Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Sabtu, 21 Agustus 2010

Ikat Kepala JAWARA SBT Bukan Demo, Tapi Simbol Kompetisi Sales


TAHUN 2005

Ikat Kepala JAWARA SBT Bukan Demo, Tapi Simbol Kompetisi Sales

SALES POTS.
Untuk menandai keberhasilan POTS Sales Target, maka manajemen TELKOM SBT memberikan ikat kepala kepada para Bapak Angkat dan Senior Supervisor (SS) Pelayanan seluruh STO. Pemberian ikat kepala sebagai symbol pencapaian Sales ini dilakukan oleh DGM TELKOM SBT, M. Firdaus saat apel pagi rutin mingguan JAWARA, Senin (24/1) bertempat di lapangan parkir TELKOM SBT, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

WARNA.
Menurut Firdaus, ikat kepala ini ada tiga warna, yaitu merah berarti pencapaian Sales < 90 %, warna kuning berarti pencapaian antara 90 – 100 %, sedangkan warna hijau berarti pencapaian > 100 %. Symbol warna warni ikat kepala ini selain gampang mengingat akan target, juga merupakan motivator dan tracking. Kalau Sales tidak berhasil alias gagal, maka harus diketahui dimana letak kegagalannya. Kalau Sales sukses, maka juga harus diketahui apa yang menyebabkan sukses. Simpul-simpul keberhasilan dan kegagalan harus dapat diketahui, jangan sampai tidak tahu letak keberhasilan, apalagi tak tahu penyebab kegagalan (Missing Sales Target). Kalau tak tahu letak kegagalan atau simpul kelemahan, namanya
keterlaluan. Nah, kalau tahu, komunikasikan, niscaya akan dicarikan solusi, dengan harapan serangan berikutnya akan dibidikkan ke simpul-simpul yang lemah tadi. Inilah maksud “keberhasilan yang direncanakan” itu. Simbolisasi Sales ini akan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat. Perlu kita ingat bersama, bahwa musuh kita yang sebenarnya adalah target sales atau demand untuk merebut dominasi Market Share.

MILITARY STYLE.
Lebih jauh, Firdaus menandaskan, bahwa masing-masing SS di seluruh STO memiliki peta peran di “medan perang”nya sendiri-sendiri, jadi harus focus menyerang sesuai dengan komando, mirip Military Style. Fokuskan ke sasaran tembak, nggak usah mikir yang lain. Kalau dalam “Totally Football Player”, maka jika beperan sebagai Back Kanan, jangan memikirkan Back Kiri, apalagi memikirkan peran yang lainnya seperti Penjaga Gawang (Goal Keeper), pasti akan kacau. Masing-masing peran harus di Empowering penuh yang berujung ke People Spirit, tak terkecuali apakah itu karyawan, TKM atau Mitra Outsourcing.

Bukan hanya POTS saja, tetapi juga Flexi yang termasuk Porto Folio Business akan seperti ini, sebab kalau kita menginginkan Growth Faster Dynamic atau Proffessional Growth melalaui Sales Skills, maka perencanaan harus matang. Simbolisasi Sales juga merupakan “sentuhan” bisnis yang di packaging (dikemas) dan direncanakan secara khusus, agar move…move and move….!!!

 NURSIDIK

Sebagai Penggagas The Art 5-S Of Mind , SBT Rangkul “Mind Institute”


TAHUN 2005

Sebagai Penggagas The Art 5-S Of Mind , SBT Rangkul “Mind Institute”

PELANGGAN.
Paul R.Timm, Phd, (50 ways to win New Customer) mengatakan, bahwa bisnis mengalami kegagalan karena sejumlah alasan, ada 3 hal yang berkaitan dengan pelanggan penyebab kegagalan adalah : Kekurangan pelanggan; Pelanggan yang tidak tepat; Produk yang tidak sesuai bagi pelanggan

Bicara masalah Bisnis dan Pelanggan, maka selama 3 hari mulai tanggal 21 sd 23 Nopember 2005, UPLATDA Surabaya bekerja sama dengan DIVRE V dan Mind Institute Jakarta, mengundang sekitar 236 peserta pegawai, CSR, SATPAM, berbagai bidang profesi untuk mengikuti pelatihan The Art of 5 S Mind. The Power Of Mind dari para Peserta Pelatihan telah di develop dan digodok disini, yaitu di Uplatda Surabaya.

Mind Institute mendedikasikan dan mencari solusi better way to treat, to service melalui understanding antara the mind and brain. The Ways to Win our Customers adalah targetnya, sebab masa depan bisnis TELKOM tergantung nilai tambahyang diberikan pada : Connecting People dan Social Mobility.

PENGGAGAS.
Bagi DATEL SBT ini bukan yang pertama dalam menggagas pelatihan Melayani dengan Cinta (Senyum-Sapa-Santun-Solusi-Sukses), bahkan jauh hari sebelum dicanangkan kita sempat memberikan bekal pelatihan kepada Frontliner antara lain :

1. Pelatihan Melayani dengan Cinta bagi Frontliner di Bromo awal Agustus 2005.
2. Pelatihan kepribadian dengan John Robert Power di DATEL tgl 25 Agt 2005.
3. One day workshop Customer handling di Sommerset Hotel September 2005.

Pelatihan ini dibuka oleh SM Performansi DIVRE-V, Agus Subekti mewakili KADIVRE-V, dihadiri pula oleh SM SDM, dan KA UPLATDA pada angkatan 1 termasuk manager Marketing, Marnoto, SS Darmo- Winarni, SDM-Yudi Ferbuhan, para CSR dan SATPAM SBT.

INSPIRASI.
The Art of 5 S menginspirasi kita untuk memulai langkah dalam melayani dengan cinta, dan untuk saat ini sudah terbukti digunakan sebagai salah satu jurus ampuh memenangkan kompetisi, sebagai contoh Raja Franchise siap saji Mc Donald dengan "Im lovin", Bank Niaga dengan Bonus Cinta nya, dll..Artinya : Kenalilah, dan Cintailah dulu pelanggan anda sebelum melangkah maju memenangkan kompetisi.
Contoh kongkrit MC D begitu rela menyisihkan koceknya utk membuat Play ground, dan Toys untuk anak-anak sehingga diluar dugaan terobosan itu membuat anak-anak ketagihan, dan menjadikan keunggulan style disamping kesigapan pramusaji nya, meski rasanya menurut saya biasa-biasa saja dibanding dengan Wendys, dan King Burger pesaingnya yang lebih enak.

CARE & LOVE.
Catatan menarik lainnya dari materi ini adalah kita diperkenalkan pada tindakan care action dulu, sebelum tumbuh menjadi love action. Pengalaman berikutnya bagaimana Pramugari Singapore airline begitu ramahnya melayani dengan senyum yang khas, dan empati karena seperti yang kita ketahui kalau kita jalan-jalan di Orchid road jarang sekali dijumpai yang seperti itu.

KONGKRIT.
Manager CS, Gatot Indra mengatakan kepada Reporter, bahwa The art of 5 S nantinya akan kita adopsi dalam bentuk program-program yang lebih kongkrit lagi, diantaranya Customer visit (Comes2U), Customer reward (love gift), customer day (Lovely days), Customer Voice quick response digarap bareng dengan rekans OPHAR, dan 147. Sang Instruktur mengatakan, bahwa MASA DEPAN TELKOM ADA DITANGAN PELANGGAN, I LOVE MY CUSTOMER. ***NURSIDIK***

SBT : Ratusan Pengusaha Kecil, Antri Menunggu Bantuan


TAHUN 2005

SBT : Ratusan Pengusaha Kecil, Antri Menunggu Bantuan

MENUNGGU.
BUMN memang perlu membantu pengusaha kecil atau ekonomi lemah, pasalnya jumlah mereka tak sedikit. Hal ini terbukti terdapat 212 pengusaha kecil individu dan 47 pengusaha kecil kelompok siap menerima bantuan kucuran dana dari TELKOM SBT pada hari Jum’at (23/9). Pagi hari penggelontoran dana dilakukan manaejmen DIVRE-V di Kantor DIVRE-V. Oleh karena banyaknya jumlah pemohon yang disetujui, maka acara dilanjutkan di Kantor SBT siang harinya usai sholat Jum’at.

ULET DAN JUJUR.
Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus sebelum menyerahkan bantuan, terlebih dahulu memberi sambutan yang antara lain mengatakan, bahwa dalam berusaha harus ulet dan jujur, agar usahanya mendapat barokah dari ALLAH SWT. Acara yang selaras dengan GCC ini dikatakan oleh Firdaus, bahwa PT. TELKOM memang sangat peduli kepada mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan, sehingga sangat selektif dalam mengabulkan permohonan.

Total dana ditargetkan sebesar 2,4 M, tetapi realisasinya ada yang mengundurkan diri, sehingga sisanya akan disalurkan kepada pemohon yang belum disetujui yang jumlahnya tinggal beberapa pemohon saja. Namun apabila sudah terserap semua, maka bagi pemohon berikutnya, akan diikutnya pada periode anggaran beikutnya pula, jadi harap bersabar.

PRACANGAN.
Salah seorang pengusaha kecil, Imam Syaiful dari Jombang yang keseharian usaha toko pracangan dengan muka berseri menerima kucuran dana pinjaman diserahkan langsung oleh Deputy GM SBT, walau hanya sebesar Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah). Wah, Alhamdulillah, Pak,…do’a-kan usaha saya berjalan lancar, Pak, katanya penuh harap.

 NURSIDIK

Mantan Pramugari Jadi Best Performance Outlet Flexi SBT


TAHUN 2005

Mantan Pramugari Jadi Best Performance Outlet Flexi SBT

OUTLET FLEXI.
The Most Best Performance Outlet Flexi “Plaza-HDK Cellular”, ternyata dikelolah oleh seorang mantan Pramugari Udara. Ibu muda bernama Annisa atau lebih mau dipanggil Bu Annis ini memang mantan Pramugari sesuai dengan penuturannya kepada Reporter, Jum’at (23/9) di outlet Flexi Jln. Jambangan (Depan Gateway Palm Spring Regency), Surabaya. Sedangkan suaminya adalah seorang karyawan sebuah Bank papan atas di kota Surabaya Metro.

NO RISK.
Bu Annis menuturkan, bahwa ia tak mau kerja di kantoran, walau sebenarnya setelah nikah, seorang pramugari biasanya ditarik ke bagian staf alias sebagai orang kantoran. Saya lebih suka di bisnis pulsa, sebab kerja ringan dan tidak ada resiko (no risk), tutur Ibu berputera satu ini.

Saya bisa mempekerjakan 5 (lima) pegawai sebagai penjaga outlet Flexi ini. Lumayan omzet kami untuk Kartu Perdana rata-rata 2 (dua slop) per hari, untuk Voucher Flexi per harinya adalah Rp. 3 juta, untuk Simpati juga sama, sedang untuk Mentari dan yang lainnya dibawahnya.

Memang lokasi outlet ini sepertinya di daerah yang sepi dan tidak strategis, akan tetapi hasil penjualannya sangat bagus. Pelanggannya pada umum bersepeda motor yang berdatangan silih berganti setiap menitnya. Ketika ditanya kenapa kok pada lari kesini semua, Bu Annis menjawab, bahwa dia berani untung kecil, yang penting lancar, dan terbukti turn-overnya tinggi. Pegawainya 5 orang perempuan semua, mungkin inilah kuncinya, sebab dalam Marketing memang ada factor penampilan yang tak lepas dari perhatian customer.

Bu Annis berterimakasih atas kunjungan dan dukungan Manajemen TELKOM SBT, sehingga outletnya berhasil meraih The Best Performance untuk lingkungan TELKOM SBT, dan semoga bisa meraih ke Tingkat DIVRE-V Jawa Timur.

 NURSIDIK

Lomba Lagu Mars JAWARA SBT Untuk Galang Kebersamaan


TAHUN 2005

Lomba Lagu Mars JAWARA SBT Untuk Galang Kebersamaan

PADUAN SUARA.
Untuk menggalang kebersamaan atau jiwa korsa, serta membangun teamwork, maka jajaran Opharjarakses TELKOM SBT menggelar Lomba Paduan Suara, MARS JAWARA SBT, Jum’at (23/9) di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang Committed 2-U, Jln. Ketintang 156, Surabaya. Pesertanya adalah pegawai dan TKM dari masing-masing bidang di Ophar, yaitu : CCAN (Corporate Customer Access Network), DOMAN (Data Operational & Maintenance Access Network), MCAN (Maintenance Cooper Access Network), PCAN (Personal Customer Access Network).

MENGOMPAKKAN.
Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa lomba paduan suara ini merupakan media atau sarana dalam mengompakkan “pasukan” atau para JAWARA Telkom Surabaya Timur. Selain itu bakat terpendam juga akan tergali dengan sendirinya.

Ekspresikan bakat terpendam rekan-rekan melalui media ini. Saya lihat dulunya pemalu, sekarang sudah berubah ceriah. Inilah semangat dalam menghadapi era kompetisi yan semakin mengganas.

Jadi suatu saat kita harus serius, suatu saat pula kita harus bergoyang, bermain musik, tapi jangan tiap hari lho. Dengan menghibur diri seperti ini, maka akan mengurangi rasa stress, menyeimbangkan emosi dan pikiran, sehingga kesehatan fisik dan mental akan tetap seimbang. Kalau fisik dan mental terjaga baik, maka kita bisa pulang “on-time”, target tercapai, dari pada pulang lambat, target tidak tercapai, hadirin tepuk tangan.

OLAHRAGA.
Selain Lomba Paduan Suara, jajaran JAWARA SBT juga berlomba dalam bidang olahraga, yaitu : Tennis Meja, Catur, Sepak Bola dan Voli. Adapun juara untuk Lomba Paduan Suara MARS JAWARA, adalah : Juara-I = CCAN ; Juara-II = PCAN; Juara-III = DOMAN dan Juara-IV adalah MCAN.

 NURSIDIK

SBT Raih 3 Dari 8 Lomba HARBAK POSTEL DIVRE-V


TAHUN 2005

SBT Raih 3 Dari 8 Lomba HARBAK POSTEL DIVRE-V

8 LOMBA.
Dalam rangka menyambut Hari Bhakti POSTEL ke-60, DIVRE-V mengadakan berbagai kegiatan, antara lain gerak jalan keluarga, bazaar, mewarnai, menggambar, dan ada 8 jenis kegiatan lomba, yaitu : Musabaqoh Al-Qur’an (MAQ), Tenis Meja, Catur, Bulutangkis, Senam Patriot 135, Bride, Tennis Lapangan dan Futsal.

SABET 3+2.
Dari hasil 8 lomba tersebut, Team TELKOM SBT berhasil menyabet dan meraih 3, yaitu MAQ (Juara Umum), Tennis Meja (Juara-I), dan Catur (Juara-I). Sedangkan yang dua jenis lomba lagi, ialah Bulutangkis hanya mampu keluar sebagai Juara-III dan Senam Patriot 135 juga Juara-III.

Perlombaan ini adalah rutin diadakan oleh menajemen setiap tahunnya, selain sebagai pembinaan, juga sebagai sarana ajang silaturahmi antar DATEL & DIVRE, sehingga dapat memberikan nilai tambah secara riil bagi manajemen, terutama dalam upaya meningkatkan sportivitas, juga sebagai implementasi dari motto “mens sana in corpore sano”, jiwa yang sehat dalam tubuh yang kuat.

Apabila jasmani kuat dan jasmani sehat, maka adalah merupakan modal utama bagi setiap SDM dalam melaksanakan tugas operasional, apalagi di era kompetisi yang semakin ketat (pada level “high”) sekarang ini sangat dibutuhkan SDM yang handal/tangguh, high efforts and high dedication. Bisnis tak ada yang tidak kompetitif, demikian juga dengan olahraga, namun harus tetap pada rel yang benar dan sportif.

 NURSIDIK

Telkom SBT Laksanakan Gebyar TELUM Berseri Nusantara-2


TAHUN 2005

Telkom SBT Laksanakan Gebyar TELUM Berseri Nusantara-2

GEBYAR TELUM.
Pada hari Jum’at, (23/9) usai pelaksanaan SKJ, bertempat di halaman parkir OPMC, Deputy GM TELKOM SBT. M. Firdaus mengibarkan bendera start tanda dimulainya pelaksanaan Gebyar TELUM Berseri Nusantara ke-2, dimana gebyar pertama telah dilaksanakan saat memperingati HUT-RI 17 Agustus lalu.

Sedangkan program Gebyar TELUM Berseri Nusantara-2 kali adalah dalam rangka menyambut Hari Bhakti POSTEL ke-60 yang diikuti baik oleh karyawan/ karyawati dan mitra outsourcing. Sebelum ditandai dengan pengibaran bendera start, juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis alat-alat pembersih yang akan digunakan untuk merawat fasilitas umum, TELUM.

CORPORATE IMAGE.
Dalam sambutan sebelum pemberangkatan Tim Gebyar TELUM, Firdaus antara lain mengatakan, bahwa TELUM yang merupakan salah satu fasilitas layanan umum merupakan wajah TELKOM yang mencerminkan Corporate Image, jadi memang harus dipelihara secara rutin.

Upaya perawatan dan pembenahan sistematis telah dilakukan oleh jajaran TELKOM SBT, sehingga sebelum dan sesudah Gebyar TELUM pertama dan kedua ini memang jauh sekali perbedaannya, sekarang sudah bagus (shelterisasi dan sentralisasi). Dari sisi availability 60 titik di 8 STO sudah oke.

Ada beberapa yang pakai konsul berdiri sendiri, akan kita tata ulang untuk disentralisir di tempat yang lebih memiliki aspek strategis dan aspek safety. Sedangkan yang tidak produktif akan kita kembangkan menjadi telepon umum Flexi, sehingga ada value creation dan corporate imagenya lebih baik lagi yang ujung-ujungnya mutu layanan semakin baik.

MEETING POINT.
Kita juga memiliki TELUM MEETING POINT di tiga lokasi, yaitu di Stasiun Kereta Api Gubeng, di ITS dan di Kantor DIVRE-5. bukan itu saja di setiap TELUM kita lengkapi di Buku Petunjuk Telepon (BPT) dan informasi nomor penting, seperti : Ambulan, Polisi, Pemadam Kebakaran, PDAM, PLN, info nomor telepon dan Gangguan telepon.

Hari ini TELKOM SBT akan menyumbangkan 9 buah tempat sampah dengan Branding Flexi di Stasiun Gubeng sebagai wujud program Good Corporate Citizenship. Usai pelepasan Tim Gebyar, Firdaus langsung meluncur ke Stasiun KA Gubeng untuk menyerahkan tempat sampah yang diterima langsung oleh Kepala Stasiun, Prayitno, sekaligus meninjau TELUM Meeting Point.

 NURSIDIK

Tim DIVRE-5 Mengaudit SMK3 TELKOM SBT


TAHUN 2005

Tim DIVRE-5 Mengaudit SMK3 TELKOM SBT

SMK3.
Tim Auditor DIVRE-5 yang terdiri dari Indra Sakti, Hermana dan Budi pada hari Jum’at (23/9) melakukan audit Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) TELKOM Surabaya Timur, Jln. Ketintang 156, Surabaya. Tujuan audit, selain melihat konsistensi, juga memberikan informasi berkaitan dengan kegiatan yang ada dalam manajemen resiko sesuai dengan tahapan-tahapannya.


SAMPLING.
Mengingat coverage wilayah TELKOM SBT sangat luas, maka Tim hanya mengaudit bidang-bidang tertentu saja sebagai sampling. Sedangkan system secara overall, mulai program sampai kepada action plan yang mencerminkan pengelolaan SMK3 kesuluruhan dipertanyakan secara aktif oleh Tim.

Bagaimana prosedur evakuasi bila terjadi kebakaran, program-program yang telah dilakukan, evaluasi kesehatan SDM, berobat dan sejenisnya tak luput dari bahan pertanyaan.

LINGKUNGAN KERJA.
Yang sangat memberikan dampak pada kesehatan tenaga kerja, juga dipertanyakan, seperti lingkungan kerja, lampu penerangan, pengkondisian udara (AC), meja-kursi untuk sarana kerja, serta sarana dan prasarana kerja lainnya.

Semua itu terangkum dalam Faktor fisik : Kebisingan, temperatur, cahaya, radiasi, getaran, dll. 2.Faktor kimia : Padat, cair, gas 3. Faktor biologi : Serangga, bakteri, virus, parasit dll. 4.Faktor fisiologi : ergonomi.

Suhu kerja memang harus dikondisikan, sebab kalau tidak akan menyebabkan : Rendahnya kinerja, Mudah capek dann Meningkatnya kesalahan. Pengaturan suhu kerja ini didasarkan kepada Standart (Kepmen 51/1999 ) : NAB Iklim kerja.

TIP untuk suhu kerja sesuai Kepmen tersebut adalah :
1. Suhu kerja nyaman 21 - 26oC.
2. Kecepatan udara 12 m/menit.
3. Kelembaban udara 50 - 65 %.
4. Masa istirahat kerja tergantung beban panas yang diterima.
5. Bekerja pada lingkungan panas harus banyak minum cairan.
6. Tidak dapat dikendalikan harus memakai APD.

 NURSIDIK

Manajemen DIVRE-V Ingin Agar Aksi SEKAR Tetap Jaga Citra


TAHUN 2005

Manajemen DIVRE-V Ingin Agar Aksi SEKAR Tetap Jaga Citra

SILATURAHMI.
Setelah belakangan ini SEKAR melakukan beberapa aksi menolak kebijakan Kode Akses SLJJ, maka manajemen DIVRE V dan Pengurus SEKAR DPW 05 pada hari Senin (23/5) mengadakan silaturahmi di Rumah Makan “Handayani” Surabaya. Dari manajemen yang hadir adalah KADIVRE-V, Deputy KADIVRE V, GM Telkom SBT dan GM Telkom SBB. Sedangkan dari SEKAR dihadiri oleh Ketua DPW05 dan Sekretaris, Ketua DPD SBT & SBB beserta sekretaris. Suasana silaturahmi sangat santai, sesekali tertawa ngakak.

MENGINGATKAN.
Perbincangan silaturahmi tersebut berkisar masalah gencarnya SEKAR melakukan penolakan kebijakan akan diimplementasikan kode akses SLJJ yang dianalisa bakal merugikan Telkom, bahkan merugikan Negara. Aksi yang telah dilakukan di beberapa kota tersebut dikhawatirkan manajemen akan berpengaruh terhadap citra perusahaan. Perbincangan lain juga menyangkut pengumpulan dana kas SEKAR yang disetujui dipotong melalui payroll.

Ketua SEKAR DPW05, Budhi Prasetyo (BP) meminta agar manajemen mengingatkan SEKAR bila ada aksi-aksi yang dinilai tak layak atau kebablasan. Sebab memang pihak SEKAR se Indonesia bertekad bulat berjuang untuk “mengganjal” kebijakan yang justru akan menggerogoti Telkom, serta lebih luas lagi menyangkut Negara Kesatuan RI. SEKAR menginginkan persaingan bisnis yang fair dari Sang Regulator (Pemerintah) dalam hal ini Menteri Informasi dan Komunikasi (MENKOMINFO).

CITRA.
KADIVRE-V, Arief Yahya (AY) menginginkan agar aksi-aksi SEKAR jangan sampai mengorbankan operasional dan tetap menjaga citra perusahaan, sebab sebagai incumbent, Telkom harus mampu memberikan layanan primanya kepada para konsumen. Manakala operasional terganggu, maka stake holder pasti akan berteriak.

Kita harus bisa membedakan mana yang operasional, mana yang taktis, yang strategis dan mana yang politis, terang AY. Kalau sudah di jalur politis, maka sebaiknyalah jangan atas nama sekar, tapi sebagai putera bangsa yang mempertahankan merah-putih, tambahnya.

BP pun mohon maaf, jika aksi tersebut mengganggu operasional, InsyaAllah kami tidak demo setiap hari. BP mengakui, bahwa memang dampaknya mengganggu operasional, tapi kan untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu masa depan Telkom. Operasional terganggu sedikit, namun kepentingan sangat besar, bahkan berskala Nasional.

Manajemen juga meminta agar aksi demo SEKAR tidak ditunggangi pihak ketiga, SEKARpun menjawab InsyaAllah tidak. Kedepan SEKAR akan lebih berhati-hati lagi dalam melakukan aksi demonya. Seandainya Pemerintah konsisten menunda pemberlakuan kode akses SLJJ hingga 5 tahun lagi, sebenarnya SEKAR tak akan demo. Tapi tiba-tiba muncul PM/92 yang pemberlakuannya di 5 kota gemuk, yang nota bene adalah bentuk mini dari KM/28, maka terjadilah aksi tersebut, tutur BP.

BIAS.
Sebenarnya perjuangan SEKAR adalah murni menolak kode akses SLJJ, tapi ternyata dibiaskan oleh berita dari internet BANDUNG - SURABAYAWEBS.COM yang bertajuk “SURAT JAMINAN KREDIT ALBERTA DISIMPAN DI BANK MANDIRI, SEKAR TELKOM DESAK SBY NONAKTIFKAN CEO TELKOM”. Dalam berita tersebut Sang Wartawan mengutip ungkapan Ketua Umum DPP Serikat Karyawan (Sekar) Telkom, Syinar Budhi Arta (SBA) kepada surabayawebs.com di Bandung, Senin 16/5.

Menanggapi berita ini, BP mengatakan, bahwa hal tersebut sudah dikonfirmasi ke SBA. Berita tersebut adalah tidak benar, bahkan Sang Wartawan sudah diundang SBA. Kalau memang tidak benar, sebaiknya SBA membuat berita counter, agar masalahnya clear.

Memang sayang sekali, perjuangan SEKAR yang murni menolak kode akses SLJJ dibiaskan / dikaburkan oleh pihak lain yang tak bertanggung jawab, yang justru malah memperkeruh suasana. BP pun berniat akan menyampaikan hal ini ke Sang KETUM. Selamat berjuang, pepatah mengatakan, bahwa hasil yang luar biasa, dihasilkan dengan cara yang tidak biasa.

 NURSIDIK

TeNI SBT PKS Dengan Alumni ITB, PIKMI Surabaya


TAHUN 2005

TeNI SBT PKS Dengan Alumni ITB, PIKMI Surabaya

EDUPROMO.
Pada hari Rabu (23/3) bertempat di Ruang kerja Manager Marketing TELKOM SBT Jln. Ketintang 156, Surabaya telah dilakukan penandatanganan PKS antara TELKOM SBT dengan PIKMI- Yayasan Pendidikan Ilmu Komputer Dan Manajemen Informatika berkaitan dengan Edupromo (Education Promo) produk Telkom Net Instant dengan cara sosialisasi kepada siswa PIKMI yang jumlahnya 770 orang siswa. Materi Telkom Net Instant masuk kurikulum di kampus PIKMI yang sebagian besar dosennya adalah alumni ITB Bandung. PKS ini persis sama dengan STT Telkom yang waktu itu mempromokan VSAT Lintas Artha melalui kurikulumnya.

HANGAT.
Manager Marketing, Marnoto atas nama manajemen TELKOM SBT yang menandatangani PKS tersebut. Dari pihak PIKMI langsung oleh IR. HERAWAN RUSMANHADI, Jabatan Ketua Yayasan PIKMI berkedudukan di Jl. WR Supratman No. 23 Surabaya. Herawan menyambut hangat penawaran kerjasama TELKOM SBT demi mencerdaskan anak bangsa.

Perjanjian ini diadakan dengan maksud agar dicapai manfaat yang saling menguntungkan kedua belah pihak dalam rangka peningkatan kemampuan masyarakat untuk mengakses informasi melalui internet. Adanya peluang promosi dalam PKS ini merupakan kelincahan TELKOM SBT, sebab PKS ini memang dalam rangka promosi di bidang sosialisasi internet-Telkomnet Instan.

LINGKUP.
Didalam PKS ditegaskan, bahwa lingkup kerjasama ini adalah pemberian materi internet-Telkomnet Instan kepada siswa di lembaga pendidikan tersebut atau kepada pihak yang sengaja diundang. Target minimal peserta adalah mengenal internet dan mampu menyusun aplikasi untuk akses internet melalui Telkomnet Instan. Proses kegiatan ini dilaksanakan di kampus PIKMI atau di lokasi peserta (sekolah).

• NURSIDIK

Go-Go-Go TELKOM SBT Cepat, Kompetitor Lambat


TAHUN 2005

Go-Go-Go TELKOM SBT Cepat, Kompetitor Lambat

PASAR WISATA.
Yaa,..begitulah, …faster dan fastest secepat kilat gerakan TELKOM SBT dalam memangsa pasarnya sebelum dilibas kompetitor. Seperti yang dilakukan SBT dalam ngelobby DIRUT CV. BANGUN-Surabaya, kontraktor sekaligus developer proyek pasar wisata di kawasan Bandara Juanda Surabaya, Rabu (23/3).

SESUAI JANJI.
Deal adalah janji bisnis yang harus ditepati. Maka janji untuk bertemu dengan Direksi CV. Bangun ditepati oleh manajemen SBT. Tepat jam 14.00 WIB rombongan SBT yang dipimpin Deputy GM SBT, M. Firdaus berada di kantor proyek. Deputy GM yang didampingi oleh Manager Pran, Spv PCAN STO Tropodo dan perwakilan UCC DIVRE-Vdalam “meeting” tersebut membahas masalah jadwal pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan masalah teknis. Jajaran CV Bangun dipimpin oeh DIRUT serta Direktur Operasional dan Teknik.

Peta atau bagan pembangunan pasar wisata digelar. Dari bagan ini Deputy GM minta agar disediakan tempat khusus agar kabel yang “cross” jalan siap pasang tanpa menggali lagi. Dengan demikian keindahan tetap terpelihara, tidak dua kali kerja. Jangan sampai seperti pasar “Betro” yang sudah selesai baru kemudian digali lagi untuk instalasi infrastruktur telekomunikasi. Rencana pembangunan 230 stand pasar wisata ini selesai dalam waktu 6 bulan.

Pasar wisata ini memiliki type segment khusus, yaitu turis domestik dan mancanegara yang akan terbang atau tiba dari Bandara Juanda. Produk yang ditawarkan adalah kerajinan dan pakaian tradisional. “Space” untuk warkom dan warnet untuk komunikasi ke mancanegara juga sudah dipikirkan oleh pengembang.

DEAL BERIKUTNYA.
Bisnis jasa “halo-halo” ternyata tidak berhenti sampai disini, sebab pengembang dalam waktu 3 bulan lagi akan membangun juga pasar di Krian sebanyak 700 stand dan diperkirakan selesai selama 15 bulan, belum lagi setelah itu rencana lanjutannya adalah pembangunan pasar di Darmo Park, Surabaya. Ternyata benar, bahwa yang cepat akan melibas yang lambat. Dalam hal ini TELKOM SBT Faster, Kompetitor lambat !

• NURSIDIK

Jumat, 20 Agustus 2010

Speedy Akan Dikembangkan Ke Optik dan Wireless


TAHUN 2005

Speedy Akan Dikembangkan Ke Optik dan Wireless

PROSPEK.
Speedy memiliki prospek yang luar biasa di jalur komunikasi multimedia, untuk itu rekan-rekan harus mulai sekarang serius menggarap produk Telkom yang satu ini. Demikian antara lain sekapur sirih ASMAN Corporate Customer Access Network (CCAN), Mulyo Sukartono dihadapan para peserta IHT SPEEDY TELKOM SBT, Rabu (23/2) di Gedung OPMC Jl. Ketintang 156, Surabaya. IHT ini adalah angkatan ke-2 atau terakhir.

SALURAN FISIK.
Memang saat ini masih menggunakan saluran fisik, namun yang namanya “harapan pasar” tak dapat dihindari, maka tak menutup kemungkinan kedepan akan dikembangkan dengan menggunakan saluran optik dan bahkan wireless, tambahnya. Kita harus selalu mengantisipasi perkembangan pasar kedepan, kalau tidak kompetitor akan dengan mudah merebut pasar. Kompetisi sesungguhnya sangat mengerikan, kalau kita lengah, tidak kerja smart dan selalu mengembangkan business innovation, maka jawabannya adalah “kekalahan”, Telkom hanya tinggal namanya saja.

Kompetisi itu mengerikan, kejam, sama dengan perang. Saya punya data-data dokumentasi berbagai macam perangkat milik kompetitor yang mengepung perangkat Telkom. Kenapa kejam ? Sebab para kompetitor ini selalu saja menjelek-jelekkan produk Telkom. Tapi biarlah, customer lah yang menilai.

PELANGGAN CC.
Untuk itu, lanjut Mulyo, berikanlah pelayanan prima kepada pelanggan, khususnya kepada Corporate Customer, sebelum mereka hengkang dari kita, hijrah ke kompetitor. Mari kita bisa menjalin keterpaduan langkah mencapai Tekad Meraih Target Flexi 2005 sebesar 20-K, yang kesemuanya selalu berbasis pada Customer Value, kuncinya.

 NURSIDIK

GM SBT Pantau Silaturahmi Patriot Di Berbagai Tempat


TAHUN 2005

GM SBT Pantau Silaturahmi Patriot Di Berbagai Tempat

PATRIOT 135.
Budaya Silaturahmi Patriot TW 135 yang sudah berjalan sekitar 3 minggu, ternyata dipantau secara intens oleh GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho seperti yang dilakukannya dengan bergabung pada pelaksanaan Silaturahmi Patriot TW 135 jajaran SDM, Keuangan dan Performansi, Gedung OPMC Lantai-3, Surabaya.

PADAT INFO.
Ketika memasuki sesi ‘sharing info’, Bagyo nimbrung mengisi sesi yang padat akan informasi, penyampaiannya pun singkat dan tak boleh ditanggapi. Dikatakan, bahwa dari pantauannya ke beberap Dinas / Bagian serta STO, seluruh rekan sudah mengimplementasikan budaya silaturahmi, walau usia budaya yang satu ini tergolong muda, namun cepat implemented.

NYAMBUNG.
Saya kemarin ikut nimbrung ke STO Jagir (STO-Waru-I), disana juga dilakukan silaturahmi patriot yang dilakukan di halaman. Informasinya juga cukup padat, bahkan rekan-rekan TKM juga ikut memberikan info singkat dan padat yang nyambung dengan operasional mereka, seperti disini. Artinya apa, bahwa komunikasi internal akan selalu terus terbangun tanpa putus, sebab pelaksanaan ini kan tiap hari kita lakukan. Sharing info singkat ini akan cascading keatas (dieskalasi keatas), yang bersifat crucial tentu mendapat prioritas utama sebagai garapan atau PR Manajemen, tambahnya.

DILOMBAKAN.
Sebagai masukan pula, lanjut Bagyo, bahwa Budaya Silaturhmi ini rencana akan dilombakan per Dinas Bagian, Plaza, STO dan CATEL. Jadi implementasikan forum budaya silahturahmi Patriot TW 135 ini dengan sebaik-baiknya setiap harinya secara konsisten. Dalam kesempatan tersebut, selain dari GM, sharing informasi juga meluncur dari beberapa rekan Performansi, SDM, dan Keuangan yang memang pelaksanaan forum ini setiap harinya menyatu, apalagi satu lantai sama-sama di lantai-3 yang jumlah “awaknya” relatif tidak banyak.

 NURSIDIK

SBT : Dinamika Bisnis Sangat Cepat, Peraturan Belum Berubah


TAHUN 2005

SBT : Dinamika Bisnis Sangat Cepat, Peraturan Belum Berubah

AMI-2.
Pada hari kedua, Audit Mutu Internal Ke-2 (AMI-2), Selasa (22/11) di Telkom Jombang dan Telkom Mojokerto ternyata banyak memberikan masukan kepada manajemen, terutama dengan cepatnya dinamika bisnis saat ini, yang terkadang peraturan itu sendiri sudah tidak up to date lagi alias ketinggalan zaman. Kondisi pasar sangat dinamis dan selalu berubah, maka Peraturan selayaknya mampu mengantisipasi hal tersebut, bukan sebaliknya.

Satu contoh yang dikemukakan Auditor dalam forum sharing informasi dan klarifikasi hasil audit berupa temuan dan observasi saat Closing Meeting AMI-2 di Mojokerto, yaitu persoalan pengecatan tiang telepon dengan warna Flexi yang tidak sesuai dengan Peraturan PPJT, maka Deputy GM SBT, M. Firdaus mengomentari, bahwa kalau Indosat tidak punya tiang telepon, maka difokuskan pada outlet, spanduk, banner, umbul-umbul di perkotaan dan di pedesaan, bahkan warung/ pedagang kaki-5 dikuningkan.

Dinamika bisnis menuntut perubahan sesuai dengan kondisi bisnis yang dinamis. Mulai dari Surabaya sampai ke Madiun, hampir semua tiang telepon sudah berubah, bahkan beberapa di DIVRE lain juga demikian. Biarlah pihak Corporate yang akan mengevaluasinya, apakah Peraturannya (PPJT-nya) yang dirubah lebih kompetitif lagi, atau bagaimana, tambah Firdaus.

TEMUAN & OBSERVASI.
Saat melakukan audit di TELKOM Jombang, Auditor mendapatkan beberapa temuan ketidaksesuaian dan beberapa observasi. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Manager TELKOM Jombang, Sutimin saat opening meeting, bahwa pihaknya minta agar para Auditor tak menutupi kekurangan yang ada di Jombang, semua ini adalah demi perbaikan / improvement. Kami butuh bimbingan dan arahan demi kemajuan TELKOM, katanya.

Jombang sama sekali tak ada keinginan untuk zero finding. Kalau ada temuan mohon diberi petunjuk secara rinci dan solusi, agar dimasa mendatang lebih terimprove lagi. Terutama pada aspek teknis dan pelayanan yang merupakan kunci dalam meretensi Customer. Dalam era kompetisi memang masalah pelayanan harus mendapat penekanan lebih. TQMS atau Sistem mutu yang kami pedomani memang untuk meningkatkan mutu pelayanan, demi kepuasan pelanggan di era persaingan.

 NURSIDIK

Workshop SINERGI SERVICE EXCELLENCE TELKOM GROUP DI TELKOM SBT


TAHUN 2005

Workshop SINERGI SERVICE EXCELLENCE TELKOM GROUP DI TELKOM SBT

WORKSHOP.
Manakala Sinergi Telkom Group kuat, maka kompetitor akan kelabakan. Tak urung hampir genap satu bulan setelah launching program yang bertajuk “Melayani dengan Cinta”, kini Kandatel Surabaya Timur menggelar “Workshop Customer Handling ; Problem, Process & Solution” pada tanggal 21 September 2005 di Hotel Somerset Surabaya. Workshop Telkom Group ini mengupas habis permasalahan operasional pelayanan secara komprehensif, mulai dari Billing, Buka Tutup Isolir, PSB & Gangguan POTS, Flexi, Speedy sampai dukungan IT untuk memperlancar pengelolaan keluhan pelanggan.

Customer Satisfaction
Mengingat perusahaan berfokus kepada customer, maka klop-lah sudah kalau tujuan penyelenggaraan Workshop ini adalah mendukung pencapaian target CSI 75% (Customer Satisfaction Index), seperti yang diungkapkan Manager CS Kandatel SBT, RM Gatot Indra saat menyampaikan Welcome Speech.

Pada kesempatan presentasi dari PT Infomedia Nusantara yang hadir full team, melibatkan bagian inbound call dan bagian IT mendapatkan respons dan masukan yang luar biasa dari peserta workshop, terutama menyoroti kinerja agent call center dan tindak lanjut penanganan keluhan pelanggan via call center. Tidak kalah serunya saat Divisi FWN Area Timur menyampaikan secara komprehensif performansi network Flexi, lengkap dengan informasi rencana pengembangannya untuk meningkatkan kualitas layanan Flexi, dan kemudian dilanjutkan pembahasan masing-masing komisi dan pleno yang merumuskan program aksi penanganan keluhan pelanggan menuju CSI 75%.

Sinergi dan Komitmen.
Komitmen peningkatan layanan Telkom Group ditunjukkan oleh semua peserta yang antusias mengikuti jalannya workshop, yang melibatkan Jajaran Customer Service SBT Metro dan Catel, Dinas Access Network SBT, Bidyanmas Divre V, Unit Pengelola dan Unit Bisnis di Divre V (UPMB, UPNA, Unit Bisnis Jasnita, Unit Bisnis Multimedia), Public Relation, IS Center, Divisi FWN Area Timur, PT Infomedia Nusantara, dan juga dihadiri oleh Bagian Hukum dan Perikatan Divre V.

Komitmen tersebut juga ditunjukkan saat penandatanganan komitmen bersama tindak lanjut hasil workshop dan pencapaian target CSI 75%.

 NURSIDIK

SEKAR Silaturahmi Dengan KADIVRE-V


TAHUN 2005

SEKAR Silaturahmi Dengan KADIVRE-V

SILATURAHMI.
Sejak 7 Juli 2005 ketika KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim memegang tongkat komando alias menjabat, belum pernah SEKAR DPW 05 bertemu secara resmi, maka pada hari Senin (22/8) sesuai dengan jadwal yang sudah diagendakan, SEKAR DPW05, DPD Kantor DIVRE-V, DPD SBB dan DPD SBT melakukan silaturahmi yang diterima langsung di ruang kerja KADIVRE-V didampingi Deputy KADIV, M. Husni Thamrin.

PERDANA.
Silaturahmi perdana ini ternyata benar-benar mendapat berkah dari Allah SWT, sebab baik Manajemen maupun SEKAR DPW05 berbincang masalah-masalah yang aktual seperti masalah rencana apel siaga kode akses SLJJ di DIVRE-V, masalah rencana MUSWIL DPW05, masalah karyawan yang dirugikan, tentang hasil assessment Kompetensi SDM, masalah dampak SEKAR tandingan sesama karyawan dan masalah pengembangan usaha koperasi karyawan yang bernama KOPEGTEL, kesemua permasalahan mendapat respons positif dan sambutan hangat dari KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim yang selalu memberi support kepada SEKAR saat di DIVRE-III, saat menjabat sebagai GM KANDATEL Jakarta Timur, bahkan saat sebagai KADIVRE-VI Kalimantan. A Genuine Leader !!!

Sambutan hangat KADIVTRE-V beserta Deputynya tak urung membuahkan hasil, sebab “request” sumbangan tambahan guna menutupi kekurangan dana untuk MUSWIL dengan agenda utama pemilihan Ketua DPW Baru baru periode 2005-2008 dan pertanggungan Pengurus Lama tak bertepuk sebelah tangan. Dalam kesempatan ini pula, KADIVRE-V juga akan menangani masalah 30 karyawan pada posisi Band Khusus, diminta agar jangan keburu di PTUN kan. KADIV akan segera bertatap muka dengan mereka yang dirugikan.

KODE AKSES SLJJ.
Khusus tentang rencana Apel Siaga Penolakan Kode Akses SLJJ di Surabaya, KADIVRE-V sempat menanyakan tentang relevansinya, apa dapat mempengaruhi keputusan Pemerintah. Untuk masalah ini, maka SEKAR menjawab, bahwa berdasarkan pengalaman Apel Siaga SEKAR Penolakan “Tukar Guling” DIVRE-IV, memang dapat mempengaruhi keputusan RI-1 yang waktu itu Gus Dur Presidennya. Ternyata tukar guling gagal. Jawaban Gus Dur waktu itu ialah, bahwa “rakyat” SEKAR TELKOM menolak, justifikasi kuat.

Demikian juga dengan apel siaga penolakan Kode Akses SLJJ yang telah dilakukan di berbagai DIVRE seluruh Indonesia yang menghiasi halaman utama beberapa media cetak maupun media TV dan segera direncanakan di Surabaya, akan merupakan justifikasi kuat bagi Pemerintah untuk membatalkan implementasi KA SLJJ tersebut.

Apel siaga adalah salah satu cara saja, sedangkan cara lain seperti me lobby para Wakil Rakyat di DPR-MPR, LEMHANAS, BIN, Cendekiawan, dan lain-lain bahkan membuat “shortcut”, yaitu kajian singkat cukup dua halaman kertas tentang dampak KA SLJJ ke RI-1 juga dilakukan.

Pertemuan berlangsung sekitar dua jam, di penghujung pertemuan, KADIVRE-V menyarankan, agar SEKAR pasca MUSWIL ini melakukan pungutan iuran kepada para anggotanya seperti di Kalimantan, sehingga memiliki uang kas untuk keperluan kegiatan. Cukup per anggota Rp. 3 ribu, khan lumayan tak terlalu berat. Bukan itu saja, KADIVRE-V juga mengusulkan agar silaturahmi ini tidak berhenti disini saja, tetapi minimal sebulan sekali dilakukan hal serupa. Inilah bentuk komunikasi internal yang mesti dibangun antara Manajemen dan SEKAR.

 NURSIDIK

SBT : SATPAM Giat Latihan, Siaga PILKADA


TAHUN 2005

SBT : SATPAM Giat Latihan, Siaga PILKADA

RUTIN.
Selain latihan rutin, SATPAM SBT juga giat latihan ekstra. Hal ini dimaksudkan untuk antisipasi PILKADA bulan Juli 2005 mendatang. Security TELKOM SBT akan melakukan siaga penuh pada saat Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) secara langsung, untuk itu latihan yang bersifat ekstra ini justru untuk focus ke acara “pesta rakyat” tersebut, kata Officier Security SBT, Subeki ditengah-tengah pengawalan latihan, Minggu (22/5) di halaman parkir Gedung OPMC SBT, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

MATERI.
Selain bela diri dan latihan fisik lari long march, maka materi pembekalan yang diberikan oleh POLRESTA Surabaya Utara dalam pengamanan PILKADA tersebut juga adalah soal protap bila terjadi gangguan atau huru hara (chaos). Syarat yang harus dipenuhi adalah menjaga KAMTIBMAS saat hari-H PILKADA nanti adalah menciptakan lingkungan kondusif di lingkungan kantor.

Segala kemungkinan bisa saja terjadi, maka para SATPAM diminta untuk siaga penuh pada saat sebelum dan sesudah pesta rakyat PILKADA dilaksanakan. Yang terpenting lagi ialah selalu menjaga kesehatan atau stamina, agar setiap kali latihan selalu dalam kondisi prima.

Mengingat fungsi SATPAM sangat membantu dalam pengamanan lingkungan, maka sesuai dengan pengalaman saat PEMILU yang sukses beberapa tahun lalu, hendaknya protap yang sudah ada tetap dipedomani. Pra pelaksanaan PILKADA memang banyak terjadi beberapa masalah di beberapa daerah se Indonesia, justru itu SATPAM kita harus dipersiapkan guna antisipasi hal tersebut. Beberapa gejolak yang terjadi di beberapa daerah harus kita waspadai, sehingga segala persoalan yang akan muncul bisa kita solusikan. ***SELAMAT BERLATIH***

 NURSIDIK

SBT : Lagi, STO Injoko “Close Sales” POTS 2005


TAHUN 2005

SBT : Lagi, STO Injoko “Close Sales” POTS 2005

OPKI.
Beberapa kinerja yang tercatat di OPKI (Operational Performance Key Indicator) Telkom SBT satu persatu berhasil dilibas. Setelah target sales Flexi 2005 dilibas pada kuartal pertama, kini target sales POTS STO Injoko berhasil dilibas pada suasana HARKITNAS. Penyerahan rewards dilakukan oleh Manager Ophar Jaraskes, Tri Agus, saat apel pagi jajaran JAWARA, Senin (22/5) di lapangan parkir OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

BERGESER.
Tri Agus dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa Marketer Sektor Gubeng yang selama ini selalu ‘leading’ dalam pemasaran POT, kini bergeser dikuasai oleh STO Injoko dibawah Sektor Darmo. Ada apa dengan Sektor Gubeng ? Kepada Sektor Gubeng, termasuk Sektor Rungkut yang juga belum melibas diinstruksikan oleh Tri Agus agar mulai operasional penuh di lapangan dengan komposisi 70 % untuk lapangan, dnan 30 % untuk tugas administrasi.

Kemampuan melibas pemasaran tahun 2005 ini memang beda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dikemas dalam program STTF (Shifting To The Front), sebab suasana kompetisi dalam market share juga mengalami pergeseran luar biasa. Sekarang kita sampai pada pembuktian, bahwa lalu lalangnya persaingan, dapat dan mampu menggeser pemasaran POTS. Namun dengan Managing Time membagi komposisi operasional 70%-30% ini, diharapkan ada kemampuan lebih dalam melakukan jelajah pasar, sehingga lebih intensif dalam menaklukkan pasar.

SAFETY WORK.
Tri Agus juga mengingatkan, bahwa strategi full operasional yang 70 % agar tetap memperhatikan dan menjaga kondisi kesehatan dan keamanan kerja, atau safety work. Sesuai dengan prinsip K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja), maka prosedur pengamanan di lapangan harus dipatuhi, seperti pegawai PLN kalau naik tiang harus pakai Safety Belt, Helm dan lainnya. Keselamatan kerja adalah demi Anda, demi keluarga Anda dan demi perusahaan, kuncinya.

Usai apel pagi, maka acara dilanjutkan dengan merayakan ulang kelahiran para JAWARA yang lahir di bulan Mei. Total yang berulang tahun di bulan Mei ada 29 orang. Manajemen memotongkan kue tart dan memberikan bingkisan kado sebagai tali asih kepada 3 orang tertua, termuda dan pilihan.

 NURSIDIK

LPKS Kunjungi Dapur TELKOM SBT


TAHUN 2005

LPKS Kunjungi Dapur TELKOM SBT

LPKS.
Ada YLKI, ada pula LPKS (Lembaga Perlindungan Konsumen Surabaya), keduanya sangat identik, yaitu memperjuangkan dan melindungi para konsumen, serta menyalurkan keluhan atas pelayanan yang diterimanya. Untuk mengetahui dapur TELKOM, maka LPKS ini mengunjungi TELKOM SBT, Jum’at (22/4).

KETUA LPKS.
Dadoes Soemawanto selaku Ketua LPKS berkunjung ke dapur SBT tidak sendiri, sebab ia datang bersama-sama dengan beberapa mahasiswa dan mahasiswi sejumlah perguruan tinggi Surabaya, seperti dari UNAIR dan UPN, serta mengajak beberapa konsumen yang vokal alias kritis.

PELANGGAN.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho dalam sambutannya mengatakan, bahwa pelanggan merupakan Raja dan merupakan tumpuan bisnis TELKOM. Hal ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan, yaitu : To Become a Dominant INFOCOM Player in the Region.

Dominant Player mempunyai makna TELKOM harus : menguasai pangsa pasar (market share) mayoritas, sehingga selalu unggul di dalam iklim kompetisi usaha yang semakin ketat. mampu mengendalikan bisnis telekomunikasi, sekaligus menjadi pemimpin bagi komunitas bisnis pertelekomunikasian di tingkat regional. mampu meraih pertumbuhan bisnis secara signifikan. mampu memberikan kontribusi maksimum terhadap pendapatan nasional perusahaan.

Oleh karena itu kami selalu komit untuk memberikan service excellent kepada pelanggan kami, lanjut Bagyo. Kalau dulu para pelanggan hanya tahu, bahwa TELKOM itu identik dengan TELEPON, tapi sekarang sudah berubah menjadi Infocom, yaitu penyedia layanan informasi dan komunikasi yang meliputi ragam layanan PMVIS (Phone, Mobile, View, Internet, dan Services).

LAYANAN PRIMA.
Misi TELKOM adalah Memberikan layanan “One Stop InfoCom” dengan kualitas yang prima dan harga kompetitif. Kemudian Mengelola Usaha melalui cara yang terbaik, dengan mengoptimalkan SDM yang unggul, teknologi yang kompetitif serta Business Partner yang sinergi.

Bukan itu saja, sebab Bagyo juga memaparkan soal Service Level Agreement (SLA), ini merupakan bukti, bahwa TELKOM selalu memberikan layanan primanya. Kami tambahkan, bahwa layanan kami juga kami jaminkan melalui standard ISO9001-2000. Pada sesi berikutnya, Deputy GM SBT, M. Firdaus juga memaparkan tentang outlet layanan Telkom, product knowledge sampai kepada konfigurasi jaringan sampai ke rumah pelanggan

TANYA JAWAB.
Dalam sesi tanya jawab, ada beberapa penanya yang masih mengeluhkan tentang pelayanan 147 yang dinilai masih kurang prima. ”Saya yakin perusahaan TELKOM yang besar ini mampu membayar SDM 147 yang profesional”, kata Penanya meyakinkan manajemen TELKOM.

Kemudian ada pula penanya yang mengatakan, bahwa produk Flexi merupakan produk yang gagal sebab suaranya putus-putus, tapi ada pula penanya yang memuji Flexi dan meminta agar Flexi dipertahankan sebaga Core Business. Ada penanya yang mengusulkan agar antrian panjang pembayaran billing di Plaza Telkom disolusi dengan cara ”Drive Through System” seperti yang dilakukan Mc. Donalds. Jadi si pembayar cukup diatas mobil, tanpa harus turun ngantri, katanya.

KAGUM.
Kemudian acara pungkasan dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke Plaza Telkom Darmo termasuk ke MDF-nya. Mereka kagum saat mencoba kecepatan akses internet dengan Speedy yang terpampang di outlet Plaza Telkom Darmo. SPEEDY memang bukan Broadband Access biasa, sebab x Type Digital Line (x-DSL) ini adalah teknologi modern digital yang menyalurkan data kecepatan tinggi yang tidak simetris antara kecepatan Up-stream dengan Down-stream yang mengoptimalisasikan saluran telepon biasa (POTS). Pihak LPKS lebih kagum lagi dibuatnya, ketika diajak ke MDF. Wah, banyak sekali kabelnya, ya ? kalau terjadi gangguan bagaimana nich ? Kini LPKS baru tahu, bahwa begitu banyak kabel telepon yang harus dikelola oleh TELKOM, kalau terjadi gangguan harus diurut satu persatu. Inilah manfaatnya kalau wakil pelanggan mengunjungi “dapur” TELKOM.

 NURSIDIK

TIC 007 Mojokerto, Spektakuler !


TAHUN 2005

TIC 007 Mojokerto, Spektakuler !
Spektakuler ! itu mungkin yang seharusnya diungkapkan atas melejitnya usage produk Telcom International Call 007 (TIC 007) pada dekade 2004. Kenapa ? Iya karena produk yang baru "digunakan" (di MR) pada Mei 2004 itu sampai saat ini share-nya sudah menguasai hampir 70 % dari kompetitornya.
Debutnya pada bulan Mei'04 (lihat grafik), saat itu TIC baru menguasai 281 call sementara pesaingnya KOMPETITOR UTAMA yang sudah lama "merajai" panggilan internasional sudah mencapai 5.326 call. Ini berarti New Product itu baru diminati sebesar 5%, kalau setiap call kita hargai ratas sebesar Rp. 6.000,- maka TIC 007 cuman dapat sebesar Rp.1.686.000,- sementara KOMPETITOR UTAMA sudah mengantongi Rp.31.956.000,- !
Bulan berikutnya TIC 007 sudah mendapatkan call sebesar 2.787 call, sementara saingan utamanya mencapai 5.407 call ini berarti sudah mencapai 50%. Dibanding call bulan Mei, berarti TIC 007 tumbuh sebesar 892% ! S p e k t a k u l e r …!!!
Nach, yang bulan Juli 2004 ini lebih "gila", karena TIC 007 sudah melebihi dari jumlah call KOMPETITOR UTAMA ! yaitu sebesar 5.966 call sementara KOMPETITOR UTAMA sebesar 4.873 call, ini hanya memerlukan waktu 1 bulan saja.
Kalau boleh ini dikatakan, persaingan percakapan Internasional khususnya bagi usage pelanggan Mojokerto ini merupakan tonggak sejarah saat TIC 001 melewati KOMPETITOR UTAMA. Karena bulan-bulan berikutnya TIC 001 tidak memberikan kesempatan untuk "dilampaui"!
Booming TIC 007 di MR terjadi pada bulan Oktober 2004, meskipun pada akhirnya s.d bulan Desember 2004 trendnya cenderung menurun.
Dan dari kondisi ini penulis mencoba melakukan reminding letter kepada sebanyak 90 pelanggan Personal Line user out. Dengan melampirkan tarif komparasi dengan kompetitor dengan harapan bahwa "real", tarif TIC 007 lebih murah dari kompetitor
Namun dari evaluasi, bulan berikutnya atas nomor2 itu tetap berpredikat user out TIC 007. Sehingga pada kesimpulan (sementara) :
 Pelanggan user out 007 tsb. masih loyal kepada operator lain
 Perlu pendekatan langsung kepada pelanggan user out, lebih-lebih bisa memberikan kompensasi2 khusus, sampai program akuisisi ini berhasil.
Akankah trend itu terus menurun? Kita lihat nanti pada akhir 2005. (Sumber data: portal.divre5.net)

120 Pengusaha Kecil Terima Kucuran Dana Dari DIVRE-V

TAHUN 2005

120 Pengusaha Kecil Terima Kucuran Dana Dari DIVRE-V

PUKTEL
Pembinaan Usaha Kecil TELKOM (PUKTEL) terus meluncurkan programnya dengan memberi bantuan para binaanya seperti yang berlangsung di Kantor DIVRE-V Ruang Lebah Biru, Jln. Ketintang 156, Surabaya, Selasa (22/3).

120 BINAAN.
Sejumlah 120 Mitra Binaan dari berbagai bidang usaha dengan komposisi 86 pengusaha adalah binaan Telkom SBT, sedangkan sebanyak 34 adalah binaan Telkom SBB pagi itu memadati ruang Lebah Biru, mereka antri mengisi formulir yang disodorkan oleh Panitia untuk diisi sebagai kelengkapan administrasi.

EKONOMI RAKYAT.
Manager PUK Telkom DIVRE-V, Nur Endah Rini mewakili manajemen dalam kesempatan tersebut memberikan kata sambutan sebelum dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan dana kepada Mitra Binaan.

Rini mengatakan dihadapan para Mitra Binaan, bahwa para binaan Telkom diharapkan turut membantu membangun perekonomian rakyat dengan terlebih dahulu membangun ekonomi keluarga. Manfaatkan bantuan dana ini semaksimal mungkin dan seulet mungkin. Pengusaha harus ulet dan cerdik dalam mensiasati pasar agar tidak merugi.

Telkom akan bangga jika para binaannya menjadi pengusaha yang sukses, tapi kalau sukses jangan melupakan Telkom. Telkom tak berharap lebih, cukup “say hello” atau terimakasih saja. Yang lebih prinsip lagi ialah bersyukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, bahwa ada perusahaan yang mau membantu usahanya sampai sukses, lanjutnya.

Bersama Telkom, Kita Maju, inilah motto PT. TELKOM dalam program PUKTEL ini, sambung Rini. Telkom berobsesi agar produk yang dihasilkan binaan mampu menembus pasaran dalam negeri, dan jika memungkinkan bisa saja suatu produk dilempar kepasar luar negeri.

CERAMAH.
Acara penyerahan bantuan dana ini diselingi dengan ceramah agama yang diisi oleh Ustadz Arifin. Sang Ustadz dalam ceramahnya mengulas tentang cara melakukan bisnis yang halal sesuai dengan tuntutan agama. Selain itu mengingatkan kepada para binaan, bahwa utang harus dibayar. Jadi kewajiban membayar angsuran setelah pengucuran dana ini harus dibayar, hukumnya adalah wajib.

• NURSIDIK

265 Karyawan SBT Ikuti IHT Speedy Broadband Access


TAHUN 2005

265 Karyawan SBT Ikuti IHT Speedy Broadband Access

PEMBUKAAN.
Pada hari Selasa (22/2) Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus membuka In House Training Speedy Broadband Access di ruang Committed 2 U Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya. IHT ini bekerjasama dengan UDIKLAT atau Telkom Training Centre (TTC) Surabaya.

PESERTA.
Jumlah peserta sebanyak 265 orang yang terdiri dari karyawan, TKM dan Mitra Telkom. Karena banyaknya peserta, maka IHT dibagi menjadi 4 angkatan, hari pertama 2 angkatan pagi dan siang, sedangkan hari kedua atau hari terakhir juga 2 angkatan pagi dan siang. Sebagai Instruktur adalah Budhi Prasetyo dari Ubis Internet Surabaya.

KOMPETENSI.
Firdaus yang didampingi Manager DUKMAN TTC (Soeparno) dan Instruktur dalam sambutan pembukaan antara lain mengatakan, bahwa IHT ini adalah upaya manajemen untuk meningkatkan skill dan kompetensi dibidang Speedy yang merupakan produk baru Telkom. Seluruh pegawai wajib mengetahui produk baru ini, katanya.

Penjualan produk baru ini ditargetkan sebanyak 20-K untuk tahun 2005 ini. Kalau kita tiak faham produk Speedy, tentu sulit untuk menjualnya, maka pada triwulan pertama ini seluruh JAWARA sudah harus faham produk ini setelah mendapatkan IHT.

KUALITAS JARINGAN.
Mengingat Speedy menggunakan infrastruktur jaringan fisik, maka kualitas jaringan harus selalu dalam kondisi prima. Jangan asal nyambung jaringan fisik, harus sesuai dengan spek yang ada. Salah satu sukses penentu penjualan Speedy adalah kualitas jaringan, lanjutnya.

Disisi lain, Manager Dukman TTC Surabaya untuk kesekian kalinya mengucapkan terimakasih kepada manajemen SBT yang selalu menjalin kerjasama dalam hal pelatihan, seminar dan sejenisnya yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM sebagai modal utama dalam mengenerate kinerja di era kompetisi yang semakin ketat. Ia berharap agar kerjasama tidak berhenti sampai disini saja, sebab daslam prinsip long life education tak mengenal kata berhenti dalam mencari ilmu dimanapun berada.

 NURSIDIK

Flexi Di SMANSOO Fair 2005 Mojokerto


TAHUN 2005

Flexi Di SMANSOO Fair 2005 Mojokerto

Kalau pingin kena “terinya”, pegang dulu “kakap”nya, itu mungkin ungkapan yang salah untuk kali ini. Karena Agus Riyantowo kali ini lagi Comes To SMANSASOO, untuk mancing “teri”nya agar kena “kakap”nya. Koq begitu ? Iya karena hari ini Kamis hingga Minggu (20-22 Januari 2005) jajaran Marketing Mojokerto sedang menyerbu anak-anak SMAN Sooko 1 Mojokerto yang saat ini lagi mengadakan SMANSASOO FAIR 2005 Full Of Spirit. Kegiatan ini dikemas oleh mereka dalam acara: Bursa Buku, Pameran, Penjualan Produk, Stand Universitas dan Stand Instansi.

Disamping kegiatan tersebut anak-anak SMA yang merupakan SMA Center di Mojokerto itu juga mengadakan kegiatan Festifal Band, SMANSASOO Singing Contest dan Pentas Seni.Pagelaran ini direncanakan akan berakhir tanggal 22 Januari 2005, setelah tadi pagi dibuka oleh Pejabat DikBud Kabupaten Mojokerto.

Terkait dengan “teri” tadi memang kenyataannya strategy pemasaran bisa “menyentuh” apa saja, yang terpenting kena pada sasaran. Dalam kaitan ini PT Telkom yang juga ikut berpartisipasi dalam pameran kali ini dengan mengeluarkan produk Flexi dan Telkomnet Instan, mempromosikan bahwa saat ini Telkomnet Instan lagi memberikan diskon 50%. Dan tidak berlebihan memang bila di Stand Telkom juga menyediakan akses Internet Flexi gratis. Kawula muda yang sedang “kecanduan” dunia maya, pastinya berebut untuk saling dapat giliran. Seperti pemandangan yang nampak pagi tadi.

Dengan pengenalan Internet Flexy ini diharapakan siswa-siswa mengetahui bahwa Flexy “ciamik” juga untuk akses Internet. Komunitas pelajar atau sekolah saat ini masih berkontribusi terhadap revenue sebesar 1,62% merupakan terendah ketiga setelah segmen Wartel dan Sosial. Untuk itu dari komunitas kecil yang dikatakan “teri” ini nantinya akan berkembang dan mudah-mudahan akan bersaing dengan segmen-segmen yang lain.
Demikian dilaporkan dari SMANSOO FAIR 2005, Full Of spirit !

Disamping kegiatan tersebut PT Telkom Mojokerto saat ini juga mengikuti pameran Industri yang diselenggaran di pusat belanja terbesar di Mojokerto "SABA" Mall yang berada di pusat kota, tepatnya di jalan Bhayangkara. Pameran produk Flexy ini juga melibatkan beberapa vendor sebagai penyedia terminal. Nanang Kristyo , melaporkan.

Auditor AMI-II Mulai Periksa Telkom SBT


TAHUN 2005

Auditor AMI-II Mulai Periksa Telkom SBT

SISTEM MUTU.
Team Auditor Sistem Mutu Kantor DIVRE-5 yang berjumlah 7 orang pada hari Senin (21/11) mulai melakukan pemeriksanaan di TELKOM SBT, Jln. Ketintang 156, Surabaya. AMI ata Audit Mutu Internal-II ini juga akan melakukan audit di 3 CATEL dibawah SBT, yaitu Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang.

Sesuai jadwal, maka di hari pertama ini sebelum melakukan pemeriksanaan mutu, Tim melakukan Opening Meeting dengan jajaran Manajemen TELKOM SBT di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang Committed 2 U. Indradi selaku Team Leader memaparkan teknis pelaksanaan audit termasuk pembagian Team. Sedangkan GM TELKOM SBT, Badriyanto memaparkan secara rinci kondisi actual dan factual di wilayah kerjanya, hingga 3 Catel yang dibawahi.

BISNIS AREA.
Sebagai orang nomor satu di TELKOM SBT, maka paparan Badriyanto pada Opening Meeting tersebut menyinggung secara jelas dan transparan seluruh kegiatan di area bisnis dan services-nya secara overall hingga Catel, terutama guna mengendalikan konsistensi mutu sesuai dengan Visi Misi,Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu.

TEMBUS 1 TRILYUN.
Area bisnis di wilayahnya memang sangat menjanjikan, maka tak heran kalau Badri dalam kesempatan tersebut memaparkan di hadapan Team AMI-II, bahwa target Revenue 1 Trilyun akan berhasil diraihnya akhir Nopember 2005 ini. Bayangkan progress untuk posisi Oktober 2005 saja sudah tercapai 938 M, ini berarti kami optimis akhir bulan InsyaAllah tercapai, kata Badri.

Usai Opening Meeting Team menyebar, bertugas sesuai dengan Audit Plan, yaitu ada yang melakukan pemeriksaan ke GM & DGM, ke OPHAR Jarakses, Perencanaan dan ke Plasa Telkom Dinoyo dan Plasa Telkom Darmo yang dipusatkan di Dinoyo, Surabaya.

 NURSIDIK

Deputy Kadivre-V Di Posko Siaga Lebaran TELKOMSELsiaga 2005


TAHUN 2005

Deputy Kadivre-V Di Posko Siaga Lebaran TELKOMSELsiaga 2005

TELKOMGROUP.
Hajatan buka puasa diadakan oleh TELKOMSEL di MAPOLDA JATIM, Jum’at (21/10), yang diundang adalah TELKOM DIVRE-V, klop sudah dengan apa yang dinamakan TELKOMGroup yang semakin meraksasa. Thema yang dipasang adalah “PT. TELKOM & TELKOMSEL SIAGA 2005”.

TELKOMSEL memang patut diacungi jempol (patut dibenchmark) dalam mengemas acara seperti yang dilaksanakan di Mapolda ini, yaitu buka bersama dan Thank To Police, dirangkai dengan Peresmian POSKO TELKOMSEL SIAGA 2005 menemani dan mengawal mudik pelanggan di perjalanan dan kampung halaman.

LAYANAN KESEHATAN.
Di Posko TELKOMSEL ada layanan kesehatan yang sore itu diluncurkan. Sebagai publikasi peraga sore itu diperagakan oleh Deputy Kadivre-V, Husni Tharim. Peragaan demonya ialah ada seorang perawat sedang mengukur tensi / tekanan darah Husni Thamrin dan dinyatakan bagus alias normal.

Vice President TELKOMSEL Jawa Bali, Agus P. Simorangkir dalam sambutan peluncuran tenda posko antara lain mengatakan, bahwa menyambut musim mudik lebaran 1426-H, untuk ke-9 kalinya TELKOMSEL menggelar TELKOMSELsiaga. Layanan ini merupakan kepedulian Telkomsel kepada pelanggannya yang melakukan mudik di sepanjang jalur Sumatera Selatan – Jawa – Bali dan Sulawesi Selatan (12 Propinsi), dimana akan berlangsung 21 Oktober s/d 10 Nopember 2005.

PENGGELARAN.
Layanan ini digelar di 4 Bandara Udara, 12 Stasiun, 14 Terminal, 25 SPBU, 4 Rumah Makan, 6 tempat wisata, dan 26 jalur padat di seluruh regional Jawa Tengah & DIY, Jawa Timur dan Bali. Peta dan panduan mudik lebaran ada di dalam tenda atau Posko, mau minta, silahkan bagi yang mudik.

 NURSIDIK

SBT : Pak Kemis, Penjaga Lintasan KA Itu Berseri !!!


TAHUN 2005

SBT : Pak Kemis, Penjaga Lintasan KA Itu Berseri !!!

JEMPUT BOLA.
Kali ini jajaran SDM TELKOM SBT benar-benar jemput bola, sebab kalau pekan lalu Manajemen mengundang para kaum dhuafa untuk diajak berbuka dan diberi bantuan, kini pada hari Jum’at (21/10) justru jemput bola, yaitu mendatangi lokasi mereka, yaitu di tiga lokasi perlintasan rel kereta api, antara di Kebonsari, Pagesangan dan Ketintang Permai yang kesemuanya dibawah kawasan TELKOM Surabaya Timur.

GCC.
Program GCC yang diimplementasikan dan dikemas dalam bentuk bagi-bagi rezeki, pemberian sumbangan kaum dhuafa di bulan penuh berkah, rohmah, maghfiroh ini memang sudah rutin diprogramkan oleh manajemen SBT.

16 ORANG PENJAGA.
Setidaknya enam belas orang penjaga perlintasan yang mendapat rezeki ini sangat bersyukur, sebab dalam kondisi ekonomi yang semakin sulit ini masih ada orang yang mau memperdulikan nasibnya.

Ketika Pak Kemis menerima amplop berisi uang tunai Rp. 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) dari TELKOM SBT, nampak wajahnya berbinar, terharu. Ayahnya Pak Kemis ini juga berprofesi yang sama, yaitu penjaga lintasan kereta api yang tidak ada portalnya. Turun temurun, sebab kakaknya juga yang dibagi 4 shift. Mereka tak dibayar oleh PJKA, tetapi dibayar secara sukarela oleh pengguna jalan. Pak kemis sendiri sudah tua, dan kesehatannya sering terganggu.

JAGA KESELAMATAN.
Sedangkan Pak Warni (anak Pak Kemis) juga punya tiga orang anak, yang nomor satu masih duduk dibangku sekolah kelas 5 SD. Hidup mereka hanya dari “menjaga keselamatan” orang lain, yaitu penjaga pintu perlintasan kereta. Apalagi para penjaga ini harus stand by di perlintasan KA selama 24 jam, sehingga perlu pengaturan jam jaga atau shift.

16 orang di 3 titik lokasi perlintasan yang kebagian rezeki tersebut masing-masing menerima Rp. 75.000,-, sehingga total yang dibagikan kepada yang berhak Jum;at pagi itu sebesar Rp. 1.200.000,- (Satu juta dua ratus ribu rupiah). Semoga bermanfaat, dan semoga amal PT. TELKOM ini diberi balasan dari Allah SWT.

 NURSIDIK

SBT : Para Marketer Handal Dapat Bingkisan Lebaran


TAHUN 2005

SBT : Para Marketer Handal Dapat Bingkisan Lebaran

16 ORANG.
Sejumlah 16 orang Marketer handal mendapat bingkisan lebaran berupa uang tunai dan parcel dari manajemen TELKOM SBT, Jum’at (21/10). Penyerahan bingkisan dilakukan oleh GM TELKOM SBT, Badriyanto didampingi para Commander dan Manager Marketing, Marnoto di ruang kerjanya Jln. Ketintang 156, Surabaya.

TIDAK RONTOK.
Marnoto melaporkan kepada Badri, bahwa ke 16 Marketer yang tergabung dalam Sales Force ini tergolong ulet tak mudah rontok, dimana yang lainnya sudah berguguran menghadapi ganasnya “Battle Field”. Yang ini adalah yang paling handal, tahan banting, dan tekun, bahkan ada yang terbaik per triwulan, yaitu Sdr. Sofi Imam Gozali denga rewards uang tunai Rp. 1.000.000,- (satu juta ruiah). Mereka memiliki strateginya masing-masing, disesuaikan dengan kondisi ‘medan perang’ masing-masing.

PEMBEKALAN.
Sebelum menyampaikan bingkisan lebaran, terlebih dahulu Badri membekali para Marketer agar lebih giat lagi melakukan fungsi sales force dengan sasaran utama berupa Sales Result dalam angka. Sales Result ini mampu terealisasi berkat keuletan para salesman yang masih muda, lincah dan selalu optimis.

Seperti biasa selama bulan Ramadhan ini, isi pesan Badri selalu dikemas memiliki dua misi, yaitu misi dunia dan misi akhirat. Untuk dunia jelas masalah bisnis, sedangkan untuk akhirat, yaitu urusan ibadah yang di bulan puasa ramadhan ini menurut Badri harus diktingkatkan volumenya.

MERAMPAS GERAK.
Para ahli mengatakan, bahwa kemajuan teknologi komunikasi dan informasi saat ini telah merampas gerak kehidupan manusia, sebab memang semua bisa dilakukan dengan sangat cepat dan praktis. Hal ini pula yang dapat mempengaruhi pergerakan kompetitor di tengah-tengah pasar yang amat sangat kompetitif.

Saya berharap, para Marketer mampu menangkap peluang jangan sebaliknya. Ditengah-tengah cepatnya pergerakan kompetitor dan pasar sekarang ini setiap pebisnis selalu mencari celah yang biasa dinamakan peluang pasar. Setiap perubahan pasar pasti ada celah atau peluang di dalamnya, ciptakan peluang pasar setiap saat.

 NURSIDIK

Hasil Audit SMK3 SBT Direkomendasikan Mendapatkan Sertifikat Dan Bendera EMAS


TAHUN 2005

Hasil Audit SMK3 SBT Direkomendasikan Mendapatkan Sertifikat Dan Bendera EMAS

HASIL.
Setelah dilakukan audit SMK3 selama dua hari, maka pada hari Jum’at (21/10) dihelat acara penutupan dengan pemaparan hasil-hasilnya di ruang rapat Committed 2 U Gedung OPMC Lantai-4 Jln. Ketintang 156, Surabaya yang dihadiri oleh GM TELKOM SBT dan seluruh Senior Leader serta para ASMAN.

KONSISTEN.
GM TELKOM SBT, Badriyanto dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Tim SUCOFINDO (PT. SUPERINTENDING COMPANY OF INDONESIA) SBU JASA-JASA UMUM – KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA yang telah melaksanakan assessment selama dua hari. Kami akan selalu konsisten terhadap implementasi SMK3 dan kami akan menindaklanjuti hasil temuan maupun observasi, apapun hasilnya. Management DIVRE-V, khusus manajemen SBT akan selalu memegang komitment terhadap pelaksanaan SMK3 demi kenyamanan karyawan demi kemajuan perusahaan.

HASIL.
Tim yang terdiri dari Usman dan Nova memaparkan secara bergantian hasil-hasi pelaksanaan auditing selama dua hari yang dilakukan baik di dalam, maupun di lapangan. Berdasarkan kegiatan pre assessment yang telah dilakukan di Kandatel Surabaya Timur maka didapatkan hasil : Temuan (NC) sebanyak =22. Observasi sebanyak 15. Dengan hasil demikian maka pencapaian sementara penerapan SMK3 berdasarkan Permenaker 05/MEN/1996 di Kantor Kandatel Surabaya Timur adalah 87 % dan direkomendasikan untuk mendapatkan sertifikat dan bendera EMAS, manajemenpun tepuk tangan.

TUJUAN.
Usman mengatakan, bahwa tujuan pre assessment ini adalah untuk mengukur pencapaian penerapan dan kinerja K3 di PT. Telkom Kandatel Surabaya Timur sesuai dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Semoga dari waktu ke waktu hasil ukuran pencapaian ini bisa ditingkatkan.

 NURSIDIK

Silaturahim GM SBT di Area Darmo


TAHUN 2005

Silaturahim GM SBT di Area Darmo

SERING.
Walau habis mengalami kesusahan, namun GM yang satu ini, yaitu Badriyanto tak surut niatnya melakukan silaturahim ke beberapa unit kerja, baik di Catel, maupun di Datel seperti pada hari Jum’at (21/10) beliau berkunjung ke Area Darmo. Bulan suci ramadhan benar-benar tak disia-siakannya untuk mengejar kebaikan, berburu pahala, jadi tak hanya target saja yang diburunya. Dalam silaturahmi ini ada dua pesan GM, yaitu pesan ibadah puasa dan pesan kedinasan (dunia akhirat).

PAPARAN SS PCAN.
Silaturahim Badri kali ini disambut dengan bersalam-salaman, berbagi info dan dilanjutkan paparan performansi oleh SS PCAN Area Darmo dan Supervisor PCAN STO Darmo. Paparan dikomentari oleh GM bagus dan harus menuju ke hebat (good to great). Ciri orang dijuluki Pimpinan level 5 juga disinggung dalam silaturahim ini. Cirinya ialah orangnya paradoc (bertolak belakang), ambisi tinggi tapi prilaku/sikapnya rendah hati serta emosinya terkendali.

TEKNOLOGI & SHOLAT.
Badri dalam kesempatan itu berbincang soal Perkembanga teknologi, yang terkadang dapat merampas gerak tubuh kita. Contoh dulu ke sekolah jalan kaki sekarang pakai motor, mobil yang mengurangi gerak tubuh mengakibatkan butir darah membeku, sehingga harus diimbangi dengan gerak tubuh; Contoh riil ialah orang Muslim dengan sholat 5 waktu secara rutin.

BIDIKAN KOMPETISI.
Yang perlu dibidik dalam era kompetisi ini ada 3 sasaran, yaitu : 1. Cari revenue sebanyak banyaknya. 2. Cari pelanggan sebanyak-banyaknya. 3. Pertahankan pelanggan selama-lamanya.
Saat ini era turbulensi, seperti perahu di hempas` badai di tengah lautan, badainya ialah kompetitor, makanya kita harus punya 2 pegangan, yaitu : 1. Tujuan yang menentukan arahnya ke mana, ini kita harus tahu. 2. Semangat, semua punya semangat dan tidak di batasi oleh umur, walau sudah tua jika semangatnya tinggi akan berhasil dan sebaliknya.

Kita bekerja harus ada tanggung jawab dan bertanggung jawab kepada siapa atau ada yang memerintah, jika kita bekerja tidak ada yang memerintah maka, ketika ada sesuatu yang tidak kita inginkan, tentu sulit ada yang tanggung jawab, kesimpulannya kita bekerja harus atas nama Tuhan YME, sebagai pengawas gerak gerik kita di dunia.

KOMPUTER.
Dialam semesta ini sebetulnnya ada server Komputer yang sangat besar memorinya termasuk network yang sangat banyak, maka untuk mmengakses ke komputer tersebut kita harus tahu address dan protokolnya (untuk send and receieve), aplikasinya kita punya Tuhan tapi kita tidak tahu cara memohonnya kepada Tuhan YME tsb.

Hidup kita ini adalah bagaikan Malam hari(gelap gulita), sungguh sangat rahasia , apa yang akan terjadi besok,lusa bulan, tahun yang akan dating, kita tidak tahu. Sehubungan hal tsb kita perlu cahaya, cahayanya adalah solusi, orang lapar cahayaanya makan, orang haus cahanya, minum, dll.

Hubungan silaturahim dalam pekerjaan bukan antar unit, antar dinas, antar instansi, tapi pada hakekatnya adalah antar individu ( antar manusia) dan kuncinya adalah : Trust (kepercayaan); Terus dan juga terus. Hubungan ini kalau dikhianati atau ada yang menghianati, maka rusaklah hubungan antar manusia tsb dan tidak akan tercipta lagi trusnya, tambah Badri melanjutkan.

Hal ini tak terkecuali hubungan kita ke pelanggan yang mana saat ini bukan lagi hubungan Telkom dengan pelanggan, tapi kita dianggap sebagai teman oleh pelanggan agar tercipta yang harmonis dan akrab, seperti hubungan ke pelanggan jenis Corporate Customer.

 NURSIDIK

Manager CS SBT Berbuka Bareng Dengan Jajaranya

TAHUN 2005

Manager CS SBT Berbuka Bareng Dengan Jajaranya

BUKA PUASA.
Kalau bukan bulan puasa, mana bisa event tergolong kekeluargaan ini dilaksanakan. Ini menunjukkan, bahwa bulan suci Ramadhan ini benar-benar bulan silaturahmi yang penuh berkah, seperti acara buka bersama yang dilaksanakan oleh jajaran Customer Service (CS) Surabaya Metro yang dipusatkan di Plasa TELKOM Dinoyo lantai-2 Surabaya, Jum’at (21/10).

RIBUAN.
Berbuka bareng ini hanya untuk kalangan internal CS saja. Acara dimulai melepas lelah setelah seharian melayani puluhan ribu pelanggan, kemudian para CSR melakukan sharing satu sama lain yang dipandu oleh Manager CS, RM Gatot Indra. Ini bukan ngrumpi, tapi tukar pengalaman aja.

Format berbuka ini sama dengan format yang dilakukan Top Management, yaitu ada misi ibadah puasa dan misi bisnis/dinas, hanya saja contents memiliki variasi tersendiri. Sebagai ungkapan terimakasih manajemen, maka acara berbagi rezeki berupa pembeian bingkisan lebaran turut pula mewarnai acara berbuka bareng tersebut.

MARHABAN.
Ya, bulan puasa ramadhan memang bulan penuh berkah, tak heran kalau orang selalu mendambakan bulan yang suci ini. MARHABAN YA RAMADHAN. Marhaban barasal dari kata rahb yang berarti luas atau lapang. ... Puasa mengatur keseragaman ummat. Selama Ramadhan, umat berseragam dalam sahur dan berbuka, dalam bekerja dan beristirahat, serta dalam shalat, istighfar, dan ... bertasbih, dan bertahmid ... dan sebagainya.

 NURSIDIK

SEKAR TELKOM Diskusikan SP TELKOM


TAHUN 2005

SEKAR TELKOM Diskusikan SP TELKOM

LANTAI-10.
Bertempat di lantai-10 Menara Multimedia TELKOM Jln. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, berlangsung diskusi situasi terakhir soal SP TELKOM. Diskusi yang dihadiri oleh Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) dan para pengurus DPD, DPW dan DPP ini berlangsung ketika diadakan MUSWIL DPW ES-CIS di Lantai-3 gedung yang sama, Selasa (20/9).

KE ZAMAN BAHEULA.
Salah seorang MPO cukup senior mengatakan, bahwa kalau memang SP TELKOM benar-benar ada, maka kita akan kembali ke zaman ‘baheula’, sebab dulu di PTT pernah ada 4 (empat) organisasi Serikat Buruh, dimana terjadi ketidaknyamanan dalam bekerja, apalagi ditunggapi oleh partai, yang kemudian saat itu partai tersebut dilarang oleh Pemerintah. Ini akan menjadi trauma sejarah masa lalu.


Nah, SP TELKOM ini ternyata menggandeng SPSI yang Ketuanya adalah orang PARPOL, ini kan sangat rentan dan rawan. Dulu zamannya SPSI dipegang Muchtar Pak Pahan, SEKAR pernah mau digandeng, tetapi SEKAR tak mau, sebab sesuai dengan AD/ART memang tidak berafiliasi kepada organisasi social politik / PARPOL manapun, sekarang SP TELKOM malah menggandeng.

RANGKUL SAJA.
Salah seorang MPO yang lain mengatakan, bahwa sudah menjadi tugas SEKAR untuk memberi pengertian kepada SP TELKOM. Jadi rangkul saja mereka, dan berilah pengertian, saya yakin mereka juga manusia yang tak luput dari khilaf, siapa tau setelah kita beri pengertian, mereka akan menyadari, bahwa tindakannya memang mengancam keutuhan dan ketidaknyamanan antar karyawan yang berpeluang menimbulkan potensi konflik yang lebih besar seperti zaman ‘baheula’.

BLACK CAMPAIGN.
SP TELKOM pernah melapor ke DIR SDM, John Welly, bahwa pihaknya sudah berusaha bertemu dengan SEKAR, tetapi SEKAR menolak. Hal ini ditepis oleh KETUM SEKAR, Syinar Budhi Arta, bahwa pihaknya sampai saat ini belum pernah mendapat surat atau undangan lisan dari SP TELKOM perihal pertemuan itu. Wah, itu tidak baik, itu namanya BLACK CAMPAIGN, timpal salah seorang MPO yang merupakan Senior Lawyer.

Kemudian salah seorang Ketua DPW mengatakan, bahwa TELKOM ini adalah ladang kita semua dalam mencari nafkah, kenapa harus ada “SEKAR TANDINGAN”, apa sih yang dicari, niatnya apa sih, apa sudah diperhitungkan dampaknya ?

10 SEKARPUN.
Kalau sampai terpecah belah, maka TELKOM yang besar ini akan gampang diserang kompetitor, jadi mestinya tidak ada SEKAR TANDINGAN lagi. Walau 10 SEKARpun tak ada artinya. Kemudian salah seorang MPO mengatakan lagi, bahwa yang penting tunjukkan kepada anggota, bahwa keberpihakan SEKAR TELKOM terhadap karyawan masih tetap tinggi, dan hasil-hasil perjuangan selama ini perlu disosialisasikan. MPO juga meminta BIAS (Buku Induk Anggota Sekar) untuk mengetahui jumlah anggota SEKAR yang mayoritas.

 NURSIDIK

TELKOM SBT Hadir Di ITS-ICT EXPO 2005


TAHUN 2005

TELKOM SBT Hadir Di ITS-ICT EXPO 2005

EXPO 2005.
Kali ini Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya menggelar Pameran Teknologi Informasi & Komunikasi selama 4 hari, mulai 20-23 September 2005 di Graha ITS Surabaya. ICT adalah Information, Communication & Technology. TELKOM SBT ikut berperan dalam ICT EXPO 2005 ini.

ICT EXPO 2005 ini adalah untuk menyongsong LUSTRUM-IX ITS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS (LPPM ITS).

DOMINAN.
Stand TELKOM SBT sangat mendominasi pameran, sebab selain memiliki space paling luas (4 stand dijadikan 1), juga diposisikan di depan pintu utama GRAHA SEPULUH NOPEMBER. Diantara 22 peserta, maka TELKOM sangat atraktif, sebab memang tak satupun Provider atau kompetitor yang masuk.

Beberapa mahasiswa lebih tertarik mencoba Speedy dengan akses internetnya, selain juga ada yang melakukan transaksi membeli terminal Flexi. Yang lebih menarik lagi, ialah Stand TELKOM SBT dijaga oleh 4 adik-adik mahasiswa yang memang sedang magang di Dinas Marketing selama 3 bulan, sehingga dimanfaatkan pula untuk jaga stand yang cukup luas.

TAMPILAN & SAJIAN.
Selain menampilkan SPEEDY dan Flexi, TELKOM SBT juga menyajikan PRODUCT KNOWLEDGE : untuk mendapatkan segala informasi mengenai produk dan teknologi terkini TELKOM. Sebagai media tanya jawab mengenai layanan dan informasi terkini dari TELKOM, maka digelarlah SHORT SEMINAR dengan iming-iming hadiah payung cantik.

Untuk menguji pengetahuan pengunjung sampai sejauh mana mengenal teknologi informasi, maka digelar pula KUIS berhadiah. Ada juga GAMES FUN dan DOORPRIZE dengan hadiah menarik yang diundi setiap hari, banyak kesempatan untuk menang.

 NURSIDIK

TELKOM SBT Juara Umum MAQ DIVRE-V


TAHUN 2005

TELKOM SBT Juara Umum MAQ DIVRE-V

JUARA UMUM.
Setelah melalui seleksi selama dua hari, maka bertempat di aula Lebah Biru Kantor DIVRE-V Surabaya, Kafilah TELKOM SBT pada hari Rabu (21/9) dinobatkan sebagai Juara Umum Musabaqoh Al-Qur’an (MAQ) DIVRE-V yang akan maju ke tingkat Nasional dalam event MAN (Musabaqoh Al-Qur’an Nasional) tahun depan.

Ketua Kafilah TELKOM SBT, H. Rachmat menuturkan kepada Reporter, bahwa pihaknya memang menargetkan untuk maju terus ke Tingkat Nasional. Segala persiapan telah dilakukan sesuai waktu yang telah dijadwalkan. Pada saat technical meeting, kita selalu dialog dan sharing dengan Dewan Juri tentang segala kemungkinan. Sedangkan untuk Piala / Trophy Juara Umum ini akan disampaikan pada saat Upacara Hari Bhakti Postel pekan depan yang akan langsung diterima oleh Ketua Kafilah, hal ini dikemukakan oleh Panitia.

REKAPITULASI NILAI.
Sesuai dengan pengumuman Panitia, maka hasil rekapitulasi nilai untuk MAQ DIVRE-V 2005 ini adalah sebagai berkut :
Rangking-1 adalah TELKOM SBT dengan Nilai = 40
Rangking-2 adalah TELKOM Jember dengan Nilai = 39
Rangking-3 adalah TELKOM Malang dengan Nilai = 34
Rangking-4 adalah TELKOM DIVRE-V dengan Nilai = 28
Rangking-5 adalah TELKOM Madiun dengan Nilai = 21
Rangking-6 adalah TELKOM SBB dengan Nilai = 10

SEMUA UNGGUL.
SM SDM, Edy Supriyono atas nama manajemen dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa sebenarnya semua peserta unggul, tapi masih ada yang terunggul. Untuk itu jangan berkecil hati untuk terus berlatih sekaligus sebagai sarana peningkatan keimanan kita.

Komitmen manajemen dalam hal IBO memang bukan main-main, tidak hanya bisnis semata, sehingga ada keseimbangan antara jasmani, rokhani dan bisnis. Dengan demikian TELKOM akan semakin baik dan barokah. Yang belum berhasil, bisa mendalami Al-Qur’an di bulan puasa yang sudah tak lama lagi.

Bagi yang berhasil agar tetap rendah hati, terus berlatih untuk maju ke Tingkat Nasional tahun depan dalam event MAN. Jangan khawatir akan ada pembinaan, teruslah berlatih dan berlatih dengan harapan kembali menjadi Juara Umum di tingkat Nasional nanti. Mari kita rencanakan kemenangan ini, kuncinya.

 NURSIDIK

Sehari Bersama KADIVRE-5 Di KANCATEL Mojokerto


TAHUN 2005

Sehari Bersama KADIVRE-5 Di KANCATEL Mojokerto

EIT-B.
Pelaksanaan EIT-B Meeting (EIT = Executive Improvement Team) yang diikuti oleh para Senior Leader (SM, GM) se DIVRE-5 kali ini, Rabu (21/9) diadakan di KANCATEL Mojokerto. Selain mengupas tuntas persoalan isu bisnis terkini, evaluasi dan strateginya, juga ada sesi khusus, yaitu sesi ‘morning fourty’.

Kadivre-5, Nanang Ismail Kosim (NIK) didampingi Deputy Kadiv, tiba di Aula Empunala langsung disambut jajaran Catel Mojokerto dengan menyanyikan lagu “Suka-Suka Flexi” sambil berdiri dan bertepuk tangan bersama sehingga suasana tampak hidup dan akrab.


MORNING FOURTY.
Sebelum EIT meeting dimulai diawali tatap muka terlebih dahulu dengan Jajaran CATEL Mojokerto, kemudian dilanjutkan dengan ‘morning fourty’. Morning Fourty ini adalah suatu kegiatan Apresiasi dari KADIVRE-5 terhadap Inovator yang diharapkan akan mewakili Divre-5 dikancah Nasional sekaligus motifasi kepada para innovator agar lebih giat menemukan Ide-2 baru untuk kemajuan perusahaan.

Kali ini giliran presentasi inovator TELKOM SBT, yaitu Sdr. DODY PURWANTO, NAWA YOGA dan TRIO Y. Dengan nama inovasi “Dashboard Speedy”. Inovasi ini sangat cocok untuk peningkatan pelayanan Speedy karena dipakai sebagai monitoring dan control proses Pasang baru Speedy.

Kadivre-5 tidak hanya memberi kesempatan innovator untuk presentasi dihadapan management Divre saja, namun setelah itu juga memberikan apresiasi berupa bungkusan kecil yang punya nilai historis tentunya bagi para innovator.

PERFORMANSI CATEL.
Acara diisi presentasi Manager baru Catel Mojokerto, Arif Firmansyah tentang performansi Catel Mojokerto. Yang dilanjutkan pengarahan NIK, antara lain disampaikan, bahwa dalam mengelola perusahaan itu 40 % energi ada pada pimpinan sedangkan yang 60 % itu ada pada yang dipimpin, sehingga pergantian pimpinan tidak boleh terpengaruh yang dapat berdampak kinerja yang menurun.

Tentang Flexi NIK menyampaikan agar dipertahankan image bahwa Flexi itu murah dan tunjukkan testimoninya. Dan kepada jajaran Catel Mojokerto, agar hemat, bila dirumah pakai saja Fixed Telepon, Bila diluar rumah gunakan Flexi dan bila diluar jangkauan gunakan Selulernya Telkomsel.

WO KE PLASA.
Usai memimpin EIT-B, NIK melanjutkan dengan ‘working around’ ke Flexi Center dan Plasa Mojokerto dangan menggali masukan dari bawah melalui pertanyaan langsung kepada masing-2 petugas.

 NURSIDIK/-H

Mobil Hias “Flexi Merdeka” Pamer Saat Karnaval Di Jombang


TAHUN 2005

Mobil Hias “Flexi Merdeka” Pamer Saat Karnaval Di Jombang

HUT Republik Indonesia yang ke 60 yang dirayakan PEMKAB Jombang Minggu (21/8) dimeriahkan berbagai komunitas dengan acara-acara rakyat seperti KARNAVAL dan berbagai Lomba yang dilaksanakan dikampung-pampung, hingga kota bukan semata-mata mencari hiburan tetapi ada acara ritual mengenang perjuangan Bangsa Indonesia.

Dalam momen ini Sutimin, Manager Telkom Jombang manfaatkan peluang tersebut dengan merangkul PEMKAB Jombang menggelar Bursa Murah Flexi Merdeka di Gazebu Pendopo Kabupaten Jombang selama 2 dua hari sejak tanggal 20-21 Agustus 2005.

Ada 7 Vendor diundang, berasal dari Jombang dan vendor Luar Kota. Acara yang dikemas dengan atribut “BURSA MURAH FLEXI MERDEKA“ cukup membuat simpatik masyarakat karena terkesan merakyat dan pada momen tersebut tersedia terminal Flexi Super Murah dari harga Rp. 400 rb hingga diatas 1 jt dan berbagai game serta Grand Prize 1 buah terminal FWT dari salah satu Donatur Vendor yang diundi diakhir acara.

Syarat untuk mendapatkan Grand Prize pengunjung cukup mengisi quesioner dengan satu pertanyaan “Apakah Anda mengetahui, bahwa Flexi dapat digunakan untuk pembicaraan Lokal, Interlokal, Internasional dan SMS serta Internet“. Dari 425 orang yang mengisi quis tersebut 90 % mengisi “Mengetahui“, artinya masyarapat Jombang sudah cukup familiar terhadap manfaat dan kegunaan Flexi.

Berbagai jurus untuk menghambat lajunya competitor CDMA di Wilayah Jombang, pada momen Merdeka ini Telkom Jombang menggelar Bursa Murah Flexi Merdeka, focus pada penetrasi - penetrasi dan penetrasi produk Flexi, mulai dari kelompok pelajar hingga hingga lembaga/instansi dan pengusaha.

onslem