Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Jumat, 20 Agustus 2010

GCC : TELKOM SBT Sumbang Pompa Pencegah Banjir


TAHUN 2005

GCC : TELKOM SBT Sumbang Pompa Pencegah Banjir

IMPLEMENTASI GCC.
Program Peduli Lingkungan yang diimplementasikan dalam kegiatan GCC (Good Corporate Citizenship) TELKOM terus berkelanjutan, ujung-ujungnya citra Telkom tetap baik, kesan masyarakatpun juga pasti baik, kondisi inilah yang harus dijaga, seperti yang dilakukan oleh TELKOM SBT pada hari Minggu (21/8) di desa Tropodo berupa sumbangan Pompa Air Pencegah Banjir.

HUT RI KE-60.
Kegiatan serupa yang berjenis amal dan sosial kemasyarakatan ini pernah dilakukan tahun lalu di desa yang sama saat event bulan suci Ramadhan, yaitu desa Tropodo berupa 2 (dua) buah Pompa Air Merk JIANG DONG @ Rp. 12.450.000,-. Karena masih kurang, kini bersamaan dengan event HUT RI Ke-60 dilakukan lagi, agar daya serap air banjir lebih kuat. Lokasi Desa Tropodo adalah dekat dengan STO Waru-II (STO Tropodo).

Sumbangan pompa di event HUT RI Ke-60 kali ini disaksikan dan diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso, serta dimeriahkan oleh hiburan paduan suara ibu-ibu PKK RW-03 Wisma Tropodo.

WUJUD NYATA.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa bantuan ini merupakan salah satu wujud nyata Telkom dalam menerapkan program Good Coorporate Citizenship dengan menyisihkan sebagian keuntungan Telkom untuk kesejahteraan masyarakat di lingkungannya.

Kami menghimbau kepada para warga disekitar Tropodo, agar selalu memakai produk Telkom (misal Flexi), agar semakin besar bantuan yang dapat diberikan. Flexi adalah produk Bangsa Indonesia dengan harga terjangkau dan bersaing. Telkom merupakan satu-satunya perusahaan Telekomunikasi yang masih menjadi milik bangsa Indonesia.
BUPATI.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso, saat meresmikan mengucapkan terima kepada PT. TELKOM atas partisipasi dengan pengadaan pompa pencegah banjir ini, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Kepada warga RW-03, Hendrarso mengucapkan saluut dan bangga atas terwujudnya lingkungan yang nyaman, bersih serta tertata rapi.

Program jangka panjang dari PEMDA Sidoaro ialah berupa pelebaran jalan Wadungasri menuju Bandara Udara Juanda serta kelanjutan program jalan toll menuju Juanda sisi Utara diharapkan akan membantu kelancaran masyarakat, sebab kemacetan akan tertangulangi (ini bukan kampanye PILKADA, lhoo....... selorohnya), wargapun tertawa ..gleeeer...

Ucapan terima kasih kepada Bupati Bp. Win Hendrarso yang berkenan hadir, Ucapan terima kasih atas bantuan pompa dari Telkom, harapan dukungan dari Bupati untuk pemakaian fasum (fasilitas umum) depan gerbang Wisma Tropodo disampaikan warga setempat yang menjadi Panitia Acara Peresmian.
 NURSIDIK

Tembus Sales POTS, “HANOMAN” Jombang Syukuran


TAHUN 2005

Tembus Sales POTS, “HANOMAN” Jombang Syukuran

HANOMAN.
“HANya Offensive untuk MenANg”, itulah padanan kata HANOMAN dari KANCATEL Jombang yang telah mengadakan syukuran pada hari Kamis (21/7) atas tercapainya pemasaran POTS 2005. Acara syukuran meliputi : Tumpengan & Kambing guling, Pemberian Bea Siswa (GCC) dan Pemberian sejumlah Rewards kepada mitra.

Pelaksanaan syukuran dipusatkan di STD Ngoro Jombang, sebab di lokasi ini pula telah selesai dibangun Outlet Telkom Flexi, sehingga sangat “simplify” dalam hal menyatukan 2 event, yaitu syukuran POTS & Peresmian Outlet oleh GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho. Acara ini dihadiri oleh MUSPIKA setempat yang saat itu juga meminta kepad Manager Catel memberi “gift” oleh berupa Flexi.

POTS.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa eksistensi POTS semakin terdesak oleh teknologi seluler dan CDMA, namun para HANOMAN Jombang yang selalu haus target telah berhasil juga menembus pemasaran 2005, kata Manager TELKOM Jombang, Sutimin saat memberikan sambutan.

Dihadapan Muspika dan manajemen Telkom SBT, Sutimin mengatakan, bahwa pihaknya kini gencar memasarkan dan memenetrasikan Flexi di wilayah kerjanya. “Flexi adalah produk Dalam Negeri, saya yakin masyarakat Jombang ini akan merasa bangga dan mencintai Flexi yang murni 100 % produk bangsanya sendiri, ketimbang StarOne yang produk dan modal asing, yaitu SINGOSAT”, jelas Sutimin.

RP. 20 JUTA.
Sementara itu GM Bagyo Nugroho mengatakan, bahwa Jombang memang luar biasa ! Saya pernah janji manakala Jombang berhasil menuntaskan pemasaran POTS dalam waktu 6 bulan, maka Reward yang akan diterima adalah uang tunai sebesar Rp. 20.000.00,- (dua puluh juta rupiah), ternyata Jombang mampu membuktikannya.

Bagyo meminta kepada jajaran “HANOMAN” Telkom Jombang, agar selalu meningkatkan pelayanan, sebab ini adalah bagian dari ibadah. Kedepan pelayanan harus lebih baik. Pembangunan Outlet disini juga merupakan wujud peningkatan pelayanan dan citra perusahaan.

Tanpa anggaran, namun pembangunan outlet ternyata selesai juga, inilah yang membanggakan saya. Saya katakana, bahwa kalau anggaran tidak ada, tetapi yang ada ialah solusi. Ini membuktiikan, bahwa “brainware” yang merupakan karunia Tuhan YME lebih bermakna daripada “software”, tambah GM.

FOKUS.
Kunci kesuksesan jajaran HANOMAN Jombang adalah “Fokus”. Hal ini persis dengan sebuah buku Best Seller yang berjudul “THE POWER OF FOCUS” atau “KEKUATAN DARI FOKUS” yang ditulis oleh Jack Canfield, Mark Victor Hansen dan Les Hewitt, Penulis buku paling laris versi New York Times dan USA ToDay.

Buku ini mengupas tentang bagaimana caranya meraih sasaran-sasaran bisnis, pribadi dan keuangan dengan kepastian mutlak. Walau para “HANOMAN” belum membaca buku ini, saya yakin, bahwa teori yang diaplikasikan mirip dengan apa yang difatwakan dalam buku ini. Orang yang focus kepada apa yang diinginkannya pasti berhasil. Strategi-strategi focus yang spesific merupakan senjata ampuh di era kompetisi saat ini.

Kebiasaan sukses (quick win dan overall win) dan kebiasaan membuat prioritas adalah aktualisasinya. Setiap “Quick Win” selalu dirayakan dan diberi rewards (sesuai dengan program Rewards The Winner). Dengan sukses diraihkan target POTS, maka market share juga meningkat.

Khusus Outlet TELKOM Flexi yang baru saja saya resmikan, saya harap dijaga kebersihan dan kenyamanannya, sehingga mampu mengimplementasikan service excellent, juga akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang berujung kepada meningkatnya kepuasan, serta retensi.

 NURSIDIK

SBT Diaudit Oleh TUV Selama 2 Hari


TAHUN 2005

SBT Diaudit Oleh TUV Selama 2 Hari

OPENING MEETING.
Selama dua hari (21-22/06), TQMS TELKOM SBT akan diaudit oleh TUV Jakarta. Opening Meeting dilaksanakan pada hari Selasa (21/6) di Gedung OPMC TELKOM SBT Lantai-4, Ruang Committed 2 U, Jln. Ketintang 156, Surabaya. Sesuai Audit Plan, maka hari pertama khusus lokasi Surabaya, sedangkan pada hari kedua di Kancatel Sidoarjo.

ORGANIZATIONAL REVIEW.
GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho yang didamping seluruh Senior Leader dalam opening meeting tersebut memaparkan potensi TELKOM SBT yang dikemas dalam Organizational Review dihadapan Auditor TUV, Edmundus Wiharyono. Dengan paparan GM ini diharapkan Auditor menemukenali kondisi SBT secara actual.

Bisnis Porto Folio yang terdiri dari Wireline, Wireless dan Multimedia lengkap dengan actual performance dipresentasikan. Penetrasi Wireless seperti Flexi Trendy dan Classy yang luar biasanya ‘potretnya terkininya’ mendapat tanggapan positif. Hanya saja saat memaparkan potensi SDM dengan total 433 orang, yang usia diatas 40 tahun terdapat 88,2 % mendapat tanggapan lain, yaitu gawat…..!!!, kata Auditor sambil tertawa…..

Sedangkan usia antara 30 sampai 40 tahun ada 11,5 %, kemudian kurang dari 30 tahun hanya 0,3 %. Kondisi infrastruktur dan support juga dipaparkan yang menyangkut Main Infrastructure dan OSS (IT Based).

RESULT.
Sementara itu, Edmundus mengatakan, bahwa untuk mencapai hasil, maka diperlukan pendekatan proses dan atau approach. Memang ada sih perusahaan yang hanya mengandalkan result saja, tapi itu tak akan kekal alias sesaat saja, sebab mereka tak punya tolok ukur yang sangat penting dalam evaluasi.

Dikatakan lagi, bahwa untuk menuju ke Result, maka diperlukan proses yang smart dan cermat, tanpa itu maka kalau berhasil akan merupakan suatu miracle (keajaiban/mukjizat) saja. Mereka akan sulit untuk melakukan evaluasi jika mengalami kegagalan..

Sertifikasi di TELKOM SBT ini keluar sejak tahun 1997, maka dengan segala perkembangannya, tentu kondisinya jauh berbeda dengan saat ini. Dan sejauh pemantauan kami, memang sangat pesat kemajuannya, termasuk Sidoarjo, salah satu Kancatel besar.

Potret Kancatel Sidoarjo saat ini cukup bagus, jangan bangga dulu, katanya. Artinya kalau saya rangking dari 10 Kancatel besar, maka Sidoarjo ada di 8 atau 9. Justru itu kami besok akan melakukan audit di Sidoarjo secara overall, sampai pada kondisi jarakses di lapangan. Untuk hari ini saya full di kota Surabaya Metro saja.

 NURSIDIK

Kartini Mojokerto, Persamaan Gender ? Sudahkah itu ?


TAHUN 2005

Kartini Mojokerto, Persamaan Gender ? Sudahkah itu ?


Kita harus menghargai masa lalu dari perjuangan Ibu Kartini. Andai saja kita tidak bisa baca, ini contoh sederhana, dan bisa bayangkan, akankah kita mengetahui apa yang ada di “luar” sana. Problem yang lagi aktual saat ini adalah masalah pelecehan seksual yang dilakukan terhadap kaum perempuan. Dengan peristiwa dan kasus pelecehan seksual yang kerap terjadi saat ini hendaknya kita berinstrospeksi diri, ada apa dengan kaum perempuan saat ini ?. Apakah memang kita kaum perempuan yang keterlaluan atau sebaliknya.

Selaku ibu, kaum perempuan adalah tokoh sentral terhadap keberhasilan sukses anak-anak. Apabila perilaku ibu-ibunya menunjukkan hal “sak karepe dewe, anake mesti yo sak karepe dewe” (apabila perilaku ibunya semaunya sendiri, niscaya anaknya juga)

Sekarang ini banyak dilontarkan masalah persamaan gender, namun demikian kekerasan terhadap perempuan terus saja terjadi, inikah persamaan gender ? Adakah itu ? Mari instrospeksi, dan mulailah dari diri sendiri.

Alhamdulillah dari kalangan Forsikatel Mojokerto ini sudah mulai nampak prestasinya di tingkat Datel SBT. Seperti kemarin di SBT ada rekan kita yang berkat kreativitasnya singkong dirubah rasanya menjadi kue, dan total rasa dan bentuknya berubah tidak rasa singkong dan mendapat juara I. Ini berkat kreativitas. Dan adalagi yang masuk nominasi berbusana Kartini. Ini semua merupakan sebuah prestasi dari ibu-ibu.

Itulah sekilas sambutan Ibu Imam Moencar selaku Ketua Forsikatel Kancatel Mojokerto dalam kesempatan peringatan hari Kartini di Mojokerto. Dalam kesempatan ini sengaja mengundang khusus ibu-ibu yang Bapaknya baru pensiun. Ucapan terimakasih disamaikan, semoga dengan tidak aktifnya suami dalam dinas sehari-hari bukanlah hal yang dapat memutuskan silaturahmi. Ini karena ibu-ibu yang hadir dalam setiap kegiatan adalah dilandasi juga oleh semangat kartini.

Dalam kegiatan Kartinian tahun ini diadakan beberapa lomba diantaranya lomba memakai jilbab tanpa cermin dalam waktu 5 menit. Lomba kuis yang pertanyaannya meliputi kehidupan Kartini. Dimana, tanggal berapa dan tahun berapa Ibu Kartini dilahirkan, di jawab oleh ibu Mulyono dengan tepat :21 April 1879.

Kemudian satu dari ibu pensunan menjawab benar atas pertanyaan : Siapakan Menteri Peranan Wanita SBY, Muthia Hatta! Yang disambut applaus oleh para undangan. Nanang Kristyo melaporkan.

Unik Becak Flexi, “Cak Telkom” SBT


TAHUN 2005

Unik Becak Flexi, “Cak Telkom” SBT


INOBIS.
Inovasi Bisnis atau disingkat Inobis memang sangat diperlukan di era kompetisi yang ketat seperti saat ini. Ada becak yang unik karena dicat dengan warna Flexi di seputaran Jalan Ketintang Surabaya. Ternyata becak ini memiliki kekuatan promo yang luar biasa. Selain mengundang perhatian para penumpang maupun calon penumpang, becak ini sungguh menjadi indah dan menarik. Lebih unik lagi, calon penumpang bisa dijemput dirumah dengan cara cukup angkat telepon.

MANGKAL.
Abang Becak ini rata-rata mangkal di dekat Shelter Telum, manakala ada suara berdering :”Kriiing..”, maka inilah order, rezeki datang … !!. Tergantung order, apakah minta dijemput atau tidak, kata Abang Becak menjelaskan. Pihak Marketing SBT ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa Becak Flexi yang kita garap, sebetulnya ikutan dari program Telepon Umum.

CAK TELKOM.
Panggil Becak 'CAK TELKOM', satu inovasi peningkatan layanan telepon umum,
yang di titik-titik tertentu seperti pangkalan becak/ ojek di kawasan perumahan,
ditingkatkan fungsinya, sehingga bisa dipanggil, dan dijadikan sarana
komunikasi tukang becak dengan penghuni kawasan sekitar yang membutuhkan
jemputan ke rumah. TUPB 'CAK TELKOM' ini berbasis TAKP (Telepon Umam Akses
Kartu Panggil) seperti kartu 'bebas', sehingga masih bisa outgoing dan
relatif aman dari pencantolan serta tidak perlu pakai coin atau cash money
yang rawan vandalisme, inilah konsepnya, tambahnya.

Di pangkalan becak dimana 'CAK TELKOM' berada, para tukang becak ini
merasa sangat terbantu dan sebagai bentuk rasa terimakasihnya, mereka rela
becaknya dicat 'mirip' warna Fleksi (simbiosis mutualisme yang sempurna). Inilah salah satu cara untuk meraih sukses menjadi pemenang di era persaingan. Inovasi bisnis selalu di create, tiada henti !

MARKET LEADER.
Inovasi bisnis yang strategis, selain merupakan strategi membangun citra perusahaan untuk menjadi Good Government Citizenship dan reputasi bisnis, juga sebenarnya merupakan langkah besar yang memerlukan keberanian menerima perubahan peta persaingan bisnis untuk mencapai karakter sebuah perusahaan sebagai pemenang sejati, The Real Winner.! Untuk menjadi Market Leader memang harus berani menjadi Market Challenger dengan segala upaya !

 NURSIDIK

Lagi, TELKOM SBT Terima “Bala Bantuan” Perang


TAHUN 2005

Lagi, TELKOM SBT Terima “Bala Bantuan” Perang

STRATEGI ALIANSI.
Dalam berperang harus ada taktik, apalagi perang dagang. Masih segar dalam ingatan kita tentang konglomerasi perusahaan papan atas yang pernah merebak di percaturan bisnis nasional dan internasional, yaitu sebuah strategi dagang untuk melibas para pesaingnya. Nah, strategi aliansi atau strategi partnership yang dilaksanakan TELKOM SBT selama ini sebenarnya mirip dengan taktik konglomerasi. Kemarin, Senin (21/2) di ruang GM SBT ditandangani PKS “Joint Marketing Speedy Broadband Access” dengan dua Vendor, Pengusaha Nasional terkemuka, maka bertambahlah rentetan partner sebagai “bala bantuan” yang memang harus dirangkul dan diterima.

SIAPA SAJA ?
Kedua Vendor yang telah sepakat untuk kerjasama tersebut adalah PT ZITEL CIPTA MANDIRI, NPWP: 01.900.845.7-002.000 didirikan berdasarkan akta pendirian nomor: 12 tanggal 12 MARET 1999, Notaris IWAN HALIMY, SH, berkedudukan di Jl. Taman Buaran Indah Blok O/313 JAKARTA 13470, yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI melalui keputusan No. C-8590 HT.01.01.TH 2000, Direkturnya adalah RAODAH GANI. Komitment jelas : “SIAP BERTEMPUR”.

Kemudian yang satunya lagi adalah CV ANOMAN BUANA MANDIRI, NPWP: 01.822.998.9-615.000 didirikan berdasarkan akta pendirian nomor: 339 tanggal 29 AGUSUTUS 1997, Notaris WAHYUDI SUYANTO, SH, berkedudukan di Jl. Kutisari Indah Utara VI/47 SURABAYA 60293, Direkturnya adalah MARDIANIS. Komiment jelas : ”SIAP BERTEMPUR”.

TRANSPARAN.
Dalam sambutannya, GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho mengatakan, bahwa di era bisnis yang transparan dewasa ini, maka strategi partnership sudah merupakan nafas detak jantung untuk menggerakkan perekonomian rakyat dan nasional. Karena sudah bersifat transparan, maka jika mensolusi kendala di “medan tempur” tak usah nunggu rapat dulu dengan manajemen TELKOM, kami percaya. Jadi kalau mau nembak atau “ngedoor” langsung aja di-door-door-door !!! Semua kan sudah diatur dalam PKS ini. Kecuali ada hal-hal diluar PKS dan memang urgent untuk dilakukan “business meeting”, okeylah, tambahnya.

SALING MENGUNTUNGKAN.
Perjanjian ini diadakan dengan maksud agar dicapai manfaat yang saling menguntungkan kedua belah pihak dalam rangka joint marketing di area Kandatel Surabaya Timur, yang bertujuan untuk mengatur mekanisme kerjasama joint marketing di area Kandatel Surabaya Timur.

RUANG LINGKUP KERJASAMA.
Joint Promo Speedy Broadband Access di area Kandatel Surabaya Timur dengan target yang telah disepakati kedua belah pihak. Mekanisme kerjasama joint marketing/promo, dimana pihak Telkom berkepentingan atas penjualan layanan Speedy Broadband Access dan pihak Vendor berkepentingan atas penjualan modem ADSL. Penyediaan dukungan dari masing-masing pihak dalam pelaksanaan joint marketing.

 NURSIDIK

OIT SBT Soroti Yang “Terperosok Dan Meledak”, Xtreme Growth.


TAHUN 2005

OIT SBT Soroti Yang “Terperosok Dan Meledak”, Xtreme Growth.

GROWTH FASTER.
OIT Meeting TELKOM SBT yang rutin diadakan tiap bulan, kali ini menyoroti masalah performansi Januari 2005, ada yang terperosok dan ada pula yang meledak atau Growth Faster. Meeting yang diadakan di lantai-4 Ruang Committed 2 U Gedung OPMC Surabaya Timur ini, dipimpin langsung oleh GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho dan dihadiri oleh seluruh Senior Leader.

HYPER GROWTH.
Sales Trendy memang mengalami Growth Faster sebesar 677 % atau Achievement 112 %, boleh dibilang Hyper Growth atau Xtreme Growth, tapi justru kenapa kinerja C3MR (Cash Collection Current Month Ratio) kok sebaliknya, menukik dengan tenangnya ?

Bagyo menuturkan, bahwa konsep kita memang sudah benar, sesuai dengan steps forward mature processes, tetapi kalau actionnya tidak baik dan benar, terutama kemauan (will), maka itulah yang dapat kita lihat (sambil mengarahkan laser pointer ke layar). Ada apa dengan C3MR kita ?

OUTLINE.
Beberapa review outline yang dipaparkan Bagyo dalam OIT ini meliputi : Highlight, KM Jan’05 Achievement, Financial Performance dan Two New Engine Drivers Performance. Keseluruhan merefer ke 3 target utama : Revenue, Sales dan CSI. Sedangkan 5 sasaran utamanya meliputi : TTW135, TMBE, C2SE, KM dan ESI yang ujung-ujungnya adalah : SEA Award, EMA Award, BIA Award, FINA Awards, Best of the best Awards dan Others Awards.

Bagaimana agar keseluruhan bisa mencapai Xtreme atau Hyper Growth ? Semua tergantung niat dan kemauan kita sesuai dengan visi dan misi. Vision without action, is merely a dream. Action without vision, just passes the time. Vision with action can change the world, tambah Bagyo mengutip Assessor Baldrige saat berada di Surabaya, pekan lalu.

Mari kita satukan tekad, all people moving towards the same destination, dengan analisis, dengan strategi, dengan investasi, dengan sales and service dan dengan operational dan support. Mari kita lakukan Aligned and Integrated Approaches dalam meraih Strategic and operational goal, pintanya.

 NURSIDIK

Winning Team Flexi SBT “Price War” Ala Penerbangan


TAHUN 2005

Winning Team Flexi SBT “Price War” Ala Penerbangan

PERSIAPAN.
Winning Team Flexi TELKOM SBT melakukan persiapan untuk membalas serangan musuh yang telah mengeluarkan jurus “hujan bintang”. Rapat Winning Team membahas jadwal serangan balik pada hari Jum’at (18/2) di ruang rapat Manager Marketing, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

PERANG HARGA.
Konsep serangan balasan adalah tetap “perang harga” ala penerbangan di Indonesia. Penerbangan di beberapa wilayah Indonesia memang sering Perang tarif yang luar biasa, namun kini memasuki babak baru. Setelah sempat memasuki masa ‘banting harga’, berubah lagi, maskapai penerbangan sepakat untuk menaikkan harga tiket penerbangan. Tapi masih ada celah merebut konsumen dengan tarif murah. Perubahan-perubahan atau tarik ulur inilah yang digunakan sebagai strategi oleh Winning Team Flexi SBT.

PAKET MURAH.
Mulai minggu ini strategi tersebut dilancarkan dengan kemasan “paket murah”, hemat hingga 25 %, berupa handset Flexi merk Nokia, Kyocera dan Inti Pisma (FWT). Selain itu ada iming-iming : Free aktivasi (PSB); Free abonemen selama 6 bulan; Diskon terminal hingga Rp. 200 ribu. Syarat yang harus dipenuhi adalah : Pelanggan baru Flexi Classy; Minimal tagihan Rp. 100 ribu per bulan selama 3 bulan (pemakaian lokal dan SLJJ TELKOM).

SIAPA TAKUT.
Fenomena perang tariff saat ini memang bukan hal baru lagi dalam kehidupan bisnis, kata Manaegr Marketing, Marnoto. Tapi kita tak usah gentar menghadapinya. Lihat saja persaingan yang terjadi di Jasa Penerbangan. Yang penting jangan mengurangi kualitas, dan harga harus tetap bersaing. Siapa takut !

 NURSIDIK

Jaga Kesehatan, Kalau Sakit Kontribusi NOL


TAHUN 2005

Jaga Kesehatan, Kalau Sakit Kontribusi NOL

APEL JAWARA.
Secara mingguan OPHAR “JAWARA” TELKOM SBT selalu mengadakan apel pagi, tujuannya selain berfungsi sebagai komunikasi internal, juga merupakan upaya untuk pemantauan performansi, seperti yang dilakukan pada Senin (21/2) di lapangan parkir OPMC, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

JAGA KESEHATAN.
Manager Opharjarakses, Tri Agus Djoko Kuncoro yang memimpin apel pagi, meminta kepada seluruh jajarannya untuk selalu menjaga kesehatan, yang merupakan modal utama dalam bekerja dan berkarya di perusahaan yang dihadapkan pada kompetisi yang luar biasa ketatnya. Kalau sakit, maka kontribusi adalah NOL, nol kali nol akan menghasilkan nol pula, jadi jagalah kesehatan kalian dengan sebaik-baiknya, tegasnya. Untuk itulah laksanakan pekerjaan dengan hati-hati, agar tidak jatuh sakit.

Soal disiplin (cek kelengkapan dan tingkat absensi) dan kebersihan (6-R) juga dipaparkan oleh Tri Agus, dengan mengatakan, bahwa sebagai ujung tombak, harus memegang teguh disiplin selalu tampil rapi dan bersih, sehingga kesan Moment Of Truth dihadapan Customer dapat memberikan citra positif. Akan ada lomba 6-R antar STO, agar dipersiapkan. Kemudjian Motor COP sebagai kendaraan yang dipakai sehari-hari juga harus dipelihara dan dirawat, jangan sampai dikelupas warna catnya seperti dijumpai minggu sebelumnya. Citra TELKOM dimata pelanggan jangan sampai tergores begitu saja, tambahnya.

PANTAU TARGET.
Dalam kesempatan itu pula, Tri Agus memaparkan kinerja, kelihatannya banyak yang rapornya merah untuk minggu ini. Kalau rapor merah, maka JASPRO pasti turun !!! Ada apa gerangan, Tanya Tri ? Apa ada yang nggak beres, atau perlu dukungan ? Ingat, ….kompetisi sudah semakin ganas, pesaing banyak, SLJJ turun 7 % per tahun. Flexi saya dan para ASMAN selalu ON terus selama 24 jam, kalau butuh dukungan diluar jam kerja, tinggal CALL saja.

Khusus di musim hujan, Tri meminta agar Spare Modul, ONU dan Batterey mendapat prioritas dan mendapat treatment yang spesial, sebab gangguan bisa saja menimpa corporate customer yang memang harus kita jaga dengan baik, kalau tidak maka kita akan kena SLG, terlebih citra kita juga terkena getahnya pula. Saya baru bergabung dengan SBT terhitung 1 Pebruari 2005, jadi tergolong masih baru., untuk itu mari kita kerjasama untuk mewujudkan SBT Excellent, dan yang penting dengan segala kerendahan hati kami mohon untuk menerima kehadiran kami di SBT ini, kunci Tri yang sejak bergabung, baru pertama kali ini memimpin apel pagi. Pada acara apel pagi ini, Tri juga melakukan pemeriksaan kelengkapan sarana kerja dan KBM.***SELAMAT***

 NURSIDIK

Ummat Muslim SBT Lakukan Pemotongan Qurban Di STO Rungkut-I


TAHUN 2005

Ummat Muslim SBT Lakukan Pemotongan Qurban Di STO Rungkut-I

JUMLAH.
Tak terasa Hari Raya ‘Idul Adha datang lagi. Hari Raya kedua Umat Islam ini dimulai dengan Shalat Idul Adha kemudian dilanjutkan dengan menyembelih hewan qurban. Pemotongan hewan Qurban yang setiap tahunnya dilaksanakan di STO Injoko, kini 1425-H dilaksanakan di STO Rungkut-I, Jln. Kendangsari 1-3, Surabaya pada hari Jum’at (21/1). Jumlah Pengurban sebanyak 77 orang, terdiri dari 62 Penabung dan 15 Tunai. Sesuai permintaan ada yang diminta untuk dikirim di daerah sejumlah 29 Penabung, diantar ke alamat yang ditentukan sejumlah 18 ekor kambing. Sedangkan sejumlah 30 ekor kambing atau setara 4 ekor sapi plus 2 ekor kambing dipotong di kantor.

Hasil pemotongan hewan qurban dibagikan kepada : Cleaning Service, Satpam, TKM, Warga sekitar STO Rungkut-I, Warga sekitar gedung PT. TELKOM SBT (7 STO+Plasa Telkom Dinoyo), Panitia, Pengurban dan sejumlah Proposal yang masuk sebanyak 7 surat proposal. Para Senior Leader tak terkecuali GM dan DGM TELKOM SBT hadir pada acara pemotongan qurban ini, bahkan Manager Keuangan, M. Said Hasan ikut mencoba melakukan pemotongan hewan sendiri setelah “dirayu” rekan-rekan.

Dari sisi perusahaan acara ini sangat berkait dengan upaya pembinaan IBO, yaitu Iman, Budaya, Olahraga, selain juga memiliki misi kepedulian sosial yang selaras dengan program Good Corporate Citizenship (GCC).

Qurban dalam bahasa Arab artinya dekat, ibadah qurban artinya menyembelih hewan sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah qurban disebut juga "udzhiyah" artinya hewan yang disembelih sebagai qurban. Ibadah qurban disinggung oleh al-Qur'an surah al-Kauthar "Maka dirikanlah shalat untuk Tuhanmu dan menyembelihlah".

Hukum qurban sunnah dan dilakukan setiap tahun bagi yang mampu. Mazhab syafi'i mengatakan qurban hukumnya sunnah 'ain (menjadi tanggungan individu) bagi setiap individu sekali dalam seumur dan sunnah kifayah bagi sebuah keluarga besar, menjadi tanggungan seluruh anggota keluarga, namun kesunnahan tersebut terpenuhi bila salah satu anggota keluarga telah melaksanakannya. Dalam riwayat Ibnu Abbas Rasulullah s.a.w. mengatakan "Tiga perkara bagiku wajib, namun bagi kalian sunnah, yaitu shalat witir, menyembelih qurban dan shalat iedul adha" (H.R. Ahmad dan Hakim).

Qurban disunnahkan kepada yang mampu. Ukuran kemampuan tidak berdasarkan kepada nisab, namun kepada kebutuhan per individu, yaitu apabila seseorang setelah memenuhi kebutuhan sehari-harinya masih memiliki dana lebih dan mencukupi untuk membeli hewan qurban, khususnya di hari raya ‘iedul adha.

Dalam menyembelih qurban disunnahkan membaca Bismillah, membaca sholawat untuk Rasulullah, menghadapkan hewan ke arah kiblat waktu menyembelih, membaca Takbir sebelum Basmalah dan sesudahnya serta berdoa "Ya Allah qurban ini dariMu dan untukMu".

 NURSIDIK

Kamis, 19 Agustus 2010

SUCOFINDO Lakukan Pre Assessment SMK3 Di TELKOM SBT


TAHUN 2005

SUCOFINDO Lakukan Pre Assessment SMK3 Di TELKOM SBT

DUA ORANG.
Tim Assessor SMK3 dari SUCOFINDO yang berjumlah dua orang, yaitu Sarif Usman dan Nova Yana Putra pada hari Kamis (20/10) melakukan pre assessment TELKOM SBT. Sebelum Tim melakukan tugasnya, terlebih dahulu mengikuti Opening Meeting yang dipimpin oleh Deputy GM TELKOM SBT, M Firdaus di Gedung OPMC Lantai-4 Ruang Committed 2 U Jln. Ketintang 156, Surabaya.

FORMAT.
Firdaus dalam paparan Opening Meetingnya, antara lain menjelas sekilas Profile Business TELKOM SBT, serta format pengelolaan SMK3. Formatnya adalah mulai dari perencanaan, penerapan sampai kepada evaluasi.

EVERYBODY.
Mengingat SAFETY IS EVERYBODY RESPONSIBILITY, maka Firdaus menjelaskan, bahwa disetiap unit kerja atau disetiap lantai di gedung yang bertingkat 5 ini ada penanggung jawabnya atau SATGAS, namanya penanggung jawab / SATGAS lokasi.

Jenis penanggung jawab lokasi ini ada 7, yaitu : Satuan Tugas Penanggulangan Bencana / Pemadam Kebakaran.; Satuan Tugas Keamanan.; Satuan Tugas Evakuasi; Satuan Tugas Komunikasi; Satuan Tugas Medis.; Satuan Tugas Perbaikan dan Pemulihan ; Satuan Tugas Inventarisasi & Investigasi.

Uraian tugas masing-masing dari ke SATGAS menurut Firdaus sangat jelas, terinci dan clear, sebab memang ada dasarnya, yaitu Nota Dinas DGM KANDATEL SBT. Nomor : C. Tel. 1436/PS410/RE5-D2./2005 tertanggal 3 Okotober 2005. Uraian tugas SATGAS ini tak hanya di gedung OPMC saja, namun juga berlaku untuk seluruh lokasi, seperti STO di kota Surabaya Metro.

SANGAT KOMIT.
Firdaus menegaskan, bahwa manajemen sangat komit terhadap masalah K3 sampai telah dibentuk Panitia Pembina K3 yang disahkan oleh Depnaker, sehingga dasar kebijakannya sangat jelas. Manajemen sangat peduli terhadap lingkungan kerja, pemantauan kebisingan, pencahayaan, keamanan dan kenyamanan.

Pemantauan tersebut dilakukan secara berkala dalam program audit internal atau self audit. Suhu udara, pencahayaan, kebisingan selalu diukur secara periodic dalam self audit, yang kemudian dilakukan evaluasi, tinjauan ulang dan peningkatan bila memang dibutuhkan.

OBSERVASI LAPANGAN.
Sementara itu Sarif Usman dari SUCOFINDO menginformasi, bahwa metode assessment yang akan ia lakukan ada metode, yaitu desk study, observasi lapangan, dan wawancara. Setiap prosedur, instruksi kerja dan form-formnya akan kami cek dulu.

Kami akan lihat sampling sesuai dengan dokumentasi yang sudah jalan selama ini, kami ingin buktikan kesesuaiannya apakah sesuai kondisi di lapangan yang ada tempat-tempat tertentu, seperti Manhole, Menara (tower), FO, dan lainnya.

 NURSIDIK

SBT – Mojokerto : 41.000 Pelanggan Flexi Peluang Bisnis Para Pengelola Outlet


TAHUN 2005

SBT – Mojokerto : 41.000 Pelanggan Flexi Peluang Bisnis Para Pengelola Outlet

Mojokerto, 20 Oktober 2005.
Dalam upaya menjalin kemitraan dengan para pengelola Outlet Flexi, Kamis kemarin jajaran Kancatel Mojokerto menyelenggarakan temu pengelola outlet dengan thema “Silaturahmi PT Telkom Mojokerto dengan Para Pengelola Outlet Flexi Se Mojokerto” bertempat di rumah makan Jimbaran. Acara yang berlanjut dengan berbuka puasa bersama itu dihadiri juga oleh Deputy General Manajer SBT Firdaus dan Asman Marketing SBT M. Junaidi dan karyawan karyawati Telkom.

Acara dipandu langsung oleh Master Of Ceremony Winda dari radio MAJA FM. Sambutan pertama disampaikan oleh Manajer Kancatel Mojokerto Arif Irfansah. Dalam kata sambutannya antara lain Arif mengatakan bahwa pertemuan ini bagi kami adalah hal yang sangat penting dalam menjalin kemitraan untuk menemukan win-win solution. Seribu teman belumlah cukup dari pada seorang musuh, sambung Arif dalam sambutannya.


Dalam rangkaian acara tersebut juga ditampilkan presentasi oleh Agus Riyantowo selaku SS Marketing hal peluang outlet yang akan dicapai dalam kemitraan ini. Peluang lebih banyak ada pada Anda selaku pengelola, karena pelanggan setelah memiliki Flexi maka selanjutnya repair, casing dan assesories lainnya ada pada Anda, bila itu dapat Anda lakukan ada 41.000 pelanggan Flexi di Mojokerto! Kata Agus dalam beberapa penjelsannya.

Dalam acara sharing seorang pengelola outlet ASA CELL di Delanggu sdr. Bisri menceritakan bahwa di daerahnya sekarang ini sudah jarang yang menggunakan GSM, mereka sudah tahu segalanya tentang Flexi harganya, bonus pulsanya sangat sangat murah, untuk itu kepada para AR dukungan vouchernya terus didistribusikan.

Deputy General Manajer SBT berkenan juga memberikan kata sambutan. M. Firdaus mempersilahkan apapun permasalahan pengelola tidak perlu ragu untuk langsung beurusan dengan kami di Telkom, sehingga apapun permasalahan yang Anda hadapi akan tersolusikan.

Acara dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama dan hiburan yang dilantunkan oleh bintang Mojokerto Hilda dengan polesan improvisasi electone Ichang.Nanang Kristyo melaporkan..

Seluruh Elemen Telkom SBU wajib pakai dan jual konten SpeedyEDU


TAHUN 2010

Seluruh Elemen Telkom SBU wajib pakai dan jual konten SpeedyEDU
Menjual konten merupakan bagian dari transformasi portofolio bisnis Telkom dari PMM ke TIME. Untuk bisa menjual produk konten kita, setiap pegawai Telkom wajib mengetahui dan pernah memakai konten-konten tersebut. Salah satu konten yang dimiliki Telkom dan sangat luar biasa adalah SpeedyPESONAEdu.
“Bagaimana kita bisa menjual kalau kita tidak tahu barang yang akan kita jual, dan kita harus memakainya agar kita bisa menceritakan keunggulan produk kita” kata Delta Quartama, officer partnership program & performance service area Surabaya Utara (SBU), dalam presentasinya di acara BIT internal Konten SpeedyEDU untuk seluruh pegawai Telkom SBU dan CSR Plasa hari Kamis, 20-8-2010.
Di hadapan seluruh peserta BIT, Delta meyakinkan peserta bahwa konten SpeedyEDU merupakan konten yang mudah dijual, hal ini dikarenakan calon pelanggan SpeedyEDU terutama komunitas pendidikan sudah mempunyai keyakinan bahwa SpeedyEDU merupakan alat bantu proses belajar-mengajar yang mereka butuhkan. Hanya saja kita harus bisa mengkomunikasikannya kepada calon pelanggan itu dengan bahasa mereka secara efektif. Untuk itu, lanjut Delta, semua elemen Telkom SBU harus tahu dan memakai konten SpeedyEDU ini.
“Kita harus tahu filosofi kenapa konten SpeedyEDU ini dibuat” terang Delta. Lanjutnya, “Komunitas pendidikan meyakini bahwa agar proses belajar-mengajar berjalan dengan efektif dimana materi yang disampaikan bisa dimengerti dan tersimpan dengan baik di memori peserta didik, maka proses tersebut harus disampaikan dengan metode audio-visual”. Kenapa harus audio-visual? tanya Delta. Hal tersebut tak terlepas dari fakta unik tentang otak manusia. Delta menjelaskan, “Otak manusia terdiri dari 2 bagian, otak kiri dan otak kanan. Otak kiri merupakan short term memory sedang otak kanan merupakan long term memory. Jadi, materi pelajaran akan tersimpan untuk waktu yang lama ketika disimpan di otak kanan”.
Bagaimana agar tersimpan di otak kanan? tanya Delta lagi. “Otak kanan akan terangsang untuk bekerja ketika menerima informasi dalam bentuk visual”, terang Delta. “Nah, ini dia kata kuncinya. Konten SpeedyEDU merupakan aplikasi bantu proses belajar-mengajar yang disajikan dalam format multimedia (audio-visual) serta dilengkapi lebih dari 1500 animasi dan sangat interaktif. Dan hebatnya lagi, materi yang disajikan sesuai kurikulum dari Diknas”, kata Delta.
Perlu diketahui, ketika pertama kali diluncurkan, aplikasi ini berharga cukup mahal. Sekarang setelah di-online-kan dengan Speedy, harganya jadi sangat terjangkau yaitu Rp 15.000,- per bab materi pelajaran SD, SMP, serta SMA. Untuk versi lengkap, atau materi 1 tahun ajaran, seharga Rp 125.000,-.
Delta menambahkan bahwa selain hal-hal tersebut perlu diketahui juga bahwa di RKAP 2010 Telkom SBU ditargetkan Revenue IME untuk portofolio Edutainment sebesar Rp 195 Juta. “Dengan asumsi ARPU pelanggan SpeedyEDU kita Rp 125 ribu, maka kita harus mendapatkan 1.600 pelanggan SpeedyEDU”, papar Delta. “Manager SBU telah melakukan pendekatan ke 66 SMP dan SMA yang ada di wilayah kerja SBU, dan minggu kemarin sudah dilakukan roadshow ke 2 SMA. Sisanya, kita semua yang akan melakukan roadshow setelah BIT hari ini”, lanjut Delta. Di acara BIT tersebut, selain diajarkan teori juga dilakukan praktek instalasi dan menjalankan aplikasi SpeedyEDU. (Bukan Diksi/DEL)

WHITEPAPER : PERJUANGAN SEKAR TELKOM


TAHUN 2005

WHITEPAPER : PERJUANGAN SEKAR TELKOM

BAGI-BAGI.
Saat MUSWIL SEKAR TELKOM DPW ES-CIS, Selasa (20/9) di Aula Menara Multimedia Lantai-3 Jln. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Panitia membagikan Kits Muswil berupa Baju SEKAR yang harus langsung dipakai, Note-Book, Pulpen, AD/ART SEKAR TELKOM, Mars dan Hymne SEKAR, Agenda MUSWIL serta sebuah buku putih suci, yaitu WHITEPAPER.

Whitepaper ini dibagikan untuk dikomunikasikan atau disosialisasikan kepada seluruh anggota SEKAR, sebab kertas putih yang hanya terdiri dari 4 halaman ini merupakan sebuah deskripsi singkat capaian SEKAR TELKOM 2000-2005 yang diterbitkan oleh DPP SEKAR TELKOM.

Halaman pertama adalah Judul dan Sejarah. Halaman kedua adalah The year of struggle : 2001-2005 Dan PKB : sebuah perjuangan internal. Halaman ketiga adalah PKB-I dan PKB-II, Halaman empat adalah Social activity dan sebuah foto dokumentasi perjuangan SEKAR saat menolak Kode Akses SLJJ.

SEJARAH.
Dideklarasikan 1 Maret 2000 dalam sebuah Musyawarah Karyawan (Mukar) yang dihadiri perwakilan karyawan Telkom dari seluruh Indonesia. Dikukuhkan sebagai satu-satunya wadah aspirasi karyawan Telkom dalam Musyawarah Nasional I (Munas I) Sekar Telkom pada 20 – 22 November 2000. Munas II : regenerasi tingkat nasional kedua, 11-15 Maret 2004. Sekar Telkom dideklarasikan, dibentuk dan dibesarkan dari, oleh dan untuk karyawan Telkom.

THE YEAR OF STRUGGLE : 2001-2005.
Perjuangan menyelamatkan Divre 3 sepanjang 2000-2001 (DPRD Jabar, DPR, Menhub). Buy out 31 Juli 2003. Perjuangan menggagalkan transaksi silang Indosat-TLK Divre 4 sepanjang 2001 – 2002. Februari 2002, BOD membatalkan transaksi silang Indosat-TLK. Pada RUPSLB 2002, terungkap Dirkug PT Telkom ‘ditekan’ Menko Kesra Rizal Ramli untuk menjual Telkom Jawa Tengah. Penggagas Federasi Serikat Pekerja BUMN Strategis bersama PLN, Pertamina, PJB dan TSel, Mei 2004. Permintaan peninjauan kembali lembaga SKTT (KEPMEN 82/2002) yang cenderung merugikan TLK. Permintaan peninjauan kembali kebijakan kode akses SLJJ 017 (KM 28/2004) yang cenderung tidak fair dan mengancam basis pelanggan (customer base) TLK.

PKB : SEBUAH PERJUANGAN INTERNAL.
PKB (Perjanjian Kerja Bersama) adalah momentum bersejarah pengakuan organisasi karyawan dalam sebuah mutual agreement Sekar Telkom – Manajemen Telkom. PKB mengatur hak dan kewajiban dasar karyawan Telkom. Time life cycle karyawan dari mulai Capeg dan pensiun, diatur dalam sebuah kerangka kesepakatan bersama. PKB telah memasuki term kedua : PKB I : 3 Juni 2002 – 8 Desember 2004 dan PKB II yang dimulai tanggal 9 Desember 2004 sampai 8 Desember 2006.

PKB-I.
Tambahan 2 kali Manfaat Pensiun (MP) bagi para pensiunan Telkom sejak 3 Juni 2002. Rumusan besaran Jasa Produksi (Bonus) Tahun Buku 2001,2002,2002,2003. Bantuan Asuransi Kesehatan bagi Capeg mulai 1 Nopember 1995. Semua karyawan Telkom yang masuk menjadi karyawan Telkom mulai 1 Nopember 1995 telah diberikan bantuan Asuransi Kesehatan tahunan sejak Juni 2002. Pembayaran secara rapel telah dilakukan bulan Maret 2004 untuk bantuan selama 2,5 tahun.

Selanjutnya secara rutin tiap bulan Maret akan diberikan bantuan asuransi ini. Bantuan asuransi ini diberikan karena mereka sudah tidak mendapat fasilitas kesehatan setelah pensiun. Pada saat ini, sedang dilakukan negosiasi antara DPP Sekar Telkom (Tim Faskes Paska ’95) dengan manajemen Telkom untuk memperbaiki besaran bantuan asuransi kesehatan tahunan yang diterima. Diberikannya Tunjangan Transportasi tiap tahun kepada seluruh karyawan Telkom. Diberikannya Tunjangan Cuti Besar bagi yang sudah berhak memperolehnya. Pemberian Tunjangan Cubes diawali dengan pemutihan pemberian Tunjangan Cubes pada bulan Februari 2003. Perhitungan selanjutnya tetap mengacu kepada tanggal capeg.

PKB-II.
Penyelesaian Kelas Khusus 6.a, bagi karyawan Telkom yang belum mendapat posisi definitif akibat pemberlakuan CBHRM. THR : mulai 2005 ini besar THR adalah 1,5 kali THP (Take Home Pay, pendapatan total bulanan yg diterima). Pendapatan selain gaji : Insentif triwulanan (sudah berjalan), Premi Tahunan berdasarkan pencapaian laba (belum), Jasa Produksi (Bonus) : 5% dari net income unconsolidated (formula mulai 2006 untuk Tahun Buku 2005).

Tambahan Tunjangan Hari Tua (THT) untuk pensiun 2005 dan 2006 :
Tahun 2005 : disediakan tambahan anggaran sebesar Rp 75 M
Tahun 2006 : disediakan tambahan anggaran sebesar Rp 96 M

Karyawan yang meninggal, ahli warisnya berhak mendapat tambahan 2 x Manfaat Pensiun (MP). Karyawan yang diangkat sejak 1 Juli 2002 diberikan MP melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

SOCIAL ACTIVITY.
Bencana tsunami, 26 Desember 2005. Pada saat musibah ini terjadi, Sekar Telkom tampil pertama dan terdepan mengurus karyawan dengan keluarganya dengan memutuskan mengungsikan seluruh karyawan dan keluarganya yang selamat dari Aceh ke Medan dengan menyewa pesawat komersial. Koordinasi dgn Manajemen Divre 1, kemudian diputuskan karyawan dan keluarganya diinapkan selama 2 bulan di Uplatda Medan. Untuk meringankan beban saudara-saudara kita, hasil pengumpulan dana dari Rekening Sekar Peduli dan pemotongan gaji selama 3 bulan digunakan untuk membantu biaya pendidikan dan ganti rugi material harta benda karyawan yang tertimpa musibah.

The Sekar Foundation. Yayasan Sekar dibentuk khusus untuk mengelola pendidikan anak-anak keluarga Telkom korban Tsunami. Selain juga secara umum sebagai perangkat Sekar Telkom dalam partisipasinya membantu menyelesaikan masalah social.

Kertas putih suci ini diakhiri dengan kata “Terimakasih”. Lalu ditempel foto dokumentasi perjuangan SEKAR (seperti pada gambar). Kemudian ada kalimat akhir yang berbunyi :”Bagi SEKAR TELKOM, kesejahteraan karyawan adalah penting. Namun adalah jauh lebih penting lagi eksistensi dan keutuhan perusahaan ini”.

 NURSIDIK

MUSWIL & Deklarasi DPW SEKAR TELKOM ES-CIS Di Jakarta


TAHUN 2005

MUSWIL & Deklarasi DPW SEKAR TELKOM ES-CIS Di Jakarta

DPW BARU.
DPW SEKAR TELKOM Enterprise Service – Corpoarate Interconnection Service (ES-CIS) merupakan DPW baru, karena memang dari Direktorat baru yang pada hari Selasa (20/9) mengadakan Musyawarah Wilayah dan deklarasi di Aula Menara Multimedia Lantai-3 Jln. Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Thema MUSWIL adalah “Menangkan Persaingan, Pelihara Persatuan”.

JANGAN TERBELAH.
Direktur Enterprise & Wholesale, Arief Yahya (AY) dalam sambutannya, antara lain mengatakan, bahwa thema yang diambil SEKAR adalah sangat tepat, sebab kalau TELKOM terbelah, maka kompetitor akan dengan mudah menyerang. Seperti halnya dalam teori perang, manakala tidak kompak, maka musuh mudah sekali memenangkan peperangan.

Jadi kalau TELKOM terbelah, kompetitor akan tepuk tangan. TELKOM ini besar, jangan sampai dikalahkan begitu saja. TELKOM sudah menguasai market share 70 %, EBITDA 64 % dan Growth 20 %, Ini adalah 3 syarat utama bisnis yang sudah kita capai. Bisnis yang atraktif apabila memiliki growth minimal 20 %.

JAYALAH TELKOM.
TELKOM merupakan Great Company harus selalu jaya. Untuk meraih kejayaan TELKOM, maka ada 3 hal, yaitu :
1. To be Number One, selalu outward looking.
2. Cintailah perusahaan ini sepenuh hati.
3. Economic engine kita ialah : based on portofolio bisnis dan based on customer.

Disini kita masih bersatu di dalam kebersamaan. Kita hadapi bersama harapan dan berjuta tantangan, ingat HYMNE TELKOM, kata AY. “Untuk itu manajemen mengucapkan terimakasih kepada do’a dan perjuangan rekan-rekan, sehingga K.A SLJJ sudah dealed, tidak ada dalam PKS”, lanjut AY yang disambut dengan tepuk tangan meriah oleh seluruh pengurus dan anggota SEKAR TELKOM.

TELKOM harus menjadi Network Provider terbesar, lakukan FIRST STRIKE, sebab yang cepat akan makan yang lambat. Dalam pertandingan tinju, maka PUKULAN PERTAMA sangat menentukan, kuncinya.

CINTAI PERUSAHAAN.
Sementara itu Ketua Umum SEKAR TELKOM, Syinar Budhiarta dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa SEKAR dibentuk dilandasi kecintaan kepada perusahaan, rasa tanggung jawab dan memiliki. SEKAR berjuang soal KSO, KA SLJJ dan lain-lain. Selanjutnya marikita terus membangun TELKOM agar lebih maju lagi.

MUSWIL DPW ES-CIS ini adalah amanah MUNAS SEKAR TELKOM, jadi pilihlah Pengurus yang amanah, tetap menjadi mitra manajemen, menyelamatkan TELKOM. Kami juga berharap, agar manajemen juga terus membuka pintu bermitra dengan SEKAR. Manajemen jangan khawatir, SEKAR akan selalu cinta TELKOM sebagaimana perjuangan selama ini, seperti tentang penolakan KA SLJJ yang Alhamdulillah tak bertepuk sebelah tangan.

Diselah-selah MUSWIL DPW Enterprise Service – Corporate Interconnection Service (ES-CIS), Panitia MUSWIL membagikan “Whitepaper” atau “Kertas Putih” yang berisi deskripsi singkat capaian SEKAR TELKOM periode 2000-2005.

 NURSIDIK

Rabu, 18 Agustus 2010

Mudik Bersama Telkom Group Surabaya 2010


TAHUN 2010

Mudik Bersama Telkom Group Surabaya 2010

TELKOM Group semakin kuat dan solid saja, terbukti program mudik lebaran tahun ini mampu diorganize dengan baik bekerjasama dengan Kopegtel Citra Bekisar DIVRE-V Surabaya. Rapat persiapan dan perencanaan dilaksanakan di Café Bogowonto Jln. Diponegoro 93, Surabaya, Rabu (18/8) yang dilanjutkan dengan acara buka bersama. Konsep dan Round Down sebenarnya sudah 90 % jadi, sehingga dalam rapat tersebut tinggal membahas masalah yang bersifat teknis.

Dan memang rapat yang dipimpin langsung oleh Manager Marketing Regional V Surabaya, Agus Ariyanto tersebut berjalan sesuai rencana dan lancar. Para PIC yang nantinya mengawal acara mudik bareng 2010 ini hadir secara lengkap dalam rapat ini, sehingga mereka memahami persyaratan bagi peserta mudik yang terdiri dari tenaga kerja mitra yang antara lain dipersyaratkan menunjukkan KSK agar tidak disalahgunakan.

Penyalahgunaan bisa saja terjadi, misalnya si-A menganggap si-B adalah anaknya, padahal bukan. Yang diperbolehkan ikut serta dalam mudik bareng ini adalah suami, istri dan anak. Jika anak berumur dibawah 2 tahun, maka ia harus dipangku alias tidak dapat tempat duduk. Dan yang paling penting ialah pendaftaran peserta mudik selain disertakan kartu KSK, juga harus dilakukan paling lambat tanggal 25 Agustus 2010, hal tersebut dimaksudkan agar ada evaluasi berkaitan dengan jumlah kendaraan Bus yang akan disewa.

Rapat ini melibatkan pihak SAS Regional V sebab program mudik bareng ini akan berkaitan dengan izin kepolisian dan pengamanannya pada saat pemberangkatan nanti. Tempat parkir bus, kemungkinan pengaturan jalan memang sudah diantisipasi oleh Panitia Bersama dan pihak Kopegtel Citra Bekisar Surabaya. Antisipasi ini adalah berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. **bukan-diksi.

FOTO : Suasana rapat di Cafe BOGOWONTO, Surabaya (18/8).

Ditreskrim Polda Jatim & TELKOM DCS Regional-V Luncurkan Laman Curanmor Updated


TAHUN 2010

Ditreskrim Polda Jatim & TELKOM DCS Regional-V Luncurkan Laman Curanmor Updated
TELKOM siap mendukung mimpi Direktur Reskrim Polda Jatim Bapak Kombes Pol. Suroto agar aplikasi Web Laman Curanmor yang kita beri nama HILTEM (hilang temu/lost and found) ini dapat diaplikasikan secara Nasional. Demikian antara sambutan GM TELKOM DCS-II Regional-V, Djoko Raharjo yang mendapa applause pada acara Sosialisasi WEB HILTEM UPDATED di TELKOM SBU Lantai-7 Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya. Acara ini dihadiri oleh Dir. Reskrim Polda Jatim, para Kasat Reskrim se Jawa Timur dan para operator laman Curanmor.
Dalam kesempatan tersebut, Djoko juga mengatakan, bahwa sebenarnya Aplikasi HILTEM ini sudah di Launching saat ulang tahun POLRI kemarin, akan tetapi karena tidak ter-update, maka kita berharap mulai hari ini dapat terupdate dan terkawal, apalagi para operator data se Jawa Timur juga hadir disini yang sebentar lagi usai acara ini akan dilanjutkan dengan pelatihan cara pengoperasian system ini termasuk cara input data. Kita semua berharap agar aplikasi ini dapat memberikan value bagi Institusi POLRI.
Sedangkan Direktur Reskrim Polda Jatim Kombes Polisi Suroto dalam sambutannya sangat appreciate kepada Bapak Djoko Raharjo selaku GM TELKOM DCS-II Regional-V Jatim yang telah bekerjasama dengan POLRI mendisain website laman curanmor ini yang merupakan sistem informasi terkait kasus kehilangan dan temuan kendaraan bermotor (curanmor). Hal ini kami lakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
Ditambahkan, bahwa sarana untuk meningkatkan sinergitas dan efisiensi kinerja penanganan kasus kehilangan kendaraan bermotor guna mewujudkan Polri yang profesional, mandiri, dan dipercaya masyarakat. "Laman itu merupakan sistem 'tracking' (lacak jejak) dan 'matching' (penyesuaian / pencocokan) terhadap kehilangan dan temuan kendaraan bermotor.
Laman HILTEM yang diakses adalah laman beralamat www.curanmorjatim.info untuk mengetahui kendaraannya yang hilang. "Caranya, masukkan dulu nomer rangka atau nomer mesin kendaraan. Nanti, data kendaraan bermotor yang telah diungkap kasusnya akan dirilis di laman itu. Masyarakat bisa mengambil tanpa dipungut biaya.
Dalam empat tahun terakhir, penyelesaian kasus baru 28 persen yakni dari 57 ribu kasus hanya 16.285 kasus yang berhasil diselesaikan. "Kita tidak bisa berlama-lama menangani sebuah kasus, kalau tidak ditemukan bukti atau saksi yang menguatkan sangkaan, maka harus diterbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan). **bukan-diksi
FOTO : Djoko Rahardjo sedang memberikan sambutannya, Kamis (19/8).

Sang Panglima Baru KADIVRE-V “Working Around” Ke SBT


TAHUN 2005

Sang Panglima Baru KADIVRE-V “Working Around” Ke SBT

MARATHON.
Secara marathon seminggu setelah serahterima jabatan, Sang Panglima baru, KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim (NIK) langsung melakukan “Working Around” ke beberapa Unit Kerja di Kantor DIVRE-V dan ke DATEL termasuk ke SBT selain memperkenalkan diri, juga untuk melihat dari dekat kekuatan dan potensi jajarannya seperti yang dilakukan kemarin, Rabu (20/7) di Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

PRESENTASI.
GM Telkom SBT, Bagyo Nugroho (BN) menyambut NIK dengan mempresentasikan kekuatan dan kelemahan seluruh resources yang dimiliki “TELKOM SBT AREA” yang meliputi SBT METRO dan tiga CATEL dibawahnya, yaitu Catel Sidaorjo, Mojokerto dan Jombang.

GROW FASTER.
BN dalam kesempatan tersebut menyampaikan mimpi-mimpinya, antara lain ingin melajukan tingkat pertumbuhan Two New Engine Driver (Flexi & Speedy) secara lebih cepat (Grow Faster), hal ini tak lain selain untuk penetrasi, juga untuk meningkatkan market share diantara kompetitor yang ada.

Sebagai satu-satunya KANDATEL pertama yang berani mengklaim dirinya sebagai “KANDATEL SATU TRILYUN” di DIVRE-V, maka wajar kalau BN dalam “kesempatan emas” tersebut minta dukungan manajemen, yaitu kepada Sang Panglima Baru, orang nomor satu di DIVRE-V Jawa Timur. Ibarat bertempur di medan “perang” tanpa peluru, adalah tak mungkin, bisa tertembak konyol. Peluang dan tantangan bisnis di SBT yang masih luas memang membutuhkan dukungan “peluru” tersebut.

Ada tiga dukungan yang ditanggapi serius oleh Sang Panglima, yaitu soal Trade Off KBM Operasional yang sudah tak layak pakai selain jaga citra TELKOM, Promo Budget yang minim sampai ngutang dan Replacement infrastruktur yang sudah tua secara Trade Off.

NIK mengatakan, bahwa kalau di Kalimantan KBM Operasional bagus-bagus, untuk pejabat biasa saja. Sebaliknya saya lihat di DIVRE-V kebalikannya, kendaraan pejabat bagus-bagus, sedang untuk operasional sebaliknya. Demikian juga untuk “Promo Budget” di DATELS Kalimantan porsi budget lebih besar ketimbang yang ada di DIVRE-VI, yaitu 70:30, tapi di DIVRE-V JATIM kebalikannya. Apalagi di SBT sampai ngutang ke VENDOR, kasihan. Kita akan tata ulang agar lancar dalam ber kompetisi.

Kemudian soal Trade Off kabel Primer silahkan dilaksanakan masukkan dalam RMO 2006 dan kalau berhasil, maka SBT akan dipakai sebagai model benchmark. Saya juga appreciate tentang klaim sebagai KANDATEL 1 TRILYUN ini sama pada saat saya di Jakarta Timur Dulu yang mencanangkan sebagai KANDATEL SATU TRILYUN juga.

CDB.
Untuk tembus “1T”, maka pasarkan sebanyak-banyak produk kita, sebab selain untuk meningkatkan Customer Data Base (CDB), juga untuk meningkatkan margin dan market share. Dalam 3 bulan ini produk Speedy sudah bisa booming lagi, buat “sales plan”. Menurut Sang Panglima, bahwa ukuran sukses penjualan Speedy sebenarnya ada di Manager Akses dan Manager Marketing. Selain menjual, jangan lupa juga untuk mempertahankan pelanggan, jangan sampai lari, pinta Panglima.

GERAI TELKOM.
Terakhir Sang Panglima meminta pula agar DATEL mulai merencanakan memperbanyak Gerai Telkom, sebab DIRUT kita yang “Banker” melihat dan membandingkan pelayanan di Telkom dan di beberapa Bank yang ada di Indonesia. Persaingan Bank lebih ketat, sehingga tak heran kalau retention program kepada pelanggan lebih tajam.

 NURSIDIK

Sejumlah 27 JAWARA SBT Terima SK KENTI


TAHUN 2005

Sejumlah 27 JAWARA SBT Terima SK KENTI

APEL PAGI.
Manager Ophajarakses, Tri Agus dalam apel pagi rutin, Senin (20/6) telah menyerahkan SK Kenaikan Tingkat / Band Posisi kepada sejumlah 27 JAWARA Kandatel Surabaya Timur di halaman parkir Gedung OPMC, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

DIRI SENDIRI.
Tri Agus dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa kita harus selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT berupa kesehatan dan umur panjang, sehingga bisa bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain dan perusahaan.

Manajemen juga mengucapkan selamat kepada Sang Innovator dengan hasil inovasinya berupa ALTIMA dan NMS yang pada hari Kamis kemarin telah mendapat rewards dari Dir. SDM yang diserahkan langsung kepada perwakilan Tim, yaitu Nur Rahmad dan Edy Siregar di Kancatel Bangkalan, Madura. Manfaatkan rewards ini untuk memicu innovator lainnya lebih baik lagi.

Dalam waktu dekat ada lomba Jawara individu yang harus kita antisipasi mulai sekarang. Khusus untuk audit pengelolaan jarakses, agar dievaluasi tentang akurasi dan validasi data. Update dan evaluasi baik yang di SBT Metro, maupun seluruh Catel, link data dengan jarakses harus cocok. Pekerjaan besar bulan depan adalah Evaluasi Dta dan Validasi.

JCC.
Jawara Competence Centre (JCC) yang baru kita bangun agar dioptimalkan. Buatkan program terskedul seperti IHT/BIT. Dalam waktu dekat susunlah program IHT tentang Peningkatan kemampuan Teknik Pengukuran sesuai dengan prosedur tetap (PROTAP).

Lebih jauh Tri Agus meminta kesiapan seluruh jajaran menghadapi audit TQMS besuk pagi, Selasa (21/6). Wajib kepada seluruh rekans opharjarakses untuk mengetahui Jobdes, distribusi dokumen (PM/PK), dan lainnya yang terkait. Terakhir Tri meminta agar performansi OKPI yang bulan mei hanya 97 % untuk dinaikkan menjadi 110 %.

PENERIMA SK.
Pegawai para penerima SK KENTI adalah sebagai berikut : Sunarto (580688), Gumono (612499), Sultonig (541534), Tommy Que (601956), Suharyo (500743), Sujudi (511102), Eko Agus Makhrus (850006), Djanuri Wiwono (631134), Syamsul Hadi (631119), Djoko Basuki (531173), Suharjono (521418), Suyatin (551775), Bambang Soebroto (551312), Mulyanto (600192), Pramudji (601986), Endra Moertedjo (622014), Titis Etiko Parmanto (600386), Suyoko (631942), Herry Suyanto (612038), Nanang Djatmiko (601942), Jaenal (621951), Soehartono (531692), Paino (570185), Atim Rahayu (541889), Suwanto (550363), Agus Rifai (631091), M. Taha (542232). **Selamat menerima SK**

 NURSIDIK

Audit TQMS Mulai Program Kerja, Hingga Turun Ke Lapangan


TAHUN 2005

Audit TQMS Mulai Program Kerja, Hingga Turun Ke Lapangan

PROGRAM KERJA.
Para Tim Auditor AMI-II yang berasal dari TELKOM SBT pada hari ke tiga, Rabu (19/10) mulai melakukan Self Audit ke Catel Jombang dan Mojokerto. Tim dibagi dua, yaitu Tim Jombang dan Tim Mojokerto. Saat ke Catel Mojokerto, Tim disambut langsung oleh Manager Telkom Mojokerto, Arief Irfansah dan para Senior Supervisor.

SISTEMATIS.
Arief dalam welcome speechnya memaparkan secara sistemastis tentang bagaimana suatu Kontrak Manajement (KM) di deploy ke seluruh jajaran. Sistematika deployment yang dilakukan Arief adalah diawali dari Visi dan Misi, Kebijakan Mutu, Kebijakan Manajemen, Rencana Kerja.

KM ini menurut Arief selalu dikawal ketat, ada yang diberi warna merah, kuning dan hijau yang kesemuanya memiliki arti peringatan (warning), perlu ditingkatkan (need enhancement), sudah tercapai (has achieved the goal) dan sebagainya. Pewarnaan progress KM ini tentu untuk lebih memfokuskan efektivitas sumber daya yang ada.

Sebagai contoh untuk program pemasaran POTS, Flexi, Speedy dengan startegi outletisasi dibuatkan program aksi (action plan). Hampir all employees terlibat langsung dalam pemasaran yang merupakan salah satu item dari KM yang telah ditetapkan oleh manajemen setelah melalui negosiasi.

MENYEBAR.
Usai welcome speech, maka Tim menyebar ke beberapa unit kerja, antara lain, Suppot, OpharJarakses, Marketing, Plasa Telkom, bahwa sampai ke lapangan, yaitu melakukan sampling salah satu RK untuk mengecek akurasi data pelanggan dengan data base SISKA dan data teknik di lapangan.

Ada 20 nomor yang disampling di salah satu RK – RN STO Mojokerto dengan menggunakan alat hasil inovasi bernama ALTIMA Version 3.0. dari hasil cek ini ternyata dar 20 nomor telepon pelanggan tersebut sesuai dengan data base SISKA dan data teknik. Pengecekan RK ini, Tim dikawal oleh dua SDM setempat, yaitu Sjarief (Supervisor Data) dan Junedi (Supervisor Jarakses).

PLASA TELKOM.
Pola kerja Tim yang sudah standar membuat segala kegiatan auditing berjalan lancar. Seperti saat di Plasa Telkom Jl. A. Yani Mojokerto, pertanyaan Tim tentang progress KM posisi terakhir selalu bisa dijawab dan disajikan dalam bentuk evident, semua terdokumentasikan dengan baik.

Kemudian ketika ditanyakan soal tindak lanjut temuan hasil audit terdahulu seperti data claim pulsa juga telah dipersiapkan dengan rapi yang memang sangat membantu Tim dalam melaksanakan tugasnya. Ada juga beberapa temuan yang kemudian hari itu juga dapat di close, sebab menyangkut hal yang tidak terlalu significant, seperti masalah 6 R dan SMK3.

• NURSIDIK

Ploso Jombang Ada “Branding” 3 Becak Flexi


TAHUN 2005

Ploso Jombang Ada “Branding” 3 Becak Flexi


Branding Flexi boleh mejeng di Jalan layang, pesawat terbang, Bus Kota, Kereta Api, Kendaraan Umum, hingga angkutan rakyat kecil “ Becak Rasa Flexi “ inilah salah satu counter yang perlu diacungi jempol dengan modal sendiri melakukan pengecatan branding becak, dari hasil wawancara kepada pemilik Counter Base Phone Bapak Singgih menuturkan pada penulis meskipun harus mengeluarkan kocek sendiri per becak Rp. 100 ribu tidak masalah karena saya bisa PROMO COUNTER BASE PHONE dan membantu “ MEMPROMOSIKAN FLEXI “ serta menyenangkan pemilik becak.

Ternyata di dunia yang penuh persaingan dan tekanan kehidupan masih tersisa orang yang berhati mulia, marilah seluruh pembaca mendoakan semoga kepedulian beliau akan mendapatkan imbalan yang lebih besar.

Bagi Telkom Promo merupakan bagian yang terpenting dari kegiatan pemasaran, apalagi promo melalui media becak yang selalu bergerak kemana-mana dan ratusan pasang mata setiap harinya menyaksikan keindahannya. Bagi Flexi branding life menggunakan becak sangat efektif selain dapat membangun “awareness“ juga memiliki misi tertentu diantaranya untuk menyampaikan pesan Flexi yaitu “meng-Informasikan“ Product kepada masyarakat yang baru mengenal Flexi, “ reminding “ / mengingatkan kepada pengguna bahwa flexi bukan sekedar produk competitive bahkan produk substitusi dan yang ketiga sebagai “persuading“ yang dapat mengakuisisi Customer pengguna produk sejenis.

Flexi jadi “ buah bibir “ di kota Jombang, komentar para ibu-ibu, abg dan anak-anak para pengguna angkutan rakyat. Sekarang Flexi memang “MAKIN OKE “

BY ONSLEM

Flexi Goes To Campus, Hambat Kompetitor Masuk Pasar CDMA


TAHUN 2005

Flexi Goes To Campus, Hambat Kompetitor Masuk Pasar CDMA


Manager Catel Jombang dalam acara Apel Kesiapan kerja maupun feed Back karyawan selalu mengingatkan kepada kita bahwa pesaing kita sudah bukan lagi saling mengintip bahkan sekarang sudah saling adu kepala, apa yang bisa kita lakukan sebagai insan Telkom tiada lain hanyalah menghambat dan mengakuisisi produk pesaing, salah satu yang bisa kita lakukan membudayakan FLEXI masuk desa dan mengetuk pintu Campus ke pintu Campus lainnya serta seluruh komunitas yang ada bahkan buka counter temporer ditempat-tempat strategis dengan tujuan membangun Awareness sekaligus menghambat tumbuhnya produk pesaing maupun produk pengganti.

disela-sela para mahasiswa menjelang UAS kita manfaatkan sebagai ajang sosialisasi FLEXI, respon para mahasiswa sangat menggema bahkan ada salah satunya yang maju ke depan menyampaikan kata-kata “ Saya sudah lama pakai FLEXI ternyata memang FLEXI lebih murah“ acara jadi semakin gemuruh ajang ini sangat prestisius bagi produk yang dalam posisi Growth, saat ini kompetitor sudah mulai berkeliaran dari segmen komunitas modern hingga kaum pedesaan.

Sosialisasi Flexi Masuk Desa :
Selain mengembangkan komponen Pemasaran mengenai Strategi, taktik dan value maka yang lebih penting untuk “ Membendung Lajunya Kompetitor “ menggunakan konsep STP kuncinya 3 strategi harus saling match dan solid, Flexi menerapkan segmentasi geografi, demografi dan Psikografi pasar dibagi atas wilayah perkotaan dan pedesaan dan pemetaan wilayah yang GDP-nya tinggi dan potensial serta kenali perilaku dengan pendekatan yang berbeda-beda.

Saat ini kompetitor telah memasuki segmen urban menyisir pinggiran hingga ke kota, flexi segera akuisisi dengan merencanakan BAZAR FLEXI MERDEKA diaun-alun Jombang dengan menggadeng Pemda, Camat dan Kepala Desa, serta komunitas lainnya.

Bazar FLEXI Paket Hemat dapat membangun image customer bahwa membeli di counter Telkom lebih terjamin baik kualitas maupun harga, hal ini merupakan opportunity yang perlu dikembangkan.

By onslem

DIVRE-IV JATENG Benchmark Ke SBT


TAHUN 2005

DIVRE-IV JATENG Benchmark Ke SBT

KAKANCATEL.
Para KAKANCATEL se DIVRE-IV Jawa Tengah yang berjumlah 13 orang pada hari Selasa (19/7) telah melakukan benchmark ke Telkom Surabaya Timur. Obyek benchmark adalah soal kiat sukses Flexi DIVRE-V umumnya, dan sukses Sales Flexi TELKOM SBT khususnya.

Tak berkelebihan jika TELKOM SBT akhir-akhir ini menjadi pusat benchmark dari beberapa DIVRE di Indonesia, sebab memang performansi yang dicapai diberbagai bidang terutama Flexi selalu menunjukkan hasil yang bagus dan penuh prospektif.

GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho ketika menerima para Benchmarker dari DIVRE-IV Jawa Tengah ini, selain membeberkan tentang kiat sukses, sebagai penyeimbang juga membeberkan masalah “critical point” yang merupakan factor kesulitan yang harus mendapat perhatian utama.

Mulai masalah yang bersifat umum, seperti bagaimana efforts SBT sebagai penompang terbesar pendapatan se DIVRE-V, sampai kepada hal yang bersifat teknis, seperti bagaimana Marketing Plan di disain hingga di breakdown menjadi Sales Plan juga dipaparkan. Organisasi yang merupakan pen-support dominan keberhasilan SBT juga dipaparkan.

GREAT COMPANY.
Akan terjadi goncangan besar, jika target-target SBT tidak tercapai. Untuk itulah sebagai penyanggah DIVRE-V, maka SBT akan selalu berobsesi untuk menjadi Great Company untuk lingkungan DIVRE-V, ujarnya.

Ditambahkan, bahwa alur pikir seluruh DATEL se DIVRE-V ini adalah sama, yaitu dengan rumusan IFA Model, yang berbeda adalah gaya masing-masing Leader. IFA adalah singkatan dari Imagine-Focus-Allocation all resources (Action). Bagaimana SBT melakukan Faster Market Penetration dan Service Establishment serta Inovasi tentu berbeda dengan DATEL lain.

Untuk men-drive kinerja, maka di SBT ada 6 Winning Team dilengkapi spirit yang menggelora, yang kesemuanya dipaparkan kepada para Benchmarker, yaitu :

Winning Team – 1 : Infrastructure Development
Winning Team – 2 : Flexi
Winning Team – 3 : POTS
Winning Team – 4 : Speedy
Winning Team – 5 : Internet & TIC 007
Winning Team – 6 : Cash Collection.

FLEXI CENTRE.
GM juga memaparkan keberadaan dan fungsi dari beberapa Flexi Centre dan Plasa Telkom yang ada di lingkungan Telkom Surabaya Timur Area. Ada Flexi Centre dan Plasa klas-1, ada pula yang klas-2, ada pula yang perlu re-empowering.

Sedangkan Critical point yang disebut-sebut diatas, antara lain : 1. Unfully Executed Program; 2. Goals vs Activities Volume; 3. People Management dan 4. Result Monitoring yang mengacu kepada Time to concern, yaitu ; Daily, Weekly dan Motnhly.

 NURSIDIK

PT. MATEL Perkenalkan Produk CDMA Decoder Interface Ke SBT

TAHUN 2005

PT. MATEL Perkenalkan Produk CDMA Decoder Interface Ke SBT

BERKEMBANG.
Teknologi terus berkembang seiring dengan perkembangan peradaban manusia. Pada hari Kamis (19/5) PT. MATEL INFOKOM MANUNGGAL yang bermarkas di Jakarta, memperkenalkan produk barunya, yaitu CDMA Decoder Interface merupakan teknologi terkini kepada jajaran manajemen TELKOM SBT di ruang rapat C2U Gedung OPMC, Jln Ketintang 156, Surabaya.

PELUANG BISNIS.
Sebelum Branch Manager PT. MATEL, Didik Purwanto beserta dua orang teknisi mempresentasikan produknya, Deputy GM SBT, M. Firdaus mengatakan, bahwa untuk antisipasi pembangunan Telkom kedepan, tak mustahil membutuhkan produk-produk dengan teknologi terkini. Yang penting produk tersebut bisa match dengan perangkat eksisting.

Sebenarnya peluang bisnis di sector telekomunikasi ini sangat luar biasa. Sector yang sudah marketed ini pasti tak kehabisan demand. Saya berharap produk ini dapat mengantisipasi demand yang menyebar. Dengan akan diperkenalkannya produk perangkat Wartel berbasis CDMA ini, akan mampu mengakselerasi pertumbuhan demand.

DUA PRODUK.
Ada dua produk yang ditawarkan MATEL, yaitu : 1. Untuk Telephone Kiosk, bernama Matel CFT-101M, dengan Metering Signal 2. Untuk SOHO (Small Office Home Office) bernama Matel CFT-101S, dengan 2 Lines Independent Output.

Didik mengatakan, bahwa Matel CFT-101M adalah perangkat telekomunikasi fixed wireless untuk komunikasi suara dengan teknologi CDMA 2000-1x yang dilengkapi keluaran sinyal Reverse Polarity yang sesuai dan stabil untuk berbagai jenis PDPT (Pencatat Data Pulsa Telepon) eksisting. Beberapa fitur, spesifikasi dan aplikasinya dipaparkan secara jelas, termasuk demo produk.

Sedangkan untuk produk kedua, yaitu type Matel CFT-101S juga dipaparkan lengkap dengan demo dan aktivasinya. Type kedua ini menurut Didik merupakan perangkat telekomunikasi fixed wireless untuk komunikasi suara dan data dengan teknologi CDMA 2000-1x, yang dilengkapi dengan kemampuan ‘pengendalian’ akses penggunaan telepon, dan memiliki fitur lebih banyak, antara lain : Voice Call, 2 lines output RJ-11 with intercom, incoming / outgoing call block, pass number, SMS dan internet access connection speed ability up to 115Kbps.

• NURSIDIK

Audtor AMI-II 2005 SBT Terus Pantau Konsistensi Mutu

TAHUN 2005

Audtor AMI-II 2005 SBT Terus Pantau Konsistensi Mutu

HARI KE-2.
Setelah pada hari pertama para Audtor AMI-II 2005 TELKOM SBT melakukan pemantauan dan pemeriksaan sasaran mutu yang diaplikasikan di berbagai unit kerja, maka demikian juga di hari kedua, Selasa (18/10) masih melanjutkan kegiatannya di beberapa unit kerja Surabaya Metro dan di Catel Sidoarjo dan Area Pelayanan Sepanjang.

KONSISTENSI MUTU.
Selaras dengan Telkom Quality Management System (TQMS), maka konsistensi mutu dan improvisasinya mendapat perhatian serius dari Tim Auditor. Sebab management Telkom memang tak pernah main-main terhadap mutu yang diyakini mampu memberikan pelayanan prima, terlebih di era kompetisi yang semakin ketat ini, dimana kepuasan pelanggan merupakan tempat pijakan utama.

Reporter melihat langsung bagaimana Tim Auditor ini berburu dan mengevaluasi masalah penerapan mutu, aplikasi PM/PK, Visi & Misi, Kebijakan Mutu, seperti di Gubeng, Manyar dan AP Sepanjang.

Untuk PCAN (Personal Customer Access Network) ditanyakan progress pengelolaannya. Mulai dari performansi gangguan ulang, action plan, pencapaian Kontrak Management posisi terakhir tak lepas dari sorotan Auditor.

Program detil dan aktivitas operasional antisipasi hujan di musim hujan terhadap kemungkinan terjadi gangguan, lengkap dengan keselamatan kerja sesuai SMK3 ditanyakan. Masalah keselamatan kerja ini menurut Auditor sangat penting, sebab menyangkut keamanan dan keselamatan, serta kontribusi SDM dalam melaksanakan tugas di lapangan. Apalagi dengan julukan ‘orang lapangan’ tentu tak lepas dari lalu lintas jalan raya, sehingga membutuhkan pelindung kerja, seperti safety belt, helm dan lain-lain.

Auditor juga ingin mengetahui, apakah pernah mensosialisasikan soal SMK3 di jajarannya. Beranjak dari PCAN ke MCAN (Maintenance Customer Access Network), dan OPHARSUS, para Auditor juga mencecar pertanyaan hal hampir sama, sebab memang merupakan bagian yang tak terpisahkan satu sama lain.

Di Customer Service Manyar, Tim Ditemui oleh Senior Supervisor, Cok Gede yang menjelaskan masalah tindak lanjut hasil temuan auditor sebelumnya. Walau temuan sebelumnya tidak terjadi di Manyar, namun kami sudah mengantisipasi hal tersebut. Khusus mengenai SMK3, Cok mengemukakan, bahwa sampai sejauh ini pihaknya belum mengetahui, apakah smoke detector di Manyar masih berfungsi atau tidak, ini perlu dibuktikan, tambahnya.

SIDOARJO & SEPANJANG.
Usai mengaudit di Surabaya Metro, maka Tim beranjak ke CATEL Sidoarjo dan Area Pelayanan Sepanjang. Dari hasil pengamatan di AP Sepanjang, Tim banyak memberikan masukan dari berbagai aspek menyangkut PM/PK, termasuk kebijakan yang masih hangat, yaitu masalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Baru saja para manajer lini jajaran CATEL Sidoarjo mengikuti pelatihan SMK3. Secara instant pula manajemen Sidoarjo telah melakukan sosialisasi ke seluruh jajaran, seperti yang diungkapkan Ka. AP Sepanjang Richard Richardo.

Auditor menuturkan, bahwa setiap gedung harus dilengkapi dengan APK, Smoke Detector, Fire Alarm dan lainnya. Memang yang direkomendasikan adalah untuk yang beringkat tiga keatas, namun bukan berarti gedung tingkat dua tak menggunakan. Walau demikian seluruh gedung di wilayah TELKOM SBT memang sudah dilengkapi dengan sarana tersebut.

EVALUASI.
Di AP Sepanjang, Tim juga menanyakan soal supervisi dan evaluasi Vendor, khususnya menyangkut pekerjaan out sourcing (OS). Hal ini penting, sebab akan menyangkut citra perusahaan terhadap masyarakat dan pelanggan kita. Apakah pernah melakukan teguran ke vendor OS atau belum, kalau sudah apa lisan atau tertulis (terdokumentasi).

Beberapa form Notulen juga diamati, apakah hasil notulen tersebut sudah di close atau belum. Hal ini penting untuk memantau dan mengawal pelaksanaan hasil rapat yang dituangkan dalam notulen tersebut.

• NURSIDIK

Anak-Anak Cerah Ceria Di FAMILY GATHERING SBT


TAHUN 2005

Anak-Anak Cerah Ceria Di FAMILY GATHERING SBT

DIDAMBAKAN.
Keceriaan dalam bentuk refreshing sangat didambakan oleh setiap keluarga. Hal ini telah dibuktikan oleh jajaran TELKOM SBT yang mengadakan acara Family Gathering pada hari Minggu (18/9) di Kebun Raya Purwodadi Jawa Timur. Acara yang lumayan besar ini berjalan sukses, sebab pihak Panitia bekerja smart, yaitu mengadakan kerjasama dengan Event Organizer (EO).

ANAK CERIA.
Jumlah pegawai yang hanya ratusan, apabila digabung dengan istri dan 3 orang anak, maka menjadi keluarga besar yang jumlahnya ribuan, sehingga membludaknya peserta tak membuat membuat EO kelabakan, sebab memang sudah profesional, bahkan dalam jumlah yang lebih besar lagi pernah di ORGANIZE-nya. Tak heran kalau acara berjalan lancar, anak-anak ceria, bahkan ada bayi 3 bulan yang tiduran santai di kereta dorong, seolah menikmati acara, dan sejuknya udara dibawah pohon rindang.

Acara ini dikemas dengan perpisahan GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho yang pindah ke Jakarta Pusat, sehingga lebih simplify. Mulai acara BALITA hingga acara dewasa digelar disini. Tenda-tenda didirikan layaknya sebuah perhelatan suatu keluarga yang sedang mengadakan pesta kebun.

Ada TELKOM CARNIVAL, ada lomba menggambar, mewarnai, merangkai kata, permainan “traktor Keluarga”, simulasi mancing ikang, bola basket mini, sampai kepada acara hiburan musik secara interaktif (ada request lagu). KADIVRE-V dan beberapa pejabat di Jawa Timur ini ikut memeriahkan acara keluarga ini.

Ada yang nyeletuk, bahwa baru kali ini ribuan manusia yang merupakan keluarga besar TELKOM SBT berkumpul jadi satu di kebun raya terkenal. Herannya semua berjalan tertib, teratur, enjoy, lancar. Ada 100 anak yang asyik mewarnai gambar dan melukis. Pokokmya asyiiik banget….Seluruh permainan adalah berhadiah, mulai TV, KULKAS sampai kepada LAMPU BELAJAR.

 NURSIDIK

TELKOM SBT & PIKMI Beri Training Guru Internet


TAHUN 2005

TELKOM SBT & PIKMI Beri Training Guru Internet

IG2T.
Walau Internet Goes to School (IG2S) masih berjalan, kini ada lagi yang juga masih berjalan yang merupakan kerja sama TELKOM SBT dengan PIKMI (Pusat Ilmu Komputer & Manajemen Indonesia) yang kampusnya beralamat di Jln. WR. Supratman 23, Surabaya, yaitu Training kepada guru-guru SMU yang dikemas dalam Internet Goes To Teacher (IG2T). Program ini merupakan EDUPROMO, Education and promotion.

GELOMBANG-II.
Pada hari Kamis (18/8) GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho didampingi GM Internet, Soewiyarso menutup Pelatihan Internet bagi Guru-guru SMU Gelombang-II di Kampus PIKMI yang Direkturnya maupun beberapa Pengajarnya adalah Alumni ITB. Dalam acara penutupan ini para Guru mendapatkan sertifikat kelulusan.

ASET NEGERI.
Bagyo Nugroho dalam sambutan penutupan, antara lain mengatakan, bahwa kita harus bangga, bahwa TELKOM masih murni dimiliki oleh Bangsa sendiri yang merupakan asset negeri ini yang memiliki program Good Corporate Citizenship (GCC).

Untuk itulah kita berusaha semaksimal mungkin agar bermanfaat bagi lingkungan dalam hal ini mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan telekomunikasi dan komputer seperti saat ini.

BERKELANJUTAN.
PIKMI adalah Mitra kami untuk meningkatkan pendidikan yang berkelanjutan. Bukankah Bapak dan Ibu Guru ingin agar Training ini berkelanjutan, tanya Bagyo yang dijawab serempak oleh para peserta, iya Pak, kami ingin agar training ini berkelanjutan. Bagyopun menjawab, bahwa kami selalu siap, bahkan skala yang lebih besarpun sekalipun, seperti seminar, transfer knowledge ke sekolah-sekolah dan sebagainya.

Dua gelombang dari sepuluh gelombang menunjukkan, bahwa program ini memang berkelanjutan, berarti masih ada 8 gelombang lagi. Bukan itu saja, bahkan PIKMI sekarang sedang melakukan Roadshow ke berbagai kota di Jawa Timur, seperti Malang, Madiun dan Jember yang nasih banyak peluang untuk memberikan Training Internet.

Memang cukup banyak sekolah yang berminat, bahkan daftar tunggu jumlahnya lumayan. Kami berharap agar program ini bermanfaat dan mendapat Ridho Allah SWT. Kemudian Bagyo mengakhiri sambutannya dengan “pamer” Telepon Flexi kepada para siswa. Dikatakan, bahwa Tarif Flexi jauh lebih murah dari seluler. Flexi adalah karya anak bangsa negeri ini.

Sementara itu Direktur PIKMI, Herawan Rusmanhadi mengatakan, bahwa Guru harus lebih pintar dari muridnya, sebab para murid SMA saat ini sudah lumayan menguasai ilmu internet. Justru itu kenapa Training ini diberikan kepada para guru, yang materinya selain masalah internet, juga masalah penggunaan aplikasi Excel yang memiliki fungsi cukup banyak seperti mengolah data dan angka (nilai).

KESAN.
Kami sekarang bisa mengolah nilai raport memakai aplikasi Excell dengan cepat, dimana sebelumnya kebanyakan kami lakukan secara manual yang memakan waktu banyak. Saya baru tahu kalau fungsi aplikasi Excell ternyata banyak sekali. Kami semua masih merasa kurang, sebab waktu yang dialokasikan untuk training ini terbatas. Mohon ada program lanjutannya, kata Heru. S. seorang Guru Fisika SMU-22 Surabaya ketika memberikan kesan dan pesannya di akhir acara.

 NURSIDIK

Sugito, The Best Marketer SBT Menunggu Reward


TAHUN 2005

Sugito, The Best Marketer SBT Menunggu Reward

ULET.
Tentu kita semua sama-sama mahfum, bahwa etnis Cina dan etnis Madura terkenal paling ulet dalam berbisnis. “Kubakar hari-hariku hanya untuk mensukseskan penjualann Flexi, targetpun terlampaui”, kata Sugito yang kelahiran Pamekasan pemilik NIK : 611995 kepada Reporter. Sugito bekerja di Dinas Marketing TELKOM SBT.

Diantara Sales Force se DIVRE- JATIM, maka Sugito memang tergolong paling ulet dalam melibas target perusahaan. Siang, malam, hujan, panas kuanggap sebagai sahabat dan barokah. Hasil yang dicapai sangat Fantastic !!!,yaitu sebesar 118 % dari target 2.989 SST tercapai 3.534 SST. Maka tak heran kalau ia berhak menerima Reward Sales Force pada bulan Desember 2004 dengan nilai Reward sebesar Rp. 20.000.000 (Dua puluh juta rupiah). Selamat …!!!!

SALES FORCE.
Kadivre-V dalam Nota Dinasnya nomor C.Tel 428/YN 000/RE5-502/2004, tertanggal 2 Juni 2004 mengatakan, bahwa kesuksesan program flexi TERGANTUNG PADA KEBERHASILAN PARA SALES FORCE, maka untuk memberikan stimulan dan reward atas produktivitas sales force, perlu diluncurkan “Program Flexi Sales Force Rewards” selama periode pemasaran Flexi Juni-Desember 2004.

Sebagai orang yang bertanggung jawab, maka seorang Sales Force Sugito menganggap tugas pemasaran ini sebagai amanah yang harus dilibas. Banyak trouble saat memasarkan produk, kita harus mampu mengkomunikasikan agar terjual alias laku. Tentu untuk meningkatkan margin perusahaan yang ujung-ujungnya untuk meningkatkan performance SBT agar selalu The Best, begitulah.

Hari-hariku, waktuku kunikmati, kuhabiskan sebagai seorang salesman flexi. Aku merasa bertanggng jawab melakukan penawaran/penjualan produk Flexi secara langsung kepada para calon pelanggan tanpa henti, tanpa merasakan letih, yang ada hanyalah semangatku yang terus membara.

Poin penjualan hanya diberikan untuk hasil transaksi dari hasil kunjungan sales force yang bersangkutan, bukan dari transaksi pelanggan yang datang langsung ke Plasa Telkom. Menurut Gito aturan main penjualan memang sangat jelas, bahkan para GM DATEL/ UCC dan para Manager CATEL bertanggung jawab penuh atas kesesuaian aturan main, keabsahan serta validitas data dari hasil penjualan/PSB Flexi yang diinputkan melalui SISKA, apabila terjadi penyimpangan/Fraud secara sengaja terhadap aturan atau data perolehan poin, harap ditindak secara tegas.

Jadi untuk meraih sukses, sales force memang harus bekerja keras dan profesional. Menurut Nota Dinas yang ditandatangani Kadivre-V tersebut, setiap sore hari, Top 10 rangking teratas sales force untuk seluruh Divre akan di broadcast ke maillist pegawai DIVRE-5. Selain mempertaruhkan diriku, aku juga mempertaruhkan nama harum Telkom SBT, tuturnya.

Bagaimana rasanya menjadi Marketer yang sukses ?, tanya Reporter ! Yang jelas senang campur bangga. Kemudian yang paling penting menurut aku ialah, bahwa semua ini bisa terwujud berkat petunjukNYA, inilah yang patut kita syukuri, apalagi nikmat kesehatan, nikmat umur dan nikmat iman selalu dilimpahkan kepada kita semua. Pokoknya niat bekerja dengan baik, selanjutnya pasrah alias berserah diri kepadaNYA.

Wah, bisa traktir dong ? InsyaAllah kalau sudah cair. Lho, ..sudah 1 semester lebih memangnya belum cair juga ? Ssst…jangan rame-rame,…baiklah,…demi sebuah transparansi dan kejujuran, maka perlu saya sampaikan, bahwa Demi Allah Reward saya belum cair, saya hanya bisa pasrah dan berserah diri. Astaghfirullah……

 NURSIDIK

SEKAR DIVRE-V Menyatakan Sikap Menolak “Nunutnya” INDOSAT Ke Sentral TELKOM Soal Kode Akses SLJJ 011


TAHUN 2005

SEKAR DIVRE-V Menyatakan Sikap Menolak “Nunutnya” INDOSAT Ke Sentral TELKOM Soal Kode Akses SLJJ 011


SIKAP TEGAS.
Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom DIVRE-V pada hari Senin (18/4) bertempat di ruang Sekretariat SEKAR telah mengadakan rapat Pengurus membahas masalah numpangnya SINGOSAT (Singapur-Indosat) ke jaringan TELKOM tentang kode akses SLJJ. Rapat menghasilkan kesepakatan bulat, yaitu MENOLAK rencana Pemerintah tersebut yang terlanjur dikeluarkan melalui KM.28/2004.

BERJUANG.
SEKAR DPW se Indonesia dan DPP sudah sepakat bulat menolak implementasi KM 28 yang merugikan Bangsa dan Negara. Tak heran kalau SEKAR terus berjuang sampai melakukan Judificial Review ke Mahkamah Agung Republik Indonesia yang mendapatkan Registrasi bernomor : 13/K/TUN/2005 tertanggal 29 Maret 2005.

Perjuangan SEKAR ternyata membuat Pemerintah berfikir seribu kali, sebab Pemerintah mengeluarkan lagi PM.92/2005 yang isinya menunda pemberlakuan KM.28 hingga 5 tahun mendatang. Ternyata PM92 ini sama saja merugikan Telkom selaku incumbent dan menguntungkan SINGOSAT selaku New Entrance, sebab dalam PM92 ini Pemerintah tetap “ngotot” mengimplementasikan kode akses sljj 011 di 5 (lima) kota besar yang produktif, yaitu : Surabaya, Medan, Jakarta, Batam dan Denpasar. Lantas SEKAR menyurat ke RI-1 !!!

Pengurus SEKAR DIVRE-V mengatakan, bahwa ke 5 kota besar tersebut merupakan ladang Telkom selama ini yang mampu menghasilkan revenue 60 % lebih dari total Indonesia dan mampu memberikan kontribusi pajak kepada Negara secara significant. SEKAR berpendapat, bahwa kompetisi, Yes ! tetapi dengan cara yang FAIR. Selain SINGOSAT licik dan tak tau malu. SEKAR menyayangkan juga adanya unsur Manajemen, dan Pemerintah yang menyetujui pemberlakuan KM28 ! Melihat hal demikian pantas kiranya kita mempertanyakan rasa Nasionalisme mereka, perlu diingat, bahwa Nasionalisme tidak bisa diperjualbelikan demi keuntungan politik dan golongan semata, apalagi untuk kepentingan operator asing. Ini sama halnya dengan pengkhianatan terhadap Telkom dan Bangsa. Ini adalah lebih parah dan lebih kejam dari program KSO selama ini. SEKAR meminta agar para Pengkhianat tersebut diperiksa alias di audit.

ETIKA BISNIS.
Khusus kepada unsur-unsur manajemen yang tidak membela Telkom, SEKAR mempertanyakan soal 7 (tujuh) kode etik bisnis yang selama ini digembar-gemborkan melalui Patriot TTW 135, yaitu soal transparan dan kejujuran. Kalau benar, maka mereka ini bukan Patriot, tetapi Pengkhianat ! Sedang jika Pemerintah masih ngotot, sama halnya dengan melanggar Peraturan dan Undang-Undang yang dibuatnya sendiri, yaitu UU No.36, dan PP 52.

EVALUASI.
Kalau kode akses SLJJ 011 tetap dipakai melalui sentral kita, maka selain SINGOSAT jelas-jelas tak tau malu dan melakukan unfair business, juga akan berakibat tanda-tanda “kematian” PT. TELKOM tercinta, milik Merah-Putih Bangsa Indonesia. Selain itu dari hasil evaluasi SEKAR, akan berakibat hal-hal sebagai berikut :

1. Dengan menumpangnya SINGOSAT ke sentral kita, maka Customer base sebanyak 9 juta yang kita maintain dan himpun dengan susah payah selama ini akan dicaplok ISAT, dan merugikan TELKOM. Memang SINGOSAT mengincar revenue kita. Kalau fair, is oke, tapi kalau memakai infrastruktur yang sudah setengah abad kita bangun dengan investasi besar, tunggu dulu. Tak lucu TELKOM yang membangun, yang menikmati para penjajah.

2. Kalau diberlakukan, maka pendapatan Telkom turun, kesejahteraan karyawan pasti turun, mempersuram masa depan karyawan dan anak cucunya. PKB-II yang selama ini memperjuangkan nasib karyawan musnah ! Antara lain THT 3X, MP 3X, Jasprod, dll. Khusus soal Jaspro yang akan kita terima, sesuai PKB dialokasikan 300 M, ternyata Direksi memungkiri PKB-II tersebut, sebab belakangan hanya 120-M saja yang diteken. Ini berarti Jasprod yang akan kita terima kurang dari satu kali gaji.

3. SDM Sentral pasti sibuk dibuatnya, harus melakukan setting demi kepentingan Pesaing yang tak memberikan manfaat tapi malah merugikan Telkom. Memang SINGOSAT selaku pesaing benar-benar tak tau malu, tinggal menikmati saja. Sedangkan O&M (Operational & Maintenance) dibebankan pada Telkom.

HIMBAUAN.
Pengurus SEKAR DPW-V menghimbau kepada seluruh karyawan agar memiliki kesadaran mencintai Telkom dan MENOLAK implementasi KM 28 yang menyesatkan tersebut. Sebagian himpunan tanda tangan PENOLAKAN sudah diedarkan ! Ketua SEKAR DPW-V, Budhi Prasetyo mengatakan, bahwa ;”Kompetisi Yes, Kode Akses SLJJ, No ! Sedangkan Sekretaris SEKAR DPW-V, Wibowo mengatakan, bahwa :”Tidak ada kompromi bagi Kode Akses SLJJ. Kalau mau berkompetisi secara fair, bangunlah jaringan sendiri seperti operator GSM, jangan menumpang di TELKOM. Pemberlakuan kode akses SLJJ memang curang dan gak tau malu. Kita yang bangun, pesaing yang menikmati !”. Sementara itu pernyataan sikap menolak SEKAR DPW-VII Makassar sudah dimuat di koran HARIAN BISNIS INDONESIA tanggal 16 April 2005. SEKAR DPW-V sendiri juga merencanakan mempublish pernyataan sikap penolakan ini ke media massa dalam pekan ini.

 NURSIDIK