Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Rabu, 14 Juli 2010

Target Setahun Flexi SBT Sudah Dilibas Pada Kwartal-I 2005


TAHUN 2005

KUNCI WAKTU.
Jajaran Telkom SBT telah merampungkan target setahun Sales Flexi dalam tempo waktu yang sesingkat-singkatnya hanya 4 bulan saja. Ternyata menurut Manager Marketing, Marnoto selaku pemilik end process kuncinya adalah masalah waktu. Kita harus mengawal waktu secara ketat dan disiplin, katanya kepada Reporter.

IFA MODEL.
Top manajemen telah membekali dengan sebuah strategi yang dinamakan IFA (Imagine, Focus dan Allocation all resources and action) Model. Kami hanya menjalankan IFA Model ini secara penuh, konsisten, percaya diri dan dari waktu ke waktu selalu kita pantau, kawal secara ketat dan yang penting disiplin waktu, tambahnya.

KONTRAK MANAJEMEN.
Target Sales Flexi sesuai dengan Kontrak Manajemen adalah sebesar 92-K, Alhamdulillah tercapai diatas target, yaitu sebesar 112-K pada akhir April kemarin. Ini semua adalah berkat koordinasi dan kerja sama yang sangat solid dari seluruh jajaran (Sales Force) dan manajemen (Dukungan). Kami hanya menjalankan Amanah, yang jelas tanpa TEAM WORK yang solid, mustahil target sebesar itu terlibas di kwartal-I.

Yang terpenting dalam penjualan, bukanlah apa yang anda jual, tetapi bagaimana Anda mampu memuaskan pelanggan anda, kata Marnoto pada suatu kesempatan bertemu dengan para Salesman (SPG) dan beberapa komandan Battle-Field setiap pagi sebelum berangkat ke medan tempur.

PEMENANG.
Strategi menjadi pemenang memang tak gampang, apalagi harus memanage waktu ditengah kesibukan dan meeting. Komunikator selalu ditenteng kemana-mana, sering berdering, SMS dan call phone berdering silih berganti. Demi waktu, maka semua dapat dimanage dengan seksama, konsisten serta tanggung jawab. Time is money.

Kita harus mampu menciptakan situasi sama-sama enjoy bagi semua yang terlibat, lantas sesuai dengan pakem akan selalu kita berikan rewards tepat waktu alias tanpa mengulur-ulur, motivasi harus selalu dibangun.

Permasalahan Sales dilapangan memang buanyaak, tapi usahakan , Pertama memahami masalah, kedua, mengulangi apa yang anda dengar, ketiga, kemukakan masalah anda, keempat, membentuk kesepakatan., kelima, tawar-menawar kreatif. Para Sales Force pasti akan bersemangat.

Tentu atas permasalahan lapangan ini, akan muncul kiat baru dan ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kalau menajemen sudah mensupport, maka tak ada lagi alasan untuk tak bisa menjual.

Bagaimanapun suka duka lapangan harus diterima sebagai input untuk menciptakan output yang lebih applicable.Tapi bagaimanapun juga seorang Komandan sebagai strategic leadership harus mampu menciptakan strategi dan dalam lingkup people Leadership harus mampu memenangkan hati Sales Force.

MITRA.
Ada hal yang dianggap sepele, padahal memberikan peran yang cukup besar, yaitu memaintain mitra. Anda kan pernah saya ajak ke Mitra Counter di Mc.Donald’s ? Kemudian Anda membuat berita setelah melakukan beberapa jepretan. Nah, ini adalah tujuan kami agar mitra merasa diperhatikan oleh TELKOM. Ujung-ujungnya mitra selalu welcome setiap saat kepada Telkom untuk membantu bila ada kesulitan, sehingga ada kemudahan. Bisnis bukan sekedar untung rugi, tapi faktor relationship dengan mitra juga perlu kita perhatikan.

Semua orang ingin jadi pemenang dan jadi yang terbaik. Itulah salah satu karakter manusia yang selalu dipenuhi ambisi. Hanya saja kalau kita salah dalam memperoleh kemenangan, tentu akan berakibat buruk pada diri kita. Kita harus pegang teguh komitmen berupa target. Kita harus melangkah pasti penuh semangat.

Demikian sekilas paparan strategi yang dijalankan jajaran Marketing dalam melibas target setahun hanya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, yaitu 4 bulan saja. Percaya atau tidak, terserah Anda menyikapinya ?


 NURSIDIK

Tim Peduli Aceh TELKOM SBT Melangkah Lagi


TAHUN 2005

KORBAN TSUNAMI.
Memang untuk recovery korban tsunami di Aceh dan SUMUT membutuhkan waktu panjang, sebab infrastruktur mengalami kerusakan berat. Badai memang berlalu, tapi masih menyisahkan penderitaan bagi para korban. Belum lagi soal masa depan anak yatim piatu yang kehilangan kedua orang tuanya. Untuk itu Tim Peduli Aceh TELKOM SBT bertempat di Lantai-3 Ruang Rapat SDM pada hari Rabu (5/1) mengadakan pertemuan lagi untuk menentukan langkah kedua, setelah langkah pertama berhasil menghimpun bantuan Rp. 24.833.000,- (duapuluh empat juta delapan ratus tiga puluh tiga ribu rupiah) dan 10 dos plus 3 karung pakaian layak pakai.

PUNDI AMAL.
Dalam rapat yang dipimpin Manager Support tersebut, secara spontan sebelum rapat dimulai, Tim mengedarkan serkiler dan terkumpul uang sebesar Rp. 360 ribu. Tim yang terdiri dari seluruh Unit Bagian, Catel dan unsur SEKAR kini lebih memfokuskan pada 15 titik pundi-pundi Peduli Aceh yang tersebar di beberapa STO dan Kantor Telkom, namun demikian masih menerima bantuan langsung apakah uang ataupun pakaian layak pakai.

PT. TELKOM dengan program GCC nya memang sangat concern terhadap masalah-masalah lingkungan sosial kemasyarakatan, sehingga bencana gempa dan gelombang tsunami yang menimpa Serambi Mekkah dan SUMUT hampir dua pekan lalu mendapat perhatian yang luar biasa dari seluruh dunia, termasuk karyawan TELKOM tak terkecuali Tenaga Kerja Mitra (TKM), bukan Indonesia saja yang menangis, tapi seluruh ummat di dunia ini.

PAPAN INFORMASI.
Baik di papan Informasi TELKOM SBT, maupun di POSKO Dompet Peduli Aceh tertera seruan untuk membantu meringankan penderitaan korban tsunami di Aceh dan SUMUT, dimana memang mereka sangat membutuhkannya. Al-Qur'an surat Al-Baqoroh 261 : ” Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah SWT seperti sebutir
biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus
biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah SWT maha
luas lagi maha mengetahui”.

 NURSIDIK

SBU : Merencanakan Penjualan Speedy By Design


TAHUN 2010

Rencana bisnis, rencana pemasaran dan penjualan yang dikemas atau didisain sedemikian rupa tentu akan mengena sasaran, yaitu sasaran yang dibidik beberapa hari sebelumnya akan menjadi kenyataan, atau paling tidak jika meleset tak akan terlalu jauh. Demikian halnya dengan program penjualan Speedy memang telah didisain sedemikian rupa dan dikemas dalam program ``Grebeg-Customer``, sehingga arah yang disasar jelas dan fokus.

Hal ini terbukti telah beberapa kali dilakukan ``Penggerebegan`` ternyata lumayan berhasil, seperti pada hari Sabtu dan Minggu kemarin, tanggal 24/25 April 2010, Tim Grebeg berhasil ``melego`` produknya di Simolawang Baru wilayah Surabaya Utara. Produk Speedy berhasil ditransaksikan sebanyak 21, 6 Bundling 9 Speedy dan Hari Minggu 4, 1 Bundling, 2 Speedy. Koordinator Sales hari itu adalah FAIZARMAN dan ALI MAHMUDI.

Berawal dari strategic objectives, maka Tim DCS-II Regional-5 Surabaya Utara melakukan creating sales plan. Beberapa lokasi dibagi-bagi menjadi beberapa titik, kemudian didisain pola penggerebegannya termasuk times paln-nya. Yang tak kalah pentingnya dalam pola sales ini ialah harus mengutamakan koordinasi dengan warga setempat atau paling tidak dengan RT/RW.

Lokasi-lokasi yang `feasible` untuk digrebeg ditandai dalam sebuah buku agenda kerja, sehingga sales goals benar-benar sudah diincar sebelumnya, sehingga memang tidak asal menggerebeg begitu saja. Sama halnya dengan Densus-88 yang mengintai teroris selalu dilakukan pengamatan sebelumnya atau dengan kata lain dilakukan pengintaian. Chek list setiap kunjungan ke suatu lokasi selalu dilakukan dengan konsisten, sehingga tak terjadi double visiting dalam waktu yang berdekatan. **bukan-diksi**

SBU : Renovasi Plasa TELKOM Menuju New House Style


TAHUN 2010

Setidaknya ada 3 Plasa TELKOM di wilayah Surabaya Utara (SBU) yang akan direnovasi menuju New House Style, yaitu TELKOM yang sudah memiliki wajah baru. Ketiga Plasa TELKOM dimaksud adalah Plasa TELKOM Mergoyoso, Garuda dan Tandes yang kini sedang dalam proses renovasi. Wajah baru, tampilan baru menuju budaya baru !

Yang jelas bukan wajah baru yang ditonjolkan, akan tetapi citra baru dan pelayanan lebih profesional yang akan lebih ditonjolkan oleh TELKOM, seperti halnya dalam pameran teknologi CeBIT di Jerman, Intel mengumbar tampilan baru laptop murahnya, Intel Classmate PC. Pasti ada keistimewaan yang ditawarkan, demikian juga dengan TELKOM, bahwa dengan wajah baru pasti ada hal yang istimewa yang ditawarkan, yaitu ‘IME’.

Bertranformasi dengan wajah baru pasti tidak main-main, sebab lingkungan bisnislah yang menuntut adanya perubahan dan transformasi ini. Transformasi yang dilakukan kali ini merupakan perubahan yang paling besar sepanjang sejarah Telkom, transformasi dimulai empat pilar dasar perusahaan, yakni Transformasi Bisnis, Transformasi Infrastruktur, Transformasi Sistem dan Model Operasi dan Transformasi Human Resources.

Untuk mensolusi keinginan lingkungan bisnis dan keinginan masarakat diera kemajuan teknologi digital, Telkom perlu melakukan transformasi bisnis secara fundamental, menyeluruh dan terintegrasi diharapkan terjadinya perbaikan tujuan dan kualitas hidup customer. dengan mengusung positioning produk baru yang ditawarkan pada customer yaitu Life Confident yang mengandung 5 value baru yaitu Expertise, Empowering, Assured, Progressive & Heart.

Dan juga tagline baru pengganti Committed 2U yaitu ``The world in Your Hand`` dengan Brand Telkom yang baru dan menetapkan portofolio bisnis yang diharapkan dapat memenuhi seluluh kebutuhan customer dengan membuat segmentasi dari semua populasi customer (Corporate, Executives, Young Proffsionals, Generasi Young dan Mass). Untuk memenuhi kebutuhan Potensial Populasi Customer tersebut Telkom sudah selayaknya mengubah Porto Polio Bisnis Perusahaan menjadi T.I.M.E yang berasal dari singkatan (Telecomunication, Information, Media dan Edutainment). Dengan Brand Telkom yang baru diharapkan membuat semangat baru untuk sepenuh hati melayani customer dan memenuhi kebutuhan potensial customer yang ada dimasa datang. **bukan-diksi**

SBU : Persiapan Buat KARPEG New TELKOM


TAHUN 2010

Semua berubah, mulai dari Job Position, Jobdes, Loker hingga Kartu Pegawai atau KARPEG yang juga dirubah disesuaikan dengan perubahan TELKOM dengan New TELKOM-nya. KARPEG baru membutuhkan foto baru, untuk itulah pihak Communication DCS-II Regional-5 yang dipimpin langsung oleh Dwi Anggara melakukan pemotretan seluruh karyawan se Surabaya Metro tak terkecuali di DCS-II Surabaya Utara (SBU) yang dilakukan kemarin, Kamis (22/4) di lantai-5 Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya.

Dwi Anggara menjadwalkan untuk melakukan pemotretan ke seluruh jajaran DCS-II se Regional-V Jawa Timur yang direncanakan akan tuntas semua hingga akhir bulan April ini. Namun demikian, Anggara mengingatkan bagi karyawan yang tidak bisa mengikuti foto sesuai jadwal karena masalah operasional atau sebab lainnya, maka dapat melaksanakan secara mandiri sesuai format NDE yang hasilnya dapat lansung dikirim ke ftp : 10.2.12.177 usernama : purel, password ; telkom, direktori : KARPEG> HR05.

Kartu pegawai untuk karyawan organik memang memegang peranan penting dalam berkomunikasi. Penting sekali bagi Brand untuk ditampilkan secara konsisten. Yang dicontohkan dalam NDE adalah versi lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Agar data akurat, maka sebelum pemotretan dilakukan pendataan dengan cara pengisian formulir termasuk penulisan nama yang hanya nama panggilan saja.

Setiap orang yang akan difoto pasti ingin tampil gaya, demikian juga untuk pas foto KARPEG baru ini, yaitu : posisi tubuh menghadap kekiri membentuk sudut 30 derajat dan wajah menatap lurus pada kamera. Besar foto sesuai dengan proporsi seperti yang ada dalam contoh, selain itu harus memakai latar belakang berwarna putih polos. Untuk wanita diwajibkan memakai Blazer hitam dan baju putih. Pakaian pria band 1-3 jas hitam, kemeja putih dengan dasi, pakaian pria band 4-7 : jas hitam, kemeja putih tanpa dasi. **bukan-diksi**

FOTO : Suasana pelaksanaan pemotretan di SBU Mergoyoso Lt-5.

Soewiyarso : Dongkrak Sales Speedy Via Facebook


TAHUN 2010

Permintaan untuk mendongkrak sales Speedy via Facebook tersebut langsung dilontarkan oleh Manager CS SBU, Soewiyarso kepada rekan-rekan para Sales Agency hari Rabu usai melakukan pertemuan silaturahmi SP-135 di Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya. Rekan-rekan Sales Agency yang masih enerjik ini langsung menyambut gembira ajakan Manager CS tersebut, sebab para `teenagers` yang lincah dan enerjik tersebut rata-rata adalah Facebooker, sebab memang sudah memiliki account FB.

Manager CS-SBU menekankan untuk segera melakukan sales speedy baik lewat event-event atau grebeg customer dan juga lewat Facebook yang saat ini lagi trend. Otomatis diharuskan semua sales agency dan pegawai di jajarannya harus punya account Facebook, sehingga memudahkan kita untuk memperkenalkan speedy lewat jejaring sosial tersebut, karena saat ini ada 19 juta pengguna Facebook di Indonesia dan hanya 2,1 juta saja yg menggunakan Speedy. Untuk itu tidak ada kata lain selain jual, jual dan jual habis, pinta Soewiyarso.

Apalagi Speedy itu adalah produk bisnis yang berbasis internet, sehingga startegi promo memang harus melalui dunia maya juga, selain strategi lain yang selama ini kita lakukan, lanjutnya. Paling tidak promosikan produksi kita itu melalui internet. Promosi dalam hal ini Marketing adalah salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis apapun. Demikian juga dalam bisnis yang berbasis internet, promosi memegang peranan yang sangat penting. Jika segmen pasar kita adalah pemakai internet, maka bagaimana efforts kita melakukan promosi di internet untuk menentukan penjualan produk kita.

Saat ini sudah banyak situs yang yang berisi penawawan berbagai produk jasa maupun produk pabrikan. Bahkan para pengusaha industri kecil sudah menawarkan produknya via internet, sehingga jangan heran jika para pengusaha kecil menengah ini sudah mampu ekspor ke LN atas permintaan pelanggannya yang ada di Luar Negeri, seperti produk Batik, tas dan sepatu kulit serta kerajinan buatan Indonesia.

Karena kita sudah masuk di dunia ``IME``, maka alangkah naifnya jika tidak menggunakan internet sebagai sarana promosi produk kita. Selain fasilitas FB, maka ada juga fasilitas internet yang dinamakan URL Redirect. Pernahkah Anda mendapatkan email berisi link website tertentu, yang setelah Anda klik ternyata Anda masuk ke situs yang berlainan dengan link tadi. Misalnya Anda mendapatkan link di kiriman email http://trainingbisnis.cjb.net. Setelah Anda klik link tersebut, ternyata Anda diantarkan masuk ke situs www.PengusahaSukses.com. Itulah gambaran dari URL Redirect.
Fungsi URL redirect adalah untuk menyembunyikan URl Asli anda. Jika seseorang mengkases URL redirect, dalam beberapa detik akses akan diteruskan ke URL asli sesuai rancangan. Banyak manfaat dari URL redirect, antara lain : agar pembaca iklan lebih banyak mengakses ke website kita, sehingga akan lebih banyak keuntungan yang dapat kita peroleh.**BUKANDIKSI**
Foto : Nampak Soewiyarso sedang memberikan penjelasan tentang pemasaran melalui internet khususnya Facebook.

SBU (Surabaya Utara) : ``G-Custom``, Berjualan Yang Smart


TAHUN 2010

Direct Channel dan Distribution Channel memang harus diciptakan agar perusahaan mampu melibas pasar secara significant, disamping itu pergerakan pesaing akan mengalami hambatan atau boleh dibilang terhambat oleh Barikade G-Custom. Grebeg Customer (G-Custom) yang saat ini digencarkan oleh Arek-Arek Suroboyo sebenarnya merupakan manifestasi yang riil dari distribution channel itu sendiri.

Kreativitas dan inovasi di era kompetisi memang sangat dibutuhkan, sebab kalau tidak akan secara mudah dilibas oleh musuh-musuh bisnis kita. G-Customer merupakan strategi berjualan yang smart dalam menggerebek pasar, sehingga celah buat pesaing menjadi sempit. Akan lebih smart lagi jika dikembangkan dengan cara ``SMS-in`` yang sebentar lagi segera diluncurkan oleh jajaran CS-SBU.

Hasil penjualan dengan cara G-Custom memang dari waktu ke waktu cukup menjanjikan. Satu contoh pada saat Tim Sales SBU melakukan G-Custom di perumahan Pondok Maritim Kebraon. Perolehan aplikasi sebanyak 4 ssl pada hari Sabtu saja dan Minggunya blank, memang dirasa tidak banyak perolehan didapat akan tetapi cukup menjanjikan merupakan kebanggaan tersendiri, serta mempunyai esensi yang terkandung didalam G-Customer tersebut punya nilai tersendiri dan dalam arti tersendiri pula yaitu adalah :

1). Bertujuan memperluas Channel / saluran penjualan dan persiapan pembuatan counter speedy perumahan. 2). Kita bisa menggandeng komuniti yang ada guna penetrasi pasar (misalnya komunitas pedagang Kaki lima, kelompok pengajian, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, hobby dll). 3). Pemanasan pasar, pembuatan teritory serta barikade terhadap kompetitor yang selalu bergentayangan disana-sini
Bilamana berandai-andai pepatah mengatakan sekali dayung so pasti dua tiga pulau terlampaui.**bukandiksi**

FOTO : Barikade G-CUSTOM di perumahan PONDOK MARITIM KEBRAON, Surabaya.

SBU : Kartini-Kartini Di Plasa TELKOM Mergoyoso


TAHUN 2010

Tepat hari Rabu tanggal 21 April 2010 hampir disetiap tempat pelayanan publik (public service) para petugas perempuannya memakai busana Nasional yang anggun. Bahkan, para POLWAN yang bertugas mengatur lalu-lintas di lokasi tertentu di jalan utama Surabaya menggunakan selempang mirip selendang bertuliskan ``KARTINI-KU``. TELKOM-pun demikian, para CSR-nya menyambut Hari Kartini dengan berbusana Nasional.

Pemakaian busana Nasional dalam rangka memperingati Hari Ibu Kita Kartini ini berdasarkan Nota Dinas DEP.EGM DCS Timur Nomor : C. Tel.150/YN 000/DC2-A1000000/2010 tanggal 19 April 2010 Perihal : Program Promo Layanan Hari Kartini. Nota Dinas ini dibuat dengan memperhatikan dan menindaklanjuti : a). Kebijakan Dirkonsumer tentang penguatan fungsi Plasa Telkom yang hanya fokus sebagai Point Of Service namun juga berfungsi sebagai fungsi Farming. b). Jumlah dan lokasi Plasa TELKOM yang tersebar serta lokasi yang mudah dijangkau merupakan kekuatan saluran distribusi yang perlu dioptimalkan untuk mendukung pencapaian Target Bisnis. c). Ketatnya persaingan di industri telekomunikasi mulai dari kompetisi harga, layanan sampai kepada kompetisi pada distribusi channel.

``Kartini-Kartini`` bahkan ada ``Kartono-Kartono (cowok juga berbusana Nasional)`` di beberapa Plasa TELKOM saat ini merupakan upaya-upaya kreatif pihak Marketing Communication (MARCOM) yang telah mengemas event perayaan Hari Besar Kartini yang mempunyai dampak phsycologis dalam skala Nasional sebagai paket Promo dan Layanan Telkom dengan Tag Line ``Persembahan Telkom untuk Kartini Masa Kini``.

Wah, pokoknya para customer benar-benar dimanjakan di hari ``Habis Gelap Terbitlah Terang`` ini, sebab di hari yang istimewa bagi kaum wanita ini para customer mendapatkan program Lucky Draw dan pemberian benefit tambahan bagi pengunjung Plasa Telkom yang melakukan transaksi di Plasa Telkom. Ketika strategi promo di hari-hari besar ini dilakukan, maka tak ayal lagi corporate image dan reputasi perusahaan semakin melejit terbang jauh di atas awan. **bukandiksi**

FOTO : ``Kartini`` SBU Plasa Telkom Mergoyoso melayani customer-nya.

Soewiyarso : Bidik Micro Dan Potential Demand


TAHUN 2010

Dalam pertemuan SP-135 jajaran CS Surabaya Utara yang dilaksanakan pada hari Rabu (21/4) di Gedung TELKOM SBU Lantai-5, Jln. Mergoyoso 1-3, Surabaya ternyata banyak hal yang di share, mulai dari yang bersifat teknis, hingga operasional, sehingga semua kendala paling tidak, dapat disolusikan di forum SP-135 ini. Rencana kerja hari ini terutama soal `melempar produk` ke pasar dalam bentuk Grebeg Customer juga tak lepas dari diskusi SP-135.

Bicara soal `melempar produk` ke pasar, maka dalam kesempatan tersebut Manager CS-SBU, Soewiyarso meminta agar bidikan langsung mengarah ke yang bersifat Micro Demand yang memiliki potensial demand. Sebab dengan bidikan micro, maka sasaran lebih fokus, lebih jelas. Kenapa demikian ? Sebab dalam bidikan micro ada peluang yang lebih riil, apalagi secara grebeg dan secara door to door yang mana potential demand dapat langsung kita nilai sehingga pada gilirannya akan menjadi data untuk dianalisa. Peramalan kebutuhan telepon dengan metode micro demand dapat dianalisa dari sini, dari riil micro, dari riil pasar, dan dari riil dari pelanggan langsung.

Data yang dianalisa adalah data perorangan hasil door to door, sebab disini kita akan tahu berapa jumlah telepon genggam (HP) yang pelanggan miliki. Jadi ada nilai plus dari grebeg ini, yaitu selain menjual produk, juga memperoleh data pelanggan yang kita grebeg, melalui survey tak langsung, sekali dayung, dua atau tiga pulau terlampaui. Soewiyarso juga minta agar setiap aktivitas CS-SBU selalu dipublikasikan secara internal saja, yang tujuannya untuk meng-energize rekan-rekan di jajaran kita sendiri, maupun jajaran lain, sedangkan untuk publikasi eksternal kita serahkan saja kepada PR Regional. Kita tidak usah ikut mengurusi sebab akan semakin ribet, apalagi resources di SBU ini tak banyak.

Kembali ke Micro Demand, lanjut Soewiyarso, disini kita banyak `mainan` yang harus kita luncurkan untuk terus mendongkrak angka penjualan yang pada gilirannya mampu meraih target. Satu contoh, untuk menjual dengan cara yang mudah dan cepat, maka kita akan luncurkan mainan baru bernama ``SMS-in``. Kita harus pasang spanduk di lokasi yang akan kita sasar sebagai sosialisasi awal sebelum kita benar-benar `menggrebeg` lokasi dimaksud.

Mainan ini mudah direspons oleh customer prospektif (calang), hemat tanaga, waktu dan biaya, sedangkan dari sisi SDM kita juga banyak value added-nya, yaitu SMART & ENERGY SAVING, sehingga pergerakan kita selanjutnya dapat kita lakukan dengan lincah, efisien dan efektif. Pemasangan spanduk atau banner ini harus benar-benar di lokasi yang tepat, imbuhnya. ***bukandiksi***


KET-FOTO: Suasana SP-135 DCS-II SBU, Rabu (21/4).

DCS-II SBU : Speedy Berburu Tiket Ke Singapore


TAHUN 2010

Para Sales People Surabaya Utara (SBU) kini ramai-ramai berburu hadiah tiket Fly to Singapore pulang pergi (PP). Mereka berupaya meraih High Sales for Sale dengan visiting calon pembeli secara door to door maupun dengan cara ‘Grebeg Customer’. Kemarin sore, Senin (19/4) para Sales People berkumpul di Kantor SBU Mergoyoso untuk melihat data wilayah yang akan dijadikan ‘sasaran tembak grebeg’ satu minggu ke depan.

Mereka yakin mampu meraih perolehan penjualan tertinggi dan yakin akan memenangkan ‘pertandingan’ ini. Salah seorang salesgirl bernama Dwi Ariyanti bahkan sempat mengatakan, bahwa dirinya yakin mampu. Masa sih kita tidak bisa meraih angka penjualan yang ditargetkan itu, kata Dwi kepada rekannya. Hal ini membuktikan, bahwa mereka kini sudah terobsesi dengan hadiah atau rewards, dan tak dapat disangkal, bahwa memang rewards itulah yang sebenarnya mampu memotivasi para Sales People.

Ide-ide marketing yang sesegar inilah yang sebenarnya akan menjadi pemicu utama sebagai The Winner dalam setiap persaingan dunia usaha khususnya di industri Telco. Para operator pesaing mungkin tak kalah ’gilanya’ dan lebih ’massive’ dalam memberikan hadiah kepada para SPG-nya. Kita juga tidak tahu jika ide kita lebih diungguli oleh ide dan konsep yang dilakukan pesaing, sehingga setiap strategi kita dalam penguasaan pangsa pasar memang tidak boleh diketahui oleh pesaing, harus dirahasiakan.

Untuk Q-I/2010 ini CS-SBU sudah membukukan sejumlah sales score yang lumayan, kecuali untuk wilayah Madura yang masih harus menyelesaikannya hingga akhir bulan April 2010 ini. Kita semua optimis, bahwa target Q-I/2010 dapat kita libas. Ada beberapa ’mainan’ yang harus dimainkan hingga akhir bulan, kata Manager CS-II SBT, Soewiyarso kepada seluruh jajarannya saat melakukan SP-135 di lantai-5 Kantor SBU, Jln. Mergoyoso, Surabaya.

Potensi Marketing yang ada di Surabaya Utara memang cukup menjanjikan, sehingga optimisme selalu ada di wajah para Sales People. Gaya hidup yang tak lepas dari penggunaan ’alat komunikasi’ telepon membuat para sales people optimis mampu menaklukkan pangsa pasar dari berbagai segment. Yang penting mari kita jalani profesi ini dengan ketekunan dan keyakinan, kata Dwi. Bagi mereka, menjual sama halnya dengan menjalankan roda bisnis perusahaan TELKOM. ***BUKAN-NURSIDIK.

Grebeg Customer DCS-II Surabaya Utara



TAHUN 2010

Sebuah tips menjual yang diyakini cukup efektif saat ini adalah dengan cara ‘Grebeg Customer’, yaitu turun ke kampong-kampung mendatangi calon pembeli seperti yang dilakukan oleh para Salesman dan Salesgirl TELKOM DCS-II Surabaya Utara pada hari Sabtu dan Minggu (17/04/2010) di Kompleks Perumahan ‘Maritim Indah’ dan kampung-kampung dekat kawasan wisata pantai Kenjeran Surabaya yang tak jauh juga dari Jembatan ‘Shark-Honey’ atau ‘Suramadu’.

Manager CS Surabaya Utara, Soewiyarso dan beberapa ASMAN dalam ‘sales event’ hari libur ini turut memberikan support kepada beberapa Tim Sales andalannya. Bahkan tak tanggung-tanggung menjanjikan tour ke Singapore bagi Best Sales Performance dalam kurun waktu yang telah ditetapkan ! Penjualan merupakan jantungnya perusahaan yang bergerak dalam produk apapun. Ukuran maju mundurnya kinerja perusahaan ukuran utamanya adalah keberhasilan penjualan produk, jika gagal dan gagal terus, maka tidak banyak yang dapat diharapkan dari perusahaan yang produknya tidak laku.

Kun Agustiyono dan rekan Faiz dan Ali Machmudi turut mengawal event ini secara ketat, bahkan ‘jual omongan’ alias menawarkan produk juga dilakukan kepada penduduk yang melewati lokasi tenda penjualan. Bagi penjual, maka yang menjadi modal utama adalah ketekunan, kreatif dan tidak mudah menyerah. Tim dalam kesempatan tersebut berbagi tugas, antara lain ada yang tetap berjaga di tenda, dan lainnya melakukan kunjungan dari rumah ke rumah atau ‘door to door’.

Dalam program ‘Grebeg Customer’ ini sebenarnya merupakan ‘roh’ sebuah bisnis yang sebenarnya, sebab para Salesman dan Salesgirl dituntut untuk aktif berjalan, bertemu calon penjual, sering berbicara, sehingga tak hanya tinggal diam saja. Grebeg ini merupakan One Of The Best Way dalam sebuah anatomi bisnis dalam rangka menghadapi ketatnya persaingan. Mereka membutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam merebut pasar. Dalam event ini tim berhasil menggaet 24 pelanggan baru, yaitu PSB POTS sebanyak 10 pelanggan, sedangkan Speedy sebanyak 14 orang. **bukandiksi**

GM Hi-Tech Mall : Saya Tidak Membela TELKOM Speedy


TAHUN 2010

Berawal dari pembicaraan antara Manager CS SBU, Soewiyarso dengan Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKINDO), Kurniawan yang memberi peluang TELKOM untuk bekerjasama bidang Sales And Promotion dengan para pengusaha komputer di Hi-Tech Mall Jl. Kusuma Bangsa 116-118, Surabaya, maka ASMAN Modern Channel SBU, Ismono Adi Jatmiko dan ASMAN Support SBU, Purwanto melobi GM Hi-Tech Mall Surabaya, J. Ruddy Soekamto, SH pada hari Jumat (2/7). Dari lobi singkat tersebut ternyata memberikan angin segar, walhasil dilakukan pertemuan resmi antara TELKOM SBU dengan para Tenant Hi-Tech Mall pada hari Senin (5/7) di ruang rapat Hi-Tech Mall Surabaya.

Pertemuan resmipun digelar sesuai rencana, dan beberapa Tenant yang nota bene adalah para pengusaha komputer dalam pertemuan tersebut menerima penjelasan dari Ismono perihal tata cara dan persyaratan menjadi mitra bisnis TELKOM Speedy. Mulai dari cara apply menjadi mitra bisnis, pengadaan standing banner atau x-banner, sticker sampai kepada Fee per SSS yang terjual dijelaskan tuntas termasuk soal hak dan kewajiban keduabelah pihak. Hadir dalam pertemuan tersebut, Teguh Cipto Edhi dari Sub.Dit Enterprise Segment Trade & Industrial Park TELKOM.

Sedangkan Ruddy Soekamto selaku GM Hi-Tech Mall dalam kesempatan tersebut menganjurkan kepada para Tenant untuk memanfaatkan peluang bisnis ini. Maaf saya tidak membela dengan TELKOM Speedy lho, saya hanya menyarankan, saya tidak dapat apa-apa lo, jadi jangan salah persepsi, kata Ruddy. Kerjasama ini merupakan bisnis menguntungkan, bayangkan Fee per SSS adalah 75 ribu rupiah, ini untung yang besar lo, sedangkan kita jual Lap Top untungnya hanya 25 ribu rupiah saja, lanjut Ruddy penuh semangat.

Sekali lagi saya tegaskan, bahwa saya tidak membela TELKOM Speedy, sebab provider lain juga banyak di Hi-Tech Mall ini yang membuat persaingan menguntungkan konsumen, terlebih TELKOM Speedy ini menguntungkan kita selaku pengusaha komputer, maka sayang sekali kali peluang ini tidak kita manfaatkan. Usai memberikan penjelasan, maka Ruddy meminta pihak TELKOM untuk menyediakan Form Apply menjadi Mitra Bisnis Speedy yang saat itu juga para Pengusaha Komputer tersebut langsung mengajukan Apply dan mengisi formulir yang telah disediakan. Kemudian dijadwalkan Ruddy pada hari Kamis (8/7) ada antara 150 sampai 200 Pengusaha yang akan mengajukan Apply susulan di tempat yang sama. Selamat ! **bukan-diksi.


FOTO : Tampak GM Hi-Tech Mall, Ruddy duduk paling kiri berkaca mata memberikan tambahan penjelasan rekan TELKOM Ismono.

Soewiyarso Pembicara Diskusi Internet Sehat Di Surabaya


TAHUN 2010

Gonjang ganjing video di “situs-situs dewasa” dan content negative yang dapat diakses melalui internet setiap saat oleh para remaja belakangan ini membuat pihak DINKOMINFO Kota Surabaya waspada. Untuk itulah, maka DINKOMINFO Kota Surabaya mengadakan diskusi berjudul :”Upaya penanganan penggunaan internet terhadap content negative, terorisme, pembajakan, perjudian dan pornografi”. Diskusi yang diadakan di INTILAND TOWER Jln. Panglima Sudirman 101-103, Surabaya, Rabu (14/7) tersebut dihadiri oleh sekitar 300 Pengusaha Warnet dan beberapa Kepala Sekolah.

Ada 3 Pembicara dalam diskusi tersebut, yaitu : Manager CS Surabaya Utara, Soewiyarso yang mengangkat tema “Internet Sehat”, Kepada DINKOMINFO Kota Surabaya, Chalid Buhari yang mengangkat tema “Kemudahan Perizinan Usaha Warnet”, Dir. RESKRIM POLDA JATIM, Agung Marianto dengan tema yang disampaikan adalah “Cyber Crime”, serta Ketua KOWARI, Syahrul Halim yang mengangkat tema “Terpuruknya Citra Warnet”.

Soewiyarso dalam paparannya antara lain mengatakan, bahwa pihak TELKOM sangat mendukung program pemerintah untuk memberantas penggunaan content negative dalam dunia internet. Untuk itulah TELKOM dalam kesempatan yang baik ini menawarkan Program “Internet Sehat” yang pasti sangat bermanfaat bagi anak didik kita yang merupakan generasi penerus kita semua.

Internet sehat yang kami tawarkan TELKOM adalah Pesona Edu yang merupakan Content Pendidikan dan dapat diakses di http://edu.telkomspeedy.com; Kemudian Kanalbola yang merupakan Content Olahraga dapat diakses di http://kanalbola.com; lalu Speedy Game dapat diakses di http://game.telkomspeedy.com; Untuk musik kami juga punya produk menarik, yaitu Fulltrek yang merupakan Content Musik dan dapat diakses di http://fultrek.com; sedangkan ada 2 produk lagi yang merupakan Content IT Service, yaitu Protector di http://protector.telkomspeedy.com, serta Speedy-eye di http://speedyeye.telkomspeedy.com.

Dijamin para orang tua, guru dan para pengusaha warnet tidak akan khawatir lagi terhadap produk kami tersebut diatas, sebab semua produk mengandung unsur pendidikan dan olahraga. Para orangtua tidak usah takut lagi terhadap putra putrinya yang sering menggunakan jasa warnet, dan para pengusaha warnet tidak usah takut lagi jika di razia oleh aparat berwajib, apalagi untuk filter atau blocking situs dewasa sudah ada produknya, ialah yang dinamakan dengan Nawala, lanjut Soewiyarso.

Orang tua dan pengusaha Warnet pasti merasa aman tidak was-was lagi, sehingga peluang bisnis bagi pengusaha Warnet akan terbuka lagi. Belum lagi jika pengusaha Warnet turut mensosialisaikan konten positif kami atau memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar, maka citra Warnet akan menjadi baik lagi, dimana citra Warnet belakangan selama ini sudah tidak baik lagi. Apalagi Ketua KOWARI tadi memaparkan citra warnet, yang dikatakan ada yang mem-PORNO-kan Internet dan mentabukan Warnet bagi masyarakat awam. Untuk itu mari gunakan produk internet Telkom yang sehat, pinta Soewiyarso mengakhiri. **bukan diksi.

Selasa, 13 Juli 2010

Sholat Dzuhur Puasa Hari Pertama Masjid Takhobbar DIVRE-V Membludak


TAHUN 2005

Memang tak seperti sholat dzuhur hari-hari biasanya, sebab pada hari pertama puasa, Rabu (5/9) Masjid Takhobbar DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya membludak dipenuhi jama’ah laki dan perempuan. Apalagi setelah sholat dzuhur langsung diisi cerama agama yang di hari pertama ini diisi oleh Bpk Ustadz. KH. Drs. Farid Anwar yang menjelaskan tentang Isra’ Mi’raj dan perbintangan termasuk planet Bhima Sakti.

Membludaknya jama’ah sholat dzuhur di hari pertama puasa ramadhan membuat suasana mirip dengan suasana sholat Jum’at. Apalagi setiap hari Pengurus Masjid Takhobbar menjadwalkan sejumlah kegiatan, sehingga suasana benar-benar bernuansa Islami. Ada pengajian rutin, ada bursa buku agama, ada sholat trawih yang juga membludak hingga ke lapangan tennis “war-square”.

Para jama’ah juga pada berebut memilih tempat didalam masjid, sebab memang sudah memiliki fasilitas AC, suasana sejuk di dalam masjid yang berAC InsyaAllah akan membuat para jama’ah lebih khusyuk.

Rachmat, salah seorang Pengurus Masjid Takhobar mengatakan kepada Reporter, bahwa khusus untuk Ustadz KH Farid Anwar ini akan mengisi rutin sesudah sholat dzuhur setiap hari Rabu.

Banyak hal-hal yang istimewa di bulan puasa ini, untuk itulah tak heran jika banyak orang berlomba-lomba berbuat kebajikan, amal, ibadah sholat tarawih, membaca ayat suci Al-Qur’an.  NURSIDIK

Manajemen SBT Silaturahmi Dengan “Sang Juara Umum” MAQ


TAHUN 2005

SILATURAHMI.
Jelang Puasa Ramadhan 2005-1426-H, manajemen TELKOM SBT melakukan silaturahmi dengan para peserta Musabaqoh Al-Qur’an (MAQ) seluruh Kafilah SBT yang sudah dua kali berturut-turut meraih Juara Umum. Silaturahmi juga dilakukan kepada para Pembina / Guru yang semuanya berasal dari Departement Agama Jawa Timur. Selain beramah tamah, seluruh Kafilah dan para Guru mendapat bingkisan sebagai tali asih dari manajemen TELKOM SBT yang diwakili oleh Deputy GM TELKOM SBT. M. Firdaus.

KAJI AL-QUR’AN.
Deputy GM yang didampingi berapa Senior Leader dalam obrolannya, antara lain mengatakan, bahwa mengaji atai mengKAJI Al-Qur’an adalah kewajiban ummat Islam. Terlebih akan tiba bulan puasa, maka manfaatkanlah bulan penuh berkah ini dengan membaca ayat-ayat Allah SWT.

Hitung-hitung pengkajian dan pengajian ayat Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan ini sebagai media latihan dalam menghadapi lomba di tingkat Nasional, yaitu dalam Musabaqah Al-Qur’an Nasional (MAN) tahun depan, selain IsnyaAllah akan dicatat Allah sebagai ibadah.

OPTIMIS.
Deputy GM merasa optimis, bahwa Kafilah DIVRE-V akan kembali meraih Juara Umum lagi. Deputy dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Kafilah SBT, juga kepada para Pembina / Guru atas usaha kerasnya, sehingga mampu menjadi Juara Umum di tingkat DIVRE, yang InsyaAllah di tingkat Nasional akan berjaya lagi.

Sementara itu Team Leader para Pembina, Ustadz H. Dzulhilmi Ghozali, LC, mengatakan pula, bahwa memang Kafilah SBT ini bukan sekedar bisa dan mampu saja, tetapi menurut saya juga tangguh, dam merupakan tim yang sangat kompak, sehingga tak heran kalau kemenangan itu berhasil diraihnya, alias pantas menjadi bintang,….Alhamdulillah, …ucapnya lirih….  NURSIDIK

SBT : Susahnya Bermain Voli Dengan Net Tertutup


TERTUTUP.
Bermain voli dengan net terbuka saja susah, apalagi dengan net yang ditutup oleh kain seperti yang dilombakan oleh Panitia IBO 2005 TELKOM SBT, Senin (5/9) di Lapangan Parkir OPMC Jln Ketintang 156, Surabaya. Walau susah, namanya juga permainan hiburan, maka yang nampak justru pemandangan yang lucu dan menghibur, demi suksesnya “GELAR IBO 2005” dalam rangka Hari Bhakti Postel ke-60.

Sore kemarin usai jam kerja, tak seperti biasanya, lapangan parkir OPMC SBT dipenuhi oleh para pegawai menyaksikan hiburan ringan berupa pertandingan bola voli tertutup. Penutupnya berupa kain, yang atas berwarna biru gelap dan yang bawah berwarna merah darah.

PRAN VS OPHAR.
Sesuai jadwal, maka hari pertama kemarin Bagian PRANAKASES berhadapan dengan Bagian OPHARAKSES. Masing-masing Bagian menurunkan pemain-pemain yang dianggap mumpuni di arena hiburan ini. Kedua kubu memilik pemain campuran antara TKM, Mitra Outsourcing, maupun karyawan Telkom sendiri.

Disini kedua kubu selalu memainkan kemampuan indra “kira-kira” alias bermain dengan perasaan, sebab dengan net tertutup sangat sulit untuk meng-scanning larinya bola yang muncul begitu tiba-tiba. Acara semakin hidup ketika masing-masing supporter berteriak seolah memberi petunjuk arah larinya bola.

“Blaaab…!!!”, bola itu tiba-tiba di-smash-kan di depan Agus dari Bagian PRANAKSES. Waduh…..!!! Tewas lo…!!! Teriak yang lain. Yaap,..awaas…kanaan….tahan…over… langsung saja, begitulah jenis-jenis teriakan para pemain dan penonton. Emosi penontonpun tak jarang terpancing, sebab ikut juga berteriak.

Hingga turun minum babak pertama, kubu OPHAR JARAKSES masih unggul. Rupanya pada babak kedua serangan balasan dari PRANAKSES untuk menebus kekalahannya tak urung dilancarkan secara gencar. Walau banyak yang menjagokan PRANAKSES, namun di babak kedua ini nasibnya sama seperti di babak pertama, yaitu harus mengakui keunggulan lawannya.  NURSIDIK

Ditandai Pasang PIN, SBT “Kick Off” Pelayanan Dengan Cinta


TAHUN 2005

KICK OFF.
TELKOM SBT melaksanakan apel pagi bertema Melayani Dengan Cinta (MDC) pada hari Senin (5/9) bertempat di Lapangan Tennis “War-Square” DIVRE-V Jln. Ketintang 156, Surabaya. Kick Off yang diikuti oleh seluruh jajaran SBT termasuk Unit Bisnis dan Tenaga Kerja Mitra / Outsourcing ini ditandai dengan pembukaan slubung Stand Banner MDC yang disusul dengan penyematan PIN MDC kepada beberapa perwakilan Front Liner serta pemberian Reward kepada UPIM SBT yang meraih pemasaran SPEEDY yang disrahkan oleh GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho.

LAPORAN.
Dalam kick off MDC ini, Manager Customer Service, Gatot Indra laporan program kampanye MDC. Dilaporkan, bahwa kick off pagi ini merupakan tindak lanjut pencanangan MDC yang telah dilakukan oleh KADIVRE-V bulan Agustus lalu, yang meliputi perilaku ”Melayani dengan Cinta”.

Kunci sukses program ”Melayani Dengan Cinta” adalah : “5-S : SENYUM, SAPA, SANTUN, SOLUSI, SUKSES” yang mempunyai makna sebagai berikut : SENYUM : tulus dari dasar hati yang paling dalam, bukan senyum yang dibuat-buat, wajah cerah dan akrab. SAPA : mengucapkan salam/greeting, menye-butkan nama pelanggan/rekan/mitra kerja dalam berkomunikasi. SANTUN : tingkah laku sopan sesuai dengan tata krama. SOLUSI : menggali permasalahan dan membe-rikan solusi penyelesaian masalah. SUKSES : kepuasan pelanggan merupakan tujuan dan sukses bagi kita semua.

IKRAR.
Sementara itu seorang perwakilan Front Liner, yaitu Sagita dalam kesempatan tersebut membacakan ikrar pelayanan yang isinya sebagai berikut :

1. Memberikan pelayanan kepada PELANGGAN, MITRA, dan REKAN KERJA dengan tulus, ikhlas, dan penuh CINTA.
2. Memberikan pelayanan secara Jujur, Bersahabat dan Bertanggungjawab sesuai dengan Etika Pelayanan dan norma-norma yang berlaku.
3. Memberikan pelayanan dengan berpegang teguh pada Prinsip Service Excellence. Semoga Allah SWT membantu kami melaksanakan IKRAR ini.

SERVICE EXCELLENT.
GM TELKOM SBT selaku Pembina apel dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa Service Excellent sudah merupakan tekad kita bersama yang terus menerus diimprove dan ditingkatkan dari waktu ke waktu hingga muncul program ”Melayani Dengan Cinta”.

Memang Pelayanan itu harus datang dari hati nurani yang paling dalam, sehingga apapun kondisinya kita selalu senyum dengan segala keihlasan hati nurani. Untuk itu jangan heran kalau dalam Standing Banner MDC ada simbol berupa gambar hati.
5-S yang terdiri dari Senyum, Sapa, Santun, Solusi serta Sukses merupakan hal yang sangat dasar dan sederhana sekali. 5-S ini gampang diingat oleh kita semua, untuk itu dalam mengaplikasikan di lapangan harus mengikuti tata urutannya, pinta Bagyo.
Di akhir sambutannya, Bagyo menginformasikan kepada para peserta apel pagi, bahwa dirinya akan mutasi ke Jakarta sebagai GM Jakarta Pusat. Bagyo sangat salut terhadap semangat ”Arek-Arek SBT” yang masih tinggi, semoga tetap dipelihara terus.  NURSIDIK

Ngintip Permainan Rakyat Gelar IBO SBT


TAHUN 2005

SEPTEMBER CERIA.
Bulan September bagi jajaran TELKOM merupakan bulan yang ceria, pasalnya BUMN yang bergerak dalam bidang jasa “halo-halo” ini selalu merayakan ultahnya, istilah yang membumi di kalangan orang Telkom adalah memperingati Hari Bhakti Postel yang ke-60. Tepat sekali dengan lagunya Vina yang berjudul September Ceria yang pernah diundang DIVRE-V Surabaya melantunkan tembang tersebut dua tahun yang lalu.

LOMBA.
Sudah rutin dalam menyongsong ultahnya, seluruh jajaran mempersiapkan berbagai perlombaan, mulai dari lomba yang ringan berupa permainan rakyat, sampai lomba olah raga pada umumnya. Yang kita intip kali ini adalah lomba rakyat yang penuh dengan keunikan, ada unsur hiburan, mengundang kgelak tawa, yaitu lomba “Sepak Bola Gandul”.

Yang menjadi gandulan adalah hasil tanaman terong yang bulat panjang. Terong ini sangat enak untuk sayuran segar. Nah, terong inilah yang dipakai untuk menendang bola oleh para peserta lomba yang diikuti oleh karyawan, TKM dan Mitra Outsourcing di Lapangan Parkir OPMC TELKOM SBT, Jln. Ketintang 156 Surabaya, Senin (5/9).

Sebagai acara “leisure” pelepas penat setelah seharian bekerja, tentu lomba rakyat ini sangat diminati oleh para pegawai, baik sebagai penonton maupun sebagai pemain. Dari hasil lomba kemarin keluar sebagai juara-I adalah : Heru dari STO Manyar, juara-II : Darmadji STO Darmo dan juara-III adalah : Maradum STO Darmo.  NURSIDIK

GM JASNITA Berpisah di Pantai Pasir Putih


TAHUN 2005

Rekreasi dalam rangka Acara Pisah Kenal antara Manager Telkom Sidoarjo yang lama, Gunawan Rismayadi yang sekarang GM Jasnita dengan Manager Baru, Mulyadi yang diselenggarakan di Pasir Putih, Situbondo pada Sabtu malam 05 Februari 2005, dihadiri segenap pasukan Telkom Sidoarjo beserta keluarga tidak terkecuali Satpam dan bahkan Cleaning Service.

Hadir juga saat itu para Undangan beserta keluarga, diantaranya GM SBT Bagyo Nugroho, Manager Marketing Marnoto, Manager Ophar jarakses yang baru Tri Agus, Manager Telkom Jombang, Sutimin dan beberapa Mitra termasuk diantaranya Kopegtel Sidoarjo 'Citra Delta'.

Acara dipandu oleh Andi Pernadi dari AP Sepanjang serta H Mudjajin dari UPNA sebagai pembaca do'a dan hiburan berupa 'folk music' sengaja didatangkan dari Probolinggo dengan para penyanyinya yang cukup 'semlohe', sehingga malam yang dingin oleh hembusan angin laut menjadi hangat dan penuh dengan suasana kekeluargaan.

Setelah acara penyerahan cinderamata dari beberapa Unit Kerja, dilanjutkan dengan sambutan perwakilan dari rekans di Telkom Sidoarjo yang disampaikan oleh SS Marketing, Dwi Anggara; "....kami bangga menjadi saksi hidup perjalanan kader-kader terbaik Telkom yang selama ini berasal dari Sidoarjo menjadi pimpinan-pimpinan Telkom masa kini dan masa yang akan datang..."; demikian SS Marketing dalam sambutannya.

"....sebetulnya saya masih kerasan di Sidoarjo, tapi karena kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan, maka amanah ini akan saya laksanakan dengan se-baik-baiknya........"; demikian sambutan GM Jasnita dengan dibumbui sedikit 'joke' "...........Telkom Sidoarjo itu ibarat Komputer Pentium 4 versi paling mutakhir, sehingga sebelum di-enter hasilnya sudah keluar duluan...".

Lain lagi dengan sambutan perkenalan dari Manager Telkom Sidoarjo yang baru :".......saya merasa bangga diberi kesempatan untuk bergabung dengan Telkom Sidoarjo, sebuah Kancatel yang memiliki historis dengan berbagai prestasi; ...............saya mempunyai impian bahwa seluruh komponen yang ada di Sidoarjo bisa menjelma menjadi satu kesatuan seperti di Amerika yang namanya 'Delta Force' yang selalu ditugaskan untuk menyelesaikan misi-misi tertentu dengan hasil yang senantiasa gemilang.............", demikian harapan Sang Manager yang dalam menyampaikan sambutan ini didampingi oleh sang Isteri.

Setelah penyerahan Cinderamata, maka sebagai gong-nya adalah sambutan dari Sang GM SBT :".......secara nyata di lapangan, Sidoarjo ibaratnya adalah seorang Putri yang jadi rebutan para Pangeran yaitu Pangeran Telkom, Pangeran Indosat, Pangeran Satelindo dan Pangeran Star One.............."; disampaikan juga bahwa Star One setiap hari 'ngglibet' di Sidoarjo dalam rangka merebut hati pelanggan dengan menampilkan sales-girl-nya yang 'aduhai; dan karena Sidoarjo merupakan sebuah tantangan bagi Divre 5 maka 'agility' atau kelincahan suatu organisasi dalam bertindak, menjadi syarat mutlak yang diperlukan.

Diharapkan juga bahwa jika GM Jasnita di Sidoarjo baru sekitar 6 bulan merasa belum cukup, maka bisa melakukan 'balas dendam'; karena Sidoarjo potensinya sangat tinggi, untuk itu maka GM SBT menobatkan Bapak Angkat-nya Telkom Sidoarjo bukan hanya dari Kandatel SBT saja tapi juga GM Jasnita, "...... jangan ragu-ragu jika ada dana promosi sisa untuk di'gelontorkan' ke SBT untuk diteruskan ke Sidoarjo.......", demikian sedikit 'joke serius' dari Sang GM.

Selanjutnya acara hiburan berlangsung sampai larut malam yang untuk kemudian keesokan harinya dilanjutkan dengan acara rekreasi pantai; tak ketinggalan juga ada Tennis Lapangan dan yang cukup seru adalah olah-raga Bola Voley Pantai antara para 'Bos' melawan Team Sidoarjo yang dikomandani langsung oleh Manager yang baru. Tak ketinggalan saat itu Sang GM hadir sebagai pengamat. Dan seusai 'pertandingan', disaat istirahat dalam obrolan santai, pembicaraan mulai masalah keindahan pantai yang ada di Indonesia sampai keindahan yang ada di pantai Florida bahkan Bay-Watch, mengalir secara alami menuju sebuah topik yang memang sedang hangat saat ini, .... strategi sejuta Flexi!!!!!!!!!
Go...go...go.....!!!!!! .......Fight...fight....fight...!!!!!....Win...win...win....!!!!

SALAM PATRIOT !

Senin, 12 Juli 2010

SBT Tak Henti Menggugah Nurani Menebar Peduli Aceh


TAHUN 2005

PEDULI ACEH.
Walau musibah itu sudah berlalu 10 hari, namun kepedulian seluruh Ummat di Dunia masih tiada henti mengalir di bumi Serambi Mekah, Aceh. Tak terkecuali dari karyawan TELKOM SBT yang selain rela dipotong THP nya, mereka juga masih merasa kurang soal bantuan yang telah diberikan. Tak heran kalau secara spontan jajaran SDM TELKOM SBT berkoordinasi dengan SEKAR menyediakan serkiler, kencleng-kencleng atau pundi-pundi amal di beberapa lokasi untuk menyalurkan bantuan dari karyawan / TKM yang ingin memberikan lebih.

HASIL.
Untuk posisi tanggal 4 Januari 2005 telah menghasilkan bantuan sumbangan dana sebesar Rp. 24.833.000,- (duapuluh empat juta delapan ratus tiga puluh tiga ribu rupiah). Bantuan tersebut berasal dari Pegawai dan TKM Surabaya Metro dan dari 3 Catel, yaitu Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang. SDM juga berhasil menghimpun sumbangan pakaian layak pakai sebanyak 10 dos dan 3 karung. Menurut Asman SDM, Agus Sugandi bantuan tersebut InsyaAllah akan mengalir terus, sebab masih ada pundi-pundi peduli Aceh yang ada di depan Lift Gedung OPMC dan beberapa tersebar di 15 lokasi terus diisi oleh para dermawan.

Disisi lain Manager Keuangan, M. Said Hasan yang sore itu, Selasa (4/1) menyerahkan langsung pakaian layak pakai dari jajaran keuangan mengatakan, bahwa musibah ini adalah duka seluruh Ummat, jadi walau ditengah kesibukan mari menggugah nurani kita menebar peduli Aceh. Mari kita meringankan beban korban gempa dan gelombang Tsunami Aceh.

SOCIAL CARE.
Sementara itu Manager Support, Yos Klana yang menerima penyerahan sumbangan di POSKO Peduli Aceh Lantai-3 Gedung OPMC mengatakan, bahwa Social Care Korban Bencana Alam di Aceh yang dilakukan teman-teman sangat selaras dengan program GCC TELKOM. Bukan itu saja, sebab TELKOM secara Nasional juga sangat antusias ikut meringankan beban mereka. Update Recovery Fastel juga telah dilakukan siang dan malam oleh para relawan TELKOM yang datang dari penjuru Nusantara, termasuk dari International donations. Penyaluran bantuan yang terkumpul dari karyawan dan TKM tersebut akan diserahkan Manajemen SBT ke SEKAR, kemudian segera langsung dikirimkan ke Aceh oleh SEKAR.

Salah seorang TKM saat memasukkan uang di kencleng pada hari kedua musibah terjadi mengatakan :” Untuk semua saudara-saudaraku di Aceh, semoga tabah dan ikhlas menjalani cobaan yang Allah SWT berikan, dan bersama-sama saudara-saudara relawan secepatnya dapat bersemangat
kembali untuk membangun Aceh menjadi lebih baik lagi. Kami semua turut berduka yang sedalam dalamnya atas bencana alam Gempa dan Tsunami yang menimpa saudaraku semua di
Aceh”.  NURSIDIK

GM SBT Beri Pengarahan SATPAM, Demi Pelayanan Terbaik


TAHUN 2005

KEPUASAN.
Pelayanan yang baik dari SATPAM akan memberikan kepuasan pelanggan kita, demikian kata GM SBT saat memberikan pengarahan kepada para SATPAM saat mengikuti pelatihan PBB dan senam bela diri di halaman parkir OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya, Minggu (4/12). Pelatihan yang diisi oleh POLRES Gayungan ini dilakukan secara periodic agar perasaan disiplin terus tertanam dan terjaga..

Untuk menjaga dan meningkatkan kinerja pelayanan yang lebih, baik, maka petugas SATPAM dituntut untuk menerima pelanggan terutama di Plasa-Plasa Telkom, jadi peran SATPAM tak hanya menjaga keamanan lingkungan saja, tetapi dituntut keramahan dalam melayani para tamu, sehingga mereka merasa puas, tuturnya lagi.

DISIPLIN.
Kata kunci sukses tidaknya petugas SATPAM adalah “disiplin”, sebab tanpa disiplin, maka akan mencoreng citra perusahaan. Jangan sampai petugas SATPAM bertindak terlalu kaku kepada customer, tambahnya. Tak jarang pengarahan GM ini diselingi guyonan agar mencairkan suasana dan keakraban.

Berbekal bela diri dan disiplin, maka diharapkan para SATPAM dapat menyikapi dan meningkatkan keamanan gedung-gedung dan lingkungan yang tak jarang berisi perangkat vital untuk kepentingan umum. SATPAM harus tau apa yang harus dilakukan bila terjadi gangguan keamanan. Mana yang harus represif dan mana yang harus difensif. Apabila terjadi gangguan keamanan yang cukup serius, maka jangan segan-segan untuk melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian, pinta Badri.

Dalam melayani pelanggan jangan lupa melempar senyum, apakah itu di tempat parkir atau di perkantoran, maupun ditempat pelayanan seperti Plasa Telkom, sesuai dengan tata cara melayani pelanggan dengan cinta. Walau senyum, namun harus tetap siaga dan waspada kepada setiap tamu.  NURSIDIK

SEKAR Berterimakasih Kepada DIRUT, COO, BOD Dan Seluruh Karyawan Atas Suksesnya Penyelesaian KA SLJJ


TAHUN 2005

SUKSES.
Spanduk ucapan terimakasih SEKAR kepada DIRUT, COO, BOD dan seluruh Karyawan terpampang di halaman Kantor DIVRE-V, Jln. Ketintang 156, Surabaya mulai hari Selasa (3/9). Pemasangan spanduk ini menyusul setelah Ketua Umum SEKAR, Syinar Budhi Artha melantik Pengurus SEKAR DPW-V Periode 2005-2008 pekan lalu yang dalam sambutannya antara lain mengucapkan terimakasih atas suksesnya perjuangan SEKAR dalam menolak kebijakan Kode Akses SLJJ yang sangat merugikan TELKOM, dimana rugi awal diperkirakan sebesar 3 Trilyun. Usaha SEKAR sekaligus merupakan usaha mempertahankan industri telekomunikasi di Indonesia.

AMANAH MUNAS-II.
Perjuangan menolak KA SLJJ sebenarnya merupakan amanah MUNAS SEKAR-II di Bandung tahun 2004 lalu, dimana SEKAR telah melakukan deteksi dini, bahwa dikhawatirkan TELKOM akan direcoki soal masuknya Indosat ke bisnis SLJJ dengan cara tidak fair. Atas deteksi ini, maka LITBANG SEKAR melakukan kajian secara marathon. Ternyata deteksi dini ini menjadi kenyataan, maka dimulailah melakukan penyelesaian secara hukum melalui Judificial Review.

Jadi perjuangan KA SLJJ ini sebenarnya tidak “ujug-ujug” begitu saja, ia merupakan perjuangan yang cukup panjang dan melelahkan, korban moril, materiil, keluarga dan segalanya demi eksistensi perusahaan yang merupakan asset negara. Korban moril yang paling berat meninggalkan jam kantor, sebab tentu ada perasaan tak enak terhadap pimpinan.

Namun hati sudah bulat, niat murni demi perusahaan dan bukan sebaliknya mengambil keuntungan atau interest kelompok, golongan, individu atau pribadi, maka perjuangan tak dapat dihentikan oleh siapapun. Panggilan nurani sebagai anak bangsa lebih mengedepan dengan sendirinya, keberanian SEKAR sungguh sangat militant saat itu.

Mungkin inilah yang oleh sebagian oknum menganggap SEKAR sangat arogan, bahkan pihak BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) sendiri menganggap, bahwa SEKAR anti kompetisi, walau SEKAR pasang spanduk besar, bahwa KOMPETISI YES, KODE AKSES NO, artinya ialah asal kompetisi itu fair, maka SEKAR tidak takut. Kalau BRTI kontra terhadap perjuangan SEKAR, maka sebaliknya Masyarakat Telematika Indonesai justru mendukung perjuangan SEKAR, sebab jika KA SLJJ ini dibuka, maka masyarakat akan rugi, dan kerugian ini sudah dihitung.

Bukan itu saja, bahwa penerapan KA SLJJ yang telah diterapkan di beberapa negara, ternyata yang terjadi adalah kebangkrutan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Ini merupakan contoh kasus yang sangat mendapat perhatian secara penuh dari SEKAR. Ketika dua kasus di dua negara maju terjadi, mestinya dijadikan barometer, bukan diterjang oleh para penguasa negeri ini.

Kembali ke perjuangan panjang SEKAR dalam menolak KA SLJJ. Pertama kali DPW-V menyuarakan keras penolakan ini, kemudian disusul DPW-VII mengadakan apel siaga di Denpasar, Bali pada bulan April 2005 yang dihadiri oleh seluruh DPW se Indonesia. Apel siaga di DPW-VII ini merupakan apel siaga pernyataan sikap.

Apel pernyataan sikap ini akhirnya diikuti dan dilakukan pula di seluruh DPW se Indonesia, dimana hal ini menunjukkan bahwa suara sangat bulat menolak kebijakan tersebut, dan terakhir dilakuan di Semarang pada tanggal 15 Agustus 2005 tepat dua hari menjelang Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-60.

Korban moril masih terjadi, namun korban materiil sudah berkurang ketika ada dana perjuangan yang dihimpun dari seluruh anggota SEKAR. Partisipasi anggota sungguh luar biasa, tak hanya dana, tapi juga do’a yang selalu dikirimkan bagi rekannya yang sedang berjuang. Tanpa dukungan penuh (dana dan do’a) dari anggota, mustahil perjuangan ini dapat sukses.

Para anggota mengerti, bahwa SEKAR tidak tidak pernah loyal kepada individu atau seseorang yang sedang berkuasa atau pernah memberikan sesuatu berupa jabatan ataupun lainnya. SEKAR hanya loyal kepada perusahaan yang merupakan sawah ladang tempat mencari nafkah. Sawah ladang ini jangan sampai diserang “hama wereng”, baik dari dalam, maupun luar (asing).

Sesuai dengan SEKAR’S WHITEPAPER, maka Bagi Sekar Telkom, kesejahteraan karyawan adalah penting. Namun adalah jauh lebih penting lagi eksistensi dan keutuhan perusahaan ini…Artinya kalau perusahaan selamat dan mendapat profit, maka InsyaAllah akan berdampak pada kesejahteraan karyawan. Sebab ada yang berpendapat, bahwa kenapa SEKAR menomorduakan kesejahteraan karyawan ? Jawabannya ialah, bahwa perusahaan selamat dulu, lalu profit, lalu kesejahteraan, begitulah urutannya. Kompetisi semakin ketat, jadi harus “go, fight and win”, teruatama dalam meningkat pelayanan, meningkatkan kepuasan kastemer, agar mendapat profit.

Perjuangan menyelamatkan perusahaan begitu intens, sampai ke wakil-wakil rakyat di lembaga tinggi dan tertinggi negara, DPR/MPR, MA, BRTI, YLKI, Rektor, Menteri, RI-1 & RI-2 melalui ring-1 dan ring-2, beberapa Jenderal sampai terakhir dipanggil LEMHANAS. Tak tanggung-tanggung pula lobi juga dilakukan ke MENHANKAM diterima sendiri oleh Yuwono Sudarsono, ke tokoh partai Politik baik dari : PPP, GOLKAR, Demokrat, PKS, PKB, PDIP, dan ke .BIN (Badan Intelejen).

Tenaga, waktu, moral dan semua enerji dikuras habis-habisan, hingga “bola” persis manis di depan gawang. Berkat kerjasama sinerji dengan pimpinan baru, maka jajaran Direksi baru, BOD dengan manis pula menggoalkan “bola” tersebut. Alhamdulillah, TELKOM yang 100 % milik bangsa Indonesia sebagai Indonesian Flag Carrier dapat dipertahankan. Buku SEKAR’S WHITEPAPER merupakans seluruh hasil perjuangan yang merupakan pertanggungjawaban Pengurus kepada seluruh anggota SEKAR se Indonesia. Merah-Putih tetap berkibar, kalau AMPTT dulu berjuang dengan bedil, maka SEKAR tidak, hanya dengan melakukan lobi, dengan diskusi, analisa dan semangat militan.

Perjuangan SEKAR menarik perhatian sebuah universitas di luar negeri, sehingga dipakai sebagai penelitian ilmiah, sebab perjuangan serikat karyawan ini berbeda dengan perjuangan serikat karyawan lainnya, yang umumnya menuntut kenaikan upah semata, tapi SEKAR Telkom lebih ideal, yaitu mempertahankan perusahaan sebagai asset bangsa. Sebagai outward looking, maka SEKAR juga sesekali mengikuti perkembangan ILO di Markas Besar PBB melalui berita dan informasi.  NURSIDIK

SBT : GCU, Karyawan Sehat, Perusahaan Maju


TAHUN 2005

LABORATORIUM.
Laboratorium Bio Test yang beralamatkan di Jalan Kartini 78, Surabaya selama beberapa hari dipenuhi oleh para pegawai TELKOM Surabaya. Reporter sempat menengok pada hari Kamis (4/8) dan langsung naik ke lantai-2 yang memang tempat lokasi pelaksanaan GCU. Jadwal hari itu adalah khusus GCU bagi pegawai TELKOM SBT.

TAK SEMUA.
Kita mahfum, bahwa tak semua perusahaan swasta maupun milik negara yang memperhatikan kesehatan karyawannya secara rutin tiap tahun dalam bentuk GCU (General Check Up), paling-paling hanya menyediakan fasilitas kesehatan / pengobatan / poliklinik bagi yang sakit saja.

Seperti TELKOM sebuah BUMN yang tergolong “THE GIANT” akan mustahil, jika hal tersebut tak dilakukan, maka tak heran kalau setiap tahunnya ingin mengecek, mengetahui kesehatan para karyawannya.

Kesehatan karyawan TELKOM sebagai pelaku bisnis memang layak untuk selalu dikontrol kesehatannya dalam bentuk GCU, manakala ada kelainan akan sesegera mungkin disolusi atau diobati, agar sehat wal afiat dan semangat dalam melakukan kompetisi bisnis yang super “edan” saat ini.

TELITI.
Namanya juga GCU, jadi dalam mengecek kondisi kesehatan para karyawan memang harus teliti. Mulai test urine, darah, jantung, mata, telinga, paru-paru, bahkan sampai kepada kondisi fisik dan buta warna dilakukan pengecekan juga. Peserta GCU dianjurkan Puasa minimal 10 jam sebelum pemeriksaan atau mulai pukul 20.00 W.I.B dan pagi harinya hanya diperbolehkan minum air putih.

Pengetesan darah tak cukup sekali dilakukan, tetapi dilakukan dua kali selang dua jam, demikian juga dengan test urine. Selang dua jam menunggu test berikutnya, para peserta dijamin dengan makan minum sepuasnya, ada kopi, susu, the, air putih, nasi rawon, pecel dengan gizi yang pasti dijamin.

Bukan itu saja, pelayanan pihak Bio Test sendiri dirasa cukup, sebab semua kegiatan selama berlangsungnya GCU bagi karyawan dan karyawati PT TELKOM DIVRE-V ini selalu berjalan lancar, sampai kepada laporan atau hasil akhir hingga ketangan si pasien atau peserta GCU. Semoga dengan GCU, pegawai menjadi sehat, perusahaan akan lebih maju dan sukses !!!!  NURSIDIK

Inovasi “OSSV” Setelah Dilaunching KADIVRE-V, Diminati Corporate


TAHUN 2005

OSSV.
Inovasi TELKOM SBT berupa KBM (Kendaraan Bermotor) roda-4 Operasional Jawara yang diberi diberi nama OSSV (One Stop Service Vehicle) Telkom Surabaya Timur yang hari Senin pekan lalu dilaunching secara resmi oleh KADIVRE-V, Arief Yahya (AY) di Halaman Parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya ternyata mendapat perhatian serius dari pihak Corporate Office (Kantor Perusahaan). Hal tersebut dikatakan oleh Manager Ophar Jarakses, Tri Agus Djoko Kuncoro saat acara Coffee Morning meeting, Senin (4/4) di Ruang Rapat Manager Marketing Jln. Ketintang 156, Surabaya.

OSSV.
KBM roda-4 “OSSV” atau One Stop Service Vehicle merupakan sebuah inovasi untuk mensupport program JAWARA dalam hal pemeliharaan dan penanganan gangguan. Yang melatarbelakangi konsep OSSV ini adalah : a). Speedy Broadband Quick Support. b). No-specific Concept in Jawara Vehicle. c). Expensive Promo Media in Metro Surabaya. Target yang disasar dalam OSSV adalah : a). Agility Broadband Support. b). Total Solution Vehicle. c). Creating Company Image Through Jawara Daily Operation. d). Creating Mobile Promotion Media.

Definisi inovasi OSSV : Sarana kerja mobile dengan tingkat kesiapan dan kelengkapan serta kemampuan yang tinggi untuk menyelesaikan sekali tuntas kegiatan operasional dan pemeliharaan jaringan Akses Network. Menurut Managre Ophar, Corporate minta data spesifikasi OSSV, sebab memang bentuknya menarik dan meningkatkan image.

Menurut Tri Agus, manfaat OSSV adalah untuk percepatan proses perbaikan instalasi dan pembenahan yang tujuannya untuk merubah fungsi Access dari layanan Narrow Band ke Broad Band Access. OSSV ini diperuntukan bagi Jaringan access tembaga Primer dan sekunder dengan Tenaga pengelola yang berkompetensi di Primer /sekunder sebagai berikut :

a) Satu orang teknisi pengukuran menguasai alat ukur antara lain : Multy tester; insulation tester; cable fault locator; Measerement access broad band (SLK-22).
b) Dua orang Teknisi Jointer menguasai penggunaan sarana kerja dan material Teknik penyambungan mekanis dan elektris

Sebenarnya ide awalnya adalah untuk mengamankan penyimpanan peralatan gangguan (sarana kerja) dari sengatan terik matahari dan hujan dengan cara renovasi Mobil Daihatsu Station menjadi MOBIL OSSV untuk operasional Pemeliharaan Jarlokat Ophar akses. Dengan pertimbangan bahwa pelaksanaan pekerjaan pembuatan Mobil Box OSSV di STO DARMO dapat segera dilaksanakan mengingat operasional pemeliharaan saat ini sedang giat-giatnya dilaksanakan serta diperlukannya proses delivery time yang cepat.

LATAR BELAKANG.
Kondisi KBM roda 4 Daihatsu stesien yang dipakai regu pemeliharaan sudah sangat parah, KBM tahun 1990. Biaya pemeliharaan KBM tersebut di atas relatif mahal. Pengamanan sarana kerja tidak terjamin karena tanpa kunci KBM dan tidak memadai.

ASPEK STRATEGIS.
Meningkatkan percepatan perbaikan gangguan masal dan pemeliharaan Jarlokat. Menjamin keamanan sarana kerja didalam KBM roda 4. Dapat dipakai sarana promosi pada BOX KBM dimaksud. Dapat meningkatkan Performansi team Jarlokat terutama MCAN.

ASPEK BISNIS.
Analisa Ekonomis : Menekan biaya pemeliharaan KBM yang relatif mahal baik dari sisi biaya opersional maupun BBM. Analisa Peluang dan Kesempatan : KBM roda 4 Kijang pick up kondisinya relapif masih baik kerena rata-rata keluaran tahun 1996 dan dapat dipakai sarana Promosi product TELKOM yang relatif murah.  NURSIDIK

Coffee Morning SBT Fokus Ke 2 New Engine Driver


TAHUN 2005

TRIWULAN-II.
Acara Coffee Morning Meeting TELKOM SBT, Senin (4/4) yang diadakan di Ruang Rapat Marketing Gedung OPMC Lantai-I Jln. Ketintang 156, Surabaya kali ini membahas 2 fokus utama yang kerap disebut sebagai Two New Engine Driver, yaitu Flexi dan Speedy. Meeting dipimpin langsung oleh GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho.

MILESTONE.
Untuk sukses meraih dan merengkuh target triwulan ke dua, maka Bagyo dalam kesempatan tesebut mempertegas lagi Milestone yang telah dicanangkan sebagai batu loncatan yang memiliki Frame Time tertentu setiap triwulanan, mulai dari sisi perencanaan target (yang targetted) sampai upaya untuk meraihnya dibahas secara fokus.

Tak luput dari peran A Genuine Leader (Seorang Pemimpin Sejati), maka Bagyo juga menegaskan, bahwa perang tanpa Pemimpin adalah Nonsense. Peran Sang Manager disini sangat mendapat perhatian GM dalam sukses Market Leader di triwulan kedua ini. Khusus untuk produk Speedy, maka GM menginstruksikan agar pada hari-hari tertentu seluruh SDM harus menggunakan pakaian seragam produk Speedy. Hal ini dimaksudkan agar Gebyar Speedy menggema mulai dari diri sendiri yang pada gilirannya ke lingkungan kita. Demikian juga hal yang dilakukan pada produk Flexi.

BREAKTRHOUGH.
GM menegaskan pula soal Next BreakThrough pada triwulan kedua ini harus mampu mendongkrak sales Speedy, Flexi dan juga POTS. Lakukan optimalisasi Sales Trendy, Promo Fix2Fix, Penambahan Gerai atau Outlet, juga dibidik oleh GM. Sedang untuk mensupport penetrasi Sales Speedy, diminta untuk membentuk 10 regu lapangan rutin diapel-pagikan. Dukungan KBM Speedy untuk memperlincah mobilitas penetrasi yang full 7 hari kerja seminggu. Wall Branding dan penyebaran brosur besar-besaran tentang “NGOMONG KEMANA AJA, BAYAR SEPARO AJA” mulai digencarkan.

Milestone pencapaian target Sales Speedy diimprove lagi, mulai dari Aliansi Vendor, ISP, Akuisisi TeNI dan Roadshow. Akselerasi realisasi for school dan warnet sspeedy juga harus dikawal ketat termasuk pemantauan dalam hal koordinasinya. Positioning Flexi dan Speedy di pasar semakin pada posisi yang mantap. Harapannya, pasar lebih mempersepsi kedua New Engine Driver tersebut dengan sangat positif, apalagi kalau segment marketnya adalah sekolah atau universitas, maka sudah tak ada hambatan yang berarti, tergantung PDKT (pendekatan) ke pihak sekolah dan perguruan tinggi dan kejelian kita saja.  NURSIDIK

SP 135 Didemokan Usai SKJ Di TELKOM SBT


TAHUN 2005

PERTAMAKALI.
Untuk pertamakali Silaturahmi Patriot 135 didemokan secara langsung oleh rekan-rekan Dinas Support SBT usai Senam Kesegaran Jasmani, Jum’at (4/3) di lapangan parkir OPMC SBT, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Demo SP 135 ini adalah permintaan dari Manager Support, Suroso sehari sebelumnya, sebab dari pemantauannya di beberapa tempat, ternyata tak ada keseragaman walau esensinya sama. Ada yang berjabat tangan, ada yang berpelukan, ada yang melakukan ‘TOS’ ala selebritis, ala profesional muda, dan sebagainya. “Saya minta rekan-rekan Dinas Support usai SKJ besuk pagi memberi contoh dengan memperagakan dihadapan rekans lainnya tentang tatacara SP 135 sesuai dengan KD.05”, pinta Suroso.

Tata cara sesuai dengan KD.05 adalah sebagai berikut :
Silahturahmi Patriot 135 :
1. Salam Patriot (Saat hadir karyawan bersalaman dan bermaaf-maafan)
2. Berdiri membentuk barisan melakukan pengecekan anggota
3. Senam Patriot 135
4. Do’a dan pengucapan ikrar Patriot 135
5. Sharing informasi
6. Yel – Yel Patriot 135
7. Salam Patriot (selesai bersalaman dan bermaaf-maafan)

SENAM PATRIOT 135 :

UCAPAN
GERAKAN SAHUTAN PIMPINAN
“Value” Tangan Kanan mengepal keatas “Pegang Teguh !”
“Principle” Tangan lurus ke Depan dengan telapak tangan menghadap kebawah “Jangan dilanggar !”
“Drive” Gerakan mendorong kedua tangan kedepan dengan posisi telapak tangan tegak “Keluarkan Potensi !”
“Wisdom” Tangan kanan berputar 360 derajat diatas kepala dengan posisi teleunjuk menunjuk keatas “Bijaksana !”
IKRAR PATRIOT 135 :
1. Kejujuran
2. Transparan
3. Komitment
4. Kerjasama
5. Disiplin
6. Peduli
7. Tanggungjawab

YEL-YEL PATRIOT 135 :
Pimpinan : “TELKOM”
Peserta : “GO, GO, GO”….!!! FIGHT, FIGHT, FIGHT…!!!
WIN’ WIN’ WIN’….!!!
Pimpinan : “ TELKOM”
Peserta : “Commited 2 U”
Peserta : “TELKOM”
Pimpinan : “Commited 2U”

LOG BOOK.
Agar pelaksanaan silaturahmi ini berjalan baik dan membudaya di seluruh jajaran, maka tak urung GM TELKOM SBT minta agar budaya baru ini dilombakan dan memang sedang dalam proses penilaian. Bukan itu saja sebab GM juga mengeluarkan Nota Dinas “Log Book Silaturahmi Patriot 135”, yang tujuannya agar setiap sharing informasi selalu dibukukan sebagai evidence, serta untuk ditindaklanjuti.  NURSIDIK

GM SBT Bangun SOPP STO Waru-I Ala “Deddy Corbuzier”


TAHUN 2005

SOPP.
Para Customer yang tadinya harus membayar rekening tagihan telepon ke tempat Plasa-Plasa Telkom yang relatif jauh, kini dengan hadirnya SOPP STO Waru-1 yang yang “dibuka” oleh GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho dengan acara tumpengan syukuran sederhana pada hari Jum’at (4/2), maka mereka kini lebih merasa senang, sebab lebih dekat.

STO Waru-I yang berkapasitas sekitar 22.000 SST di Jln. Kol. Sugiono 32, Surabaya Timur ini memang tempatnya cukup “tersembunyi”, sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu keberadaannya, kecuali pelanggan yang rata-rata segment Residensial. Ternyata pelanggan Segment Residensial ini lebih suka membayar langsung ke TELKOM Waru-1, ketimbang harus ke Bank, atau ke Plasa-Plasa TELKOM yang lokasinya cukup jauh, terbukti pada Soft Opening atau Try Out tanggal 1 Pebruari 2005 mereka pada antri untuk laporan gangguan, menanyakan produk, membayar tagihan, dan yang lain.

DEDDY CORBUZIER.
Kantor Layanan SOPP yang didisain cukup “cantik dan mungil” ini ternyata direnovasi dalam waktu yang sangat singkat, yaitu hanya seminggu. Salah seorang karyawan STO Waru-I, yaitu rekan Hernadi mengatakan kepada Reporter rasa kagetnya. “Saya cuti, begitu masuk kerja lihat kantor lagi, wah…..kaget serasa mimpi, kantor jadi baru !”, katanya. Benar-benar disulap GM oleh Pak Bagyo seperti Sang Mentalist Indonesia “Deddy Corbuzier” yang dalam sekejap saja sudah jadi !, tambahnya.

Lain lagi dengan apa yang dituturkan oleh Ketua Kopegtel, Iwan Gularto yang merupakan Mitra TELKOM dalam mengelolah SOPP ini. Iwan mengatakan, bahwa sebenarnya rencana SOPP yang bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada pelanggan residensial ini sudah cukup lama. Begitu GM nya dijabat oleh, Pak Bagyo, segera saya propose ulang, ternyata langsung dieksekusi secara FASTER !!! Ruaarr Biasaa…!!! Responsif …!!!

CUSTOMER FOCUS.
Disisi lain, GM TELKOM SBT, Bagyo Nugroho saat tumpengan mengatakan, bahwa jangan sampai “No Return Point”, artinya jangan kembali ke titik nol lagi. Kita harus move, move and move…!!! Hari ini selain kita buka SOPP Waru-I, juga SOPP Waru-II di Tropodo, InsyaAllah dalam waktu dekat SOPP STO Injoko. Pokoknya akan kita perbanyak pelayanan yang dekat dengan masyarakat/pelanggan (Customer Focus).

Kenapa demikian ? Perlu diketahui, bahwa para kompetitor saat ini sudah masuk ke pinggiran kota, bahkan ke desa-desa dengan cara membangun outlet yang tersebar cukup banyak jumlahnya. Kalau tidak kita siasati seperti ini, maka saya yakin para pelanggan kita tahunya hanya produk kompetitor saja yang mereka lihat sehari-hari hampir diseluruh sudut kota, tutur Bagyo lagi.

Diera kompetisi ini kita harus lincah (Agility), jangan terbelenggu masa lalu. Kita harus selalu mengadakan perubahan paradigma pelayanan, baik system/strategy, tangible, individu, maupun melihat lingkungan kita yang terus berkembang, berubah dan kompetitif, kuncinya !  NURSIDIK

Tahun 2005 JAWARA SBT Berani Bersaing, Berani Berubah


TAHUN 2005

HIGHLY EXPERIENCED.
Para JAWARA TELKOM SBT yang sangat berpengalaman (highly experienced) siap menghadapi Competitive Issues di tahun 2005 ini. Kesiapan bersaing ini diteriakkan pada saat apel pagi rutin sekali seminggu di halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya, Selasa (4/1). Tidak saja berani bersaing, mereka juga berani berubah secara Totally dalam mewujudkan Service Excellence.

JANUARI 2005.
Bulan Januari 2005 merupakan titik tolak / tonggak dalam memancangkan era baru dengan semangat baru bagi JAWARA SBT, terlebih disediakan 54 Unit KBM baru yang akan memperbaharui penampilan, gengsi dan citra agar lebih memiliki competitive edge. Manager Ophar Jarakses, Winarto selaku Pemimpin Apel Pagi mengatakan, bahwa SDM JAWARA di penghujung tahun 2004 kemarin sudah disiapkan mengikuti BIT C2SE semua, kini Representative Vehicle juga sudah disiapkan, maka tekad yang ada ialah “Serbu Kompetitor..!!!”

SDM sudah siap, sarana dan prasarana kerja sudah siap, kini saya minta agar MTTR harus stabil, lakukan Totally Service Excellence seperti yang dilakukan oleh perusahaan jasa pengantaran barang “DHL”, yang mana di musim hujan dan banjir sekalipun perusahaan ini mampu melakukan Delivery On Time (DOT), walau dengan naik perahu sekoci. Konsumenpun puas dan angkat jempol kepada “DHL”.

MTTR disini harus stabil walau di musim hujan sekalipun, contohlah DHL yang selalu DOT, sebab harapan kastemer semakin tinggi yang harus kita respons dengan baik dan cepat, lanjut Winarto. Lingkungan dan peta kompetisi disekeliling kita telah berubah secara significant, maka kalau kita tidak berubah, bisa dibayangkan akibatnya terhadap perusahaan kita, pasti akan fatal, kita semua yang merasakan.

“Kalian semua saya rasa sudah cocok bertugas sebagai garda depan / ujung tombak. Bagi yang merasa tidak cocok silahkan angkat tangan di forum apel pagi ini. Saya tau, bahwa kalian telah memiliki highly experienced yang tak saya ragukan lagi. Untuk itu sanggupkah kalian bersaing dan berubah ? Sangguuup…!! Jawab para JAWARA lantang. Lihatlah pada spanduk atau banner tergantung diatas, dan terpampang target menantang, sanggupkah kalian melibas target 30 K ? Sangguuupp…!!! Klop sudah.
 NURSIDIK

TELKOM SBT Raih Piala KAPOLDA Disiplin Ber-LALIN


TAHUN 2005

SAFETY RIDING.
KAPOLDA Jawa Timur mengadakan lomba disiplin berlalulintas yang dikemas dengan nama “Safety Riding (Aman Berkendaraan) Tournament 2005” dilaksanakan pada hari Minggu (2/10) yang mengambil start dari depan halaman Kantor POLDA JATIM, Jln. A. Yani, Surabaya. Tournament ini diikuti oleh 1.200 peserta perorangan dan beregu dari berbagai Instansi/BUMN, maupun swasta. Safety Riding ini dimaksudkan untuk tertib berlalu lintas, sehingga mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan.

JUARA-I.
Dari 1.200 peserta kelompok dan perorangan, maka Kelompok TELKOM SBT yang seluruhnya para “JAWARA” berkendara motor Flexi, helm Flexi berhasil meraih Juara-I dengan hadiah sebuah motor bebek merk GARUDA dan PIALA POLDA JATIM. Juara-II diraih oleh Team Honda, sedangkan Juara-III diraih oleh Team GARUDA.

Panitia adalah Harley Davidson Club Indonesia bekerjasama dengan POLDA JATIM dan Harian JAWA POS yang dipsonsori oleh Mentari Indosat, sehingga tak heran kalau halaman MAPOLDA JATIM Minggu pagi itu dikuningkan oleh Indosat. Tapi, Alhamdulillah TELKOM merebut Juara-I mampu mengalahkan Team Mentari Indosat yang tak dapat nomor. Ini menunjukkan, bahwa para pengendara motor yang terdiri dari para JAWARA TELKOM terbukti lebih disiplin di jalan raya, ketimbang pengemudi dari Indosat.

ROUTE.
Safety Riding Tournament ini mengambil route : Halaman Mapolda Jatim (start) – Jln. A. Yani – Jln. Wonokromo - Jln. Raya Darmo – Jln. Basuki Rakhmad – Jln. Embong Malang – Jln. Blauran – JLn. Bubutan – Jln. Indrapura – Jln. Rajawali – Jln. Perak Barat – putar di Gapura Surya KP3 Tanjung Perak – Jln Perak Timur – Jln. Rajawali – Jln. Veteran – Jln. Pahlawan – Jln. Gemblongan – Jln. Tunjungan – Jln. Gubernur Suryo – Jln. Yos Sudarso – Jln. Ketabangkali – Viaduct Gubeng – Jln. Prof. DR. Moestopo – Jln. Dharma Husada Indah – putar bundaran ITS – Jln. Kertajaya Indah – Jln. Manyar Kertoarjo – Jln. Kertajaya – Jln. Pucang Anom – Jln. Ngagel Jaya Selatan – Jln. Bratang – Jln. Nginden – Jln. Prapen – Jln. Raya Jemursari – Jln. Achmad Yani (putar DOLOG) – Mapolda Jatim (finish).

Hadiah-I Motor Bebek merk Garuda dan Piala KAPOLDA JATIM untuk TELKOM Surabaya Timur diserahkan pada malam harinya oleh Kapolwiltabes Kombes. Drs. Sutarman di Gedung Mapolda Aula MAHAMERU pada malam harinya digabung dengan acara pisah sambut DIR LANTAS POLDA JATIM. Wakil dari TELKOM SBT dalam penyerahan Hadiah adalah Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus didampingi oleh ASMAN ADLOG Jarakses, Mamas Amriadi.  NURSIDIK

Deputy GM TELKOM SBT Mengadakan Evaluasi SMK3


TAHUN 2005

EVALUASI.
Untuk mengukur apakah masih layak peralatan yang digunakan dalam Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), pada hari Senin (3/10) di Ruang C2U Gedung OPMC, Deputy GM TELKOM SBT, M. Firdaus didampingi Manager Support mengajak jajaran Support dan yang bertanggung jawab di masing-masing unit kerja untuk melakukan evaluasi sarana kerja (sarker) yang ada.

Mulai dari penanggung jawab masing-masing lantai di Gedung OPMC atau seluruh unit kerja sampai kepada sarker seperti alat pemadam, keselamatan kerja di ‘manhole” yang ada di jalan raya seperti segitiga pengaman, helm, tangga dan beberapa peralatan, diminta Firdaus untuk diuji lagi kelayakannya, sebab orang kerja di manhole itu sangat riskan dan rawan.

Firdaus juga meminta kepada ASMAN Support, Farid Rudhi yang telah melakukan Benchmark SMK3 di ASTRA Motor, Jakarta bersama jajaran DIVRE-V beberapa waktu lalu untuk mempresentasikan kepada seluruh jajaran terkait dengan hal ini.

Dikatakan, bahwa upaya perlindungan dengan sistem SMK3 ditujukan agar tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja selalu dalam keadaan selamat, sehat serta agar setiap sumber produksi dapat dipakai dan digunakan secara aman dan efisien. Cara penanggulangan kecelakaan di tempat kerja harus disosialisasikan secara kontinyu, agar tak terjadi kepanikan berlebihan bila ada kejadian yang tidak diinginkan.

Jadi tolong, mulai sistem, SDM sampai kepada peralatan selalu dievaluasi secara periodic, gradual dan komprehensif. Marilah kemungkinan resiko kita manajemeni sesuai dengan tahapan yang ada. Manajemen resiko kecelakaan akan mampu mendeteksi kesempatan untuk terjadinya cedera/kerugian dari suatu bahaya yang lebih besar, atau kombinasi dari kemungkinan dan akibat risiko, dengan kata lain ada usaha korektif dan preventif (corrective & preventive action) sesuai dengan manajemen mutu dalam PM/PK.  NURSIDIK

Hari Pertama GM Baru SBT Pimpin Apel Pagi


TAHUN 2005

LANGSUNG.
Begitu masuk kerja di hari pertama, GM Baru TELKOM Surabaya Timur, Badriyanto langsung memimpin apel pagi pada hari Senin (3/9) di lapangan Tennis DIVRE-V “WAR-SQUARE” Jln. Ketintang 156, Surabaya. Peserta apel pagi adalah seluruh Senior Leader, Para Pimpinan Tenaga Kerja Mitra dan seluruh jajaran TELKOM SBT.

TO BE # 1.
Badri yang bukan asing lagi di mata jajaran SBT, sebab pernah menjadi Deputy GM TELKOM SBT, dalam arahan hari pertamanya mengajak seluruh jajaran untuk menuntaskan tahun 2005 yang nyaris tinggal 3 bulan lagi ini dengan meningkatkan kinerja sesuai dengan Kontrak Manajemen. TELKOM SBT harus TO BE # 1 (menjadi nomor 1), setelah mengukur kemampuan dan kehandalan SDM SBT, maka saya optimis hal itu, apalagi SBT dijuluki sebagai SI KANDATEL 1 TRILYUN, kata Badri.

Banyak prestasi yang diraih SBT selalu nomor satu, seperti MAQ meraih Juara Umum dua tahun berturut-turut, kemudian SAFETY RIDING meraih JUARA-I, untuk itu saya tetap optimis. Untuk Plasa Telkom Darmo yang meraih Juara-II saya harap tahun depan menjadi Juara-I. Yang namanya Juara-I kalau hanya sekali saja, rasanya kok seperti kebetulan, tapi kalau berulang kali, baru namanya direncanakan.

Dalam kesempatan tersebut, Badri menyerahkan sejumlah piagam penghargaan dan sejumlah SK Mutasi/Promosi kepada beberapa karyawan, antara lain :

DAFTAR PEGAWAI PROMOSI & MUTASI

No NIK NAMA Jabatan lama Jabatan Baru Ket
1 620208 IDA ARDIANA Pelaksana Officer 3 Keuangan Catel MR Promosi
2 660024 ACHMAD JUNAEDI Teknisi Akses SPV Jarakses Sektor MR Promosi
3 622234 RUSLI Officer 3 Keuangan SR SPV Support Catel JG Promosi
4 600192 MULYANTO Teknisi Akses Personal Customer Acces NW SPV (DMO 2) Promosi
5 540315 SATZAM Teknisi Akses Personal Customer Acces NW SPV (MYR 2) Promosi
6 631660 STEPHANUS DWI HENDRO K SR SPV Ophar Jarakses Catel JG SR SPV Ophar Jarakses Khusus Catel MR mutasi
7 720447 MARGIYONO SR SPV Support Catel JG SR SPV Ophar Jarakses Catel JG mutasi
8 631134 DJANURI WIWONO Personal Customer Acces NW SPV (MYR 2) Personal Customer Acces NW SPV (MYR 1) mutasi

DAFTAR PEGAWAI NAIK KELAS POSISI
No NIK NAMA Janatan Keterangan Klas
1 590866 TEGUH WALUYO Teknisi Akses VII 3 menjadi VII 2
2 510311 SOEKESI Teknisi Akses Radio VII 2 menjadi VII 1
3 591643 MUDJIONO Teknisi Akses VII 4 menjadi VII 3

 NURSIDIK

Pernah Juara-I “Gus & Yuk”, Kini Penghuni Plasa Telkom Mojokerto


TAHUN 2005

GUS & YUK
Kalau di Jakarta kita kenal “Abang dan None” Jakarta, kalau di Surabaya adalah “Cak dan Ning”, nah kalau di Mojokerto namanya lain lagi, yaitu “Gus & Yuk”. Tamu kita kali ini adalah salah seorang penyandang gelar “Yuk 2004 Kabupaten Mojokerto”. Ia adalah Sulistyowati, bekerja di Plasa Telkom Mojokerto Jln. A. Yani No. 3, Mojokerto. Tak tanggung-tanggung, sebab yang dihuni adalah Plasa penyandang Juara-I se Jatim Tingkat Catel. Alumni S-1 Hubungan Internasional Universitas Jember (UNEJ) ini ditemui Reporter ditengah-tengah acara Sertijab Manager Telkom Mojokerto.

HOBI.
Gadis kota “onde-onde” berparas imut-imut empunya hobi menari dan menyanyi serta mahir berbahasa Inggris ini mengaku belum punya “cowok”. Soal itu nanti ajalah, sekarang aku ingin bekerja dan berkarya dulu mengukir prestasi di dunia telekomunikasi, cari duit dulu, sergah Wati begitu panggilannya.

Aku termasuk “New Comer” disini, sebab aku baru bergabung sejak 1 Juli 2005 setelah lulus seleksi sebagai CSR C2SE (Customer Service Representative Committed To Service Excellence) serta menjalani “training” di Surabaya. Sebagai New Comer, Anda kaget nggak bekerja di ujung tombak ini ? Awalnya sih sedikit kaget, sebab ada customer yang marah, tapi lebih banyak yang senyum kok. Sekarang saya sudah teradaptasi dengan lingkungan customer disini.

Sebagai CSR C2SE, Anda menghandle apa saja sih ? Wah, buanyak dong ! Pingin tau ? Oke deh, yang aku handle ada 5 job, yaitu : Aktivasi PSB (Flexi/POTS), Print AMA, Buka Tutup Isolir (APS), Deaktiviasi/cabutan, dan Fitur.

Ketika ditanya soal kapan melanjutkan sekolah ngambil S-2, gadis dua bersaudara ini mengkernyitkan kening sejenak seolah berfikir. Aku kan udah bilang, bahwa aku kerja berkarya cari duit dulu untuk modal sekolah dan masa depan.

Bagaimana perasaan Wati saat dinobatkan sebagai “Gus & Yuk 2004” dulu ? Senang, bangga, bersyukur kepada Allah SWT, dan lain-lain deh, jawabnya merendah dan ramah. Oh, ya, saat Final “On-Stage” apa seperti Miss Universe ? Oh, enggaklah, tapi aku harus ngejawab pertanyaan Dewan Juri dalam bahasa Inggris. Percaya dech, orang Hubungan Internasional pasti fasih dan mahir untuk yang satu itu, sela Reporter !

Gambaran Wati tentang TELKOM sebelumnya ? Ya,…Telkom itu menurut aku sebuah perahu besar, citranya lumayan bagus dengan ditumpangi awak kapal yang cukup banyak dan mampu ”Compete” dengan kompetitornya. Kapal tersebut semakin berkembang dan maju hingga kini. Harapan Wati tentang TELKOM ? Ya, harapanku TELKOM tetap Jaya, maju dan bersaing.  NURSIDIK