalau Sales tidak berhasil alias gagal, maka harus diketahui dimana letak kegagalannya. Kalau Sales sukses, maka juga harus diketahui apa yang menyebabkan sukses. Simpul-simpul keberhasilan dan kegagalan harus dapat diketahui, jangan sampai tidak tahu letak keberhasilan, apalagi tak tahu penyebab kegagalan (Missing Sales Target). Kalau tak tahu letak kegagalan atau simpul kelemahan, namanya
keterlaluan. Nah, kalau tahu, komunikasikan, niscaya akan dicarikan solusi, dengan harapan serangan berikutnya akan dibidikkan ke simpul-simpul yang lemah tadi. Inilah maksud “keberhasilan yang direncanakan” itu. Simbolisasi Sales ini akan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat. Perlu kita ingat bersama, bahwa musuh kita yang sebenarnya adalah target sales atau demand untuk merebut dominasi Market Share.

MILITARY STYLE.
Lebih jauh, Firdaus menandaskan, bahwa masing-masing SS di seluruh STO memiliki peta peran di “medan perang”nya sendiri-sendiri, jadi harus focus menyerang sesuai dengan komando, mirip Military Style. Fokuskan ke sasaran tembak, nggak usah mikir yang lain. Kalau dalam “Totally Football Player”, maka jika beperan sebagai Back Kanan, jangan memikirkan Back Kiri, apalagi memikirkan peran yang lainnya seperti Penjaga Gawang (Goal Keeper), pasti akan kacau. Masing-masing peran harus di Empowering penuh yang berujung ke People Spirit, tak terkecuali apakah itu karyawan, TKM atau Mitra Outsourcing.

Bukan hanya POTS saja, tetapi juga Flexi yang termasuk Porto Folio Business akan seperti ini, sebab kalau kita menginginkan Growth Faster Dynamic atau Proffessional Growth melalaui Sales Skills, maka perencanaan harus matang. Simbolisasi Sales juga merupakan “sentuhan” bisnis yang di packaging (dikemas) dan direncanakan secara khusus, agar move…move and move….!!!

 NURSIDIK

Sebagai Penggagas The Art 5-S Of Mind , SBT Rangkul “Mind Institute”


TAHUN 2005

Sebagai Penggagas The Art 5-S Of Mind , SBT Rangkul “Mind Institute”

PELANGGAN.
Paul R.Timm, Phd, (50 ways to win New Customer) mengatakan, bahwa bisnis mengalami kegagalan karena sejumlah alasan, ada 3 hal yang berkaitan dengan pelanggan penyebab kegagalan adalah : Kekurangan pelanggan; Pelanggan yang tidak tepat; Produk yang tidak sesuai bagi pelanggan

Bicara masalah Bisnis dan Pelanggan, maka selama 3 hari mulai tanggal 21 sd 23 Nopember 2005, UPLATDA Surabaya bekerja sama dengan DIVRE V dan Mind Institute Jakarta, mengundang sekitar 236 peserta pegawai, CSR, SATPAM, berbagai bidang profesi untuk mengikuti pelatihan The Art of 5 S Mind. The Power Of Mind dari para Peserta Pelatihan telah di develop dan digodok disini, yaitu di Uplatda Surabaya.

Mind Institute mendedikasikan dan mencari solusi better way to treat, to service melalui understanding antara the mind and brain. The Ways to Win our Customers adalah targetnya, sebab masa depan bisnis TELKOM tergantung nilai tambahyang diberikan pada : Connecting People dan Social Mobility.

PENGGAGAS.
Bagi DATEL SBT ini bukan yang pertama dalam menggagas pelatihan Melayani dengan Cinta (Senyum-Sapa-Santun-Solusi-Sukses), bahkan jauh hari sebelum dicanangkan kita sempat memberikan bekal pelatihan kepada Frontliner antara lain :

1. Pelatihan Melayani dengan Cinta bagi Frontliner di Bromo awal Agustus 2005.
2. Pelatihan kepribadian dengan John Robert Power di DATEL tgl 25 Agt 2005.
3. One day workshop Customer handling di Sommerset Hotel September 2005.

Pelatihan ini dibuka oleh SM Performansi DIVRE-V, Agus Subekti mewakili KADIVRE-V, dihadiri pula oleh SM SDM, dan KA UPLATDA pada angkatan 1 termasuk manager Marketing, Marnoto, SS Darmo- Winarni, SDM-Yudi Ferbuhan, para CSR dan SATPAM SBT.

INSPIRASI.
The Art of 5 S menginspirasi kita untuk memulai langkah dalam melayani dengan cinta, dan untuk saat ini sudah terbukti digunakan sebagai salah satu jurus ampuh memenangkan kompetisi, sebagai contoh Raja Franchise siap saji Mc Donald dengan "Im lovin", Bank Niaga dengan Bonus Cinta nya, dll..Artinya : Kenalilah, dan Cintailah dulu pelanggan anda sebelum melangkah maju memenangkan kompetisi.
Contoh kongkrit MC D begitu rela menyisihkan koceknya utk membuat Play ground, dan Toys untuk anak-anak sehingga diluar dugaan terobosan itu membuat anak-anak ketagihan, dan menjadikan keunggulan style disamping kesigapan pramusaji nya, meski rasanya menurut saya biasa-biasa saja dibanding dengan Wendys, dan King Burger pesaingnya yang lebih enak.

CARE & LOVE.
Catatan menarik lainnya dari materi ini adalah kita diperkenalkan pada tindakan care action dulu, sebelum tumbuh menjadi love action. Pengalaman berikutnya bagaimana Pramugari Singapore airline begitu ramahnya melayani dengan senyum yang khas, dan empati karena seperti yang kita ketahui kalau kita jalan-jalan di Orchid road jarang sekali dijumpai yang seperti itu.

KONGKRIT.
Manager CS, Gatot Indra mengatakan kepada Reporter, bahwa The art of 5 S nantinya akan kita adopsi dalam bentuk program-program yang lebih kongkrit lagi, diantaranya Customer visit (Comes2U), Customer reward (love gift), customer day (Lovely days), Customer Voice quick response digarap bareng dengan rekans OPHAR, dan 147. Sang Instruktur mengatakan, bahwa MASA DEPAN TELKOM ADA DITANGAN PELANGGAN, I LOVE MY CUSTOMER. ***NURSIDIK***

SBT : Ratusan Pengusaha Kecil, Antri Menunggu Bantuan


TAHUN 2005

SBT : Ratusan Pengusaha Kecil, Antri Menunggu Bantuan

MENUNGGU.
BUMN memang perlu membantu pengusaha kecil atau ekonomi lemah, pasalnya jumlah mereka tak sedikit. Hal ini terbukti terdapat 212 pengusaha kecil individu dan 47 pengusaha kecil kelompok siap menerima bantuan kucuran dana dari TELKOM SBT pada hari Jum’at (23/9). Pagi hari penggelontoran dana dilakukan manaejmen DIVRE-V di Kantor DIVRE-V. Oleh karena banyaknya jumlah pemohon yang disetujui, maka acara dilanjutkan di Kantor SBT siang harinya usai sholat Jum’at.

ULET DAN JUJUR.
Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus sebelum menyerahkan bantuan, terlebih dahulu memberi sambutan yang antara lain mengatakan, bahwa dalam berusaha harus ulet dan jujur, agar usahanya mendapat barokah dari ALLAH SWT. Acara yang selaras dengan GCC ini dikatakan oleh Firdaus, bahwa PT. TELKOM memang sangat peduli kepada mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan, sehingga sangat selektif dalam mengabulkan permohonan.

Total dana ditargetkan sebesar 2,4 M, tetapi realisasinya ada yang mengundurkan diri, sehingga sisanya akan disalurkan kepada pemohon yang belum disetujui yang jumlahnya tinggal beberapa pemohon saja. Namun apabila sudah terserap semua, maka bagi pemohon berikutnya, akan diikutnya pada periode anggaran beikutnya pula, jadi harap bersabar.

PRACANGAN.
Salah seorang pengusaha kecil, Imam Syaiful dari Jombang yang keseharian usaha toko pracangan dengan muka berseri menerima kucuran dana pinjaman diserahkan langsung oleh Deputy GM SBT, walau hanya sebesar Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah). Wah, Alhamdulillah, Pak,…do’a-kan usaha saya berjalan lancar, Pak, katanya penuh harap.

 NURSIDIK

Mantan Pramugari Jadi Best Performance Outlet Flexi SBT


TAHUN 2005

Mantan Pramugari Jadi Best Performance Outlet Flexi SBT

OUTLET FLEXI.
The Most Best Performance Outlet Flexi “Plaza-HDK Cellular”, ternyata dikelolah oleh seorang mantan Pramugari Udara. Ibu muda bernama Annisa atau lebih mau dipanggil Bu Annis ini memang mantan Pramugari sesuai dengan penuturannya kepada Reporter, Jum’at (23/9) di outlet Flexi Jln. Jambangan (Depan Gateway Palm Spring Regency), Surabaya. Sedangkan suaminya adalah seorang karyawan sebuah Bank papan atas di kota Surabaya Metro.

NO RISK.
Bu Annis menuturkan, bahwa ia tak mau kerja di kantoran, walau sebenarnya setelah nikah, seorang pramugari biasanya ditarik ke bagian staf alias sebagai orang kantoran. Saya lebih suka di bisnis pulsa, sebab kerja ringan dan tidak ada resiko (no risk), tutur Ibu berputera satu ini.

Saya bisa mempekerjakan 5 (lima) pegawai sebagai penjaga outlet Flexi ini. Lumayan omzet kami untuk Kartu Perdana rata-rata 2 (dua slop) per hari, untuk Voucher Flexi per harinya adalah Rp. 3 juta, untuk Simpati juga sama, sedang untuk Mentari dan yang lainnya dibawahnya.

Memang lokasi outlet ini sepertinya di daerah yang sepi dan tidak strategis, akan tetapi hasil penjualannya sangat bagus. Pelanggannya pada umum bersepeda motor yang berdatangan silih berganti setiap menitnya. Ketika ditanya kenapa kok pada lari kesini semua, Bu Annis menjawab, bahwa dia berani untung kecil, yang penting lancar, dan terbukti turn-overnya tinggi. Pegawainya 5 orang perempuan semua, mungkin inilah kuncinya, sebab dalam Marketing memang ada factor penampilan yang tak lepas dari perhatian customer.

Bu Annis berterimakasih atas kunjungan dan dukungan Manajemen TELKOM SBT, sehingga outletnya berhasil meraih The Best Performance untuk lingkungan TELKOM SBT, dan semoga bisa meraih ke Tingkat DIVRE-V Jawa Timur.

 NURSIDIK

Lomba Lagu Mars JAWARA SBT Untuk Galang Kebersamaan


TAHUN 2005

Lomba Lagu Mars JAWARA SBT Untuk Galang Kebersamaan

PADUAN SUARA.
Untuk menggalang kebersamaan atau jiwa korsa, serta membangun teamwork, maka jajaran Opharjarakses TELKOM SBT menggelar Lomba Paduan Suara, MARS JAWARA SBT, Jum’at (23/9) di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang Committed 2-U, Jln. Ketintang 156, Surabaya. Pesertanya adalah pegawai dan TKM dari masing-masing bidang di Ophar, yaitu : CCAN (Corporate Customer Access Network), DOMAN (Data Operational & Maintenance Access Network), MCAN (Maintenance Cooper Access Network), PCAN (Personal Customer Access Network).

MENGOMPAKKAN.
Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa lomba paduan suara ini merupakan media atau sarana dalam mengompakkan “pasukan” atau para JAWARA Telkom Surabaya Timur. Selain itu bakat terpendam juga akan tergali dengan sendirinya.

Ekspresikan bakat terpendam rekan-rekan melalui media ini. Saya lihat dulunya pemalu, sekarang sudah berubah ceriah. Inilah semangat dalam menghadapi era kompetisi yan semakin mengganas.

Jadi suatu saat kita harus serius, suatu saat pula kita harus bergoyang, bermain musik, tapi jangan tiap hari lho. Dengan menghibur diri seperti ini, maka akan mengurangi rasa stress, menyeimbangkan emosi dan pikiran, sehingga kesehatan fisik dan mental akan tetap seimbang. Kalau fisik dan mental terjaga baik, maka kita bisa pulang “on-time”, target tercapai, dari pada pulang lambat, target tidak tercapai, hadirin tepuk tangan.

OLAHRAGA.
Selain Lomba Paduan Suara, jajaran JAWARA SBT juga berlomba dalam bidang olahraga, yaitu : Tennis Meja, Catur, Sepak Bola dan Voli. Adapun juara untuk Lomba Paduan Suara MARS JAWARA, adalah : Juara-I = CCAN ; Juara-II = PCAN; Juara-III = DOMAN dan Juara-IV adalah MCAN.

 NURSIDIK

SBT Raih 3 Dari 8 Lomba HARBAK POSTEL DIVRE-V


TAHUN 2005

SBT Raih 3 Dari 8 Lomba HARBAK POSTEL DIVRE-V

8 LOMBA.
Dalam rangka menyambut Hari Bhakti POSTEL ke-60, DIVRE-V mengadakan berbagai kegiatan, antara lain gerak jalan keluarga, bazaar, mewarnai, menggambar, dan ada 8 jenis kegiatan lomba, yaitu : Musabaqoh Al-Qur’an (MAQ), Tenis Meja, Catur, Bulutangkis, Senam Patriot 135, Bride, Tennis Lapangan dan Futsal.

SABET 3+2.
Dari hasil 8 lomba tersebut, Team TELKOM SBT berhasil menyabet dan meraih 3, yaitu MAQ (Juara Umum), Tennis Meja (Juara-I), dan Catur (Juara-I). Sedangkan yang dua jenis lomba lagi, ialah Bulutangkis hanya mampu keluar sebagai Juara-III dan Senam Patriot 135 juga Juara-III.

Perlombaan ini adalah rutin diadakan oleh menajemen setiap tahunnya, selain sebagai pembinaan, juga sebagai sarana ajang silaturahmi antar DATEL & DIVRE, sehingga dapat memberikan nilai tambah secara riil bagi manajemen, terutama dalam upaya meningkatkan sportivitas, juga sebagai implementasi dari motto “mens sana in corpore sano”, jiwa yang sehat dalam tubuh yang kuat.

Apabila jasmani kuat dan jasmani sehat, maka adalah merupakan modal utama bagi setiap SDM dalam melaksanakan tugas operasional, apalagi di era kompetisi yang semakin ketat (pada level “high”) sekarang ini sangat dibutuhkan SDM yang handal/tangguh, high efforts and high dedication. Bisnis tak ada yang tidak kompetitif, demikian juga dengan olahraga, namun harus tetap pada rel yang benar dan sportif.

 NURSIDIK

Telkom SBT Laksanakan Gebyar TELUM Berseri Nusantara-2


TAHUN 2005

Telkom SBT Laksanakan Gebyar TELUM Berseri Nusantara-2

GEBYAR TELUM.
Pada hari Jum’at, (23/9) usai pelaksanaan SKJ, bertempat di halaman parkir OPMC, Deputy GM TELKOM SBT. M. Firdaus mengibarkan bendera start tanda dimulainya pelaksanaan Gebyar TELUM Berseri Nusantara ke-2, dimana gebyar pertama telah dilaksanakan saat memperingati HUT-RI 17 Agustus lalu.

Sedangkan program Gebyar TELUM Berseri Nusantara-2 kali adalah dalam rangka menyambut Hari Bhakti POSTEL ke-60 yang diikuti baik oleh karyawan/ karyawati dan mitra outsourcing. Sebelum ditandai dengan pengibaran bendera start, juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis alat-alat pembersih yang akan digunakan untuk merawat fasilitas umum, TELUM.

CORPORATE IMAGE.
Dalam sambutan sebelum pemberangkatan Tim Gebyar TELUM, Firdaus antara lain mengatakan, bahwa TELUM yang merupakan salah satu fasilitas layanan umum merupakan wajah TELKOM yang mencerminkan Corporate Image, jadi memang harus dipelihara secara rutin.

Upaya perawatan dan pembenahan sistematis telah dilakukan oleh jajaran TELKOM SBT, sehingga sebelum dan sesudah Gebyar TELUM pertama dan kedua ini memang jauh sekali perbedaannya, sekarang sudah bagus (shelterisasi dan sentralisasi). Dari sisi availability 60 titik di 8 STO sudah oke.

Ada beberapa yang pakai konsul berdiri sendiri, akan kita tata ulang untuk disentralisir di tempat yang lebih memiliki aspek strategis dan aspek safety. Sedangkan yang tidak produktif akan kita kembangkan menjadi telepon umum Flexi, sehingga ada value creation dan corporate imagenya lebih baik lagi yang ujung-ujungnya mutu layanan semakin baik.

MEETING POINT.
Kita juga memiliki TELUM MEETING POINT di tiga lokasi, yaitu di Stasiun Kereta Api Gubeng, di ITS dan di Kantor DIVRE-5. bukan itu saja di setiap TELUM kita lengkapi di Buku Petunjuk Telepon (BPT) dan informasi nomor penting, seperti : Ambulan, Polisi, Pemadam Kebakaran, PDAM, PLN, info nomor telepon dan Gangguan telepon.

Hari ini TELKOM SBT akan menyumbangkan 9 buah tempat sampah dengan Branding Flexi di Stasiun Gubeng sebagai wujud program Good Corporate Citizenship. Usai pelepasan Tim Gebyar, Firdaus langsung meluncur ke Stasiun KA Gubeng untuk menyerahkan tempat sampah yang diterima langsung oleh Kepala Stasiun, Prayitno, sekaligus meninjau TELUM Meeting Point.

 NURSIDIK

Tim DIVRE-5 Mengaudit SMK3 TELKOM SBT


TAHUN 2005

Tim DIVRE-5 Mengaudit SMK3 TELKOM SBT

SMK3.
Tim Auditor DIVRE-5 yang terdiri dari Indra Sakti, Hermana dan Budi pada hari Jum’at (23/9) melakukan audit Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) TELKOM Surabaya Timur, Jln. Ketintang 156, Surabaya. Tujuan audit, selain melihat konsistensi, juga memberikan informasi berkaitan dengan kegiatan yang ada dalam manajemen resiko sesuai dengan tahapan-tahapannya.


SAMPLING.
Mengingat coverage wilayah TELKOM SBT sangat luas, maka Tim hanya mengaudit bidang-bidang tertentu saja sebagai sampling. Sedangkan system secara overall, mulai program sampai kepada action plan yang mencerminkan pengelolaan SMK3 kesuluruhan dipertanyakan secara aktif oleh Tim.

Bagaimana prosedur evakuasi bila terjadi kebakaran, program-program yang telah dilakukan, evaluasi kesehatan SDM, berobat dan sejenisnya tak luput dari bahan pertanyaan.

LINGKUNGAN KERJA.
Yang sangat memberikan dampak pada kesehatan tenaga kerja, juga dipertanyakan, seperti lingkungan kerja, lampu penerangan, pengkondisian udara (AC), meja-kursi untuk sarana kerja, serta sarana dan prasarana kerja lainnya.

Semua itu terangkum dalam Faktor fisik : Kebisingan, temperatur, cahaya, radiasi, getaran, dll. 2.Faktor kimia : Padat, cair, gas 3. Faktor biologi : Serangga, bakteri, virus, parasit dll. 4.Faktor fisiologi : ergonomi.

Suhu kerja memang harus dikondisikan, sebab kalau tidak akan menyebabkan : Rendahnya kinerja, Mudah capek dann Meningkatnya kesalahan. Pengaturan suhu kerja ini didasarkan kepada Standart (Kepmen 51/1999 ) : NAB Iklim kerja.

TIP untuk suhu kerja sesuai Kepmen tersebut adalah :
1. Suhu kerja nyaman 21 - 26oC.
2. Kecepatan udara 12 m/menit.
3. Kelembaban udara 50 - 65 %.
4. Masa istirahat kerja tergantung beban panas yang diterima.
5. Bekerja pada lingkungan panas harus banyak minum cairan.
6. Tidak dapat dikendalikan harus memakai APD.

 NURSIDIK

Manajemen DIVRE-V Ingin Agar Aksi SEKAR Tetap Jaga Citra


TAHUN 2005

Manajemen DIVRE-V Ingin Agar Aksi SEKAR Tetap Jaga Citra

SILATURAHMI.
Setelah belakangan ini SEKAR melakukan beberapa aksi menolak kebijakan Kode Akses SLJJ, maka manajemen DIVRE V dan Pengurus SEKAR DPW 05 pada hari Senin (23/5) mengadakan silaturahmi di Rumah Makan “Handayani” Surabaya. Dari manajemen yang hadir adalah KADIVRE-V, Deputy KADIVRE V, GM Telkom SBT dan GM Telkom SBB. Sedangkan dari SEKAR dihadiri oleh Ketua DPW05 dan Sekretaris, Ketua DPD SBT & SBB beserta sekretaris. Suasana silaturahmi sangat santai, sesekali tertawa ngakak.

MENGINGATKAN.
Perbincangan silaturahmi tersebut berkisar masalah gencarnya SEKAR melakukan penolakan kebijakan akan diimplementasikan kode akses SLJJ yang dianalisa bakal merugikan Telkom, bahkan merugikan Negara. Aksi yang telah dilakukan di beberapa kota tersebut dikhawatirkan manajemen akan berpengaruh terhadap citra perusahaan. Perbincangan lain juga menyangkut pengumpulan dana kas SEKAR yang disetujui dipotong melalui payroll.

Ketua SEKAR DPW05, Budhi Prasetyo (BP) meminta agar manajemen mengingatkan SEKAR bila ada aksi-aksi yang dinilai tak layak atau kebablasan. Sebab memang pihak SEKAR se Indonesia bertekad bulat berjuang untuk “mengganjal” kebijakan yang justru akan menggerogoti Telkom, serta lebih luas lagi menyangkut Negara Kesatuan RI. SEKAR menginginkan persaingan bisnis yang fair dari Sang Regulator (Pemerintah) dalam hal ini Menteri Informasi dan Komunikasi (MENKOMINFO).

CITRA.
KADIVRE-V, Arief Yahya (AY) menginginkan agar aksi-aksi SEKAR jangan sampai mengorbankan operasional dan tetap menjaga citra perusahaan, sebab sebagai incumbent, Telkom harus mampu memberikan layanan primanya kepada para konsumen. Manakala operasional terganggu, maka stake holder pasti akan berteriak.

Kita harus bisa membedakan mana yang operasional, mana yang taktis, yang strategis dan mana yang politis, terang AY. Kalau sudah di jalur politis, maka sebaiknyalah jangan atas nama sekar, tapi sebagai putera bangsa yang mempertahankan merah-putih, tambahnya.

BP pun mohon maaf, jika aksi tersebut mengganggu operasional, InsyaAllah kami tidak demo setiap hari. BP mengakui, bahwa memang dampaknya mengganggu operasional, tapi kan untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu masa depan Telkom. Operasional terganggu sedikit, namun kepentingan sangat besar, bahkan berskala Nasional.

Manajemen juga meminta agar aksi demo SEKAR tidak ditunggangi pihak ketiga, SEKARpun menjawab InsyaAllah tidak. Kedepan SEKAR akan lebih berhati-hati lagi dalam melakukan aksi demonya. Seandainya Pemerintah konsisten menunda pemberlakuan kode akses SLJJ hingga 5 tahun lagi, sebenarnya SEKAR tak akan demo. Tapi tiba-tiba muncul PM/92 yang pemberlakuannya di 5 kota gemuk, yang nota bene adalah bentuk mini dari KM/28, maka terjadilah aksi tersebut, tutur BP.

BIAS.
Sebenarnya perjuangan SEKAR adalah murni menolak kode akses SLJJ, tapi ternyata dibiaskan oleh berita dari internet BANDUNG - SURABAYAWEBS.COM yang bertajuk “SURAT JAMINAN KREDIT ALBERTA DISIMPAN DI BANK MANDIRI, SEKAR TELKOM DESAK SBY NONAKTIFKAN CEO TELKOM”. Dalam berita tersebut Sang Wartawan mengutip ungkapan Ketua Umum DPP Serikat Karyawan (Sekar) Telkom, Syinar Budhi Arta (SBA) kepada surabayawebs.com di Bandung, Senin 16/5.

Menanggapi berita ini, BP mengatakan, bahwa hal tersebut sudah dikonfirmasi ke SBA. Berita tersebut adalah tidak benar, bahkan Sang Wartawan sudah diundang SBA. Kalau memang tidak benar, sebaiknya SBA membuat berita counter, agar masalahnya clear.

Memang sayang sekali, perjuangan SEKAR yang murni menolak kode akses SLJJ dibiaskan / dikaburkan oleh pihak lain yang tak bertanggung jawab, yang justru malah memperkeruh suasana. BP pun berniat akan menyampaikan hal ini ke Sang KETUM. Selamat berjuang, pepatah mengatakan, bahwa hasil yang luar biasa, dihasilkan dengan cara yang tidak biasa.

 NURSIDIK

TeNI SBT PKS Dengan Alumni ITB, PIKMI Surabaya


TAHUN 2005

TeNI SBT PKS Dengan Alumni ITB, PIKMI Surabaya

EDUPROMO.
Pada hari Rabu (23/3) bertempat di Ruang kerja Manager Marketing TELKOM SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya telah dilakukan penandatanganan PKS antara TELKOM SBT dengan PIKMI- Yayasan Pendidikan Ilmu Komputer Dan Manajemen Informatika berkaitan dengan Edupromo (Education Promo) produk Telkom Net Instant dengan cara sosialisasi kepada siswa PIKMI yang jumlahnya 770 orang siswa. Materi Telkom Net Instant masuk kurikulum di kampus PIKMI yang sebagian besar dosennya adalah alumni ITB Bandung. PKS ini persis sama dengan STT Telkom yang waktu itu mempromokan VSAT Lintas Artha melalui kurikulumnya.

HANGAT.
Manager Marketing, Marnoto atas nama manajemen TELKOM SBT yang menandatangani PKS tersebut. Dari pihak PIKMI langsung oleh IR. HERAWAN RUSMANHADI, Jabatan Ketua Yayasan PIKMI berkedudukan di Jl. WR Supratman No. 23 Surabaya. Herawan menyambut hangat penawaran kerjasama TELKOM SBT demi mencerdaskan anak bangsa.

Perjanjian ini diadakan dengan maksud agar dicapai manfaat yang saling menguntungkan kedua belah pihak dalam rangka peningkatan kemampuan masyarakat untuk mengakses informasi melalui internet. Adanya peluang promosi dalam PKS ini merupakan kelincahan TELKOM SBT, sebab PKS ini memang dalam rangka promosi di bidang sosialisasi internet-Telkomnet Instan.

LINGKUP.
Didalam PKS ditegaskan, bahwa lingkup kerjasama ini adalah pemberian materi internet-Telkomnet Instan kepada siswa di lembaga pendidikan tersebut atau kepada pihak yang sengaja diundang. Target minimal peserta adalah mengenal internet dan mampu menyusun aplikasi untuk akses internet melalui Telkomnet Instan. Proses kegiatan ini dilaksanakan di kampus PIKMI atau di lokasi peserta (sekolah).

• NURSIDIK

Go-Go-Go TELKOM SBT Cepat, Kompetitor Lambat


TAHUN 2005

Go-Go-Go TELKOM SBT Cepat, Kompetitor Lambat

PASAR WISATA.
Yaa,..begitulah, …faster dan fastest secepat kilat gerakan TELKOM SBT dalam memangsa pasarnya sebelum dilibas kompetitor. Seperti yang dilakukan SBT dalam ngelobby DIRUT CV. BANGUN-Surabaya, kontraktor sekaligus developer proyek pasar wisata di kawasan Bandara Juanda Surabaya, Rabu (23/3).

SESUAI JANJI.
Deal adalah janji bisnis yang harus ditepati. Maka janji untuk bertemu dengan Direksi CV. Bangun ditepati oleh manajemen SBT. Tepat jam 14.00 WIB rombongan SBT yang dipimpin Deputy GM SBT, M. Firdaus berada di kantor proyek. Deputy GM yang didampingi oleh Manager Pran, Spv PCAN STO Tropodo dan perwakilan UCC DIVRE-Vdalam “meeting” tersebut membahas masalah jadwal pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan masalah teknis. Jajaran CV Bangun dipimpin oeh DIRUT serta Direktur Operasional dan Teknik.

Peta atau bagan pembangunan pasar wisata digelar. Dari bagan ini Deputy GM minta agar disediakan tempat khusus agar kabel yang “cross” jalan siap pasang tanpa menggali lagi. Dengan demikian keindahan tetap terpelihara, tidak dua kali kerja. Jangan sampai seperti pasar “Betro” yang sudah selesai baru kemudian digali lagi untuk instalasi infrastruktur telekomunikasi. Rencana pembangunan 230 stand pasar wisata ini selesai dalam waktu 6 bulan.

Pasar wisata ini memiliki type segment khusus, yaitu turis domestik dan mancanegara yang akan terbang atau tiba dari Bandara Juanda. Produk yang ditawarkan adalah kerajinan dan pakaian tradisional. “Space” untuk warkom dan warnet untuk komunikasi ke mancanegara juga sudah dipikirkan oleh pengembang.

DEAL BERIKUTNYA.
Bisnis jasa “halo-halo” ternyata tidak berhenti sampai disini, sebab pengembang dalam waktu 3 bulan lagi akan membangun juga pasar di Krian sebanyak 700 stand dan diperkirakan selesai selama 15 bulan, belum lagi setelah itu rencana lanjutannya adalah pembangunan pasar di Darmo Park, Surabaya. Ternyata benar, bahwa yang cepat akan melibas yang lambat. Dalam hal ini TELKOM SBT Faster, Kompetitor lambat !

• NURSIDIK