Mengenai Saya

SIDOARJO, JAWA TIMUR, Indonesia
Belajar Menjadi "Internal Jurnalism"

Senin, 12 Juli 2010

SEKAR Sosialisasi “Tolak Kode Akses” Di Forum RAKORDIV JATIM


TAHUN 2005

FORUM STRATEGIS.
Setelah SEKAR DPW05 roadshow sosialisasi menolak kode akses SLJJ ke seluruh DATEL se DIVRE-V JATIM, kini tiba giliran melakukan internalisasi ke Manajemen, yaitu ke forum RAKORDIV-05 JATIM yang merupakan forum strategis manajemen, Selasa (3/5) di KANCATEL Sumenep, Madura. Sebagai pembawa materi atau Presenter adalah Handoyo (SEKAR SBT), Sambutan pembuka adalah Budhi Prasetyo (Ketua DPW05).

MEYAKINKAN.
Dikatakan forum strategis, sebab Rakordiv ini dihadiri para Senior Leader atau “Manajemen Lengkap”, yaitu Kadivre, Deputy Kadiv, para SM, para GM dan para Manager Catel se JATIM. Alhamdulillah, SEKAR berhasil meyakinkan manajemen DIVRE-V untuk menolak implementasi Kode Akses SLJJ yang sebenarnya merupakan “perampokan” oleh SINGOSAT. Manajemen ikut meneriakkan Yel SEKAR, yaitu SEKAR-TELKOM…!!! KOMPETISI-YES…!!! KODE AKSES-NO…!!!!

IBARAT TSUNAMI.
Dalam internalisasi ke manajemen, SEKAR mengilustrasikan kejadian Gelombang Tsunami di Aceh & Sumut sambil menampilkan foto dari udara melalui satelit, dimana sebelum terjadi Tsunami kondisi Aceh/Sumut begitu indah, penduduknya hidup mencari nafkah dengan tenang, termasuk para nelayan mencari ikan dengan tenang, kemudian ditampilkan foto pasca tsunami yang hancur porak poranda. Kalau SINGOSAT berhasil “merampok dan menjarah” TELKOM, maka kondisi sebelum dan sesudah akan mirip dengan gelombang tsunami tersebut. Maka tak ada kata lain “LAWAN”, dengan sebuah Warning :“SAVE TELKOM NOW!!!”.

TEKNIS.
SEKAR menyampaikan, bahwa wilayah perampokan ada di 5 kota “gemuk” Indonesia, malah belakangan SINGOSAT lebih rakus lagi minta 6 kota, yaitu ditambah dengan Balikpapan. Karena forumnya sangat strategis, maka SEKAR menjelaskannya berbeda dengan sosialisasi di seluruh Datel. Di forum strategis ini, SEKAR menyampaikan lebih teknis, menyangkut skema teknis Hubungan SLJJ yang diinginkan “KM maut”, yaitu KM 28/2004 serta dampak-dampaknya.

Beberapa dampak yang disampaikan antara lain : masalah 9 juta basis kastemer yang kita bangun, Potencial Revenue Lost (AT & T dalam 3 bulan terjadi Lost 30%, akhirnya TEWAS), Pembebanan biaya fasilitas telekomunikasi kepada masyarakat. Kemudian Potensi keresahan sosial akibat : Perubahan identitas pelanggan yang membutuhkan biaya.; Keharusan merubah perilaku menggunakan telepon. Terhambatnya pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah tertinggal. Pelanggan harus berurusan dengan lebih dari satu operator saat mengalami masalah/komplain, dll.

Dampak terhadap Negara juga disampaikan oleh SEKAR, yaitu : Potensi monopoli bisnis telekomunikasi oleh asing (Isat 42%, Telkomsel 35%, 100% PSTN Indonesia Timur s.d. 2010) ; Opportunity Loss bagi Telkom serta potensi menurunnya kontribusi Telkom terhadap Negara (e.g. APBN). Indonesia harus menjaga keberadaan Flag Carrier di bidang telekomunikasi yang saat ini dipegang oleh Telkom (seperti di Inggris/BT, Jepang/NTT, Belanda/PTT, Perancis/FT, dll). Inefisiensi bagi Negara, karena sesungguhnya kebijakan ini: (1) tidak memperhitungkan prioritas; (2) tidak menyentuh kebutuhan riil yang muncul di Masyarakat.

Sejarah perjalanan Regulasi juga dipaparkan. Kalau asing sudah merampok dan memonopoli sektor telekomunikasi Indonesia, maka apa Visi To Become A LEADING INFOCOM Player In The Region masih relevan, sebab sudah 52 % sudah dikuasai Asing, yaitu SINGOSAT dibawah bendera TEMASEK HOLDING ? Ada apa dan kenapa selama ini hanya SINGOSAT yang selalu dianakemaskan dengan berbagai fasilitas, sedangkan TELKOM selalu dilarang dan nggak boleh begini dan begitu ? Hal ini yang menjadi pertanyaan besar SEKAR dan kita semua.

Diakhir session, SEKAR mohon izin KADIVRE untuk mengumpulkan “dana-perjuangan” secara spontanitas dari para Senior Leader peserta RAKORDIV, dan Alhamdulilah diizinkan. Semoga bemanfaat bagi perjuangan membela TELKOM & MERAH PUTIH.  NURSIDIK

Setangkai Bunga Mawar Pelanggan Plaza Rungkut


TAHUN 2005

Seorang ibu muda dengan bibir mungil imut-imut terkesan dengan pelayanan Plaza Telkom Rungkut Surabaya Timur, Linda, itulah nama yang indah. Linda menerima setangkai bunga mawar sebagai tali asih saat transaksi Flexi pada customer day kemarin. Bukan Linda saja, sebab beberapa pelanggan juga menerima hal yang sama.

RAJA.
Pelanggan adalah Raja, maka ia patut kita manjakan hingga ada sentuhan personal sampai kepuasan tidak hanya di bibir saja, tapi sampai ke relung hati yang paling dalam. Kalau tidak ? Ya, tentu mereka akan lari ke beberapa operator saingan kita yang jumlah boleh dibilang sudah dua digit.

KELUARGA.
Kenapa Linda memilih Flexi, tanya Reporter ? Wah, keluarga saya kebanyakan memakai Flexi, katanya lebih hemat dari yang lain. Saya kan harus berhitung tentang anggaran belanja, kalau tidak tentu pengeluaran akan membengkak. Bagaimana dengan kualitas ? Menurut keluarga saya, cukup bagus, diskonnya gede lagi. Jadi saya ikuti mereka, kenapa tidak ?. Saya pernah pinjam Flexi keluarga saya, dan mencoba melakukan call, walhasil, nggak ada masalah kok ?, jawabnya.

EXELLENT SERVICE.
Tekad manajemen SBT dalam memberikan excellent service tak hanya sekedar memberikan diskon saja, tapi ternyata sampai ke sentuhan personal telah dilakukannya. Sebab pelanggan tak hanya diberi tariff murah, tapi juga membutuhkan pelayanan prima dengan sentuhan yang lebih personal, sehingga ada rasa emosi untuk memiliki dan tali asih dan kesannya akan lebih mendalam ketimbang sekedar diskon saja. SBT berupaya terus dengan segala improvisasinya memberikan EXCELLENT SERVICE FOR PERSONAL AND COMPANY GROWING. Perang tariff is oke, tapi jangan mengabaikan kualitas pelayanan.

RELATIONSHIP.
Bisnis pada dasarnya adalah relationship. Kelanggengan suatu usaha atau bisnis tergantung pada kemampuan individu-individu anggotanya membina relationship baik dengan antar mereka maupun dengan klien-kliennya, SBT selalu berorientasi kesana.
 NURSIDIK

KEPERCAYAAN PEMKAB SDA KEPADA TELKOM UNTUK MENYEMPONSORI PELAKSANAAN GRAND FINAL “ GUK & YUK TAHUN 2005 “


TAHUN 2005

WAWANCARA EKSKLUSIF dengan Peserta GUK & YUK SDA.

Saat ini sedang berlangsung Ajang Miss World 2005 di Negri China sana, dimana Indonesia mengirimkan satu wakilnya, Di Kota Udang Sidoarjo tidak mau kalah Hari ini Tanggal 5 Desember 2005 Kota Sidoarjo mempunyai gawe besar yaitu Grand Final pemilihan GUK & YUK Tahun 2005.

TELKOM SIDOARJO diberi kepercayaan oleh Pemkab untuk menjadi seponsor dalam pelaksanaan pemilihan GUK & YUK Sidoarjo Tahun 2005.
Reporter Nayaw sempat mewawancari ketua Panitia Sdr. BAMBANG PAMUNGKAS bahwa peserta sebelum Final sebnyak 82 orang yang terdiri dari masing masing Kecamatan yg ada di Sidoarjo, menurut Bambang setiap Kecamatan harus mengirim minimal 5 orang dan babak penyisihan sudah dilakukan selama 4 Hari dan sekarang Sisa 20 Orang yg terdiri dari 10 Orang Pria dan 10 Orang wanita, ke 20 orang ini nati malam ttanggal 5 Desember 2005 bertempat di Pendopo Kabupaten akan di uji kemampuannya baik pengetahuan umum maupun wawasanya mengenai Kota Sidoarjo oleh para dewan juri yg berasal dari Tingkat I maupun Tingkat II.
Namun sebelum mereka mengikuti Grand Final para peserta di kirab keliling Kota Sidoarjo yg di iringi oleh Bendi Flexi, kendaran dan sepeda motor FLEXI Telkom Sidoarjo, adapun rute yng dilalui adalah : Start dari Pendopo Sidoarjo menuju Jlan Gajah Mada terus Pasar Larangan melewati Jalan Diponogoro dan Finish di Pendopo lagi.
Reporter Nayaw juga sempat mewawancari salah satu peserta yaitu Adik RISKIE dari Kecamatan Candi dan pasangannya Adik ENDRA dari Kecamatn Krian, dalam wawancara itu reporter sempat bertanya mesalah Flexi dan langsung disambut dengan penuh semangat, Adik RISKIE sudah sangat pamilier dengan Flexi karena keluarganya sudah 2 Tahun menggunakan Flexi, tapi menurut RISKIE kenapa akhir akhir ini selalu terjadi Drop Call, langsung reporter jawab bahwa saat ini sedng ada penmbahan BTS di beberapa lokasi sehingga asih dalm proses normalisasi.

Di Kota Udang Sidoarjo FLEXI sudah memasyarakat dan hampir semua penduduk Sidoarjo sudah menggunakan Produc CDMA milik TELKOM dikarenakan tarifnya yang murah, namun kadang kadang masih ada keluhan di beberapa desa yg sinyalnya sangat kecil dan ini merupakan tantangan bagi Management Telkom untuk lebih meningkatkan kualitas dari pada FLEXI.

By suar sda

10 JAWARA Telkom SBT ULTAH, Dirayakan Sekaligus


TAHUN 2005

APEL PAGI.
Pada apel pagi mingguan JAWARA Ophar Jarakses SBT, Senin (4/4) di lapangan Parkir OPMC Ketintang 156, Surabaya kali ini ada keunikan tersendiri, sebab ada 10 orang yang ULTAH di Bulan April dirayakan sekaligus oleh Manager Ophar Jarakses, Tri Agus Djoko Kuncoro. Sebuah upaya sentuhan personal untuk menggenjot “Sales Speedy & POTS” memasuki Triwulan-II, untuk Triwulan-I sudah merajai pasar, sukses ! Tak sekedar Kue Tart Black Forrest dan Lilin saja, tapi ada semacam personal value yang luar biasa. Tak heran kalau ada pemandangan unik, bahwa 10 Orang JAWARA meniup Lilin secara Team Work yang Solid,… Just 4 SBT !!! Pertanda :”Kinerja Sales POTS & Speedy akan Terdongkrak lagi..!!!”.

MASUK TW-II.
Deputy GM Telkom SBT, M. Firdaus selaku Pembina Apel Pagi rupanya punya peluang emas, memiliki kans besar untuk menggenjot kinerja para JAWARA yang sedang merayakan ULTAHnya di pagi hari yang cerah ceria itu. Bahkan seluruh Battle Commander & Para Bapak Angkat menyatakan kesanggupannya melibas target sales TW-II setelah diminta terlebih dahulu oleh Deputy untuk meneriakkan Telkom Yel–Go-Fight-Win-Committed 2U.!!!

GARAPAN UTAMA.
Yang menjadi garapan utama Deputy ialah soal “KOMITMENT MANYAR” akhir Maret 2005, bahwa seluruh Telkom SBT Metro sudah bisa dilayani SPEEDY, kecuali RK yang secara teknis tidak mungkin. RK yang non spek ini jumlahnya kecil, jadi tak ada artinya. Yang penting ALL SBT METRO MUST BE SERVED BY SPEEDY.

Sales SPEEDY harus kencang, sebab Speedy sendiri artinya juga cepat atau kencang, “High Speed Internet Access”, kata Firdaus meyakinkan. Jagalah kualitas sambungan kabel, sebab akan berpengaruh terhadap kualitas Speedy, kita dituntut selalu inovatif. Kekuatan utama Speedy ada di Jaringan Akses. Untuk itu implementasikan hasil pelatihan secara komprehensif dan sensitive di lapangan, sebab mengolah Broad Band (voice & data) dengan Non Broad Band memang berbeda, jadi harus sensitive dan komprehensif, kuncinya!.  NURSIDIK

YANMAS DIVRE-V Sosialisasikan “Reward Pramuniaga” Ke TELKOM SBT


TAHUN 2005

MERANGSANG.
Pramuniaga Flexi, telah disadari sebagai ujung tombak untuk melego produk ke pasaran bebas yang berujung dapat lebih menggenjot lagi Revenue TELKOM SBT tahun 2006 yang masih berupa impian, maka untuk merangsang para Pramuniaga ini, pihak YANMAS telah melakukan sosialisasi yang bertajuk “Insentif & Rewards” Pramuniaga. Sosialisasi dilakukan pada hari Kamis (29/12) di ruang rapat Manager Marketing dan dihadiri oleh para Bapak Angkat Commander Battle Field serta para pengelola Marketing seluruh CATEL dan SBT Metro.

INSENTIF.
Materi program sosialisasi adalah FFC (Flexi Fronliner Club) yang hanya berlaku untuk para Pramuniaga Outlet. Aktivasi 1 SP Trendy akan memperoleh 1 point yang digunakan untuk perhitungan insentif dan rewards. Rangsangan insentif adalah 1 point = Rp. 3.500,- sudah termasuk Pph, minimal 5 point per bulan. Jumlah point lebih kecil dari 5 dikomulatifkan pada bulan berikutnya. Insentif ini dibayarkan paling lambat pada minggu ke-2 bulan N+1.

REWARDS.
Sedangkan untuk rewards memiliki ketentuan sebagai berikut :
1. Point rewards dihitung komulatif sampai masa program berakhir.
2. Rewards diberikan kepada pramuniaga yang berhasil mengumpulkan point terbanyak (Peringkat I, II dan III) bukan diundi. Jadi benar-benar “Real Winner”.
3. Rewards diserahkan setelah masa program berakhir, saat gathering.
4. Rewards tambahan berupa 1 kaos Flexi GAUL bagi pramuniaga yang berhasil mengumpulkan minimal 20 point secara komulatif dalam masa program.

Dengan program ini, maka para Account Representatif (AR) tahun depan bakal kerja ekstra keras, sebab harus keliling ke beberapa outlet untuk menawarkan program ini kepada para Pramuniaga. Kemudian harus memeriksa lagi validitas dan akurasi data peserta program yang “menggiurkan dan merangsang” ini.

Program “merangsang” yang “dijual” YANMAS ini benar-benar akan mampu menjawab tantangan kompetisi yang semakin ketat. System komunikasi pemantauan program ini “Full IT”, sehingga tak terlalu sulit untuk mengetahui progress jumlah point yang diperoleh oleh Pramuniaga. Program yang sudah “direstui” oleh KADIVRE-V & Deputy KADIVRE-V melalui SK dan Nota Dinas ini diharapkan dapat menjawab program INISIATIVES STRATEGIC TELKOM 2006. • NURSIDIK

SBT : 2 Hari In House Training Speedy


TAHUN 2005

IHT.
Untuk menggenerate Revenue dari sisi penjualan produk SPEEDY, maka telah dilakukan pembekalan kepada para AR, CSR, dan Tenaga Access Network dalam bentuk In House Training (IHT) yang dibuka oleh Deputy GM Telkom SBT, M. Firdaus, Rabu (28/12) di Jawara Competence Center, Surabaya. IHT ini direncanakan berlangsung selama dua hari dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang, termasuk dari 3 KANCATEL yang ada di lingkungan TELKOM Surabaya Timur.

BEKAL.
Firdaus dalam sambutan pembukaan antara lain mengatakan, bahwa IHT ini merupakan bekal untuk “bertempur” menguasai pasar, yang ujung-ujungnya adalah untuk Generate Revenue. Tahun 2006 nanti, revenue SBT harus tumbuh 29 %, jadi kita-kita ini sebagai penggerak perusahaan harus dapat meraihnya, salah satunya melalui IHT ini, sehingga kita siap “fight” di pasar yang sangat kompetitif.

Mimpi SBT di tahun 2006 adalah Revenue = 1,35 T, CSI = 80 % dan penambahan sejuta pelanggan, baik di produk POTS, Flexi dan Speedy, lanjut Firdaus. Sebagai KANDATEL 1 TRILYUN, maka mimpi tersebut hanya dapat diwujudkan dengan perencanaan yang matang, salah satunya dengan pembekalan ini yang bekerja sama dengan DIKLAT Surabaya.

Klas ini adalah merupakan “KLAS ISTIMEWA”, sebab direncanakan akan dikunjungi oleh Direktur SDM & Bisnis Pendukung. InsyaAllah kalau tidak ada halangan beliau siang ini akan hadir ditengah-tengah kita, melihat secara langsung jalannya proses belajar mengajar di klas ini. • NURSIDIK

KANDATEL 1 T SBT Dihadiahi Mobil STRADA Oleh Dir. SDM, JW


TAHUN 2005

GAGAH.
Mobil Mitsubishi Strada hadiah dari Dir. SDM, John Welly (JW) memang gagah, segagah TELKOM SBT yang lebih dulu finish membukukan Revenue satu trilyun rupiah pada bulan NOPEMBER 2005. Hitungan tepatnya yang berhasil ditembus di bulan yang lebih pas dengan sebutan Hari Besar Nasional, yaitu Hari PAHLAWAN adalah Rp. 1.033. Trilyun, ruarrr ... biasaa.....!!! Bagi Arek-Arek SBT, bekerja adalah Amanah, jadi targetpun juga Amanah, dengan harapan hasil kerja adalah hasil yang barokah, alias diberkahi oleh Allah SWT.

KUNCI.
Cukup dengan kunci digantungi pita warna warni yang indah, Si STRADA tersebut diserahkan oleh Dir. SDM, John Welly langsung kepada GM 1 T SBT, Badriyanto disaksikan oleh KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim, Deputy KADIV-V dan ratusan pasang mata yang hadir di STO Manyar, Rabu (28/12).

Seorang JAWARA yang gagah berani, yaitu rekan Jumli Holidi sesaat setelah mendapat imbalan kunci dari GM 1 T SBT langsung mencobanya menstater sebagai Test Drive, ternyata langsung tokcer. JW dan hadirinpun memberi applause. Hasil kerja keras dan keja smart Arek-Arek pagi itu memang mendapat appreciate yang ruaaar…biaasa…dari JW.

SPIRIT.
Arek-Arek SBT memang tekenal memiliki High Spirit, seperti apa yang telah disampaikan GM 1-T SBT dihadapan JW, bahwa Berdasarkan usia, usia dominant adalah 40-50 tahun ( 65%), sudah cukup dewasa namun tetap memiliki Working Spirit Always The Best. Berdasarkan pendidikan di dominasi oleh pendidikan SMA atau sederajad (58%). Dari sisi job stream 57% Adalah teknik. BRAVO TELKOM 1-T, KANDATEL Surabaya Timur...!!! • NURSIDIK

Direktur SDM Membuka “Gelar Inovasi” DIVRE-V


TAHUN 2005

GUDANGNYA INOVASI.
Pada hari Rabu (28/12) telah dibuka “Gelar Inovasi” DIVRE-V di STO Manyar TELKOM SBT, oleh Direktur SDM, John Welly (JW). Kadivre-V, Nanang Ismail Kosim dalam laporannya, antara lain mengatakan, bahwa DIVRE-V ini memang gudangnya inovasi, sebab telah menghasilkan 6.000 (enam ribu) inovasi hasil karya Arek-Arek Jawa Timur sendiri, bahkan sempat beradu di ajang international, yaitu forum APICTA- Malaysia dan Hongkong.

SUDAH SIAP.
Disisi lain JW mengatakan, bahwa dengan banyaknya inovasi yang dihasilkan Arek-Arek Jawa Timur, menunjukkan, bahwa DIVRE-V sudah siap menghadapi era INFOKOM. Saya appreciate dengan hasil-hasil DIVRE-V, dan saya tau memiliki kinerja yang bagus, dan saya tau pula, bahwa kekuatan DIVRE-V ini ada pada INOVASI & HIGH SPIRIT, yang saya yakin akan To be the best infocom provider. Jangan lupa jaga persatuan, bahu membahu, menghadapi tantangan kompetisi.

GELAR INOVASI DIVRE-V ini menampilkan hasil karya DATEL SBT, SBB, MALANG, MADIUN, JEMBER serta Kantor DIVRE-V sendiri. Untuk SBT sendiri menampilkan beberapa content, antara lain : OSSV (One Stop Service Vehicle), Network Management System (NMS), Dashboard Speedy, Altesa, Altima, serta TELUM FLEXI.

HAK PATENT.
JW sangat tertarik dengan ALTIMA yang pernah di forum internasioanal dan secara spontan menugaskan kepada CTG yang mendampinginya untuk mengurus hak patentnya. Saat ALTIMA hadir di ANJA Bandung tahun lalu, JW sendiri berpesan kepada sang innovator agar ALTIMA ini jangan dijual ke orang lain. Waktu itu posisi JW masih sebagai Direksi PT. INTI. Jadi ketertarikan JW pada ALTIMA sebenarnya sejak ANJA 2004 dulu.

Saat di Stand TELKOM SBT ini pula, JW sempat melihat inovasi lain, yaitu TELUM FLEXI, bahkan sempat melakukan percobaan melakukan pembicaraan interlokal ke Bandung dan berhasil. Positioning TELUM FLEXI ini adalah untuk kalangan menengah ke bawah. Sekarang mulau penetrasi ke sekolah-sekolah. Untuk kalangan edukasi memang tak terlalu mahal, sehingga tak hean kalau segment ini sekarang sedang digarap untuk create demand mewujudkan mimpi 2006, yaitu : Revenue = 1,35 T, CSI = 80 % dan penambahan sejuta pelanggan, baik di produk POTS, Flexi dan Speedy.

Business Innovation TELKOM SBT is never die. TELKOM SBT do business innovation forever. TELKOM SBT always concern with Biz Innovation. Motto lain dari Arek-Arek Surabaya Timur ialah “BIZ. INNOVATION Adalah Nafas TELKOM SBT”. • NURSIDIK

Direktur SDM Resmikan BCC “KANDATEL 1-T” SBT


TAHUN 2005

BCC & JCC.
Pada hari Rabu (28/12) Direktur SDM, John Welly (JW) telah meresmikan Broadband Competence Center (BCC) dan meninjau Jawara Competence Center (JCC) di STO Manyar TELKOM Surabaya Timur. JW yang memelopori menghidupkan lagi SUSPIM ini merasa kagum dan bangga atas terbentuknya BCC dan JCC yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM selaras dengan “Corporate Vision And Strategic Business Goals And Objectives Drive Human Resources Proccesses, System And Activities”.

KANDATEL 1-T.
Seiring dengan semakin ketatnya kompetisi, maka kebutuhan akan sebuah Pendidikan & Latihan Khusus seperti BCC dan JCC ini tak dapat terelakkan lagi. BCC dan JCC diupayakan mampu mengantisipasi untuk mempersiapkan para agen perubahan (change agent) dan para karyawan sebagai marketer, sebagai pelaku ekonomi yang akan membawa TELKOM melangkah maju dengan mengusai pangsa pasar. TELKOM SBT berupaya semaksimal mungkin untuk mempersiapkan diri dalam rangka winning the competition. Kemenangan harus direncanakan. Tak heran jika TELKOM SBT dijuluki sebagai KANDATEL 1 TRILYUN.

SAMBUTAN GM SBT.
GM TELKOM SBT, Badriyanto dalam laporannya mengatakan, bahwa Telkom Surabaya Timur sampai dengan bulan Nopember 2005 telah membukukan pendapatan Rp. 1.033. Trilyun dengan jumlah pelanggan 922 ribu pelanggan dan di awaki oleh 428 orang dengan kompoisi sbb :

Berdasarkan usia, usia dominant adalah 40-50 tahun ( 65%), sudah cukup dewasa namun tetap memiliki spirit Always the best. Berdasarkan pendidikan di dominasi oleh pendidikan SMA atau sederajad (58%). Dari sisi job stream 57% Adalah teknik. Dan dari hasil assessment C2SE (Commited to Service Excellence) ternyata hanya untuk Jawara hanya sekitar 25% yang ready dan sisanyaready with development dan not Ready, sedangkan untuk Customer Service yang ready hanya 10%.

Bahwa seiring dengan tuntutan kebutuhan pelanggan dan perkembangan Teknologi yang sangat pesat, maka di area Telkom Surabaya Timur telah menyiapkan Broadband Competence Center dan Jawara Competence Center yang sangat bermanfaat untuk mendorong rekan2 dalam meningkatkan competensi, guna memenuhi pelayanan kepada masyarakat yang semakin maju. Meningkatkan kemampuan untuk memberikan layanan terbaik kepada customer.

INISIATIF STRATEGIC 2006.
Dalam sambutannya JW sangat saluut dengan DIVRE-V atas peformansi yang telah dicapainya, ini menunjukkan, bahwa DIVRE-V siap memasuki era INFOKOM, terlebih banyaknya inovasi yang dihasilkan.

Disisi lain JW juga menyampaikan soal INSIATIF STRATEGIC 2006, yakni: Revenue Growth Enhancement, Technology & CAPEX Management, Value Creation, serta Paradigm-shift.

CUSTOMER ORIENTED.
Pembangunan BCC dan JCC merupakan jawaban akan betapa pentingnya SDM yang menjadi peran dalam menjalankan roda organisasi di era perubahan dan kompetisi. Two Engine Driver harus digarap oleh SDM yang kompeten. Konsep diri SDM yang akan mampu menggerakkan Two Engine Driver sangat diidamkan oleh perusahaan, sehingga mampu memberikan Brand Image secara khusus. Pengetahuan yang didapat dari BCC dan JCC dapat menentukan perilaku yang cakap dan memperkirakan pencapaian kinerja yang berorientasi kepada kastemer.

BCC dan JCC tak lebih merupakan wadah People Development yang dalam jangka pendek maupun jangka panjang akan tampil sebagai garda depan di era kompetisi, yang juga berfungsi sebagai wadah Competencies Drive Human Resources Systems Integration. Dalam menghadapi tranformasi, maka Human Resources Systems Must Be Adaptable And Support To The Company’s Transformation Proccesses.

Selain peresmian BCC dan JCC, Direktur SDM juga menyerahkan mobil operasional kepada TELKOM SBT sebagai hadiah KANDATEL 1 TRILYUN, penyerahan Piagam Lomba Karya Tulis Karyawan TELKOM DIVRE-V, penyerahan apresiasi inovasi, peninjauan eksibisi inovasi dimana di SBT memang gudangnya inovasi. Business Innovation adalah Nafas Arek-Arek TELKOM SBT. Business Innovation is never die !

Usai meresmikan BCC dan JCC, Direktur SDM keliling ruangan klas meninjau fasilitas yang tersedia disana. Fasilitas praktek dinilai sangat lengkap, sehingga dapat memudahkan daya serap siswa peserta pelatihan. Paradigm Shift dari pengelolaan SDM yang unggul sudah dimulai dari SBT yang berkolaborasi sinergi dengan DIKLAT Surabaya, demi sebuah profesionalisme dalam kompetisi. • NURSIDIK

Plasa Telkom Jombang Sekarang Lebih Berani Unjuk GIGI


TAHUN 2005

Plasa Telkom Jombang di bangun super kilat hanya butuh waktu mingguan berubah menjadi Plasa yang berkelas dengan design yang exclusive membuat si ”empunya” Customer Service Bapak Nurhadi percaya diri untuk selalu seyum kapan saja kepada para pengunjung.

Manager Telkom Jombang Bapak Sutimin berharap dengan selesainya plasa yang baru telah memenuhi 5 aspek pelayanan tangible, empaty, responsibility, reliability dan ansurance sebagai aktualisasi dan modal para CSR untuk melayani dengan cinta yang dikenal dengan 5S seyum, sapa, santun, solusi dan sukses bangunan yang bernuansa Flexi menggambarkan kesan prestisius dan cerah serta berani memberikan pelayanan yang prima.

Plasa Telkom adalah bagian yang terpenting dalam mengemas Customer Satisfaction, karena tingkat kepuasan seseorang akan terbangun jika melihat disekitarnya bisa menyenangkan dan menyejukkan hati sebagai bentuk pelayanan yang kasat mata, kemudian dilengkapi dengan seyum para CSR yang merupakan jaminan untuk mencapai kepuasan.

Sebanyak kurang lebih 40 ribu pelanggan atau delapan puluh ribu pasang mata pelanggan PSTN dan Flexi di Kota Jombang yang selama ini merasa kurang nyaman meski senyum CSR begitu ramah namun tetap belum bisa mewakili karena gerahnya suasana ruangan disebabkan adanya faktor pelayanan tangible yang belum lengkap.

Namun kini Plasa yang beberapa hari lagi akan diresmikan telah memberikan sejuta harapan bagi para pelanggan Telkom khususnya di kota Jombang yang dikenal dengan kota santrinya, tutur si empunya customer service berharap semua pelanggan nantinya yang keluar dari pintu plasa mendapatkan kepuasan yang maksimal yang akan menjadi pelanggan loyal dan advokasi bagi masyarakat pada umumnya.*** NURSIDIK

Marketer TELKOM SBT Incar Kompetitor Di “DTC”


TAHUN 2005

BARU.
Sebagai kawasan pusat perbelanjaan terlengkap yang baru, maka DTC (Darmo Trade Centre) yang dulu bernama Pasar Wonokromo Surabaya tak lepas dari bidikan para petualang pebisnis dari berbagai produk dan jasa, tak terkecuali pusat Hand Phone dan Elektroniknya.

Harga sewa stand untuk pajangan (etalase) counter bukan masalah, sebab lokasi yang strategis dan mudah dijangkau dari segala penjuru kota sangat memungkinkan untuk menjalankan roda bisnis agar terus berputar.

MARKETER.
Dalam satu kesempatan seorang Marketer TELKOM SBT ingin melongok sekaligus sebagai intelijen mengincar di salah satu pusat Hand Phome yang mangkal di lantai-III DTC. Ternyata disinilah basisnya pusat elektronik dan Hand Phone dengan segala macam asesorisnya. Bah..!!!, ternyata hampir dari counter yang ada didominasi STARONE...!!!

Wah, kalah cepat juga nee..!!! Aku harus pasang strategi nee..!!!, gumannya berkali-kali penuh antusias. Ia dihadapkan pada suasana positif, antusias, kondusif, dalam melihat situasi kongkrit, sehingga timbul inspirasi, timbul ide, timbul keinginan untuk melakukan koordinasi sesama Marketer / Sales Force yang selalu berbagi informasi guna mengambil langkah penghadangan. • NURSIDIK

SBT : St. Dwi Hendro Kristiono, Juara Harapan LPLG Semarang


TAHUN 2005

JIWA SENI.
Berbekal jiwa seni, maka rekan kita dari Kancatel Mojokerto, St. Dwi Hendro Kristiono berhasil meraih prestasi pada Lomba Paduansuara Lagu Grejawi (LPLG) yang digelar dua pekan lalu sebagai Juara Harapan Pria Lomba Nyanyian LPLG-IV di Semarang.

Gedung DIKLAT Provinsi Jawa Tengah, Srondol-Semarang pada pada tanggal 15 s/d 18 Desember 2005, memang tak seperti biasanya. Sebab pada hari Sabtu 17 Desember 2005 digelar Lomba LPLG tingkat nasional PT Telkom, yang diikuti oleh Divisi Regional I s/d VI, Divisi LD, Divisi Multimedia, Divisi FWN, Divisi CISC, Pusat Unit, dan Kantor Perusahaan, panitia lomba juga akan mengadakan Retreat yang diikuti semua peserta LPLG dan karyawan Divre IV yang beragama Kristen.

PELIPUR LARA.
Trophy yang diusung rekan kita dari Kancatel Mojokerto ini, merupakan satu-satunya Trophy yang digondol Team DIVRE-V, jadi hitung-hitung sebagai pelipur lara DIVRE-V Jawa Timur, sehingga pulang tidak tangan kosong.

SELEKSI KETAT.
Menurut Dwi, demikian panggilan akrabnya, untuk mengikuti lomba ini harus melakukan seleksi yang ketat, dan latihan rutin. Kami bersyukur, bahwa kami memang hobi dibidang musik. Di Mojokerto dan di Jombang kami selalu mengisi waktu luang bermain musik dengan teman-teman. Kami suka musik modern dan tradisional, katanya.

Mungkin berbekal jiwa seni inilah, yang mengantar Dwi ke Tingkat Nasional, mengalahkan ‘jago-jago’ lainnya. Jago terberatnya adalah dari Medan yang kebanyakan orang Batak yang memang piawai melantunkan lagu Gerejani dengan olah vokalnya yang sudah kondang. Panitia memilih dewan juri dari kalangan profesional di bidang musik dan seni suara yang berasal dari eksternal TELKOM. • NURSIDIK

SBT : Bincang-Bincang Dengan 2 Pemenang Karya Tulis Karyawan


TAHUN 2005

INOVASI.
Lomba karya tulis karyawan sebagai bagian dari inovasi dan motivasi membaca literature memang pantas digelar, sebab antara nalar yang dipadukan dengan teori dan praktek akan terasah bak pedang samurai. Perpaduan antara nalar (kondisi riil), teori dan praktek akan merupakan sebuah power bagi seorang karyawan yang keseharian bergelut dan bergulat dengan tugas rutin. Lomba karya tulis DIVRE-V yang telah diumumkan pemenangnya pekan kemarin menetapkan 4 kategori, yakni Analisa Cost, Analisa Kompetitor, Analisa Produk dan Analisa Pelanggan.

Saya hanya ingin keluar dari rutinitas, kata Marnoto yang memenangkan lomba ini karya tulis karyawan dalam kelompok individu kategori “Analisa Kompetitor” dengan judul “Mampukah Telkom Flexi Bersaing di Pasar”. Dari lomba ini, banyak hal-hal yang substansi terangkat semua, dimana sebelumnya hanya merupakan bola salju atau gunung es saja.

IDE & INSPIRASI.
Berbagai cara dalam keluar dari rutinitas, ada yang dalam bentuk refreshing, namun membaca dan menulis juga merupakan alternatif lain yang mungkin untuk sebagian orang dianggap paling bermanfaat, sebab bisa jadi akan ngelink dengan job yang digeluti.

Beberapa literature rujukan mau tak mau harus saya pelototin, walau agak lama tapi khan ada seni tersendiri, yaitu seni hidup dalam membunuh kejenuhan, tambahnya. Akan menjadi kepuasan tersendiri apabila karya tulis kita menjadi inspirasi manajemen dalam mengelola perusahaan. Inilah kelebihan dari lomba karya tulis, selain mengembangkan buah pikir dan ide, juga dapat menginspirasi.

KAJIAN.
Hal senada diungkapkan oleh Handoyo, pemenang Karya Tulis Karyawan untuk Tim/Kelompok. Saya yakin Hasil Karya Tulis ini nantinya dapat dijadikan bahan inspirasi, referensi dan kajian lebih lanjut oleh manajemen.
Handoyo bersama kedua rekannya, yaitu Nur Rahmad dan Dedi Komara memenangkan karya tulis kelompok dengan kategori “Analisa Pelanggan”, berjudul “Program Customer Relationship Management Untuk Menekan Cabutan Pelanggan POTS”. Juri dalam lomba ini ada 6, yaitu 2 dari STMB Bandung, sedangkan yang 4 orang dari internal DIVRE-V.
Tema yang disajikan memang sedang ‘in’, sangat related dan memiliki korelasi yang kuat dengan kondisi persaingan saat ini. Bayangan ada di depan mata, teori yang melengkapi. Sumber cukup banyak, bagai air yang mengalir. Ketika membahas tentang tema yang sedang ‘in’, maka semangat dan antusias tiba-tiba muncul begitu saja.
GOAL 3010.
Lebih jauh, Handoyo mengatakan, bahwa di Telkom secara umum banyak orang yang tahu permasalahan, tetapi hanya sedikit orang yang berani menindak lanjuti. Mungkin termasuk dalam Karya Tulis di Telkom sebenarnya banyak ahlinya, namun belum banyak orang memulainya. Jika hal ini dilembagakan maka saya yakin banyak karya ilmiah yang mampu menyumbangkan kontribusi yang tidak sedikit dalam memenangkan persaingan & mempercepat sukses telkom Goal 3010. • NURSIDIK

SBT : Skor Tertinggi Pembayaran Via Telkom DriveThru Manyar Saat Musim Hujan


TAHUN 2005

REJEKI.
Musim hujan bisa dibilang musim rejeki bagi pembayaran tagihan telepon Via TELKOM DRIVETHRU Plasa Telkom Manyar Surabaya, sebab tanpa turun dari mobil mereka sudah bisa melakukan pembayan, praktis tidak basah. Inilah sisi value added lain dari DRIVETHRU yang 4 bulan lalu diresmikan.

Manajemen TELKOM SBT memang telah merecognise segala kebutuhan dan keinginan pelanggannya sedetil mungkin sebagai wujud Budaya Melayani Dengan Cinta (MDC) tak peduli apakah itu di musim hujan ataupun kemarau.

Kalau di arena balap Circuit Sentul sering kita jumpai “Unbrela Girls” nan cantik dan seksi, maka di Plasa-Plasa TELKOM SBT selalu kita lihat “Unbrela Security” atau “Payung SATPAM” yang selalu ditenteng para petugas SATPAM nan Macho dan ganteng untuk melayani para pembayar rekening tagihan.

FAST GROWTH.
Tak ada alasan di musim hujan menjadi halangan bagi pelajar, mahasiswa, ibu rumhatangga, pebisnis untuk membayar kewajibannya, sebab dengan adanya TELKOM DRIVETHRU ini, semua urusan jadi beres dan semakin lancar saja. SBT memang telah menetapkan POSITIONING nya dengan mantap dan akurat dengan konsep MDC. Semua konsep yang digarap selalu lentur (customizing), ini semua demi kenyamanan pelanggan yang selalu disayang dan dicintai.

Terbukti pertumbuhan pembayaran via Telkom DriveThru ini cukup cepat. Pada bulan pertama setelah diresmikan, yaitu Bulan Oktober 2005 tercatat sejumlah Rp 418.098,823,- ; dan bulan November 2005 dapat diraup pembayaran rekening sejumlah Rp 863,479,173,- ; Untuk Desember 2005 masih belum direkap (on going). Angka-angka tersebut membuktikan adanya GREAT VALUE ADDED dalam implementasi di lapangan. • NURSIDIK

SBT Akhiri 2005 Dengan SKJ Ber DOOR PRIZE


DESEMBER CERIA.
Selama bulan Desember 2005 ini pelaksanaan SKJ di TELKOM Satu Trilyun SBT benar-benar meriah, selain dipandu oleh wajah baru 3 dara manis sebagai instruktur, juga untuk Jum’at ini (23/12) juga disediakan berbagai door prize, mulai dari VCD Player, Emergency Lamp, Magic Jer, Thermos, Celana Sport ADIDAS, Rack CD, Tools Kits, serta hadiah hiburan menarik lainnya.

Jadi bulan Desember 2005 ini boleh jadi sebagai bulan pestanya Arek-Arek SBT yang telah melibas pendapatan Rp. 1 T dan segudang prestasi lainnya. Dan boleh jadi merupakan ‘Desember Ceria’ juga. Format SKJ di bulan spesial ini memang memilih format “Happy and Health”, sehingga para pesenam yang terdiri dari seluruh karyawan/wati serasa tak punya beban berat, plong, dan bebaasss……!!! Door Prize nya disponsori oleh BAGPRAN, sebuah kolaborasi sinerji dengan Dinas Support/SDM.

TEST 12 MENIT.
Manajemen juga menyediakan hadiah bagi peserta test 12 menit yang dikelompokkan kedalam gender, yaitu Pria dan Wanita, serta kelompok usia. Mereka adalah : Eko Agus Makhrus mendapat kipas elektronik, Yohanes Sunardi mendapat Magic Jer dan Yayat Hidayat (VCD Player).

INSENTIF.
Seperti biasa, usai SKJ manajemen selalu membuka acara KOMSETSEN (komunikasi setelah senam) yang dipimpin langsung oleh GM SBT, Badriyanto. Kita patut bersyukur, bahwa insentif yang ditunggu-tunggu oleh rekan-rekan sudah ditransfer ke masing-masing rekening. Mari kita tetap berprestasi agar perusahaan ini tetap survive yang ujung-ujungnya dapat meningkatkan kesejahteraan kita.

Dalam meraih berprestasi tentu jiwa raga kita harus sehat, untuk itu saya mengajak agar tetap rajin berolahraga. Jaga stamina kita, sebab tantangan kedepan tentu akan lebih berat lagi. Berolahragalah sesuai kemampuan dan usia, jangan terlalu memaksakan. Olahraga ringan asal rutin InsyaAllah akan bermanfaat bagi kesehatan kita. • NURSIDIK

IHT WASPANG Di JCC SBT


TAHUN 2005

SDM.
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan asset perusahaan yang tak ternilai harganya, sebab yang menjalankan roda perusahaan bukanlah mesin, tetapi manusia sebagai pelaku-pelaku utama. Mesin atau robot hanyalah tools yang dapat diperintah sesuai dengan keinginan manusia. Untuk itulah TELKOM SBT terus meningkatkan kompetensi SDM dalam bentuk In House Training bidang WASPANG selama dua hari mulai 22 hingga 23 Desember 2005 di Jawara Competence Centre Surabaya Timur (JCC SBT) Jln. Manyar, Surabaya.

QUALITY CONTROL.
Deputy GM SBT, M. Firdaus dalam sambutan pembukaan IHT WASPANG antara lain mengatakan, bahwa tanggungjawab WASPANG dalam suatu kegiatan atau proyek memang sangat berat, untuk itu perlu dilakukan Quality Control secara ketat. Seorang WASPANG tanpa dibekali pengetahuan yang memadai, maka mustahil Quality Control dapat berjalan dengan baik.

Pengalaman kegagalan Proyek Jarkab Tahap-III tahun 1996 yang disebabkan oleh WASPANG merupakan pelajaran berharga bagi kita semua. Untuk itulah mari kita bersama-sama menjaga agar tidak terulang lagi. Kita harus perhatikan benar tentang Spek Teknis, apabila tidak, maka mutu pekerjaan akan jauh dari harapan yang sangat merugikan semua pihak.

Ilmu yang akan diberikan di IHT ini semoga membawa manfaat dan barokah. Saya yakin WASPANG kedepan akan lebih baik lagi. Saya yakin tidak akan ada lagi pekerjaan selesai yang cacat alias gagal. Ini menyangkut tanggung jawab Moral dari lubuk hati kita yang paling dalam dan ini adalah Amanah ,demi Perusahaan yang kita cintai.

Selamat ber-IHT semoga rekan-rekan menjadi WASPANG yang handal, bertanggungjawab, professional, memiliki kompetitifness yang tinggi dalam hal mutu atau kualitas, sehingga mampu memberi kepuasan kepada stake holder (Customer, DLL). • NURSIDIK

Sejam Sebelum RUPS LB, SEKAR Temui DIRUT TELKOM


TERCEPAT.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang diadakan di Aula Pangeran Kuningan Grha Citra Caraka Jln. Jenderal Gatot Subroto No. 52, Jakarta, Rabu (21/12) telah berjalan lancar, bahkan dibilang merupakan RUPS tercepat sepanjang sejarah. Acara yang dimulai tepat pkl. 10.30 WIB ini, dapat selesai tuntas saat break ISHOMA.

AGENDA RUPS LB.
RUPS LB ini memiliki 3 agenda utama, yaitu Pertama : Perubahan dan penyusunan kembali Anggaran Dasar Perseroran. Kedua : Rencana pembelian kembali (shre buy back) saham perseroan. Ketiga : Penetapan konsep/rumusan kompensasi bagi pengurus perseroan.

Namun sejam sebelum acara dimulai, SEKAR berhasil menemui DIRUT, Arwin Rasyid (AR) untuk mendiskusikan issue-issue aktual termasuk soal RUPS Luar Biasa ini. SEKAR telah dijadwalkan ketemu DIRUT sehari sebelumnya, tetapi karena sesuatu hal, maka baru bisa dilaksanakan sejam sebelum RUPS Luar Biasa ini.

SAMBUT HANGAT.
AR sangat appreciate, welcome dan menyambut hangat pertemuan ini, apalagi dihadiri oleh seluruh DPW se Indonesia dan DPP, dimana menurut AR sebenarnya waktu satu jam ini kurang. "InsyaAllah lain waktu kita alokasikan waktu yang cukup lama, sehingga kita dapat diskusi lebih baik lagi dalam menyamakan persepsi demi kemajuan perusahaan", harap AR.

GEBRAKAN.
Ketika SEKAR menanyakan soal gebrakan selama 6 bulan masa kepemimpinannya, maka AR menjawab, bahwa dirinya tak ingin popularitas. Saya tak hanya masuk memotret dari dalam "hutan belantara" TELKOM ini, saya juga keluar dari "hutan" dan memotretnya juga dari "udara". Apa yang terjadi ? Ternyata banyak hal yang mesti dibenahi disini, lanjut AR tanpa merinci apa saja, sebab waktunya memang sedikit keburu acara RUPS dimulai. Tak heran kalau sesekali AR melihat jam, yang memang ingin hadir ON TIME di RUPS-LB.

Menurut AR dirinya sedang membangun fondasi agar Telkom ini benar-benar kokoh, kuat dan lebih maju lagi yang tak cukup dibangun hanya dalam waktu 6 bulan saja. Ada 4 strategi yang ia terapkan, yaitu : 1. Pertumbuhan Revenue yang optimal. Disini AR cerita sedikit tentang good cost, bed cost dan ugly cost. 2. Memanage biaya dan teknologi. 3. Value creation (partnership, sinergi dan akuisisi). 4. Paradigma Shift/Change.

KESEJAHTERAAN.
Ketika ditanya soal kesejahteraan karyawan, AR mengatakan, bahwa SEKAR dan Manajemen pasti memiliki spirit dan persepsi yang sama, yaitu apabila perusahaan maju tentu karyawannya harus sejahtera. Agenda pertemuan yang disampaikan SEKAR ini sangat bagus haL ini menunjukkan, bahwa SEKAR sangat loyal terhadap perusahaan. Memang kuncinya harus loyal kepada perusahaan, jangan loyal kepada atasan, ini baru profesional namanya, jelas AR yang disambut tepuk tangan para Pengurus DPW/DPP. Oh ya saya, tambahkan, lanjut AR yang didampingi SEKPER dan KOMPERS, bahwa di TELKOM tak ada PHK, lagi-lagi..SEKAR tepuk tangan. Selama ini kita hanya mengenal Pendi, itupun atas permintaan sendiri.

Pada kesempatan tersebut SEKAR meminta kepada AR, agar Manajemen menindak tegas para pejabat yang saat ini sedang berurusan dengan Kejaksaan/TIPIKOR bilamana memang terbukti bersalah. Kalau tidak terbukti ya harus kita bela. Jangan khawatir, kita akan lakukan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. Saya setuju hukum ditegakkan dalam rangka GCG, kita juga akan hilangkan UGLY COST, jawab AR. Lagi lagi tepuk tangan menggema di ruangan berkapasitas 30 orang tersebut, yang saat itu mampu diisi SEKAR sekitar 40 orang pengurus secara sedikit berdesakan.

INTERUPSI.
Dalam pertemuang ini banyak sekali INTERUPSI, sehingga AR meminta jangan diinterupsi dulu, sebab waktu sangat sedikit. Cecaran pertanyaan dan interupsi yang bertubi-tubi memang cukup banyak dari SEKAR sebab memang sudah disiapkan sehari sebelumnya melalui Rapat Konsolidasi seluruh DPW. Pertanyaan dan interupsi yang meluncur antara lain tentang kenapa Anggaran Dasar Perseroan harus dirubah, seberapa pentingkah/mendesakkah restrukturisasi, kenapa logo Telkom akan dirubah, kenapa dilakukan Buyback dan pakai dana apa, Telkom ini akan dibawa kemana, kenapa harus tambah Direksi, dan lain-lain, yang kesemuanya dijawab singkat. seandainya waktunya panjang, maka saya akan dapat jelaskan dengan lebih detil, kata AR.

KAPAL CEPAT.
Telkom akan melahirkan "kapal-kapal" cepat untuk menggenerate revenue. SEKAR sebagai partner Manajemen mari majukan perusahaan ini bersama-sama. Sekali lagi saya appreciate terhadap niat baik SEKAR yang menggagas pertemuan ini. InsyaAllah lain kesempatan kita bisa diskusi lebih panjang lebar lagi dengan alokasi waktu yang tentu harus cukup. Dalam kesempatan tersebut, DPP menyematkan PIN SEKAR pada krah DIRUT, applause lagi... • NURSIDK

Sabtu, 10 Juli 2010

Pencuri Kabel Udara Milik Telkom Jombang Belum Kapok Meski Kena ”DAR DER DOR”


TAHUN 2005

Manager Telkom Catel Jombang Bapak Sutimin sudah sedikit lega setelah tertangkapnya “Lima Gembong Pencuri Kabel Udara” sang pencuri kabel Udara yang tersebar di Kabupaten Jombang, Sabtu (17/12). Rupaya bajing-bajing CURWATPON tidak mengenal jerah meski para sahabatnya sudah dikasih hadiah dari penembak jitunya SILUP Jombang yang Merjer dengan rekan JARAKSES hadiah berupa ”DAR DER DOR”.

Rekan JARAKSES Jombang yang joint dengan SILUP Polres Jombang melaksanakan piket dalam pengamanan aset perusahaan tak mengenal lelah dan waktu meski harus menelusuri semak-semak ketika orang lain sedang tidur nyenyak. Usaha yang diLakukan tampak tidak sia-sia karena para SILUP sekarang telah berhasil mengobok-obok markas CURWATPON dan menggelendeng satu-persatu ke arena pengadilan DUNIA, semoga dengan tertangkapnya para CURWATPON yang kesekian kalinya akan mengurangi dan membuat ciut nyali para gembong yang masih gentayangan.

Semoga dengan adanya terapi yang dihadiahkan kepada mereka bisa membuat para CURWATPON dan CACURWATPON kapok dan mencari pekerjaan yang halal, berapa aset perusahaan yang sempat digondol oleh mereka secara finansial jika mesin produksi pulsa akan berhenti karena adanya gangguan massal maka pertumbuhan revenue juga akan terhenti jugai ada yang tidak ternilai harganya yaitu masalah citra dan pelayanan perusahaan kepada para pelanggan Telkom, karena pada kesempatan itu para pelanggan harus kecewa terhadap pelayanan yang diberikan kepadanya disebabkan terhentinya hubungan komunikasi yang dilakukan oleh mereka.

Marilah kita sama-sama berdoa agar para pengganggu aset Telkom jerah bahkan taubat untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

By onslem

SEKAR DPD SBT Susun Program Kerja 2006


WAJAH BARU.
Banyak wajah-wajah baru dan ‘fresh” Pengurus SEKAR Dewan Pimpinan Daerah (DPD) TELKOM Surabaya Timur yang antusias untuk menyukseskan roda organisasi, antara lain dengan menyusun program kerja 2006. Rapat penyusunan program kerja digelar pada hari Jum’at (16/12) di ruang rapat JAWARA Gedung OPMC lantai-2, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Wajah-wajah baru yang masih muda dan enerjik ini memang semangat sekali mengurusi organisasi Serikat Karyawan, karena memang mereka diberi Amanah yang harus diemban demi kemajuan perusahaan dan kepentingan seluruh karyawan. Bahkan sehari sebelumnya GM TELKOM SBT, Badriyanto pada saat pertemuan Bipartit menegaskan, bahwa manajemen sangat mengharapkan SEKAR sebagai partner, tidak hanya mengkritisi saja, tetapi ikut secara langsung duduk bareng untuk ‘sharing’ mensolusi tentang berapa topik yang merupakan issue-issue actual.

ROLE MODEL.
Ada salah satu item yang cukup menarik dari penyusunan program kerja ini, yaitu cita-cita SEKAR DPD SBT. Cita-citanya ialah ingin menjadi Role Model/ Percontohan, sehingga eksistensinya benar-benar membawa manfaat tak hanya bagi karyawan tetapi juga bagi perusahaan yang kita cintai ini. Sedangkan program utamanya adalah : Validasi anggota plus distribusi buku saku AD/ART, iuran, tempat sekretariat, DPD On Web, dan Posko Layanan konsultasi & advokasi sebagai antisipasi dampak reorganisasi.

Cita-cita ini memang realistis, sebab apalah artinya jika perusahaan terhimpit oleh ganasnya persaingan dan semakin mengalami kemunduran atau bahkan kematian menjelma menjadi sebuah ‘tengkorak’ yang dua pekan silam pernah dipaparkan dan digambarkan oleh GM TELKOM SBT dihadapan para Next Generation, yang terdiri dari karyawan NIK 70-an.

IURAN ANGGOTA.
Merefer dari pengalaman perjuangan SEKAR saat terjadi penolakan terhadap kebijakan Kode Akses SLJJ beberapa waktu yang lalu, dimana kendala utama adalah masalah dana, maka Ketua SEKAR DPD SBT, Dwi Anggara bersama para seluruh pengurusnya akan merealisasikan iuran anggota, yang memang sangat dikehendaki oleh seluruh anggota. Semoga SEKAR DPD SBT yang diharapkan mampu menjembatani antara kepentingan karyawan dan manajemen selalu sukses. • NURSIDIK

SBT : Dekorasi Plasa menyambut Natal 2005 dan Tahun Baru 2006


DEKORASI.
Kalau bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri dekorasi dengan nuansa Islami di beberapa Plasa Telkom sangat kental sekali. Kini menyambut datangnya Natal dan Tahun Baru ada nuansa Christmas. Para Customer Service Representative di seluruh Plasa Telkom SBT dan di Catel menggunakan topi Sinterklas/Santa Claus.

Seperti halnya pelanggan TOYOTA, MERCEDEZ, dan yang lainnya, maka pelanggan TELKOM adalah juga terdiri dari multi etnis, multi countries (pelanggan berbagai kedutaan besar). Agar bisnis sukses, maka setiap pelanggan yang multi etnis dengan latar belakang berbeda-beda tersebut harus disayang dan dicintai semuanya. Konsepnya ialah MDC (Melayani Dengan Cinta).

INTIMACY.
Memang banyak cara dalam mempertahankan pelanggan, mulai kenal nama anjing pelanggan, kunjungan ultah, sampai kepada event-event keagamaan Idul Fitri, Musim Haji, Natal dan Tahun Baru. Program ini sebagai customer intimacy dalam usaha meningkatkan kepuasan pelanggan khususnya yang datang di Plasa TELKOM.

Pelanggan yang datang di Plasa TELKOM pada bulan Desember s/d Januari psati menyaksikan nuansa Natal dan Tahun Baru. Elemen hiasnya meliputi : pohon terang, profile Sinterklas, banner, hanging, dan Para CSR menggunakan topi Sinterklas.

GIFT FOR YOU.
Pokoknya oke banget deh, soalnya ada Program Gift 4 U yang diperuntukkan bagi Pelanggan yang pasang baru POTS, Flexi dan Speedy. Mereka mendapatkan kesempatan memilih sendiri gift / hadiah di pohon terang / pohon Natal. Bagi rekan yang tetangganya pingin pasang baru, buruan tunjukin atau antar saja.

Pada saat ada penilaian SEA (Service Excellence Award) di Plasa Darmo tim penilai dari Yanmas, cukup terkesima saat menemukan permen untuk pelanggan yang sedang menunggu / antri juga bernuansa Natal dan Tahun Baru, seperti yang diungkapkan salah satu tim penilai, Dani : “Wah hebat juga, permennya pun bernuansa Natal dan Tahun Baru”.

Seorang sobat mengatakan, bahwa Pohon Natal berupa cemara senantiasa hijau sepanjang tahun, melambangkan harapan abadi seluruh umat manusia, semua ujung daunnya mengarah ke atas, mengingatkan kita bahwa segala pikiran kita di masa Natal hanya terarah pada surga." Pohon Terang untuk menerangi dunia, dan ketika kita melihat terang lilin kita diingatkan kepada-Nya yang telah mengusir kegelapan, tambahnya. • NURSIDIK

Telkom Mojokerto rangkul Jemaah Haji menggunakan fasilitas HLI 007 dan Telkom Panggil


Telkom Mojokerto: Jumat, 16 Desember 2005
Dalam rangka hari jadi Kantor Depatemen Agama Kota Mojokerto ke 60 yang berpusat di jalan Bhayangkara Mojokerto telah dilaksanakan jalan santai yang diikuti oleh beberapa sekolah di bawah naungan Departemen Agama.

Dalam kesempatan ini Telkom Mojokerto selaku sponsor mengerahkan seluruh jajaran karyawan dan karyawati untuk ikut ambil bagian dalam jalan santai yang bendera startnya dilaksanakan oleh Kepala Kantor Departemen Agama Kota Mojokerto Rochmat Maksum. Rute yang diambil adalah start di jalan Brawiyawa, dilanjutkan ke jalan Gajahmada, jalan Pemuda , jalan Ahmad Yani , jalan Mojopahit dan berakhir di Kantor Depag di jalan Bhayangkara.

Karena bertepatan dengan menyongsong musim haji tahun 2006, acara juga diikuti oleh calon jemaah haji. PT Telkom Mojokerto dalam kesempatan ini juga memperkenalkan produk Home Country Direct (HDC) atau juga dikenal dengan Telkom Panggil yaitu layanan operator bayar di rumah, di mana jemaah haji Indonesia dapat melakukan hubungan telepon ke keluarga di Indonesia dengan sistem billing / tagihan yang menyatu dengan tagihan bulanan telepon rumah (fixed-phone). Ini dilakukan dengan menyebarkan brosur informasi produk Telkom Panggil kepada peserta khusunya para calon jemaah haji.

Disamping membagikan brosur-brosur PT Telkom juga mensosialisasikan info produk tersebut melalui pembawa acara sebelum acara pembagian door prize yang disediakan panitia berupa souvenir dan hadiah utama berupa sepeda gunung. Manajer Telkom Mojokerto Arif Irfansah juga ikut dalam gerak jalan santai dan membaur dengan para peserta yang lain.*nk*

Para Manager SBT Memandang Optimis Tahun 2006






Orang bijak mengatakan, bahwa optimis adalah sebagian dari keberhasilan. Itulah sebabnya para Senior Leader pengelolah bisnis Telkom di kawasan Surabaya Timur, yaitu para Manager SBT yang merupakan andalan penggerak utama (Prime Mover) Sang General Manager dan Deputynya juga memandang optimis, bahwa TELKOM SBT pada tahun ‘anjing’ 2006 depan akan menuai sukses lagi sebagaimana sukses 2005 dimana Revenue mampu ditembus diatas satu trilyun.

Apa pendapat para Manager yang memiliki jelajah SBT area ? Manager Keuangan, Kan Kan Iskandar melihat walau kondisi ekonomi Indonesia masih lesu akibat kenaikan BBM diikuti mengurangnya daya beli (purchasing power) masyarakat, namun ia optimis saja. Bukankah tahun 2005 ini lesu juga ? Toh, SBT mampu merealisasikan mimpinya ! Ini bukan keajaiban alam, tetapi seluruh jajaran benar-benar melaksanakan amanah, InsyaAllah barokah.

Disisi lain Manager Ophar, Tri Agus Joko Kuncoro menyatakan kesiapannya untuk mensukseskan ‘all achievement’ yang merupakan target unitnya. Dari sisi jaringan, kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya, walau ‘cost’ operasi dan pemeliharaan ini cukup tinggi, bagi kami tak masalah, yang penting demi peningkatan pelayanan, dan pelangganpun puas, tak lari kemana-mana.

Sementara Manager Pran, Arief Setiawan memang harus menguras otak habis-habisan dalam melakukan perencanaan di era kompetisi yang semakin ganas ini, walau pihaknya tetap optimis. Jajaran kami melakukan ‘berhitung’ hingga detil soal ini. Kami hati-hati dalam membuat ‘forcast’, sebab kondisi persaingan dapat berubah mendadak.

Kami tak mau perusahaan ini menjadi semacam ‘circle of death’ atau lingkaran kematian, kata Manager Customer Service, Gatot Indra di ruang kerjanya. Jadi senjatanya adalah excellent service demi kepuasan pelanggan. Kalau kita kehabisan pelanggan mau apa ? Untuk itu jangan heran, kalau kami selalu mewanti-wanti terutama kepada petugas Customer Service di beberapa Plasa Telkom, agar melayani mereka dengan cinta. Tak jarang kami mendatangkan instruktur yang berkelas internasional untuk terus dan terus membimbing Custoemr Service kami.

Marnoto, selaku Manager Marketing mengatakan, bahwa yang menjadi dilema bagi kita, bahwa pada kondisi bisnis yang penuh persaingan ini, berbisnis secara etis. Jadi nggak usah pakai etis-etisan lah, katanya. Kami memasarkan secara ‘all-out’ tahun ini. Rencana tahun depan, yaitu 2006 akan lebih kami ‘boomingkan’ lagi. Kami akan poles strategi kami, agar nampak etis, gitu aja.

Manager TELKOM Sidoarjo, Mulyadi menyampaikan hal yang senada, bahwa kompetitor sudah ‘membumi’ dan hingar bingar di kota udang Sidoarjo. Sejauh ini kami berhasil ‘compete’ dengan cukup lancar. InsyaAllah tahun depan dengan segala antisipasi akan lebih lancar lagi. Untuk membangun brand dan corporate image, akan kami gencarkan outlet, pokoknya lebih seru deh.

Manager TELKOM Mojokerto, Arif Irvansah mengatakan, bahwa dalam praktek bisnis tidak ada seorang pebisnis yang ingin rugi. Apalagi kita selalu menghadapi ketidakpastian, maka hanya ada satu kata, yaitu ‘lawan’ pesaing kita dengan strategi jitu. Bahkan kompetitor ini sudah menjamur di kota ‘onde-onde’ ini. Kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman sudah kami perhitungkan.

Kota Kabupaten dan Kecamatan nampaknya menjadi incaran kompetitor, sampai ke wilayah Jombang yang terkenal dengan ‘kota pesantren’ kelahiran mantan Presiden RI, Gus Dur. Manager TELKOM Jombang, Sutimin setelah ‘mencium’ bau tak sedap dari kompetitor terus memasang kuda-kuda. InsyaAllah tak ada yang perlu dikhawatirkan untuk Jombang, kami akan menjelajah seluruh pelosok, dan kami optimis, bahwa tahun 2006 masih ada dipihak keunggulan SBT Area.

Sebagai orang support, InsyaAllah akan kami dukung seluruh jajaran dalam melakukan ‘serangan’ hingga ke ‘battle field’, kata Manager Support, Suroso. Dengan dukungan penuh ini, maka seluruh jajaran “Jelajah Wilayah SBT” atau “SBT Area” akan melakukan ‘do the best’ sehingga tetap ‘always the best’ di tahun 2006 nanti. Orientasi kita memang Profitabilitas, sebab usaha apapun di dunia ini pasti ingin untung.

Kalau saya selalu optimis, feedback sepahit apapun akan saya terima, kata Manager UPIM, Indratmoko. Dalam kompetisi, maka kata ‘feedback’ akan menjadi senjata ampuh bagi jajaran UPIM. Kami selalu merevitalisasi Unit UPIM agar selalu mampu bersaing di tahun mendatang.

Kebangkitan IT di TELKOM yang mengobarkan semangat kami, dan jajaran kami siap berkompetisi sampai kapanpun, kata Manager USI, Taufik Budi Tamtomo. Kompetitor tak akan mampu ‘membius’ TELKOM, selama IT yang kita miliki dengan segala infrasrtukturnya tetap termaintain dan selalu ‘survive’.

Aktivis Serikat Karyawan sekaligus Manager UPMB, Wibowo Sugiharto meminta seluruh jajaran agar tetap mempertahankan TELKOM tetap milik kebanggaan ‘Merah Putih. Jangan takut bersaing, pesannya. Dari sisi Cash Collection, jajaran kami siap mendongkrak kinerja SBT lebih bagus. Kita “One Team” yang kuat, semoga tahun depan lebih cerah lagi.

Manager UPNA, Joko Subagyo yang selalu aktif mengikuti dinamika perkembangan teknologi Network mengatakan, bahwa tahun depan diramalkan teknologi yang satu ini mengalami perkembangan yang pesat. Kami hanya melihat begitu besarnya potensi sumberdaya di TELKOM, sehingga secara jujur untuk tahun 2006 menurut saya merupakan tahun yang masih berpihak ke kita.

Semoga Imagine TELKOM SBT tahun 2006 nanti sukses, kita akan mengulang kilas balik kisah sukses seperti di tahun 2005. Impian 2006 adalah : 1, 350 Trilyun, Sales 1 juta pelanggan dan Customer Satisfaction Index adalah 80 %.  NURSIDIK

SBT : Tim Penilai Service Excellent Award Kaget

TAHUN 2005

DILUAR KEBIASAAN.
Kalau tahun sebelumnya ada pemberitahuan sebelum dilakukan penilaian, kini penilaian SEA (Service Excellent Award) semester-II adalah diluar kebiasaan, Tim melakukan secara mendadak. Tim dari YANMAS langsung nongol di Plasa Darmo pada hari Senin (12/12). Menurut Tim, kesempatan pertama adalah untuk TELKOM SBT.
PARAMETER.
Adapun parameter penilaian meliputi :
Kesesuaian Requirements KD.15/HK220/JAS-53/2005 dan Aspek “TERRA”.
Crosscheck Implementasi C2SE.
Kesesuaian terhadap TQMS dan Coso SOA.
Inovasi.
KAGET.
Saat audit inovasi, Tim penilai cukup kaget ketika melihat daftar banyaknya inovasi di CS SBT, padahal form yang disiapkan untuk audit inovasi bidang layanan hanya 5 lembar, tetapi di CS SBT terdapat 20 inovasi, seperti diungkapkan salah satu tim penilai dari Yanmas, M. Fanani : “Saya kira jumlah inovasinya hanya satu-dua, ternyata banyak sekali”.
Saat crosscheck implementasi C2SE semua dokumen dan evident implementasi C2SE di Plasa Darmo lengkap sehingga SS Plasa Darmo, mbak Wiwin, berhasil menunjukkan semua dokumen yang diminta oleh tim penilai. Penilaian berlangsung mulai pkl. 09.30 s.d. pkl. 18.30 kemarin. **NURSIDIK

GM SBT : “Huge Your Customer”


TAHUN 2005

WORKING AROUND.
Huge your customer (besarkan pelangganmu), kata GM TELKOM SBT, Badriyanto kepada jajaran Customer Service di Plasa Telkom Dinoyo Surabaya saat berkesempatan melakukan ‘Working Around/WA’ pada hari Jum’at (2/12). Dalam WA ini, Badri mengisi Sharing Info Satu Jam Saja (SISATUJASA).

Sebagaimana biasanya secara rutin Badriyanto berkeliling ke unit-unit kerja, apakah itu di backroom ataupun front room yang merupakan ujung tombak pelayanan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan spirit kerja dan mendongkrak kinerja, apalagi kinerja SBT memang sudah bagus atau ‘leading’, kongkritnya ialah bahwa Revenue 2005 ini sudah tembus 1 trilyun rupiah.

SHARING INFO.
SISATUJASA ini biasanya secara rutin sebulan sekali diisi oleh Manager CS, Gatot Indra sekaligus bertukar informasi menularkan knowledge management. Sesekali para Asisten Manajer juga berpartisipasi aapabila Manager CS berhalangan, namun kali ini menghadirkan GM.

ANJING.
Acara didahului dengan penyerahan reward kepada Sales Force Speedy, untuk Best Sales bulan Nopember diraih oleh Nurwatoni yang berhasil menjual lebih dari 20 SS selama 15 hari (waktu efektif karena adanya liburan masal dan lebaran). "Huge your customer" merupakan ungkapan dari rasa cinta, kasih sayang kepada pelanggan kita, ada beberapa tips yang disampaikan oleh GM SBT dalam upaya mendekatkan pelanggan sebagai teman. Seperti dicontohkan, bahwa kalau kita sampai tahu nama anjing kesayangan pelanggan kita ....

INFO MALAYSIA.
Hal yang menarik pula, ialah ada sharing liputan benchmark kunjungan ke Plasa Telkom di Malaysia oleh Winarni SS Darmo, dan sharing terobosan layanan Speedy menuju service Excellent dipaparkan oleh Arif swasono Asman CS.

Kemudian berlanjut dengan tanya jawab, yang cukup menarik diantaranya dari rekan Disi dari Plasa Dinoyodan Yulia dari Plasa Manyar tentang perlunya peningkatan kesejahteraan CSR agar bisa senyum melayani pelanggan, apalagi sekarang semakin kompetitif dibandingkan dengan TELKOMSEL misalnya.

Pesan Badriyanto sekaligus menanggapi bahwa pertama kita harus mensyukuri dulu apa yang telah kita terima, sambil kita berupaya untuk memberikan yang terbaik buat pelanggan, apabila hasilnya memuaskan tentunya perusahaan akan mempertimbangkannya. Perusahaan akan memberikan apresiasi kepada yang berprestasi. ***(NURSIDIK)***

Concern SMK3, GM SBT Coba Alat Pemadam


TES APK.
Masalah SMK3-Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan masalah kita bersama, tak bisa partial begitu saja. Sebab bila hanya menggantungkan pada satu orang atau satu unit kerja saja, maka ancaman bahaya lebih besar, apalagi resikonya. Untuk itu GM TELKOM SBT, Badriyanto pada hari Jum’at (2/12) langsung mencoba sendiri menyemprot APK Hidrant dan berhasil.

EVALUASI.
Usai mencoba apakah APK Hidrant masih berfungsi atau tidak, maka Badri mengundang jajaran terkait untuk menyepakati berapa hal yang harus dilakukan dalam upaya menciptakan ZERO ACCIDENT.

Badri mengatakan, bahwa evaluasi ini harus dilakukan secara rutin terjadwal, sehingga deteksi dini terhadap setiap ancaman dan bahaya dapat dilakukan dengan baik. Evaluasi penting dan tak kalah pentingnya melakukan tes alat APK seperti yang saya lakukan tadi, yaitu tes APK Hidrant.

SEPAKAT.
Dari hasil pertemuan ini disepakati, bahwa semua program P2K3 harus dievaluasi pada bulan Nopember tahun berjalan. Pemeriksaan lingkungan kerja dilaksanakan minimal 1 tahun sekali. Feedback audit 6R dan K3 serta hasil inspeksi lingkungan kerja harus ditindaklanjuti. Semua lokasi yang terdapat genset harus sudah terpasang rambu mudah terbakar dan menggunakan ‘ear muf’. ***(NURSIDIK)***

Kom-Set-Sen GM 1 Trilyun, TELKOM SBT Juara-I ESOF 3x Berturut-Turut


TAHUN 2005

KOM-SET-SEN.
GM 1 Trilyun TELKOM SBT, Badriyanto menyampaikan Kom-Set-Sen (Komunikasi Setelah Senam) pada SKJ Jum’at pertama tanggal 2 Desember 2005 di Halaman parkir Gedung OPMC Jln. Ketintang 156, Surabaya.

MATERI.
Ada beberapa materi Kom-Set-Sen yang cukup penting untuk diketahui oleh seluruh jajaran pagi itu, yaitu :
1. TELKOM SBT telah mencapai mimpinya, yaitu menembus Revenue 1 Trilyun di tahun 2005 ini. Secara resmi akan dirayakan kemenangan ini pada saat apel pagi pekan depan bersamaan dengan pelepasan calon jemaa’ah haji SBT.
2. Dibidang kinerja ESOF (Evaluasi Sinergi Operasional Flexi) TELKOM SBT selalu leading selama tiga kali triwulan berturut-turut selama tahun 2005 ini. Prestasi ini sungguh luar biasa patut dibanggakan, kata GM 1 Trilyun, Badriyanto.
3. Kinerja lainnya yang sangat penting dalam mewujudkan KANDATEL 1-T menurut Badri ialah Indeks Kepuasan SDM, atau Employee Satisfaction Index (ESI) juga mampu disabet Arek-Arek SBT sebagai Juara-I.
4. Untuk kompetisi bedah buku berjudul “cHaNgE” karangan DR. Rhenald Kasali, Ph. D. mendapatkan Juara-II.

Pengumuman para The Winner tersebut disampaikan secara resmi oleh KADIVRE-V, Nanang Ismail Kosim bertepatan dengan acara RAKORDIV di Bromo Jatim pekan lalu, tambah Badri. Kita patut mensyukuri nikmat ini dan kedepan saya yakin kinerja yang The Best ini selalu dapat dipertahankan oleh rekan-rekan dan ditingkatkan.

SEHAT.
Dalam kesempatan Komsetsen tersebut, Badri juga mengingatkan perihal pentingnya menjaga kondisi dan stamina, agar selalu sehat wal afiat. “Untuk itu mari aktif melakukan SKJ seminggu sekali, sebab di era yang serba kompetitif ini tanpa jiwa raga yang sehat, tentu akan sulit untuk mengejar kompetitor yang larinya sangat kencang”, ajaknya mengakhiri.  NURSIDIK

Waduh…!!,Kompetitor Dan Pelanggan Bagai Dua Sisi Mata Uang


TAHUN 2005

Orang mengatakan, bahwa untuk “Win The Customer”, maka “Siapa Yang Cepat Akan Memakan Yang Lambat”, jelas ini dialamatkan kepada seluruh kompetitor di penjuru bumi yang semakin mengganas dan brutal. Orang lain lagi mengatakan kalau terlalu cepat alias bertubi-tubi dalam melibas misalnya berpromo yang sporadic, maka pelanggan akan semakin bingung.

Disisi lain masing-masing kompetitor tak ingin kehilangan pelanggannya, sebab tanpa pelanggan, tamatlah riwayatnya. Jelaslah, bahwa antara kompetitor dan pelanggan bagai dua sisi mata uang yang sama-sama penting untuk disiasati. Seorang teman dalam diskusi via email mengatakan, bahwa kompetitor akan menggerogoti revenue atau market share kalau tak direspons dengan baik, sedangkan disisi lain pelanggan kalau tidak diretain dengan baik, akan lari pula.

Kompetisi menyebabkan perusahaan sulit untuk meningkatkan jumlah pelanggan. Di pasar yang sudah ada, terlalu banyak produk dengan berbagai keunggulan serta nilai lebih yang ditawarkan oleh para pesaing, sehingga terkadang sulit untuk merebut pasar, disisi lain pelanggan bingung dengan beragam promo yang saling jor-joran.

Celakanya untuk memasuki pasar baru memerlukan biaya cukup besar, konon biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan pelanggan baru 6 kali lebih besar dari biaya untuk mempertahankan pelanggan. biasanya alternatif yang lebih baik adalah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan pelanggan, misalnya dengan cara “Melayani Dengan Cinta”, sehingga kesetiaan pelanggan semakin meningkat. Usaha ini diyakini akan mendatangkan sukses besar dalam jangka pendek, menengah dan panjang.

Kenyataan menunjukkan, bahwa suksesnya Coca Cola, Singapore Airlines, Xerox, Mc. D dan sejumlah produk merek lain tidak terlepas dari ikatan yang kuat dengan pelanggannya, yaitu kesetiaan. Untuk membangun kesetiaan pelanggan amat mahal banyak tantangan yang harus dihadapi, serta tak semudah membalik telapak tangan, tapi memang harus dilakukan kalau tak ingin gulung tikar.

Apabila berhasil pelanggan sudah setia, maka pelanggan yang puas dan setia tersebut akan berpeluang menarik pelanggan baru untuk kita yang berarti akan mengurangi biaya pemasaran. Dengan keberhasilan membangun kesetiaan pelanggan, maka banyak waktu bagi kita untuk merespons tindakan-tindakan yang dilakukan pesaing.

Jika pesaing mengembangkan produk yang lebih superior, kita memiliki kesempatan untuk membuat produk yang lebih baik dalam jangka waktu tertentu, karena bagi pesaing relatif sulit untuk mempengaruhi pelanggan-pelanggan yang sudah terlanjur “kesemsem” kepada kita. Mereka butuh waktu yang relatif lama.

Pelanggan atau konsumen memang memiliki perilaku yang berbeda. Tentu kita harus bisa memahaminya. Didalam upaya meningkatkan penjualan misalnya, maka marketer harus bisa memahami kebutuhan dan keinginan para konsumen sesuai dengan daya beli mereka, kemudian memenuhi keinginan tersebut secara memuaskan seperti yang sudah kita jalankan dalam bentuk diskon, dan lain-lain.

Diskon atau harga murah memang sangat tepat diluncurkan disaat krisis ekonomi berkepanjangan, seperti naiknya harga BBM yang diikuti oleh naiknya segala kebutuhan hidup. Mungkin inilah yang sebenarnya diinginkan pelanggan, sebab daya beli (purchasing power) sedang menurun. Konsumen menjadi semakin cemat dan rasional dalam membelanjakan uangnya.

Awalnya strategi kita lebih dipacu untuk menghadapi pesaing, sehingga perhatian manajemen tidak difokuskan kepada customer, walau sudah ada program Based On Customer Centric Company, namun rupanya masih sebatas teori, kongkritnya masih sedikit, tidak totalitas.

Kini mulai didisain berbagai program kongkrit dalam memanjakan pelanggan agar setia dan loyal yang awalnya sebatas seremonial dalam bentuk launching program, kemudian diikuti melatih SDM frontliner. Dari sisi produk kualitas sudah lebih baik dan murah, semisal Flexi, dan lain sebagainya.

TERAKHIR, pelanggan adalah kata kunci bagi kesuksesan perusahaan dan kompetitor adalah musuh yang setiap saat dapat mematikan usaha kita (kill or to be killed) yang harus direspon dan disiasati dengan baik dan smart. ***NURSIDIK***

“Brawijaya Fun Bike 2005” : Implemntasi Sinerji Tingkat 3 Telkom Mojokerto


Minggu pagi 11 Desember 2005 kemarin Brawijaya Fun Bike 2005 secara resmi di buka oleh Walikota Mojokerto, Abdul Gani Suhartono ditandai dengan pengibaran bendera start Flexi. Berada di jajaran terdepan para Muspida Kota dan Kabupaten Mojokerto yang terdiri dari Kapolres, Kajari, Dan Dim, Kepala Kantor Cabang Telkom dan para pejabat teras Pemkab lainnya.

Peserta yang diperkirakan berjumlah kurang lebih 7.000 orang itu berdatangan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka adalah terdiri dari perorangan dan beberapa Club Sepeda Gunung terkemuka seperti Budi Luhur dari Sidoarjo mulai dari kelompok anak-anak dan manula. Seperti peserta dari Paguyuban Sepeda Kuno Budi Luhur yang bernama Bp. Mohamad Ichwan yang berusia 77 tahun namun semangat dan stamina yang tetap stabil. Ketika penulis sempat mewawancarai resep staminanya yang masih prima itu beliau menjawab : “ Latihan saya adalah pagi sehabis sholat shubuh saya mencangkul di sawah ini merupakan kegiatan rutin, kemudian setiap Minggu secara rutin juga latihan bersepEda bersama anak-anak, kata “kakek” yang banyak keriput di raut wajahnya.

Route yang dilalui adalah arah ke selatan Pendopo Agung Trowulan yang melewati jalan makadam yang becek karena diguyur hujam semalam. Alam pedesaan khas daerah pusat kekuasaan Mojopahit itu menghiasi pemandangan kiri kanan jalan. Sehingga tak heran dari beberapa peserta mengalami gangguan teknis seperti schock sepeda yang patah, rantai yang putus dan juga yang mengalami kelelahan fisik.

Telkom Mojokerto yang menurunkan TCC (Telkom Cycling Club) dibawah komando Edy Suharyono juga mengambil bagian dalam acara memperebutkan 3 hadiah utama berupa 2 sepeda motor Tossa dan 1 Honda Supra Fit. Armada Telkom Flexi yang terdiri dari 2 mobil station dan 2 mobil pic up berada di barisan paling akhir sebagai penyapu ranjau dan pengangkut peserta yang mengalami gangguan teknis sepeda dan fisik. Di dalam moment ini pula jajaran Marketing Telkom Mojokerto juga ambil bagian dengan membuka counter Flexi yang bersinerji dengan Telkomsel.

Usai acara, disela-sela makan siang bersama Manajer Kancatel Mojokerto Arif Irvansah, penulis mencoba menanyakan kesan beliau atas terselenggaranya acara ini.
“Acara sponsorship ini merupakan implementasi sinerji tingkat 3, kedepan moment-moment lainnya akan kita creat dengan melibatkan pihak ekternal, baik Muspida, mitra dan relasi kerja lainnya” ujar beliau sambil asyik menikmati sayur asam khas Restoran Maduratna.***(Nanang Kristyo M)***

SBT : Lagi, Maling Kabel Telepon Jombang Di Door


TAHUN 2005

DI DOOR.
Setelah pekan lalu di CATEL Mojokerto setidaknya 4 orang maling kabel telepon ditangkap Polres Mojokerto, kini ada 2 dari 9 maling lagi yang ditangkap di CATEL Jombang, Minggu (11/12), 1 diantaranya didoor di bagian kakinya oleh aparat kepolisian Reskrim Jombang, sehingga timah panas itu berhasil melumpuhkannya.

DIINTAI.
Maraknya pencurian kabel telepon di 3 lokasi CATEL, yaitu CATEL Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang akhir-akhir ini membuat jajaran JAWARA & SATPAM selalu waspada, selain itu juga melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat.

Berkat koordinasi tersebut, maka setelah diintai selama lebih kurang 1 minggu (usai raibnya kabel 100" ~ 50 meter di Pendopo Agung Trowulan pada tanggal 4/12/2005), maka pada hari Minggu Subuh kemarin, para Maling ini ditangkap oleh RESKRIM Jombang dipimpin Kanit Serse Iptu Mat Hasan. Karena berusaha melawan petugas dan mau kabur, akhirnya dihadiahi pelor hingga menembus kaki kanannya.

Menurut Margiyono dari Unit Opharjarakses / JAWARA Kancatel Jombang, sebenarnya jumlah maling hasil pengakuan yang tertangkap ada 9 orang (plus 5 orang dari Mojokerto, 1 orang dari Jombang, dan 1 orang dari Gresik ). Hasil curian dijual di penadah Mojokerto dengan harga 30 ribu per Kilogram. Langkah Polres berikutnya akan menangkap yang 7 orang lagi dani masih dalam pengejaran yang kini sudah ter-TO, InsyaAllah dalam waktu dekat akan dibekuk dan diringkus.  NURSIDIK

Ada Sejuta cara merebut Pasar “ Rally FLEXI “ jadi Ajang Promo


TAHUN 2005

Rupanya Manager Telkom Jombang tidak mau kehilangan kesempatan sedikitpun dalam melakukan promo Flexi, buktinya dalam Lomba kesadaran berlalulintas yang digelar oleh POLRES Jombang pada hari minggu tanggal, 02 Oktober 2005 Flexi tetap tampil di ajang yang cukup prestisius ini.

Sepeda Flexi bagaikan gadis yang berwajah cantik dan berbodi gitar karena pada kesempatan itu panitya sempat berebut supaya FLEXI menduduki start pertama.

Terkesan Flexi tampil sebagai sponsor tunggal padahal Flexi tak mengeluarkan dana sedikitpun untuk acara ini meski kita sempat di sodori proposal, pesaing sempat mengerutu lomba yang sempat disaksikan ribuan pasang mata merupakan peluang bagi Flexi dalam rangka membangun “ awareness “ bahwa Flexi adalah satu-satunya produk CDMA yang paling unggul selalu tampil yang pertama. Selain membangun kesadaran masyarakat Flexi juga mampu sebagai produk akuisisi.

Masyarakat Kabupaten Jombang khususnya menganggap Flexi adalah produk yang memiliki gengsi tinggi dan tarif murah, bahkan ada sebagain kelompok yang nyeletuk Flexi milik bangsa kalau gak pakai Flexi rugi, Lomba kesadaran berlalulintas yang diikuti berbagai jenis sepeda motor membuat Flexi menjadi “ buah bibir “ di kota Jombang.

By onslem

New Arrival, TELKOM SBT Tambah Lagi 70 Armada Motor Flexi


TAHUN 2005

NEW ARRIVAL.
Dengan bertambahnya 70 unit armada baru Telkom Flexi jenis motor bebek merk Honda, maka ratusan armada motor Flexi bakal mengFlexi’in kota Surabaya tak mau kalah dengan Mentari Indosat yang juga merusaha mengkuningkan Surabaya. Selain untuk operasional, maka motor baru (new arrival) ini berfungsi pula sebagai ‘discover promo’ di seluruh titik lokasi Surabaya Metro, sebab yang namanya motor memang lebih lincah hingga ke gang atau lorong ketimbang mobil sesuai dengan kebutuhannya.

Melalui motor, maka boleh jadi dapat menjadikannya sebagai ‘motor skills promo’ yang membawa nama produk company semakin dikenal, semakin oke dan semakin ‘branded, marketed & penetrated’. Motor for works, motor for promo sudah tak asing lagi bagi kita, seperti yang dilakukan oleh beberapa perusahaan jasa dan produk (services & manufacture), sebab memang praktis dan hemat BBM.

PERJALANAN BISNIS.
Perusahaan manapun yang menjual jasa, pasti tak lepas dengan program promo dengan berbagai corak, seperti melalui kendaraan bermotor, sehingga para petugas enjoy melakuan perjalanan operasionalnya diterik matahari day to day, month to month, year to year. Cara ini boleh dibilang sebagai road to business trips (menuju perjalanan bisnis) yang menyenangkan.

RELATED.
Penambahan armada motor baru ini sangat related dengan obsesi TELKOM SBT menuju KANDATEL SATU TRILYUN. Semua organ organisasi digerakkan agar obsesi tersebut dapat dilibas. Organ lain yang digerakkan oleh Manajemen adalah memberdayakan SOPP dengan pola pembayaran tanpa turun dari kendaraan atau “Drive Thru” agar customer memperoleh kemudahan dan kenyamanan, yang direncanakan pekan depan diluncurkan.

Penampilan motor dengan corak Flexi ini memang sportif, dinamis, artistic, lincah. Warnanya memang Flexi buanget, cukup dengan warna, maka masyarakat sudah pasti mengenal kalau itu adalah warna Flexi. Memang Flexi memiliki Color Brand yang sangat kuat.  NURSIDIK

Kecewa, Lantas “Balas Dendam”, Hingga Score 0-5


TAHUN 2005

Seperti hendak memuntahkan kekecewaannya ketika dilindas 0 : 4 oleh Team Manajer + Asman dalam pertandingan Futsal, maka pada tanggal 02 Agustus 2005 Team Bulutangkis Dinas Akssess Network ganti melibas team Manajer dengan score 0 : 5 sehingga score besar 1 : 1. Pokoknya team kami benar-benar melakukan “balas dendam”. Pertandingan berlangsung di Arena “WAR-STADIUM” DIVRE-V, Jln. Ketintang 156, Surabaya.

Team Dinas Akssess Network dalam kesempatan kali ini mengusung dan menggelar kekuatan penuh pasukan dan armadanya. Dari pasukan berani mati, artileri, infantri, kavaleri, kelengkapan amunisi sampai dengan aqua + roti, masih juga menambah pasukannya dengan memanggil pemain dari Diklat negara Kincir Angin, yaitu rekan Iskandar londo.

Sungguh cerdik nian Team Dinas Aksess Network, mengetahui kondisi Team Manajer yang compang camping (karena kesibukan kerjanya) dan tidak komplit, mereka berani menantang bertanding. Mungkin akan lain lagi ceritanya kalau Team Manajer dalam kondisi komplit sejumlah 11 Orang ditambah para Asmannya sehingga kondisinya tidaklah seperti “David vs Goliat” ujar BN (Bagyo Nugroho-Red) seusai melakukan pertandingannya.

Dipinggir lapangan
BN mengungkapkan bahwa acara/pertandingan ini sungguh bagus dan perlu dikemas dalam bentuk yang lebih baik dan semarak lagi kedepannya, (red : terindikasi dan tertangkap sinyal ingin merubah score menjadi 2 : 1 untuk kemenangan team Manajer, hati hati rek ..!!). Dengan peluh masih juga belum kering, salah seorang manajer Tri Agus memberikan komentarnya wah “report musuh tembok dan jumlahnya 6 orang” dengan aksen atau logat serta mimik yang sepertinya masih gemes dan penasaran.

Mengintip sepak terjang BN selaku GM Kandatel Sbt bahwa :

• Bilang tidak kalau tidak, dan bilang ya kalau ya.
• Better late than never.
• Kebersamaan.
• Kesederhanaan.
• It is to be preserved in vinegar than to rot in honey.
• Selalu tampil berani beda dengan ide-ide cemerlang yang membuat tidak hanya Datel se Divre V terbelalak, bahkan Datel se Indonesiapun merasa perlu untuk banchmarking ke Kandatel Sbt (dari beberapa Datel seluruh Indonesia, Divre IV bahkan harus sampai 2 kali dalam kurun waktu 1 bulan mengirimkan teamnya). Ada komentar menarik dari salah satu rekan kita Andang Sudibyo (ex pegawai Divre IV) bahwa, “kalau banchmarking hanya dilakukan 1 atau 2 hari saja sepertinya percuma dan membuang biaya SPPD, idealnya taruh/kirim beberapa orang disetiap Dinas/Bagian/Catel untuk magang selama minimal 10 hari s/d 15 hari barulah terserap tuh IT dan kondisi ideal dari sebuah Kandatel yang bisa dikatakan excellence”.
Menyimak pepatah melayu, “sebagai menarik rambut dalam tepung, rambut jangan putus .. tepung jangan bergerak”.

 SR. Saputro/ Sbt.
@KK@-Y

Masih Tolak Kode Akses SLJJ, SEKAR Mengeluh Ke MENHANKAM


TAHUN 2005.
Setelah “cooling down” beberapa saat, pekan kemarin SEKAR TELKOM mulai “warming up” lagi Tolak Kode Akses SLJJ, tak tanggung-tanggung kali ini yang dilobi adalah MENHANKAM, Juwono Sudarsono di Jakarta. Mereka “sambat” (mengeluh-Red) ke orang yang paling bertangung jawab terhadap pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepada Reporter, Sekretaris SEKAR TELKOM DIVRE-V JATIM, Wibowo Sugiharto menjelaskan panjang lebar kemarin, Senin (1/8) di ruang kerjanya perihal hasil kunjungannya bersama SEKAR TELKOM DIVRE-IV JATENG ke Kantor Menhankam, Jln. Medan Merdeka Selatan, Jakarta dan Alhamdulillan bisa ketemu.

Wibowo menuturkan, bahwa SEKAR hanya dijatah waktu ½ jam saja untuk berdialog dengan Menhankam, namun setelah Menteri tertarik sebab masalah Kode Akses SLJJ berdampak terhadap HANKAMNAS, maka tak heran kalau pertemuan tersebut berlangsung selama 2 ½, mulai jam 14.00 WIB hingga jam 16.30 WIB.

Setelah Anda ceriterakan tentang permasalahan Kode Akses SLJJ, maka Menteri mengatakan apa saja ?, tanya Reporter. Alhamdulillah, Menteri sangat memahami masalah ini, bahkan mengatakan, bahwa telekomunikasi merupakan pilar ketahanan Nasional, untuk itu keberadaan TELKOM sebagai “ikon” telekomunikasi di Indonesia harus tetap dipertahankan.

Anda sendiri mengatakan apa kepada MENHANKAM ? Saya katakan, bahwa kalau kode akses SLJJ dipaksakan di TELKOM, maka TELKOM sudah “ditelanjangi”. Kondisi ini sangat bahaya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebab pemakaian frekwensi wilayah udara RI sudah dikuasai asing.  NURSIDIK

MoU Beasiswa Antara LMI-UI Dengan TELKOM Dan SEKAR, Disaksikan Ketua MPR-RI


BEASISWA.
Lembaga Manajemen Infaq-Ukhuwah Islamiyah (LMI-UI) yang diketuai oleh Prof. DR. H.M. Roem Rowi, MA pada hari Sabtu (2/7) menggelar Lokarkarya Pelatihan Amil Zakat se Jawa Timur & Bali selama 2 hari di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Dalam kesempatan Lokakarya ini, dihelat pula acara penandatanganan MoU tentang Beasiswa antara LMI-UI dengan Basiskaf (Mahfud Sidik), PKBL/Program Kemitraan Dan Bina Lingkungan (Deputy Kadivre-V, Husni Thamrin) dan SEKAR TELKOM DIVRE-V (Budhi Prasetyo dan Wibowo Sugiharto) dimana dalam penandatanganannya disaksikan langsung oleh Ketua MPR-RI, Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, MA.

PKBL TELKOM DIVRE-V memberikan beasiswa kepada 50 murid SD, 50 murid SMP dan 5 Guru, SEKAR TELKOM DPW-V memberikan beasiswa kepada 30 murid SD dan 30 murid SMP, sedangkan Basiskaf TELKOM DIVRE-V menyumbangkan Rp. 10 Juta untuk dunia pendidikan bagi anak yang orangtuanya tidak mampu.

PEMBERDAYAAN UMMAT.
Dalam sambutannya, Hidayat Nur Wahid mengatakan, bahwa MoU ini salah satu bukti kepedulian SEKAR dan TELKOM dalam pemberdayaan ummat. LMI-UI harus akuntabel dan profesional dalam memanajemeni zakat, infaq dan sejenisnys. Hal ini akan mendorong umat Islam untuk tidak saja menjalankan agamanya, juga karena memang sesuatu yang legal ada Undang-Undangnya. Yang penting bukan untuk terorisme.

KESADARAN ZAKAT.
Hidayat Nur Wahid melanjutkan, bahwa kesadaran berzakat bagi ummat Islam memang kurang, padahal berzakat itu wajib. Ini adalah tugas kita semua untuk memberkan pemahaman kepada ummat Islam yang mayoritas di negeri ini. Berzakat tidak identik dengan paja. Jangan dikira berzakat itu akan mengurangi harta atau tidak menguntungkan. Kewajiban juru dakwah untuk menjelaskan masalah ini.

Berzakat tidak membuang uang, ibarat orang menggali sumur tidak membuang tanah, semakin digali tanahnya, maka semakin mendekatkan kita kepada titik air. Jadi jangan saying membuang tanah atau mengeluarkan uang untuk berzakat. Bagi karyawan, maka perlu adanya zakat penghasilan atau zakat profesi, kuncinya.

SUDAH DEAL.
Dalam kesempatan tersebut, SEKAR bisik-bisik dengan ajudan Ketua MPR-RI menanyakan tentang rencana pertemuan SEKAR se Indonesia dengan Ketua MPR di Surabaya yang memang sudah ‘deal’ seminggu sebelumnya. Diluar dugaan ada perubahan jadwal, sebab selain acara yang padat di Surabaya, juga di Malang menghadiri Muktamar Muhammadiyah. InsyaAllah ketemu di Jakarta saja, kata Sang Ajudan mengakhiri.  NURSIDIK